https://sport.detik.com/sepakbola/liga-spanyol/d-8177044/bellingham-tepis-kritik-bikin-15-gol-itu-bukan-bencana?single=1

Sumber : sport.detik.com
Tag: liga champions
-
https://sport.detik.com/sepakbola/liga-spanyol/d-8177044/bellingham-tepis-kritik-bikin-15-gol-itu-bukan-bencana?single=1
-
Syarat Tak Sedikit dari Endrick buat Klub-klub Peminat
Jakarta –
Endrick siap pergi dari Real Madrid di Januari dengan status pinjaman. Sang striker muda sertakan beberapa syarat buat klub-klub peminat.
Endrick belum dimainkan Real Madrid pada awal musim ini. Endrick diyakini tidak masuk dalam rencana pelatih Xabi Alonso.
Apalagi, berat bagi Endrick buat bersaing dengan Kylian Mbappe, Vinicius Jr, sampai Arda Guler di lini serang. Endrick harus dapatkan menit bermain agar amankan tempatnya di skuad Timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026.
Dilaporkan Tribuna, Endrick dapat lampu hijau. Real Madrid bersedia meminjamkannya ke klub lain di bursa transfer Januari 2026.
Kabarnya, Endrick punya beberapa syarat buat klub-klub peminat. Tak sedikit, lho!
Syarat-syaratnya itu adalah harus berlaga di 5 liga top Eropa atau setidaknya salah satu dari tiga klub top Portugal. Klubnya harus berpentas di Liga Champions atau Liga Europa, harus bermain sepakbola ofensif, dan harus bersaing dalam jalur memperebutkan gelar juara liga.
Pihak Endrick masih belum merespons kabar yang beredar tersebut. Pemain berusia 19 tahun itu pun sejauh ini masih sepi peminat dari klub-klub LaLiga yang mau meminjamnya.
(aff/adp)
-
El Real Tak Tampil Atraktif
Madrid –
Xabi Alonso mengakui Real Madrid kesulitan saat cuma menang tipis atas Getafe yang mengakhiri laga dengan 9 pemain. Ia menilai ini jadi laga El Real yang tak enak ditonton.
Madrid meraih kemenangan 1-0 di kandang Getafe, Coliseum Alfonso Perez, Senin (20/10/2025). Pada laga ini, taun rumah harus mengakhiri laga dengan sembilan.
Hal tersebut terjadi setelah Allan Nyom dan Alex Sancris mendapatkan kartu merah di menit ke-79 dan 84. Meski begitu, kemenangan ini tak datang dengan mudah untuk Madrid.
Madrid harus menunggu hingga menit ke-80 untuk bisa mencetak gol kemenangan lewat Kylian Mbappe. El Real padahal tampil dominan sepanjang laga.
Madrid mencatatkan 75 persen penguasaan bola dibanding Getafe yang hanya 25 persen. Tim tamu juga melepas total 20 tembakan tapi cuma bisa bikin satu gol.
Pelatih Madrid, Xabi Alonso, mengakui laga ini sulit untuk tim asuhannya. Ia menilai Madrid gagal tampil atraktif di laga ini.
Hal tersebut membuat Alonso merasa duel ini tak enak ditonton. Namun menurutnya yang terpenting Madrid bisa meraih tiga angka melawan Getafe.
Tambahan tiga angka membuat Madrid berada di puncak klasemen dengan 24 poin. Mereka unggul dua angka dari Barcelona di urutan kedua. Kemenangan atas Getafe juga jadi modal berharga untuk Madrid menyongsong laga melawan Juventus di Liga Champions tengah pekan nanti.
“Pertandingan yang sulit dan penuh tuntutan. Anda harus tahu cara bersaing dan bersiap untuk pertandingan yang mungkin tidak akan menarik. Tim tampil dominan dan tahu tugas mereka. Kami fokus dan melakukan apa yang harus kami lakukan. Kami akan memasuki pekan depan dengan energi yang baik,” ujar Alonso dikutip dari situs Madrid.
“Saya masih memikirkan pertandingan sengit hari ini. Kami harus bekerja keras. Pertandingan itu memang bukan yang terindah untuk dimainkan atau ditonton, tetapi mulai besok kami akan mulai memikirkan Juve,” jelas.
(pur/raw)
-
Dua Kali Cedera ACL, Militao Sempat Ingin Pensiun
Madrid –
Dua kali didera cedera ligamen lutut membuat bek Real Madrid Eder Militao frustrasi. Militao bahkan sempat berpikir pensiun.
Militao mendapat dua cedera ACL dalam kurun waktu 15 bulan. Cedera pertama didapat Militao pada 13 Agustus 2023 dan membuatnya absen 214 hari.
Setelah itu Militao bisa bermain hingga akhir musim dan membantu Madrid meraih juara LaLiga dan Liga Champions. Bencana kembali menimpa Militao pada November 2014 ketika cedera ACL-nya kambuh.
Kali ini Militao harus menepi sedikit lebih lama, sekitar 234 hari dan menuntaskan musim 2024/2025 lebih cepat. Tanpa Militao, Madrid rapuh di belakang dan akhirnya gagal meraih satu pun trofi.
Militao melewatkan hampir 100 pertandingan dalam dua tahun terakhir. Situasi ini mau tak mau bikin Militao frustrasi dan ingin pensiun.
“Saya sempat berpikir pensiun setelah cedera kedua. Tidak mudah melewati itu semua. Terima kasih untuk keluarga saya, dan juga keyakinan saya, sehingga saya bisa berada di sini hari ini dan siap memberikan segalanya,” ujar Militao di Football Espana.
“Dua tahun ini begitu sulit karena ada dua cedera parah. Cedera yang kedua bikin Anda lebih berbeda dalam menghadapinya, karena sudah tahu prosesnya seperti apa. Tidak mudah. Anda harus selalu dekat dengan keluarga dan Tuhan. Cedera itu merampas rutinitas Anda, seperti berlatih. Tiba-tiba Anda cuma berada di rumah, butuh bantuan untuk melakukan apapun.”
“Syukurlah saya sudah pulih dari cedera dan tidak mudah untuk kembali ke level terbaik.”
Militao sudah tampil tujuh kali musim ini dengan torehan satu gol di seluruh ajang.
(mrp/nds)








