Tag: liga

  • Real Madrid Restui Endrick Pergi di Januari


    Jakarta

    Sudah sekitar lima bulan Endrick belum juga main buat Real Madrid lagi. Endrick bersiap pergi di Januari, Madrid kasih restu.

    Endrick Sudah lama tidak bermain buat Real Madrid. Penampilan terakhirnya adalah pada 5 Mei kontra Sevilla, di akhir Liga Spanyol musim lalu.


    Setelah itu, Endrick harus menepi karena cedera. Pemain berusia 19 tahun tersebut alami cedera hamstring dan otot.

    Endrick sudah kembali di beberapa laga terakhir Real Madrid pada awal musim ini. Sayangnya, Endrick cuma menghangatkan bangku cadangan.

    Waktu terus berputar, Endrick butuh menit bermain. Dirinya turut masih jaga asa untuk bisa tembus Timnas Brasil buat main di Piala Dunia 2026.

    Dilaporkan Marca, Endrick meminta ke Real Madrid untuk dilepas di Januari. Madrid kasih lampu hijau, siap melepasnya dengan status pinjaman!

    Madrid buka opsi meminjamkan Endrick ke klub mana pun. Itu termasuk, andai ada klub-klub LaLiga yang turut meminatinya.

    Real Madrid membeli Endrick dari Palmeiras di musim panas 2024. Pada debutnya, Endrick mampu kemas tujuh gol dari 37 laga di seluruh kompetisi meski kebanyakan jadi pemain pengganti.

    Endrick kalah saing dengan Kylian Mbappe untuk posisi nomor 9. Selain itu, masih ada banyak pesaingnya di lini serang yang bikin Endrick akhirnya terpinggirkan.

    Maka kini, siapa mau Endrick?

    (aff/cas)



    Sumber : sport.detik.com

  • Banding Barcelona Ditolak, Hansi Flick Dipastikan Absen di El Clasico


    Barcelona

    Barcelona akan menghadapi Real Madrid dengan kondisi tak ideal. Hansi Flick dipastikan absen memimpin Barca usai banding kartu merahnya ditolak.

    Flick diusir wasit Jesus Gil Manzano di tengah kemenangan tipis Barcelona atas Girona 2-1 di lanjutan Liga Spanyol, akhir pekan lalu. Pelatih top Jerman itu mendapat dua kartu kuning karena protes tambahan waktu, dan bertepuk tangan sarkastik pada si pengadil lapangan.


    Dengan kartu merah itu, Hansi Flick secara otomatis diskors satu pertandingan domestik Barca selanjutnya. Blaugrana sendiri dihadapkan pada duel El Clasico di Santiago Bernabeu, Minggu (26/10).

    Barcelona kemudian naik banding ke Komisi Disiplin RFEF (Federasi Sepakbola Spanyol). Namun, banding itu tidak dikabulkan sehingga Flick tetap menjalani skors satu pertandingan. Demikian dikutip AS.

    Absennya Hansi Flick jelas memperburuk krisis skuad Barca menuju laga kontra Real Madrid. Los Cules tidak akan diperkuat pemain-pemain macam Robert Lewandowski, Joan Garcia, dan Dani Olmo karena cedera. Sedangkan Ferran Torres juga diragukan bisa bermain, meskipun Raphinha kemungkinan besar bisa kembali.

    Saat ini Barcelona menempati peringkat kedua di klasemen Liga Spanyol dengan selisih dua poin dari Madrid di atasnya. Di bawah asuhan Flick, Barca sukses memenangi empat El Clasico di sepanjang 2024/2025, termasuk mempermalukan Madrid 4-0 di Bernabeu.

    (rin/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • De Jong Setujui Kontrak Baru di Barcelona


    Jakarta

    Frenkie de Jong telah menyetujui kontrak baru untuk bertahan di Barcelona hingga 2029. Ia telah menjadi figur penting di lini tengah Blaugrana.

    De Jong telah bersama Barcelona sejak 2019, namun kontraknya akan habis pada Juni 2026 dan bisa berbicara dengan klub lain pada Januari mendatang jika tak ada kesepakatan baru.

    ESPN melaporkan Barca sudah membahas perpanjangan kontrak ini dengan De Jong selama beberapa bulan, namun pembicaraan ini sempat terganggu karena sang pemain mengganti agennya.


    Sumber internal klub menyebut De Jong akan mendapat gaji pokok lebih kecil dari kontrak sebelumnya. Ini akan meringankan beban Barca, mengingat De Jong menjadi salah satu pemain dengan gaji tinggi di klub.

    Kontrak terakhir De Jong di Barca diteken pada 2020 saat pandemi COVID-19 berlangsung. Saat itu ada penyesuaian yang membuat gajinya ‘dipotong’ dari yang seharusnya saat pandemi, namun kekurangan itu akan dilunasi pada tahun-tahun terakhir kontraknya.

    Kondisi itu rupanya memberatkan Barca sampai ingin melepasnya ke Manchester United pada 2022, namun De Jong selalu mengatakan ingin bertahan meski sesekali muncul ketegangan dengan direksi klub.

    Pada akhirnya, kondisi Barca perlahan membaik dan De Jong terus bertahan hingga kini, mencatatkan lebih dari 250 penampilan dan menjadi kapten ketiga di belakang Marc-Andre tere Stegen dan Ronald Araujo.

    Selama di Barcelona, De Jong juga telah memenangi enam trofi, termasuk dua gelar Liga Spanyol pada 2023 dan 2025.

    (adp/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Lewandowski Tambah Daftar Cedera Barcelona, Bisa Main di El Clasico?


    Barcelona

    Badai cedera Barcelona terus membesar. Terakhir, Robert Lewandowski mesti masuk ruang perawatan karena dibekap cedera otot paha.

    Penyerang top berusia 37 tahun itu mengalami cedera tersebut saat menjalani latihan bersama Timnas Polandia. Lewandowski kemudian menjalani tes medis pada hari ini (14/10/2025), yang mana memastikan ada robekan di hamstring paha kirinya.


    Barcelona tidak mengungkapkan berapa lama Lewandowski akan menepi dari lapangan hijau. Namun, AS mengklaim, penyembuhan Lewandowski akan butuh setidaknya empat pekan.

    “Pemain Robert Lewandowski memiliki robekan di otot bisep femoris paha kiri. Dia menepi, dan waktu pemulihan akan bergantung pada progres cederanya,” bunyi keterangan klub di media sosial X.

    Mantan bomber Borussia Dortmund dan Bayern Munich tersebut jadi pemain kedelapan Barca, yang tumbang. Barcelona sudah lebih dulu kehilangan Gavi, Fermin Lopez, Joan Garcia, Dani Olmo, Raphinha, Lamine Yamal, dan Marc-Andre ter Stegen.

    Apabila Lewandowski betul-betul mesti absen selama sebulan lamanya, maka ini jadi kabar buruk bagi Barcelona. Pasalnya, Blaugrana mesti melakoni El Clasico kurang dari dua pekan lagi di markas Real Madrid (26/10).

    Kendati begitu, Barca bisa lega karena Raphinha, Fermin Lopez, dan Lamine Yamal diprediksi bisa merumput lagi dalam waktu dekat. Barcelona toh akan butuh memenangi El Clasico untuk mengambil alih puncak klasemen Liga Spanyol dari tangan Los Blancos.

    (rin/pur)



    Sumber : sport.detik.com

  • Kalau Bukan Karena Hansi Flick, Raphinha Sudah Tergoda Uang Arab Saudi


    Jakarta

    Raphinha mengaku nyaris meninggalkan Barcelona. Tawaran uang besar dari Arab Saudi membuatnya tergoda, sampai obrolan dengan Hansi Flick mengubah pikirannya.

    Raphinha hampir meninggalkan Barcelona musim panas tahun lalu. Barca baru saja menjalani musim terakhirnya bersama Xavi Hernandez, sebuah tahun tanpa gelar juara.

    Dua musim di Barcelona, Raphinha memenangi titel LaLiga dan Piala Super Spanyol. Dengan tim di ambang pergantian pelatih, datang tawaran fantastis dari Arab Saudi.


    Tawaran gaji besar itu membuatnya sempat hendak pindah. Angka-angkanya membuat pemain internasional Brasil tersebut berpikir realistis.

    Namun perbincangan dengan Hansi Flick, yang saat itu baru datang sebagai pelatih, mengubah pikirannya. Raphinha memang gagal mendapatkan bayaran wah di Arab Saudi, tapi menjadi pilar kebangkitan Barca di era Flick.

    “Jelas saya sempat memikirkan untuk pergi, saya merasa saat itu mungin waktunya untuk hengkang. Tapi lalu kami bicara dengan pelatih, pertama-tama lewat telepon lalu mengobrol di awal pramusim, dan dia berhasil meyakinkan saya untuk bertahan,” ungkapnya dikutip Mundo Deportivo.

    “Dan syukurlah dia melakukannya. Tawaran dari Arab Saudi membuat saya sungguh sempat ragu (untuk bertahan). Saya akan bisa menuntaskan kehidupan pribadi saya, orang tua saya, anak saya, dan banyak orang.”

    “Saya sudah di sepakbola sejak usia 15 tahun, saya sudah melalui hal-hal baik dan buruk di berbagai tempat, dan ada masa ketika saya merasa sudah waktunya untuk memperhatikan diri saya sendiri dan keluarga.”

    Musim lalu, Raphinha menjadi sosok kunci dalam keberhasilan Barca memenangi LaLiga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol. Barca juga hampir ke final Liga Champions, sebelum kalah dramatis 6-7 secara agregat dari Inter Milan.

    (raw/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Jadwal Liga Spanyol Pekan Ini: Pemanasan sebelum El Clasico


    Jakarta

    Real Madrid dan Barcelona akan berjumpa di El Clasico pekan depan. Sebelum itu, keduanya memanaskan mesin dulu akhir pekan ini.

    Setelah dua pekan jeda internasional, para pemain Madrid dan Barca kembali lagi ke klub masing-masing pekan ini. Barcelona di posisi kedua akan bertemu Girona di Estadi Olimpic Lluis Companys, Sabtu (18/10/2025) malam WIB.

    Duel ini lebih cepat sehari sebelum laga Madrid di markas Getafe. Barca diprediksi tidak akan kesulitan untuk menaklukkan Girona yang kini berada di posisi ke-18.


    Namun, persoalan cedera mungkin dapat menghambat laju Barcelona mengingat beberapa pemain inti mereka seperti Lamine Yamal, Robert Lewandowski, Joan Garcia, Raphinha, Dani Olmo, dan Gavi.

    Sementara itu, Madrid akan melawat ke Alfonso Perez Colliseum untuk bertemu tuan rumah Getafe. Getafe sebagai tuan rumah jelas bukan tandingan Madrid yang kini memuncaki klasemen LaLiga dengan keunggulan dua poin.

    Madrid tak mau lagi terpeleset seperti saat disikat 2-5 oleh Atletico Madrid tiga pekan lalu. Jarak dua poin tentu ingin dijaga Madrid jelang El Clasico pekan depan.

    Atletico yang tidak terkalahkan di lima partai terakhir akan menjamu Osasuna. Dengan jarak dua poin dari posisi empat besar, Atletico punya motivasi lebih untuk melanjutkan catatan positifnya itu.

    Jadwal Liga Spanyol Pekan Ini

    Sabtu (18/10/2025)

    02.00 Oviedo vs Espanyol
    19.00 Sevilla vs Mallorca
    21.15 Barcelona vs Girona
    23.30 Villarreal vs Real Betis

    Minggu (19/10/2025)
    02.00 Atletico Madrid vs Osasuna
    19.00 Elche vs Athletic Club
    21.15 Celta Vigo vs Real Sociedad
    23.30 Levante vs Rayo Vallecano

    Senin (20/10/2025)
    02.00 Getafe vs Real Madrid

    Selasa (21/10/2025)
    02.00 Alaves vs Valencia

    (mrp/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Gara-gara Lamine Yamal Telat, Hansi Flick dan Deco Berselisih?


    Barcelona

    Ruang ganti Barcelona diterpa kabar kurang enak. Pelatih Barca Hansi Flick dan direktur klub Deco dikabarkan berselisih, yang dipicu keterlambatan Lamine Yamal.

    Bukan rahasia bahwa Flick menerapkan disiplin ketat terhadap skuad Barca. Jules Kounde, Raphinha, dan kiper Inaki Pena pernah dicadangkan karena ngaret.


    Namun, hal serupa tak terjadi pada Lamine Yamal padahal datang terlambat di sesi rapat tim jelang laga kandang kontra Paris Saint-Germain di Liga Champions. Bintang muda Spanyol tersebut tetap jadi starter, sekaligus main penuh selama 90 menit.

    Program El Larguero di Cadena SER mengemukakan, Deco mengintervensi Hansi Flick untuk menjatuhkan hukuman kepada Lamine Yamal. Pealtih top Jerman itu dikabarkan tidak senang dengan tindakan tersebut, karena aturan harus dijalankan tanpa tebang pilih.

    Kini muncul kekhawatiran dari Hansi Flick karena intervensi dari direksi memungkinkan mengacaukan wewenang dia sebagai pelatih, sekaligus menetapkan preseden yang berbahaya di dalam ruang ganti.

    Disebutkan juga bahwa Barcelona was-was dengan kehidupan pribadi Lamine Yamal. Yamal mendapatkan sorotan yang tidak perlu sehubungan dengan pesta besar-besaran di ulang tahunnya ke-18, lalu gaya pacarannya dengan selebritas Nicki Nicole, ditambah tingkah ayah dan ibunya.

    Apapun kontroversinya, Barcelona akan berharap Lamine Yamal menjaga konsistensi di lapangan hijau. Sejauh ini, Yamal toh sudah mengemas dua gol dan empat assist dalam lima penampilan di seluruh kompetisi. Si pemain sedang memulihkan diri dari cedera selangkangan, dan diekspektasikan bisa merumput lagi untuk El Clasico di markas Real Madrid.

    (rin/rin)



    Sumber : sport.detik.com

  • Hansi Flick Bantah Ribut dengan Deco gegara Yamal: Omong Kosong!


    Barcelona

    Hansi Flick kabarnya berselisih dengan direktur klub Barcelona, Deco, perkara Lamine Yamal. Pelatih Los Cules itu membantah dan menyebut isu tersebut salah.

    Ruang ganti Barcelona diterpa kabar kurang sedap. Hansi Flick dan Deco dikabarkan berselisih akibat keterlambatan Lamine Yamal.

    Flick terkenal disiplin dan tak ragu memarkir pemain yang terlambat datang latihan Barceona. Jules Kounde, Raphinha, Marcus Rashford, dan Inaki Pena pernah merasakan ‘tangan besi’ pelatih asal Jerman itu.


    Namun sanksi serupa tak terjadi pada Lamine Yamal yang datang telat dalam sesi rapat tim jelang menghadapi Paris Saint-Germain di Liga Champions. Pemain berusia 18 tahun itu tetap dimainkan Flick sebagai starter, bahkan bermain penuh selama 90 menit.

    Deco diklaim mengintervensi Hansi Flick dan memintanya tetap memainkan Lamine Yamal. Intervensi itu dianggap mengganggu wewenang Flick selaku penguasa ruang ganti Barcelona.

    Isu perselisihan dengan Deco perkara ulah Lamine Yamal dibantah keras Hansi Flick. Pelatih berusia 60 tahun itu menuding rumor yang bergulir sebagai omong kosong yang tak berdasar.

    “Saya ingin tahu dari mana mereka mendapatkan rumor seperti ini. Itu omong kosong,” kata Flick, dilansir dari Mundo Deportivo.

    “Baik Deco maupun siapa pun di klub tidak pernah mengatakan apa pun kepada saya. Mereka sangat percaya pada kinerja saya dan tidak akan pernah meminta apa pun dari saya,” dia menambahkan.

    “Ini omong kosong. Saya tidak menyembunyikan apa pun. Jika ada yang mengatakan itu, mereka berbohong,” Hansi Flick menegaskan.

    (bay/adp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Presiden LaLiga Pastikan Villarreal Vs Barcelona Digelar di Amerika Serikat


    Jakarta

    Presiden LaLiga Javier Tebas mengonfirmasi pertandingan liga antara Villarreal dan Barcelona akan dimainkan di luar negeri. Laga ini akan digelar di Miami, Amerika Serikat.

    UEFA telah memberi lampu hijau kepada LaLiga untuk menggelar pertandingan di luar Spanyol. Meski belum sepenuhnya resmi, LaLiga mengonfirmasi bahwa laga Villarreal vs Barcelona akan dimainkan di Hard Rock Stadium, Miami, pada 20 Desember.

    “Selain masalah formal kecil, prosesnya sudah selesai. Bisa dibilang bahwa pada Sabtu, 20 Desember, pertandingan resmi LaLiga, Villarreal-Barcelona, akan dimainkan di Miami, pertandingan yang memperebutkan poin,” ujar Tebas seperti dikutip Marca.


    ESPN melaporkan bahwa LaLiga kini harus mengajukan permohohan kepada Federasi Sepakbola Amerika Serikat (U.S. Soccer) dan Concacaf untuk persetujuan akhir. Jika disetujui, Villarreal vs Barcelona akan menjadi laga pertama dari liga top Eropa yang dimainkan di luar negeri.

    “Pertandingan ini adalah langkah bersejarah yang membawa LaLiga dan sepakbola Spanyol ke level yang baru,” imbuh Tebas.

    “Kami memahami dan menghormati kekhawatiran yang mungkin muncul akibat keputusan ini, tapi penting untuk melihat konteks: ini satu dari total 380 pertandingan yang melengkapi satu musim. LaLiga mewakili jutaan fans di seluruh dunia, termasuk yang mengikuti tim kesayangannya dan pantas mendapat kesempatan untuk menyaksikannya secara langsung setidaknya satu kali.”

    Selain LaLiga, Serie A juga punya rencana serupa. Pertandingan antara AC Milan dan Como akan digelar di Perth, Australia, pada Februari 2026.

    (nds/bay)



    Sumber : sport.detik.com

  • De Jong Tak Setuju Barcelona Vs Villarreal Digelar di Miami


    Ta’Qali

    Gelandang Barcelona tidak setuju laga kontra Villarreal digelar di Miami. Menurutnya hal ini berdampak buruk untuk pemain.

    Restu dari UEFA dan LaLiga sudah didapatkan untuk laga Barcelona vs Villarreal digelar di Hard Rock stadium, Miami, 20 Desember.

    Setelahnya, LaLiga harus mengajukan permohonan kepada Federasi Sepakbola Amerika Serikat (U.S. Soccer) dan Concacaf untuk persetujuan akhir. Jika disetujui, Villarreal vs Barcelona akan menjadi laga pertama dari liga top Eropa yang dimainkan di luar negeri.


    Keputusan ini bukannya tidak mengundang pro dan kontra. Meskipun secara finansial menggiurkan, tapi akan mengurangi prestise dari laga tersebut mengingat LaLiga harusnya digelar di Spanyol, bukan di negara lain.

    Salah satu penolakan muncul dari kubu Barcelona, yakni Frenkie de Jong. Gelandang berpaspor Belanda itu menilai laga tersebut akan menguras fisik para pemain, karena harus terbang jauh ke AS di tengah jadwal padat.

    “Saya tidak menyukainya,” ujar De Jong soal ide laga di Miami itu.

    “Saya bisa paham kalau klub butuh untuk finansial, mereka tentu akan mendapat pemasukan dari situ, dan mereka bisa memperkenalkan brand mereka ke seluruh dunia. Tapi, saya tidak setuju,” sambungnya seperti dilansir ESPN.

    “Ini tidak bagus untuk pemain. Anda harus bepergian jauh. Tidak adil juga untuk kompetisi. Buat kami, ini seperti laga away di venue netral. Saya paham betul jika ada klub lain yang tidak senang dengan itu.”

    (mrp/ran)



    Sumber : sport.detik.com