Tag: liga

  • Bos LaLiga Sindir Real Madrid soal Laga NFL di Santiago Bernabeu


    Madrid

    Real Madrid jadi tuan rumah pertandingan American football (NFL) di Santiago Bernabeu. Bos LaLiga, Javier Tebas, menyindir langkah yang diambil Los Blancos.

    Sejarah tercipta saat pertandingan NFL antara Miami Dolphins kontra Washington Commanders di Santiago Bernabeu, Minggu (16/11/2025). Untuk pertama kalinya laga NFL digelar di Spanyol.

    Real Madrid menyulap lapangan di Santiago Bernabeu dari penggunaan sepakbola menjadi American football. Pertandingan yang berakhir untuk kemenangan Miami Dolphins 16-13 ini ditonton lebih dari 76 ribu penggemar yang memenuhi tribun.


    NFL punya alasan menggelar pertandingan di Santiago Bernabeu. Mereka ingin mendekatkan diri kepada pasar internasional, khususnya bagi para penggemar American football di luar Amerika Serikat.

    Santiago Bernabeu menjadi tuan rumah ketujuh NFL seri internasional tahun ini. NFL sebelumnya juga menggelar pertandingan di Sao Paulo, Dublin, Berlin, dan tiga kali di London.

    Gelaran NFL di markas Real Madrid mendapat sorotan Javier Tebas. Dia menyindir sikap Los Merengues yang dianggapnya standar ganda. merujuk penolakan Los Blancos terhadap pertandingan Liga Spanyol di Miami, Amerika Serikat, yang sempat dicanangkan LaLiga Oktober lalu.

    “Kami telah mendengar selama berminggu-minggu bahwa hari ini adalah ‘hari bersejarah bagi olahraga Spanyol’ karena NFL bermain di Madrid. Halaman depan, promo spesial, karpet merah… promosi yang luar biasa untuk NFL di Spanyol, dengan stadion Spanyol sebagai tempat pertunjukan,” Tebas menuliskan di X.

    “Apa yang paling mencolok: stadion itu milik klub yang sama yang memimpin kampanye “integritas” melawan pertandingan resmi LaLiga di Miami dan sekarang dengan senang hati menyewakannya, tentu saja dengan pembayaran di awal,” dia menambahkan.

    “Saat itu mereka memiliki pemain dan penjilat yang mengulang narasi yang sama, dengan ekspresi identik tentang pemalsuan kompetisi. Mereka mengirim surat ke setiap lembaga yang memungkinkan, kecuali merengek kepada Paus, sementara Komisioner Olahraga Eropa mengibarkan bendera “tradisi” dan AFE memenuhi mulut mereka dengan “informasi” dan “transparansi”, padahal mereka sudah diberi tahu dengan jelas tentang bagaimana pertandingan akan diselenggarakan dan bahwa peraturan akan dipatuhi.”

    Tebas menuding Real Madrid enggan menerima ‘kue’ keuntungan dari LaLiga yang terhitung kecil, mengingat semua klub LaLiga mendapat jatah proposional. Keputusan Madrid menggelar NFL di Spanyol dianggapnya sebagai usaha meraup keuntungan besar-besaran.

    “Pertandingan di Miami telah dijamin bakal terisi penuh, agenda acara yang setara atau lebih besar dari hari ini, dan itu berfungsi untuk menginternasionalkan kompetisi kami. Kita berbicara tentang 1 pertandingan dari 380 pertandingan yang dimainkan LaLiga sepanjang musim,” ujarnya.

    “Jelas saat itu yang menang adalah pihak yang toxic dan kurang visi ke depan. Masalahnya bukanlah integritas, tradisi, atau informasi: masalahnya adalah siapa yang mengendalikannya. Itu digerakkan oleh LaLiga, institusi yang ingin dikendalikan semua pihak: beberapa agar tidak berkembang dan dengan demikian memiliki jalur yang lebih mudah untuk kompetisi besar mereka, yang lain untuk “meraup” lebih banyak uang, dan yang lain untuk mendanai kampanye politik mereka,” Tebas mengungkapkan.

    (bay/krs)





    Sumber : sport.detik.com

  • Ada yang Bikin Barcelona Iri sama Real Madrid, nih


    Jakarta

    Ada yang bikin Barcelona iri sama Real Madrid di jeda internasional November ini. Para pemain Madrid dinilai bisa cepat pulang dan istirahat!

    Dilaporkan Mundo Deportivo, para staf di Barcelona menilai Real Madrid punya ‘privilege’ untuk melindungi para pemainnya di jeda internasional kali ini. Kebanyakan para pemain El Real cuma main satu laga di Kualifikasi Piala Dunia 2026 saat membela negaranya masing-masing.


    Para pemain Real Madrid itu adalah Kylian Mbappe, Fede Valverde, Thibaut Courtois, Eduardo Camavinga, dan Dean Huijsen.

    Para pemain itu dilaporkan cedera, tapi pihak Barcelona tidak percaya. Walau memang, Courtois dan Camavinga tidak dipanggil ke timnasnya gegara cedera.

    Pihak Barcelona juga menyesalkan media-media Spanyol yang membesar-besarkan soal Lamine Yamal. Yamal tidak gabung ke Timnas Spanyol dan memilih terapi sendiri untuk cederapubalgia atautulang selangkangan. Padahal, diketahui pihak Timnas Spanyol memaklumi Yamal.

    Di Liga Spanyol, persaingan Real Madrid dan Barcelona terus ketat. Madrid memimpin dengan 31 poin dari 12 laga, Barcelona mengekor dengan 28 poin di bawahnya.

    (aff/bay)



    Sumber : sport.detik.com

  • ‘Antony Punya Mentalitas seperti Ronaldo’


    Sevilla

    Antony bersinar lagi bersama Real Betis. Bek tengah Betis, Marc Bartra, membandingkan Antony dengan pemain ikonik Portugal Cristiano Ronaldo dan Neymar.

    Winger Brasil itu menjalani dua setengah musim yang merana di Manchester United. Antony hanya mengemas 12 gol dan lima assist dalam 96 penampilan, sebelum dipinjamkan ke Betis pada bursa transfer Januari silam.


    Keputusan itu terbukti tepat. Antony menyumbang sembilan gol dan lima assist hanya dalam 26 penampilan, yang ikut membantu Verdiblancos mencapai final Conference League. Performa Antony membuat Betis mantap mempermanenkan si pemain di musim panas lalu.

    Antony kemudian membayar kepercayaan itu dengan mengemas enam gol dan dua assist dalam 11 pertandingan domestik 2025/2026. Kontribusi Antony membawa Real Betis nangkring di posisi lima klasemen Liga Spanyol, lolos ke babak kedua Copa del Rey, dan tidak terkalahkan dalam empat laga pertama Liga Europa.

    Bartra mengungkap kebangkitan Antony bersama Real Betis. Yang pertama berkaitan dengan gaya bermain di Liga Spanyol, lalu mentalitas yang dipunya Antony setangguh mantan superstar Real Madrid, Cristiano Ronaldo.

    “Karena gaya sepakbola yang sangat cocok dengan dia, itulah mengapa kita melihat Antony yang sebenarnya, bahkan seorang Antony yang lebih baik,” cetus Bartra kepada Mundobetis, dikutip Metro.

    “Sejak hari pertama aku berbincang dengan dia, aku sudah melihat mentalitas dia, bersamaan dengan kualitas dan bakat dengan darah Brasilnya. Aku selalu bilang dia itu campuran antara Neymar dan Cristiano. Dia punya mentalitas yang sama seperti Cristiano, selalu selalu berusaha untuk lebih dan sangat fokus pada permainan,” kata eks pemain Barcelona itu tentang Antony.

    (rin/yna)



    Sumber : sport.detik.com

  • Hore! Barcelona Bisa Main di Camp Nou Akhir Pekan Ini


    Barcelona

    Kabar gembira untuk Barcelona. Klub Catalan itu sudah mendapatkan izin untuk berlaga di Camp Nou lagi akhir pekan ini.

    Barcelona sudah tiga tahun jadi musafir karena Camp Nou lagi direnovasi. Selama renovasi itu, Barcelona bermarkas di Estadi Olimpic Lluis Companys yang berkapasitas 50 ribu penonton.

    Namun, Barcelona harus membayar sewa stadion ke pemerintah kota sehingga pemasukan dari tiket terpangkas.


    Itulah mengapa Barcelona sejak awal musim sudah meminta izin kepada pemerintah kota untuk memakai Camp Nou kembali, sekalipun proses renovasi belum tuntas. Awalnya dewan kota cuma memberikan izin membuka maksimal kapasitas 23 ribu tempat duduk demi keamanan.

    Sementara, Barcelona menilai jumlah tersebut tidak akan signifikan untuk membantu pemasukan klub. Mereka pun meminta izin untuk membuka stadion dengan kapasitas sekitar 45.401 penonton.

    Dikutip The Athletic, izin itu akhirnya didapat Barcelona, Senin (17/11/2025) malam WIB. Mereka akan bermain di Camp Nou saat menghadapi Athletic Club Sabtu 22 November.

    Laga itu memulai periode sibuk Barcelona yang akan melawat ke markas Chelsea di Liga Champions pekan depan, yang dilanjutkan dua laga kandang beruntun kontra Alaves dan Atletico Madrid.

    Untuk laga kandang Liga Champions, Barcelona masih menunggu izin dari UEFA. Sebab UEFA tidak mengizinkan klub untuk mengganti stadion di tengah musim berjalan.

    Camp Nou ketika dibuka nanti baru bisa diisi dua barisan terbawah, sementara pengerjaan saat ini masih memasuki baris ketiga dan juga atap stadion. Saat tuntas, Camp Nou berkapasitas 105 ribu penonton.

    (mrp/ran)



    Sumber : sport.detik.com

  • Soal Mbappe yang Sering ‘Hilang’ di Laga-laga Besar


    Jeddah

    Kylian Mbappe kerap melempem ketika Real Madrid menghadapi lawan-lawan kuat. Karim Benzema punya saran untuk juniornya di Timnas Prancis itu.

    Sejak pindah musim lalu ke Madrid, Mbappe langsung membuktikan diri sebagai mesin gol baru klub. Dia sudah bikin 62 gol dan tujuh assist dari 75 laga, termasuk 18 gol dari 16 pertandingan musim ini.

    Jika rasio gol itu mampu dipertahankan, bukan tak mungkin Mbappe akan memecahkan rekor gol Cristiano Ronaldo. Sayangnya, Mbappe kerap “menghilang” ketika Madrid melakoni laga-laga besar.


    Contoh saja saat menghadapi Liverpool di Liga Champions, Mbappe tidak bisa berkutik di dua pertemuan dan gagal mengeksekusi penalti. Madrid juga kalah dua-duanya.

    Lalu ketika bertemu Arsenal di Liga Champions musim lalu, Mbappe tidak bisa berbuat banyak melihat Madrid disikat.

    Di musim ini saat dibantai 2-5 oleh Atletico Madrid, Mbappe cuma bisa bikin gol pembuka dan setelah itu tak berkutik. Padahal saat bertemu Barcelona, Mbappe cukup tajam dengan empat gol dari empat laga.

    Inkonsistensi Mbappe di laga besar jadi sorotan Benzema. Menurutnya, Mbappe harus bisa lebih tampil fokus dan lepas saat melakoni laga-laga tersebut.

    “Soal kemampuannya mencetak gol tidak diragukan lagi. Dia akan mencetak banyak gol di Real Madrid,” ujar Benzema seperti dikutip ESPN.

    “Dia harus lebih fokus di momen-momen saat Real Madrid membutuhkannya karena dia punya segalanya untuk itu,” sambungnya.

    “Ada laga-laga di mana Mbappe tidak bisa menguasai bola. Kita berharap Kylian selalu bikin gol setiap memegang bola. Seperti itulah Real Madrid. Real Madrid membutuhkannya, dan dia harusnya bisa mencetak gol di laga-laga lawan Atletico Madrid, Liverpool… tim-tim ini main bertahan dan dia harus lebih baik, untuk bisa tampil oke di situasi seperti itu.”

    (mrp/ran)



    Sumber : sport.detik.com

  • Madrid Gagal Menang 2 Laga Terakhir, Alonso: Musim Masih Panjang!


    Jakarta

    Real Madrid sedang dalam lanjut negatif. Pelatih El Real, Xabi Alonso, tetap bersikap tenang.

    Madrid bermain imbang dengan Rayo Vallecano dalam pertandingan terakhir di Liga Spanyol. Pada laga akhir pekan lalu, Los Blancos seri 0-0.

    Sebelumnya, Madrid menelan kekalahan saat dijamu Liverpool di Liga Champions. Di Anfield, gol dari Alexis Mac Allister yang menjadi penyebab kekalahan tim asal ibukota Madrid itu.


    Alonso ditanya mengenai krisis yang mungkin dihadapi oleh Madrid. Dia menjawab dengan tenang.

    “Kami tahu di mana kami berada. Anda harus tahu bagaimana menyeimbangkan saat baik dan saat buruk,” kata Alonso di situs Madrid.

    “Ini musim yang panjang. Tuntutannya sangat besar, tapi kami bisa mengatasinya dan kami mempersiapkan diri,” kata dia menambahkan.

    Madrid akan berlaga lagi pada pekan ketiga November. Saat ini, kompetisi Eropa sedang menjalani jeda internasional.

    Madrid akan dijamu oleh Elche setelah jeda. Pertandingan di Estadio Manuel Martinez Valero akan berlangsung pada 24 November 2025.

    Saat ini, Madrid masih ada di posisi teratas klasemen Liga Spanyol. Madrid mengumpulkan 31 poin, unggul tiga angka dari Barcelona di posisi kedua.

    (cas/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Tak Perlu ke Premier League untuk Buktikan Diri


    Jakarta

    Frenkie de Jong pernah begitu dekat dengan kepindahan ke Premier League. Meski mengakuinya sebagai liga terbaik, ia tak merasa perlu membuktikan diri di sana.

    De Jong sempat dikaitkan erat dengan Premier League dalam beberapa kesempatan. Sebelum gabung Barcelona pada 2019, ia kabarnya bernegosiasi dengan Manchester City dan Manchester United.

    MU juga kembali mendekatinya, saat Barcelona terpukul oleh krisis finansial di 2022. Tapi kala itu gelandang internasional Belanda itu bersikeras bertahan meski Barca sudah siap melepasnya demi mendapatkan dana segar.


    Walaupun sempat mau dijual, De Jong tak kehilangan cintanya untuk Barca. Pada Oktober lalu ia meneken perpanjangan kontrak yang berlaku hingga 2029.

    Ia mengaku selalu punya impian untuk bermain di Barcelona dan tinggal lama di sana, yang mana mulai terwujud. Meski nasib tak ada yang tahu dan kepindahan ke Premier League bisa saja terjadi ke depannya, De Jong memastikan tak punya urgensi untuk pindah ke sana.

    “Apakah saya harus ke Premier League untuk membuktikan diri saya? Rasanya tidak. Sebelumnya ada tawaran-tawaran, tapi saya bahagia di Barca,” ujarnya dikutip Mundo Deportivo.

    “Premier League itu liga terbaik sekarang ini, tak diragukan lagi, sama seperti LaLiga sekitar 10 tahun lalu. Tapi itu tak berarti Anda harus bermain di sana untuk membuktikan diri Anda pemain yang bagus.”

    “Saya sudah punya mimpi seperti itu sebagai anak-anak dengan Barcelona.”

    (raw/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • De Jong Masih Berambisi Menangi Liga Champions bareng Barcelona


    Jakarta

    Salah satu alasan Frenkie de Jong bertahan lebih lama di Barcelona adalah Liga Champions. Ia bertekad memenanginya setidaknya sekali.

    De Jong sudah tujuh musim memperkuat Barcelona dan telah memenangi titel-titel domestik. Ia dua kali juara LaLiga, Copa del Rey, dan Piala Super Spanyol.

    Ia masih punya urusan besar yang harus diselesaikan: memenangi Liga Champions. Prestasi terbaiknya adalah menjejak semifinal pada musim 2024/2025 lalu.


    “Kalau Anda bermain buat Barcelona selama enam atau 10 tahun, Anda harus memenangi Liga Champions minimal satu kali. Jadi saya masih ada urusan di sini,” cetus gelandang 28 tahun tersebut dikutip Mundo Deportivo.

    Trofi Liga Champions menambah alasa De Jong bertahan lebih lama di Barca, selain kecintaannya terhadap klub. Pada Oktober lalu pemain timnas Belanda itu memperpanjang kontraknya hingga 2029.

    Padahal perjalanannya di klub Catalunya itu tak mulus-mulus amat. De Jong bahkan nyaris dijual pada 2022 untuk meningkatkan kondisi keuangan klub.

    “Ketika saya meneken kontrak pertama dengan Barcelona, saya berharap bisa bermain untuk mereka selama 10 atau 12 tahun. Tampaknya itu mungkin terjadi sekarang,” ujarnya.

    (raw/aff)



    Sumber : sport.detik.com

  • Laju Madrid Spektakuler, Mau Minta Apalagi?


    Sao Paulo

    Di tengah kritik terhadap Xabi Alonso, Carlo Ancelotti melontarkan pembelaan. Menurut Ancelotti, Real Madrid melakoni start yang sangat baik bersama Alonso.

    Madrid-nya Alonso sudah mengarungi 16 pertandingan di seluruh kompetisi 2025/2026. Los Blancos memetik 13 kemenangan, dua kekalahan, dan sekali imbang.


    Akan tetapi, setelah menggasak Valencia 4-0, Madrid gagal menang back to back. Kylian Mbappe dkk buntu setelah tersungkur di markas Liverpool 0-1, sebelum tampil mengecewakan dalam lawatannya ke Rayo Vallecano dalam hasil seri 0-0.

    Terkait laju tersendat Real Madrid itu, muncul kritik yang mempertanyakan taktik Xabi Alonso. Ancelotti, yang pernah menukangi Madrid selama dua periode itu, menyakini suksesornya itu masih di jalur yang benar.

    “Badai akan selalu datang, tapi yang terpenting adalah bagaimana Anda menanganinya,” ucap pelatih yang kini membesut Timnas Brasil tersebut.

    “Sebuah hasil imbang di Real Madrid itu dianggap sebagai awal dari krisis. Hasil-hasil Madrid sejauh ini spektakuler kok. Mau minta apalagi sih?” ceplos Carlo Ancelotti.

    Madrid masih cukup nyaman memuncaki klasemen Liga Spanyol dengan perolehan 31 poin, unggul tiga poin dari juara bertahan Barcelona (2). Sedangkan di Eropa, Madrid menempati peringkat ketujuh klasemen Liga Champions. Sembilan poin dikumpulkan El Real, dan kelolosan langsung ke fase knockout masih terbuka lebar.

    (rin/mrp)



    Sumber : sport.detik.com

  • Ancelotti Ungkap Sebab Kegagalan di Musim Terakhir dengan Madrid


    Madrid

    Carlo Ancelotti mengungkap alasan kegagalan di musim terakhirnya bersama Real Madrid. Badai cedera di belakang bikin Don Carlo gagal tutup karier di El Real dengan manis.

    Carlo Ancelotti menjalani musim terakhirnya di Madrid dengan kurang impresif. Ia gagal mempersembahkan satu pun gelar untuk El Real.

    Madrid hanya mampu finis di peringkat kedua di LaLiga musim lalu. Los Blancos lalu hanya mampu menjadi runner-up di Copa del Rey dan Piala Super Spanyol. Madrid juga hanya mentok di perempatfinal Liga Champions dan semifinal Piala Dunia Antarklub 2025.


    Don Carlo gagal memberikan kado perpisahan yang manis untuk Madrid. Ia kini menukangi Timnas Brasil.

    Padahal di musim terakhirnya di Madrid, Ancelotti dibekali skuad yang terbilang mumpuni. Pasukan El Real tak banyak berubah dibanding musim lalu. Madrid juga baru mendatangkan masin gol Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe.

    Ancelotti mengungkap sebab dirinya gagal di musim terakhirnya di Madrid. Badi cedera yang menerpa lini belakang Madrid jadi sebab utama kegagalannya tersebut.

    Dani Carvajal dan Eder Militao harus absen panjang di musim lalu. Sementara, Antonio Ruediger tampil dalam kondisi tak fit.

    Keseimbangan Madrid semakin terganggu karena Federico Valverde dan Eduardo Camavinga yang biasa bermain di tengah terpaksa jadi bek dadakan.

    “Yang terjadi adalah kami kehilangan seluruh lini pertahanan utama kami. Kami kehilangan Carvajal dan Militao, sementara Rudiger bermain dengan cedera serius. Untungnya, [Raul] Asensio datang dari akademi muda dan bermain sangat baik,” ujar Ancelotti dikutip dari AS.

    “Jangan lupa bahwa saya sering harus memainkan [Federico] Valverde di bek kanan dan [Aurelian] Tchouameni di bek tengah, yang membuat lini tengah kehilangannya secara signifikan. Kami kehilangan soliditas di lini belakang, dan itu membuat kami kehilangan gelar,” jelasnya.

    (pur/krs)



    Sumber : sport.detik.com