Tag: limit order

  • Keuntungan Trading Kripto dengan Limit Order

    Dalam dunia trading kripto, kecepatan dan volatilitas pasar menjadi dua faktor yang sangat penting. Untuk mengatasi ketidakstabilan harga dan memaksimalkan potensi keuntungan, banyak trader kripto menggunakan berbagai strategi. 

    Salah satu strategi yang sering digunakan adalah “limit order.” Artikel ini akan menjelaskan tentang keuntungan menggunakan limit order dalam trading kripto dan bagaimana strategi ini dapat membantu meningkatkan efisiensi trading Anda.

    Pengertian Limit Order

    Sebelum membahas keuntungan, mari kita pahami apa itu limit order. Limit order adalah jenis pesanan di pasar yang memungkinkan trader untuk membeli atau menjual aset kripto pada harga yang telah ditentukan sebelumnya atau lebih baik. 

    Ketika trader menempatkan limit order, pesanan tersebut akan tetap aktif di pasar sampai harga yang diinginkan tercapai atau lebih baik, atau hingga pesanan tersebut dibatalkan oleh trader. 

    Limit order merupakan alat yang sangat berguna bagi trader kripto karena memberikan mereka lebih banyak kontrol atas harga yang ingin mereka peroleh dalam perdagangan. 

    Ilustrasi trading kripto dengan limit order. Sumber: Shutterstock.
    Ilustrasi trading kripto dengan limit order. Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: 6 Cara Belajar Main Kripto untuk Pemula yang Baik dan Bijak

    Dalam konteks perdagangan kripto yang beroperasi selama 24/7 tanpa henti, trader seringkali tidak dapat secara aktif memantau pergerakan harga setiap saat. Dengan menggunakan limit order, trader dapat dengan tepat menentukan harga masuk atau keluar dari pasar tanpa harus berada di depan layar sepanjang waktu.

    Keuntungan Limit Order

    Salah satu keuntungan utama dari menggunakan limit order adalah mengurangi pengaruh emosi dalam pengambilan keputusan. Saat trading kripto, fluktuasi harga yang tajam dapat menyebabkan kepanikan dan membuat trader mengambil keputusan impulsif. Dengan menggunakan limit order, Anda telah menentukan level harga yang sesuai dengan analisis sebelumnya. Ini membantu Anda tetap pada rencana trading tanpa terpengaruh oleh perubahan harga yang mendadak.

    Dalam kondisi pasar yang sangat volatil, harga aset kripto dapat bergerak dengan cepat dan melebihi ekspektasi trader. Dengan limit order, Anda dapat memastikan bahwa eksekusi trading dilakukan pada harga yang ditentukan atau lebih baik. Ini memberi Anda kesempatan untuk memanfaatkan pergerakan harga sesuai dengan strategi trading Anda.

    Di pasar yang likuiditasnya rendah, slippage dapat menjadi masalah serius. Slippage adalah perbedaan antara harga yang diharapkan dan harga di mana perdagangan sebenarnya dilakukan.

    Limit order membantu mengurangi risiko slippage karena pesanan akan dieksekusi hanya pada level harga yang ditentukan. Dalam kondisi pasar yang bergejolak, menghindari slippage adalah langkah penting untuk mengurangi potensi kerugian.

    Menerapkan Strategi Limit Order

    Ilustrasi trading kripto dengan limit order pada transaksi BIDR/IDR. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: 5 Strategi Untung Investasi Kripto saat Sideways Market

    Salah satu keuntungan menarik dalam trading kripto dengan limit order adalah biaya transaksi yang rendah. Beberapa platform perdagangan kripto menawarkan opsi trading dengan biaya yang sangat minim atau bahkan nol untuk limit order. Sebagai contoh, mari kita lihat bagaimana trading limit order di platform Tokocrypto dapat memberikan keuntungan kepada para trader.

    Dalam kasus khusus trading di Tokocrypto, seperti trade di Rp 1 untuk setiap BIDR/IDR menggunakan limit order, trader dapat melakukan transaksi dengan biaya yang hampir tidak terasa atau nol. Hal ini tentunya memberikan keuntungan bagi trader dengan modal terbatas atau yang ingin memaksimalkan potensi keuntungan dengan mengurangi biaya transaksi mereka.

    Bayangkan, ketika Anda melakukan perdagangan dengan volume yang cukup besar, biaya transaksi yang rendah seperti itu dapat memberikan efek kumulatif yang signifikan, meningkatkan keuntungan bersih dari trading Anda.

    Trading kripto dengan limit order menawarkan sejumlah keuntungan yang signifikan. Dari mengurangi pengaruh emosi dalam pengambilan keputusan, mengoptimalkan eksekusi trading, hingga mengurangi risiko slippage, limit order adalah alat yang berguna bagi para trader untuk meningkatkan efisiensi perdagangan kripto mereka.

    Ditambah lagi, biaya transaksi yang rendah, seperti trading di Rp 1 untuk setiap BIDR/IDR transaksi di platform Tokocrypto, memberikan keuntungan tambahan bagi trader dengan modal terbatas atau yang ingin mengurangi biaya transaksi mereka. Apalagi promosi bebas biaya trading BIDR/IDR-nya masih panjang.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Memahami Perbedaan Berbagai Jenis Order

    Saat trading saham atau mata uang kripto, Anda berinteraksi dengan pasar melalui berbagai jenis order, Market Order & Limit Order.

    1. Market order adalah instruksi untuk membeli atau menjual segera pada harga pasar saat ini.
    2. Limit order adalah instruksi untuk menunggu hingga harga mencapai batas tertentu atau harga yang lebih baik sebelum dieksekusi.

    Ini adalah gambaran umum tentang order. Setiap kategori memiliki variasi yang berbeda, tergantung pada bagaimana Anda ingin berdagang. Penasaran? Mari lanjutkan membaca.

    Pendahuluan

    Setelah mendaftar ke sebuah bursa, Anda mungkin penasaran dengan fungsi berbagai tombol yang ada. Mungkin Anda juga ingin memahami cara kerja pasar saham setelah menonton film Wall Street. Artikel ini akan menjelaskan tentang order, yaitu instruksi yang Anda kirim ke bursa untuk membeli dan menjual aset. Terdapat dua jenis utama: limit order dan market order. Mari kita bahas lebih lanjut.

    Market Order vs. Limit Order

    Market order dieksekusi segera. Misalnya, jika Anda ingin membeli 3 BTC di Binance saat Bitcoin diperdagangkan pada harga $15.000, Anda siap membayar $45.000 untuk mendapatkan koin tersebut tanpa menunggu harga turun. Anda memasang market order beli.

    Siapa yang menjual koin tersebut? Buku order menyimpan daftar limit order, yaitu order yang tidak dieksekusi segera. Misalnya, seseorang mungkin telah memasang limit order untuk menjual 3 BTC ketika harga mencapai $15.000. Ketika Anda memasang market order, bursa mencocokkannya dengan limit order di buku.

    Secara teknis, Anda belum membuat order baru, melainkan memenuhi order yang sudah ada, sehingga menghapusnya dari buku order. Anda menjadi taker karena mengurangi likuiditas dari bursa, sementara pengguna lain menjadi maker karena menambah likuiditas. Umumnya, biaya untuk maker lebih rendah karena memberikan manfaat kepada bursa.

    Hubungan antara maker dan taker dijelaskan lebih lanjut dalam artikel “Penjelasan Maker Pasar dan Taker Pasar”.

    Hal yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Market Order

    Market order dasar adalah beli dan jual. Anda menginstruksikan bursa untuk melakukan transaksi pada harga terbaik yang tersedia, meskipun harga ini mungkin berbeda dari yang ditampilkan karena tergantung pada buku order. Market order cocok untuk transaksi instan, meskipun biaya yang timbul dari slippage dan bursa mungkin membuat perdagangan menjadi lebih mahal dibandingkan dengan limit order.

    Berbagai Jenis Order Umum

    Order paling sederhana adalah market order beli, market order jual, limit order beli, dan limit order jual. Namun, Anda dapat menggunakan jenis order lain untuk memanfaatkan kondisi pasar, baik untuk pengaturan jangka pendek maupun jangka panjang.

    Stop-Limit Order

    Stop-limit order membantu membatasi kerugian. Misalnya, jika BTC diperdagangkan di harga $10.000, Anda bisa mengatur stop-limit order dengan harga stop $9.900 dan harga limit $9.895. Limit order akan dipasang ketika harga turun ke $9.900, namun hanya jika harga stop tercapai. Risiko tetap ada jika harga terus turun di bawah $9.895 dan order tidak terisi.

    One-Cancels-the-Other (OCO) Order

    OCO order memungkinkan Anda menggabungkan dua order bersyarat. Misalnya, jika BTC pada harga $10.000, Anda bisa mengatur OCO order untuk membeli Bitcoin ketika harga mencapai $9.900 atau menjualnya ketika harga naik ke $11.000. Satu syarat akan dieksekusi, dan syarat lainnya dibatalkan.

    Apa Itu Waktu Berlaku (Time in Force)?

    Waktu berlaku adalah parameter yang menentukan syarat sebelum masa kedaluwarsa order.

    Good ‘Til Canceled (GTC)

    GTC menetapkan bahwa order tetap terbuka hingga dieksekusi atau dibatalkan secara manual. Di pasar saham, alternatifnya adalah menutup order di akhir hari perdagangan, tetapi di pasar kripto yang beroperasi 24/7, GTC lebih lazim.

    Immediate or Cancel (IOC)

    IOC order menetapkan bahwa bagian order yang tidak terpenuhi segera harus dibatalkan. Misalnya, jika Anda mengirim order untuk membeli 10 BTC pada harga $10.000 dan hanya 5 BTC tersedia, Anda akan membeli 5 BTC dan sisa order akan ditutup.

    Fill or Kill (FOK)

    FOK order harus dipenuhi segera atau dibatalkan. Jika Anda menginstruksikan bursa untuk membeli 10 BTC pada harga $10.000 dan jumlah tersebut tidak tersedia, seluruh order akan dibatalkan.

    Kesimpulan

    Menguasai berbagai jenis order sangat penting untuk perdagangan yang lancar. Baik Anda menggunakan stop order untuk membatasi kerugian atau OCO order untuk merencanakan hasil yang berbeda, memahami alat perdagangan yang tersedia sangat penting.


    Jika kamu ingin mengetahui lebih dalam mengenai aset kripto atau cryptocurrency, bisa baca artikel “Belajar Crypto untuk Pemula Mulai Dari Sini.”

    Sumber: Binance Academy



    Sumber : news.tokocrypto.com