Tag: loa

  • 5 Universitas dengan Penerima Beasiswa Unggulan Terbanyak 2025


    Jakarta

    Beasiswa Unggulan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) merupakan salah satu program bantuan pendidikan yang kerap menjadi incaran. Penerima beasiswa ini terdiri dari beberapa golongan, di antaranya masyarakat berprestasi dan penyandang disabilitas, serta pegawai Kemendikdasmen.

    Beasiswa Unggulan untuk masyarakat berprestasi khususnya, memiliki alokasi untuk peserta didik jenjang D4 hingga S3.

    Pada program Beasiswa Unggulan 2025 ini ada beberapa universitas dengan penerima beasiswa terbanyak. Apakah di antaranya ada kampusmu?


    Perguruan Tinggi dengan Penerima Beasiswa Unggulan Terbanyak

    Berdasarkan data Forum Awardee Beasiswa Unggulan (FABU) 2025, seperti dikutip melalui keterangan resmi Universitas Brawijaya (UB), ini kampus-kampus dengan penerima Beasiswa Unggulan terbanyak 2025:

    1. Universitas Gadjah Mada (UGM): 143 penerima
    2. Universitas Indonesia (UI): 133 penerima
    3. Universitas Brawijaya (UB): 116 penerima
    4. Institut Teknologi Bandung (ITB): 89 penerima
    5. Universitas Airlangga (Unair): 84 penerima.

    Program Beasiswa Unggulan tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa yang kuliah di dalam maupun di luar negeri.

    Untuk program D4 atau S1 khususnya, pendaftar disyaratkan merupakan lulusan pendidikan menengah yang lulus pada tahun berjalan atau maksimal lulus dua tahun sebelumnya. Untuk yang baru diterima, wajib menyerahkan surat penerimaan /letter of acceptance (LoA) atau keterangan lulus.

    Bagi yang sedang berstatus kuliah (on going) pada program D4/S1, disyaratkan memiliki IPK minimal 2,75. Peserta juga disyaratkan menyerahkan surat keterangan aktif kuliah, minimal dari dekan fakultas.

    Kasubdit Kesejahteraan dan Kewirausahaan Mahasiswa UB, Ilhamuddin Nukman, SPsi, MA. mengatakan di kampusnya sendiri menargetkan peningkatan jumlah penerima pada tahun-tahun mendatang.

    “Kami menargetkan agar jumlah awardee dari UB terus meningkat setiap tahun. Semakin banyak mahasiswa yang bisa memperoleh fasilitas pendidikan ini, semakin besar pula kontribusi UB dalam mendukung pendidikan nasional,” ujar Ilhamuddin.

    Namun, pihaknya berencana tidak hanya mengandalkan kerja sama dengan kementerian Pendidikan, tetapi juga membuka peluang untuk perusahaan dan lembaga nonpemerintah. Sehingga, ada lebih banyak beasiswa yang bisa diakses mahasiswa berbagai jenjang.

    (nah/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren Tahun 2026, Gas Daftar!



    Jakarta

    Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membuka Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren tahun 2026. Program itu merupakan wujud dukungan terhadap lembaga pendidikan pesantren.

    “Malam ini, dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, Provinsi Jawa Tengah me-launching program prioritas, bahwa santri pesantren berikut pengasuhnya akan mendapatkan beasiswa dari provinsi,” kata Ahmad Luthfi dalam detikJateng, dikutip Jumat (24/10/2025).


    Dia menjelaskan Program Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren adalah upaya Pemprov Jateng untuk meningkatkan kualitas sumber daya santri dan pengasuh pesantren. Program itu diharapkan mampu melahirkan santri yang cakap dalam ilmu agama dan unggul dalam berbagai bidang strategis.

    Adapun program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP) yakni lembaga yang anggotanya para kiai, pengasuh pesantren, serta intelektual Islam yang memiliki kepedulian terhadap penguatan pendidikan pesantren.

    “Beasiswa tidak hanya dilakukan kepada pendidikan formal di dalam negeri tetapi termasuk di luar negeri. Dengan program yang namanya Pesantren Obah, 5.570 pesantren di Jawa Tengah akan kita openi,” ujarnya.

    5 Program Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren tahun 2026

    1. S1 Dalam Negeri (Jawa Tengah)
    Bidang: Kedokteran, Pertanian, Sains Teknologi, Teknik, Matematika, dan Kesilaman
    Beasiswa: Biaya perkuliahan (Uang Kuliah Tunggal) dari semester 1-8.

    2. Vokasi dan S1 Luar Negeri (Bidang Saintek)
    Negara: Turki, India, Jepang, Korea Selatan, China, dan Taiwan.
    Beasiswa: Biaya kuliah, biaya hidup, visa, asuransi, dan tiket Pulang-Pergi.

    3. S1 Luar Negeri (Double Degree)
    Beasiswa: Untuk kuliah 4 semester di luar negeri semester 5-8 untuk program studi sains dan teknologi.

    4. S1 Luar Negeri (Bidang Keislamaan)
    Universitas Al Azhar (Mesir): Bantuan dukungan penyelesaian studi bagi mahasiswa di tahun ketiga.
    Al Ahqof (Yaman): Biaya kuliah, biaya hidup, visa, asuransi, dan tiket Pulang-Pergi.

    5. S2 Dalam Negeri
    Bidang: Keislaman, Humaniora, dan Saintek.
    Beasiswa: Berupa bantuan dalam penyelesaian studi bagi pengasuh pesantren.

    Syarat Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren tahun 2026

    1. Penduduk Jawa Tengah
    2. Pernah/sedang belajar atau mengabdi di pesantren di Jawa Tengah yang memiliki EMIS/IJOP Pesantren
    3. S1 Dalam Negeri (Jawa Tengah): Diterima melalui SBUB/SNPMB/SNBT 2026
    4. Vokasi dan S1 Luar Negeri (Bidang Saintek): Memiliki Letter of Acceptance (LoA).
    5. S1 Luar Negeri (Bidang Keislaman): Minimal tahun ketiga pada Universitas Al Azhar (Mesir) dan/atau Universitas Al Ahqof dan Imam Syafii (Yaman)
    6. S1 Dalam Negeri untuk Pengasuh Pesantren: Minimal semester kedua, IPK lebih dari atau sama dengan 3,0.

    Tahapan Seleksi Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren Tahun 2026

    Administrasi

    1. KTP
    2. Rekomendasi pesantren
    3. Bukti penerimaan atau kartu hasil studi
    4. S1 Dalam Negeri (Jawa Tengah) melampirkan bukti penerimaan mahasiswa 2026
    5. S1 Luar Negeri (Bidang Keagamaan) melampirkan Kartu Hasil Studi

    Akademik dan Kepesantrenan

    1. Hafalan Al-Qur’an:
    -S1 Dalam Negeri (Jawa Tengah): Minimal 3 Juz
    -S1 Luar Negeri (Bidang Keislaman): Minimal 5 Juz
    -S2 Dalam Negeri untuk Pengasuh Pesantren: Minimal 10 Juz
    2. Mampu membaca kitab kuning

    Wawancara

    Bahasa asing (untuk luar negeri) dan wawasan kebangsaan

    Waktu Seleksi Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren tahun 2026

    Dilaksanakan pada awal tahun 2026 oleh Lembaga Fasilitasi dan Sinergitas Pesantren (LFSP). Informasi pendaftaran Beasiswa Santri dan Pengasuh Pesantren tahun 2026 dapat mengakses https://jatengprov.go.id/ atau Nafi (081249477772).

    (nir/faz)



    Sumber : www.detik.com