Tag: los

  • Ini Pengertian Letter of Acceptance atau LoA di Syarat Beasiswa LPDP



    Jakarta

    Pemburu beasiswa bisa tersenyum lebar karena Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1 telah membuka pendaftarannya mulai hari ini Jumat (17/1/2025). Namun perlu diingat, ada syarat LoA dalam persyaratan Beasiswa LPDP. Apa itu?

    LoA atau Letter of Acceptance adalah bukti diterimanya seseorang sebagai calon mahasiswa di universitas terkait. LoA dibedakan menjadi LoA Conditional dan LoA Unconditional.

    Perbedaan LoA Conditional dan LoA Unconditional

    1. LoA Conditional

    LoA Conditional adalah surat pernyataan telah diterima di sebuah perguruan tinggi dengan persyaratan tertentu Artinya, kandidat belum sepenuhnya dinyatakan diterima karena belum memenuhi beberapa persyaratan yang ditentukan, seperti:


    TOEFL/IELTS belum memenuhi skor yang disyaratkan.
    Belum menyerahkan tema riset/penelitian.
    Belum menyerahkan dokumen persyaratan dalam pendaftaran perguruan tinggi, seperti ijazah atau transkrip nilai.
    Belum menyerahkan pernyataan sponsorship, dan lain sebagainya.

    2. LoA Unconditional

    Kemudian LoA Unconditional adalah surat pernyataan telah diterima di sebuah perguruan tinggi tanpa syarat. Artinya, peserta hanya tinggal melakukan registrasi ulang.

    Informasi yang tercantum dalam LoA Unconditional antara lain:

    Program studi
    Durasi studi
    Awal perkuliahan (intake)
    informasi mengenai langkah berikutnya untuk memulai perkuliahan, seperti registrasi ulang, pembayaran, dan lain sebagainya.

    Apakah Mendaftar LPDP Harus dengan LoA?

    Meski termasuk dalam salah satu persyaratan, pendaftar tidak wajib menyertakan LoA saat mendaftar LPDP. Melansir dari laman resminya, pendaftar yang sudah mendapatkan LoA dan belum sama-sama bisa mengikuti pendaftaran LPDP.

    Lebih lanjut, tidak ada perbedaan atau prioritas antara mendaftar dengan LoA maupun non-LoA dalam menentukan kelulusan LPDP. Pelamar yang nantinya lolos LPDP namun belum mendapat LoA, akan diberikan waktu 18 bulan untuk mencari LoA.

    “Jika kamu dinyatakan lulus dan layak menerima beasiswa LPDP maka akan diberikan waktu selama 18 bulan untuk mencari LoA. Tentunya waktu ini sangat cukup untuk kamu bisa mencari kampus idaman yang sudah didaftarkan di aplikasi beasiswa LPDP,” tulis LPDP dalam laman resminya dikutip Jumat (17/1/2024). https://lpdp.kemenkeu.go.id/informasi/berita/mendaftar-beasiswa-lpdp-harus-pakai-loa-atau-tidak-ini-jawabnya

    Peserta yang lolos seleksi LPDP juga akan mendapat Letter of Sponsorship (LoS) yaitu surat keterangan yang menyatakan dukungan pendanaan dari LPDP. LoS dapat disertakan saat mencari LoA dan bisa menambah peluang untuk diterima di kampus idaman.

    Cara Mendapatkan LoA untuk Beasiswa LPDP

    Untuk mendapatkan LoA, beberapa universitas mewajibkan calon mahasiswa mengikuti seleksi masuk universitas terlebih dahulu. Pendaftar bisa menyiapkan beberapa berkas dokumen sebagai berikut:

    Curriculum Vitae (CV)
    Ijazah
    Transkrip nilai
    Sertifikat
    Sertifikat mahir bahasa Inggris seperti TOEFL, IELTS atau sejenisnya
    Rekomendasi dari dosen atau pemimpin perusahaan tempat bekerja
    Proposal penelitian atau karya tulis ilmiah
    Sertifikat Graduate Management Admission Tes (GMAT). Sertifikat ini adalah hasil tes kemampuan bahasa Inggris yang mencakup kemampuan analisis, matematika, hingga bahasa yang telah terkomputerisasi. Tes ini bisa menunjukkan standar bagi perkuliahan jenjang S2 dan S3.

    Demikian penjelasan LoA dalam syarat beasiswa LPDP dan cara mendapatkannya. Bagaimana detikers, siap menjadi awardee LPDP 2025?

    (nir/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Jadwal, Cara Cek, dan Tahap Lanjutannya


    Jakarta

    Seleksi beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Tahap 1 2025 menuju tahap akhir. Kini calon awardee tinggal menunggu waktu pengumuman tahap akhir yang akan berlangsung pada 19 Juni 2025 mendatang.

    Seperti yang diketahui, beasiswa LPDP dibuka dua kali setiap tahunnya. Pendaftaran LPDP Tahap 1 telah dimulai sejak 17 Januari 2025 lalu.

    Untuk resmi menjadi awardee, peserta wajib melalui berbagai seleksi. Dari administrasi, seleksi bakat skolastik, dan terakhir seleksi substansi.


    Menjadi tahap terakhir, seleksi substansi sudah mulai digelar pada 6 Mei 2025 lalu. Hasil tahap substansi juga akan menjadi hasil akhir seleksi beasiswa LPDP tahap 1 2025.

    Dikutip dari laman resmi LPDP dan arsip detikEdu, Senin (26/5/2025) berikut serba-serbi pengumuman LPDP 2025 yang perlu kamu ketahui.

    Jadwal Pengumuman LPDP 2025

    Seperti yang disebutkan, pengumuman LPDP 2025 akan berlangsung pada 19 Juni 2025 mendatang. Namun, bila melihat keseluruhan rangkaian seleksi, jadwal LPDP tahap 1 2025 adalah sebagai berikut:

    • Pendaftaran: 17 Januari 2025
    • Seleksi administrasi: 18 Februari 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 7 Maret 2025
    • Pengajuan sanggah: 8 Maret 2025
    • Pengumuman hasil sanggah: 24 Maret 2025
    • Seleksi bakat skolastik: 14 April 2025
    • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 2 Mei 2025
    • Seleksi substansi: 6 Mei 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 19 Juni 2025

    Cara Cek Pengumuman LPDP 2025

    Pengumuman LPDP tahap 1 2025 akan dilakukan melalui akun yang digunakan saat mendaftar LPDP. Tahapannya yaitu:

    1. Buka https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/index.php/site/login
    2. Masukkan email dan password yang didaftarkan sebelumnya
    3. Klik tombol “Masuk”
    4. Pengumuman LPDP Tahap 1 Tahun 2025 akan terlihat

    Peserta yang dinyatakan lolos akan melanjutkan proses pemberangkatan dan menunggu waktu perkuliahan dengan Beasiswa LPDP. Sedangkan yang belum berhasil, masih bisa mengikuti seleksi di kesempatan selanjutnya.

    Tahapan Setelah Lolos Pengumuman LPDP 2025

    Ketika dinyatakan lolos seleksi di pengumuman LPDP 2025, peserta harus segera menyiapkan Letter of Acceptance (LoA) Unconditional. LoA Unconditional adalah surat resmi dari kampus tujuan yang menyatakan bila peserta telah diterima sebagai mahasiswa tanpa syarat tambahan.

    Sehingga peserta hanya perlu melakukan daftar ulang dan mempersiapkan keberangkatan. Ada dua jalur berbeda yang akan dilalui awardee bila belum dan sudah memiliki LoA Unconditional, yakni:

    Sudah Punya LoA Unconditional

    Bila peserta sudah memiliki LoA Unconditional tahapan selanjutnya adalah:

    1. Persiapan keberangkatan

    Persiapan keberangkatan merupakan agenda pembekalan yang dikenal dengan Persiapan Keberangkatan (PK). Pengajuan PK bisa dilakukan melalui aplikasi e-Beasiswa dengan memenuhi persyaratan dokumen, seperti:

    • LoA Unconditional
    • Mengisi universitas tujuan studi dan tanggal intake.

    2. Mengajukan Suat Pernyataan (SP)

    SP adalah dokumen yang menyatakan kesediaan penerima beasiswa untuk mentaati ketentuan yang ditetapkan oleh LPDP. SP berisi dokumen yang harus disiapkan, seperti:

    • LoA Unconditional
    • Kalender Akademik
    • Silabus Pembelajaran
    • Surat Persetujuan Penundaan Studi (Defer) dari universitas bagi awardee LPDP yang melakukan penundaan studi.
    • Surat tugas belajar bagi awardee LPDP dengan status PNS/TNI/Polri atau dosen
    • Surat pernyataan bersedia mengikuti persiapan keberangkatan.

    3. Pengajuan Letter of Guarantee (LoG)

    Letter of Guarantee (LoG) adalah surat keterangan jaminan pendanaan beasiswa dari LPDP. Awardee mendapatkan LoG setelah SP diproses dan mendapat SK.

    LoG merupakan dokumen wajib yang harus diserahkan ke universitas tujuan sebelum memulai studi. Karena LoG adalah sebuah surat yang menjamin pendanaan beasiswa peserta.

    Belum Punya LoA Unconditional

    Bila peserta belum memiliki LoA Unconditional, maka mereka harus melakukan proses Pengayaan Bahasa.

    Bagi mahasiswa dengan tujuan studi di luar negeri, LPDP bisa menerbitkan Letter of Sponsorship (LoS) sebagai upaya agar mahasiswa bisa diterima di kampus tujuan. LoS bisa ditemukan di aplikasi e-Beasiswa yang tersedia untuk 3 tujuan program studi yang telah didaftarkan.

    Tapi untuk diingat, bila LoS bukanlah surat garansi final dari LPDP dengan artian berbeda dengan Letter of Guarantee (LoG). Untuk mendapatkan LoG, mahasiswa harus memiliki LoA Unconditional.

    Sedangkan untuk mahasiswa dengan tujuan studi dalam negeri, peserta langsung bisa mendaftarkan diri di seleksi universitas tujuan. Batas ‘perburuan’ LoA Unconditional adalah 18 bulan setelah dinyatakan lulus sebagai awardee LPDP.

    Itulah informasi tentang Pengumuman LPDP 2025. Semoga mendapatkan hasil terbaik ya detikers!

    (det/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Pengumuman Hasil Seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit 2025 Ditunda, Sampai Kapan?



    Jakarta

    Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan, Kementerian Agama (Kemenag) mengumumkan penundaan pengumuman hasil seleksi administrasi program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) 2025. Diketahui beberapa skema BIB sudah memasuki tahap pengumuman.

    Dalam unggahan media sosial Instagram @puspenma.kemenag_official, dijelaskan penundaan ini dikarenakan proses verifikasi dan evaluasi dokumen peserta masih berlangsung. Oleh karena itu, pengumuman mengalami keterlambatan.

    “Sehubungan dengan masih berlangsungnya proses verifikasi dan evaluasi dokumen para pendaftar, maka kami informasikan bahwa pengumuman hasil seleksi administrasi Beasiswa Indonesia Bangkit mengalami perpanjangan waktu. Kami mohon pengertian dari seluruh peserta seleksi atas keterlambatan ini,” tulis unggahan tersebut, dikutip Sabtu (14/6/2025).


    Kapan Hasil Pengumuman Akan Diinformasikan?

    Terkait waktu penundaan, panitia tidak menyebutkan hingga kapan. Peserta diminta untuk terus memantau informasi baik lewat website atau media sosial Beasiswa Indonesia Bangkit atau Kemenag.

    “Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Tahun 2025 ditunda hingga waktu yang akan diinformasikan lebih lanjut,” tulis pengumuman.

    Cara Cek Hasil Seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit 2025

    1. Buka laman https://pendaftaran-beasiswa.kemenag.go.id/login
    2. Masuk dengan email dan kata sandi yang dipakai saat pendaftaran
    3. Setelah berhasil masuk, akan muncul status kelulusan administrasi peserta

    Alur Seleksi Beasiswa Indonesia Bangkit 2025

    1. Setelah dinyatakan lulus seleksi wawancara peserta mengisi formulir permohonan Letter of Sponsorship/Surat Keterangan Dukungan Pendanaan yang tersedia pada dashboard pendaftaran. Pengajuan Letter of Sponsorship harus memperhatikan hal ini:

    – Daftar perguruan tinggi dan prodi yang diajukan sesuai dengan tujuan studi yang tertera di akun pendaftaran.
    – Tanggal awal studi memperhatikan intake/mulai studi minimal pada ketentuan tahun studi di Beasiswa Indonesia Bangkit
    – Tanggal akhir studi merupakan estimasi tanggal akhir studi dengan ketentuan maksimal S1 (48 bulan), S2 (24 bulan), S3 (48 bulan)

    2. Verifikasi ajuan dan pengajuan berkas LoS/SKDP untuk ditandatangani pejabat berwenang oleh panitia seleksi.
    3. Pengiriman Letter of Sponsorship/Surat Keterangan Dukungan Pendanaan kepada Calon Penerima Beasiswa melalui email yang didaftarkan pada akun pendaftaran.
    4. Jika peserta telah mendapatkan Letter of Acceptance / Surat Keterangan Lulus pada salah satu dari prodi dan kampus selanjutnya mengajukan permohonan Surat Pernyataan dan Surat Perjanjian Beasiswa.

    5. Penerima akan menerima Surat Pernyataan dan Surat Perjanjian Beasiswa lewat email, kemudian peserta harus menandatanganinya sebagai komitmen dan kontrak antara Manajemen Pelaksana Beasiswa Indonesia Bangkit dan calon penerima beasiswa.

    6. Mengunggah kembali seluruh dokumen yang dikirimkan (bukan hanya bagian tanda tangan)
    7. Manajemen Pelaksana Beasiswa akan melakukan verifikasi terhadap Surat Pernyataan dan Surat Perjanjian Beasiswa. Jika sesuai, maka data calon penerima beasiswa diteruskan untuk proses SK penerima beasiswa.
    8. Pengurusan SK Penerima Beasiswa melalui beberapa tahapan hingga ditandatangani oleh pejabat yang berwenang.
    9. Setelah SK penerima beasiswa ditandatangani, dilanjutkan proses penerbitan Letter of Guarantee / Surat Keterangan Jaminan Pendanaan.
    11. SK Penerima Beasiswa dan LoG akan dikirimkan kepada penerima beasiswa bersamaan dengan informasi akun pencairan keuangan yang dikirimkan melalui email yang didaftarkan pada akun pendaftaran.

    Sudah siap menerima hasil seleksi administrasinya detikers?

    (cyu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Barcelona Menang Kontroversial, Gol Ferran Torres Dipertanyakan


    Palma de Mallorca

    Kontroversial membayangi kemenangan Barcelona di markas Mallorca 3-0. Pelatih Mallorca Jogoba Arrasate mempertanyakan gol kedua Barca.

    Mallorca menjamu Barca di Stadion San Moix pada pekan pertama Liga Spanyol, Minggu (18/8) dinihari WIB. Blaugrana start kencang setelah Raphinha membuka skor hanya di menit ketujuh.

    Pada 16 menit berselang, keunggulan Barca bertambah melalui Ferran Torres. Hal yang jadi kontroversi adalah Torres mencetak gol ketika bek Mallorca Antonio Raillo tersungkur setelah bola sepakan Lamine Yamal mengenai kepalanya.


    Arrasate bersikukuh bahwa wasit Jose Luis Munuera seharusnya menghentikan permainan ketika Raillo jatuh. Pasalnya, peraturan menyatakan demikian.

    “Saya kita kita semua sudah melihatnya. Pekan lalu, mereka menjelaskan kepada kami bahwa jika ada pukulan di kepala, maka pertandingannya mesti dihentikan, dan ofisial keempat di depan saya bilang kepada wasit agar menghentikan pertandingan karena itu adalah pukulan di kepala,” kata Arrasate kepada Movistar Plus.

    “Ada peluit di mulut si wasit. Kita semua berpikir dia sudah meniup peluitnya, dan yang membuat semua orang kaget adalah dia mengesahkan golnya. Saya masih gagal paham.”

    “Dia mendatangi saya, saya berterima kasih kepada dia karena sudah mendatangi saya, dia memberi saya penjelasan, dia bilang kepada saya bahwa Raillo tidak pusing, dan ketika Anda jatuh, Anda tidak tahu apakah dia pusing atau tidak,” sungut Arrasate.

    Insiden tersebut kemudian direspons gelandang Mallorca Manu Morlanes dengan protes keras. Morlanes dikartu kuning wasit, sebelum dikartu merah karena menerima kartu kuning kedua tidak lama kemudian. Los Piratas semakin terpuruk usai Vedat Muriqi juga diusir sebelum turun minum.

    Namun, meski bermain dengan sembilan orang Mallorca toh mampu membatasi Barcelona. Tim tuan rumah baru kebobolan lagi di pengujung laga melalui aksi ciamik Lamine Yamal.

    “Kami mengeluhkan tentang kriterianya, yang saya rasa tidak sama. Hal ini membuat Anda kesal, jengkel, dan marah,” sungut Arrasate.

    (rin/pur)



    Sumber : sport.detik.com