Tag: lpdp . kemenkeu . go . id

  • H-2 LPDP Tahap 2 Tahun 2025 Ditutup, Cek Lagi Ketentuan dan Jadwalnya!


    Jakarta

    Penutupan pendaftaran beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tahap 2 tahun 2025 tinggal menghitung hari. Beasiswa bantuan pendidikan tinggi dari pemerintah Indonesia ini akan ditutup pada Kamis, 31 Juli 2025 mendatang.

    Untuk itu, masih ada kesempatan bagi calon awardee untuk menyelesaikan pendaftaran di laman https://lpdp.kemenkeu.go.id/. Sebagai informasi, untuk mendaftar beasiswa LPDP, peserta harus melalui setidaknya 13 tahapan.

    Tahapan ini dimulai dengan registrasi akun pendaftaran, login ke akun, hingga terakhir submit pendaftaran. Di pertengahan tahap, ada proses pendaftaran beasiswa yang harus dipahami dengan baik oleh calon awardee.


    Dikutip dari User Manual Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahun 2025, ketahui lagi yuk tahapan pendaftaran beasiswa LPDP selengkapnya. Cek di sini ya!

    Cara Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 2 2025

    Tahapan pendaftaran beasiswa dilakukan setelah calon awardee memiliki akun dan mengupdate informasi data diri serta keluarga. Setelahnya, tahapan yang harus dilakukan adalah:

    1. Pastikan sudah login di akun pendaftaran LPDP melalui laman https://lpdp.kemenkeu.go.id/.

    2. Pilih menu “Beasiswa” yang terletak di pojok kiri atas, kemudian klik dan pilih “Daftar Beasiswa”.

    3. Baca terlebih dahulu semua ketentuan terkait persyaratan masing-masing program beasiswa LPDP. Jika sudah yakin dan melanjutkan proses klik “OK”.

    4. Calon awardee akan diarahkan pada halaman informasi jenis-jenis beasiswa LPDP yang terdiri dari Prioritas, Afirmasi, Program Umum, dan Targeted Group yang sudah dibuka. Pilih jenis beasiswa yang sesuai dan klik tombol “Daftar”

    5. Akan muncul halaman Validasi Foto, silangkan unggah foto diri terbaru yang memenuhi kriteria. Jika sudah, checklist kotak pernyataan dan klik “Daftar Beasiswa”.

    6. Lengkapi data pada Form Daftar Beasiswa dengan informasi yang benar dan sesuai dengan keadaan calon awardee.

    7. Pada bagian pertama, pernyataan akan berbunyi: Apakah Anda seorang CPNS/PNS/TNI/Polri, jika jawaban “IYA” maka harus melengkapi informasi instansi asal lalu klik “Berikutnya”. Namun, jika jawaban “Tidak”, langsung klik “Berikutnya”.

    8. Pilih apakah calon awardee sudah memiliki LoA Unconditional dari perguruan tinggi tujuan LPDP. Jika sudah ada, dokumen harus diunggah pada aplikasi pendaftaran.

    9. Isi informasi tentang kapan akan memulai studi dengan memilih tahun dan bulan perkiraan mulai studi.

    10. Isi “Subjek” dan “Bidang Keilmuan” yang akan ditempuh, jika sudah klik “Berikutnya”.

    11. Bagi pendaftar program beasiswa Prioritas dapat memilih Negara, Universitas Tujuan, dan Program Studi yang telah bekerja sama dengan LPDP serta dapat memilih 3 negara, perguruan tinggi tujuan, dan prodi tujuan pada program beasiswa Afirmasi/Umum/Targeted. Jika sudah memiliki LoA maka pendaftar harus memilih 1 negara sesuai dengan LoA yang dimiliki.

    12. Khusus bagi pendaftar Program Beasiswa Prioritas, sistem akan menampilkan peringatan “Pernyataan Program Beasiswa Prioritas” yang perlu dipahami pendaftar.

    13. Jika sudah menyetujui pernyataan tersebut, klik kota persetujuan dan klik “Setuju”

    14. Isi form status pendidikan saat ini sesuai keadaan.

    15. Jika pada pendaftaran beasiswa calon awardee belum memiliki LoA Unconditional, maka akan tampil peringatan tambahan.

    16. Khusus program prioritas, sistem akan menampilkan Surat Pernyataan Program Prioritas yang memerlukan persetujuan.

    17. Jika sudah setuju klik “Saya Setuju” pada bagian bawah surat.

    18. Pendaftar siap melakukan tahap pendaftaran selanjutnya hingga akhir, yakni:

    • Lengkapi informasi penilaian diri.
    • Lengkapi informasi riwayat pendidikan dan pekerjaan.
    • Lengkapi informasi pengalaman organisasi.
    • Lengkapi informasi lainnya seperti pengalaman latihan dan sebagainya.
    • Unggah atau isi surat rekomendasi.
    • Validasi pekerjaan PNS bagi pendaftar berstatus CPNS/PNS/TNI/POLRI.
    • Unggah dokumen persyaratan.
    • Isi surat pernyataan dan submit pendaftaran.
    • Memeriksa status pendaftaran.
    • Tunggu pengumuman seleksi administratif.

    Ketentuan lengkap tentang cara mendaftar bisa dilihat dengan KLIK DI SINI.

    Jadwal Seleksi LPDP Tahap 2 Tahun 2025

    • Pendaftaran seleksi: 30 Juni – 31 Juli 2025
    • Seleksi administrasi: 1 Agustus – 21 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 22 Agustus 2025
    • Pengajuan sanggah: 23 – 25 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil sanggah: 8 September 2025
    • Seleksi bakat skolastik: 15 – 25 September 2025
    • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 2 Oktober 2025
    • Seleksi substansi: 7 Oktober – 19 November 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 27 November 2025
    • Periode perkuliahan dimulai: Paling cepat Bulan Januari 2026

    Masih ada 2 hari untuk menyelesaikan pendaftaran beasiswa LPDP Tahap 2 Tahun 2025. Jadi, jangan lewatkan kesempatan ini ya detikers!

    (det/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • H-6 Pendaftaran LPDP Tahap 2 Tahun 2025 Ditutup, Cek Lagi Dokumen Syaratnya!


    Jakarta

    Pendaftaran beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tahap 2 tahun 2025 segera ditutup pada 31 Juli 2025 mendatang. Setidaknya, detikers masih punya waktu 6 hari untuk menyelesaikan pendaftaran.

    Seperti yang diketahui, proses pendaftaran LPDP dilakukan secara daring melalui laman https://lpdp.kemenkeu.go.id/. Pada tahap pertama, calon awardee akan menghadapi seleksi administrasi.

    Seleksi ini akan menilai kesesuaian dokumen dengan syarat pendaftaran. Untuk kembali mengingatkanmu, berikut ini berbagai dokumen yang perlu dipenuhi pendaftar LPDP Tahap 2 Tahun 2025 dikutip dari laman resminya, Jumat (25/7/2025). Cek di sini ya!


    Dokumen Pendaftaran Beasiswa LPDP 2025

    1. Diisi Melalui Online Form

    • Biodata diri
    • Surat rekomendasi dari akademisi atau tokoh masyarakat yang diterbitkan paling lama 1 tahun di bulan yang sama dengan waktu pendaftaran beasiswa
    • Surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran saat akan melakukan submit profil diri pada formulir pendaftaran online
    • Komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia
    • Proposal penelitian (khusus doktor)
    • Publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi.

    2. Dokumen Perlu Diunggah

    • Kartu tanda penduduk (KTP).
    • Scan ijazah S1/D4/S2 (asli atau legalisir) atau surat keterangan lulus (SKL)
    • Surat pemberhentian sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi (bagi yang tidak menyelesaikan studi)
    • Scan transkrip nilai S1/D4/S2 (bukan transkrip profesi)
    • Dokumen penyetaraan ijazah dari Kemdiktisaintek/Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuan penyetaraan ijazah sesuai ketentuan
    • Dokumen konversi IPK dari Kemdiktisaintek/Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuan konversi IPK sesuai ketentuan
    • Sertifikat bahasa asing yang dipersyaratkan dan masih berlaku (asli)
    • Letter of acceptance (LoA) unconditional yang sesuai dengan ketentuan LPDP (jika ada)
    • Surat rekomendasi dari akademisi atau tokoh masyarakat
    • Surat usulan dari pejabat yang membidangi SDM untuk pendaftar PNS/TNI/POLRI sesuai ketentuan
    • Dokumen nomor induk dosen nasional (NIDN) bagi pendaftar berprofesi dosen tetap
    • Surat pernyataan promotor bagi pendaftar jenjang doktor (opsional)
    • Surat keterangan pimpinan instansi/lembaga/perusahaan bagi pendaftar jenjang doktor (opsional).

    Cara Daftar LPDP Tahap 2 Tahun 2025

    • Mendaftar secara online di https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/
    • Registrasi akun pendaftaran
    • Verifikasi akun pendaftaran di email masing-masing
    • Login ke akun menggunakan email dan password yang sudah didaftarkan sebelumnya
    • Update informasi data diri dan keluarga
    • Pendaftaran beasiswa
    • Lengkapi informasi penilaian diri
    • Lengkapi informasi riwayat pendidikan dan pekerjaan
    • Lengkapi informasi pengalaman organisasi
    • Lengkapi informasi lainnya seperti pengalaman latihan dan sebagainya
    • Unggah atau isi surat rekomendasi
    • Validasi pekerjaan PNS bagi pendaftar berstatus CPNS/PNS/TNI/POLRI
    • Unggah dokumen persyaratan
    • isi surat pernyataan dan submit pendaftaran
    • Memeriksa status pendaftaran
    • Tunggu pengumuman seleksi administratif.

    Ketentuan lengkap tentang cara mendaftar bisa dilihat dengan KLIK DI SINI.

    Jadwal Seleksi LPDP Tahap 2 Tahun 2025

    • Pendaftaran seleksi: 30 Juni – 31 Juli 2025
    • Seleksi administrasi: 1 Agustus – 21 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 22 Agustus 2025
    • Pengajuan sanggah: 23 – 25 Agustus 2025
    • Pengumuman hasil sanggah: 8 September 2025
    • Seleksi bakat skolastik: 15 – 25 September 2025
    • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 2 Oktober 2025
    • Seleksi substansi: 7 Oktober – 19 November 2025
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 27 November 2025
    • Periode perkuliahan dimulai: Paling cepat Bulan Januari 2026.

    Informasi lain bisa dilihat dengan mengunjungi laman resmi LPDP pada tautan https://lpdp.kemenkeu.go.id/. Ingat pendaftaran sebentar lagi ditutup, jadi segera selesaikan ya detikers!

    (det/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Beasiswa S1-S3 yang Masih Buka di Agustus 2025, Tujuan Dalam dan Luar Negeri



    Jakarta

    Bagi mahasiswa yang tengah kesulitan dana, beasiswa adalah salah satu penolong untuk tetap bisa melanjutkan kuliah. Pada Agustus 2025 ini, masih ada beberapa beasiswa yang bisa dicoba mahasiswa.

    Mulai beasiswa dari pemerintah, lembaga, dan perusahaan swasta. Ada yang memberikan biaya fully funded untuk uang kuliah hingga biaya hidup yang nilainya lumayan untuk kantong mahasiswa.

    Mengutip laman resmi masing-masing penyedia, berikut daftar beasiswa D3, D3, S1, S2 dan S3 yang masih buka pada Agustus 2025:


    Daftar Beasiswa S1-S3 yang Masih Buka pada Agustus 2025

    1. Beasiswa Cendekia Baznas

    Badan Zakat Nasional (Baznas) kembali menawarkan Beasiswa Cendekia Baznas (BCB) tahun 2025. Periode pendaftaran BCB dibuka hingga 12 Agustus 2025.

    Namun, untuk beasiswa kali ini hanya berlaku untuk Universitas Islam Negeri (UIN) Kiai Haji Achmad Siddiq Jember. BCB memberikan pendanaan uang kuliah tunggal (UKT) hingga Rp 4 juta per semester.

    Beasiswa ini berlaku bisa dicoba mahasiswa D4/S1 yang berkuliah di prodi science, technology, engineering and mathematics (STEM). Ada tiga kategori beasiswa yang tersedia yakni kategori prestasi, aktivis, dan disabilitas.

    Untuk informasi lengkap seputar beasiswa, detikers bisa mengaksesnya lewat laman https://sister.uinkhas.ac.id/ ya. Pendaftaran juga dapat dilakukan di link tersebut.

    2. Beasiswa LPDP-Kemenpora

    Detikers adalah atlet olahraga? Jika ingin melanjutkan S2 atau S3 dengan prestasi olahragawan bisa memanfaatkan beasiswa Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) ini.

    Tak hanya olahragawan, seorang ahli gizi, pelatih, sport scientist juga boleh mencobanya. Beasiswa dari pemerintah ini akan menanggung dana pendaftaran, dana SPP, tunjangan buku, biaya transportasi, biaya hidup bulanan, asuransi kesehatan, dan masih banyak lagi.

    Apa saja syaratnya? Syarat utama pelamar beasiswa Kemenpora-LPDP ini antara lain berusia maksimal 40 tahun (S2), 45 tahun (S3), mempunyai sertifikat kemampuan bahasa Inggris, punya prestasi juara olimpiade olahraga minimal tingkat ASEAN (bagi pemilih jalur prestasi).

    Syarat lebih lengkap bisa detikers lihat pada laman ini https://lpdp.kemenkeu.go.id/en/beasiswa/targeted/beasiswa-keolahragaan. Pendaftaran beasiswa akan ditutup pada 12 Agustus 2025.

    3. Bright Scholarship

    Jika ingin mendapat beasiswa dalam negeri dengan pembiayaan fully funded untuk UKT dan dapat asrama gratis, Bright Scholar dapat jadi pilihan yang cocok. Selain itu, awardee beasiswa akan diberikan pembinaan dari Lembaga Filantropi Islam YGM BriLian.

    Syarat yang harus dipenuhi pelamar Bright Scholarship antara lain mahasiswa D4/S1 di kampus mitra, punya pengalaman organisasi, mampu membaca Al-Qur’an, dan siap menjalani pembinaan selama di asrama.

    Pendaftaran Bright Scholarship bisa dilakukan lewat https://brilianscholarship.id/bright/pendaftaran. Jangan lupa, pendaftaran ditutup pada 10 Agustus 2025.

    4. Beasiswa Sehat

    Beasiswa Sehat diadakan oleh Kementrian Kesehatan dan Yayasan Khouw Kalbe untuk mahasiswa baru D3 Poltekkes yang ada di seluruh Indonesia. Beasiswa akan membantu mahasiswa lewat dana pendidikan maksimal Rp 10 juta per semester.

    Untuk mendaftar, mahasiswa harus menyiapkan syarat dokumen identitas diri, hingga rapor selama SMA/sederajat. Untuk bisa daftar, pelamar harus mempunyai nilai rapor kelas 10-12 minimal 80.

    Batas pendaftaran pada 8 Agustus 2025. Ayo segera lakukan pendaftaran di bit/ly/DaftarBeasiswaSEHATD3 ya.

    5. Paragon Scholarship

    Perusahaan Paragon Corp meluncurkan Paragon Scholarship Program 2025. Beasiswa ini senilai Rp 20 juta untuk bantuan dana UKT dan pengembangan diri.

    Penerima adalah mahasiswa D3/D3/S1 yang masih dalam semester 1. Syarat lainnya harus mempunyai skor UTBK SNBT minimal 640 dan rerata nilai rapor SMA/sederajat minimal 88 (untuk jalur PSP Excellence).

    Sementara untuk jalur PSP Elevate mempunyai skor UTBK SNBT minimal 550 dan rerata nilai rapor SMA/sederajat minimal 80. Pendaftaran masih terbuka sepanjang Agustus (deadline tanggal 31). Link daftar beasiswa ini yakni http://bit.ly/ApplyPSP2025.

    Sudah tahu mau daftar beasiswa yang mana? Yuk segera siapkan berkas pendaftaran sebelum ketinggalan!

    (cyu/pal)



    Sumber : www.detik.com