Tag: lpdp

  • Hanya Penerima Beasiswa LPDP dengan Ikatan Dinas yang Wajib Pulang


    Jakarta

    Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek), Satryo Soemantri Brodjonegoro mengatakan, penerima beasiswa LPDP kini diperbolehkan tetap tinggal di luar negeri kecuali yang memiliki ikatan dinas di Tanah Air. Contohnya seperti awardee dari kementerian atau lembaga.

    “Kalau yang berangkat dengan ikatan dinas, departemen misalkan sekolahkan untuk dia belajar di sana, dia harus pulang segera,” ucapnya usai rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks DPR, Jakarta, Rabu (6/11/2024).

    Berdasarkan catatan kementerian, Satryo mengatakan beberapa penerima beasiswa LPDP yang belum pulang ke Indonesia saat ini masih mencari pengalaman di luar negeri. Ia mengatakan, selama bukan pegawai dengan ikatan dinas, awardee dapat melakukan hal tersebut.


    “Nggak ada masalah selama dia bukan pegawai dari institusi yang ada di Indonesia, pemerintahan; yang sekolah ke luar untuk balik lagi, itu harus pulang. Yang nggak, nggak ada masalah,” kata Satryo.

    Penerima Beasiswa LPDP yang Boleh Tidak Pulang

    Sementara itu, penerima beasiswa LPDP yang tidak wajib pulang ke Tanah Air, menurut Satryo, adalah mereka yang tidak memiliki ikatan dinas di Indonesia.

    Dengan begitu, mereka dapat meneliti maupun bekerja di luar negeri pada lembaga dan perusahaan internasional sambil tetap membawa nama Indonesia.

    “Kalau dia di luar negeri itu berprestasi, membawa nama Indonesia dengan baik, kan juga baik ya, nggak ada masalah,” ucapnya.

    Agar dapat menetap di luar negeri, para alumni LPDP tersebut wajib mendapat izin terlebih dahulu dari Indonesia. Satryo mencontohkan, penerima beasiswa LPDP boleh tidak pulang ke Tanah Air jika mendapat izin untuk bekerja di lembaga internasional dan menjadi perwakilan RI di lembaga-lembaga berkapasitas internasional.

    “Kita beri izin selama dia memang masih membawa manfaatnya untuk Indonesia dalam berbagai cara,” imbuhnya.

    Alasan Tidak Wajibnya Awardee LPDP untuk Pulang

    Satryo mengatakan tidak wajibnya awardee LPDP pulang ke Tanah air juga merespons kurangnya lahan pekerjaan yang sesuai bagi mereka di Indonesia. Ia mengakui pemerintah sendiri kekurangan dana untuk mengatasi soal lahan kerja bagi alumni LPDP.

    “Kalau yang orang bebas (tanpa ikatan dinas), dia belajar, kemudian kalau pulang, dia mungkin belum ada pekerjaan di sini. Pemerintah nggak mungkin juga mendanai mereka kan. Ya, hanya bisa kasih beasiswa,” terangnya.

    Apa pendapatmu soal wacana penerima beasiswa LPDP tidak wajib pulang ke Tanah Air? Bagikan pandangan kamu di Point of View (PoV) detikEdu di sini!

    (twu/faz)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Soal Penerima Beasiswa LPDP Tak Wajib Pulang ke Indonesia, Mendikti: Tetap Harus Berizin


    Jakarta

    Penerima beasiswa LPDP disebut tidak lagi harus pulang ke Tanah Air usai studi, kecuali yang memiliki ikatan dinas di Indonesia. Kabar ini viral dan meraih sejumlah respons, salah satunya para warganet yang menilai rencana tersebut membuat uang pajak yang ia bayarkan seharusnya tidak untuk membiayai para awardee kuliah dan tidak kembali mengabdi di Indonesia.

    Merespons tanggapan warganet tersebut, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro mengatakan para penerima beasiswa LPDP ke depannya tetap bisa berkontribusi untuk Indonesia dengan berkarya di luar negeri.

    “Sekarang kan dilihat aja, kalau dia di luar negeri itu berprestasi, membawa nama Indonesia dengan baik kan juga baik iya kan gak ada masalah. Pasti pulang suatu hari,” ucapnya usai rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks DPR, Jakarta, Rabu (6/11/2024).


    Tetap Harus Berizin

    Satryo mengatakan penerima beasiswa LPDP yang mau menetap di luar negeri tetap harus memperoleh izin dahulu dari Indonesia.

    “Izinnya apa? Dia bekerja di lembaga internasional atau jadi perwakilan kita di lembaga-lembaga yang memang punya kemampuan internasional, itu seizin kita,” ucapnya.

    “Kita beri izin selama dia memang masih membawa manfaatnya untuk Indonesia dalam berbagai cara,” ucapnya.

    Kurang Lahan Pekerjaan

    Pemberian izin bagi penerima beasiswa LPDP untuk tidak pulang ke Tanah Air menurut Satryo juga akibat kurangnya lahan pekerjaan yang sesuai bagi mereka di Indonesia dan kekurangan dana pemerintah untuk mengatasi masalah ini sekarang.

    “Kalau yang orang bebas (tanpa ikatan dinas), dia belajar, kemudian kalau pulang, dia mungkin belum ada pekerjaan di sini. Pemerintah nggak mungkin juga mendanai mereka kan. Ya, hanya bisa kasih beasiswa,” ucapnya.

    Apa pendapatmu soal wacana penerima beasiswa LPDP tidak wajib pulang ke Tanah Air? Bagikan pandangan kamu di Point of View (PoV) detikEdu di sini!

    (twu/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Kita Lihat Optimal atau Tidak



    Jakarta

    Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) akan mengkaji ulang manfaat dana Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Beasiswa yang dimulai pada 2013 itu diketahui telah menyalurkan beasiswa kepada 45.577 orang sampai Mei lalu.

    Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie mengatakan saat ini pihaknya sedang memeriksa penggunaan danaLPDP. Temuan pemeriksaan akan dianalisis berbasis pengeluaran dan manfaat yang didapatkan atau cost-benefit analysis.

    “Alokasi dana (LPDP) itu memang perlu kita lihat kembali, apakah dana yang sekarang dipakai, misalnya bahwa kebanyakan dana dipakai untuk program magister itu apakah optimal atau tidak,” katanya dalam Antara dikutip Jumat (1/11/2024).


    Stella menekankan asas optimal adalah berkeadilan dan berkualitas dalam pengkajian ulang ini. Ia mengatakan jika hasil pengkajian ulang akan dikeluarkan sebentar lagi.

    “Sebentar lagi akan kami keluarkan temuan dan rekomendasi kami, bagaimana untuk bisa mengoptimalkan dana LPDP supaya jelas,” ujarnya.

    Kendati demikian, Stella menyebut kewenangan terhadap dana LPDP berada di bawah Kementerian Keuangan (Kemenkeu), sehingga pihaknya tidak dapat membuat kebijakan terkait optimalisasi dana LPDP. Namun, ia mengatakan pihaknya siap bekerja sama dan berkolaborasi dengan Kemenkeu dalam optimalisasi dana Beasiswa LPDP.

    “Tujuannya hanya satu, supaya kita bisa mengoptimalkan pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan,” kata Stella.

    Tentang Beasiswa LPDP

    Beasiswa LPDP adalah beasiswa yang menjadi ‘primadona’ di Indonesia. Bagaimana tidak, setiap tahunnya beasiswa tersebut menggelontorkan dana untuk ribuan mahasiswa pascasarjana.

    Menurut Direktur Utama LPDP, Andin Hadiyanto, jumlah penerima Beasiswa LPDP dari 2013 hingga akhir Mei 2024 sudah mencapai 45.577 orang.

    Pendaftar beasiswaLPDP dari tahun ke tahun juga terus meningkat. Pada tahun 2023, jumlah pendaftarLPDP tercatat sebanyak 33.337 orang. Pada pendaftaran seleksi tahap pertama tahun 2024, tercatat 20.210 orang mendaftar program beasiswa tersebut.

    BPK Juga Kaji Pengelolaan Dana LPDP

    Terkait pengelolaan keuangan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah mengeluarkan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) I Tahun 2024 untukLPDP. Dari hasil pemeriksaan itu, BPK menyimpulkan pengelolaan pendapatan, belanja, dan investasi tahun 2021-2023 padaLPDP serta instansi terkait lainnya dilaksanakan sesuai dengan kriteria.

    Namun, BPK masih menemukan masalah dalam penetapan penerima dan pemenuhan kewajiban penerima LPDP, di antaranya:

    1. Dalam proses seleksi program penerima beasiswa, terdapat perbedaan data peserta antara yang tercantum dalam SK dengan rekapitulasi peserta lulus. Terdapat inkonsistensi dalam penilaian profiling peserta dan peserta yang terindikasi tidak memenuhi batas minimal standar kelulusan

    2. Terdapat penerima beasiswa yang telah mendapatkan dana ujian tesis/disertasi/studi tetapi belum melakukan ujian tesis/disertasi atau belum menyelesaikan studinya.

    Atas permasalahan tersebut, BPK merekomendasikan Direktur Utama LPDP agar lebih cermat dalam melakukan seleksi calon peserta penerima beasiswa, meminta pertanggungjawaban atas realisasi dana ujian tesis/disertasi yang tidak didukung bukti, atau meminta pengembalian dana ke LPDP.

    “Serta melakukan monitoring dan evaluasi dan tindak lanjut atas mahasiswa yang tidak dapat menyelesaikan masa studinya sesuai ketentuan,” demikian bunyi rekomendasi dalam IHPS I Tahun 2024 BPK.

    (nir/twu)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Kemenag Buka Beasiswa Non-gelar ke Inggris Khusus Santri, Ditutup 31 Agustus


    Jakarta

    Kementerian Agama (Kemenag) bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) membuka pendaftaran program beasiswa non-gelar, Santri International Fellowship 2024 ke Coventry University, Inggris. Pendaftaran dibuka hingga 31 Agustus melalui tautan https://beasiswa.kemenag.go.id/.

    Seperti namanya, program ini bukanlah pendidikan yang menghasilkan gelar akademik. Melainkan berbentuk program pelatihan dan pertukaran gagasan antara pemuka agama lain tentang moderasi beragama dan berbagai aspeknya di Coventry University, Inggris.

    Kampus ini dipilih karena berfokus terhadap relasi antar umat beragama secara internasional. Di akhir kegiatan, peserta diharapkan bisa membuat rancangan kerja berupa kegiatan lanjutan dari program ini selama di Inggris.


    Berminat untuk mendaftar? Dikutip dari postingan Instagram Beasiswa Santri, Kamis (29/8/2024) berikut informasi syarat dan jadwal pendaftarannya.

    Syarat Pendaftaran Santri International Fellowship 2024

    Syarat Umum

    1. Warga Negara Indonesia yang menetap di Indonesia dan tidak memiliki status kewarganegaraan ganda.
    2. Pendaftaran berasal dari pesantren yang telah terdaftar di Kementerian Agama.
    3. Terdaftar sebagai santri, mahasantri, atau pengelola pondok pesantren.
    4. Bersedia menulis esai terkait dengan moderasi beragama.
    5. Memiliki kemampuan membaca dan memahami kitab kuning.
    6. Memiliki sertifikat bahasa Inggris dengan ketentuan TOEFL 450/IELTS 5.5.
    7. Memiliki wawasan dan komitmen implementasi nilai-nilai keislaman yang rahmatan lil’alamin.
    8. Memiliki wawasan dan komitmen implementasi nilai-nilai moderasi beragama, nasionalisme, patriotisme, serta integritas.
    9. Diusulkan dan mendapat izin serta rekomendasi dari pimpinan pesantren untuk melaksanakan program secara luring di Coventry University, Inggris.

    Syarat Dokumen

    1. Scan Asli Pas Foto Berwarna ukuran 3×4
    2. Scan Asli Kartu Tanda Penduduk (KTP)
    3. Scan Asli Ijazah pendidikan terakhir
    4. Scan Asli Piagam atau Sertifikat Prestasi Akademik dan/atau Non Akademik (jika ada)
    5. Scan Asli Sertifikat Bahasa Inggris TOEFL 450/IELTS 5.5.
    6. Scan Asli Surat Pengantar Pesantren ditandatangani oleh pimpinan Pesantren
    7. Scan Asli SK pengangkatan Guru/Pengasuh Pesantren (jika peserta merupakan guru/pengasuh pesantren)
    8. Scan Asli Surat Rekomendasi dari Pesantren asal ditandatangani oleh pimpinan Pesantren
    9. Scan Asli Piagam/SK Ijin Operasional Pesantren
    10. Scan Asli Surat Pernyataan Komitmen dan
    11. Integritas bermaterai Rp.10.000,- dan bertanda tangan pendaftar bersangkutan
    12. Draft Esai Moderasi Beragama.

    Komponen Pendanaan Santri International Fellowship 2024

    • Biaya program pendidikan
    • Biaya hidup selama di Inggris
    • Biaya visa
    • Biaya transportasi
    • Biaya asuransi

    Jadwal Program Santri International Fellowship 2024

    • Pendaftaran: hingga 31 Agustus 2024
    • Seleksi administrasi: 1-4 September 2024
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 5 September 2024
    • Seleksi wawancara: 11 September 2024
    • Pengumuman kelayakan mengikuti program: 13 September 2024
    • Pengurusan dokumen: 13 September – 10 Oktober 2024
    • Masa pelatihan: 12 Oktober-2 November 2024

    Informasi lebih lengkap bisa dilihat di bit.ly/bookletsif24. Selamat mendaftar!

    (det/nwy)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Tujuan, Manfaat, dan Syarat Pendaftarannya


    Jakarta

    Indonesia International Student Mobility Award atau IISMA merupakan program beasiswa pendidikan ke luar negeri dari pemerintah.

    IISMA sendiri merupakan kerja sama antara Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

    Apa Itu IISMA?

    IISMA adalah program beasiswa yang memberikan pengalaman studi di perguruan tinggi luar negeri. Ini merupakan implementasi dari Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka.


    Tujuan IISMA yaitu menjadi jalan bagi mahasiswa Indonesia, yang ingin menjelajahi peluang belajar di tingkat internasional.

    Mahasiswa yang ingin mengikuti program IISMA bisa mengambil mata kuliah sesuai dengan minatnya. Asalkan memenuhi persyaratan yang berlaku di perguruan tinggi mitra di luar negeri dan perguruan tinggi asal mahasiswa.

    Program ini dibuka pada tahun 2021 lalu. Dilansir laman Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi , bahkan di tahun 2024 ini, jumlah pendaftar IISMA mengalami peningkatan sebanyak 15.21.

    Peserta tersebut terdiri dari 12.268 mahasiswa pendaftar untuk jalur sarjana dan 2.943 mahasiswa pendaftar untuk jalur vokasi.

    Dilansir laman Kemdikbud, IISMA bisa diikuti oleh mahasiswa program sarjana dan vokasi dalam dua skema yang berbeda.

    IISMA Sarjana

    Bagi sarjana, dibuka untuk mahasiswa aktif jenjang S1 perguruan tinggi dalam negeri di bawah Kemendikbudristek. IISMA bisa diikuti untuk mahasiswa S1 yang sedang menempuh semester 4 atau 6 saat mendaftar.

    IISMA Vokasi

    IISMA vokasi dibuka untuk mahasiswa program Diploma 3 dan Diploma 4. Dengan syarat bagi Diploma 3 yang sedang menempuh semester 4 dan bagi Diploma 4 yang sedang menempuh pendidikan di semester 4 atau semester 6 di Perguruan Tinggi Penyelenggara Pendidikan Vokasi (PTPPV) di bawah naungan Kemendikbudristek.

    Bagi IISMA vokasi, mahasiswa akan mendapat paparan internasional di lingkungan akademik dan industri. Mereka juga berkesempatan untuk mendapatkan variasi program berbasis vokasi, sehingga memungkinkan mereka berkegiatan di industri yang berkolaborasi dengan perguruan tinggi mitra di luar negeri.

    Mahasiswa yang ingin mengikuti program IISMA bisa mengambil mata kuliah sesuai dengan minatnya. Asalkan memenuhi persyaratan yang berlaku di perguruan tinggi mitra di luar negeri dan perguruan tinggi asal mahasiswa.

    Berikut adalah hal-hal yang ditanggung beasiswa IISMA, meliputi:

    • Biaya pendaftaran dan pendidikan.
    • Asuransi kesehatan.
    • Biaya tunjangan hidup.
    • Biaya penerbangan.
    • Visa.

    Manfaat Beasiswa IISMA

    Program beasiswa IISMA memiliki berbagai manfaat bagi mereka yang mengikutinya. Adapun manfaat beasiswa IISMA adalah sebagai berikut.

    • Memberikan hak dan kesempatan untuk mahasiswa mengembangkan kompetensi dan pengetahuan.
    • Memberikan pengalaman studi di perguruan tinggi luar negeri.
    • Mengembangkan diri mahasiswa sesuai dengan hal yang diminati.
    • Program beasiswanya bisa disetarakan hingga 20 SKS.
    • Memperluas relasi dengan mahasiswa luar negeri.
    • Mendapatkan uang saku untuk biaya hidup selama di luar negeri.

    Syarat Pendaftaran IISMA

    Mahasiswa harus memenuhi persyaratan akademik dan dokumen untuk pendaftaran IISMA, yaitu:

    • Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3.0
    • Persyaratan Bahasa Inggris dibuktikan dengan skor TOEFL iBT (minimum 78 untuk sarjana dan 60 untuk vokasi), IELTS (minimum 6.0), Duolingo English Test (minimum 100 untuk sarjana dan 95 untuk vokasi), atau TOEIC (minimum 605 untuk vokasi).
    • Transkrip akademik selama mengikuti kegiatan perkuliahan dalam format bahasa Inggris.
    • Surat pernyataan perihal mobilitas, yakni surat pernyataan belum pernah melakukan mobilitas internasional secara fisik/luring.
    • Surat pernyataan bebas narkoba dan zat adiktif lainnya.
    • Surat pernyataan tidak pernah terlibat dalam kekerasan seksual.
    • Surat rekomendasi yang telah ditandatangani oleh Kepala Urusan Internasional atau Wakil Rektor bagian Akademik.

    Calon peserta bisa melihat daftar universitas mitra dan mata kuliah yang ditawarkan melalui situs iisma.kemdikbud.go.id. Untuk mendaftar, mahasiswa perlu mengisi borang pendaftaran beserta dokumen persyaratan di platform IISMA. Setelah itu, mengikuti seluruh rangkaian seleksi sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

    Dengan dimulainya periode pendaftaran program, calon peserta sudah bisa melakukan registrasi akun dan mengisi formulir pendaftaran.

    IISMA menjadi landasan krusial dalam rang mempersiapkan generasi muda Indonesia, untuk menghadapi revolusi industri 4.0 serta tantangan-tantangan global.

    (khq/fds)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap 2 2024 Dibuka, Cek Sekarang Juga!


    Jakarta

    Pendaftaran beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan tahap II tahun 2024 resmi dibuka hari ini, Rabu (19/6/2024) secara daring melalui tautan https://lpdp.kemenkeu.go.id/. LPDP adalah beasiswa yang diberikan pemerintah Indonesia untuk melanjutkan studi magister (S2) atau doktoral (S3) di kampus dalam maupun luar negeri.

    Pendaftar beasiswa LPDP tidak diharuskan mendapat Letter of Acceptance (LoA) Unconditional atau surat pernyataan diterima tanpa syarat oleh kampus tujuan. Karena pemerintah memberikan waktu 18 bulan untuk mencari LoA ketika nantinya peserta dinyatakan sebagai penerima beasiswa LPDP.

    Namun, peserta dengan LoA Unconditional memiliki keuntungan lebih. Mereka dapat melewatkan tahap seleksi bakat skolastik.


    Sama seperti dengan pendaftaran tahap pertama, setidaknya ada tiga kategori beasiswa yang dibuka LPDP. Ketiganya yakni beasiswa umum, beasiswa afirmatif, dan beasiswa yang ditargetkan.

    Lalu bagaimana cara mendaftar beasiswa LPDP Tahap 2 2024? Berikut informasi selengkapnya dikutip dari laman resmi LPDP, Rabu (19/6/2024).

    Cara Daftar Beasiswa LPDP Tahap 2 2024

    Berikut langkah-langkah untuk mendaftar beasiswa LPDP 2024:

    1. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui website Pendaftaran Beasiswa LPDP pada tautan https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/.

    2. Lengkapi dan unggah semua dokumen persyaratan pada aplikasi pendaftaran. Dokumen yang dibutuhkan yakni:

    • Biodata Diri (Online Form)
    • Kartu Tanda Penduduk (KTP) (Unggah)
    • Scan Ijazah S1/S2 (Asli atau Legalisir) atau SKL (Surat Keterangan Lulus).
    • Surat pemberhentian sebagai mahasiswa dari Perguruan Tinggi bagi yang tidak menyelesaikan studi. (Unggah)
    • Scan Transkrip Nilai S1/S2 (bukan Transkrip Profesi) (Unggah)
    • Dokumen penyetaraan ijazah dari Kemendikbudristek/ Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuan penyetaraan ijazah dan konversi IPK (Unggah)
    • Dokumen konversi IPK dari Kemendikbudristek/ Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuan konversi IPK (Unggah)
    • Sertifikat Bahasa Asing yang dipersyaratkan dan Masih Berlaku (Asli) (Unggah)
    • Letter of Acceptance (LoA) Unconditional yang masih berlaku dan sesuai dengan Perguruan Tinggi serta Program studi yang dipilih (Unggah)
    • Surat Rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi (dapat memilih online form atau unggah)
    • Surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran saat akan melakukan submit (poin-poin terlampir) (Online Form)
    • Surat usulan dari pejabat yang membidangi SDM untuk pendaftar PNS/TNI/POLRI sesuai ketentuan (Unggah)
    • Komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia (Online Form)
    • Proposal Penelitian 1500-2000 kata (khusus Doktor) (Online Form)
    • Publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi (Online Form)

    3. Pastikan dokumen pendukung juga dilengkapi seperti Surat Rekomendasi, Sertifikat, atau dokumen lain yang sesuai dengan peraturan LPDP.

    4. Bila sudah, klik kirim aplikasi pendaftaran untuk mendapat kode registrasi pendaftaran.

    Jenis Beasiswa LPDP Tahap 2 2024

    1. Beasiswa Umum

    • Beasiswa Reguler
    • Beasiswa Universitas Top Dunia
    • Beasiswa Parsial

    2. Beasiswa Afirmasi

    • Beasiswa Disabilitas
    • Beasiswa Pemuda Papua
    • Beasiswa Afirmasi
    • Beasiswa Pra-Sejahtera

    3. Beasiswa yang Ditargetkan

    • PNS, TNI, dan POLRI Scholarships
    • Beasiswa Kewirausahaan
    • Beasiswa Pendidikan Kader Ulama
    • Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis
    • Beasiswa Doktor Bakat Riset dan Inovasi Nasional
    • Beasiswa Prioritas LPDP – Program MBA NTU
    • Beasiswa Prioritas LPDP – Program Doktor NTU
    • Beasiswa Prioritas LPDP – Program Magister Kampus Perancis
    • Beasiswa Prioritas LPDP – Program Doktor UC Davis
    • Beasiswa Prioritas LPDP – Program Doktor UNSW
    • Diktiristek-LPDP-OKP Priority Scholarship for Masters Program
    • Beasiswa Prioritas LPDP – Program Magister Kewirausahaan NUS

    Jadwal Penting Beasiswa LPDP Tahap 2 2024

    1. Pendaftaran: 19 Juni 2024
    2. Seleksi administrasi: 22 Juli 2024
    3. Pengumuman hasil seleksi administrasi: 9 Agustus 2024
    4. Masa sanggah hasil seleksi administrasi: 10 Agustus 2024
    5. Pemrosesan sanggah hasil seleksi administrasi: 12 Agustus 2024
    6. Pengumuman hasil sanggah seleksi administrasi: 21 Agustus 2024
    7. Seleksi bakat skolastik: 27 Agustus 2024
    8. Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 5 September 2024
    9. Seleksi substansi: 10 September 2024
    10. Pengumuman hasil seleksi substansi: 7 November 2024

    (det/det)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden
  • 5 Beasiswa dari Pemerintah yang Bisa Kamu Coba, Buat Siswa-Pekerja


    Jakarta

    Beasiswa bisa jadi pilihan untuk kamu yang ingin menempuh pendidikan tanpa memikirkan biaya. Untungnya, berbagai lembaga pemerintah menyediakan beasiswa yang bisa kamu ikuti.

    Beasiswa dari pemerintah pusat ini membuka berbagai jenis program. Ada yang ditujukan untuk sekolah SMP/SMA, studi S1, pascasarjana, hingga riset.

    Tak hanya biaya pendidikan, beasiswa juga menyediakan tunjangan hidup hingga transportasi. Penasaran apa saja beasiswa dari pemerintah yang bisa kamu coba? Cek berikut ini.


    5 Beasiswa dari Pemerintah yang Bisa Kamu Coba

    1. LPDP

    LPDP atau Lembaga Pengelola Dana Pendidikan merupakan lembaga yang berada di bawah naungan Kementerian Keuangan. LPDP juga membuka beasiswa yang kerap kali menjadi incaran pelajar Indonesia.

    Dibuka dalam dua tahap setiap tahunnya, LPDP membuka beasiswa reguler, beasiswa khusus PNS, TNI, dan POLRI, beasiswa khusus penyandang disabilitas, dan beasiswa afirmasi.

    Beasiswa khusus studi pascasarjana ini akan memberikan biaya pendidikan secara penuh plus biaya tunjangan hidup. Jika kamu ingin menempuh studi ke luar negeri, maka selesai studi kamu wajib mengabdi kembali ke Tanah Air.

    Informasi mengenai beasiswa LPDP bisa kamu cek di https://lpdp.kemenkeu.go.id/

    2. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek)

    Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) juga membuka beragam beasiswa. Ada empat beasiswa yang dibuka oleh kementerian ini, yaitu:

    Beasiswa Unggulan

    Beasiswa Unggulan merupakan beasiswa yang ditujukan bagi pelajar berprestasi atau pegawai Kemendikbud untuk menempuh pendidikan tinggi jenjang S1, S2, dan S3. Informasi lebih lanjut tentang beasiswa ini bisa kamu cek melalui https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id/

    KIP Kuliah

    Kartu Indonesia Pintar Kuliah atau KIP Kuliah merupakan beasiswa yang ditujukan bagi siswa berprestasi dan berasal dari keluarga ekonomi kurang mampu untuk menempuh pendidikan S1. Penerima KIP Kuliah harus termasuk dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) dan memenuhi syarat yang tertera pada https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/

    Beasiswa Pendidikan Indonesia

    Beasiswa Pendidikan Indonesia diluncurkan pada 2021 untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia. Beasiswa ini dibuka bagi pelajar berprestasi, guru, hingga pelaku budaya. Cek pendaftaran Beasiswa Pendidikan Indonesia melalui laman https://beasiswa.kemdikbud.go.id/

    Beasiswa Indonesia Maju

    Beasiswa Indonesia Maju (BIM) diluncurkan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) untuk menyiapkan dan memberikan pembiayaan bagi pelajar berprestasi. BIM membuka program beasiswa persiapan bagi pelajar kelas XI dan beasiswa studi S1 dan S2. Informasi lebih lanjut mengenai BIM bisa cek di https://bim-pusatprestasinasional.kemdikbud.go.id/

    3. Kementerian Agama (Kemenag)

    Kementerian Agama (Kemenag) membuka peluang lebar bagi alumni pesantren, lulusan perguruan tinggi Islam, dan tenaga kependidikan Pendidikan Agama Islam untuk melanjutkan studi. Beasiswa yang ditawarkan oleh Kemenag adalah Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB).

    BIB adalah beasiswa kolaborasi antara Kemenag dengan LPDP dengan cakupan beasiswa jenjang S1, S2, S3, dan studi non gelar. Jika tertarik mendaftar, cek informasi tentang BIB pada https://beasiswa.kemenag.go.id/

    4. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo)

    Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menawarkan dua beasiswa yang bisa diikuti oleh pelajar maupun masyarakat umum. Beasiswa tersebut ialah Digital Talent Scholarship dan Beasiswa Kominfo.

    Digital Talent Scholarship

    Digital Talent Scholarship merupakan beasiswa pelatihan di bidang informasi dan teknologi yang telah dirilis Kominfo sejak 2018. Beasiswa ini dibuka untuk pelajar, mahasiswa, dan pekerja. Informasi mengenai Digital Talent Scholarship bisa dicek dalam https://digitalent.kominfo.go.id/

    Beasiswa Kominfo

    Beasiswa Kominfo menawarkan beasiswa mengembangkan kualitas dan kapasitas sumber daya manusia bidang komunikasi dan informatika melalui pendidikan formal jenjang S2 baik dalam maupun luar negeri. Program ini terbuka luas bagi PNS, anggota TNI/POLRI, dan masyarakat umum yang telah bekerja. Pendaftaran Beasiswa Kominfo bisa dicek melalui https://beasiswa.kominfo.go.id/

    5. Badan Riset dan Inovasi Nasional BRIN)

    Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membuka Beasiswa Doktor Talenta Riset bekerja sama dengan LPDP. Beasiswa ini dibuka untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam riset nasional di bidang keanekaragaman hayati, nuklir, penerbangan dan antariksa, serta maritim.

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Doktor Talent Riset bisa dicek melalui https://lpdp.kemenkeu.go.id/beasiswa/targeted/beasiswa-doktor-talenta-riset-dan-inovasi-nasional-tahun-2024

    Itu dia lima beasiswa dari pemerintah yang bisa kamu coba. Tertarik mendaftar, detikers?

    (nir/faz)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / aaron burden
  • Kapan Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit Kemenag 2024 Dibuka? Ini Infonya



    Jakarta

    Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Kementerian Agama (Kemenag) 2024 menjadi salah satu beasiswa incaran mahasiswa Indonesia. Namun, kapan pendaftarannya akan dibuka?

    BIB Kemenag 2024 adalah bantuan dana pendidikan melalui program gelar ataupun non-gelar hasil kerjasama antara Kemenag dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Program gelar yang tersedia terbuka untuk pendaftaran jenjang S1, S2, dan S3 di perguruan tinggi dalam maupun luar negeri.

    Bila melihat seleksi tahun sebelumnya, pendaftaran BIB 2024 seharusnya sudah dibuka sejak bulan Juni-Juli. Namun melalui media sosial Instagram resminya, Tim BIB menjelaskan di tahun 2024 seleksi belum digelar hingga saat ini.


    “Saat ini Beasiswa Indonesia Bangkit belum membuka pendaftaran untuk tahun 2024. Informasi terkait pendaftaran akan disampaikan melalui website dan Instagram official,” kata tim BIB dalam keterangan tertulis.

    Meskipun belum membuka pendaftaran, calon awardee tetap bisa mempersiapkan diri lo. Berikut ini informasi yang bisa kamu ketahui tentang BIB Kemenag RI dikutip dari Pedoman Pendaftaran BIB Program Beasiswa Gelar Tahun 2023, Senin (8/7/2024).

    Jenis Beasiswa Gelar BIB Kemenag RI

    BIB terbagi dalam tiga jenis beasiswa gelar, yakni:

    1. Beasiswa Umum

    • S1: Beasiswa Umum S1 dalam negeri
    • S2: Beasiswa Umum S2 dalam negeri dan luar negeri
    • S3: Beasiswa umum S3 dalam negeri dan luar negeri

    2. Beasiswa Prestasi

    • S1: Beasiswa Prestasi S1 dalam negeri dan luar negeri
    • S2: Beasiswa double degree S2 luar negeri

    3. Beasiswa Target

    • S1: Beasiswa tahfidz S1 dalam negeri dan Beasiswa S1 PJJ-PAI

    Syarat Pendaftaran BIB Kemenag RI

    1. Warga Negara Indonesia (WNI) yang memenuhi ketentuan persyaratan pada masing-masing program terutama:

    • Alumni pesantren
    • Lulusan perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI)/Ma’had Aly/program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB)
    • Alumni perguruan tinggi umum (PTU)
    • Guru dan tenaga kependidikan pada pendidikan agama Islam
    • Pendidik dan tenaga kependidikan madrasah
    • Dosen pada perguruan tinggi keagamaan dan ma’had aly
    • Dosen pendidikan agama Islam
    • Pegawai kementerian agama

    2. Kriteria pendaftar beasiswa degree untuk jenjang S1 antara lain:

    • Siswa madrasah aliyah (MA)
    • Siswa madrasah aliyah kejuruan (MAK)
    • Siswa pendidikan diniyah formal/pendidikan mu’adalah/pendidikan kesetaraan pada pesantren salafiyah/SMA/SMK pada pondok pesantren dan sederajat.
    • Jenjang S1 bisa mengikuti program: Beasiswa Umum S1 dalam negeri, Beasiswa Prestasi S1 dalam dan luar negeri, Beasiswa Target Tahfidz S1 dalam negeri dan Beasiswa Target S1 PJJ-PAI.

    3. Kriteria pendaftar beasiswa degree untuk jenjang S2 antara lain:

    • Lulusan PTKI
    • Lulusan Ma’had Aly
    • Lulusan PBSB
    • Lulusan PTU
    • Pendidik dan Tenaga Kependidikan Madrasah/Pendidikan Pesantren
    • Guru PAI dan Pengawas PAI pada sekolah
    • Pegawai di Kementerian Agama
    • Jenjang S2 bisa mengikuti program: Beasiswa Umum S2 dalam dan luar negeri dan Beasiswa Prestasi Double Degree S2 dalam dan luar negeri.

    4. Kriteria pendaftar beasiswa degree untuk jenjang S3 antara lain:

    • Dosen perguruan tinggi keagamaan
    • Dosen PAI pada perguruan tinggi umum
    • Lulusan PTKI
    • Lulusan PTU
    • Jenjang S3 bisa mengikuti program: Beasiswa Umum S3 dalam dan luar negeri.

    Jalur Pendaftaran BIB Kemenag RI

    Seleksi Beasiswa Gelar BIB terdiri dari tiga jalur yakni:

    1. Jalur LoA (Letter of Acceptance/Admission unconditional)

    Ditujukan bagi pendaftar yang telah memiliki LoA unconditional atau surat penerimaan tanpa syarat dari perguruan tinggi tujuan.

    2. Jalur Kemitraan (Partnership/Collaborative Program)

    Pendaftar dapat memiliki program studi pada perguruan tinggi kemitraan yang ditetapkan oleh Kemenag. Jika dinyatakan lulus seleksi sebagai calon penerima beasiswa, peserta akan mendapatkan LoA/diterima di perguruan tinggi yang sudah ditetapkan.

    3. Jalur Reguler

    Ditujukan bagi pendaftar yang belum memiliki LoA. Pendaftar bisa memiliki maksimal 3 program studi pada perguruan tinggi tujuan. Ketika lolos seleksi beasiswa, pendaftar diberikan batas waktu untuk mendapatkan LoA.

    Komponen BIB Kemenag RI

    1. Biaya Pendidikan

    • Biaya pendaftaran
    • Biaya SPP (Tuition Fee)
    • Bantuan penelitian skripsi/tesis/disertasi
    • Bantuan seminar internasional (S2/S3)
    • Bantuan publikasi jurnal internasional (S2/S3)

    2. Biaya Pendukung

    • Transportasi
    • Asuransi kesehatan
    • Biaya hidup bulanan (Living Cost)
    • Settlement allowance
    • Family allowance (S3)
    • Biaya aplikasi visa/residence permit (LN)
    • Dana darurat

    3. Biaya Tambahan (Disabilitas)

    • Biaya transportasi pendamping
    • Biaya asuransi kesehatan pendamping
    • Biaya pendukung lainnya yang disetujui

    4. Biaya Peningkatan Kemampuan Bahasa (Afirmasi)

    • Biaya program
    • Biaya hidup bulanan
    • Biaya transportasi

    Itulah informasi tentang BIB Kemenag RI 2024. Semoga pendaftarannya segera dibuka ya detikers!

    (det/nah)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • 4 Tips Sukses Hadapi Seleksi Bakat Skolastik LPDP, Sudah Coba Belum?



    Jakarta

    Seleksi Bakat Skolastik LPDP Tahap 1 sedang berlangsung dari 18-22 Maret 2024. Bagi peserta yang akan menghadapi tes ini, penting untuk memahami beberapa hal agar bisa lolos.

    Perlu diketahui, seleksi bakat skolastik merupakan cara dalam mengukur kemampuan kognitif seseorang yang dilandasi pemahaman intelegensi. Tes ini penting untuk mengetahui kemampuan nalar peserta secara numerik maupun verbal.

    Pada tahun ini, seleksi bakat skolastik dibedakan menjadi dua jenis tes yakni Tes Bakat Skolastik (TBS) dan Tes Kepribadian (SJT). Kedua tes ini akan dikerjakan peserta dalam waktu 135 menit.


    Mengutip unggahan Instagram @lpdp_ri, berikut rincian jenis seleksi bakat skolastik dan tips sukses menghadapinya:

    Jenis Seleksi Bakat Skolastik LPDP 2024

    1. Tes Bakat Skolastik (TBS)

    • Penalaran verbal: 23 soal, 30 menit
    • Penalaran kuantitatif: 25 soal, 40 menit
    • Pemecahan masalah: 12 soal, 20 menit

    2. Tes Kepribadian (SJT) : 40 soal, 45 menit

    Tips Sukses Hadapi Seleksi Bakat Skolastik LPDP

    1. Melakukan Persiapan Sebelum Hari Tes

    Banyak hal yang bisa dipersiapkan sebelum peserta mengikuti tes. Misalnya belajar dengan sungguh materi-materi yang akan muncul selama tes.

    Selain itu, peserta harus sudah memastikan ketersediaan laptop hingga jaringan internet. Untuk menghindari kendala teknis selama tes, peserta bisa menyiapkan laptop cadangan dan mencari posisi mana saja yang dekat dengan sumber listrik.

    2. Mengelola Waktu dengan Baik

    Dalam waktu 135 menit, peserta harus bisa mengerjakan sebanyak 100 soal. Artinya satu soal harus dijawab kurang lebih dalam waktu 1 menit. Hal ini bisa disiasati dengan berlatih mengelola waktu dengan baik.

    Tips yang bisa dicoba jika bertemu soal yang sulit adalah tidak berkutat dengan soal tersebut. Peserta bisa beranjak ke soal berikutnya atau soal yang lebih mudah terlebih dahulu.

    Dalam menjawab soal kuantitatif, peserta bisa sekali baca langsung jawab agar tidak membuang banyak waktu.

    3. Mengerjakan Soal Termudah

    Hal ini berkaitan juga dengan pengelolaan waktu. Peserta dapat menjawab soal-soal yang dianggap mudah dan mengakhirkan soal yang terlihat sulit.

    Teknik yang bisa diterapkan untuk mempercepat menjawab soal adalah skimming atau membaca cepat. Peserta bisa membaca pertanyaan terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan membaca kalimat penjelas.

    4. Baca Buku Paduan

    Buku panduan beasiswa LPDP 2024 menjadi bahan bacaan wajib bagi pejuang LPDP. Dalam buku ini dijelaskan secara lengkap tata cara pendaftaran, jadwal seleksi, dan penjelasan lainnya terkait beasiswa LPDP.

    Peserta dapat melihatnya di https://lpdp.kemenkeu.go.id/storage/beasiswa/kebijakan-umum/file/public_policy_file_1704894171.pdf atau https://lpdp.kemenkeu.go.id/storage/beasiswa/kebijakan-umum/file/public_policy_file_1705637242.pdf

    Itulah beberapa tips sukses menghadapi seleksi bakat skolastik LPDP 2024 tahap 1. Bagaimana, detikers sudah siap mengikuti tes?

    (cyu/twu)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey
  • Mantap! Perempuan Dominasi Awardee LPDP Sejak 2013, Sampai 24 Ribu Orang



    Jakarta

    Hari Perempuan Internasional atau International Women’s Day kembali dirayakan pada 8 Maret 2024. Memperingati IWD, LPDP merilis data awardee LPDP sejak 2013. Bagaimana hasilnya?

    Hari Perempuan Internasional lahir dari aksi unjuk rasa para perempuan yang memperjuangkan hak-hak mereka pada 8 Maret 1909 di New York. Aksi tersebut memicu gerakan serupa di berbagai belahan dunia dengan mengusung tema kesetaraan dan tuntutan hak-hak perempuan yang lebih luas, tak terkecuali hak untuk mengenyam pendidikan.

    Sementara Beasiswa LPDP merupakan beasiswa di bawah Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kemenkeu untuk berkuliah pascasarjana baik di dalam maupun luar negeri. Dibuka sejak 2013, beasiswa ini telah menarik ribuan peminat.


    Beasiswa ini mencakup biaya pendidikan hingga tunjangan hidup. Dari ribuan pendaftar yang tersebar di Indonesia, ternyata penerima atau awardee LPDP terbanyak adalah perempuan.

    Awardee LPDP Paling Banyak Adalah Perempuan

    Menurut data dalam laman resmi LPDP, demografi awardee beasiswa LPDP didominasi oleh perempuan. Adapun jumlah perempuan yang lolos seleksi terus mengalami peningkatan.

    Di tahun pertama pembukaan pada 2013, ada 29 perempuan yang lolos seleksi. Sementara terbaru pada tahun 2023, berjumlah 5.665 perempuan. Total jumlah awardee perempuan LPDP hingga 2023 sudah mencapai 24.370 orang, berbanding dengan 21.130 awardee laki-laki.

    Paling Banyak Pilih Magister

    Total jenjang studi yang dipilih perempuan adalah Doktor sebanyak 4.755, Magister 18.357, dan Spesialis 1.258 orang. Sementara untuk program beasiswa LPDP yang dipilih adalah Umum sebanyak 11.741 orang, Targeted 6.344 orang, dan Afirmasi 6.285.

    Sejauh ini, negara tujuan terfavorit yang diambil para awardee perempuan adalah Inggris, Australia, Amerika Serikat, Belanda, Jepang, Swedia, Jerman, Selandia Baru, dan Singapura.

    Minat menjadi salah satu srikandi awardee LPDP 2024? Berikut jadwal pendaftaran LPDP 2024 yang bisa kamu ikuti.

    Jadwal Pendaftaran Beasiswa LPDP 2024

    Tahap 1

    Pendaftaran: 11 Januari-12 Februari 2024

    Seleksi administrasi: 15-28 Februari 2024

    Pengumuman hasil seleksi administrasi: 1 Maret 2024

    Pengajuan sanggah: 2-3 Maret 2023

    Pengumuman hasil sanggah: 14 Maret 2024

    Seleksi bakat skolastik: 18-22 Maret 2024

    Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 27 Maret 2024

    Seleksi substansi: 2 April-31 Mei 2024

    Pengumuman hasil seleksi substansi: 10 Juni 2024

    Periode perkuliahan paling cepat: Juli 2024.

    Tahap 2

    Pendaftaran: 19 Juni 2024

    Seleksi administrasi: 22 Juli 2024

    Pengumuman hasil seleksi administrasi: 9 Agustus 2024

    Masa sanggah hasil seleksi administrasi: 10 Agustus 2024

    Pemrosesan sanggah hasil seleksi administrasi: 12 Agustus 2024

    Pengumuman hasil sanggah seleksi administrasi: 21 Agustus 2024

    Seleksi bakat skolastik: 27 Agustus 2024

    Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 5 September 2024

    Seleksi substansi: 10 September 2024

    Pengumuman hasil seleksi substansi: 7 November 2024

    Itulah rincian awardee LPDP perempuan dari tahun ke tahun. Tetap semangat menuntut ilmu untuk para Kartini masa depan.

    (nir/pal)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / alexander grey