Tag: lpdp

  • LPDP Buka Beasiswa S2-S3 di Korsel Bidang Digital hingga Bioteknologi, Tertarik?


    Jakarta

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) RI bekerja sama dengan University of Science & Technology (UST) Korea Selatan membuka beasiswa jenjang S2 dan S3 bidang digital, energi terbarukan, ekonomi biru, dan bioteknologi.

    Kesempatan ini dibuka untuk para WNI umum, CPNS, PNS, TNI atau Polri. Seleksi beasiswa terdiri dari seleksi administrasi dan substansi. Peserta wajib mendaftar juga di portal UST sesuai dengan jadwal dan ketentuan kampus.

    Ketentuan Beasiswa

    • Memperoleh rekomendasi dari akademisi atau tokoh masyarakat
    • Wajib melampirkan surat usulan mengikuti program beasiswa, minimal dari pejabat tingkat eselon II yang membidangi pembinaan atau pengembangan SDM di kementerian/lembaga/pemerintah daerah (CPNS/PNS), Mabes Polri, Mabes TNI/TNI AD/TNI AL/TNI AU.
    • Wajib kembali dan berkontribusi di Indonesia selama 2 kali masa studi ditambah satu tahun (2n+1) secara berturut-turut
    • Melakukan magang/studi lanjutan dengan persetujuan dari LPDP
    • Pendaftar yang sudah lulus seleksi substansi LPDP selanjutnya akan mengikuti proses memperoleh LoA Unconditional dari UST.
    • Pelamar magister berusia maksimal 35 tahun (umum), 37 tahun (CPNS/PNS), 42 (fungsional medis/paramedis/peneliti/perekayasa/pendidik), 40 tahun (TNI/Polri).
    • Pelamar doktor berusia maksimal 40 tahun (umum), 42 tahun (CPNS/PNS), 47 tahun (fungsional medis/paramedis/peneliti/perekayasa/pendidik), 45 tahun (TNI/Polri).
    • IPK minimal 3,0 dari skala 4,0 untuk pelamar magister.
    • IPK minimal 3,25 dari skala 4,0 untuk pelamar doktor.
    • Memiliki sertifikat TOEFL iBT: 79 atau IELTS: 6

    Jadwal Seleksi

    • Pendaftaran: 17 April-6 Mei 2024
    • Seleksi administrasi: 7-8 Mei 2024
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 13 Mei 2024
    • Masa sanggah: 14 Mei 2024
    • Pengumuman hasil sanggah: 16 Mei 2024
    • Seleksi substansi: 20 Mei 2024
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 27 Mei 2024
    • Penyampaian LoA unconditional: maksimal 1 Juli 2024
    • Mulai kuliah: 1 September 2024.

    (nah/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa LPDP 2024 di Cina Dibuka, Ada Ikatan Kerja



    Jakarta

    Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) membuka beasiswa LPDP 2024 Targeted untuk kuliah di Cina. Calon mahasiswa bisa mendaftar ke Northeastern University (NEU) dan Central South University (CSU) Cina.

    Dikutip dari laman resminya, beasiswa LPDP 2024 di NEU dibuka pada jenjang S2 di bidang metalurgi. Calon mahasiswa yang dapat mendaftar yakni lulusan S1 metalurgi, kimia, pemrosesan mineral, teknik mesin, teknik elektro, geologi, dan bidang yang relevan lainnya.

    Sedangkan beasiswa LPDP 2024 di CSU dibuka di bidang metalurgi dan ilmu material. Calon mahasiswa yang dapat mendaftar yakni lulusan S1 kimia, teknik kimia, fisika, ilmu material, teknik material, metalurgi, teknik pertambangan, teknik mesin, teknik industri, teknik produksi, teknik manufaktur, dan teknik geologi, serta bidang relevan lainnya.


    Penerima beasiswa LPDP di NEU dan CSU dapat berkuliah S2 maksimal 3 tahun di Cina. Khusus lulusan NEU nantinya akan menjalani ikatan kerja di ZHC Co Ltd di Indonesia selama 2 tahun.

    Beasiswa LPDP 2024 di NEU didanai oleh Kementeria Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Kemenkomarves), LPDP, NEU, dan Zhejiang Huayou Cobalt Co Ltd.

    Dikutip dari LinkedIn resminya, ZHC Co Ltd atau Huayou bergerak di bidang riset, pengembangan, dan manufaktur material baterai Li-ion energi baru dan pengembangan materi kobalt.

    Huayou juga memiliki unit-unit bisnis Pengembangan Sumber Daya, Manufaktur Material Baru, Manufaktur Energi Baru, dan Daur Ulang. Unit-unit ini membuat ekosistem industri terintegrasi untuk baterai litium energi baru, mengembangkan mineral nikel dan kobalt, pemurnian, pemrosesan material katoda baterai Li-ion, serta penggunaan ulang dan daur ulang.

    Sementara itu, beasiswa LPDP 2024 di CSU didanai oleh Kemenkomarves, LPDP, CSU, dan GEM Co Ltd. Adapun GEM Co Ltd bergerak di industri daur ulang.

    Salah satu operasinya yaitu remanufaktur material baku baterai seperti nikel, kobalt, mangan, tembaga, aluminium, besi, dan litium dari sampah baterai, plat tembaga katoda, batangan emas dan perak, spons paladium, dan rhodium.

    Komponen Beasiswa LPDP Targeted 2024 di CSU dan NEU

    • Dana SPP (tuition fee)
    • Dana tunjangan buku
    • Dana penelitian tesis
    • Dana seminar Iiternasional
    • Dana penelitian tesis
    • Dana seminar internasional
    • Dana publikasi jurnal internasional
    • Dana pendukung
    • Dana hidup bulanan
    • Dana asuransi kesehatan
    • Dana transportasi
    • Dana keadaaan darurat (jika diperlukan)
    • Dana kedatangan
    • Dana aplikasi visa/permohonan izin tinggal
    • Ikatan kerja ZHC Co Ltd di Indonesia selama 2 tahun khusus bagi penerima beasiswa di NEU terpilih

    Pendaftaran Beasiswa LPDP 2024 di Cina pada kampus NEU dan CSU dibuka mulai 17 April-17 Mei 2024. Bagi peminat kampus NEU, simak informasi lebih lanjut DI SINI.

    Bagi peminat Beasiswa LPDP 2024 di CSU, bisa klik DI SINI. Semoga bermanfaat, detikers.

    (twu/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Beasiswa Pascasarjana LPDP di Telkom University, Ini Syarat Daftarnya



    Jakarta

    Telkom University menawarkan Beasiswa LPDP Pascasarjana bagi calon mahasiswa S2. Pendaftaran akan dibuka mulai 19 Juni 2024 mendatang.

    Ada tiga pilihan jurusan pada program Beasiswa Pascasarjana LPDP ini yakni magister teknik elektro (MTE), magister informatika (MIF), dan magister manajemen (MM). Untuk mendapatkan beasiswa, calon mahasiswa harus mengikuti serangkaian tahap seleksi.

    Tahap seleksi yang wajib diikuti antara lain seleksi administrasi, seleksi bakat skolastik, dan seleksi substansi. Tak hanya itu, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi sebelum mendaftar. Apa saja? Berikut informasinya:


    Persyaratan Daftar Beasiswa LPDP Telkom University 2024

    • Warga Negara Indonesia (WNI).
    • Usia maksimal 35 tahun.
    • Lulusan program S1.
    • Mempunyai surat rekomendasi minimal dua dari pihak perusahaan atau akademisi.
    • Menyetujui surat pernyataan-pernyataan yang ada pada formulir aplikasi beasiswa.
    • Menulis profil diri juga riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan (tidak lulus) pada aplikasi pendaftaran.
    • Mengisi riwayat publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi (jika ada).
    • Bagi lulusan perguruan tinggi luar negeri harus mempunyai ijazah penyetaraan dan konversi IPK dari Kemendikbudristek.

    Syarat Mendapatkan LoA Conditional Telkom University

    • Mempunyai ijazah S1.
    • Mempunyai transkrip nilai S1.
    • Mempunyai sertifikat TPA Bappenas/TKA Unpad/TPDA PLTI dengan skor minimal 450.
    • Mempunyai sertifikat TOEFL dengan skor minimal 450.
    • Mempunyai surat rekomendasi minimal dua dari pihak perusahaan atau akademisi.
    • Membuat proposal rencana tesis maksimal 1000 kata.
    • Mengunggah semua berkas persyaratan di laman smb/telkomuniversity.ac.id/daftar-toefl/ dan smb.telkomuniversity.ac.id/daftar-tpa/
    • Mengikuti wawancara.
    • Mengikuti tes potensi keahlian (TPK).

    Jadwal Seleksi Beasiswa LPDP Telkom University 2024

    1. Pendaftaran: 19 Juni – 18 Juli 2024
    2. Seleksi administrasi: 22 Juli – 7 Agustus 2024
    3. Pengumuman hasil seleksi administrasi: 9 Agustus 2024
    4. Seleksi bakat skolastik: 27 – 31 Agustus 2024
    5. Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 5 September 2024
    6. Seleksi substansi: 10 September – 25 Oktober 2024
    7. Pengumuman hasil seleksi substansi: 7 November 2024

    Bagaimana detikers, tertarik kuliah di Telkom University lewat beasiswa ini? Yuk segera siapkan berkas pendaftaranmu mulai sekarang!

    (cyu/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Setarakan Transkrip Akademik untuk Kuliah di AS, Pemburu LPDP Catat!



    Jakarta

    Transkrip akademik menjadi salah satu dokumen penting yang akan selalu diminta oleh kampus saat proses pendaftaran, baik kampus dalam negeri maupun luar negeri. Secara harfiah, transkrip akademik adalah dokumen yang mencantumkan semua mata kuliah yang telah diambil dan nilai diperoleh mahasiswa.

    Ketentuan masing-masing kampus akan sangat berbeda-beda ketika meminta transkrip akademik. Namun, bila kamu ingin berkuliah di luar negeri, pastikan sudah memiliki transkrip versi terjemahan bahasa Inggris.

    Mengutip postingan Instagram Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), Minggu (12/5/2024) secara umum ada tiga prosedur/cara kampus dalam memperlakukan transkrip akademik, yaitu:


    • Official academic transcript: bila dikirimkan oleh kampus asal ke kampus tujuan.
    • Unofficial academic transcript: bila pendaftar mengunggah transkrip secara mandiri di aplikasi pendaftaran kampus tujuan.
    • Foreign evaluation transcript: distandarkan oleh pihak ketiga.

    Penggunaan Transkrip Akademik di Kampus Amerika

    Bila detikers memilih Amerika Serikat (AS) menjadi tujuan studi lanjut, kamu perlu memperhatikan satu hal penting ini. Beberapa kampus AS biasanya mensyaratkan ijazah dan transkrip disetarakan terlebih dahulu dengan standar penilaian pendidikan di negeri Paman Sam tersebut yang dinamakan dengan Foreign Evaluation Transcript.

    Bukan hanya AS, Indonesia sebenarnya juga memberlakukan syarat serupa. Nantinya ijazah dan transkrip yang telah disetarakan akan dikeluarkan secara resmi oleh Kemendikbudristek.

    Nantinya, Foreign Evaluation Transcript dievaluasi dan diproses oleh pihak ketiga. Pihak ketiga ini terdiri dari berbagai lembaga yang terdaftar dalam National Association of Credential Evaluation Services (NACES).

    Untuk mendapatkan ijazah dan transkrip akademik yang disetarakan, calon mahasiswa cukup melihat daftar institusi yang dapat mengeluarkan dokumen melalui tautan www.naces.org/members.html, lalu mengikuti langkah-langkah berikut ini:

    1. Daftar: isi dan lengkapi formulir pendaftaran di situ penyedia jasa yang dipilih.
    2. Lengkapi dokumen: unggah dokumen yang diperlukan, misalnya salinan ijazah dan transkrip nilai yang telah diterjemahkan dalam bahasa Inggris maupun yang asli.
    3. Pilih kampus: pilih kampus tujuan yang akan menerima hasil evaluasi ini.
    4. Lakukan pembayaran: biayanya sekitar $100-$225 (Rp 1,6 juta-Rp 3,6 juta/kurs Rupiah hari ini) tergantung penyedia jasa dan macam layanan yang diminta.
    5. Tunggu hasil: hasil akan dikirim langsung ke kampus tujuan dan pendaftar akan mendapat salinan dalam hard atau soft copy.

    Tips Mengurus Transkrip Akademik

    Karena melalui pihak ketiga, detikers perlu cerman dalam proses pengurusan transkrip akademik ini. Berbagai tips yang bisa dijadikan pegangan yakni:

    1. Jangan Mepet

    Persiapkan transkrip akademik jauh-jauh hari sebelum deadline pendaftaran kampus atau beasiswa. Sebaiknya luangkan waktu 1 bulan untuk mengantisipasi kegagalan teknis yang mengharuskan kamu mengulang proses mengurus transkrip.

    2. Biaya

    Pertimbangkan masalah ini karena mengurus satu transkrip bisa terbilang mahal untuk sebagian pendaftar. Selain itu, bagi pendaftar LPDP proses ini tidak termasuk dalam komponen yang dibiayai.

    3. Pastikan Lagi

    Dengan waktu dan biaya yang tidak sedikit ini, kamu harus memastikan berbagai hal terus-menerus. Sebaiknya cek lagi dan lagi sebelum akhirnya mengirimkan dokumen ke kampus tujuan.

    Itulah berbagai hal yang perlu kamu ketehaui tentang transkrip akademik yang akan digunakan dalam pendaftaran kampus dalam dan luar negeri. Jangan sampai terlewat hal penting ini ya detikers!

    (det/nah)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Jenis Beasiswa LPDP 2024 Tahap 2 yang Bakal Dibuka, Ada Incaranmu?



    Jakarta

    Beasiswa LPDP akan kembali membuka pendaftaran tahap 2. Sebelum mendaftar, yuk pahami dulu tiga jenis Beasiswa LPDP 2024 Tahap 2 berikut ini.

    Beasiswa Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) merupakan beasiswa pascasarjana yang diberikan oleh LPDP Kementerian Keuangan. Program beasiswa yang mengirimkan mahasiswa perguruan tinggi dalam dan luar negeri ini selalu ramai digandrungi pendaftar.

    Bagaimana tidak, LPDP menawarkan pembiayaan pendidikan secara penuh dengan bantuan tunjangan hidup. Beberapa artis juga pernah menerima Beasiswa LPDP, sebut saja Maudy Ayunda, Tasya Kamila, hingga Gita Gutawa.


    Setiap tahunnya, LPDP membuka pendaftaran dalam dua tahap. Tahap 1 pada Januari hingga Juni, sementara Tahap 2 dimulai bulan Juni hingga November.

    Memasuki bulan Juni, Beasiswa LPDP akan membuka beasiswa Tahap 2 untuk tiga jenis beasiswa. Apa saja? Yuk simak berikut ini.

    3 Jenis Beasiswa LPDP 2024 Tahap 2

    Melansir dari laman resmi LPDP, Beasiswa LPDP 2024 Tahap 2 akan dibuka untuk Beasiswa Umum, Afirmasi, dan Targeted. Adapun pendaftaran akan dibuka pada 19 Juni 2024 mendatang.

    Macam-macam beasiswa yang ditawarkan sebagai berikut:

    1. Program Beasiswa Umum

    Sesuai dengan namanya, Beasiswa Umum LPDP terbuka untuk umum yang memenuhi kriteria. Beasiswa yang bisa dipilih termasuk Beasiswa Reguler, Beasiswa Perguruan Tinggi, dan Beasiswa Parsial.

    2. Program Beasiswa Afirmasi

    Program Beasiswa Afirmasi ditujukan bagi calon mahasiswa dari kelompok masyarakat tertentu. Adapun beasiswa yang dibuka dalam Beasiswa Afirmasi adalah Beasiswa Penyandang Disabilitas, Beasiswa Putra-putri Papua, Beasiswa Daerah Afirmasi, dan Beasiswa Prasejahtera.

    3. Program Beasiswa Targeted

    Terakhir, detikers bisa mengikuti Beasiswa Targeted. Beasiswa ini dibuka untuk calon mahasiswa dari kalangan PNS, TNI, Polri, wirausahawan, kader ulama, dokter, dan fellowship. Beasiswa Targeted yang dibuka termasuk Beasiswa PNS, TNI, POLRI, Beasiswa Kewirausahaan. Beasiswa Pendidikan Kader Ulama, Beasiswa Dokter Spesialis & Subspesialis, Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis, Beasiswa Kerja Sama Northeastern University, Tiongkok, dan Beasiswa Kerja Sama Central South University, Tiongkok.

    Dokumen Pendaftaran Beasiswa LPDP 2024

    Memasuki waktu pendaftaran, detikers bisa menyiapkan dokumen pendaftaran Beasiswa LPDP 2024 berikut:

    1. Biodata Diri (Online Form)
    2. Kartu Tanda Penduduk (KTP) (Unggah)
    3. Scan Ijazah S1/S2 (Asli atau Legalisir) atau SKL (Surat Keterangan Lulus).
    4. Surat pemberhentian sebagai mahasiswa dari Perguruan Tinggi bagi yang tidak menyelesaikan studi. (Unggah)
    5. Scan Transkrip Nilai S1/S2 (bukan Transkrip Profesi) (Unggah)
    6. Dokumen penyetaraan ijazah dari Kemendikbudristek/ Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuan penyetaraan ijazah dan konversi IPK (Unggah)
    7. Dokumen konversi IPK dari Kemendikbudristek/ Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuan konversi IPK (Unggah)
    8. Sertifikat Bahasa Asing yang dipersyaratkan dan Masih Berlaku (Asli) (Unggah)
    9. Letter of Acceptance (LoA) Unconditional yang masih berlaku dan sesuai dengan Perguruan Tinggi serta Program studi yang dipilih (Unggah)
    10. Surat Rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi (dapat memilih online form atau unggah)
    11. Surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran saat akan melakukan submit (poin-poin terlampir) (Online Form)
    12. Surat usulan dari pejabat yang membidangi SDM untuk pendaftar PNS/TNI/POLRI sesuai ketentuan (Unggah)
    13. Profil diri pada formulir pendaftaran online (Online Form)
    14. Komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia (Online Form)
    15. Proposal Penelitian (khusus Doktor) (Online Form)
    16. Publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi (Online Form)

    Jadwal Beasiswa LPDP 2024 Tahap 2

    • Pendaftaran: 19 Juni 2024
    • Seleksi administrasi: 22 Juli 2024
    • Pengumuman hasil seleksi administrasi: 9 Agustus 2024
    • Masa sanggah hasil seleksi administrasi: 10 Agustus 2024
    • Pemrosesan sanggah hasil seleksi administrasi: 12 Agustus 2024
    • Pengumuman hasil sanggah seleksi administrasi: 21 Agustus 2024
    • Seleksi bakat skolastik: 27 Agustus 2024
    • Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 5 September 2024
    • Seleksi substansi: 10 September 2024
    • Pengumuman hasil seleksi substansi: 7 November 2024

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa LPDP 2024 Tahap 2 dapat dicek melalui https://lpdp.kemenkeu.go.id/. Siap jadi awardee?

    (nir/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Hasil Seleksi Beasiswa LPDP Tahap 1 2024 Diumumkan, Ini Langkah Selanjutnya



    Jakarta

    Pengumuman hasil akhir seleksi substansi beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tahap 1 tahun 2024 resmi diumumkan, Selasa (11/6/2024) kemarin. Peserta bisa melihat hasil seleksi di akun pendaftaran masing-masing pada laman https://beasiswalpdp.kemenkeu.go.id/.

    Hasil seleksi akan tertera di dashboard akun LPDP, sehingga peserta cukup login menggunakan username dan kata sandi yang telah didaftarkan sebelumnya. Untuk detikers yang belum berhasil pada seleksi kali ini jangan khawatir, karena LPDP tahap 2 akan segera dibuka pada 19 Juni 2024 mendatang.

    Namun bagi kamu yang telah berhasil lolos, masih ada tahapan lanjutan hingga akhirnya bisa resmi berkuliah di kampus impian. Berikut penjelasannya dikutip dari postingan Instagram resmi LPDP, Rabu (12/6/2024).


    Tahapan Lanjutan Usai Resmi Jadi Awardee LPDP 2024

    Ada dua tahapan yang bisa dilalui awardee LPDP 2024, yakni bagi mereka yang sudah memiliki Letter of Acceptance (LoA) Unconditional ataupun belum. Ini tahapannya:

    Sudah memiliki LoA Unconditional

    Bila sudah memiliki LoA Unconditional ada beberapa langkah dan dokumen yang perlu dipersiapkan peserta, yaitu:

    1. Persiapan Keberangkatan

    Sebelum berangkat studi, seluruh penerima beasiswa diwajibkan mengikuti kegiatan pembekalan yang dikenal dengan Persiapan Keberangkatan (PK). Pengajuan PK bisa dilakukan melalui aplikasi e-Beasiswa dengan memenuhi persyaratan dokumen, seperti:

    • LoA Unconditional
    • Mengisi universitas tujuan studi dan tanggal intake.

    2. Pengajuan Surat Pernyataan (SP)

    Surat Pernyataan (SP) adalah dokumen yang menyatakan kesediaan penerima beasiswa untuk menaati ketentuan yang ditetapkan oleh LPDP. Pengajuan juga bisa dilakukan di aplikasi e-Beasiswa dengan syarat dokumen:

    • LoA Unconditional
    • Kalender Akademik
    • Silabus Pembelajaran
    • Surat Persetujuan Penundaan Studi (Defer) dari universitas bagi awardee LPDP yang melakukan penundaan studi.
    • Surat tugas belajar bagi awardee LPDP dengan status PNS/TNI/Polri atau dosen
    • Surat pernyataan bersedia mengikuti persiapan keberangkatan.

    3. Pengajuan Letter of Guarantee (LoG)

    Letter of Guarantee (LoG) adalah surat keterangan jaminan pendanaan beasiswa dari LPDP. Setelah SP diproses dan SK diterbitkan, peserta bisa mengakses menu LoG di aplikasi e-beasiswa.

    Untuk diingat, LoG menjadi dokumen ketentuan wajib yang perlu diserahkan ke universitas tujuan sebelum memulai studi LoG juga menjadi surat yang menjamin pendanaan beasiswa peserta.

    Belum memiliki LoA Unconditional

    Namun, bila peserta belum memiliki LoA Unconditional, langkah pertama yang harus dilakukan adalah melakukan Pengayaan Bahasa.

    Bagi mahasiswa dengan tujuan studi di luar negeri, LPDP bisa menerbitkan Letter of Sponsorship (LoS) sebagai upaya agar mahasiswa bisa diterima di kampus tujuan. LoS bisa ditemukan di aplikasi e-Beasiswa yang tersedia untuk 3 tujuan program studi yang telah didaftarkan.

    Tapi untuk diingat, bila LoS bukanlah surat garansi final dari LPDP dengan artian berbeda dengan Letter of Guarantee (LoG). Untuk mendapatkan LoG, mahasiswa harus memiliki LoA Unconditional.

    Sedangkan untuk mahasiswa dengan tujuan studi dalam negeri, peserta langsung bisa mendaftarkan diri di seleksi universitas tujuan. Untuk diingat, batas waktu dalam memperoleh LoA Unconditional maksimal 18 bulan dari dinyatakan lulus sebagai awardee LPDP ya detikers!

    Jika LoA Unconditional sudah ditangan, peserta bisa melanjutkan ke langkah persiapan keberangkatan (PK), pengajuan surat pernyataan (SP), dan pengajuan LoG. Ketika semuanya selesai, kamu akan siap melanjutkan studi di kampus impian dengan LPDP!

    (det/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Syarat TOEFL LPDP 2024 Lengkap S2-S3 Dalam dan Luar Negeri, Mana Paling Tinggi?


    Jakarta

    Beasiswa LPDP Tahap 2 bakal dibuka pada 19 Juni. Sebagai persiapan, calon awardee wajib tahu syarat TOEFL LPDP 2024.

    TOEFL atau Test of English as a Foreign Language adalah ujian kemampuan bahasa Inggris bagi penutur asing. Tes ini diperlukan untuk mendaftar masuk universitas atau beasiswa ke Amerika dan negara lainnya.

    Selain TOEFL, kamu juga bisa mendaftarkan sertifikat PTE Academic atau tes bahasa Inggris berbasis komputer, dan IELTS. Meski sama-sama merupakan ujian kemampuan bahasa Inggris, IELTS (International English Language Testing System) ditujukan bagi negara-negara persemakmuran, seperti Inggris dan Australia.


    Tak sekedar melampirkan sertifikat TOEFL, PTE Academic, atau IELTS, pendaftar juga wajib memenuhi skor minimum. Bagaimana syarat TOEFL LPDP 2024 dan ujian kemampuan bahasa Inggris lainnya? Simak berikut ini seperti dilansir dari laman resminya.

    Syarat TOEFL, PTE Academic, dan IELTS LPDP 2024

    Program Magister

    1. Skor Minimal Program Magister Dalam Negeri

    – TOEFL ITP 500

    – TOEFL iBT 61

    – PTE Academic 50

    – IELTS 6,0

    2. Skor Minimal Program Magister Luar Negeri

    – TOEFL iBT 80

    – PTE Academic 58

    – IELTS 6,5.

    Program Doktor

    1. Skor Minimal Program Doktor Dalam Negeri

    – TOEFL ITP 530

    – TOEFL iBT 70

    – PTE Academic 50

    – IELTS 6,0

    2. Skor Minimal Program Doktor Luar Negeri

    – TOEFL iBT 94

    – PTE Academic 65

    – IELTS 7,0

    Dokumen Pendaftaran LPDP 2024

    1. Biodata diri
    2. Kartu tanda penduduk
    3. Ijazah S1/S2 (asli atau legalisir) atau surat keterangan lulus
    4. Surat pemberhentian sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi bagi yang tidak menyelesaikan studi
    5. Transkrip nilai S1/S2
    6. Dokumen penyetaraan ijazah dan konversi indeks prestasi kumulatif (IPK) dari Kemendikbduristek
    7. Sertifikat bahasa asing yang dipersyaratkan dan masih berlaku (asli)
    8. Letter of acceptance (LoA) unconditional yang masih berlaku
    9. Surat rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi
    10. Surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran saat akan melakukan submit

    Jadwal LPDP 2024 Tahap 2

    Pendaftaran: 19 Juni 2024

    Seleksi administrasi: 22 Juli 2024

    Pengumuman hasil seleksi administrasi: 9 Agustus 2024

    Masa sanggah hasil seleksi administrasi: 10 Agustus 2024

    Pemrosesan sanggah hasil seleksi administrasi: 12 Agustus 2024

    Pengumuman hasil sanggah seleksi administrasi: 21 Agustus 2024

    Seleksi bakat skolastik: 27 Agustus 2024

    Pengumuman hasil seleksi bakat skolastik: 5 September 2024

    Seleksi substansi: 10 September 2024

    Pengumuman hasil seleksi substansi: 7 November 2024

    Itu dia syarat TOEFL LPDP 2024 baik magister atau doktor dalam dan luar negeri. Apakah skor detikers sudah sesuai?

    (nir/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran Beasiswa Doktor LPDP X UIII Dibuka, WNI dan WNA Bisa Daftar!



    Jakarta

    Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) bekerja sama dengan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) membuka beasiswa jenjang doktoral. Kali ini, beasiswa dibuka bagi Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA).

    Beasiswa Kerja Sama LPDP dengan UIII telah dibuka mulai 4 Juni sampai 11 Juni 2024. Adapun empat program doktor yang tersedia, yaitu Program Doktor Studi Islam pada Fakultas Studi Islam, Program Doktor Ilmu Ekonomi pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Program Doktor Ilmu Politik pada Fakultas Ilmu Sosial, dan Program Doktor Ilmu Pendidikan pada Fakultas Ilmu Pendidikan.

    Meski beasiswa ini bisa diikuti oleh WNA, mereka tetap diwajibkan untuk kembali ke negara asal setelah merampungkan studi. Sedangkan untuk lulusan WNI, wajib mengikuti ketentuan berkontribusi di Indonesia dengan periode paling singkat dua kali masa studi ditambah satu tahun (2n+1).


    Tertarik mendaftar? Melansir dari laman resmi LPDP, berikut komponen beasiswa serta syarat lengkapnya.

    Komponen Beasiswa LPDP x UIII 2024

    1. Dana Pendidikan

    Dana Pendaftaran
    Dana SPP
    Dana Tunjangan Buku
    Dana Bantuan Penelitian Disertasi
    Dana Bantuan Publikasi Jurnal Internasional, dan
    Dana Bantuan Seminar Internasional

    2. Dana Pendukung

    Dana Transportasi, khusus untuk WNA dari negara asal ke Indonesia (pergi pulang), untuk WNI sesuai ketentuan yang berlaku di LPDP
    Dana Aplikasi Visa dan/atau Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) khusus untuk WNA
    Dana Asuransi Kesehatan
    Dana Hidup Bulanan
    Dana Kedatangan
    Dana Tunjangan keluarga, dan
    Dana keadaaan darurat (jika diperlukan)

    Syarat Beasiswa LPDP x UIII 2024

    1. Warga Negara Indonesia (WNI) atau Warga Negara Asing (WNA)
    2. Telah menyelesaikan studi program magister (S2)
    3. Belum pernah menyelesaikan studi doktor (S3)
    4. Tidak sedang menempuh studi (on going) program magister (S2) ataupun doktor (S3)
    5. Mengunggah dokumen Letter of Admission/Acceptance (LoA) Unconditional
      dari UIII pada jenjang doktor sesuai dengan program studi tujuan yang dipilih pada laman pendaftaran.
    6. Memenuhi ketentuan batas usia pendaftar 31 Desember di tahun pendaftaran berusia paling tinggi 40 tahun.
    7. Mengunggah Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sekurang-kurangnya 3,25 pada skala 4,00 atau yang setara dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau salinan yang telah dilegalisir. Khusus untuk pendaftar dari jenjang studi magister tanpa IPK, wajib melampirkan surat keterangan dari perguruan tinggi asal.
    8. Bagi WNI pendaftar lulusan perguruan tinggi luar negeri pada jenjang pendidikan sebelumnya, wajib melampirkan:
      -Hasil penyetaraan ijazah dan konversi IPK dari Kemendikbud atau Kemenag
      -Tangkapan layar ajuan penyetaraan ijazah dan konversi IPK bagi pendaftar yang
      penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPKnya belum terbit.
    9. Bagi WNA pendaftar lulusan perguruan tinggi luar negeri pada jenjang studi magister yang nilai IPK belum menggunakan skala 4,00 maka wajib dikonversi melalui tautan https://www.scholaro.com/gpa-calculator/ dan hasil konversi IPK diunggah/dilampirkan bersamaan dengan ijazah dan transkrip nilai pada jenjang pendidikan sebelumnya.
    10. Mengunggah dokumen sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang diterbitkan paling lambat pada 2 (tahun terakhir dari tahun pendaftaran beasiswa oleh ETS (www.ets.org), PTE Academic (www.pearsonpte.com), atau IELTS
      (www.ielts.org)
    11. Bagi WNA yang negaranya menjadikan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi/English Speaking Country, dapat dikecualikan dari kewajiban mengunggah sertifikat kemampuan Bahasa Inggris.
    12. Bagi pendaftar WNI, menyetujui surat pernyataan yang telah disediakan pada aplikasi pendaftaran beasiswa LPDP
    13. Bagi pendaftar WNA mengunggah surat rekomendasi dari UIII, dan bagi pendaftar WNI mengunggah surat rekomendasi dari akademisi.
    14. Bagi pendaftar WNI yang berstatus PNS dan CPNS wajib melampirkan surat usulan sekurang-kurangnya dari pejabat setingkat eselon II yang membidangi pembinaan/pengembangan SDM pada Kementerian/Lembaga atau Pemerintah Daerah untuk mengikuti program beasiswa LPDP.

    Jadwal Beasiswa LPDP x UIII 2024

    Pendaftaran: 4 – 11 Juni 2024
    Seleksi Administrasi: 12 – 14 Juni 2024
    Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 21 Juni 2024
    Pengajuan Sanggah: 22 – 23 Juni 2024
    Pengumuman Hasil Sanggah: 1 Juli 2024
    Seleksi Substansi: 4 – 10 Juli 2024
    Pengumuman Hasil Seleksi Substansi: 17 Juli 2024

    (nir/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Dibuka 19 Juni, Bisakah Daftar Beasiswa LPDP Tahap II Tanpa LoA?



    Jakarta

    Pendaftaran beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan tahap II tahun 2024 tinggal menghitung hari, tepatnya 19 Juni mendatang. Namun, tahukah detikers daftar LPDP bisa tanpa LoA?

    Bagi calon mahasiswa yang akan mendaftar LPDP untuk melanjutkan studi S2 dan S3 ini, perlu segera mempersiapkan diri, termasuk dalam memenuhi syarat letter of acceptance (LoA).

    LoA merupakan bukti diterimanya seseorang sebagai calon mahasiswa di universitas terkait yang terbagi menjadi dua jenis yakni LoA Conditional dan LoA Unconditional. LoA Conditional berarti mahasiswa sudah diterima di sebuah perguruan tinggi namun belum sepenuhnya karena harus memenuhi beberapa persyaratan yang ditentukan.


    Sementara LoA Unconditional adalah surat pernyataan telah diterima di sebuah perguruan tinggi tanpa syarat, sehingga calon mahasiswa hanya tinggal melakukan registrasi ulang saja.

    Sampai saat ini, LPDP menerima dua jalur pendaftaran berdasarkan dua status kepemilikan LoA ini. Calon awardee yang telah menerima LoA Unconditional dapat melewatkan tahap Seleksi Bakat Skolastik.

    Sehingga dari Seleksi Administrasi mereka bisa dinyatakan lolos langsung ke tahap Seleksi Substansi atau proses wawancara terakhir.

    Namun bagaimana dengan yang baru menerima LoA conditional ataupun belum punya LoA? Begini penjelasannya dikutip dari laman Indonesia.go.id, Kamis (6/6/2024).

    Mendaftar Beasiswa LPDP Tanpa LoA

    Pada dasarnya pendaftar beasiswa LPDP yang baru memiliki LoA Conditional ataupun belum memiliki LoA tetap bisa mendaftar. Namun, ada beberapa syarat wajib yang harus dipenuhi seperti dokumen fisik ijazah dan transkrip nilai, sponsor pendanaan, dan syarat lainnya.

    Meskipun penerima LoA Unconditional bisa melewati beberapa seleksi, tetap tidak ada perbedaan atau prioritas dalam menentukan kelulusan mendapatkan beasiswa LPDP.

    Jika hingga seleksi akhir atau telah dinyatakan lulus dan layak menerima LPDP, peserta LoA Conditional ataupun non-LoA akan diberikan waktu selama 18 bulan untuk mencari LoA. Jangan khawatir, karena pihak LPDP juga akan membantu dengan hadirnya Letter of Sponsorship (LoS).

    LoS adalah surat keterangan yang akan menyatakan adanya dukungan pendanaan dari LPDP. Sehingga calon mahasiswa bisa menambah peluang untuk diterima di kampus idaman saat mencari LoA.

    Syarat Pendaftaran LPDP Tanpa LoA

    Adapun syarat yang perlu dipenuhi peserta untuk mendaftar LPDP tanpa LoA, yakni:

    1. Biodata Diri (Online Form)

    2. Kartu Tanda Penduduk (KTP) (Unggah)

    3. Scan Ijazah S1/S2 (Asli atau Legalisir) atau SKL (Surat Keterangan Lulus).

    4. Surat pemberhentian sebagai mahasiswa dari Perguruan Tinggi bagi yang tidak menyelesaikan studi. (Unggah)

    5. Scan Transkrip Nilai S1/S2 (bukan Transkrip Profesi) (Unggah)

    6. Dokumen penyetaraan ijazah dari Kemendikbudristek/ Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuan penyetaraan ijazah dan konversi IPK (Unggah)

    7. Dokumen konversi IPK dari Kemendikbudristek/ Kementerian Agama atau tangkapan layar pengajuan konversi IPK (Unggah)

    8. Sertifikat Bahasa Asing yang dipersyaratkan dan Masih Berlaku (Asli) (Unggah)

    9. Letter of Acceptance (LoA) Unconditional yang masih berlaku dan sesuai dengan Perguruan Tinggi serta Program studi yang dipilih (Unggah)

    10. Surat Rekomendasi dari tokoh masyarakat atau akademisi (dapat memilih online form atau unggah)

    11. Surat pernyataan pada aplikasi pendaftaran saat akan melakukan submit (poin-poin terlampir) (Online Form)

    12. Surat usulan dari pejabat yang membidangi SDM untuk pendaftar PNS/TNI/POLRI sesuai ketentuan (Unggah)

    13. Komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca studi, dan rencana kontribusi di Indonesia (Online Form)

    14. Proposal Penelitian 1500-2000 kata (khusus Doktor) (Online Form)

    15. Publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non kejuaraan, dan pengalaman organisasi (Online Form)

    Pendaftaran akan dibuka pada 19 Juni 2024 mendatang. Yuk persiapkan dirimu, detikers!

    (det/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Update Terbaru! Pendaftar LPDP 2024 Jalur Ini Tak Perlu Sertifikat Bahasa Inggris



    Jakarta

    Beasiswa LPDP baru saja menginformasikan ketentuan terbaru bagi pendaftar jalur afirmasi 2024. Ketentuan baru tersebut tak mewajibkan pendaftar jalur satu ini memiliki sertifikat bahasa Inggris.

    Akan tetapi, keringanan tersebut tak berlaku bagi semua pendaftar LPDP 2024 jalur afirmasi. Calon mahasiswa yang memilih kampus luar negeri masih dikenakan syarat sertifikat bahasa Inggris.

    “Ada yang baru di ketentuan bahasa kali ini! Pendaftar program S2/S3 dalam negeri dari jalur afirmasi, sekarang tidak perlu upload sertifikat bahasa lho,” tulis unggahan Instagram @lpdp_ri, dikutip Selasa (25/6/2024).


    Mulai seleksi LPDP 2024 tahap 2 ini pendaftar jalur afirmasi akan mendapatkan fasilitas pengayaan bahasa setelah dinyatakan lulus seleksi substansi. Untuk lebih memahaminya, berikut penjelasan mengenai syarat kemampuan bahasa Inggris pendaftar LPDP 2024 tahap 2:

    Syarat Kemampuan Bahasa Inggris Pendaftar LPDP 2024

    1. Beasiswa Afirmasi Penyandang Disabilitas

    • S2 Dalam Negeri: tidak disyaratkan sertifikat bahasa Inggris
    • S2 Luar Negeri: TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, IELTS 6,0, Duolingo EngTest 95 atau TOEP 66
    • S3 Dalam Negeri: tidak disyaratkan sertifikat bahasa Inggris
    • S3 Luar Negeri: TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, IELTS 6,0, Duolingo EngTest 95 atau TOEP 66

    2. Beasiswa Afirmasi Khusus Penyandang Disabilitas Rungu/Tuli

    • S2 Dalam Negeri: tidak disyaratkan sertifikat bahasa Inggris
    • S2 Luar Negeri: TOEFL ITP rata-rata 50 untuk reading dan structure (listening diabaikan), IELTS rata-rata 6.0 untuk speaking, reading, dan writing (listening bisa diabaikan)
    • S3 Dalam Negeri: tidak disyaratkan sertifikat bahasa Inggris
    • S3 Luar Negeri: TOEFL ITP rata-rata 50 untuk reading dan structure (listening diabaikan), IELTS rata-rata 6.0 untuk speaking, reading, dan writing (listening bisa diabaikan)

    3. Beasiswa Afirmasi Prasejahtera

    • S2 Dalam Negeri: tidak disyaratkan sertifikat bahasa Inggris
    • S2 Luar Negeri: TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, IELTS 6,0, Duolingo EngTest 95 atau TOEP 66
    • S3 Dalam Negeri: tidak disyaratkan sertifikat bahasa Inggris

    4. Beasiswa Putra-putri Papua

    • S2 Dalam Negeri: tidak disyaratkan sertifikat bahasa Inggris
    • S2 Luar Negeri: tidak disyaratkan sertifikat bahasa Inggris
    • S3 Dalam Negeri: tidak disyaratkan sertifikat bahasa Inggris
    • S3 Luar Negeri: tidak disyaratkan sertifikat bahasa Inggris

    5. Beasiswa Daerah Afirmasi

    • S2 Dalam Negeri: tidak disyaratkan sertifikat bahasa Inggris
    • S2 Luar Negeri: TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, IELTS 6,0, Duolingo EngTest 95 atau TOEP 66
    • S3 Dalam Negeri: tidak disyaratkan sertifikat bahasa Inggris
    • S3 Luar Negeri: TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, IELTS 6,0, Duolingo EngTest 95 atau TOEP 66

    6. Beasiswa Reguler dan Parsial

    • S2 Dalam Negeri: TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, atau IELTS 6,0
    • S2 Luar Negeri: TOEFL iBT 80, PTE Academic 58, atau IELTS 6,5
    • S3 Dalam Negeri: TOEFL ITP 530, TOEFL iBT 70, PTE Academic 50, atau IELTS 6,0
    • S3 Luar Negeri: TOEFL iBT 94, PTE Academic 65, atau IELTS 7,0

    7. Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia

    • S2 Luar Negeri: TOEFL iBT 80, PTE Academic 58, atau IELTS 6,5
    • S3 Luar Negeri: TOEFL iBT 94, PTE Academic 65, atau IELTS 7,0

    8. Beasiswa PNS/TNI/POLRI

    • S2 Dalam Negeri: TOEFL ITP 500, TOEFL iBT 61, PTE Academic 50, atau IELTS 6,0
    • S2 Luar Negeri: TOEFL iBT 80, PTE Academic 58, atau IELTS 6,5
    • S3 Dalam Negeri: TOEFL ITP 530, TOEFL iBT 70, PTE Academic 50, atau IELTS 6,0
    • S3 Luar Negeri: TOEFL iBT 80, PTE Academic 58, atau IELTS 6,5

    9. Beasiswa Kewirausahaan

    • S2 Luar Negeri: TOEFL iBT 61, PTE Academic 65, atau IELTS 6,0

    10. Beasiswa Pendidikan Kader Ulama

    • S2 Dalam Negeri: TOEFL ITP 400, TOEFL iBT 33, PTE Academic 30, IELTS 4,5 Duolingo EngTes 65, atau TOEP 36
    • S3 Dalam Negeri: TOEFL ITP 450, TOEFL iBT 45, PTE Academic 36, IELTS 5,0, Duolingo EngTes 75, atau TOEP 46

    11. Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis

    • S3 Luar Negeri: TOEFL ITP 475, TOEFL iBT 51, IELTS 5,5 atau PTE Academic 43

    12. Beasiswa Prioritas LPDP-NTU

    • S3 Luar Negeri: TOEFL iBT 100 atau IELTS 7,0

    13. Beasiswa Prioritas LPDP-UNSW

    • S3 Luar Negeri: TOEFL iBT 100 atau IELTS 7,0

    14. Beasiswa Prioritas LPDP-Dundee University UK

    • S3 Luar Negeri: TOEFL iBT 94, IELTS 7,0, atau PTE Academic 65

    15. Beasiswa Prioritas LPDP-NUS Business School

    • S2 Luar Negeri: TOEFL iBT 100 atau IELTS 6,5

    16. Beasiswa Doktor Talenta Riset & Inovasi Nasional BRIN

    • S3 Luar Negeri: TOEFL iBT 80, IELTS 6,5, atau Duolingo EngTest 58

    17. Beasiswa Kerja Sama Bidang Ekonomi & Perdagangan Internasional dan Bidang Transportasi CSU

    • S3 Luar Negeri: TOEFL iBT 61, IELTS 6,0, atau Duolingo EngTest 80

    18. Beasiswa Kerja Sama Bidang Metallurgical Engineering USTB

    • S3 Luar Negeri: TOEFL iBT 61, IELTS 6,0, atau Duolingo EngTest 80

    Itulah syarat sertifikat bahasa Inggris terbaru untuk daftar beasiswa LPDP 2024 tahap 2. Semoga bermanfaat.

    (cyu/faz)



    Sumber : www.detik.com