Tag: ltc

  • Litecoin Geser XRP dalam Kapitalisasi Pasar, Ini Penyebabnya

    Litecoin dan XRP terlihat baru saja bertukar posisi dalam urutan kapitalisasi pasar setelah Litecoin naik secara signifikan. Apresiasi dari Litecoin terlihat terjadi bersama dengan XRP yang masih terus turun walau saat ini sudah berkonsolidasi.

    Banyak pihak yang terlihat senang dan terkejut akibat kabar pertukaran posisi ini akibat sentimen XRP yang masih negatif. Namun banyak pihak yang masih bertanya, apa penyebab dari pertukaran posisi ini.

    Baca Juga: Riset: Hanya 4,2 Juta Bitcoin yang Likuid, Tanda Kenaikan Besar Lagi?

    Litecoin Menggeser XRP

    Secara singkat, pertukaran posisi ini terjadi akibat adanya apresiasi pada Litecoin dan depresiasi pada XRP. Pertukaran ini terlihat terjadi pada Hari Minggu kemarin, dimana Litecoin naik sekitar 12% dan XRP turun sekitar 25%.

    Saat itu, kapitalisasi pasar Litecoin naik menjadi $9,95 Miliar yang membawanya untuk mengalahkan kapitalisasi pasar XRP. Pada saat itu, perbedaan kapitalisasi pasar hanya berbeda $1 Juta yang membuat kondisinya rentan.

    Baca juga:XRP Makin Terpuruk, Adakah Harapan Untuk Bangkit?

    Hasilnya, pergantian posisi ini tidak bertahan lama akibat saat ini kapitalisasi pasar XRP sudah naik kembali. Saat ini perbedaan kapitalisasi sudah terlihat signifikan, dimana kapitalisasi XRP berada di $10,4 Miliar dan Litecoin di $9,86 Miliar.

    Hasilnya saat ini urutan kembali normal dimana XRP menduduki peringkat ke empat dan Litecoin menduduki peringkat ke lima. Kembalinya bergeser posisi ini terlihat terjadi akibat XRP yang naik dan mulai berkonsolidasi.

    Dikabarkan bahwa pergantian posisi ini disebabkan oleh adanya dua sentimen yang berbeda sehingga kedua koin terpengaruh secara signifikan. Perbedaan kedua sentimen ini diakibatkan satu sentimen berasal dari fundamental dan satu sentimen dari eksternal.

    Sentimen Pengaruh Pergeseran Posisi

    Untuk XRP sentimen yang terlihat masih sama yaitu kasus persidangan dengan SEC atau Securities and Exchange Commision. Hingga saat ini mayoritas pasar masih menunggu keputusan tuntutan dan nasib XRP ke depannya.

    Nasib XRP juga dibuat semakin buruk akibat banyaknya perlakuan delisting dari beberapa bursa besar secara internasional. Hasilnya saat ini sentimen terhadap XRP masih sangat negatif, namun harganya berhasil konsolidasi setelah turun sekitar 73% sejak adanya tuntutan.

    Untuk Litecoin, saat ini harganya masih terlihat positif walau sedang terkoreksi. Apresiasinya yang membawa posisinya naik diprediksi pasar terjadi akibat sentimen positif yang dibawa Bitcoin.

    Baca juga:Michaël van de Poppe: Bitcoin Berpotensi Mengangkat Altcoins

    Saat Bitcoin naik, dari $20.000 hingga saat ini, Cointelegraph menemukan bahwa terjadi apresiasi yang cukup signifikan dalam pasar crypto. Signifikansi ini terlihat dari volume perdagangan yang terus naik terutama di akhir Desember 2020.

    Oleh karena itu, mengingat Bitcoin masih punya kekuatan untuk naik setelah pemulihannya kemarin dan XRP yang masih terjerat kasus, kemungkinan Litecoin geser XRP kembali masih dapat terjadi. Tetapi kemungkinan besar hal ini dapat terjadi setelah Bitcoin naik kembali melewati $34.000.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Biar Sehat, Ripple Buy Back XRP Setara Rp464 Miliar

    Alasannya sih, agar pasar aset kripto XRP menjadi sehat. Oleh sebab itu Ripple pun lakukan langkah buy back XRP senilai US$46 juta (setara Rp464 miliar).

    Aksi buy back itu adalah kali pertama terjadi, digelar pada kuartal ketiga tahun 2020 ini, walaupun Ripple sendiri sudah memiliki hampir separuh dari pasokan beredar XRP.

    Ripple mengatakan, pembelian itu dilakukan agar pasar menjadi sehat. Seperti pasar saham, aksi buy back mengacu pada penciptaan minat terhadap XRP dan dengan demikian diharapkan bisa menaikkan harganya, karena pasokan di pasar menjadi berkurang.

    Terpantau di pasar saat ini, harga XRP naik 3,55 persen dalam 24 jam terakhir, di kisaran Rp3.690. Dalam rentang 3 bulan pasar XRP masih melemah, dari Rp4.100 per 10 Agustus 2020.

    Baca Juga: PewDiePie Promosikan Game Crypto serupa Pokemon-Go

    Kondisi itu jauh lebih lumayan dialami rivalnya di 10 besar aset kripto berkapitalisasi pasar besar versi Coinmarketcap, seperti Ether (ETH), Bitcoin Cash (BCH), Binance Coin (BNB) dan Litecoin (LTC).

    ripple buy back xrp

     

    ripple buy back xrp

    Seorang juru bicara Ripple mengatakan kepada The Block bahwa perusahaan dapat terus membeli XRP untuk juga mendukung produknya yang baru diluncurkan, Line of Credit, yang memungkinkan pelanggan On-Demand Liquidity (ODL) untuk membeli XRP secara kredit dari Ripple. Solusi ODL memanfaatkan XRP untuk transfer dana.

    “Dalam jangka panjang, Ripple sedang membangun kapabilitas ODL baru untuk secara dinamis mendapatkan sumber likuiditas XRP dari pasar terbuka, tidak hanya Ripple,” kata juru bicara tersebut.

    Penjualan di kuartal III Ripple juga terkait dengan solusi ODL-nya. “Penjualan terkait ODL termasuk penjualan XRP untuk mendukung ODL (termasuk Line of Credit) dan infrastruktur utama,” kata juru bicara tersebut.

    Ripple menjual XRP senilai US$35,84 juta kepada pelanggan ODL di kuartal III secara bersih, dibandingkan dengan XRP senilai US$32,55 juta untuk mengarahkan institusi di kuartal II . Tidak ada penjualan terprogram, yaitu, penjualan XRP ke bursa aset kripto, di kuartal III .

    Sebelumnya dikabarkan, bahwa Ripple telah membuka kantor pusat regional baru di Dubai International Financial Center, yang memiliki sistem hukum dan kerangka peraturan independennya sendiri.

    Baca Juga: DFX Resmi Luncurkan Sistem Pengawasan Bursa Aset Kripto

    Ripple juga sedang mempertimbangkan memindahkan markasnya dari Amerika Serikat, karena merasa iklim aset kripto di Negeri Paman Sam kurang mendukung perkembangan bisnisnya.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kabar PayPal Dukung Crypto, Buat Bitcoin Melambung ke $13.000!

    Berita PayPal yang akan mendukung mata uang crypto, membuat harga Bitcoin (BTC) melonjak naik dan sempat menginjakan kaki di harga $13.000 semalam. Sayangnya, konsolidasi terkait harga tertinggi BTC itu belum tuntas. Saat penulisan artikel, harga BTC berada di kisaran $12.765.

    Baca Juga: Hal yang Harus Disiapkan untuk Menambang Bitcoin dengan PC

    Harga BTC Dekati Nilai Tertinggi 2019

    Beberapa laporan dari Cointelegraph Markets, Coin360, dan TradingView menunjukan hari-hari terbaik sedang dialami Bitcoin. Pasalnya, Bitcoin melonjak lebih dari 7% hanya dalam 24 jam terakhir.

    Saat ini, BTC sedang dalam tahap konsolidasi dan mencari nilai resistance di bawah $13.000.

    PayPal Dukung Mata Uang Crypto

    Kenaikan harga Bitcoin ini digadang-gadang terkait dengan keputusan PayPal dalam mendukung mata uang crypto, seperti Bitcoin (BTC), Ether (ETH), Litecoin (LTC), dan Bitcoin Cash (BCH) tahun depan.

    Keputusan ini disambut beragam reaksi komunitas crypto. Beberapa ada yang mendukung keputusan PayPal. Namun, sebagian lainnya mengkritisi tujuan PayPal tersebut.

    Jika dilihat dari beberapa dokumen pernyataan terkait keputusan PayPal ini, perusahaan ini bertujuan untuk menjadi penyedia layanan penyimpanan mata uang crypto. Sayangnya, perusahaan ini akan membatasi cara/proses mata uang crypto tersebut keluar dan masuk platform PayPal.

    Meski begitu, sentimen pasar tetap positif terkait dengan kenaikan harga BTC. Koreksi harga diperkirakan akan terjadi dan banyak yang berharap BTC dapat menemukan level resistance dikisaran $12.500 ke atas.

    Baca Juga: Sukses Adakan Undian, Yuan Digital Sudah Ditransaksikan Senilai Rp19,2 Miliar!

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analis Terkenal Sebut Crypto Ini Bisa Naik ke $1000 Tahun Ini

    Beberapa hari terakhir, terdapat satu analisis berupa video yang dibentuk oleh salah satu analis dan influencer tenar di dunia media sosial.

    Analis tersebut adalah Coin Bureau yang akhir-akhir ini mendapatkan ketertarikan cukup tinggi dari mayoritas investor crypto.

    Prediksi Apresiasi Litecoin

    Sebelumnya, Coin Bureau sendiri telah berhasil memprediksi beberapa apresiasi crypto menuju target yang ia sampaikan.

    Saat ini ia membahas satu crypto yang sudah berada cukup lama di dunia crypto yaitu Litecoin (LTC).

    Litecoin sendiri nampaknya bangkit dalam kondisi apresiasi yang terjadi beberapa bulan lalu.

    Mayoritas pasar menganggap bahwa opini Coin Bureau menjadi satu hal yang perlu dipertimbangkan akibat analisisnya yang relatif dalam dan cukup tepat.

    Pernyataan itu juga nampaknya masih beredar di sekitar narasi bahwa adopsinya yang akan mendorong harganya naik.

    Adopsi terbaru adalah bersama dengan Flare Networks yang akan memberikan kemampuan baru untuk Jaringan Litecoin.

    Adopsi ini juga makin signifikan dengan dorongan dari Flare Networks yang akan membagikan tokennya SPARK kepada para pemilik crypto Litecoin.

    Pembagian tersebut merupakan bagian dari Airdrop untuk memberikan insentif kepada investor Litecoin untuk tidak menjual kepemilikannya.

    Selain itu, Coin Bureau memberikan beberapa data yang mendukung potensi apresiasi Litecoin terutama dalam ketertarikan terhadapnya. Ia menyatakan,

    “Saat ini investor ritel  dan investor institusional melihat ketertarikan yang meningkat terhadap Litecoin dalam beberapa bulan terakhir. Mayoritas dana ini berasal dari Reksadana Litecoin Grayscale dimana Grayscale membeli sekitar 80% dari Litecoin yang ditambang di Februari 2021.”

    Menurut video dari Coin Bureau, Litecoin dapat mengalami apresiasi namun tergantung kepada Bitcoin. Ia menyatakan,

    “Jika Bitcoin mengalami apresiasi hingga dua sampai tiga kali lipat, mayoritas Altcoins yang memiliki kapitalisasi pasar besar akan mengalami apresiasi. LTC kemungkinan akan menjadi bagian dari apresiasi ini dan dapat mencapai $1.000 pada kondisi apresiasi pasar crypto.”

    Kondisi ini diprediksi oleh mayoritas analis akan terus berlangsung hingga akhir tahun ini.

    Oleh karena itu, kemungkinan besar LTC dapat mencapai $1.000 atau sekitar Rp14,33Juta pada tahun ini.

    Baca Juga: Tiga Faktor yang Bikin Masa Depan Cryptocurrency Akan Tetap Cerah

    Litecoin Mencapai $1.000 Tahun Ini

    Melihat akan banyaknya potensi kabar positif untuk harga Litecoin, kemungkinan besar target ini akan segera tercapai di tahun ini.

    Namun kabar terbesarnya baru akan terjadi di sekitar Tahun 2023, dimana akan terjadi block halving yang akan membuat LTC semakin langka.

    Sehingga dalam jangka pendek nampaknya apresiasi ini masih harus menunggu kabar-kabar terbaru yang hingga saat ini masih belum ada publikasi terbaru.

    Walau masih merupakan opini dan analisis pribadi, Litecoin kemungkinan besar dapat mencapai apresiasi tersebut.

    Hal ini disebabkan dukungan kondisi apresiasi pasar dan fundamental Litecoin sendiri yang tergolong bagus menurut mayoritas analis.

    Baca Juga: Apa itu Litecoin Halving? Panduan untuk Pemula!

    Dengan meningkatnya adopsi crypto, kemungkinan Litecoin akan juga ikut teradopsi akibat fundamental dan proyeknya yang merupakan wadah perpindahan crypto.

    Saat ini LTC juga masih bergerak dalam koreksi bersama mayoritas crypto walau kemarin mengalami apresiasi sekitar 33,23%.

    Kemungkinan konsolidasi masih akan terus terjadi hingga akhir Bulan bersama dengan banyaknya publikasi data perekonomian dan juga kedaluwarsanya mayoritas kontrak derivatif.

    Jika ingin pulih kemungkinan besar Litecoin harus melewati batas atas di sekitar $200 atau Rp2,9 Juta hingga $300 atau Rp4,3 Juta yang dapat memulai apresiasi ke harga tertinggi baru.

    Namun, untuk Litecoin dapat mencapai $1.000 atau Rp14,33 Juta hanya waktu yang dapat memastikan, tapi masih merupakan sebuah kemungkinan yang besar.

    Disclaimer

    Perdagangan Digital Asset (Bitcoin, Ethereum, dll) merupakan aktivitas beresiko tinggi, ketahui dan kelola risiko Anda dalam melakukan perdagangan Digital Asset. Perdagangan Digital Asset sebaiknya dilakukan pada platform exchange yang terdaftar di Bappebti.

    Kami tidak memaksa pengguna untuk membeli atau menjual Digital Asset, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Semua keputusan perdagangan Digital Asset merupakan keputusan independen oleh pengguna.

    sumber.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Litecoin Melonjak 30% dalam 3 Hari Jelang Halving, Potensi Naik Lagi?

    Harga Litecoin (LTC) telah melonjak hampir 30% dalam tiga hari terakhir dan merupakan salah satu aset kripto dengan kinerja terbaik seminggu terakhir. Saat ini diketahui Litecoin bersiap untuk acara halving yang akan datang pada 2 Agustus, lonjakan harga yang signifikan telah diamati.

    Dilaporkan BeInCrypto, Litecoin telah menjadi trending di media sosial saat aset mendekati peristiwa halving. Sementara itu, LTC telah muncul sebagai salah satu token dengan kinerja terbaik dalam seminggu terakhir.

    Sejauh ini tanda bullish untuk harga LTC telah terlihat. Setelah awalnya menembus US$ 100 pada hari Jumat (30/6), LTC telah mempertahankan perdagangan di area resistensi utama sejak saat itu.

    Potensi Litecoin

    Seperti yang diamati oleh analisis teknis BeInCrypto , LTC menunjukkan kecenderungan bullish dan bisa hampir mengubah resistensi US$ 100 menjadi level dukungannya. Hal ini dapat menyebabkan penembusan besar dan kenaikan berkelanjutan yang mungkin membuat token mencapai US$ 130 dalam waktu dekat.

    Grafik harga Litecoin LTC/USDT. Sumber: Tradingview.
    Grafik harga Litecoin LTC/USDT. Sumber: Tradingview.

    Baca juga: Pasar Kripto Belum Bergairah, Bitcoin Masih Nyaman di Level US$ 30.000

    Seperti yang dicatat oleh perusahaan analitik blockchain, Santiment, lonjakan harga LTC pada hari Jumat bertepatan dengan puncak volume aktivitas sosial. Dengan kata lain, karena tingkat hype Litecoin meningkat untuk mengantisipasi halving event blockchain, ada lonjakan permintaan untuk aset tersebut.

    Sementara, Rekt Capital memberi analisisnya bahwa LTC saat ini mengikuti skrip yang dapat mengirim jaringan pembayaran peer-to-peer ke level yang terakhir terlihat pada Januari 2022. Menurut trader itu, pergerakan LTC di atas resistensi utamanya di US$ 93 menunjukkan bahwa altcoin dapat melonjak setinggi US$ 140 sebelum peristiwa halving berikutnya.

    “Reli pre-halving LTC berjalan dengan baik. LTC mengikuti jalur hijau dengan sangat baik sejauh ini.”

    Halving Litecoin

    Sama seperti Bitcoin, halving Litecoin diprogram untuk terjadi setelah sejumlah blok tertentu ditambang dan kira-kira terjadi setiap empat tahun sekali. Peristiwa bersejarah ini kemungkinan besar akan terjadi pada 3 Agustus mendatang.

    Ilustrasi aset kripto Litecoin (LTC).
    Ilustrasi aset kripto Litecoin (LTC).

    Baca juga: Daftar Aset Kripto Potensial di Bulan Juli 2023, Raih Peluang Cuan!

    Litecoin diprogram untuk menjalani blok separuh setiap 840.000 blok. Dalam terminologi blockchain, halving adalah peristiwa yang membagi dua hadiah untuk penambang blok. Masing-masing diprogram untuk terjadi setelah sejumlah blok ditambang.

    Mekanisme tersebut dirancang untuk memastikan bahwa Bitcoin akan tetap deflasi. Protokol serupa telah dimasukkan ke dalam Litecoin dan blockchain lainnya. Seperti halnya Bitcoin, halving Litecoin biasanya terjadi setiap empat tahun.

    Saat ini, setiap blok membayar hadiah penambang sebesar 12,5 LTC. Setelah halving, penambang hanya akan menerima 6,25 LTC per blok. Kondisi yang mengarah ke halving Litecoin yang akan datang sangat mirip dengan yang diamati empat tahun lalu selama acara halving sebelumnya.

    Gunakan fitur Price Alert di Tokocrypto, pengguna akan mendapatkan notifikasi yang muncul secara real-time ketika harga sudah menyentuh target yang telah kamu tentukan. Dengan begitu, pengguna tidak ketinggalan momentum beli dan jual di harga yang sesuai. Untuk informasi lebih lanjut dan cara menggunakan fitur ini bisa mengakses link berikut ini.

    Dan pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Data Ungkap Alasan kripto Litecoin (LTC) Reli 80% ke Harga US$ 100

    Aset kripto Litecoin (LTC) baru-baru ini mengalami reli 80% yang mengesankan setelah mengalami performa yang buruk sejak November 2022. Bisa dibilang LTC memulai bulan Februari dengan catatan yang indah, karena harganya mencapai lebih dari US$ 100 atau sekitar Rp 1,4 juta.

    Menurut CoinGecko, token LTC telah meningkat 34% dalam kerangka waktu bulanan dengan keuntungan juga terjadi di grafik mingguan. Ini menunjukkan pendakian bertahap dan mantap menuju level resistensi saat ini.

    Litecoin dikenal sebagai salah satu kripto paling andal di pasar. Menurut BitPay, platform pembayaran kripto tertua, meskipun Litecoin belum mengambil alih Bitcoin sebagai alat pembayaran, LTC telah menjadi keharusan bagi penggemar kripto yang ingin beralih dari keuangan tradisional ke aset digital.

    Di Balik Tren Bullish Litecoin

    Baca juga: CEO Ark Invest Cathie Wood Prediksi Harga Bitcoin Capai Rp 7,4 Miliar

    Menurut Santiment, sebuah firma analitik kripto, peningkatan luar biasa ini dihasilkan dari dua faktor utama. Berdasarkan tweet Santiment, dua kekuatan pendorong utama Litecoin adalah adopsi yang meningkat dan proses pengurangan separuh di tahun 2023.

    Litecoin menjadi lebih diterima oleh trader karena biaya transaksinya yang rendah dan waktu transaksi yang cepat. Fakta ini memungkinkan orang menggunakannya untuk pembelian sehari-hari, seperti membeli barang secara online atau mengirim uang ke orang lain. Akibatnya, permintaan Litecoin telah tumbuh secara signifikan dalam beberapa bulan terakhir, yang telah membuat harga LTC melonjak.

    Pemegang token yang besar telah menambahkan banyak uang ke dalamnya, dan pengadopsiannya terus meningkat. Dalam tujuh bulan terakhir, alamat yang memegang koin telah menambahkan sekitar 1,15 juta token. Acara ini telah meningkatkan total pasokan token sebesar 0,5%.

    Menurut laporan Santiment, beberapa pemegang token memperolehnya menjelang akhir Juli 2022. Pada saat itu, setiap token Litecoin diperdagangkan dengan harga kurang dari US$ 60, sehingga memberikan keuntungan yang baik bagi pemegangnya.

    Halving Litecoin

    Harga Litecoin melonjak pada candle harian l LTCUSDT di Tradingview.com.
    Harga Litecoin melonjak pada candle harian l LTCUSDT di Tradingview.com.

    Baca juga: Bappebti Kemendag dan ASPAKRINDO Gelar Bulan Literasi Kripto 2023

    Halving adalah mekanisme untuk mengurangi hadiah blok untuk penambang hingga setengahnya. Proses ini bermaksud untuk menjaga pasokan aset kripto tetap terkendali dan untuk membantu menjaga stabilitas harganya. Setiap empat tahun, jaringan membagi dua penambang hadiah blok yang diterima untuk menambang di blockchain Litecoin.

    Tindakan ini mengurangi total Litecoin yang dapat dihasilkan jaringan menjadi sekitar 84 juta koin. Penambang hanya akan menerima 6,25 LTC per blok saat peristiwa halving terjadi alih-alih hadiah 12,5 LTC saat ini.

    Menurut beberapa analis, harga LTC yang lebih tinggi diharapkan, mengingat halving yang akan datang dijadwalkan pada Agustus 2023. Peristiwa ini akan terjadi pada saat ketinggian blok token mencapai 2.520.000, seperti yang telah terjadi di masa lalu.

    Secara umum, peristiwa halving dapat memengaruhi harga secara positif, tetapi tidak ada jaminan bahwa harga koin akan mempertahankan momentum bullishnya. Harga LTC saat ini diperdagangkan pada US$ 99. Juga, perubahan harga 24 jamnya mencapai 0,60% pada saat penulisan.

    Pastikan Anda hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto!

    DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bursa Kripto Korsel Ingatkan Pengguna Terkait Pembaruan Litecoin (LTC)

    Bursa kripto, Bithumb dan Upbit menerbitkan peringatan investasi soal Litecoin (LTC) menyusul pembaruan Mimblewimble yang menambahkan fitur transaksi rahasia ke aset kripto tersebut.

    Bithumb dan Upbit merupakan dua di antara empat bursa kripto terbesar di Korea Selatan yang menguasai mayoritas volume perdagangan kripto di negara itu.

    Aktivasi teknologi privasi Mimblewimble oleh Litecoin berarti pengguna dapat melakukan transaksi rahasia melalui blockchain Litecoin. Fitur ini ditambahkan pada 20 Mei 2022, dua setengah tahun setelah diumumkan pertama kali.

    Baca juga: Apa Itu Aset Kripto Nexo (NEXO) dan Mobilecoin (MOB)?

    Pada hari Senin (23/05), Bithumb berkata pengguna Litecoin dapat mengirim token sembari menyamarkan informasi transaksi. Sebab itu, LTC memasuki daftar aset kripto yang diawasi.

    “Demi melindungi nasabah dan investor, kebijakan Bithumb meliputi delisting aset digital yang tidak sesuai dengan regulasi dan panduan dari pemerintah serta regulator keuangan,” jelas Bithumb.

    Hari ini, Upbit menerbitkan peringatan serupa. Kedua bursa kripto besar lainnya di Korsel, yakni Korbit dan Coinone, belum merilis pengumuman terkait fitur baru dari Litecoin tersebut.

    Bithumb dan Upbit merujuk kepada Pelaporan dan Penggunaan Informasi Transaksi Keuangan, aturan di Korsel yang mewajibkan bursa kripto untuk menerapkan prosedur Know Your Customer (KYC) dan anti pencucian uang.

    The Block Crypto melansir, berdasarkan rekam jejak sebelumnya, bursa kripto di Korea acapkali melakukan delisting aset kripto yang dianggap tidak sesuai dengan aturan tersebut.

    Baca juga: Hasil Survei The Fed: Warga AS Membeli Kripto untuk Investasi, Bukan Transaksi

    Pembaruan Litecoin, MimbleWimble

    Litecoin diluncurkan pada tahun 2011 dan merupakan salah satu pesaing paling awal bagi Bitcoin (BTC). LTC merupakan aset kripto terbesar ke-18 berdasarkan kapitalisasi pasar sebesar US$ 4,9 milyar menurut data CoinGecko.

    Pada tahun 2019, pencipta Litecoin Charlie Lee mengungkap potensi penggunaan teknologi Mimblewimble untuk menambahkan fitur privasi dan fungibility kepada aset kripto tersebut.

    “Perjuangan berikutnya adalah soal fungibility dan privasi. Saya akan fokus menjadikan Litecoin lebih fungible dengan cara menambahkan transaksi rahasia,” ungkap Lee saat itu.

    Sumber



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Litecoin Cetak Rekor Transaksi di BitPay, Sinyal Positif Menuju ETF?

    Litecoin (LTC) kembali mencuri perhatian dengan mencatatkan rekor global baru sebagai mata uang kripto yang paling banyak digunakan di BitPay.

    Menurut laporan The Coin Republic, pencapaian ini terjadi di tengah meningkatnya antusiasme investor terhadap kemungkinan persetujuan ETF Litecoin yang diprediksi dapat semakin memperkuat posisinya dalam ekosistem pembayaran aset digital.

    LTC Ungguli Bitcoin dalam Transaksi di BitPay

    Dalam laporan terbaru yang dirilis akun resmi Litecoin di platform X, LTC mencatatkan dominasi luar biasa dengan menyumbang 34,28% dari total transaksi di BitPay dalam 12 bulan terakhir. Ini berarti dari 234.874 transaksi yang diproses, sebanyak 79.502 di antaranya menggunakan Litecoin.

    Sebagai perbandingan, Bitcoin (BTC) yang selama ini dianggap sebagai mata uang kripto utama hanya berada di posisi kedua dengan 27,24% transaksi. Ethereum (ETH) menyusul di tempat ketiga dengan 10,94%, sementara Bitcoin Cash (BCH) menempati urutan keempat dengan pangsa 8,6%. Beberapa aset lain seperti Dogecoin (DOGE), Polygon (MATIC), USDC, dan USDT masing-masing mencatatkan angka di bawah 6%.

    Peningkatan signifikan ini membuktikan bahwa Litecoin semakin diminati sebagai alat pembayaran digital, terutama karena keunggulannya dalam efisiensi biaya dan kecepatan transaksi dibandingkan dengan Bitcoin.

    Dengan biaya transaksi yang lebih rendah dan pemrosesan lebih cepat, LTC menjadi pilihan utama bagi pengguna yang ingin melakukan pembayaran dengan lebih praktis.

    Spekulasi ETF Litecoin Meningkat

    Pergerakan harga Litecoin (LTC/USDT) pada Senin, 17 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Litecoin (LTC/USDT) pada Senin, 17 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Kesuksesan Litecoin dalam ranah pembayaran ini terjadi beriringan dengan semakin banyaknya spekulasi mengenai kemungkinan persetujuan ETF spot Litecoin. Setelah keberhasilan ETF Bitcoin dan Ethereum, kini investor mulai melirik kemungkinan hadirnya ETF Litecoin yang dapat membuka akses lebih luas bagi investor tradisional.

    Menurut data dari Polymarket, peluang persetujuan ETF Litecoin pada tahun 2025 telah meningkat menjadi 77%. Bahkan, analis dari Bloomberg lebih optimistis, memperkirakan peluang persetujuan mencapai 90%. Jika ETF ini disetujui, diharapkan dapat menarik aliran modal baru ke dalam ekosistem Litecoin dan meningkatkan harga LTC secara signifikan.

    Namun, tidak semua pihak yakin bahwa ETF Litecoin akan segera mendapat lampu hijau. Beberapa analis menilai bahwa kapitalisasi pasar Litecoin yang masih lebih kecil dibandingkan Bitcoin dan Ethereum bisa menjadi faktor penghambat bagi regulator dalam memberi persetujuan.

    Prospek Harga Litecoin ke Depan

    Saat artikel ini ditulis, Litecoin diperdagangkan pada harga $90,66 setelah mengalami penurunan 3,60% dalam 24 jam terakhir. Analis memperkirakan bahwa LTC harus mampu menembus level resistensi $135 untuk melanjutkan tren kenaikannya. Jika berhasil, harga Litecoin berpotensi melonjak ke kisaran $150 hingga $200 dalam beberapa bulan mendatang.

    Sebaliknya, jika LTC gagal bertahan di atas $100, harga dapat kembali ke level support di $80 atau bahkan lebih rendah. Dengan dinamika pasar kripto yang fluktuatif, investor perlu memperhatikan sentimen pasar dan perkembangan terbaru terkait ETF Litecoin yang dapat menjadi pemicu utama pergerakan harga ke depan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • ETF Picu Kenaikan Litecoin Hingga 18%

    Litecoin (LTC) mengalami lonjakan hingga 18% dalam 24 jam terakhir, dipicu oleh ekspektasi bahwa aset ini akan segera mendapatkan persetujuan Exchange-Traded Fund (ETF).

    Thedefiant menyebutkan bahwa kenaikan ini terjadi meskipun pasar kripto secara keseluruhan mengalami penurunan, dengan Bitcoin (BTC) anjlok di bawah $84.000 dari hampir $96.000 pada 24 Februari.

    Sementara itu, analis Bloomberg, Eric Balchunas dan James Seyffart memperkirakan peluang persetujuan ETF Litecoin mencapai 90%.

    Prediksi ini mendorong LTC keluar dari tren penurunan dan mengungguli sebagian besar pasar kripto lainnya. Menurut mereka, Litecoin tetap memiliki peluang besar untuk mendapatkan ETF bahkan jika regulator anti-kripto masih berkuasa di SEC.

    Kenaikan Harga Litecoin Hanya Menutupi Kerugian Sebelumnya

    Meskipun mencatatkan kenaikan signifikan, lonjakan harga LTC sebenarnya hanya menutupi penurunan harga sehari sebelumnya.

    Saat artikel ini ditulis, LTC diperdagangkan di sekitar $130, masih di bawah level tertingginya dalam tujuh hari terakhir di $138 pada 21 Februari.

    Pergerakan harga Litecoin (LTC/USDT) pada Jumat, 28 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Litecoin (LTC/USDT) pada Jumat, 28 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Di sisi lain, Ben Yorke, kepala ekosistem di Woo Network, menilai skeptis bahwa ETF Litecoin akan membawa dampak positif yang berkelanjutan.

    Menurutnya, Litecoin hanya mendapat dorongan dari spekulasi dan tidak memiliki daya tarik jangka panjang bagi investor institusional karena kurangnya utilitas dan imbal hasil.

    Yorke berpendapat bahwa persetujuan ETF Litecoin justru bisa menjadi pemicu aksi jual besar-besaran. Investor kemungkinan akan menjual aset ini setelah berita ETF disahkan dan mengalihkan dana mereka ke aset kripto lain yang lebih menarik atau tren ETF berikutnya.

    Jauh Dari Harga Puncak

    Meskipun mengalami lonjakan harga dalam beberapa hari terakhir, Litecoin masih berada sekitar 70% di bawah harga tertingginya pada tahun 2021 yang mencapai sekitar $400.

    Hal ini menunjukkan bahwa prospek jangka panjang Litecoin masih belum menjanjikan dibandingkan aset kripto lainnya.

    Meskipun Litecoin berhasil naik 18% di tengah hype ETF, kenaikan ini lebih didorong oleh spekulasi daripada fundamental yang kuat.

    Jika ETF Litecoin benar-benar disetujui, ada kemungkinan besar bahwa investor akan segera menjual aset ini, yang dapat menghambat kenaikan lebih lanjut.

    Dengan prospek jangka panjang yang masih meragukan, penting bagi investor untuk tetap berhati-hati sebelum mengambil keputusan investasi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Litecoin Pimpin Pemulihan Altcoin: Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya?

    Salah satu altcoin yang menunjukkan pemulihan signifikan adalah Litecoin (LTC), yang mencatat lonjakan harga lebih dari 5% dalam 24 jam terakhir.

    Sementara gelombang besar likuidasi di pasar kripto yang mencapai lebih dari $1,4 miliar, akhirnya angin segar mulai terasa. Apakah ini pertanda bahwa kondisi terburuk sudah berlalu?

    Litecoin dan Altcoin Mulai Bangkit

    Dilaporkan U Today, pada saat artikel ini ditulis, harga Litecoin naik sebesar 5,62% menjadi $118,67. Meskipun volatilitas masih tinggi, perlahan tapi pasti LTC mulai memangkas kerugiannya dari pekan sebelumnya.

    Meskipun volume perdagangan Litecoin masih mengalami penurunan 19% menjadi $1,2 miliar, beberapa platform seperti Binance dan OKX mencatat kenaikan volume masing-masing sebesar 14,39% dan 5,98%.

    Tak hanya Litecoin, beberapa altcoin lain juga menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Ethereum (ETH) misalnya, yang sebelumnya terdampak peretasan Bybit, berhasil rebound 2,85% ke $2.463. Sementara itu, XRP, Solana (SOL), dan Cardano (ADA) masing-masing mencatat kenaikan 4,77%, 1,87%, dan 2,4%.

    Pergerakan harga Litecoin (LTC/USDT) pada Kamis, 27 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Litecoin (LTC/USDT) pada Kamis, 27 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Apakah LTC Sudah Mencapai Titik Terendah?

    Beberapa analis percaya bahwa Litecoin mungkin telah mencapai titik terendahnya di $108,4 sebelum investor mulai mencegah aksi jual lebih lanjut.

    Salah satu faktor yang tetap menjadi sorotan adalah potensi persetujuan ETF Litecoin, yang bisa menjadi katalis utama bagi investor jangka panjang.

    Sebagai aset yang dikategorikan sebagai komoditas, LTC berpotensi mendapatkan keuntungan dari perkembangan kebijakan regulasi kripto yang sedang berlangsung. Para investor yang memahami hal ini mulai berspekulasi bahwa pemulihan ini bisa menjadi awal dari reli yang lebih besar.

    Meskipun masih ada tantangan di depan, Litecoin menunjukkan ketahanan yang kuat dan memimpin pemulihan di pasar altcoin. Dengan minat yang terus meningkat, ditambah dengan spekulasi mengenai ETF Litecoin, potensi kenaikan lebih lanjut masih terbuka. Namun, seperti biasa, investor disarankan untuk tetap melakukan riset sebelum mengambil keputusan investasi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com