Tag: lukman

  • Wahana, Harga Tiket, serta Jam Bukanya


    Jakarta

    Lagi panas terik, sebagian traveler mungkin nggak mau berenang kan? Tapi ada lho kolam renang indoor yang kids friendly di sekitar Jakarta, yaitu Tropikana Waterpark Cibinong.

    Tropikana Waterpark Cibinong ini berlokasi di dalam mall, jadi pengunjung tidak akan kepanasan selama berenang. Kolam renang ini ramah anak sehingga mesti didampingi oleh orang dewasa berusia 17 tahun ke atas.

    Di sana ada beberapa kolam dan wahana seru serta aman tentunya. Selain itu, konsep waterpark-nya unik dan aesthetic. Traveler yang tidak berenang dapat berfoto-foto. Makin penasaran dengan Tropikana Waterpark Cibinong? Cari tahu info selengkapnya di bawah ini.


    Daya Tarik Tropikana Waterpark Cibinong

    Berikut daya tarik Tropikana Waterpark Cibinong yang membedakannya dengan kolam renang lain:

    Nuansa Tropis

    Waterpark ini memiliki konsep tropis yang Instagramable bak di pantai. Terlihat dari dekorasinya yang berhiaskan pohon kelapa, pohon palem, patung flamingo, hingga kursi pantai. Areanya pun didominasi berwarna pink, bagus banget untuk berfoto.

    Tropikana Waterpark CibinongTropikana Waterpark Cibinong (Instagram @tropikana.waterpark)

    Kolam Indoor Anak

    Karena terletak di dalam mall, Tropikana Waterpark berkonsep kolam renang indoor sehingga tidak akan kepanasan. Kolamnya pun tidak dalam jadi aman untuk anak maupun balita. Tapi tetap ya, anak-anak perlu berada dalam pengawasan orang dewasa.

    Selain itu, beberapa jenis kolam yang tersedia yakni Baby Pool, Kiddie, Wave Pool, serta Water Fountain.

    Wahana

    Di sini ada sejumlah wahana yang kids friendly, seperti papan seluncur dengan berbagai ukuran. Di samping itu, ada juga pancuran air, jembatan balon, serta area air mancur.

    Tropikana Waterpark Cibinong memiliki konsep kolam renang indoor yang kids friendly.Tropikana Waterpark Cibinong memiliki konsep kolam renang indoor yang kids friendly. (Instagram @tropikana.waterpark)

    Tropikana Waterpark Cibinong terletak di Robinson City Point Lt. Dasar, Jl. HR Lukman No. 29, Cibinong, Kabupaten Bogor. Lokasinya dari Jakarta tidak terlalu jauh dan dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih 30 menit-1 jam.

    Kalau mengendarai mobil, dari Jakarta dapat melewati jalan Tol Jagorawi dan exit di Citeureup atau Cibinong. Naik motor juga bisa ambil arah Jalan Raya Bogor tinggal lurus saja. Jika masih tidak tahu tempatnya, bisa lihat di online maps ya.

    Waktu Operasional Tropikana Waterpark Cibinong

    Tropikana Waterpark Cibinong buka setiap hari. Traveler dapat berkunjung dari pukul 09.00-18.00 pada Senin-Jumat. Serta pukul 08.00-18.00 pada Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional.

    Harga Tiket Tropikana Waterpark Cibinong

    Harga tiket Tropikana Waterpark Cibinong yaitu Rp 59.000 per orang untuk weekday dan weekend. Untuk pendamping dikenakan tarif masuk Rp 29.000 per orang.

    Tropikana Waterpark Cibinong merupakan area kolam renang untuk anak. Untuk berenang di sini, anak di bawah 12 tahun harus didampingi orang dewasa berusia 17 tahun ke atas.

    Fasilitas Tropikana Waterpark Cibinong

    Fasilitas umum di Tropikana Waterpark Cibinong cukup lengkap. Di dalam areanya terdapat food corner, snack corner, toilet, ruang bilas, serta tempat duduk. Ada loker dan ban yang dapat disewa.

    Karena Tropikana Waterpark Cibinong berada di pusat perbelanjaan, pengunjung dapat makan atau belanja keperluan lain di gerai dalam mall.

    Nah, itu tadi informasi mengenai Tropikana Waterpark Cibinong. Apakah kamu tertarik berenang di sana?

    (azn/row)



    Sumber : travel.detik.com

  • Fakta-fakta Menarik Hewan di Habitat Park SCBD



    Jakarta

    Habitat Park SCBD menjadi salah satu tempat wisata menarik di tengah ibu kota Jakarta. Di sini pengunjung akan makin cinta dengan alam.

    Taman hewan ini memiliki tiga zona aktivitas yaitu Main Plaza, Botanical Garden dan Animal Park. Masing-masing zona diisi dengan aneka tumbuhan dan hewan.

    Secara total Habitat Park memiliki 42 spesies dengan jumlah sekitar 100 ekor binatang dan mempekerjakan 17 ranger. Setiap harinya sekitar 400-500 orang datang berkunjung, akhir pekan akan meningkat sampai 1.500 pengunjung.


    Di sini pengunjung akan diedukasi dan mengenal hewan-hewan di alam liar agar bisa mencintainya. Berikut beberapa fakta hewan yang didapat detikTravel saat berkunjung ke sana pada Selasa (18/6).

    1. Binturong

    Hewan sejenis musang dengan tubuh yang besar. Tak banyak yang tahu kalau hewan nokturnal ini sangat menggemaskan. Tinggal di rumah pohon di area Botanical Garden, Binturong memiliki ciri khas wangi yang manis seperti popcorn.

    “Binturong hewan yang dilindungi tapi ada izin tangkarnya. Punya sertifikat per ekor dari BKSDA,” ujar Hanif (31) Animal Curator Habitat Park SCBD.

    Ternyata, binturong memiliki chip yang berisi nomor izin. Jadi kehadiran hewan ini di Habitat Park sangat istimewa.

    2. Otter

    Belakangan hewan karnivora ini banyak dipelihara karena menggemaskan. Hanif berkata bahwa hewan ini sebaiknya dibiarkan hidup dialam, karena mereka hidup di dua alam yaitu air dan darat.

    “Perawatannya repot dan bau, karena mereka mamalia yang hidup di dua alam,” katanya.

    Sebagai salah satu mamalia pintar, otter tidak bisa hidup di alam sendirian. Oleh sebab itu Habitat Park membangun kandang dengan ekosistem air yang cukup ramai.

    “Ada ikan di kolam untuk merangsang naluri berburu. Tapi makan pagi dan sore tetap kami berikan. Kalau ikan yang dikolam di makan, ya nggak masalah,” jawabnya.

    3. Kapibara

    Habitat Park SCBDHabitat Park SCBD Foto: (bonauli/detikcom)

    Tiga ekor kapibara dipelihara di taman hewan ini. Hanif menyebut kapibara sebagai hewan paling santai.

    “Dia bisa bersahabat dengan buaya, karena tidak menganggap buaya itu musuhnya. Begitu pula sebaliknya,” terangnya.

    Kapibara mampu menyelam selama 5 menit di bawah air. Ia memiliki bulu yang kasar seperti sapu ijuk. Kukunya selalu tumpul dan giginya tumbuh setiap tahun.

    “Makanya kapibara suka ngikis gigi di pohon, kalau tumbuh terus bisa melukai diri mereka juga,” ungkap Hanif.

    Hewan pengerat terbesar dunia ini memang sangat santai.

    4. Burung Unta

    Habitat Park SCBDHabitat Park SCBD Foto: (bonauli/detikcom)

    Ya, Habitat Park SCDB memiliki sepasang burung unta berusia di bawah satu tahun. Hewan diurnal ini tidak mampu melihat dengan jelas saat malam alias rabun ayam.

    “Kekuatannya ada di kaki, bisa berlari 70-80 km/jam,” cerita Hanif.

    Sebagai salah satu burung terbesar dunia, otak burung unta tidak lebih besar dari ukuran bola matanya. Dia tidak bisa terbang dan cukup agresif.

    “Burung unta ini termasuk hewan yang tidak cerdas juga. Mereka makan apa saja yang ada di kandangnya, makanya harus dibersihkan setiap hari. Harus steril,” jelas pria lulusan Public Relation Unisba itu.

    5. Red Fox

    Pengunjung bisa bertemu dengan sepasang rubah red fox di Animal Park. Mamalia omnivora ini tampak cantik dengan bulu merah menyala.

    “Di sini kita kasih penghangat dan pendingin, karena di alam aslinya mereka butuh panas,” ucap Hanif.

    Jika bulunya rontok artinya red fox berada di lingkungan yang terlalu panas, sehingga dibutuhkan pendingin di dalam kandang.

    6. Burung Hantu

    Habitat Park SCBDHabitat Park SCBD Foto: (bonauli/detikcom)

    Taman Hewan ini memiliki satu ruangan khusus untuk burung hantu, totalnya 10 spesies dengan jumlah 13 ekor. Sebagai predator yang paling pandai berkamuflase, burung hantu adalah pest control paling alami yang bisa digunakan manusia.

    “Tiga hektar lahan itu bisa diawasi oleh sepasang burung hantu barn owl,” ungkap Lukman (31) ranger di kandang burung hantu.

    Di sini 10 burung hantu lokal bisa disentuh oleh pengunjung. Tapi tetap harus didampingi oleh ranger. Sementara yang tiga lagi masih dalam masa habituasi.

    “Mereka kalau nyaman itu kakinya naik satu, saving energy istilahnya,” jelas Lukman.

    Terlihat burung-burung ini menatap pengunjung yang datang. Beberapa kali mereka bersuara, apa artinya ya?

    “Itu memang calling mereka aja, bukan berarti mereka nggak nyaman,” jawabnya.

    Dalam tiap sesi, Lukman selalu mengedukasi pengunjung untuk tidak memelihara burung hantu di rumah. Keberadaannya di alam adalah bentuk keseimbangan alam.

    “Biarkan mereka tetap di alam jangan lakukan perbuatan liar. Jangan gunakan racun tikus untuk membunuh hama, karena mereka makan hama. Itu bisa membunuh mereka,” ungkapnya.

    Tonton juga “Tak Ada Pelangi di Jalan Andrea Hirata Selamatkan Bahasa Belitung” di sini:

    (bnl/wsw)

    Sumber : travel.detik.com

    Alhamdulillah اللهم صلّ على رسول الله محمد wisata mobil
    image : unsplash.com / Thomas Tucker
  • Wahana, Harga Tiket, serta Jam Buka


    Jakarta

    Tropikana Waterpark Cibinong hadir sebagai pilihan destinasi wisata air indoor bagi keluarga Bogor dan sekitarnya. Didesain dengan vibe tropis dan Instagramable, Tropikana Waterpark Cibinong bisa jadi alternatif liburan singkat bareng keluarga dan orang-orang terdekat.

    Daya Tarik Tropikana Waterpark Cibinong

    Spot wisata ini menyediakan aneka wahana yang aman bagi anak-anak, dengan warna-wani cerah yang kental dengan suasana pantai. Tentunya, pengunjung bisa main air atau renang dalam kondisi cerah dan hujan karena tersedia di dalam ruang.

    Pilihan wahana di Tropikana Waterpark Cibinong terdiri dari:


    Baby pool

    Tropikana Waterpark Cibinong memiliki konsep kolam renang indoor yang kids friendly.Tropikana Waterpark Cibinong Foto: Instagram @tropikana.waterpark

    Kolam ini didesain untuk anak kecil yang ingin renang bersama orang tua. Anak kecil bisa berenang tanpa takut tenggelam atau bercampur dengan orang dewasa.

    Massage pool

    Pengunjung di kolam massage pool bisa main air dengan water spray yang tersedia. Tentunya anak dan orang tua bisa main air bersama menghabiskan waktu liburan.

    Kiddie pool

    Tropikana Waterpark Cibinong memiliki konsep kolam renang indoor yang kids friendly.Tropikana Waterpark Cibinong Foto: Instagram @tropikana.waterpark

    Kolam ini menyediakan perosotan dan permainan lain tepat di tengah kolam. Kiddie pool lebih cocok untuk anak lebih besar yang bisa bertindak lebih hati-hati, tanggung jawab, dan bisa antri.

    Wave pool

    Di sini, kolam didesain memberi wave-wave kecil yang cocok untuk keluarga renang bareng. Gelombang ini bikin pengunjung seperti berenang di pinggir pantai atau danau di alam bebas.

    Water fountain

    Nah, wahana ini adalah tempat anak dan keluarga yang ingin lanjut main air. Di sini ada water spray yang ditanam di dasar kolam dan menyemporkan air ke atas. Di kolam ini juga ada patung lucu yang diletakkan di tengah kolam.

    Setelah main-main air, pengunjung bersama keluarga bisa makan bareng di zona kuliner dengan menu main course, camilan, dessert, dan aneka minuman. Di Tropikana Waterpark Cibinong tentunya tersedia ruang ganti, kamar mandi, dan berbagai fasilitas pendukung lainnya

    Harga Tiket Tropikana Waterpark Cibinong

    Tarif masuk Tropikana Waterpark Cibinong pastinya terjangkau bagi keluarga Jabodetabek dan area sekitarnya.

    • Tiket masuk: Rp 59 ribu untuk anak dan pendamping

    Dikutip dari Instagram Tropikana Waterpark, harga ini berlaku di weekdays (Senin-Jumat) dan Weekend (Sabtu-Minggu) serta libur nasional.

    Jam Buka Tropikana Waterpark Cibinong

    Keluarga yang ingin liburan di Tropikana Waterpark Cibinong wajib berkunjung di jam operasional berikut

    • Senin-Jumat: 09.00-18.00
    • Sabtu, Minggu, libur nasional: 08.00-18.00
    • Lokasi: Robinson City Point Cibinong Jl. HR. Lukman Nomor 29, Cirimekar, Cibinong, Bogor.

    Selain renang dan main air, anak dan keluarga bisa ambil foto di spot estetik yang tersebar di seluruh wahana. Sebelum berkunjung jangan lupa cek medsos Tropikana Waterpark Cibinong supaya nggak ketinggalan diskon, promo, dan program lain yang menarik buat pengunjung.

    (row/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Kisah ‘Kampung Dayak’ di Sukabumi, Hidup Nomaden Ikuti Pasang Surut Air Laut



    Sukabumi

    Di Sukabumi, ada kampung unik yang disebut ‘Kampung Dayak’. Jangan traveler bayangkan Dayak yang di Kalimantan ya. Istilah Dayak di sini lebih menunjukkan kehidupan warga nomaden mengikuti pasang surut air laut.

    Kampung Dayak ini berada tidak jauh dari pesisir Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Disebut Kampung Dayak, karena dahulunya bermula dari kehidupan warga yang kerap berpindah-pindah tempat tinggal sementara, ketika air laut pasang.

    Ketika air laut pasang, memaksa mereka meninggalkan rumah dan mencari tempat tinggal yang lebih aman.


    “Sudah 23 tahun tinggal di sini, jadi merasakan enak dan tidak enaknya selama tinggal. Dahulu, air itu naik ke atas sampai masuk ke perkampungan. Kalau sudah begitu, akhirnya keluarga dibawa dulu mengungsi, ke rumah saudara atau ke tempat yang aman,” kata Lukman (65), warga Kampung Dayak saat berjumpa dengan tim detikcom tahun lalu.

    Dayak di sini bukanlah istilah yang sama dengan salah satu suku di Kalimantan. Istilah kampung dayak berasal dari pola tinggal yang berpindah ketika situasi kampung tidak aman saat ditinggali. Nama kampung yang sebenarnya adalah Kampung Talanca.

    “Sering pindah lalu balik lagi, makanya disebut Kampung Dayak mungkin ya,” kata Lukman seraya terkekeh.

    Warga kampung ini menjalani kehidupan yang tidak mudah. Mayoritas dari mereka menggantungkan hidup pada hasil laut. Ketika musim ikan tiba, mereka berbondong-bondong melaut, menangkap ikan yang menjadi sumber penghidupan utama. Laut bagi mereka adalah sahabat yang penuh misteri.

    Kadang ia murah hati memberikan hasil tangkapan melimpah. Namun di waktu lain, ia berubah menjadi lautan yang sunyi tanpa ikan.

    “Kalau dulu iya ngambil ikan, ke laut pakai perahu congkreng. Kalau sekarang sudah enggak kuat, selain ikan sudah jarang sekarang lebih banyak mulung sampah saja. Hasilnya lumayan, walau usia sudah enggak muda lagi tapi buat nambah-nambah penghasilan,” tuturnya.

    “Tinggal di sini dengan keluarga, asli Citereup Desa Loji, tinggal di sini sama anak-anak, cucu 10, kalau cicit 4. Soal pendidikan alhamdulillah pada sekolah semua,” sambungnya.

    Kisah serupa juga dikisahkan Tami (65). Ia bercerita ketika ikan sulit didapat, warga kampung tidak tinggal diam. Mereka banting setir menjadi pemulung, mengais rezeki dari tumpukan rongsokan yang terbawa arus dan terdampar di pesisir Loji.

    Di antara sampah yang terkumpul di pantai, mereka mencari barang-barang yang bisa dijual kembali, mulai dari logam hingga plastik, apapun yang bisa menghasilkan sedikit uang untuk menyambung hidup.

    “Kalau misalkan tidak ada ikan, musim lagi jelek itu saya kepompong ngumpulin aqua botol gelas, mulung kayu. Sehari dapat kalau plastik bisa sampai berapa puluh kilogram. Nanti ada yang ngangkut,” kata Tami.

    Tami menceritakan dia masih kuat melaut, kalau musim ikan dia bisa sampai semalaman mencari ikan.

    “Masih kuat, cari ikannya kalau dapat macam-macam lah ada Layur, Selayang macam-macam,” lirihnya.

    Meski kehidupan terombang-ambing oleh alam, Tami dan warga kampung lainnya tetap gigih dan tangguh. Mereka telah terbiasa dengan kerasnya kehidupan di pesisir, menerima perubahan musim dan pasang surut laut sebagai bagian dari kehidupan mereka yang sederhana.

    “Kalau harapan, setiap hari kehidupan bisa lebih stabil dan sejahtera. Kami tetap yakin mungkin besok akan membawa keberuntungan yang lebih baik,” pungkasnya.

    (sym/wsw)



    Sumber : travel.detik.com

  • Jangan Cuma Ibu, Ayah Juga Harus Berperan dalam Mendidik Anak


    Jakarta

    Mendidik anak bukan hanya sekedar mengawasi. Ayah juga dapat turut serta dalam mengantar anak dan juga mendidik anak.

    Keterlibatan ayah dalam pendidikan anak bukan hanya tanggung jawab ibu atau sekolah. Ayah memiliki peran sentral dalam mendukung perkembangan intelektual, emosional, dan spiritual anak.

    Dalam konteks pendidikan, ayah berperan sebagai figur otoritas, pemberi motivasi, serta pembimbing dalam aspek akademis dan keagamaan.


    Dalam Al-Qur’an, ayah disebutkan sebagai pemimpin utama keluarga yang bertanggung jawab untuk mendidik dan membimbing anak-anaknya dalam segala aspek kehidupan, termasuk pendidikan akademis dan agama.

    Salah satu ayat yang menunjukkan hal ini adalah dalam surat Luqman (ayat 12-13), di mana Luqman memberikan nasihat kepada anaknya tentang kewajiban menyembah Allah dan menjauhi kesyirikan, yang menunjukkan bagaimana ayah harus terlibat dalam pendidikan agama anak-anaknya.

    Allah SWT berfirman dalam surah Luqman ayat 12-13 yang berbunyi:

    وَلَقَدۡ اٰتَيۡنَا لُقۡمٰنَ الۡحِكۡمَةَ اَنِ اشۡكُرۡ لِلّٰهِؕ وَمَنۡ يَّشۡكُرۡ فَاِنَّمَا يَشۡكُرُ لِنَفۡسِهٖۚ وَمَنۡ كَفَرَ فَاِنَّ اللّٰهَ غَنِىٌّ حَمِيۡدٌ‏ ١٢

    Artinya: Dan sungguh, telah Kami berikan hikmah kepada Lukman, yaitu, “Bersyukurlah kepada Allah! Dan barangsiapa bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya dia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa tidak bersyukur (kufur), maka sesungguhnya Allah Mahakaya, Maha Terpuji.”

    وَاِذۡ قَالَ لُقۡمٰنُ لِا بۡنِهٖ وَهُوَ يَعِظُهٗ يٰبُنَىَّ لَا تُشۡرِكۡ بِاللّٰهِ ؕ اِنَّ الشِّرۡكَ لَـظُلۡمٌ عَظِيۡمٌ‏ ١٣

    Artinya: Dan (ingatlah) ketika Lukman berkata kepada anaknya, ketika dia memberi pelajaran kepadanya, “Wahai anakku! Janganlah engkau mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar.”

    Imam al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin menekankan pentingnya keterlibatan kedua orang tua dalam mendidik anak, namun ia juga secara khusus mengungkapkan bahwa ayah memiliki peran penting dalam mendidik anak untuk menjadi individu yang berakhlak mulia dan beriman.

    Dalam konteks ini, ayah bertugas mengarahkan anak menuju kebaikan, dengan memberikan contoh serta nasihat yang bijak. Hamka dalam Falsafah Hidup mengungkapkan bahwa ayah adalah sosok yang sangat berperan dalam mencetak masa depan anak-anaknya. Pendidikan yang dimulai dari rumah, dengan adanya keterlibatan ayah dalam berbagai aspek kehidupan anak, akan menghasilkan anak-anak yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

    Pentingnya Kolaborasi Ayah dan Ibu dalam Mendidik

    Ali Sumitro dalam Peran Ayah dalam Pendidikan Anak Perspektif Al-Qur’an menjelaskan bahwa pendidikan anak merupakan tugas mulia yang tidak hanya menjadi tanggung jawab individu, melainkan sebuah amanah yang harus dijalankan bersama oleh kedua orang tua.

    Kolaborasi antara ayah dan ibu dalam mendidik anak menjadi hal yang sangat penting, karena keduanya membawa peran yang saling melengkapi dalam proses pembentukan karakter, moral, dan intelektual anak.

    Ayah dan ibu, meskipun memiliki peran yang berbeda, keduanya memiliki kontribusi yang tak terpisahkan dalam mendukung tumbuh kembang anak.

    Dalam perspektif Al-Qur’an, kedua orang tua diamanatkan untuk saling bekerja sama dalam memberikan pendidikan yang terbaik, baik dalam aspek spiritual, emosional, maupun sosial. Sinergi antara ayah dan ibu yang harmonis akan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi perkembangan anak secara optimal.

    Al-Qur’an memberikan banyak petunjuk tentang pentingnya pendidikan dalam keluarga, dan menunjukkan bahwa ayah dan ibu memiliki peran yang tidak terpisahkan dalam mendidik anak.

    Kolaborasi keduanya tidak hanya pada tingkat fisik dan materi, tetapi juga dalam pendidikan moral dan spiritual. Seperti yang disebutkan dalam surah At-Tahrim: 6, Allah berfirman:

    يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ قُوٓا۟ أَنفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا وَقُودُهَا ٱلنَّاسُ وَٱلْحِجَارَةُ عَلَيْهَا مَلَٰٓئِكَةٌ غِلَاظٌ شِدَادٌ لَّا يَعْصُونَ ٱللَّهَ مَآ أَمَرَهُمْ وَيَفْعَلُونَ مَا يُؤْمَرُونَ

    Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.”

    Ayat ini menegaskan bahwa kewajiban untuk menjaga keluarga dari api neraka adalah tugas bersama antara ayah dan ibu. Ayat ini mengajarkan bahwa orang tua harus bekerja sama dalam memberikan pendidikan yang sesuai dengan prinsip-prinsip Islam, menjaga anak- anak agar tetap berada di jalan yang benar.

    (lus/dvs)



    Sumber : www.detik.com