Tag: lutein

  • Begini Cara Melakukan Diet Keto, Aturan hingga Menu Makanannya

    Jakarta

    Diet keto adalah diet rendah karbohidrat dengan pengurangan asupan karbohidrat secara drastis, dan menggantinya dengan lemak. Pengurangan asupan karbohidrat ini menempatkan tubuh ke dalam kondisi metabolisme yang disebut ketosis.

    Ketika hal ini terjadi, tubuh menjadi sangat efisien dalam membakar lemak untuk energi.Tubuh juga mengubah lemak menjadi keton di liver atau hati, yang dapat memasok energi untuk otak.

    Dikutip dari Healthline, banyak penelitian yang menunjukkan bawah jenis diet ini dapat membantu seseorang menurunkan berat badan dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.


    Cara Diet Keto

    Dikutip dari WebMD, saat mulai menjalani diet keto dan porsi karbohidrat berkurang, tubuh akhirnya akan kehabisan bahan bakar yakni gula darah yang dapat digunakannya dengan cepat. Proses ini biasanya berlangsung selama 3-4 hari.

    Kemudian, tubuh akan mulai memecah protein dan lemak untuk menghasilkan energi, yang dapat menurunkan berat badan. Proses ini yang disebut sebagai ketosis. Penting untuk dicatat bahwa diet ketogenik adalah diet jangka pendek yang difokuskan pada penurunan berat badan.

    Aturan Diet Keto

    Orang-orang paling sering menggunakan diet ketogenik untuk menurunkan berat badan. Tetapi, diet ini juga dapat membantu mengelola kondisi medis tertentu, seperti epilepsi.

    Diet ini juga dapat membantu orang dengan penyakit jantung, penyakit otak tertentu, dan bahkan jerawat, tapi masih perlu penelitian lebih lanjut di bidang tersebut. Penting untuk melakukan konsultasi ke dokter terlebih dulu sebelum menjalani diet keto, terutama bagi orang dengan diabetes tipe 1.

    Makanan yang Dikonsumsi Selama Diet Keto

    Diet keto adalah diet rendah karbohidrat, tinggi lemak, dan protein sedang. Mungkin hal ini membuat beberapa orang bingung untuk menentukan makanan apa saja yang bisa dikonsumsi.

    Dikutip dari dari Eating Well, berikut daftarnya:

    1. Ikan dan makanan laut

    Ikan kaya akan vitamin B, kalium, selenium, protein, dan bebas karbohidrat. Beberapa jenis ikan, seperti salmon, sarden, mackerel, tuna albacore, dan ikan berlemak lainnya mengandung lemak omega-3 yang tinggi.

    Itu terbukti dapat meningkatkan kadar hemoglobin A1c-tes yang mengukur kadar gula darah selama 3 bulan. Selain itu, rutin mengkonsumsi ikan juga dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kronis serta peningkatan kesehatan mental.

    2. Sayuran rendah karbohidrat

    Sayuran non tepung rendah kalori dan karbohidrat, tetapi kaya akan banyak nutrisi, termasuk vitamin C dan beberapa mineral. Sayuran ini juga mengandung antioksidan yang membantu melindungi dari radikal bebas yang merusak sel.

    Beberapa sayuran yang cocok untuk diet keto, seperti brokoli, kembang kol, kadang hijau, paprika, zucchini, dan bayam.

    3. Keju

    Keju tidak mengandung karbohidrat dan tinggi lemak, sehingga sangat cocok untuk diet ketogenik. Makanan ini juga kaya akan protein dan kalsium.

    Dalam sepotong keju Cheddar seberat 1 ons mengandung sekitar 5 g lemak jenuh, yang direkomendasikan oleh American Heart Association untuk dibatasi guna menurunkan risiko penyakit jantung.

    4. Alpukat

    Selama menjalani diet keto, pilihlah lemak yang menyehatkan jantung seperti alpukat. Buah ini mengandung banyak lemak tak jenuh tunggal dan kalium.

    Setengah alpukat berukuran sedang mengandung sekitar 6 g karbohidrat total, 4,5 g di antaranya adalah serat, dan 360 miligram kalium, yang merupakan sekitar 8 persen dari kebutuhan harian.

    5. Daging dan unggas

    Daging merupakan sumber protein rendah lemak dan dianggap sebagai makanan pokok dalam diet ketogenik. Daging segar dan unggas tidak mengandung karbohidrat dan kaya akan vitamin B dan beberapa mineral, termasuk kalium, selenium, dan seng.

    6. Telur

    Telur mengandung banyak protein, vitamin B, mineral, dan antioksidan. Dua telur besar tidak mengandung karbohidrat sama sekali dan lebih dari 12 g protein.

    Makanan ini meningkatkan rasa kenyang dan mengandung antioksidan seperti lutein dan zeaxanthin. Kandungan tersebut dapat membantu melindungi kesehatan mata.

    7. Kacang-kacangan dan biji-bijian

    Kacang-kacangan dan biji-bijian penuh dengan lemak tak jenuh ganda dan tak jenuh tunggal, serat, dan protein yang sehat. Kandungan karbohidrat bersihnya juga sangat rendah.

    Beberapa kacang atau biji-bijian yang bisa dikonsumsi, seperti kacang almond, kacang mete, pistachio, kacang kenari, chia seed, biji labu, hingga biji wijen. Selain itu, minyak zaitun dan minyak kelapa adalah dua minyak yang direkomendasikan digunakan dalam diet keto.

    8. Buah beri

    Buah beri kaya akan antioksidan yang mengurangi peradangan dan melindungi dari penyakit. Buah beri rendah karbohidrat dan tinggi serat. Jenis beri yang bisa dikonsumsi selama diet keto, yakni blackberry, blueberry, raspberry, dan stroberi.

    9. Kopi dan teh tanpa gula

    Kopi dan teh tawar mengandung nol gram karbohidrat, lemak, atau protein, jadi keduanya baik untuk diet keto. Ditambah lagi, minum 2-3 cangkir kopi per hari menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.

    Sementara itu, teh kaya akan antioksidan, memiliki lebih sedikit kafein daripada kopi. Minuman ini memiliki banyak khasiat yang meningkatkan kesehatan yang dapat melindungi terhadap kanker, mencegah tekanan darah tinggi dan gula darah, serta meningkatkan fungsi kognitif.

    (sao/suc)



    Sumber : health.detik.com

  • 7 Sayuran untuk Jaga Kesehatan Mata di Tengah Paparan Gadget


    Jakarta

    Kesehatan mata perlu dijaga, terutama di era digital saat ini dimana mata sering terpapar gadget dan komputer. Caranya bisa dengan memperbanyak konsumsi sayuran berikut ini.

    Salah satu cara untuk menjaga kesehatan mata adalah dengan mengonsumsi sayuran yang kaya akan nutrisi penting bagi penglihatan, seperti vitamin A, C, E, serta lutein dan zeaxanthin.

    Berikut adalah beberapa sayuran yang sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata:


    1. Bayam

    BayamBayam Foto: Getty Images/PoppyB


    Bayam adalah sumber yang sangat baik dari lutein dan zeaxanthin, dua jenis antioksidan yang dapat membantu melindungi mata dari kerusakan yang disebabkan oleh cahaya biru dan radikal bebas. Lutein dan zeaxanthin juga penting dalam melindungi retina dan mencegah degenerasi makula terkait usia (AMD).

    2. Brokoli
    Brokoli mengandung vitamin C yang tinggi, yang berperan dalam melindungi mata dari kerusakan oksidatif. Vitamin C juga membantu memperkuat pembuluh darah mata dan meningkatkan kesehatan jaringan mata. Dengan mengonsumsi brokoli secara rutin, Anda dapat mengurangi risiko katarak dan degenerasi retina.

    3. Kale
    Kale, salah satu jenis sayuran hijau berdaun, sangat kaya akan lutein dan zeaxanthin. Kedua senyawa ini membantu menyaring sinar biru yang berbahaya dan melindungi retina dari kerusakan yang dapat menyebabkan gangguan penglihatan.

    4. Jagung

    Resep Corn RibsCorn Ribs Foto: Getty Images

    Jagung juga mengandung lutein dalam jumlah yang cukup tinggi. Lutein memiliki kemampuan untuk melindungi mata dari kerusakan akibat cahaya yang berlebihan, serta memperbaiki penglihatan dan mencegah degenerasi makula.

    5. Paprika merah
    Paprika merah tidak hanya kaya akan vitamin C, tetapi juga mengandung vitamin A yang berfungsi untuk menjaga kesehatan mata dan mengurangi risiko rabun senja. Vitamin C dalam paprika merah juga membantu mencegah kerusakan sel mata akibat radikal bebas.

    6. Tomat
    Tomat mengandung likopen, sebuah antioksidan yang dapat membantu melindungi mata dari kerusakan terkait usia. Likopen diketahui dapat melawan radikal bebas yang merusak sel-sel mata, sehingga menjaga kesehatan retina dan mencegah gangguan penglihatan.

    7. Wortel

    Baby carrotBaby carrot Foto: iStock

    Wortel dikenal sebagai sayuran yang kaya akan beta-karoten, yang merupakan bentuk provitamin A. Vitamin A sangat penting untuk kesehatan mata karena membantu menjaga penglihatan di tempat yang kurang cahaya (penglihatan malam) dan melindungi mata dari degenerasi makula. Selain itu, wortel juga dapat mengurangi risiko katarak.

    Mengonsumsi berbagai sayuran yang kaya akan vitamin A, C, E, lutein, dan zeaxanthin secara teratur dapat membantu menjaga kesehatan mata dan melindungi penglihatan Anda dari berbagai masalah mata. Jangan lupa untuk mengkombinasikan sayuran-sayuran tersebut dalam pola makan sehari-hari untuk mendapatkan manfaat maksimal bagi kesehatan mata Anda.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul 7 Sayuran Bikin Mata Sehat, Sering Terpapar Gadget Wajib Coba

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com