Tag: mack

  • Antre 45 Menit Untuk Cicipi Es Krim Creamy di Blok M


    Jakarta

    Gerai es krim ini akhirnya punya gerai offline yang baru buka di kawasan Blok M. Sejak pembukaannya pertama kali langsung diantre banyak orang.

    Hadirnya gerai es krim ini menambah panjang daftar tempat jajan viral di Blok M yang diantre orang. Lokasinya di Melawai, berdempetan dengan jajanan viral lainnya.

    Gerai bernama Mack’s Creamery ini buka mulai jam 12 siang. Ketika detikFood tiba di lokasi (11/07/24) pukul 15.35, antrean terpantau panjang, bahkan sampai belok ke arah Pasar Raya.


    Meski begitu, antrean berlangsung cepat. Butuh waktu hingga 45 menit hingga akhirnya kami bisa mendapatkan es krim pesanan kami.

    1. Berkonsep futuristik

    Mack's CreameryMack’s Creamery berkonsep futuristik. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Pelayanan di Mack’s Creamery terbilang bagus. Sejak antrean, pelayan menawarkan air putih dingin agar tidak kehausan saat mengantre. Saat di dalam pun, pelayan dengan ramah menjelaskan varian rasanya.

    Mack’s Creamery ini mengusung konsep futuristik. Berbagai ornamen di dalam gerainya memberi kesan yang modern dengan nuansa serba silver.

    Gerainya tidak terlalu besar, tetapi memiliki cukup banyak tempat duduk yang bisa ditempati sebentar menikmati es krim. Selain es krim, di sini juga menjual merchandise.

    2. Ada 15 varian rasa

    Mack's CreameryMack’s Creamery punya belasan varian rasa. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Tersedia sekitar 15 varian rasa yang unik di sini. Menariknya, kamu bisa cicip es krim tersebut sebelum menentukan pesanan. Harganya dibanderol mulai Rp 30.000-an per skop.

    Kami memesan yang 3 skop (Rp 66.000) varian Brown Butter Popcorn, Kopi Susu Oat, dan Soy Sauce Caramel & Kinako. Tekstur es krimnya lembut dan rasanya legit.

    Mack's CreameryVarian Brown Butter Popcorn dari Mack’s Creamery Foto: detikcom/Riska Fitria

    Terlebih pada varian Brown Butter Popcorn yang punya rasa karamel manis dengan sentuhan butter yang tipis-tipis. Es krim ini disajikan dengan topping popcorn karamel yang menambah teksturnya dan harum karamel.

    Varian Kopi Susu Oat pun tak kalah menarik, rasa oatnya kurang terasa. Justru lebih dominan seperti kopi susu gula aren. Rasanya pas dipadukan varian Soy Sauce Caramel & Kinako.

    Varian tersebut punya rasa yang milky dan rasa kinako alias kacang kedelai Jepangnya terasa kuat. Rasanya dominan manis, tapi ada sentuhan gurihnya.

    Ulasan Mack’s Creamery ada di halaman selanjutnya.

    3. Jangan tertipu kemasan

    Mack's CreameryMack’s Creamery dikemas dengan cup kecil, baru dimasukkan ke dalam gelas berwarna silver. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Dilihat dari kemasannya, banyak yang mengira bahwa es krim disajikan sebanyak gelas panjang berwarna silver. Faktanya tidak demikian.

    Setiap 2 skop es krim disajikan dalam cup kecil berwarna putih. Cup tersebut memang hanya muat untuk 2 skop. Kemudian cup tersebut dimasukkan ke dalam gelas panjang berwarna silver.

    Pengemasan seperti itulah yang membuat es krimnya terlihat banyak. Namun, gelas berwarna silver tersebut dapat digunakan kembali untuk gelas minum.

    4. Ada photo booth

    Mack's CreameryMack’s Creamery punya photo booth yang mesinnya seperti kulkas es krim. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Selain merchandise berupa t-shirt, gerai Mack’s Creamery juga menyediakan photo booth yang unik. Mesin fotonya persis seperti kulkas es krim.

    Jadi, tak memakai banyak tempat. Spotnya ada di pojok kanan dengan mesin foto berwarna silver. Pengunjung cukup membuka mesin tersebut dan berpose.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Surga Kuliner Murah dan Kafe Hits di Jakarta Selatan



    Jakarta

    Di balik hiruk pikuk Blok M, ada sebuah gang yang jadi sorotan warganet. Gang ini menawarkan jajanan murah meriah sekaligus deretan kafe hits yang membuatnya dijuluki surga kuliner Jakarta Selatan.

    Gang viral blok M berada di area pinggir jalan dan lantai 1 gedung Pasaraya Blok M terletak di Jl. Iskandariyah II, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Disebut gang viral karena tenant atau makanan yang viral di media sosial serta terkenal murah.

    Gang ini memang cukup spesial. Bentuk kedai dan toko yang unik dengan kursi dan mejanya yang lucu berbentuk ufo alien, juga makanan kekinian, serta harga yang relatif terjangkau.


    Gang Viral Pasaraya Blok M, JakselGang Viral Pasaraya Blok M, Jaksel saat malam (Qonita Hamidah/detikcom)

    Pasaraya Blok M adalah salah satu pusat perbelanjaan legendaris di Jakarta yang terkenal dengan koleksi produk lokal dan UMKM, termasuk batik, kerajinan tangan, serta berbagai kuliner khas Nusantara.

    Meski era kejayaannya sempat meredup, kini Pasaraya kembali berbenah dan tetap menjadi tujuan menarik bagi wisatawan yang ingin mencari oleh-oleh berkualitas.

    Berdasarkan penelusuran detiktravel, ada sebuah kafe lucu dengan interiornya yang menarik. Butter baby, kafe ini dicat berwarna kuning. Kafe ini mengangkat tema alien yang lucu, disini traveler akan duduk di ruangan yang akan membawa traveler seolah menaiki pesawat alien.

    Selain kafe alien (Butter Baby) masih banyak lagi kafe hidden gem di gang viral Pasaraya Blok M. Berdasarkan penuturan Muti, pemandu wisata Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, mengatakan semua kafe atau tenant kuliner di Pasar Raya ada di lantai 1 atau area pinggir jalan ini, lantai 2 diisi dengan koleksi pewayangan dan aneka kerajinan lainnya.

    Sejumlah tenant lain di area ini adalah Make Some Room (toko baju), Mack’s Creamy (toko es krim), Coffebar Musik Saltbread (kopi), Hoomie Dough (donuts, drinks, coffe), Busycheese Cafe (kafe), Cups (kios makanan Jepang), dan T Ninety Nine (milk tea & fruit tea).

    Di Gang Viral Pasaraya Blok M ini terdapat 14 kios yang menawarkan berbagai makanan, minuman, hingga photobooth.

    “Aku baru tahu kalau jalanan ini namanya gang viral, aku sering lewat tapi ga tau namanya, dan ternyata di sini banyak sekali kafe yang unik, ya,” kata Rosa, seorang kreator konten yang sedang berkeliling Blok M.

    Gang viral itu biasanya ramai saat akhir pekan. Di hari-hari biasa, pengunjung juga banyak, namun antrean di toko-toko tidak sampai mengular.

    “Kalau hari biasa nggak sampai antri keluar sih, malam minggu biasanya antri sampai luar sampai depan pintu masuk Gang Viral,” kata petugas keamanan Gang Viral Blok M.

    (row/fem)



    Sumber : travel.detik.com