Source : unsplash.com / Anna Pelzer
Jakarta –
Madu merupakan salah satu bahan alami yang punya banyak manfaat. Hal ini karena madu mengandung berbagai nutrisi yang berguna, terutama bagi kesehatan.
Antioksidan, vitamin, hingga mineral penting terkandung dalam madu sehingga bahan alami ini berkhasiat untuk kesehatan secara umum.
Di satu sisi, ternyata madu juga memiliki beragam manfaat bagi kesehatan wanita. Mulai dari meningkatkan kesuburan hingga memperlambat penuaan kulit. Temukan penjelasan lebih lanjut mengenai khasiat madu untuk wanita pada uraian di bawah.
Khasiat Madu untuk Kesehatan Wanita
Sebagai bahan alami yang kaya nutrisi, madu memiliki banyak manfaat terutama bagi wanita. Berikut sejumlah khasiat madu untuk kesehatan wanita:
1. Sumber Antioksidan
Dilansir Healthline, madu merupakan sumber antioksidan dan senyawa tanaman bioaktif yang penting, seperti flavonoid dan asam fenolik. Antioksidan dalam madu inilah yang menawarkan banyak manfaat.
Makanan kaya antioksidan diketahui bisa melindungi dari kondisi kronis. Kandungan ini bantu menetralkan spesies oksigen reaktif yang dapat menumpuk di sel dan menyebabkan kerusakan.
Madu berwarna gelap disebut mengandung antioksidan yang lebih banyak dibandingkan madu berwarna agak terang.
2. Meningkatkan Imun Tubuh
Dengan kandungannya yang lengkap, madu yang dikonsumsi dapat bantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Bahan ini bekerja sebagai pencahar alami yang bisa menaikkan metabolisme, memperkuat memori, hingga memerangi berbagai jenis penyakit, seperti flu, alergi, demam, sampai sakit tenggorokan.
3. Meredakan Rasa Sakit
Dikutip Times of India, madu bisa bantu mengurangi rasa sakit dan peradangan dalam tubuh. Bahan alami ini cocok dikonsumsi termasuk saat perempuan mengalami gejala selama siklus menstruasinya, seperti nyeri badan, sakit punggung, juga sakit kepala.
Untuk mengkonsumsinya, 1 sendok makan madu dapat dicampur ke dalam segelas air hangat. Dengan begitu, nyeri sebelum atau saat haid bisa mereda.
4. Memperbaiki Hormon yang Tak Seimbang
Akibat ketidakseimbangan kadar testosteron, wanita kerap kali mengalami kondisi hormon yang juga tak seimbang. Hal ini pada akhirnya akan berdampak pada kesehatan reproduksi.
Mengkonsumsi madu rutin setiap hari dikatakan dapat bantu menyeimbangkan hormon testosteron sehingga kesehatan reproduksi bisa meningkat.
5. Memperlambat Penuaan Kulit
Tanda-tanda penuaan seperti garis halus dapat terlihat seiring bertambahnya usia. Akan tetapi, munculnya kerutan bisa diperlambat dengan bahan alami ini lho. Lagi-lagi, ini karena antioksidan yang terkandung dalam madu.
Untuk memperoleh khasiat ini, madu dapat dikonsumsi rutin pada pagi hari atau bisa dijadikan skincare berupa masker. Masker dibuat dengan mencampurkan madu dan yoghurt alami, lalu oleskan ke kulit.
6. Meningkatkan Kesuburan Wanita
Menurut dokter kandungan-ginekolog Andrea Chisholm, MD, penggunaan madu pada masa prakonsepsi dianggap dapat bantu meningkatkan kemampuan wanita untuk hamil, dikutip dari laman Verywell Family.
7. Menyembuhkan Luka Lebih Cepat
Sifat antibiotik dan antiinflamasi yang dimiliki madu bisa bantu penyembuhan tubuh dengan lebih cepat. Bahan alami ini efektif menyembuhkan luka dan luka bakar pada tubuh luar bila digunakan secara topikal.
Namun jika memiliki luka bakar yang parah, pengobatan dengan madu tidak dianjurkan.
8. Meningkatkan Kesehatan Jantung
Berdasarkan penelitian, madu dapat bantu menjaga kesehatan jantung dengan menurunkan tekanan darah, meningkatkan kadar lemak darah, mengatur detak jantung, serta mencegah kematian sel-sel sehat di dalamnya. Dengan begitu, sejumlah penyakit jantung bisa dicegah.
9. Sebagai Pemanis Alami
Madu dapat berperan sebagai pemanis alami. Ini lantaran madu dibuat oleh lebah dari nektar bunga dan ditambahkan beberapa enzim ke dalamnya. Enzim akan mengubah sukrosa (gula) dalam nektar menjadi glukosa dan fruktosa.
Dengan kandungan gula alami di dalamnya, madu dapat memberikan opsi lebih sehat dibandingkan gula biasa. Dan bahan ini dapat dijadikan sebagai pilihan baik untuk diet.
Namun perlu diingat, kandungan gula di dalamnya cukup tinggi, sekitar 16,4g per 1 sendok makan atau 20g madu menurut data Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA). Oleh karena itu, konsumsi madu juga harus dalam batas yang wajar ya.
(azn/fds)
Sumber : food.detik.com
Jakarta –
Madu biasa dikonsumsi sebagai pemanis alami pengganti gula pasir. Salah satu makanan yang mengandung beragam manfaat sehat. Berikut beberapa fakta menariknya!
Pemanis alami yang legit rasanya ini diketahui mengandung manfaat sehat, seperti menjaga imunitas tubuh. Meski manfaat sehatnya nyata, masih banyak orang sering keliru terkait fakta madu.
Dilansir dari Mashed (12/2), fakta madu yang beredar di masyarakat kerap membuat banyak orang keliru, karena simpang siur. Beberapa hal berikut penting diperhatikan kalau ingin mengetahui fakta madu sebenarnya.
Berikut 5 fakta asli madu agar tak keliru lagi:
1. Jenis Madu Tak Sama
Meski tampaknya serupa, ternyata madu memiliki beragam jenis. Madu biasanya dibedakan berdasarkan sumber, warna, rasa, dan aromanya.
Menurut National Honey Board, Amerika Serikat menjadi rumah bagi 300 jenis madu berbeda. Beberapa jenis madu yang populer antara lain madu semanggi, madu akasia, dan lainnya.
Sedangkan, madu yang populer di Indonesia juga ada beberapa jenis. Di antaranya ada madu Manuka, madu hitam, madu hutan Sumbawa, hingga madu lebah Baduy.
2. Madu Tak Semuanya Organik
Hanya karena madu berasal dari nektar bunga yang dihasilkan oleh lebah, bukan berarti semua jenis madu memenuhi syarat organik. Meski prosesnya alami, tetapi tidak menjamin bahwa praktik peternakan lebah mengikuti standar untuk sertifikasi organik.
Lantas, seperti apa madu yang disebut organik? Madu itu dihasilkan dari nektar tanaman yang tumbuh tanpa menggunakan pupuk, pestisida, GMO, dan bahan kimia lainnya.
Bagaimana dengan madu murni? Madu murni juga bukanlah organik, tetapi mengandung 100 persen madu. Oleh karena itu, penting bagi pembeli untuk selalu membaca label produk sebelum membeli madu untuk memastikan madu memenuhi semua kriteria mereka.
3. Madu Juga Bisa Rusak
madu Foto: Getty Images/iStockphoto
|
Banyak orang menganggap kalau madu tidak pernah bisa rusak atau kadaluarsa jika cara menyimpannya tepat. Menurut USDA, kualitas madu akan mulai menurun setelah 12 bulan.
Meskipun madu itu tetap aman dikonsumsi, menyoal rasa, aroma, dan teksturnya dapat berkurang seiring waktu. Jika madu terkena kelembapan dan tidak disimpan dalam wadah kedap udara, madu akan rusak.
4. Kristalisasi Madu
Madu yang mengkristal ternyata salah satu ciri madu mengandung gula. Kristalisasi ini terjadi, karena kandungan glukosa dan fruktosanya membentuk kristal ketika terpisah.
Madu dengan kadar glukosa tinggi cenderung lebih cepat mengkristal. Meskipun madu yang mengkristal mungkin terlihat tidak sedap dipandang, perubahan teksturnya tidak memengaruhi rasa atau kualitasnya.
5. Madu Panas Tidak Bahaya
Banyak orang yakin bahwa madu bisa beracun ketika dipanaskan. Namun, ini adalah kesalahpahaman yang berawal dari karakteristik nektar dan reaksinya terhadap panas.
Meskipun memanaskan madu dapat mengubah komposisinya, mengonsumsi madu hangat tidak akan membunuh atau membuat tidak sehat. Suhu tinggi dapat menurunkan enzim alami, vitamin, dan mineral madu, sehingga mengurangi nilai gizi dan manfaat kesehatan saja.
(yms/odi)
Sumber : food.detik.com
Jakarta –
Belum lama ini ahli mengungkap konsumsi dua makanan saja bisa meningkatkan kesehatan usus dan mencegah gejala flu. Lantas, makanan apa yang dimaksud?
Beberapa jenis penyakit seringkali menyerang seseorang, mulai dari batuk dan flu hingga pencernaan yang tidak lancar. Terlebih, pada musim hujan seperti ini, seseorang biasanya lebih rentan terpapar virus dan bakteri yang membuatnya jatuh sakit.
Menjaga pola makan adalah salah satu hal yang bisa membantu mencegah paparan penyakit. Terutama, ketika makanan yang dikonsumsi tepat dan memang memiliki nutrisi berkhasiat.
Seorang ahli kesehatan di Landys Chemist bernama Rhysa Phommachanh mengungkap dua makanan yang perlu dimakan lebih banyak. Makanan itu adalah bawang putih dan madu yang menurutnya telah terbukti menyehatkan, lapor getsurrey.co.uk (07/01/2025).
Rhysa menjelaskan bawang putih kaya akan serat prebiotik insulin yang bisa meningkatkan kesehatan usus dan diyakini memiliki sifat antimikroba dan antivirus untuk melawan penyakit dan meredakan gejala flu.
Madu dan bawang putih diyakini bisa membantu menyehatkan usus dan mencegah penyakit flu. Foto: Getty Images/Anantaradhika
|
Sedangkan madu juga kaya akan antioksidan, seperti flavonoid dan polifenol yang dapat menyeimbangkan sistem kekebalan tubuh dan menangkal penyakit.
Meskipun dua makanan ini disarankan oleh ahli Rhyse, tetapi pakar gizi lainya juga menyarankan untuk menambah beberapa jenis makanan lain supaya sistem kekebalan tubuh meningkat.
Ahli gizi dari Ski Famille menyarankan untuk menambah bayam dan buah jeruk ke dalam makanan sehari-hari. Bayam kaya akan antioksidan, vitamin C, dan beta-karoten yang dapat meningkatkan kemampuan sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi.
Bayam bisa dimasak sebentar saja, misalnya direbus supaya sayuran ini mempertahankan nutrisinya sekaligus membuat nutrisinya lebih mudah diserap tubuh.
Buah-buahan jeruk dan sayur bayam juga disarankan untuk dikonsumsi. Foto: Twitter/Visual
|
Buah-buahan citrus, seperti jeruk, jeruk lemon, atau jeruk nipis juga bisa ditambahkan. Konsumsi jeruk bisa melawan pilek dan penyakit lainnya. Jeruk juga merupakan buah dengan kandungan vitamin C dan antioksidan tinggi yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga bisa melawan infeksi dan flu.
Sophia Moore, ahli gizi dari Ski Famille sempat mengungkap, “Sistem imun adalah garis pertahanan terbaik tubuh. Mendukungnya melalui asupan nutrisi tidak hanya efektif, tetapi juga berkelanjutan. Perubahan sederhana, seperti menggabungkan lebih banyak makanan berkhasiat ke dalam makanan harian bisa membantu tubuh tetap kuat dan tangguh sepanjang tahun.”
Jika tubuh kekurangan gizi atau gizi di dalam tubuh seseorang berkurang, maka mereka akan mengalami penurunan fungsi imun. Oleh karenanya, mendukung sel imun dengan mengonsumsi makanan dan minuman bernutrisi sangatlah penting.
Terutama jika ingin menghindari penyakit selama musim flu dan batuk, kamu perlu memberi bahan bakar pada sel imun dengan cara mengonsumsi makanan seperti disarankan oleh para ahli ini.
(aqr/adr)

Sumber : food.detik.com
Jakarta –
Kitab suci umat Islam, Al Quran menyimpan banyak hikmah dan ajaran yang menjadi pedoman hidup umat manusia. Ada pula informasi mengenai makanan yang disebut obat alami. Apa saja?
Di dalam Al Quran dan hadits terdapat segudang ilmu pengetahuan, termasuk tentang alam dan manfaatnya untuk manusia. Al Quran sendiri memiliki banyak nama, dan salah satunya adalah Asy-Syifa yang berarti penyembuh.
Oleh karenanya, sejumlah ayat dalam kitab suci memberikan pengetahuan soal sejumlah obat alami yang bisa dikonsumsi umat Islam.
Apa saja makanan yang tercantum dalam Al Quran dan Hadist sebagai ‘obat alami’?
1. Madu
Madu sejak ribuan tahun lalu telah digunakan untuk mengobati beragam penyakit Foto: Getty Images/iStockphoto
|
Madu sejak ribuan tahun lalu telah digunakan untuk mengobati beragam penyakit. Bahkan, keistimewaan madu untuk kesehatan juga dijelaskan dalam Al Quran Surat An Nahl (Lebah) ayat 69.
“Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.”
Manfaat madu juga telah diteliti oleh sejumlah ahli medis. Mengutip Mayo Clinic, sejumlah studi menunjukkan bahwa madu memiliki manfaat antidepresan, antikonvulsan, dan anti-kecemasan.
Antioksidan dalam madu dapat bermanfaat untuk penurunan risiko penyakit jantung. Dalam beberapa penelitian, madu juga terbukti membantu mencegah gangguan ingatan hingga perawatan Luka. Penggunaan topikal madu tingkat medis telah terbukti meningkatkan penyembuhan luka, terutama luka bakar.
2. Zaitun
Zaitun disebutkan tujuh kali dalam Al-Qur’an. Hal ini menunjukkan betapa penting buah tersebut dalam sejarah perkembangan Islam.
Buah zaitun tidak hanya memiliki nilai gizi, obat dan kosmetik; tapi juga memenuhi fungsi agama sebagai tanda kebesaran Allah SWT.
Dalam Surat Al Mu’minun ayat 20, Al-Quran memberitahu tentang buah-buahan yang harus dimakan, dan berbicara tentang pohon zaitun yang tumbuh di Gunung Sinai yang menyediakan minyak dan bumbu untuk dimakan.
Banyak orang memilih minyak dari buah zaitun sebagai pilihan minyak yang lebih sehat dibanding minyak kelapa sawit.
Minyak zaitun mengandung asam lemak tak jenuh tunggal yang tinggi sekitar 75%. Saat menggantikan lemak jenuh, lemak tak jenuh tunggal dari zaitun membantu menurunkan kolesterol jahat.
Manfaat kesehatan dari minyak zaitun dikaitkan dengan sifat antioksidan dan anti-inflamasinya.
3. Kurma
Kurma merupakan tumbuhan yang paling banyak disebutkan di dalam al-Qur’an ANTARA FOTO/Ardiansyah/nz. Foto: ANTARA FOTO/ARDIANSYAH
|
Kurma merupakan tumbuhan yang paling banyak disebutkan di dalam al-Qur’an. Dalam kitab Mu’jam Al-Mufahras li Al-Fazhil Qur’an, ‘Abd al-Baqi menjelaskan bahwa dalam al-Qur’an kurma dimuat sebanyak 20 kali dalam 16 surat.
Salah satu ayat dalam kitab suci yang menyebut kurma adalah Surat Maryam ayat 23-25. Dua ayat tersebut berkisah tentang derita dan rasa sakit yang mendera Maryam ketika hendak melahirkan. Ia bersandar ke pangkal pohon kurma. Kemudian Allah melalui malaikat Jibril memerintahkan Maryam untuk menggoyang pangkal kurma itu ke arahnya, kemudian gugurlah buah kurma yang masak, untuk dimakan dan sebagai obat rasa sakit ketika melahirkan.
Kurma mengandung serat dan antioksidan yang tinggi. Manfaat nutrisinya dapat mendukung kesehatan otak dan mencegah penyakit.
Salah satu antioksidan yang terdapat dalam kurma adalah phenolic acid. Zat ini dapat membantu menurunkan risiko kanker dan penyakit jantung.
Studi laboratorium menemukan kurma bermanfaat untuk menurunkan penanda inflamasi, seperti interleukin 6 (IL-6), di otak. Tingkat IL-6 yang tinggi dikaitkan dengan risiko penyakit neurodegeneratif yang lebih tinggi seperti Alzheimer.
Makanan yang tercatat dalam Al-Qur’an dapat dijadikan sebagai obat ada di halaman selanjutnya.
4. Jahe
Sejak ribuan tahun lalu, jahe sudah digunakan untuk mengobati beragam penyakit. Foto: Times of India
|
Sejak ribuan tahun lalu, jahe sudah digunakan untuk mengobati beragam penyakit. Bahkan, jahe disebut sebagai rempah paling menyehatkan di bumi. Tumbuhan herbal ini juga ternyata disebut dalam Al Quran.
“Dan di sana mereka diberi segelas minuman bercampur jahe.” – QS Al Insan ayat 17.
Ayat tersebut bercerita mengenai gambaran surga. Allah menyebut bahwa penghuni surga akan diberi minuman dengan campuran jahe.
Selama bertahun-tahun, sejumlah penelitian modern menemukan manfaat luar biasa dari jahe, mulai dari membunuh bakteri, meredakan mual, mengobati batuk, menurunkan kadar gula darah, menurunkan kolesterol, hingga mengurangi risiko penyakit jantung.
5. Habbatus sauda
Habbatus sauda atau biji jintan hitam berasal dari tanaman subtropis asal Timur Tengah yang telah digunakan sebagai obat sejak ribuan tahun lalu.
Keistimewaan jintan hitam ini juga tertulis dalam salah satu hadits. Nabi SAW bersabda, “Sesungguhnya di dalam Habatussauda (jintan hitam) terdapat obat untuk segala macam penyakit, kecuali kematian.” (Bukhori dan Muslim)
Manfaat jinten hitam terutama karena senyawa aktif utamanya yang disebut thymoquinone, yang telah menunjukkan sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan sifat terapeutik lainnya yang melindungi tubuh dari kerusakan sel dan penyakit kronis.
6. Pisang
Di dalam surah Al-Waqiah ayat 29, Allah menyebutkan buah pisang sebagai buah yang bersusun-susun.
“Dan orang-orang yang benar, betapa diberkatinya mereka! Mereka akan berada di tengah-tengah pohon bidara yang tidak berduri, rumpun-rumpun pisang, naungan yang luas, air yang mengalir, buah-buahan yang melimpah, tidak pernah pada musimnya, dan tidak terlarang” (QS Al Waqiah 27-33)
Al-Qur’an menyebutkan secara umum tentang buah-buahan yang dimakan oleh orang-orang di surga, dan secara khusus disebutkan tentang pisang yang memberi tahu kita bahwa pisang termasuk buah yang diberkahi. Pisang adalah tambahan yang bagus untuk sarapan atau camilan pagi karena dikemas dengan potasium, serat, vitamin C, magnesium, dan folat.
Pisang juga mengandung beberapa jenis antioksidan kuat, termasuk flavonoid dan amina. Antioksidan ini punya banyak manfaat kesehatan, seperti penurunan risiko penyakit jantung dan penyakit degeneratif.
7. Buah tin
 Buah tin dalam ayat Al Quran berbicara tentang manfaat obat dari buah tersebut. Foto: Getty Images/Philary
|
Al-Qur’an punya satu bab bernama Surah At-Tin yang berarti buah tin. Bahkan, Allah bersumpah atas nama buah tin dan juga buah zaitun.
Referensi buah tin dalam ayat Al Quran berbicara tentang manfaat obat dari buah tersebut. Dalam tradisi Islam, apapun yang namanya digunakan untuk bersumpah oleh Allah memiliki keagungan atau kepentingan yang melekat padanya.
Buah tin atau buah ara memiliki kandungan pektin, serat larut yang membantu menurunkan kadar kolesterol. Serat larut menghilangkan kadar trigliserida berlebih dan membantu menghilangkan trigliserida. Selain itu, buah ara kering mengandung asam lemak Omega 3 dan Omega 6, fitosterol yang bersifat kardioprotektif dan membantu meningkatkan kesehatan otak.
Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul 7 Obat Segala Penyakit yang Disebut dalam Al Quran & Hadist
(raf/adr)

Sumber : food.detik.com
Jakarta –
Flu dan sakit tenggorokan dapat diobati secara alami dengan kombinasi cengkeh dan madu. Kedua bahan tersebut mengandung zat anti-inflamasi untuk peradangan.
Flu dan sakit tenggorokan kerap menyerang banyak orang di musim yang tak menentu seperti belakangan ini. Pengobatan alami dapat dilakukan jika ingin tubuh kembali bugar.
Dilansir dari Health Shots (6/3), kombinasi antara cengkeh dan madu bisa menjadi pilihan yang menarik untuk mengobati flu dan sakit tenggorokan. Seperti diketahui madu sejak dulu telah menjadi obat herbal terbaik.
Kavita Devgan, seorang ahli gizi asal India menjelaskan bahwa kombinasi antara cengkeh dan madu bisa menjadi obat yang ampuh untuk gejala flu.
“Madu dapat membantu meredakan sakit tenggorokan. Cengkeh, yang merupakan bahan pokok dalam masakan India, mengandung banyak senyawa antibakteri, antivirus, dan antiradang yang kuat,” kata Devgan.
Cengkeh Foto: Cengkeh Ampuh
|
Mengutip dari Health Line, cengkeh juga kaya akan zat antioksidan berupa senyawa eugenol. Cengkeh juga memiliki sifat antimikroba yang dapat membantu dalam menghentikan pertumbuhan mikroorganisme pada tubuh.
Untuk mengobati flu dan sakit tenggorokan, kedua bahan ini harus dicampurkan. Berikut cara meracik cengkeh dan madu untuk obat alami:
1. Panaskan wajan untuk menyangrai 5-6 butir cengkeh selama 2 menit. 2. Tumbuk cengkeh panggang itu menggunakan lumpang atau ulekan. 3. Pindahkan cengkeh bubuk ke wadah, lalu tambahkan 1 sendok makan madu ke dalamnya dan aduk merata. 4. Campuran ini kental mirip pasta.
Madu Foto: Getty Images/Anantaradhika
|
Racikan cengkeh dan madu itu dapat dikonsumsi 2-3 kali sehari saat mengalami kondisi pilek dan sakit tenggorokan. Bisa juga diseduh menggunakan air panas menjadi teh.
Devgan juga memberikan tips tambahan dengan menyarankan untuk menambahkan kayu manis ke dalam kombinasi keduanya. Diketahui bahwa kayu manis juga dapat menyembuhkan peradangan.
Mengutip Health Line, kayu manis diketahui mengandung cinnamaldehyde yang merupakan komponen aktif utama untuk melawan berbagai jenis infeksi. Pada beberapa penelitian ditemukan bahwa minyak kayu manis dapat membasmi jamur tertentu yang menyebabkan infeksi pada saluran pernapasan.
(yms/odi)

Sumber : food.detik.com
Jakarta –
Madu, bahan makanan sehat yang tertulis di dalam Alquran. Madu bersumber dari beberapa tempat. Menurut dr. Zaidul Akbar, inilah jenis madu terbaik untuk dikonsumsi.
Kitab suci umat muslim, Alquran mengandung banyak informasi soal kesehatan. Salah satunya soal makanan apa saja yang sebaiknya dikonsumsi manusia.
Madu merupakan salah satunya. Madu bahkan tercantum dalam surat An-Nahl ayat 68-69.
An-Nahl ayat 68:
وَأَوْحَى رَبُّكَ إِلَى النَّحْلِ أَنِ اتَّخِذِي مِنَ الْجِبَالِ بُيُوتًا وَمِنَ الشَّجَرِ وَمِمَّا يَعْرِشُونَ
“Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: “Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia. Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu).”
An-Nahl ayat 69:
ثُمَّ كُلِي مِنْ كُلِّ الثَّمَرَاتِ فَاسْلُكِي سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلا يَخْرُجُ مِنْ بُطُونِهَا شَرَابٌ مُخْتَلِفٌ أَلْوَانُهُ فِيهِ شِفَاءٌ لِلنَّاسِ إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَةً لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ
“Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan”.
Dari dua ayat tersebut dapat disimpulkan kalau madu adalah bahan makanan istimewa. Madu tak hanya bisa dimanfaatkan sebagai sumber pemanis, tapi juga ‘obat’ untuk menyembuhkan berbagai jenis penyakit.
Madu yang tertulis dalam Alquran memiliki manfaat sehat. Foto: Getty Images/iStockphoto
|
dr. Zaidul Akbar melalui tayangan YouTube dr. Zaidul Akbar Official (7/5/2024) mengungkap jenis madu terbaik untuk dikonsumsi. Penceramah yang terkenal dengan metode Jurus Sehat Rasulullah (JSR) ini mengutip An-Nahl ayat 68.
“Lebah kan makhluk unik sebenarnya. Kenapa unik? Karena makhluk atau hewan yang mendapat wahyu. Tuhan mengilhamkan, mewahyukan kepada lebah, buatlah sarang,” kata pria 46 tahun itu.
Dalam ayat tersebut juga tercantum lokasi sumber madu yang ditulis berurutan. Urutan pertama menandakan yang paling bagus, menurut dr. Zaidul Akbar. Urutan itu adalah madu dari daerah bukit atau gunung.
Urutan kedua adalah madu dari pohon-pohon. Dilanjut dengan urutan ketiga, madu yang berasal dari tempat-tempat yang memang dibuat manusia.
“Itu urutan madu terbaik. Jadi kalau Anda mau dapatkan madu terbaik, kalau pakai urutan Alquran, maka madu terbaik adalah yang dari gunung kalau ada,” kata dr. Zaidul Akbar.
Ia melanjutkan, “Ketika Alquran ngomong sesuatu, maka pasti ada sesuatu yang ingin Allah jelaskan kepada kita di situ.”
dr. Zaidul Akbar merekomendasikan mencampur madu dengan air putih. Foto: YouTube dr. Zaidul Akbar Official
|
Dalam ceramah terpisah, dr. Zaidul Akbar juga pernah mengungkap keistimewaan dan manfaat sehat madu.
“Madu mengandung asam amino berlimpah yang dibutuhkan tubuh untuk memperbaiki sel-sel yang rusak. “Di dalam madu penuh dengan vitamin, mineral, enzim yang digunakan untuk menyeimbangkan atau menjalankan peran organ-organ tubuh kita secara seimbang,” katanya.
Ia mengatakan bahwa madu adalah salah satu produk nano Allah SWT. Manfaatnya akan makin maksimal jika dicampurkan dengan bahan pelarut terbaik yaitu air putih.
“Air merupakan pembawa atau pelarut yang paling luar biasa untuk membawa pesan-pesan nano,” katanya. Cara membuat air nano madu sangat mudah, tinggal campurkan beberapa tetes madu bersama segelas air.
Air memungkinkan nutrisi-nutrisi dalam madu bisa diserap dengan lebih mudah oleh tubuh. “Bahwa di dalam madu terdapat kesembuhan dan di dalam air terdapat kehidupan,” ujarnya.
(adr/odi)

Sumber : food.detik.com
|