Tag: mahasiswa s2

  • BRIN Buka Beasiswa Riset buat Mahasiswa S2-S3, Bantuan hingga Rp 9 Juta



    Jakarta

    Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) tahun ini kembali membuka beasiswa Degree by Research. Beasiswa berlaku bagi mahasiswa magister (S2) dan doktor (S3).

    Degree by Research atau DbR ini merupakan dana pendidikan untuk meningkatkan kapasitas talenta Indonesia dalam kegiatan penelitian, pengembangan, pengkajian dan penerapan (litbangjirap).

    Program DbR nantinya diselenggarakan lewat fasilitas pengamatan antariksa di Observatorium Nasional Timau, Nusa Tenggara Timur. Di mana di sana terdapat sebuah teleskop besar berukuran 380 cm.


    DbR khusus untuk Platform Timau adalah bentuk kerja sama BRIN dengan Institut Teknologi Bandung (ITB). Dengan adanya beasiswa ini anak muda yang ingin meneliti lebih jauh soal astronomi dan antariksa diharapkan dapat terfasilitasi.

    Siapa saja yang boleh ikut program beasiswa ini? Mengutip unggahan @lapan_ri, ini ketentuannya:

    Syarat Daftar Beasiswa DbR Platform Timau 2025

    • Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Non ASN/sumber daya manusia lainnya
    • Bersedia berkolaborasi dengan periset dari BRIN
    • Mendapatkan rekomendasi dari kepala unit
    • Mendapatkan persetujuan proposal riset
    • Melakukan pendaftaran secara online pada laman byresearch.brin.go.id

    Pilihan Program Riset di DbR Platform Timau 2025

    1. Stellar Physics
    2. Solar System
    3. Galaxy
    4. Space Environment
    5. Light Pollution
    6. Instrumentation-Control-and-Robotic System on Astronomy

    Keuntungan Penerima DbR Platform Timau 2025

    • Mendapat bantuan uang kuliah tunggal (UKT) bagi mahasiswa S2 selama 4 semester plus 1x perpanjangan semester
    • Mendapat bantuan uang kuliah tunggal (UKT) bagi mahasiswa S2 selama 6 semester plus 1x perpanjangan semester
    • Bantuan dana riset Rp 6 juta untuk S2
    • Bantuan dana riset Rp 9 juta untuk S3
    • Mendapatkan insentif RA (Research Assistant) di BRIN jika status peserta Non Afiliasi

    Daftar Kampus Mitra DbR 2025

    Selain program DbR Platform Timau 2025 yang sediakan BRIN dan ITB, ternyata ada beberapa kampus lain yang punya program ini dengan subjek penelitian yang bisa berbeda. Berikut daftar kampusnya:

    1. Universitas Padjadjaran
    2. Institut Pertanian Bogor
    3. Institut Teknologi Sepuluh November
    4. Universitas Diponegoro
    5. Universitas Hasanuddin
    6. Universitas Sebelas Maret
    7. Universitas Andalas
    8. Universitas Airlangga
    9. Universitas Brawijaya
    10. Universitas Sumatera Utara
    11. Universitas Syiah Kuala
    12. Swinburne University of Technology
    13. Universiti Teknologi Malaysia
    14. University of Twente
    15. Tomsk Polytechnic University
    16. Suranaree University of Technology
    17. Deakin University
    18. Université Polytechnique Hauts-de-France
    19. Universitas Sains Malaysia

    Itulah informasi beasiswa DbR Platform Timau 2025 bagi mahasiswa S2 dan S3 di seluruh wilayah Indonesia. Segera daftar yuk!

    (cyu/faz)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / susan q yin
  • Beasiswa Kepri 2025 Dibuka, Tersedia Ribuan Kuota untuk Mahasiswa D3-S2



    Jakarta

    Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) membuka beasiswa bagi masyarakat di daerah yang dikenal dengan julukan “Bumi Segantang Lada” itu. Beasiswa berlaku untuk jenjang studi D3, D4, S1 hingga S2.

    Beasiswa ini bertujuan untuk meringankan beban biaya perkuliahan mahasiswa asal Kepri yang sedang berkuliah baik itu di kampus yang berada di wilayah Kepri maupun yang berkuliah di luar wilayah Provinsi Kepri.

    Beasiswa ini sifatnya bantuan stimulan yang diberikan satu tahun satu kali disesuaikan dengan kondisi ketersediaan anggaran dari Pemerintah Provinsi Kepri.


    Kuota total beasiswa mencapai 1.176 orang dengan total anggaran yang disiapkan sebesar Rp 3 miliar. Adapun besaran dana untuk mahasiswa D3-S1 senilai Rp 2,5 juta dan Rp 4 juta untuk mahasiswa S2.

    Pendaftaran Beasiswa Kepri 2025 dibuka mulai 2 Mei kemarin. Apa saja syarat yang dibutuhkan untuk mendaftar beasiswa ini? Mengutip laman resminya, berikut ketentuan lengkap Beasiswa Kepri 2025:

    Kuota Beasiswa Kepri 2025 per Jenjang

    Ribuan kuota beasiswa akan dibagi ke dalam beberapa jenjang yakni:

    1. D3 Prestasi sebanyak 100 mahasiswa
    2. D3 Tidak Mampu sebanyak 80 mahasiswa
    3. D4/S1 Prestasi Dalam Kepri sebanyak 226 mahasiswa
    4. D4/S1 Tidak Mampu (Prestasi) Dalam Kepri sebanyak 500 mahasiswa
    5. D4/S1 Prestasi Luar Kepri sebanyak 230 mahasiswa
    6. S2 Prestasi Dalam Negeri sebanyak 40 mahasiswa

    Syarat Daftar Beasiswa Kepri 2025

    Syarat Umum

    • Sertifikat akreditasi prodi
    • Sertifikat akreditasi kampus
    • KTP
    • Kartu keluarga
    • Kartu tanda mahasiswa (KTM)
    • Surat keterangan aktif kuliah dari kampus
    • Screenshot IPK dari situs website Dikti
    • Kartu hasil studi dua semester sebelumnya
    • Surat pernyataan tidak mendapat beasiswa lain disertakan tanda tangan dan materai
    • Jumlah SKS dua semester sebelumnya
    • Rata-rata IP 2 semester sebelumnya

    Syarat Khusus Pendaftar S2

    • Minimal semester 3 dan maksimal semester 4
    • IPK dua semester sebelumnya minimal 3,25

    Syarat Khusus Pendaftar D4/S1

    • Minimal semester 3 dan maksimal semester 8
    • IPK dua semester sebelumnya minimal 3,25 untuk jalur Prestasi Dalam Kepri
    • IPK dua semester sebelumnya minimal 3 untuk jalur Prestasi Tidak Mampu
    • Akreditasi kampus dan prodi minimal UNGGUL atau SANGAT BAIK untuk jalur Prestasi Luar Kepri

    Syarat Khusus Pendaftar D3

    • Minimal semester 3 dan maksimal semester 6
    • IPK dua semester sebelumnya minimal 3,25 untuk jalur Prestasi
    • IPK dua semester sebelumnya minimal 3 untuk jalur Prestasi Tidak Mampu

    Cara Daftar Beasiswa Kepri 2025

    1. Buka website https://beasiswa.kepriprov.go.id/
    2. Isi formulir pendaftaran seperti NIK, nomor KK, nama lengkap, jenis kelamin, email, nomor HP, alamat dan lainnya
    3. Mengisi formulir permohonan pendaftaran beasiswa pada jalur yang dipilih dan lampirkan dokumen seperti sertifikat akreditasi prodi dan kampus, KTP, KK, KTM, dan bukti lainnya
    4. Cetak kartu registrasi
    5. Pengumuman daftar sementara calon penerima beasiswa
    6. Pengiriman berkas dan masa sanggah
    7. Verifikasi dan validasi faktual
    8. Pengumuman resmi daftar penerima beasiswa
    9. Penyaluran beasiswa lewat rekening Bank Riau

    Jadwal Seleksi Beasiswa Kepri 2025

    • Pendaftaran: 2 Mei-7 Juni 2025
    • Masa sanggah dan pengiriman dokumen permohonan beasiswa: 15-21 Juni 2025
    • Pengumuman hasil verifikasi sistem: 22-23 Juni 2025
    • Pengiriman berkas permohonan beasiswa: 15-28 Juni 2025
    • Verifikasi faktual: 2 Juli-8 Agustus 2025
    • Pengumuman penerimaan beasiswa: 9-11 Agustus 2025
    • Penyaluran beasiswa: 12-31 Agustus 2025

    Bagaimana detikers, tertarik daftar beasiswa ini? Yuk coba daftar sekarang!

    (cyu/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Garuda ACE Dibuka Lagi, Pelatihan Riset & Bahasa Inggris Mahasiswa S1-S2


    Jakarta

    Program beasiswa Garuda Academic of Excellence 2.0 (Garuda ACE) membuka pendaftaran untuk gelombang 2. Masa pendaftaran berlaku hingga 10 Juni 2025.

    Beasiswa Garuda ACE adalah beasiswa dalam bentuk kelas pelatihan riset internasional dan kelas pelatihan bahasa Inggris intensif masing-masing tiga bulan. Khusus kelas pelatihan riset dibuka untuk bidang ilmu atau teknik komputer dan yang terkait, seperti ilmu atau teknik informasi, data, elektro, dan telekomunikasi.

    Program disediakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Penerima beasiswa adalah mahasiswa sarjana (S1) atau magister (S2).


    Beasiswa ini memberi peluang bagi mahasiswa untuk melanjutkan studi atau riset S2/S3 di kampus luar negeri. Keuntungan lainnya, mahasiswa yang menjalani kelas pelatihan ini dapat mengkonversinya ke dalam SKS, tugas akhir, atau riset.

    Apa saja syarat mendaftar Beasiswa Garuda ACE 2025? Mengutip laman resmi beasiswa, berikut ketentuannya.

    Beasiswa Garuda ACE 2025

    Beasiswa pemerintah ini meliputi:

    • Biaya pelatihan riset dan bahasa Inggris
    • Biaya paket internet
    • Biaya transportasi dan per-diem untuk pertemuan tatap muka
    • Tes TOEFL dan GRE
    • Biaya masuk program Magister/PhD

    Syarat Daftar Beasiswa Garuda ACE 2025

    • Mahasiswa aktif jenjang S1 atau S2 yang mengambil program ilmu atau teknik komputer dan terkait seperti ilmu dan teknik informasi, data, elektro dan telekomunikasi
    • Siap mengikuti program pelatihan selama enam bulan
    • Siap melanjutkan studi/riset di perguruan tinggi setidaknya selama 1,5 tahun
    • Membuat resume dan video presentasi proyek
    • Mempunyai keinginan dan keyakinan untuk melanjutkan studi dan riset dalam program PhD (kombo magister+doktor) di negara maju seperti Amerika, negara-negara di Eropa, dan Australia, yang biasanya akan dibiayai penuh oleh kampus internasional tersebut, atau setidaknya melewati program PMDSU yang juga dikelola oleh Ditjen Dikti.

    Program Beasiswa Garuda ACE 2025

    Berikut rancangan pelaksanaan pelatihan pada program Beasiswa Garuda ACE 2025:

    • Peserta akan melakukan pelatihan riset selama tiga bulan dan pelatihan bahasa Inggris selama tiga bulan
    • Pelatihan akan dilakukan secara intensif selama 25-35 jam per minggu
    • Pelatihan riset akan diberikan oleh perguruan tinggi dari Amerika Serikat dan dimotori oleh profesor diaspora Indonesia
    • Pelatihan riset akan dilaksanakan secara online (daring) jarak jauh. Peserta ACE hanya memerlukan komputer dan akses Internet dari kota masing-masing.
    • Perguruan tinggi Amerika Serikat akan memberikan transkrip non-gelar dan sertifikat kepada peserta ACE, yang memuat IPK/IP yang didapatkan dari kelas pelatihan riset ini
    • Pelatihan bahasa Inggris akan diberikan oleh lembaga bahasa dalam negeri dengan target peserta mendapatkan skor TOEFL yang tinggi

    Tata Cara Pendaftaran Beasiswa Garuda 2025 dan Ketentuan

    • Membuat resume dengan template yang bisa diunduh dengan klik DI SINI
    • Resume ditulis dalam bahasa Inggris dengan format PDF dan besar file tidak boleh lebih dari 10 MB
    • Mengunggah transkrip resmi dari perguruan tinggi dengan file tidak lebih dari 10 MB
      • Transkrip nilai diharapkan dalam bahasa Inggris
      • Jika pendaftar adalah mahasiswa magister, maka transkrip S1 dan S2 bisa digabungkan ke dalam Google Drive
    • Membuat presentasi 15 menit dan mengunggahnya di YouTube
      • Presentasi dalam bahasa Inggris dan tidak boleh membaca naskah dalam bentuk Power Point
      • Isi presentasi adalah soal proyek terbesar yang pernah dilakukan baik proyek luar kelas atau proyek magang

    Untuk lebih jelasnya, pelamar dapat mempelajari contoh presentasi pada link DI SINI.

    Adapun langkah rinci pendaftaran dapat dilihat DI SINI.

    Jadwal Seleksi Beasiswa Garuda 2025

    • Penutupan pendaftaran gelombang 2: 10 Juni 2025
    • Tahap seleksi: Juni 2025
    • Pengumuman: 25 Juni 2025
    • Program dimulai: waitlist

    Itulah informasi mengenai pendaftaran Beasiswa Garuda ACE 2025. Jika masih penasaran dengan program ini, detikers bisa lihat lebih jelasnya DI SINI ya.

    (cyu/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Beasiswa dari Pemerintah buat Mahasiswa S1-S3, Berlaku di Dalam & Luar Negeri


    Jakarta

    Pemerintah Indonesia setiap tahunnya menyediakan beasiswa untuk mahasiswa perguruan tinggi di seluruh daerah. Beasiswa dari pemerintah ini biasanya bersifat fully funded.

    Jenis-jenis beasiswa dari pemerintah juga beragam, ada untuk jenjang D1, D2, D3, D4, S1, S2 hingga S3. Dikarenakan fully funded, biasanya beasiswa dari pemerintah tinggi pendaftar.

    Sehingga detikers yang ingin mendapatkannya harus menyiapkan berkas pendaftaran dari sekarang. Bahkan saat ini juga ada beasiswa yang sudah dibuka pendaftarannya.


    Ada beasiswa apa saja memang? Ini daftarnya.

    Daftar Beasiswa S1-S3 dari Pemerintah Indonesia

    1. Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB)

    Beasiswa BIB disediakan oleh Kementerian Agama. Sasaran penerima BIB adalah siswa, alumni, tenaga pendidik, hingga pegawai lembaga yang berada di bawah Kemenag.

    Ada berbagai macam beasiswa yang ditawarkan mulai dari S1, S2 dan S3. Tahun ini, Beasiswa Indonesia Bangkit sudah dibuka dengan masa pendaftaran hingga 31 Mei 2025.

    Keuntungan mendapatkan beasiswa ini antara lain bebas biaya kuliah, dapat biaya hidup bulanan, asuransi, biaya transportasi hingga biaya pendukung lainnya. Untuk melihat syarat dan mendaftar, detikers bisa mencobanya di https://beasiswa.kemenag.go.id/

    2. Beasiswa Garuda ACE

    Beasiswa Garuda ACE disediakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Penerimanya adalah mahasiswa S1 atau S2.

    Beasiswa Garuda ACE akan membantu awardee untuk siap berkuliah di luar negeri. Benefit yang dirasakan mulai dari pelatihan bahasa Inggris dan riset dari expert.

    Selain itu, peserta memperoleh biaya paket internet, biaya tes TOEFL, dan biaya daftar program S2/S3. Pendaftaran Beasiswa Garuda ACE gelombang 2 terbuka hingga 10 Juni 2025. Pendaftaran bisa dilakukan DI SINI ya. https://docs.google.com/document/d/e/2PACX-1vTYRwAGkgPSAvuj4m3HpKOl6uqykNhK9PuyOaxyN564bLUZSAmkswr-ZfqsLsoLL-h9XrBZzCsBJXIQ/pub

    3. Beasiswa SDM Sawit

    Hampir setiap tahun Kementerian Pertanian (Kementan) membuka Beasiswa SDM Sawit. Beasiswa berlaku bagi pekerja atau keluarga pekerja di seluruh perkebunan sawit yang ada di Indonesia.

    Bantuan diberikan lewat pembiayaan kuliah semester awal hingga akhir untuk pendidikan D1, D2, D3 D4 dan S1. Keuntungan tambahan dari beasiswa adalah uang saku, uang buku, uang wisuda dan biaya transportasi ke kampus.

    Namun, setelah lulus peserta harus siap bekerja di perusahaan kelapa sawit. Untuk informasi selengkapnya detikers bisa melihat di https://www.beasiswasdmsawit.id/.

    Penutupan pendaftaran tahun ini pada 31 Mei 2025. Jangan tertinggal ya!

    4. Beasiswa LPDP

    Siapa yang tak tahu beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Beasiswa ini termasuk beasiswa yang banyak kuota dan jenisnya.

    LPDP disediakan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Tujuan beasiswa LPDP juga luas mencakup dalam negeri maupun luar negeri.

    Banyak skema yang ditawarkan beasiswa LPDP. Mulai dari beasiswa reguler, beasiswa untuk ASN, beasiswa untuk penyandang disabilitas dan lainnya.

    Untuk melihat jenis skema dan pembiayaan beasiswa LPDP bisa mengakses laman https://lpdp.kemenkeu.go.id/ ya.

    5. Beasiswa Kemenkes

    Dikarenakan kebutuhan akan tenaga kesehatan dan dokter yang expert di bidang tertentu masih tinggi, Kementerian Kesehatan membuka beasiswa setiap tahunnya. Baik bekerja sama dengan LPDP, Kemenkes memiliki berbagai skema beasiswa.

    Mulai beasiswa D4-S3 untuk PNS, beasiswa fellowship untuk dokter spesialis, beasiswa afirmasi di Politeknik Kesehatan (Poltekkes) hingga beasiswa afirmasi bagi dokter dari daerah 3T.

    Periode pembukaan beasiswa Kemenkes biasanya berbeda-beda, tidak dibuka serentak. Oleh karena itu, pantau terus laman http://bandikdok.kemkes.go.id/ jika perlu ya.

    Itulah daftar beasiswa S1-S3 yang disediakan oleh pemerintah bagi mahasiswa. Sudah tentukan mau daftar yang mana?

    (cyu/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa KJMU Kini Bisa untuk Mahasiswa S1-S3 di Semua Universitas



    Jakarta

    Gubernur Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Pramono Anung mengumumkan beberapa ketentuan baru untuk program beasiswa Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU). Apa saja itu?

    Ia mengatakan mulai tahun ini beasiswa KJMU berlaku juga untuk mahasiswa S2 dan S3. Sebelumnya, beasiswa ini hanya diperuntukkan mahasiswa S1.

    “Perbedaannya dengan KJMU yang dulu, itu hanya sampai S1. Namun, sekarang kami perluas hingga S2 dan S3 untuk mahasiswa yang IPK-nya bagus. Kenapa itu dilakukan? Untuk memutus apa yang disebut dengan garis ketidakberuntungan,” ujar Pramono dilansir website resmi Provinsi DKI Jakarta, Rabu (28/5/2025).


    Tak hanya itu, beasiswa KJMU sekarang bisa dicoba mahasiswa yang berasal dari semua universitas. Pada tahun lalu dan ke belakang, KJMU hanya berlaku untuk kampus berakreditasi A.

    “Selain itu, yang membedakan KJMU saat ini dengan yang sebelumnya, yaitu KJMU bisa untuk semua universitas dengan akreditasi apapun baik A/B/C, tidak hanya yang akreditasinya A saja,” lanjutnya.

    Besar Bantuan Rp 9 Juta per Semester

    Adapun besar nominal bantuan KJMU tidak berubah yakni Rp 9 juta per semester. Untuk uang saku bulanan, mahasiswa akan menerima Rp 750 per bulan.

    Pramono mengatakan uang tersebut akan langsung ditransfer ke pihak kampus. Sehingga mahasiswa tak repot mengurus dan bisa fokus belajar dan menyelesaikan perkuliahan.

    Disampaikan juga oleh Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, kuota beasiswa KJMU saat ini sebanyak 16.979 mahasiswa. Sebanyak 14.745 mahasiswa sudah menerima manfaatnya.

    Sementara 2.129 orang lainnya masih dalam tahap penyaluran ke rekening dan cetak kartu ATM. Ia pun menegaskan tidak ada pungutan biaya dalam proses seleksinya.

    “Kami tegaskan, seluruh proses pendaftaran KJMU tidak dipungut biaya apapun,” ujar Nahdiana.

    Syarat Penerima Beasiswa KJMU

    Syarat umum penerima KJMU adalah mahasiswa yang ber-KTP alamat wilayah Provinsi DKI Jakarta. Selain itu, peserta harus berasal dari keluarga tidak mampu dinyatakan surat keterangan tidak mampu/miskin dari RT.

    Lalu, mahasiswa bukan penerima beasiswa yang bersumber dari APBD Jakarta atau APBN. Belum ada syarat khusus untuk jenjang S1, S2 maupun S3 sehingga informasinya harus terus dipantau lewat website dan media sosial resmi Pemprov DKI Jakarta.

    Dalam memudahkan penerima, Pemprov DKI juga telah membuka poskp KJMU di seluruh kecamatan yang ada di wilayah Jakarta. Informasi posko tersebut bisa dilihat di jakita.jakarta.go,id.

    (cyu/nwk)



    Sumber : www.detik.com