Tag: mahasiswa

  • Heboh Fenomena Pinjol Masuk Kampus


    Jakarta

    Istilah ‘gali lubang tutup lubang’ sudah tak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Istilah ini menggambarkan keadaan di mana seseorang meminjam uang untuk melunasi utang yang sudah ada.

    Belakangan, istilah tersebut kian populer di kalangan kampus. Hal ini menyusul maraknya kampus yang menjalin kerja sama dengan pinjaman online atau dikenal dengan pinjol. Layanan pinjol ini diklaim untuk membantu mahasiswa dalam melakukan pembayaran uang kuliah tunggal (UKT).

    Berdasarkan catatan detikcom, ada banyak kampus yang bekerja sama dengan jasa pinjol melalui PT Inclusive Finance Group (Danacita) sejak Agustus 2023. Tercatat pada Mei 2024 lalu, sudah 82 universitas hingga sekolah tinggi yang menggunakan skema pembayaran UKT melalui pinjaman online. Salah satunya yakni Institut Teknologi Bandung (ITB). Biaya bulanan platform yang dibebankan kepada konsumen sebesar 1,75%.


    Wakil Rektor Bidang Keuangan, Perencanaan, dan Pengembangan ITB Muhammad Abduh, dalam konferensi pers, menegaskan kerja sama ini tidak bertujuan mengambil keuntungan untuk kampus.

    “Danacita itu kerja sama dengan ITB untuk membantu mahasiswa yang memiliki permasalahan keuangan. Tidak ada hubungannya dengan pemasukan untuk ITB. Pemasukan untuk ITB ketika mahasiswa itu membayar,” tegas Abduh 1 Februari 2024 silam.

    Universitas Negeri Gadjah Mada juga turut bekerja sama dengan Danacita untuk menyediakan skema pembayaran UKT melalui pinjaman online. Kerja sama ini bahkan terjalin sejak Agustus 2022. Kendati demikian, di UGM, kerja sama dengan Danacita hanya diberlakukan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB).

    Sekretaris UGM Andi Sandi mengatakan kerja sama tersebut datang dari Danacita untuk memudahkan pembayaran UKT, terutama bagi mereka yang mahasiswa program pascasarjana yang memang sudah bekerja. Andi menyebut kini terdapat 33 mahasiswa program pascasarjana yang menggunakan skema tersebut.

    “Untuk Danacita itu tidak serta-merta orang bisa pakai gitu. Karena harus ada approval dari tingkat fakultas. Dan ketika itu disetujui oleh Danacita, dananya tidak tertransfer ke pribadi, tapi ditransfer langsung ke rekening fakultas,” ungkap Sandi.

    Sandi menuturkan kemampuan mahasiswa tersebut bisa membayar pinjaman online dinilai dari data yang diterima pihak kampus dan Danacita. Ketika ada kemampuan membayar yang mendukung, opsi tersebut baru bisa digunakan oleh mahasiswa terkait.

    “Kalau S1 sebenarnya kita cukup yakin dengan mekanisme yang ada bahwa itu tidak akan sampai pada titik untuk menggunakan feature dari lembaga jasa keuangan itu kalau S1. Kalau S2, kan apalagi yang mereka sudah kerja ya, mereka kan bisa ngitung, apalagi ini orang ekonomi,” kata Sandi kepada detikX.

    Sementara itu, Deputi Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Sardjito mengatakan OJK telah memanggil Danacita terkait dengan pemberitaan yang beredar. Hasilnya, sejauh ini belum ada pelanggaran yang ditemukan.

    Terkait dengan skema pembayaran UKT melalui pinjaman online, Sardjito menuturkan OJK tidak memiliki wewenang mengatur hal tersebut karena kaitannya dengan kebijakan kampus. Namun Sardjito menambahkan, sebagai pribadi yang pernah menjadi mahasiswa dulunya, penting bagi pihak kampus untuk mencari opsi yang paling baik bagi mahasiswanya.

    “Apabila mahasiswa-mahasiswa yang berprestasi tentunya yang niat sekolah tapi nggak punya uang, tentu harus dicarikan model atau mode-mode pembayaran UKT yang paling baik untuk mahasiswa. Dan ini tugasnya universitas untuk mencarikan, untuk mencari yang terbaik, jadi tidak hanya mikir yang penting kampus terbayar ini UKT-nya, terserah nanti mahasiswa mau bagaimana dengan pihak pemberi pinjaman,” kata Sardjito kepada detikX.

    Sementara itu, Plt Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kemendikbud-Ristek, Prof Nizam, tidak menanggapi secara spesifik terkait dengan adanya fenomena kerja sama kampus dengan penyedia pinjaman online. Ia mengakui negara belum mampu mendanai penyelenggaraan pendidikan tinggi di PTN. Oleh sebab itu, pendanaan dilakukan gotong-royong bersama masyarakat.

    Namun, kala itu Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi bersama Kementerian Keuangan sedang mengkaji skema pinjaman tanpa bunga untuk mahasiswa. Ia memberikan contoh praktik student loan yang dipandang cukup berhasil adalah skema income contingent loan yang diterapkan di Australia dan beberapa negara lainnya. Prinsipnya, mahasiswa membayar kembali pinjamannya setelah bekerja dan berpenghasilan di atas suatu batas tertentu.

    “Saat ini skema pinjaman murah bagi mahasiswa dengan sistem pengembalian yang lebih baik tersebut sedang dipersiapkan oleh Kementerian Keuangan, semoga dapat segera terimplementasikan,” pungkasnya.

    Adapun langkah sejumlah Universitas dan Perguruan Tinggi mendapatkan perhatian serius oleh berbagai kalangan. Misalnya, anggota Komisi X DPR RI, AS Sukawijaya yang menyayangkan pinjol masuk kampus. Ia menilai fenomena ini lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya.

    “Pinjol masuk kampus saya sangat menyayangkan sekali. Harusnya pihak kampus atau pemerintah memiliki solusi lain. Ini fenomena tidak baik. Entah itu pinjol resmi atau tidak, banyak mudaratnya,” ujarnya dikutip dari laman DPR RI.

    Ia menegaskan bahwa dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) tercatat pinjaman bagi mahasiswa tidak boleh mengenakan bunga. “Jadi, jelas di UU Sidiknas disebut kalau ada pinjaman tak boleh ada bunga,” jelasnya.

    Wakil Ketua Komisi X DPR Abdul Fikri Faqih mengatakan opsi membayar dengan pinjol bukan keputusan yang bijaksana karena konstitusi menyebutkan bahwa pendidikan adalah tugas negara. Terbukti, kewajiban negara ini tercantum pada pasal 31 ayat 1-5 dalam UUD 1945. Ia mengusulkan pembaharuan terhadap struktur dan formula anggaran pendidikan.

    “Maka, menurut saya, perlu diadakan diskusi kembali tentang struktur dan formula anggaran pendidikan yang 20 persen yaitu sebesar Rp660 triliun ke mana saja. Kenapa harus membiarkan problem seperti solusi membayar UKT dengan skema pinjol ini muncul?” ungkap Fikri.

    Pengamat kebijakan pendidikan sekaligus Ketua Prodi Magister dan Doktor Pendidikan Kewarganegaraan Universitas Pendidikan Indonesia Cecep Darmawan menyayangkan fenomena kerja sama pinjol dengan pihak universitas. Sebab, menurutnya, universitas lah yang harus mencari jalan keluar bagi mahasiswa yang kesulitan membayar UKT, bukan dengan diserahkan ke pinjol.

    “Orang bisa pinjam (online) sendiri ya kalau mau. Jadi bukan solusi, bahkan kalau pinjol itu bunganya berlipat-lipat dan menjerat dalam mahasiswa, ya ini akan memprihatinkan, ya kasihan mahasiswa kecuali kalau pinjolnya tanpa bunga, itu bagus,” ucap Cecep.

    Menurutnya, universitas yang bekerja sama dengan pinjol terlalu pragmatis dan kurang kreatif dalam mencari jalan keluar mengelola keuangan. Apabila ini dibiarkan dan berlanjut, dikhawatirkan pihak kampus akan semakin lepas tangan.

    (acd/acd)



    Sumber : finance.detik.com

  • 15 Barang yang Wajib Kamu Punya biar Betah di Kosan



    Jakarta – Kos menjadi opsi terbaik bagi para perantau untuk mendapatkan tempat tinggal sementara maupun permanen. Banyak mahasiswa atau pekerja yang memilih kosan sebab jarak dari kampus atau kantor mereka dekat.

    Namun, tidak semua kos langsung menyediakan fasilitas dan perlengkapan yang kamu butuhkan. Sehingga saat pertama kali menempati kos kamu sering kebingungan barang apa saja yang penting untuk dimiliki.

    Nah, buat kamu yang masih bingung untuk menentukan barang apa saja yang diperlukan dan wajib ada untuk anak kos. Berikut dikutip dari Danacita, beberapa barang yang wajib kamu punya di kosan.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Jitu Pilih Kosan yang Nyaman



    Jakarta – Kosan merupakan salah satu opsi tempat tinggal dengan harga terjangkau. Maka tak heran banyak mahasiswa rantau atau orang yang masih tinggal sendiri memilih kosan.

    Meskipun demikian, memilih kosan tidak boleh sembarangan dan terburu-buru.

    Pertimbangkan tips dalam infografis ini ya.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Sering Mematikan dan Menghidupkan AC Bikin Boros Listrik, Benarkah?


    Jakarta

    Secara umum, daya listrik air conditioner (AC) cukup besar jika dibandingkan kipas angin. Kebanyakan orang akan menyalakan AC saat kepanasan atau menjelang tidur.

    Saat tidak diperlukan AC biasanya dimatikan. Ini kerap dilakukan karena menjadi cara yang efisien untuk menghemat listrik.

    Ada juga yang menganggap bahwa mematikan dan menyalakan AC bisa membuat penggunaan listrik lebih boros. Namun, benarkah demikian?


    Alasan agar Jangan Sering Mematikan dan Menghidupkan AC

    Dari catatan detikProperti yang mengutip laman The Washington Post, mematikan AC beberapa jam, kemudian menghidupkannya lagi hanya bisa menghemat sedikit listrik.

    Namun, sebaiknya AC jangan sering mati-hidup. Justru sering mematikan dan menghidupkan AC bisa bikin boros listrik. Karena proses menyalakan kembali AC membutuhkan energi yang cukup besar untuk mencapai suhu yang diinginkan.

    Pernyataan tersebut sejalan dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh seorang mahasiswa pascasarjana di sistem pembangunan di Universitas Colorado di Boulder. Ia mencari tahu apakah mematikan AC benar bisa menghemat energi.

    Dalam penelitiannya, ia mencoba membandingkan mematikan 3 AC di gedung tersebut selama 8 jam dengan menyalakan AC selama 76 jam dengan suhu 31 °C.

    Hasilnya menunjukkan bahwa AC yang dimatikan bisa menghemat sedikit energi. Tapi saat setiap AC dinyalakan kembali, listrik dipakai akan banyak untuk menyesuaikan suhu ruangan dan mengubahnya menjadi dingin.

    Menyalakan dan mematikan AC juga membebani sistem motor karena mesin akan berulang kali menyesuaikan suhu. Sementara jika AC yang telah dinyalakan lama, AC tidak sulit menyesuaikan suhu.

    “Anda tidak serta merta menghemat biaya listrik dengan mematikannya selama sepertiga hari,” ujar mahasiswa pascasarjana tersebut.

    Dengan demikian, sering menyalakan dan mematikan AC justru bisa menaikkan tagihan listrik.

    Cara Menghemat Energi Listrik AC

    Dari penjelasan sebelumnya, mematikan dan menyalakan AC terlalu sering sejatinya hanya bisa menghemat sedikit listrik. Sebagai gantinya kamu bisa melakukan beberapa hal yang lebih berikut yang lebih efektif agar menghemat listrik saat AC dinyalakan.

    Berikut adalah mode yang bisa dipakai agar AC hemat listrik:

    1. Memastikan Sistem Pembuangan Udara AC dengan Benar

    Kerja AC di dalam ruangan bisa maksimal kalau AC di luar ruangan dan salurannya ditempatkan dengan benar. Maka pastikan:

    • AC luar diletakkan di tempat yang tidak terkena cahaya matahari langsung.
    • AC luar punya penutup di depan rongga baling-balingnya, hingga terdapat saluran pembuangan udara panas.
    • Rajin mengganti dan membersihkan filter untuk bisa membantu menghemat energi sekitar 5-15%.

    2. Usahakan Tidak Menyalakan AC Bersamaan dengan Barang Elektronik Lain

    Hindari menyalakan AC bersamaan dengan peralatan elektronik lain agar listrik tetap hemat. Misal, ketika sedang memakai mesin cuci, oven, setrika, mesin air, maka AC lebih baik AC dimatikan dahulu.

    Jika tetap dipaksakan, MCB listrik di rumah bisa turun karena tidak kuat sekaligus bisa membuat tagihan listrik jadi lebih besar.

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Beasiswa Kuliah Gratis di Korea, Dapat Uang Saku hingga Asrama!



    Jakarta

    Buat kamu yang bercita-cita kuliah di Korea Selatan, ada kabar baik! Gwangju Institute of Science and Technology (GIST) kembali membuka pendaftaran beasiswa hingga 2 Oktober 2025 mendatang. Apa saja syaratnya?

    Beasiswa yang dibuka merupakan program Magister (S2) dan Doktor (S3) dengan skema bantuan finansial yang super lengkap. Beasiswa ini berlaku untuk penerimaan mahasiswa baru Spring 2026 dan bisa jadi kesempatan emas buat kamu yang ingin riset sekaligus menikmati pengalaman studi internasional di Negeri Ginseng.

    Apa Saja yang Ditanggung Beasiswa GIST?

    Menurut laman resminya, beasiswa GIST memberikan dukungan finansial menyeluruh bagi mahasiswa internasional. Berikut fasilitas yang bisa didapat:


    1. Biaya kuliah penuh sebesar 3.607.000 won/semester atau sekitar Rp 42.543.158 (gratis biaya kuliah, hanya biaya pendaftaran 680.000 won dibebankan ke mahasiswa baru, dengan kemungkinan pengecualian).

    2. Tunjangan bulanan:
    Magister: 140.000 won/bulan (sekitar Rp 1.651.245)
    Doktor: 295.000 won/bulan (sekitar Rp 3.479.409)
    Tunjangan makan: ~100.000 won/bulan (sekitar Rp 1.179.586)
    Tambahan tunjangan internasional: 120.000 won/bulan atau sekitar Rp 1.415.503 (dengan IPK ≥ 3,0 dari 4,5).

    3. Asisten Peneliti (bagi yang mengikuti proyek penelitian):
    Magister: rata-rata 6.400.000 won/tahun (sekitar Rp 75.483.072)
    Doktor: rata-rata 13.740.000 won/tahun (sekitar Rp 162.052.720)

    4. Akomodasi kampus, tersedia asrama single maupun double, serta apartemen untuk mahasiswa menikah.

    5. Biaya bulanan mulai dari 80.000-185.000 won (Rp 943.634-Rp 2.182.154), dengan deposit tertentu.

    6. Asuransi kesehatan, didukung 60% dari Asuransi Kesehatan Nasional Korea + pemeriksaan kesehatan tahunan.

    7. Penggantian tiket pesawat berlaku sekali jalan menuju Korea (hanya untuk pertama kali kedatangan).

    Syarat Pendaftaran

    1. Memiliki atau akan memiliki gelar terakhir sebelum perkuliahan dimulai (Januari 2026 untuk Spring admission).
    2. Bukan warga negara Korea (termasuk mereka dengan kewarganegaraan ganda).
    3. Melengkapi semua dokumen sesuai panduan pendaftaran.

    Jadwal Pendaftaran

    Periode aplikasi online: 2 September 2025 (10:00 KST) – 2 Oktober 2025 (17:00 KST)
    Pengumuman hasil seleksi: mengikuti jadwal resmi GIST

    Link pendaftaran online: https://service.gist.ac.kr/admission/graduate/foreigner

    Sebagai informasi, penting untuk membaca dengan cermat Admission Guide sebelum mendaftar. Dalam hal ini, tidak ada toleransi untuk pengiriman dokumen terlambat.

    Informasi lebih lanjut tentang beasiswa S2-S3 GIST bisa cek DI SINI.

    *Penulis adalah peserta magang Program PRIMA Magang PTKI Kementerian Agama

    (faz/faz)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kimberly farmer
  • Beasiswa Smart Scholarship YBM BRILiaN Dibuka, Mahasiswa Baru Cek!


    Jakarta

    Beasiswa Smart Scholarship kembali dibuka Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Yayasan Baitul Maal (YBM) BRILiaN sampai 24 Oktober 2025. Smart Scholarship kali ini dibuka untuk mahasiswa semester 1.

    YBM BRILiaN semula didirikan Board of Director (BOD) BRI H Rudjito, H Ahmad Askandar, H Akhmad Amien Mastur, Hendrawan Tranggana, Krisna Wijaya, Hj Gayanti Rawit Angreni, Badan Pembina Kerohanian Islam (Bapekis) BRI, dan pemimpin wilayah (Pinwil) BRI sebagai Yayasan Baitul Maal Bank Rakyat Indonesia pada 2001. Yayasan ini mengelola dana zakat, infak, dan sedekah.


    Smart Scholarship jenjang pendidikan tinggi menyasar mahasiswa dengan keterbatasan ekonomi. Simak komponen beasiswa, syarat, dan dokumen yang perlu disiapkan di bawah ini.

    Komponen Beasiswa Smart Scholarship

    • Subsidi UKT 2 semester
    • Pengalaman pemberdayaan masyarakat
    • Mentoring peningkatan kapasitas diri
    • Jejaring nasional dan internasional

    Syarat Beasiswa Smart Scholarship

    • Warga Negara Indonesia
    • Mahasiswa aktif semester 1 jenjang D3, D4, dan S1 dari semua perguruan tinggi
    • Memiliki keterbatasan keuangan
    • Mempunyai pengalaman berorganisasi
    • Memiliki dorongan berprestasi

    Dokumen Pendaftaran

    • Personal statement, unduh format pada akun beasiswa
    • Hasil scan atau foto surat keterangan aktif semester 1 atau bukti diterima di kampus
    • Hasil scan atau foto kartu keluarga, atau surat tentang susunan keluarga
    • Foto diri atau pasfoto formal
    • Foto tampak depan rumah dan ruang tengah
    • Foto atau hasil scan sertifikat penghargaan, jika ada
    • Hasil scan atau foto salah satu dokumen berikut:
      • Surat penghasilan orang tua atau wali
      • Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
      • Kartu peserta Program Keluarga Harapan (PKH)
      • Surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang diterbitkan oleh perangkat desa.

    Informasi beasiswa YBM BRILiaN Smart Scholarship lebih lanjut dapat dicek pada akun Instagram @ybmbrilian dan panduan resminya di http://brilian.in/panduansmartpt2025. Semoga bermanfaat, detikers!

    (twu/pal)

    `;
    constructor() {
    super()
    this.attachShadow({ mode: “open” })
    this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html
    }

    async connectedCallback() {

    if (elementType === ‘single’) return false;

    const { default: Swiper } = await import(
    “https://cdn.jsdelivr.net/npm/swiper@11/swiper-bundle.min.mjs”
    );
    this.SwiperClass = Swiper;
    const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector(‘.mySwiper’);
    new this.SwiperClass(swiperContainer, {
    slidesPerView: 1,
    spaceBetween: 18,
    navigation: {
    nextEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-next”),
    prevEl: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-button-prev”),
    },
    pagination: {
    el: this.shadowRoot.querySelector(“.swiper-pagination”),
    clickable: true,
    },
    });
    }
    }
    customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kimberly farmer
  • Beasiswa MA-JICA 2026 Dibuka, Kuliah S2 Hukum Gratis di Kampus Jepang



    Jakarta

    Badan Strajak Diklat Kumdil Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia dengan Japan International Cooperation Agency (JICA) membuka beasiswa S2 untuk mahasiswa Indonesia. Program dinamakan JICA Knowledge Co-Creation (JFY) 2026.

    Beasiswa ini menyediakan bantuan pendidikan dengan kampus tujuan di Jepang. Sasaran penerima beasiswa ini adalah pejabat pemerintah di sektor hukum dan peradilan.

    Durasi pembiayaan beasiswa selama 2 tahun atau maksimal 2,5 tahun jika menjadi research student terlebih dahulu. Batas pendaftaran JFY 2026 adalah 8 Oktober 2025.


    Mengutip Instagram @pusdiklat.teknis.ma, berikut ketentuan lengkap seputar beasiswa JFY 2026:

    Komponen Pembiayaan Beasiswa MA-JICA 2026

    1. Biaya pendidikan: sesuai dengan besar biaya kampus masing-masing
    2. Tunjangan hidup: JPY 143.000-147.000 (Rp 16,1 juta-Rp 16,5 juta per bulan)
    3. Tiket pesawat: sesuai tiket kedatangan dan kembali ke negara asal
    4. Tunjangan pakaian: JPY 100.000 (Rp 11,2 juta)
    5. Tunjangan perpindahan: up to JPY 164.000-224.000 (Rp 18,5 juta-Rp 25,2 juta)
    6. Tunjangan penelitian: up to JPY 360.000 per tahun (Rp 40,6 juta)
    7. Asuransi kesehatan

    Syarat Pelamar Beasiswa MA-JICA 2026

    • Bertanggung jawab dan memiliki pengalaman dalam pekerjaan terkait hukum atau peradilan di berbagai sektor dengan potensi memimpin reformasi hukum dan peradilan
    • Memiliki pengalaman lebih dari 2 tahun di bidang hukum atau peradilan
    • Memiliki pengetahuan yang cukup di bidang penelitian hukum persaingan usaha atau hukum secara umum
    • Berusia kurang dari 40 tahun per 1 April 2026
    • Mahir dalam bahasa Inggris dengan skor TOEFL iBT minimal 80 atau IELTS minimal 6.0
    • Kondisi kesehatan baik secara fisik dan mental
    • Tidak sedang menerima beasiswa lain dari pemerintah Jepang atau Japan Student Service Organization (JASSO), Japan Society for the Promotion of Science (JSPS), Japan Science and Technology Agency (JST), maupun The Japan Foundation (JF)
    • Pelamar sangat perempuan direkomendasikan.

    Dokumen Pendaftaran Beasiswa MA-JICA 206

    1. Formulir pendaftaran

    Isi formulir meliputi:

    • Informasi pribadi
    • Latar belakang pendidikan
    • Organisasi saat ini dan nominasi
    • Pengalaman kerja
    • Pernyataan (syarat dan ketentuan yang harus disetujui oleh pelamar)
    • Rencana penelitian
    • Rencana karier
    • 2 foto identitas (ukuran 4 cm x 3 cm) ditempel pada formulir pendaftaran (asli dan salinan)

    2. Fotokopi paspor

    Fotokopi harus memuat informasi berikut:

    • Nama
    • Tanggal lahir
    • Kewarganegaraan
    • Jenis kelamin
    • Nomor paspor
    • Tanggal kedaluwarsa paspor

    3. Bukti skor kemampuan bahasa Inggris

    Diserahkan bersama formulir pendaftaran, apabila pelamar memiliki dokumen resmi kemampuan bahasa Inggris (misalnya TOEFL, IELTS)

    4. Ijazah kelulusan

    Ditulis dalam bahasa Inggris atau dilampiri dengan terjemahan resmi.

    5. Transkrip nilai

    • Transkrip akademik resmi
    • Harus memuat seluruh nilai yang diperoleh di universitas tempat pelamar menempuh pendidikan. Ditulis dalam bahasa Inggris atau dilampiri terjemahan resmi dalam bahasa Inggris.

    6. Sertifikat kesehatan dalam format JICA

    • Sertifikat kesehatan dalam format JICA (diserahkan kemudian)
    • Pelamar wajib menyerahkan Sertifikat Kesehatan beserta Riwayat Medis dalam format JICA ke kantor JICA di negaranya masing-masing dengan biaya sendiri, paling lambat 30 April 2026.
    • Biaya pemeriksaan tidak akan diganti oleh JICA.
    • Sertifikat kesehatan dengan format JICA adalah syarat wajib. Tanpa sertifikat tersebut, pendaftaran dapat ditolak.

    7. Rencana Penelitian

    Harus diserahkan bersama formulir pendaftaran.

    Lamaran beasiswa MA-JICA 2026 ini bisa diajukan langsung ke kantor JICA di Jakarta. Selamat mencoba.

    (cyu/nah)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kimberly farmer
  • Cara Daftar Beasiswa Pemerintah Rusia 2026-2027, Cek Panduannya!



    Jakarta

    Pernah bermimpi kuliah di luar negeri tanpa harus memikirkan biaya kuliah? Kini saatnya mewujudkannya!

    Beasiswa Pemerintah Rusia 2026-2027 resmi dibuka, memberikan kesempatan emas bagi pelajar Indonesia untuk menempuh pendidikan di Negeri Beruang Merah secara gratis.

    Tertarik mendaftar? Berikut langkah-langkahnya:


    1. Registrasi di situs resmi: education-in-russia.com
    2. Isi formulir online dan unggah semua dokumen yang diminta
    3. Pastikan status pendaftaran menjadi ‘Under Inspection at RZU’ (artinya sedang ditinjau oleh Russian House).

    Tersedia panduan lengkap dan contoh dokumen yang bisa kamu akses melalui QR Code di postingan Instagram resmi Russian House di Indonesia @rusdomindo.

    Beasiswa ini berlaku untuk semua jenjang pendidikan mulai dari S1, S2, S3 & lainnya. Ada sekitar 400 jurusan yang dapat dipilih calon mahasiswa.

    Apalagi, ada 700 universitas terkemuka di seluruh Rusia. Penerima beasiswa tidak perlu mengeluarkan uang kuliah, karena sepenuhnya ditanggung oleh Pemerintah Rusia.

    Adapun periode pendaftarannya mulai dari 15 September – 15 Desember 2025. Informasi lebih lanjut tentang jurusan dan universitas bisa dicek di laman russia-edu.minobrnauki.gov.ru.

    Kamu juga bisa mengontak Russian House di Indonesia melalui e-mail beasiswarushouse@gmail.com, atau WhatsApp +62 821 2377 7297 atau mengunjungi secara langsung di Jl. Diponegoro No. 12, Jakarta Pusat.

    Jangan lewatkan kesempatan ini untuk belajar di Rusia dengan beasiswa penuh dari pemerintah. Yuk, siapkan dokumenmu dan daftar sekarang!

    (akd/akd)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kimberly farmer
  • Beasiswa LPDP 2026 Buka Kuota 4.000 Mahasiswa, Bidang STEM Diprioritaskan



    Jakarta

    Beasiswa Lembaga Pengelolaan Dana Pendidikan (LPDP) 2026 akan segera dibuka pada Januari mendatang. Pada tahun depan, kuota beasiswa disediakan untuk 4.000 orang.

    Jumlah tersebut sama halnya dengan kuota yang diberlakukan pada tahun 2025. Dikatakan oleh Kepala Subdivisi Komunikasi LPDP, Ari Kuncoro jumlah tersebut telah sesuai dengan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto.

    “Tahun ini sesuai arahan Presiden 4.000 (kuotanya),” kata Ari dalam acara The Future Festival oleh LPDP di Pullman Central Park, Jakarta, Minggu (28/9/2025).


    Ari mengatakan pihaknya sejauh ini baru diberi instruksi agar kuota LPDP tahun 2026 disamakan dengan tahun ini yakni 4.000.

    “Saya belum diinfo kalau untuk detailnya. Cuman kita ikutin aja arahan presidennya, udah ada 4.000,” jelas Ari.

    Ari menyebut jumlah kuota ini telah disesuaikan dengan anggaran. Seperti pada tahun ini, anggaran LPDP sebesar Rp 11,92 triliun.

    “Itu kita ikutin yang anggaran yang ada aja. Kalau misalnya sekarang 4.000 kan kemarin juga udah dilulusin ya batch 1, tinggal batch 2 nanti 27 November,” kata Ari.

    Sementara untuk dana abadi di bidang pendidikan dituturkan Ari saat ini terhimpun sebanyak Rp 154,107 triliun. Berdasarkan data per Juni 2025, dana LPDP telah disalurkan kepada 90.640 orang (degree) dan 578.721 orang (non degree).

    Beasiswa LPDP 2026 Fokus pada Bidang STEM

    Sama seperti yang telah dijelaskan oleh Kepala Divisi Hukum dan Komunikasi LPDP sebelumnya, Mohammad Lukmanul, bidang yang akan lebih diprioritaskan tahun 2026 adalah science, technology, engineering, and mathematics (STEM).

    “2026 akan ada perubahan kebijakan diprioritaskan STEM yang non STEM tetap ada,” kata Ari.

    Ari menegaskan pendaftar non-STEM tetap memiliki kuotanya. Sehingga kebijakan baru ini menurutnya jangan sampai mengecilkan hati para pendaftar LPDP dengan tujuan non-STEM.

    “Misalnya saat ini yang non-STEM mau daftar ya silahkan, tetap dibuka LPDP tetap buka yang non-STEM. Tapi untuk jelasnya berapa proporsi dan prosentasenya silahkan mengacu ke penjelasan Direktur Beasiswa,” katanya.

    Ia menambahkan baik kampus dalam negeri maupun luar negeri akan difokuskan pada STEM. Adapun skema LPDP tahun 2026 tidak jauh berbeda dengan 2025.

    “Masih sama sih programnya masih sama, tadi yang dijelaskan nanti ada afirmasi targeted dan juga reguler ya. Ada tiga cluster, terus kalau untuk yang prioritas nanti ditunggu saja di batch pembukaan nanti akan diumumkan resmi oleh LPDP,” ujar Ari.

    Penegasan terkait fokus LPDP di bidang STEM ini sebelumnya telah disampaikan oleh Plt Direktur LPDP Sudarto dalam acara Apresiasi Talenta Unggul Indonesia Innovator Award dan Indonesia Innovator Lecture 2025.

    “Jadi intinya bahwa, kita nanti akan fokus kepada STEM dan non-STEM. Karena pada saat ini memang fokus pembangunan kita kan lebih ke arah sana,” ujar Sudarto (11/8/2025) lalu.

    Ditegaskan juga oleh Lukmanul bahwa kuota beasiswa nantinya tidak akan kaku. Pihak LPDP telah menyusun formula untuk penyeleksiannya.

    “Tidak serta merta diterapkan sistem kuota yang kaku. Tapi ada formula, orang yang lulus seleksi itu jumlahnya akan lebih besar STEM daripada yang non-STEM. Ada penilaian berbeda antara yang STEM dan non-STEM,” ujar Lukmanul.

    (cyu/faz)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kimberly farmer
  • Beasiswa Sejiwa buat Mahasiswa D3/S1, Dana hingga Rp 2 Juta Per Semester


    Jakarta

    Yayasan Senyum Kita membuka pendaftaran Beasiswa Sejiwa 2025 untuk mahasiswa D3 dan S1. Periode pendaftaran berlangsung mulai 7 September hingga 5 Oktober 2025.

    Senyumkita Foundation atau Yayasan Senyum Kita merupakan lembaga sosial yang bergerak di bidang pendidikan dan pemberdayaan pemuda, khususnya yang kurang beruntung seperti anak yatim atau dhuafa. Yayasan ini berlokasi Godean, Sleman, DI Yogyakarta.


    Berdasarkan panduan resminya, Program Sejiwa adalah program pengembangan karakter bagi mahasiswa. Fokusnya yakni pada kepemimpinan, kewirausahaan sosial, dan kerelawanan.

    Beasiswa Sejiwa terdiri dari dana pendidikan maksimal Rp 2 juta per semester selama maksimal 8 semester/4 tahun kuliah dan kesempatan pengembangan karakter serta jejaring. Penerima beasiswa juga akan menjadi relawan di yayasan.

    Dana beasiswa disalurkan dua kali dalam 1 semester. Dana hanya dapat digunakan untuk kebutuhan pendidikan seperti SPP, perlengkapan, seragam, dan lain-lain.

    Berminat mendaftar, detikers? Berikut informasi syarat dan ketentuannya.

    Syarat Beasiswa Sejiwa 2025 Senyum Kita

    • Mahasiswa D3 atau S1 semua jurusan
    • IPK minimal 3,00
    • Aktif berorganisasi
    • Lolos seleksi administrasi dan wawancara

    Ketentuan Beasiswa Sejiwa 2025

    • Evaluasi dilakukan setiap semester berdasarkan IPK akhir semester, kondisi ekonomi, kontribusi di yayasan, dan keuangan yayasan
    • Aktif berkontribusi minimal 1 kali per minggu atau 4-5 kali per bulan secara offline di lokasi kegiatan, kecuali ada penugasan resmi yang disetujui dilakukan secara daring
    • Program dapat ditangguhkan jika peserta tidak aktif berkontribusi selama 2 minggu tanpa pemberitahuan
    • Menyelesaikan pendidikan tepat waktu
    • Dilarang menyalahgunakan dana pendidikan untuk keperluan nonpendidikan seperti fashion, liburan, dan lainnya
    • Dilarang memberikan informasi atau dokumen palsu
    • Dilarang terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, alkohol, kriminalitas, atau pelanggaran norma sosial dan agama.

    Selengkapnya tentang Beasiswa Sejiwa 2025 bisa dicek di panduan resminya di https://s.id/PanduanSEJIWA. Pendaftaran beasiswa dibuka di https://bit.ly/PendaftaranSejiwa2025. Informasi lebih lanjut bisa diakses di akun Instagram @senyumkita.

    (twu/nwk)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kimberly farmer