Tag: mainnet

  • Pi Network Luncurkan Mainnet, Jual atau Tahan PI?

    Pi Network akhirnya meluncurkan mainnet secara terbuka yang memungkinkan pengguna untuk memperdagangkan token PI setelah bertahun-tahun berada dalam sistem tertutup.

    Coinpedia mengabarkan pada Jumat (21/2/) bahwa langkah ini disambut antusias oleh para “pioneer,” sebutan bagi pemegang Pi, yang kini bisa menggunakan token mereka di luar ekosistem.

    Di sisi lain, sejak mulai diperdagangkan, harga Pi mengalami fluktuasi signifikan. Awalnya, token ini melonjak hingga $1,97 (Rp 32 ribu), tetapi kemudian turun ke kisaran $1,33 (Rp 21 ribu).

    Beberapa platform seperti OKX, Bitget, dan Bybit mencatat harga berbeda, dengan lonjakan sesaat di Bitget mencapai $3,40 (Rp 55 ribu) sebelum kembali anjlok.

    Keunikan Pi Network

    Berbeda dengan Bitcoin yang membutuhkan perangkat keras canggih untuk menambang, Pi Network memungkinkan pengguna menambang langsung dari ponsel mereka.

    Kemudahan ini membuat Pi memiliki jutaan pengguna bahkan sebelum mainnet diluncurkan. Selain itu, ekosistem Pi telah berkembang dengan lebih dari 100 aplikasi berbasis blockchain dalam berbagai sektor seperti DeFi dan gaming.

    Berkat keunikannya tersebut, beberapa bursa besar seperti OKX, HTX, Bybit, MEXC, Gate.io, BitMart, dan Bitget telah mendaftarkan Pi, tetapi Binance masih ragu.

    Ilustrasi Pi Network.
    Ilustrasi Pi Network.

    Binance bahkan mengadakan polling hingga 27 Februari untuk melihat apakah pengguna menginginkan Pi masuk ke platform mereka. Sementara itu, Coinbase, Kraken, dan Upbit belum memberikan komentar mengenai Pi.

    Haruskah Jual atau Tahan Pi?

    Meskipun peluncuran mainnet terbuka adalah pencapaian besar, harga Pi masih sulit diprediksi.

    Banyak pioneer telah menyimpan token mereka selama bertahun-tahun, dan jika mereka mulai menjual dalam jumlah besar, harga bisa turun lebih jauh.

    Namun, jika Binance dan bursa besar lainnya akhirnya mencantumkan Pi, permintaan dapat meningkat dan harga berpotensi naik. Bagi pemegang Pi, keputusan menjual atau menahan bergantung pada strategi investasi masing-masing.

    Jika yakin dengan masa depan ekosistem Pi, menahan mungkin menjadi pilihan terbaik. Namun, jika ingin mengambil keuntungan dari lonjakan harga awal, menjual sebagian bisa menjadi opsi.

    Peluncuran mainnet Pi Network menandai era baru bagi token ini. Meskipun masih ada ketidakpastian, adopsi lebih luas dan potensi listing di bursa besar bisa menjadi faktor utama dalam menentukan pergerakan harga ke depan.

    Pemegang Pi harus bijak dalam mengambil keputusan berdasarkan pergerakan pasar dan potensi jangka panjangnya.Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Pi Network (PI) Anjlok 42% Jelang Peluncuran Mainnet

    Harga Pi Network (PI) mengalami penurunan drastis sebesar 42% dalam 24 jam terakhir. Kabar yang cukup mengejutkan, bukan?

    Berdasarkan pengamatan Beincrypto, penurunan ini terjadi di tengah meningkatnya skeptisisme terhadap peluncuran mainnet yang dijadwalkan pada 20 Februari 2025 ini.

    Hal tersebut memicu kekhawatiran investor semakin meningkat, terutama karena rumor yang menyebutkan Pi Network sebagai skema Ponzi.

    Sentimen negatif tersebut tentu saja menghambat pertumbuhan aset kripto ini.

    Tekanan Jual Meningkat, Sentimen Bearish Menguat

    Sementara itu, indikator Relative Strength Index (RSI) menunjukkan momentum bearish yang signifikan. RSI sempat memasuki zona overbought sebelum mengalami penurunan tajam dalam 24 jam terakhir.

    Pergerakan ini menunjukkan potensi pembalikan harga yang lebih besar, seiring dengan meningkatnya tekanan jual. Saat ini, RSI masih berada di atas garis netral 50.0, tetapi kecenderungan bearish semakin terlihat jelas.

    Sehingga para investor mulai kehilangan kepercayaan, menyebabkan volume penjualan meningkat dan harga PI terus melemah.

    Indikator Chaikin Money Flow (CMF) Mengindikasikan Kelemahan Pasar

    Di sisi lain, indikator CMF, yang mengukur arus uang masuk dan keluar dari suatu aset, menunjukkan tren menurun sejak awal bulan Februai ini.

    Meskipun sempat mengalami kenaikan kecil, CMF belum mampu mempertahankan garis nol sebagai dukungan. Tren ini menandakan dominasi arus keluar dibandingkan arus masuk, yang menunjukkan rendahnya minat beli terhadap PI.

    Dengan lemahnya sentimen pasar dan kurangnya kepercayaan investor, harga PI kemungkinan akan terus mengalami tekanan dalam waktu dekat.

    Prediksi Harga PI dan Potensi Kerugian

    Saat ini, harga PI berada di kisaran $72 (Rp 1,1 juta) setelah mengalami penurunan besar. Kegagalan altcoin ini untuk mempertahankan level dukungan di $130 (Rp 2,1 juta) menjadi pemicu utama tekanan jual.

    Jika harga PI turun di bawah $63 (Rp 1 juta), kemungkinan besar akan terjadi penurunan lebih lanjut hingga ke level $47 (Rp 767 ribu) dalam beberapa waktu ke depan.

    Hal ini bisa menjadi pukulan besar bagi investor yang masih bertahan dengan aset ini dalam beberapa minggu terakhir. Namun, jika PI berhasil bertahan di atas level $63 (Rp 1 juta) dan mendapatkan dukungan pasar yang lebih kuat, ada peluang untuk mencoba kembali menembus level resistensi di $130 (Rp 2,1 juta).

    Jika berhasil, ini bisa menjadi tanda awal pemulihan harga. Namun, dengan kondisi pasar yang masih penuh ketidakpastian, skenario ini masih sulit untuk terjadi dalam waktu dekat.

    Pada dasarnya, penurunan harga Pi Network mencerminkan ketidakpastian dan kekhawatiran para investor menjelang peluncuran mainnet.

    Dengan meningkatnya tekanan jual dan lemahnya indikator teknis seperti RSI dan CMF, PI masih berisiko mengalami penurunan lebih lanjut.

    Untuk itu, investor perlu mencermati pergerakan pasar dengan hati-hati sebelum mengambil keputusan investasi pada aset ini.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • ASTER Naik ke $0,70, Aster Chain Mainnet Resmi Meluncur Maret

    Aster, decentralized perpetual exchange yang disebut mendapat dukungan dari pendiri Binance Changpeng Zhao (CZ), mengumumkan rencana peluncuran mainnet layer-1 miliknya, Aster Chain, pada Maret 2026. Pengumuman tersebut disampaikan melalui platform X pada Rabu, sebagai bagian dari roadmap Aster untuk tahun 2026.

    Dilaporkan Crypto Briefing, peluncuran mainnet ini akan menjadi langkah besar bagi Aster, yang sebelumnya telah menjalankan testnet pada awal Februari 2026 setelah melewati tahap uji coba whitelisted pada akhir 2025. Tim menyebut testnet tersebut telah menarik lebih dari 50.000 partisipan sebelum memasuki fase produksi penuh melalui mainnet.

    Fokus Infrastruktur Baru dengan Fitur Privacy-First

    Menurut tim Aster, peluncuran Aster Chain dirancang untuk memperkuat infrastruktur platform dengan menghadirkan jaringan khusus yang mendukung produk-produk on-chain Aster. Selain itu, jaringan layer-1 ini juga ditujukan untuk mendukung pengembang melalui tools builder serta menyediakan integrasi fiat on/off-ramp.

    Aster Chain disebut membawa pendekatan privacy-first, yang menjadi salah satu fokus utama pengembangan jaringan tersebut.

    Baca juga: Aster Resmi Rilis Testnet L1, Harga ASTER Naik 17% ke $0,55

    Upgrade DEX: Governance, Staking, hingga Real-World Asset Trading

    Selain peluncuran mainnet, Aster juga menyatakan bahwa tahun 2026 akan difokuskan untuk peningkatan DEX secara community-driven. Sejumlah inisiatif yang disiapkan meliputi sistem governance berbasis native token, staking untuk meningkatkan partisipasi pengguna, serta perluasan fitur trading berbasis aset dunia nyata.

    Aster menargetkan ekspansi ke produk real-world assets (RWA), termasuk pasar perpetual berbasis saham (stock perpetual markets). Langkah ini dinilai dapat memperluas penawaran synthetic trading Aster, tidak hanya terbatas pada aset kripto.

    Harga ASTER Menguat ke $0,70

    Di tengah pengumuman tersebut, token Aster (ASTER) tercatat menguat sekitar 9% dalam 24 jam terakhir dan diperdagangkan di kisaran $0,70. Kapitalisasi pasar ASTER berada di level sekitar $1,73 miliar, dengan volume perdagangan harian mencapai sekitar $278 juta.

    Dalam tujuh hari terakhir, ASTER tercatat naik sekitar 29%, meski dalam 90 hari terakhir masih mengalami penurunan lebih dari 33%. Total suplai maksimum ASTER tercatat sebesar 8 miliar token, sementara suplai beredar saat ini berada di angka sekitar 2,48 miliar token.

    Dengan peluncuran mainnet yang dijadwalkan pada Maret, pasar kini menunggu detail lebih lanjut terkait implementasi fitur privacy-first serta bagaimana Aster akan mengembangkan ekosistem DEX dan produk derivatifnya sepanjang 2026.

    Menurut Tim Research Tokocrypto, dengan fokus pada inovasi fitur trading seperti TWAP dan privasi on-chain, Aster mencoba membedakan diri dari kompetitor DEX tradisional yang mulai jenuh.

    “Ekspansi roadmap ini sangat krusial untuk menarik trader profesional yang membutuhkan eksekusi cepat namun tetap menjaga anonimitas dan keamanan aset mereka secara desentralisasi,” analisanya.

    Baca juga: Aster vs Hyperliquid: Perbandingan Platform Perpetual DEX


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Blockchain ‘Syariah’ Masuk Pasar RI, Ini Tujuannya


    Jakarta

    Kepatuhan syariah dalam dunia kripto selalu menjadi perdebatan utama di kalangan komunitas Muslim. Sembilan bulan yang lalu, HAQQ network meluncurkan mainnet-nya untuk mengatasi masalah ini dan menyediakan platform blockchain yang inklusif dan halal. Sejak saat itu, jaringan ini telah melihat banyak faktor yang mendorong keberhasilan ini, seperti pendekatan mobile-first dari jaringan ini.

    Wallet Web3 andalannya, Haqq wallet, telah melihat 1,4 juta instalasi pada tantangan tetapi juga telah mencapai beberapa prestasi yang mengesankan. Dengan lebih dari 5 juta akun yang dibuat di jaringan dan basis pengguna aktif harian sebesar 266 ribu, jelas bahwa HAQQ menjadi salah satu platform blockchain utama bagi populasi Muslim global.

    Salah satu faktor yang mendorong keberhasilan ini adalah pendekatan mobile-first jaringan ini. Dompet Web3 andalannya, Haqq Wallet, telah melihat 1,4 juta instalasi pada perangkat iOS dan Android. Berusaha untuk membawa platform seluler ke lebih banyak pengguna kripto Muslim, HAQQ kini telah berfokus pada Indonesia sebagai pasar terbesarnya.


    Indonesia memiliki salah satu ekonomi digital yang paling kuat dan berkembang pesat. Pada tahun 2023, sektor digital negara ini tumbuh sebesar 8% dan diproyeksikan mencapai $125 miliar pada tahun depan. HAQQ Network bertujuan untuk memantapkan dirinya sebagai penggerak utama ekonomi digital ini, menciptakan ruang bagi orang Indonesia di seluruh penjuru negeri untuk memasuki ruang blockchain dan Web3 melalui praktik yang etis dan halal.

    Indonesia memiliki ekonomi yang sangat beragam, dengan fokus utama pada fintech dan inklusi keuangan. Hal ini menjadikannya pasar yang ideal untuk solusi keuangan HAQQ yang etis dan inklusif. Platform seperti Haqqex akan menciptakan peluang bagi para trader Indonesia untuk terlibat dalam perdagangan aset digital dalam kerangka etika Islam. Hal ini sangat penting di pasar di mana komitmen terhadap prinsip-prinsip Syariah menjadi prioritas utama.

    “HAQQ berdedikasi untuk memberdayakan setiap orang Indonesia dengan kemampuan untuk terlibat dalam dunia keuangan digital dengan cara yang menghormati nilai-nilai etika mereka. Solusi kami dirancang khusus untuk memungkinkan perdagangan aset digital di bawah pedoman etika Islam, memastikan bahwa trader Indonesia memiliki akses ke peluang yang menguntungkan secara finansial dan selaras dengan prinsip-prinsip mereka,” kata co-founder HAQQ Alex Malkov, Minggu (1/9/2024).

    Inisiatif HAQQ yang akan datang, seperti FairShare dan Firoza Finance, akan memberdayakan umat Islam Indonesia untuk memenuhi kewajiban amal mereka secara transparan dan mudah. FairShare adalah platform agregator Zakat, dan Firoza Finance memperkenalkan jalan baru solusi likuiditas Web3 yang sesuai dengan Syariah.

    Setelah Firoza beroperasi penuh, Firoza memungkinkan orang untuk menginvestasikan kripto atau fiat mereka ke dalam kumpulan investasi yang mengerahkan modal ke dalam pembiayaan yang sesuai dengan Syariah. Sisi lain dari platform ini difokuskan pada peminjam, yang memungkinkan pemberi pinjaman di seluruh dunia untuk meminta likuiditas untuk digunakan.

    Inisiatif ini mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi dalam ekosistem keuangan global dengan tetap berpegang teguh pada keyakinan mereka.

    Dana ekosistem HAQQ sebesar $40 juta, yang telah mendukung 25 proyek di seluruh dunia, akan mendorong pertumbuhan yang substansial di sektor fintech Indonesia. Dengan memberikan dukungan ini kepada para pengusaha dan pengembang di Indonesia, HAQQ bertujuan untuk membangun komunitas pengembang dan pengguna yang berkembang sejak awal. Komitmen terhadap inovasi lokal ini bukan hanya tentang menyediakan sumber daya keuangan; tetapi juga tentang menciptakan ekosistem di mana kemajuan fintech yang beretika dan inklusif dapat berkembang. Investasi dalam proyek-proyek lokal menunjukkan dedikasi HAQQ untuk membantu Indonesia menjadi pusat solusi keuangan yang sesuai dengan Syariah, yang memperkuat perannya sebagai pemimpin dalam keuangan beretika.

    Dengan token asli $ISLM, yang telah terdaftar di bursa utama seperti KuCoin dan MEXC, HAQQ memiliki posisi yang baik untuk diadopsi oleh investor dan trader Indonesia. Keselarasan misi HAQQ dengan tujuan inklusi keuangan Indonesia membedakan HAQQ dari jaringan blockchain lainnya. HAQQ adalah mitra yang diinvestasikan dalam transformasi digital Indonesia, memastikan bahwa manfaat teknologi blockchain dapat diakses oleh semua orang dengan tetap berpegang pada standar tata kelola yang beretika.

    Salah satu tonggak penting bagi HAQQ Network adalah pengesahan Fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Pengesahan ini merupakan validasi penting atas komitmen HAQQ terhadap kepatuhan Syariah dan membuka peluang besar di Indonesia, yang dihuni oleh lebih dari 240 juta Muslim.

    “Dengan dukungan dari Dewan Syariah MUI, Islamic Coin memiliki posisi yang tepat untuk menawarkan produk DeFi yang beretika ke pasar Indonesia. Dukungan ini memberikan jaminan kepada masyarakat Indonesia bahwa produk keuangan kami mematuhi prinsip-prinsip Islam, yang melarang praktik-praktik seperti bunga (riba), ketidakpastian yang berlebihan (gharar), dan perjudian (maysir),” katanya.

    Besarnya populasi Muslim di Indonesia dan permintaan yang tinggi akan produk keuangan yang sesuai dengan prinsip-prinsip Syariah menggarisbawahi pentingnya dukungan ini. Hal ini membangun kepercayaan dan juga memperluas basis pengguna HAQQ di pasar yang memiliki potensi besar. FATWA dari MUI menyoroti dedikasi HAQQ terhadap keuangan beretika dan perannya dalam mendukung inklusi keuangan dan perjalanan transformasi digital Indonesia.

    (fdl/fdl)



    Sumber : finance.detik.com