Tag: makanan diet

  • 5 Produk Olahan Susu Ini Cocok Dikonsumsi saat Diet


    Jakarta

    Kandungan lemak dalam olahan susu masih jadi keraguan bagi pelaku diet. Ternyata ada beberapa produk susu yang aman dikonsumsi saat diet.

    Ketika menjalani diet ada banyak keraguan yang timbul untuk memilih makanan. Mulai dari hitungan kalori, kadar lemak, dan berbagai komponen lain yang tengah dibatasi untuk dikonsumsi.

    Termasuk produk olahan susu yang dikatakan memiliki kandungan lemak tinggi. Padahal di dalam sebuah produk olahan susu terdapat nutrisi dan mineral yang penting dibutuhkan oleh tubuh.


    Tetapi para ahli gizi menyarankan beberapa produk olahan susu yang tetap bisa dikonsumsi saat diet. Kadar lemaknya yang tak terlalu tinggi dengan nutrisi yang seimbang disebut aman untuk dikonsumsi ketika diet.

    Baca juga: Penjual Teh Viral Liburan ke Burj Khalifa Usai Layani Bill Gates

    Berikut ini 5 produk olahan susu yang aman dikonsumsi saat diet menurut Eat This, Not That:

    5 Produk Olahan Susu Ini Cocok Dikonsumsi saat DietSusu dengan kadar 2% masih boleh dikonsumsi oleh pelaku diet. Foto: Getty Images/alvarez

    1. Susu 2%

    Menurut ahli gizi Lauren Manaker, susu dengan kandungan 2% lemak masih layak dan aman dikonsumsi untuk pelaku diet. Menurutnya tipe susu yang satu ini memiliki keseimbangan nutrisi yang tidak akan mengganggu program diet.

    “Susu2% memiliki komponen nilai nutrisi yang cocok untuk menurunkan berat badan dibantu dengan kesimbangan profil nutrisinya,” ujar Manaker.

    Ia lebih lanjut menjelaskan bahwa adanya kandungan protein dapat membantu memperbaiki sel-sel otot. Susu 2% ini disarankan untuk dikonsumsi setiap setelah berolahraga guna memperbaiki dan membangun massa otot yang rusak saat olahraga.

    2. Yogurt

    Yogurt dapat diandalkan menjadi asupan makanan yang sangat sehat untuk membantu program diet. Berasal dari susu yang difermentasi, yogurt memiliki kandungan protein yang dapat memberikan rasa kenyang lebih lama.

    Konsumsi yogurt juga dikaitkan dengan kemampuannya untuk meningkatkan metabolisme tubuh. Bagi pelaku diet yang juga giat berolahraga, konsumsi yogurt terbukti ampuh untuk membantu massa otot yang rendah lemak.

    Yogurt berbagai tipe, yogurt biasa dan greek yogurt, dilengkapi dengan kandungan prebiotik yang dibutuhkan oleh saluran pencernaan. Menurut sebuah pengamatan melalui 20 jurnal, konsumsi yogurt terbukti berdampak positif dalam menurunkan berat badan, mengecilkan ukuran pinggang, hingga menurunkan massa lemak.

    Produk olahan susu untuk pelaku diet lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Kefir

    Mirip dengan yogurt, kefir juga dibuat dari susu yang melalui proses fermentasi. Minuman ini disebut oleh Manaker memiliki kandungan yang tak kalah baik dengan konsumsi yogurt seperti yang telah dijelaskan.

    Dalam secangkir kefir Manaker mengatakan ada kandungan probiotik, protein, berbagai vitamin, dan mineral yang padat jumlahnya. Olahan produk susu yang satu ini dikatakan aman untuk dikonsumsi secara rutin walaupun sedang menjalankan program diet.

    “Proses fermentasi yang unik, degan melibatkan kultur dari biji kefir pada susu menghasilkan rasa yang kuat dengan sedikit sensasi seperti minuman karbonasi yang manfaatnya dapat menyehatkan pencernaan,” jelas Manaker.

    4. Keju cottage

    5 Produk Olahan Susu Ini Cocok Dikonsumsi saat DietDibandingkan dengan jenis keju lain, keju cottage lebih cocok untuk pelaku diet. Foto: Getty Images/alvarez

    Sempat viral karena tren Tiffany’s Plate di media sosial, keju cottage atau cottage cheese banyak diminati. Beberapa tahun yang lalu keju ini hanya dikenal sebagai campuran pada es krim, cocolan, atau pelengkap roti.

    Rasanya yang hambar dengan tekstur gumpalan kasar ternyata keju cottage menyimpan banyak nutrisi untuk mendukung diet. Keju ini memiliki kadar protein yang tinggi dengan lemak yang rendah.

    Pada tren Tiffany’s Plate keju ini biasanya akan disandingkan bersama sayuran, sosis, dan mustard untuk pemberi rasa lainnya. Cara konsumsi keju cottage seperti tren berikut juga layak dilakukan ketika menjalani program diet.

    5. Susu fortified

    Susu kemasan yang dijual di supermarket tentu telah melalui proses pengolahan khusus. Susu tidak hanya langsung dikemas setelah melalui tahap pemerahan dari sapi.

    Ada beberapa produsen susu yang sengaja membuat susu dengan tambahan-tambahan nutrisi dan vitamin yang kemudian disebut sebagai susu fortified. Biasanya di dalam susu ini akan memiliki vitamin dan mineral tambahan yang tidak ada di dalam susu lain.

    Misalnya seperti vitamin A dan D yang jika dikonsumsi secara rutin dapat membantu menurunkan berat badan saat diet. Bahkan menurut International Journal of Preventive Medicine dijelaskan juga orang yang rendah konsumsi vitamin Dnya memiliki risiko obesitas yang tinggi.

    Baca juga: Kacau! Keluarga Ini Kabur Tak Bayar Tagihan Makanan Rp 6,6 Juta

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Hindari 5 Makanan Ini saat Sedang Mengonsumsi Obat Diet


    Jakarta

    Saat sedang rutin mengonsumsi obat penurun berat badan, hindari beberapa makanan ini. Karena bisa menyebabkan efek samping termasuk makanan tinggi serat.

    Obat diet kerap digunakan banyak orang yang ingin menurunkan berat badan. Ini sah-sah saja, asalnya diminum sesuai dosis dan memiliki merek yang sudah teruji.

    Umumnya, obat diet dirancang untuk menahan nafsu makan. Karenanya, ada beberapa makanan yang tidak boleh dikonsumsi saat kamu sedang rutin mengonsumsi obat diet.


    Jika tidak, maka akan menyebabkan efek samping, sehingga merusak manfaat dari obat diet tersebut, seperti yang dikutip dari Best Life (07/01/24).

    Berikut 5 makanan yang harus dihindari saat mengonsumsi obat diet.

    1. Makanan Olahan

    Makanan Junk FoodMenghindari makanan olahan dan berlemak tinggi akan membantu menurunkan berat badan. Food Foto: iStockphoto

    Menghindari makanan olahan dan berlemak tinggi akan membantu menurunkan berat badan. Khususnya saat kamu sedang mengonsumsi obat diet.

    Menurut ahli gizi Phyllis Pobee, hal tersebut bisa menyebabkan efek samping. Mengingat, obat diet akan memperlambat pengosongan lambung.

    “Jika lambung diisi dengan makanan yang berlemak, maka bisa menyebabkan gejala, seperti mual, muntah, diare, dan perut menjadi tidak nyaman,” tuturnya.

    2. Minuman Beralkohol

    Minum minuman beralkohol saat kamu sedang rutin mengonsumsi obat diet juga bisa menjadi riskan. Karenanya minuman beralkohol ini harus dihindari.

    Pobee mengatakan bahwa obat penurun berat badan bisa meningkatkan efek alkohol. Bahkan bisa menyebabkan reaksi yang tidak terduga bagi kesehatan.

    “Ini bisa meningkatkan risiko hipoglikemia atau gula darah rendah pada penderita diabetes, juga dapat menyebabkan mual dan muntah,” ujarnya lebih lanjut.

    3. Karbohidrat Olahan dan Gula Tambahan

    5 Hal yang Bakal Terjadi Saat Minum Susu Pakai Tambahan GulaGula tambahan dapat merusak proses diet. Foto: Getty Images/iStockphoto/pong-photo9

    Makanan dengan kandungan karbohidrat olahan dan gula tambahan yang tinggi harus dihindari saat diet, terutama bagi kamu yang menggunakan obat diet.

    Ahli gizi Pobee menuturkan bahwa makanan tersebut bisa melawan efek penurunan berat badan dari obat diet. Mengingat obat diet dirancang untuk mengurangi nafsu makan.

    “Obat diet itu dirancang untuk meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi nafsu makan, termasuk makanan tinggi gula,” tutur Pobee.

    Pobee menjelaskan bahwa makanan tinggi gula dapat menyebabkan lonjakan gula darah dan nafsu makan, sehingga mengurangi manfaat dari obat tersebut.

    4. Makanan Tinggi Sodium

    Dalam jangka pendek, makanan tinggi sodium dapat menyebabkan retensi air dan penambahan berat badan sementara. Namun, ini bahaya untuk jangka panjang.

    Apalagi kamu sedang proses mengonsumsi obat diet untuk menurunkan berat badan. Makanan yang tinggi sodium justru bisa menyebabkan kenaikan berat badan.

    Hal tersebut telah dibuktikan oleh sebuah penelitian tahun 2018 yang diterbitkan dalam jurnal Nature Review Nephrology. Menurut peneliti, makanan tersebut bisa menyebabkan obesitas.

    “Mengonsumsi makanan tinggi sodium dalam jangka panjang dikaitkan dengan obesitas, resistensi insulin, dan sindrom metabolik melalui mekanisme yang tidak diketahui,” tuturnya.

    5. Makanan Berserat Tinggi

    brokoliBrokoli tinggi serat, tetapi sebaiknya hindari saat sedang mengonsumsi obat diet. Foto: Getty Images/iStockphoto/eyewave

    Makanan yang tinggi serat bagus untuk kesehatan tubuh. Namun, sebaiknya hindari saat kamu sedang rutin mengonsumsi obat penurun berat badan.

    Makanan tinggi serat, termasuk buah-buahan dan sayur-sayuran. Makan tinggi serat bisa memperburuk efek samping. Khususnya pada brokoli, kembang kol, dan kubis.

    Jika dikonsumsi secara berlebihan, sayuran tersebut bisa menyebabkan perut kembung. Karena sayuran tersebut mengandung gas yang terbilang tinggi.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Makanan Enak Ini Rendah Kalori dan Cocok untuk Menu Diet


    Jakarta

    Kalori menjadi faktor utama dalam menurunkan berat badan. Karenanya, saat diet menurunkan berat badan pilih beberapa makanan yang rendah kalori.

    Kalori merupakan jumlah energi yang terkandung pada makanan dan minuman. Kalori tentu dibutuhkan oleh tubuh, tetapi masing-masing memiliki batas maksimalnya.

    Rata-rata pria dewasa membutuhkan sekitar 2.500 kalori, sementara wanita dewasa membutuhkan 2.000 kalori. Jika batas asupannya berlebihan maka berpengaruh pada kenaikan berat badan.


    Kuncinya adalah harus memilih makanan yang rendah kalori dan bijak dalam menentukan porsi. Dikutip dari Indiana Express (10/01/24) berikut 5 makanan rendah kalori tersebut.

    1. Jamur

    Fresh mushrooms cookingDalam 100 gram jamur, rata-rata hanya hanya mengandung 22,2 kalori Foto: Getty Images/iStockphoto/goir

    Jamur merupakan makanan yang kaya nutrisi. Jamur kaya akan vitamin B esensial, seperti niasin, riboflavin, asam pantotenat, dan biotin.

    “Jamur dapat mendukung sistem kekebalan tubuh, membantu pencernaan, dan berkontribusi pada pengelolaan berat badan karena rendah kalori,” ujar ahli gizi Pooja Shinde.

    Dalam 100 gram jamur, rata-rata hanya hanya mengandung 22,2 kalori. Karena rendah kalori dan tinggi serat, jamur cocok untuk diet. Kamu bisa mengolah jamur untuk menu harian selama diet. Diolah jadi sup, salad, tumisan atau campuran omelet.

    2. Strawberry

    Strawberry menawarkan banyak manfaat kesehatan. Buah yang asam segar ini mengandung mikronutrien penting seperti vitamin C, mangan, dan serat.

    Menurut ahli gizi Deepti Khatuja, strawberry mengandung polifenol yang tinggi untuk mendukung kesehatan jantung dan membantu mengatur kadar gula darah.

    Rendahnya kalori membuat strawberry cocok jadi camilan sehat. Dalam 100 gram strawberry hanya terdapat 32,5 kalori. Selain bisa dimakan langsung, strawberry juga enak untuk smoothie, salad buah, atau jus segar.

    3. Blueberry

    Ilustrasi blueberryDalam 100 gram blueberry hanya tersedia 57 kcal. Foto: Getty Images/bernie_photo

    Tingginya antioksidan pada blueberry membuat buah ini baik dikonsumsi karena bisa dijadikan sebagai pembangkit tenaga.

    “Ada juga kandungan vitamin C, serat dan mangan yang tinggi mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh, seperti menjaga kadar gula darah hingga kesehatan mata,” tutur ahli gizi.

    Blueberry juga bisa membantu menurunkan berat badan karena kalori di dalamnya terbilang rendah. Dalam 100 gram blueberry hanya tersedia 57 kcal.

    Lebih lanjut, ahli gizi juga menuturkan bahwa rutin mengonsumsi blueberry dapat mengurangi risiko penyakit kronis, seperti penyakit jantung dan kanker. Blueberry paling enak dibuat smoothie, campuran puding, salad buah atau dipadukan dengan yogurt.

    4. Timun

    Timun juga bagus untuk dikonsumsi dalam menu harian. Khususnya bagi pelaku diet, karena timun termasuk yang rendah kalori.

    Dalam 100 gram timun hanya mengandung kalori sekitar 15 kcal. Selain itu, timun juga bagus untuk menghidrasi tubuh, karena kadar airnya mencapai 96%.

    Menurut ahli gizi Khatuja, sifat mentimun yang rendah kalori dan menghidrasi tubuh membuatnya cocok dikonsumsi bagi penderita diabetes.

    “Timun juga kaya akan vitamin K, yang membuatnya bagus untuk kekuatan dan kesehatan tulang,” tutur Khatuja.

    5. Paprika

    Ternyata Tidak Hanya Berbeda Warna, Paprika Juga Punya Jenis KelaminDalam 100 gram paprika hanya mengandung 20,1 kcal Foto: iStock

    Paprika tinggi akan vitamin C yang berperan besar terhadap fungsi kekebalan tubuh dan kesehatan kulit. Selain itu, juga ada vitamin A yang bagus untuk penglihatan.

    Kalori yang terkandung pada paprika juga terbilang rendah. Dalam 100 gram paprika hanya mengandung 20,1 kcal sehingga cocok dikonsumsi untuk pelaku diet.

    Perannya dalam membantu menurunkan berat badan juga didukung dengan kandungan capsaicin. Senyawa tersebut juga mampu meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 15 Buah untuk Diet yang Bisa Menurunkan Berat Badan agar Cepat Kurus


    Jakarta

    Bagi sebagian orang salah satu tantangan kalau lagi diet yaitu menahan ingin makan makanan manis yang kurang sehat, bukan? Nah, kabar baiknya makan manisnya itu bisa kamu ganti dengan makan buah lho.

    Dalam memuaskan rasa manis, ada berbagai buah untuk diet yang membantu menurunkan berat badan kamu lho.

    Untuk itu, simak yuk apa saja buah yang bagus untuk diet serta kandungan nutrisinya di bawah ini.


    Buah Untuk Diet Agar Cepat Kurus

    Dikutip dari laman Women’s Healthing dan Healthline, berikut adalah beberapa buah untuk diet yang bisa dimakan untuk menurunkan berat badan:

    1. Buah Beri

    Buah beri atau berries sangat cocok untuk diet, karena rendah gula dan mengandung serat yang tinggi. Pilihan buah beri yang bagus untuk menurunkan berat badan adalah raspberry, blueberry, dan stroberi.

    Berikut adalah kandungan nutrisi buah beri per porsi:

    Stroberi

    • 46 kal
    • 11,1 g karbohidrat
    • 7 g gula
    • 1 g protein
    • 0,4 g lemak
    • 1,4 g natrium
    • 2,9 g serat

    Blueberry

    • 84 kalori
    • 21 g karbohidrat
    • 14,7 g gula
    • 1 g protein
    • 0,5 g lemak
    • 1,5 g natrium
    • 3,6 g serat

    Raspberry

    • 64 kalori
    • 14,7 g karbohidrat
    • 5,4 g gula
    • 1,5 g protein
    • 0,8 g lemak
    • 1,2 g natrium
    • 8 g serat

    2. Kiwi

    Kiwi merupakan buah yang kaya akan vitamin C, rasanya tidak terlalu manis, tapi tetap juicy dan menyegarkan. Kandungan nutrisi buah kiwi per porsi:

    • 108 kalori
    • 26 g karbohidrat
    • 16 g gula
    • 2 g protein
    • 0,9 g lemak
    • 5,3 g natrium
    • 5,3 g serat

    3. Semangka

    Selain bermanfaat menjadi buah untuk diet, semangka juga membantu kita untuk tetap terhidrasi. Pasalnya, semangka mengandung sekitar 9o% air, sekaligus membantu kita merasa kenyang lebih lama.

    Kandungan nutrisi buah semangka per porsi:

    • 46 kalori
    • 11,5 g karbohidrat
    • 9,4 g gula
    • 0,9 g protein
    • 0,2 g lemak
    • 1,5 g natrium
    • 0,6 g serat

    4. Apel

    Apel mengandung serat tinggi yang bisa membuat perut terasa kenyang. Selain itu, apel juga punya tekstur dan kerenyahan yang enak, sehingga bisa memuaskan keinginan untuk mengunyah.

    Kandungan nutrisi buah apel per porsi:

    • 65 kalori
    • 17,3 g karbohidrat
    • 13 g gula
    • 0,3 g protein
    • 0,2 g lemak
    • 1,2 g natrium
    • 3 g serat

    5. Pepaya

    Pepaya mengandung banyak enzim yang bisa meredakan gangguan pada saluran pencernaan, serta mengurangi kembung. Selain itu, buah ini juga rendah kalori dan kaya serat.

    Kandungan nutrisi buah pepaya per porsi:

    • 60,2 kalori
    • 15,1 g karbohidrat
    • 10,9 g gula
    • 0,7 g protein
    • 0,4 g lemak
    • 11,2 g natrium
    • 2,4 g serat

    6. Jeruk Bali

    Jeruk bali atau disebut juga grapefruit adalah buah yang rendah dan tinggi serat. Buah ini membantu kita tetap untuk merasa cukup kenyang.

    Menurut sebuah penelitian di Nutrisi & Metabolisme, menemukan bahwa setelah makan jeruk bali atau minum jus jeruk bali sebelum makan selama 12 minggu, mereka telah kehilangan rata-rata 7,1 persen berat badan.

    Kandungan nutrisi grapefruit per porsi:

    • 73,6 kalori
    • 18,6 g karbohidrat
    • 16,1 g gula
    • 1,5 g protein
    • 0,2 g lemak
    • 0 g natrium
    • 2,5 g serat

    7. Nanas

    Nanas menjadi buah untuk diet selanjutnya. Nanas merupakan buah berair, yang mengandung bromelain, kandungan yang membantu pencernaan dengan memecah protein.

    Namun, perlu diingat bahwa nanas juga punya kadar gula yang lebih tinggi, jadi jangan mengkonsumsi buah ini secara berlebihan ya.

    Kandungan nutrisi nanas per porsi:

    • 82,5 kalori
    • 21,6 g karbohidrat
    • 16,3 g gula
    • 0,9 g protein
    • 0,2 g lemak
    • 1,7 g natrium
    • 2,3 g serat

    8. Buah Pir

    Pir kaya akan serat yang bisa membantu meminimalkan ngemil dan menjaga sistem pencernaan tetap lancar.

    Kandungan nutrisi pir per porsi:

    • 85,5 kalori
    • 22,8 g karbohidrat
    • 14,6 g gula
    • 0,5 g protein
    • 0,2 g lemak
    • 1,5 g natrium
    • 4,7 g serat

    9. Ceri

    Ceri adalah buah kaya akan fitonutrien, yang bisa meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

    Selain itu, ceri juga tinggi antioksidan seperti vitamin C dan bisa melindungi sel-sel kita dari kerusakan.

    Kandungan nutrisi ceri per porsi:

    • 36 kalori
    • 9,1 g karbohidrat
    • 8,1 g gula
    • 0,5 g protein
    • 0,1 g lemak
    • 1 g natrium
    • 1,1 g serat

    10. Melon Madu

    Melon mengandung tinggi kalsium dan serat, yang bisa membantu pencernaan yang sehat, yang juga bermanfaat untuk menurunkan berat badan.
    Selain itu, buah ini juga menyediakan vitamin K, yang terlibat dalam proses pembuatan protein.

    Kandungan nutrisi melon per porsi:

    • 71 kalori
    • 16,2 g karbohidrat
    • 13,9 g gula
    • 1 g protein
    • 0,2 g lemak
    • 2 g natrium
    • 2,5 g serat

    11. Persik

    Dalam diet, buah persik bisa menjadi camilan yang sempurna untuk dimakan kapan saja sepanjang hari. Buah ini juga bisa menjadi pembangkit tenaga yang kaya akan antioksidan seperti vitamin C dan A, keduanya mendukung sistem kekebalan tubuh.

    Kandungan nutrisi buah persik per porsi:

    • 46 kalori
    • 10,1 g karbohidrat
    • 8,4 g gula
    • 0,9 g protein
    • 0,3 g lemak
    • 0 g natrium
    • 2 g serat

    12. Jeruk Lemon

    Kita mungkin tidak ingin makan lemon secara utuh, bukan? Namun mendapatkan cukup air sangatlah penting dalam diet apa pun, dalam hal ini menambahkan air lemon ke dalam air akan membuatnya lebih enak.

    Kandungan nutrisi buah pepaya per porsi:

    • 61,5 kalori
    • 19,8 g karbohidrat
    • 5,3 g gula
    • 2,3 g protein
    • 0,6 g lemak
    • 4,2 g natrium
    • 5,9 g serat

    13. Jeruk

    Buah jeruk mengandung rendah kalori, namun tinggi akan vitamin C dan serat.

    Menurut penelitian tahun 2020 oleh Ecaterina Stribiţcaia, dkk., dari School of Food Science and Nutrition, University of Leeds, yang dimuat National Library of Medicine, menemukan bahwa memakan buah jeruk utuh dibandingkan dengan minum jus jeruk bisa mengurangi rasa lapar, dan mengurangi asupan kalori yang sekaligus bisa meningkatkan rasa kenyang.

    13. Blewah

    Blewah merupakan pilihan buah diet yang merupakan sumber serat, yang cocok untuk menambah asupan makanan. Kandungan kalsium yang ditemukan dalam blewah juga mendukung kesehatan tulang dan penyerapan vitamin D.

    Kandungan nutrisi buah blewah per porsi:

    • 38 kalori
    • 8,2 g karbohidrat
    • 7,9 g gula
    • 0,8 g protein
    • 0,2 g lemak
    • 1 g natrium
    • 5 g serat

    14. Alpukat

    Dibandingkan kebanyakan buah lainnya, alpukat jauh lebih tinggi kalorinya. Tapi, jika dimakan dalam jumlah sedang, buah ini bermanfaat untuk membantu menurunkan berat badan, dengan bekerja membantu menekan nafsu makan.

    Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Nutrition Journal, penelitian menunjukkan bahwa orang yang kelebihan berat badan, dan makan setengah buah alpukat Hass saat makan siangnya dilaporkan memiliki rasa kenyang hingga lima jam setelah makan siangnya.

    Kandungan nutrisi buah alpukat per porsi:

    • 218 kalori
    • 11,6 g karbohidrat
    • 0,9 g gula
    • 2,7 g protein
    • 19,9 g lemak
    • 9,5 g natrium
    • 9,1 g serat

    15. Pisang

    Pisang kaya akan nutrisi dan serat, sehingga menjadi buah yang ideal untuk rencana penurunan berat badan yang sehat kamu.

    Glycemic Index (GI) rendah hingga sedang pada pisang bermanfaat dalam membantu mengontrol kadar gula darah, serta mengatur berat badan terutama bagi penderita diabetes.

    Secara teknis, buah bisa dimasukkan ke dalam makanan bergizi selama kita mengkonsumsinya dalam porsi yang tepat.

    Ahli gizi dan koordinator program kesehatan, bernama Cate Milne, RD, menyarankan untuk memadukan buah-buahan dengan sumber protein atau lemak yang bisa menyehatkan jantung.

    “Pasalnya, buah-buahan membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, sehingga akan memperlambat laju penyerapan serta meningkatkan rasa kenyang pada camilan kamu,” ujar Milne dikutip dari laman Women’s Health.

    Semoga penjelasan tentang daftar buah untuk diet serta nutrisinya, bisa menjadi pilihan buah yang bisa kalian konsumsi terutama dalam rencana penurunan berat badan ya!

    (khq/inf)



    Sumber : food.detik.com

  • 3 Resep Salad Sayuran dari Timun hingga Brokoli Saus Creamy

    Jakarta

    Jika sedang diet, konsumsi salad bisa diandalkan. Kreasi salad sayuran dengan bahan timun hingga brokoli yang dipadukan saus creamy ini bisa jadi ide.

    Meski hanya terbuat dari bahan ekonomis, salad sayuran bisa menjadi pilihan makanan diet yang nikmat. Salah satunya dikreasikan dengan timun, karena kandungan airnya tinggi dan rendah kalori.

    Brokoli juga bisa jadi pilihan isian salad yang lezat. Tambahan saus creamy, telur, dan lainnya bisa membuat sensasinya lebih nikmat. Saus untuk sajian salad ini tak hanya berbahan dasar mayones saja, tapi juga yogurt yang asam segar.


    Berikut 3 resep salad sayuran yang enak buat diet:

    1. Resep Salad Timun dan Telur

    Salad timun yang dicampurkan telur ini juga enak ditambahkan irisan alpukat. Padukan dengan racikan saus mayones yang creamy nikmat.

    Resep Salad Timun dan Telur

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    30 Mudah 3
    Daerah Asal Masakan : –
    Kategori Masakan : Sayur

    Cara Memasak:

    1. Rebus telur hingga matang sempurna. Kupas, lalu pisahkan bagian kuning dan putihnya.
    2. Cincang kasar bagian putih telur, sedangkan kuningnya dicampurkan untuk saus.
    3. Cuci bersih mentimun dan iris tipis. Letakkan dalam wadah dan taburi garam, serta remas-remas. Jika ada airnya, tiriskan.
    4. Buat sausnya dengan mencampurkan semua bahan dan kuning telur. Aduk sampai merata.
    5. Letakkan irisan mentimun dalam wadah, tambahkan irisan alpukat, lalu campurkan dengan sausnya.
    6. Sajikan salad timun dan telur.

    2. Resep Salad Brokoli Beef Bacon

    Resep Selada Brokoli CreamyResep Selada Brokoli Creamy Foto: Getty Images

    Brokoli yang renyah bisa dipadukan dengan saus creamy dan irisan beef bacon. Untuk sausnya bisa dibuat dari campurkan yogurt, madu, dan air lemon.

    Resep Salad Brokoli Beef Bacon

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    30 Mudah 3
    Daerah Asal Masakan : –
    Kategori Masakan : Sayur

    Bahan Bahan

    • 500 g brokoli segar

    • 3 lembar beef bacon (iris)
    • 50 g almond panggang (cincang kasar)

      Saus:

    • 150 ml yogurt tawar

    • 1 sdm madu
    • 1 sdm air lemon
    • 1/2 sdt merica bubuk
    • 1/2 sdt garam

    Cara Memasak:

    1. Cuci bersih brokoli, lalu rebus sebentar sampai warnanya hijau.

    2. Kemudian rendam brokoli dalam air es untuk menjaga kesegarannya, tiriskan.
    3. Iris kasar beef bacon sesuai selera lalu tumis sebentar.
    4. Siapkan sausnya dengan mengaduk seluruh bahan menjadi satu.
    5. Letakkan semua bahan dalam mangkuk, lalu tuangkan saus ke atasnya. Aduk merata.
    6. Sajikan salad brokoli dengan saus creamy.

    3. Resep Salad Kentang Bawang yang Creamy

    Kentang juga cocok dipadukan dengan bawang bombay yang renyah. Tambahkan juga mentimun dan sajikan bersama saus mayones creamy.

    Resep Salad Kentang Bawang

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    45 Mudah 3
    Daerah Asal Masakan : –
    Kategori Masakan : Sayur

    Bahan Bahan

    • 500 g kentang, kupas, kukus

    • 50 g bawang bombay (cincang)
    • 100 g mentimun (potong dadu)

      Saus:

    • 150 ml mayones botolan

    • 1 sdt mustard
    • 1/2 sdt merica hitam bubuk
    • 1 sdm air jeruk lemon
    • 1sdt garam

      Taburan:

    • Daun basil segar (cincang)

    Cara Memasak:

    1. Cuci bersih kentang, kupas, dan kukus sampai empuk.
    2. Potong kentang sesuai selera, dan letakkan dalam wadah bersama bawang bombay dan mentimun.
    3. Tuang saus salad yang terbuat dari mayones, musard, merica hitam, air lemon, dan garam ke dalam wadah dan aduk sampai merata.
    4. Taburkan daun basil cincang, lalu sajikan.

    Simak Video “Inspirasi Menu Diet Sehat yang Tak Bikin Bosan
    [Gambas:Video 20detik]
    (yms/yms)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Makanan Rendah Kalori untuk Diet, Bikin Kenyang!

    Jakarta

    Salah satu kunci sukses menjalani diet terletak pada pemilihan makanan yang tepat. Makanan rendah kalori bisa menjadi solusi, sebab tidak hanya membantu mengontrol asupan energi, tapi tetap merasa kenyang.

    Menariknya, banyak pilihan makanan rendah kalori yang mudah didapatkan.

    7 Makanan Rendah Kalori untuk Diet, Mudah Didapatkan dan Bikin Kenyang

    Mulai dari sayuran, buah, hingga daging tanpa lemak, makanan-makanan ini bisa memberikan rasa kenyang dengan kalori yang rendah. Dikutip dari Healthline dan Prevention, berikut informasinya.


    1. Oat

    Oat bisa menjadi tambahan yang sangat baik untuk diet harian. Tak hanya rendah kalori, oat juga tinggi protein dan serat yang bisa membuat tubuh merasa kenyang. Setengah cangkir oat kering hanya mengandung 154 kalori, 5 gram protein, dan serat. Protein dan serat diketahui bisa berdampak signifikan pada rasa lapar dan nafsu makan.

    Sebuah penelitian yang melibatkan 48 orang dewasa menunjukkan, konsumsi oatmeal bisa meningkatkan rasa kenyang dan dan mengurangi rasa lapar.

    2. Buah Beri

    Buah beri, seperti strawberry, blueberry, raspberry, dan blackberry kaya akan vitamin, mineral, dan antioksidan yang bisa mengoptimalkan kesehatan.
    Secangkir blueberry hanya mengandung 86 kalori dan 3,6 gram serat.

    Buah beri juga merupakan sumber pektin yang baik, yaitu jenis serat makanan yang terbukti bisa memperlambat pengosongan lambung dan meningkatkan rasa kenyang. Selain itu, buah ini juga bisa membantu mengurangi konsumsi kalori.

    Sebuah penelitian menunjukkan, camilan sore hari berisi buah beri dengan 65 kalori menurunkan asupan kalori di kemudian hari, dibandingkan dengan camilan permen gummy dengan 65 kalori.

    3. Bayam

    Bayam kaya akan nutrisi dan antioksidan seperti vitamin K, mangan, folat, dan magnesium. Secangkir bayam hanya mengandung 7 kalori.

    Sayuran ini juga mengandung serat yang tinggi, sehingga bisa lebih mengenyangkan dan bermanfaat bagi pencernaan.

    4. Telur

    Telur sangat padat nutrisi. Sebutir telur berukuran besar mengandung sekitar 72 kalori, 6 gram protein, dan berbagai macam vitamin serta mineral penting.

    Sebuah penelitian melibatkan sebanyak 30 orang. Mereka yang makan telur untuk sarapan merasakan kenyang lebih lama dibandingkan mengonsumsi bagel. Setelah makan telur, mereka juga mengonsumsi 105 kalori lebih sedikit di kemudian hari.

    Penelitian lainnya mengamati, sarapan berprotein tinggi bisa mengurangi keinginan untuk ngemil, memperlambat pengosongan lambung, serta mengurangi kadar ghrelin, hormon yang bertanggung jawab atas rasa lapar.

    5. Kentang

    Kentang seringkali dianggap tidak sehat karena dikaitkan dengan kentang goreng dan keripik kentang yang memiliki lemak tinggi. Tapi, pada kenyataannya kentang bisa mengenyangkan dan menjadi bagian penting dari diet kaya nutrisi.

    Satu kentang panggang ukuran sedang beserta kulitnya mengandung 161 kalori, tapi juga menyediakan 4 gram protein dan serat.

    Pada faktanya, sebuah studi yang mengevaluasi makanan tertentu yang bisa memberikan rasa kenyang menempatkan kentang sebagai makanan yang paling mengenyangkan, dengan skor 323 pada indeks rasa kenyang.

    6. Daging Tanpa Lemak

    Daging tanpa lemak dapat secara efektif mengurangi rasa lapar dan nafsu makan di antara waktu makan. Ayam, kalkun, serta potongan daging merah redah lemak mengandung kalori yang rendah tapi kaya protein.

    Misalnya, 113 gram dada ayam yang dimasak mengandung sekitar 163 kalori dan 32 gram protein. Menurut penelitian, orang yang mengonsumsi makanan berprotein tinggi, termasuk daging mengonsumsi 12 persen lebih sedikit makanan berdasarkan beratnya saat makan malam, dibandingkan mereka yang mengonsumsi makanan tinggi karbohidrat dan tanpa daging.

    7. Kacang-kacangan

    Mengandung serat tinggi, kacang-kacangan seperti buncis, kacang polong, dan lentil bisa sangat mengenyangkan. Secangkir lentil (198 gram) yang dimasak menyediakan sekitar 230 kalori, 15,6 gram serat, dan hampir 18 gram protein.

    Sebuah penelitian yang melibatkan 43 orang dewasa menemukan, makanan berprotein tinggi dengan kacang-kacangan dan polong-polongan meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi nafsu makan dan rasa lapar, lebih dari makanan berprotein tinggi dengan daging sapi muda dan daging babi.

    Tinjauan lainnya dari sembilan studi menunjukkan, orang merasa 31 persen lebih kenyang setelah makan kacang-kacangan seperti buncis, lentil, dan kacang polong kering, dibandingkan dengan makanan tinggi karbohidrat seperti pasta dan roti.

    (elk/suc)



    Sumber : health.detik.com

  • Pria Ini Jalani Diet yang Diklaim ‘Paling Sehat’ di Dunia, Begini Efek ke Tubuhnya

    Jakarta

    Ada berbagai macam diet yang tentunya bermanfaat untuk kesehatan. Jenis diet yang banyak dijalani, seperti diet karnivora, diet keto, diet mediterania, hingga diet puasa atau intermittent fasting (IF).

    Seorang YouTuber bernama Will Tennyson mencoba diet ‘alami’ selama satu minggu penuh. Lantas, apa itu diet ‘alami’?

    Dikutip dari Mirror UK, diet ini umumnya hanya mengonsumsi makanan utuh yang tidak diolah. Biasanya makanan tersebut berasal langsung dari bumi atau hewan.


    Diet ini bermanfaat untuk menghilangkan zat aditif, pengawet, dan bahan tambahan buatan lainnya. Biasanya, selama menjalani diet tersebut seseorang akan makan makanan utuh, seperti buah-buahan, sayuran, protein rendah lemak, dan lemak sehat.

    Bagi Will, diet itu hebat. Ia menyadari kulitnya terasa lebih baik dan berat badannya turun beberapa kilogram. Satu-satunya kesulitannya adalah menemukan camilan yang sesuai dengan dietnya.

    Meski begitu, secara keseluruhan Will menikmati makanan yang dikonsumsinya sehari-hari. Ia selalu memeriksa label dari makanan yang akan dikonsumsi.

    Untuk sarapan, Will menikmati banyak makanan dalam diet minggunya. Menu makan siangnya, ia makan daging sapi tanpa lemak, nasi kembang kol, dan beberapa sayuran.

    Makanan lain yang biasa dikonsumsi adalah semangkuk chipotle buatan rumah, yang terdiri dari nasi, kacang hitam, daging, dan sayuran. Menurutnya, makanan yang selama ini ia konsumsi dapat membuatnya kenyang.

    “Biasanya saya berusaha mencari makanan diet ini, membuat makanan dalam jumlah banyak agar tetap kenyang. Tetapi, malah membuat saya lapar,” jelas Will.

    “Begitu saya menurunkan volume dan fokus pada kualitas yang lebih baik, saya tidak hanya merasa lebih kenyang, tetapi juga merasa lebih baik. Energi saya lebih baik, perut saya terasa lebih baik,” sambungnya.

    Apa Kata Para Profesional Tentang Diet ‘Paling Sehat’?

    Makanan utuh memiliki banyak manfaat. Jenis makanan ini secara alami lebih tinggi seratnya daripada makanan olahan, yang membantu tubuh merasa lebih kenyang dan membuat kenyang lebih lama.

    Diet ini sangat cocok untuk menurunkan berat badan. Tetapi, manfaatnya tidak hanya itu.

    “Diet tinggi serat menghasilkan tingkat penyakit kronis yang lebih rendah dan pencernaan, serta kesehatan gastrointestinal yang lebih baik,” jelas ahli diet, Lisa Young, PhD, RDN.

    Menurut Lisa, jika mencoba diet ini harus siap untuk merencanakan pola makan yang sehat dan bisa menyita lebih banyak waktu. Tetapi, saat orang tersebut sudah terbiasa, hal yang dirasakan mungkin bisa sepadan dengan hasilnya.

    (sao/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Pria Ini Jalani Diet yang Diklaim ‘Paling Sehat’ di Dunia, Begini Efek ke Tubuhnya

    Jakarta

    Ada berbagai macam diet yang tentunya bermanfaat untuk kesehatan. Jenis diet yang banyak dijalani, seperti diet karnivora, diet keto, diet mediterania, hingga diet puasa atau intermittent fasting (IF).

    Seorang YouTuber bernama Will Tennyson mencoba diet ‘alami’ selama satu minggu penuh. Lantas, apa itu diet ‘alami’?

    Dikutip dari Mirror UK, diet ini umumnya hanya mengonsumsi makanan utuh yang tidak diolah. Biasanya makanan tersebut berasal langsung dari bumi atau hewan.


    Diet ini bermanfaat untuk menghilangkan zat aditif, pengawet, dan bahan tambahan buatan lainnya. Biasanya, selama menjalani diet tersebut seseorang akan makan makanan utuh, seperti buah-buahan, sayuran, protein rendah lemak, dan lemak sehat.

    Bagi Will, diet itu hebat. Ia menyadari kulitnya terasa lebih baik dan berat badannya turun beberapa kilogram. Satu-satunya kesulitannya adalah menemukan camilan yang sesuai dengan dietnya.

    Meski begitu, secara keseluruhan Will menikmati makanan yang dikonsumsinya sehari-hari. Ia selalu memeriksa label dari makanan yang akan dikonsumsi.

    Untuk sarapan, Will menikmati banyak makanan dalam diet minggunya. Menu makan siangnya, ia makan daging sapi tanpa lemak, nasi kembang kol, dan beberapa sayuran.

    Makanan lain yang biasa dikonsumsi adalah semangkuk chipotle buatan rumah, yang terdiri dari nasi, kacang hitam, daging, dan sayuran. Menurutnya, makanan yang selama ini ia konsumsi dapat membuatnya kenyang.

    “Biasanya saya berusaha mencari makanan diet ini, membuat makanan dalam jumlah banyak agar tetap kenyang. Tetapi, malah membuat saya lapar,” jelas Will.

    “Begitu saya menurunkan volume dan fokus pada kualitas yang lebih baik, saya tidak hanya merasa lebih kenyang, tetapi juga merasa lebih baik. Energi saya lebih baik, perut saya terasa lebih baik,” sambungnya.

    Apa Kata Para Profesional Tentang Diet ‘Paling Sehat’?

    Makanan utuh memiliki banyak manfaat. Jenis makanan ini secara alami lebih tinggi seratnya daripada makanan olahan, yang membantu tubuh merasa lebih kenyang dan membuat kenyang lebih lama.

    Diet ini sangat cocok untuk menurunkan berat badan. Tetapi, manfaatnya tidak hanya itu.

    “Diet tinggi serat menghasilkan tingkat penyakit kronis yang lebih rendah dan pencernaan, serta kesehatan gastrointestinal yang lebih baik,” jelas ahli diet, Lisa Young, PhD, RDN.

    Menurut Lisa, jika mencoba diet ini harus siap untuk merencanakan pola makan yang sehat dan bisa menyita lebih banyak waktu. Tetapi, saat orang tersebut sudah terbiasa, hal yang dirasakan mungkin bisa sepadan dengan hasilnya.

    (sao/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Mau Coba Diet TWS yang Viral? Ini Menu Makan dan Latihannya

    Jakarta

    Diet TWS adalah singkatan dari “two weeks” diet atau program penurunan berat badan. Tagar #TWSProgram pun sempat heboh di media sosial beberapa waktu lalu.

    Hasil diet ini dianggap menawarkan berat badan bak pramugari. Kenali lebih dalam mengenai diet TWS ini yuk!

    Kenapa Program Diet TWS Mahal?

    Dari catatan detikHealth, alasan program diet TWS mahal adalah karena wajib untuk minum suplemen protein. Itulah yang jadi salah satu alasan yang membuat program diet ini terkenal mahal. Tak heran, jika diet TWS disebut juga sebagai diet sultan.


    Pada dasarnya, diet TWS adalah program diet yang menekankan keseimbangan antara asupan nutrisi yang tepat dengan aktivitas fisik yang rutin.

    Berikut adalah rekomendasi menu makanan diet TWS:

    1. Perbanyak Makan Sayuran Hijau dan Buah

    Perbanyak konsumsi sayuran hijau atau suplemen serat. Dilansir MedicineNet, sayuran dan buah kaya akan serat akan membuat kita merasa kenyang lebih lama.

    Selain itu, sayuran dan buah juga mengandung banyak vitamin dan mineral yang memberi efek positif bagi tubuh.

    2. Makan Sumber Protein

    Protein menjadi komponen utama dalam diet TWS, karena protein memberikan rasa kenyang.

    Dalam hal ini, tubuh akan mengeluarkan lebih banyak energi untuk mencerna protein daripada karbohidrat. Makannya, tubuh menggunakan lebih banyak kalori untuk mencerna serta menyerap protein. Unggas dan ikan direkomendasikan.

    3. Makan Ikan

    Telah disinggung sebelumnya bahwa program TWS menekankan pada protein. Maka dari itu konsumsilah ikan, karena merupakan sumber protein yang baik.

    Selain itu, ikan juga kaya akan lemak omega-3. Ikan sarden, salmon, dan trout bisa jadi pilihannya.

    4. Hindari Makanan Manis

    Makanan dan minuman manis sangat berkontribusi pada penambahan berat badan. Alternatifnya, ganti dengan pemanis alami seperti madu atau buah.

    5. Kurangi Makan Lemak Jenuh

    Lemak jenuh dapat meningkatkan kolesterol dalam darah sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung. Rata-rata pria tidak boleh mengkonsumsi lemak jenuh sebanyak 30 gram sehari, sedangkan wanita tidak lebih dari 20 gram.

    Lemak jenuh ditemukan pada makanan seperti potongan daging merah berlemak, sosis, mentega, keju, krim.

    6. Beralih ke Produk Biji-bijian Utuh

    Cobalah untuk menghindari produk gandum, karena tubuh mengubah gandum menjadi gula. lebih cepat daripada biji-bijian lainnya. Maka beralihlah ke produk biji-bijian utuh.

    7. Konsumsi Cairan yang Cukup

    Air jadi salah satu asupan terbaik dalam upaya menurunkan berat badan. Air bermanfaat dalam membantu membersihkan racun dari tubuh dan meningkatkan fungsi saluran pencernaan.

    8. Rutin Melakukan Sarapan

    Sarapan berperan penting untuk membuat tubuh tetap bugar. Saat sarapan, pilihlah makanan tinggi serat, rendah lemak, gula, dan garam.

    9. Kurangi Konsumsi Garam

    Kelebihan garam akan menyebabkan retensi air dalam tubuh. Di mana, air membentuk sekitar 55-60 % dari berat tubuh.

    Jadi, saat sedang berusaha menurunkan berat badan hindari mengkonsumsi garam selama minggu.

    Selain menjaga pola makanan yang sehat, diet TWS perlu dibarengi dengan olahraga. Berikut adalah rekomendasi latihan yang bisa dilakukan saat menjalankan diet TWS:

    • Latihan push up
    • Latihan tuck-ups
    • Skipping (lompat tali).

    Perlu diingat, sebelum memutuskan untuk menjalani program diet, kamu mungkin ingin berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk mengetahui berapa banyak bb yang perlu diturunkan. Ahli yang berkualifikasi akan memberikan cara terbaik untuk mencapainya.

    (khq/fds)



    Sumber : health.detik.com

  • Mau Coba Diet TWS yang Viral? Ini Menu Makan dan Latihannya

    Jakarta

    Diet TWS adalah singkatan dari “two weeks” diet atau program penurunan berat badan. Tagar #TWSProgram pun sempat heboh di media sosial beberapa waktu lalu.

    Hasil diet ini dianggap menawarkan berat badan bak pramugari. Kenali lebih dalam mengenai diet TWS ini yuk!

    Kenapa Program Diet TWS Mahal?

    Dari catatan detikHealth, alasan program diet TWS mahal adalah karena wajib untuk minum suplemen protein. Itulah yang jadi salah satu alasan yang membuat program diet ini terkenal mahal. Tak heran, jika diet TWS disebut juga sebagai diet sultan.


    Pada dasarnya, diet TWS adalah program diet yang menekankan keseimbangan antara asupan nutrisi yang tepat dengan aktivitas fisik yang rutin.

    Berikut adalah rekomendasi menu makanan diet TWS:

    1. Perbanyak Makan Sayuran Hijau dan Buah

    Perbanyak konsumsi sayuran hijau atau suplemen serat. Dilansir MedicineNet, sayuran dan buah kaya akan serat akan membuat kita merasa kenyang lebih lama.

    Selain itu, sayuran dan buah juga mengandung banyak vitamin dan mineral yang memberi efek positif bagi tubuh.

    2. Makan Sumber Protein

    Protein menjadi komponen utama dalam diet TWS, karena protein memberikan rasa kenyang.

    Dalam hal ini, tubuh akan mengeluarkan lebih banyak energi untuk mencerna protein daripada karbohidrat. Makannya, tubuh menggunakan lebih banyak kalori untuk mencerna serta menyerap protein. Unggas dan ikan direkomendasikan.

    3. Makan Ikan

    Telah disinggung sebelumnya bahwa program TWS menekankan pada protein. Maka dari itu konsumsilah ikan, karena merupakan sumber protein yang baik.

    Selain itu, ikan juga kaya akan lemak omega-3. Ikan sarden, salmon, dan trout bisa jadi pilihannya.

    4. Hindari Makanan Manis

    Makanan dan minuman manis sangat berkontribusi pada penambahan berat badan. Alternatifnya, ganti dengan pemanis alami seperti madu atau buah.

    5. Kurangi Makan Lemak Jenuh

    Lemak jenuh dapat meningkatkan kolesterol dalam darah sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung. Rata-rata pria tidak boleh mengkonsumsi lemak jenuh sebanyak 30 gram sehari, sedangkan wanita tidak lebih dari 20 gram.

    Lemak jenuh ditemukan pada makanan seperti potongan daging merah berlemak, sosis, mentega, keju, krim.

    6. Beralih ke Produk Biji-bijian Utuh

    Cobalah untuk menghindari produk gandum, karena tubuh mengubah gandum menjadi gula. lebih cepat daripada biji-bijian lainnya. Maka beralihlah ke produk biji-bijian utuh.

    7. Konsumsi Cairan yang Cukup

    Air jadi salah satu asupan terbaik dalam upaya menurunkan berat badan. Air bermanfaat dalam membantu membersihkan racun dari tubuh dan meningkatkan fungsi saluran pencernaan.

    8. Rutin Melakukan Sarapan

    Sarapan berperan penting untuk membuat tubuh tetap bugar. Saat sarapan, pilihlah makanan tinggi serat, rendah lemak, gula, dan garam.

    9. Kurangi Konsumsi Garam

    Kelebihan garam akan menyebabkan retensi air dalam tubuh. Di mana, air membentuk sekitar 55-60 % dari berat tubuh.

    Jadi, saat sedang berusaha menurunkan berat badan hindari mengkonsumsi garam selama minggu.

    Selain menjaga pola makanan yang sehat, diet TWS perlu dibarengi dengan olahraga. Berikut adalah rekomendasi latihan yang bisa dilakukan saat menjalankan diet TWS:

    • Latihan push up
    • Latihan tuck-ups
    • Skipping (lompat tali).

    Perlu diingat, sebelum memutuskan untuk menjalani program diet, kamu mungkin ingin berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk mengetahui berapa banyak bb yang perlu diturunkan. Ahli yang berkualifikasi akan memberikan cara terbaik untuk mencapainya.

    (khq/fds)



    Sumber : health.detik.com