Tag: makanan khas solo

  • Garing dan Lembut Sate Buntel Resep Warisan 3 Generasi


    Jakarta

    Dikelola oleh generasi ke-3, sate buntel di tempat ini menggunakan resep warisan. Satenya padat daging dengan balutan lemak tipis tanpa bau prengus.

    Sate buntel merupakan makanan khas Solo yang terbuat dari daging kambing. Sate ini berbeda dengan sate kambing pada umumnya karena dagingnya digiling dan dibalut lapisan lemak tipis.

    Menemukan sate buntel di Jakarta mungkin agak sulit, tetapi di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan ada warung sate buntel yang legendaris.


    Warung bernama Sate Buntel Khas Solo tersebut menjadi favorit dan langganan para karyawan kantoran. Rasanya yang autentik diracik menggunakan resep warisan.

    Detail Informasi Sate Buntel Khas Solo
    Nama Tempat Makan Sate Buntel Khas Solo
    Alamat Jl. Prof. DR. Satrio No.16B, RT.4/RW.4, Kuningan, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12940
    No Telp
    Jam Operasional 11.00-20.00
    Estimasi Harga Mulai dari Rp 30.000-an
    Tipe Kuliner Sate kambing khas Solo
    Fasilitas

    1. Dikelola oleh generasi ke-3

    Sate Buntel khas SoloSate Buntel khas Solo dikelola oleh generasi ke-3 Foto: detikcom/Riska Fitria

    Putri, selaku pemilik warung sate buntel mengatakan bahwa usahanya ini sudah berjalan sekitar 30 tahun. Kini, warungnya dikelola oleh generasi ke-3.

    Putri dan suaminya menggunakan resep warisan turun temurun hingga membuat racikan sate buntelnya autentik dan konsisten rasanya. Sate buntel menjadi menu yang paling dicari.

    “Kalau per tusuk, sehari itu bisa habis 40-50 tusuk. Kadang kalau lagi ramai bisa 55 tusuk, paling cepat habis sate buntelnya,” ujar Putri kepada detikcom (27/05/25).

    2. Dibakar pakai api arang

    Sate Buntel khas SoloSate Buntel khas Solo dibakar pakai arang dan anglo. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Selain resep warisan, proses pembuatan sate buntelnya yang masih tradisional ini menjadi daya tarik tersendiri. Sate buntelnya dibakar menggunakan arang yang ditaruh dalam anglo atau tungku.

    Cara tradisional tersebut memberikan aroma dan rasa smokey yang khas. Sate buntel di sini berisi full daging tanpa tambahan apapun. Lalu, dibalut dengan lemak tipis.

    Selain itu, sate buntelnya dibumbui dua kali. Pertama, setelah digiling dagingnya dimarinasi dengan 9 jenis rempah untuk menghilangkan bau prengus.

    “Pakai 9 rempah, ada ketumbar, jinten, bawang, dan lainnya. Itu supaya daging kambingnya gak bau prengus,” tutur Putri lebih lanjut.

    Keistimewaan sate buntel ada di halaman berikutnya.

    3. Sate buntel yang lembut maknyus

    Sate Buntel khas SoloSate buntel dengan isian 2 tusuk dibanderol Rp 60.000. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Setelah dimarinasi, lalu daging kambingnya dibalut dengan lemak tipis dan ditusuk dengan tusuk bambu. Karena ukurannya yang besar sampai menggunakan 3 tusukan bambu.

    Saat dibakar, satenya dicelup dengan bumbu yang sama. Seporsi dengan isian 2 tusuk dibanderol sekitar Rp 60.000. Satenya disajikan dengan tomat, kol, dan sambal kecap.

    Selain itu, satenya juga ditaburi dengan lada bubuk. Sate buntelnya terasa garing dan renyah di bagian luar ketika digigit tetapi juga terasa lembut.

    Pemberian bumbu sebanyak dua kali benar-benar menghilangkan aroma prengus. Tercecap rasa ketumbar yang gurih wangi. Rasa perpaduan gurih dan manis dari campuran bumbu kecapnya.

    4. Tongseng buntel berkuah kental

    Sate Buntel khas SoloTongseng berisi sate buntel. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Selain disajikan sebagai sate, buntel kambing di sini juga ada yang dihidangkan sebagai tongseng. Tongseng buntel di sini dibanderol Rp 35.000.

    Tongsengnya berisi dengan beberapa potong daging kambing, kol, tomat, dan buntel kambing. Kemudian diguyur dengan kuah yang diracik dengan santan dan rempah.

    Kuahnya agak pekat, rasanya gurih dan sedikit manis sehingga rasanya seimbang. Lagi-lagi, rasa ketumbarnya cukup mendominasi dan aroma serai yang samar.

    Potongan daging kambingnya empuk, sementara sate buntel yang disajikan di dalamnya lebih garing daripada yang disajikan sebagai sate.

    5. Nasi goreng kambing yang smokey

    Sate Buntel khas SoloNasi goreng kambing. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Menu Nasi Goreng Kambing di sini juga tak kalah jadi favorit. Seporsinya dibanderol sekitar Rp 33.000. Nasi gorengnya diracik dengan bumbu Jawa yang dominan manis.

    Namun, rasanya tetap seimbang dengan campuran daging kambing yang gurih dan smokey. Nasi gorengnya agak berminyak disajikan dengan tomat dan kol iris.

    Nasi gorengnya terasa bawang putih yang cukup kuat, tetapi aromanya tidak mengganggu. Selain itu, warung ini juga menawarkan menu serba kambing lainnya.

    Mulai dari sate kambing, gulai kambing, hingga tengkleng. Dalam sehari, warung ini bisa menghabiskan daging kambing sebanyak 5-7 kilogram.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Rekomendasi 7 Wisata Kuliner Dekat Stasiun Solo Balapan, Cukup Jalan Kaki



    Jakarta

    Temukan tempat makan enak dan terjangkau dekat Stasiun Solo Balapan. Dari selat hingga gudeg, nikmati kuliner khas Solo hanya beberapa menit berjalan kaki!

    Di sekitar Solo Balapan, kita bisa menjumpai berbagai warung dan rumah makan yang menjual makanan khas Solo. Ada warung yang menjual selat, sate kambing, tahu kupat, hingga gudeg.

    Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Solo Balapan

    1. Selat Vien’s Pusat


    Rekomendasi yang pertama adalah Selat Vien’s Pusat yang beralamat di Jalan Hasanudin Nomor 99, Punggawan, Banjarsari, Kota Solo. Berdasarkan informasi yang dihimpun detikJateng dari laman Google Maps, detikers bisa berjalan kaki 9 menit dari Stasiun Solo Balapan menuju lokasi Selat Vien’s Pusat.

    2. Sate Kambing Pak H Kasdi

    Selain selat, Solo juga punya makanan khas berupa sate kambing. Jika detikers ingin mencicipi kelezatan sate kambing khas Solo di sekitar Stasiun Solo Balapan, pilihannya adalah Sate Kambing Pak H Kasdi. Lokasinya sendiri berada tepat di seberang stasiun dan bisa ditempuh hanya dengan 1 menit berjalan kaki karena jaraknya tidak sampai 100 meter.

    3. Rumah Makan Pak Die

    Kalau tidak suka dengan kuliner berbahan dasar kambing, kita bisa mampir ke Rumah Makan Pak Die yang beralamat di Kestalan, Banjarsari, Kota Solo. Untuk sampai ke lokasi rumah makan tersebut, kamu cukup berjalan kaki sejauh 130 meter dari Stasiun Solo Balapan yang bisa ditempuh dengan 2 menit berjalan kaki.

    4. Sate Ayam Ponorogo Pak Mangun

    Di dekat Stasiun Balapan, ada juga kuliner berupa sate khas Ponorogo. Namanya adalah Sate Ayam Ponorogo Pak Mangun (P Har) yang beralamat di Jalan Wolter Monginsidi Nomor 91, Kestalan, Banjarsari, Kota Solo. Lokasinya hanya berjarak 220 meter dari Stasiun Solo Balapan dan bisa ditempuh dengan 3 menit berjalan kaki.

    5. Bakso Alex Gajah Mada

    Nah, kalau traveler ingin menyantap bakso di dekat Stasiun Solo Balapan, pilihannya ada Bakso Alex Gajah Mada. Meski tidak sedekat tempat makan sebelumnya, jaraknya bisa terbilang belum terlalu jauh, yaitu 450 meter. Kita bisa menuju Bakso Alex dengan berjalan kaki selama kurang lebih 6 menit dari Solo Balapan. Mereka buka pukul 10 pagi hingga 9 malam.

    6. Tahu Kupat Sido Mampir

    Di dekat Stasiun Solo Balapan, kita juga bisa mencicipi makanan khas Solo yang bernama Tahu Kupat. Seperti namanya, hidangan ini memiliki komposisi utama berupa tahu dan ketupat yang disiram dengan kuah bawang dan gula cair. Untuk menuju ke sini, kita perlu berjalan kaki selama 9 menit dari Stasiun Solo Balapan dengan menempuh jarak 650 meter.

    7. Gudeg Ayu Solo

    Masih di Jalan Gajahmada, kita juga bisa mencicipi kuliner gudeg khas Solo. Nama tempat makannya adalah Gudeg Ayu Solo yang beralamat di Jalan Gajahmada Nomor 152 Ketelan, Banjarsari, Solo. Lokasinya sendiri hanya berjarak 300 meter dari Solo Balapan dan bisa ditempuh dengan berjalan kaki selama kurang lebih 4 menit.

    Baca artikel selengkapnya di detikJateng

    (msl/msl)



    Sumber : travel.detik.com

  • Resep Sosis Solo Isi Ayam yang Gurih Harum untuk Camilan

    Jakarta

    Sosis Solo mirip risoles, tapi kulit dan isinya berbeda. Isinya berupa daging ayam cincang yang ditumis harum dengan daun jeruk. Begini cara membuatnya!

    Tak sekadar nama, hidangan sosis Solo memang berasal dari daerah Solo, Jawa Tengah. Ternyata hidangan ini juga hasil akulturasi budaya antara Belanda dan Jawa.

    Sosis Solo juga kerap disebut sebagai sosis ala Belanda. Namun, tak seperti sosis pada umumnya yang terbuat dari daging giling penuh. Bedanya sosis Solo memiliki kulit dadar yang lembut.


    Berikut resep dan cara memasak sosis Solo:

    Resep Sosis Solo Isi Ayam yang Gurih

    Durasi Tingkat Kesulitan Porsi
    60 Sedang 5
    Daerah Asal Masakan : Jawa Tengah
    Kategori Masakan : Camilan

    Bahan Bahan

    • Adonan kulit:

    • 5 butir telur ayam

    • 100 ml santan
    • 3 sdm air
    • 1 sdm tepung terigu
    • 1/2sdt garam

      Isi:

    • 250 g daging ayam rebus, cincang

    • 2 lembar daun jeruk
    • 1 lembar daun salam
    • 1 batang serai, memarkan
    • 100 ml santan
    • 1 sdm kecap manis
    • 1 sdm kecap asin
    • 1sdt tepung maizena, larutkan dengan air

      Bumbu Halus:

    • 3 butir bawang merah

    • 2 siung bawang putih
    • 1 sdt ketumbar
    • 1/2 sdt jinten
    • 1/2 sdt merica
    • 1sdt garam

      Lapisan:

    • 1 butir telur ayam, kocok dengan 1 sdm air

    Cara Memasak:

    1. Siapkan kulit terlebih dahulu dengan membuat adonan dari telur, tepung terigu, santan, dan bahan lainnya.Kocok telur hingga berbuih halus
    2. Kocok semua bahan sampai tercampur merata, dan saring sebelum dicetak dalam wajan.
    3. Panaskan wajan antilengket ukuran 20 cm, olesi sedikit minyak. Tuangkan 1 sendok sayur adonan telur, buat menjadi dadar tipis.
    4. Kerjakan berulang sampai adonan dadar habis.
    5. Buat isian dengan menumis bumbu halus hingga wangi. Tambahkan daun jeruk. daun salam dan serai, aduk hingga wangi.
    6. Masukkan daging ayam, kecap dan santan. Aduk sampai merata.
    7. Tuangi larutan maizena, aduk hingga kental dan agak kering lalu angkat dan dinginkan.
    8. Ambil selembar kulit dadar, isi dengan 1 sdm adonan daging, ratakan dan gulung sampai rapi.
    9. Lakukan hal yang sama sampai kulit dadar habis.
    10. Jika semua sudah siap, kukus dalam kukusan panas hingga kulitnya menyatu dengan daging. Angkat dan dinginkan.
    11. Celupkan sosis Solo dalam racikan telur kocok lalu goreng hingga kering.
    12. Sajikan sosis Solo dengan cabe rawit hijau.

    Simak Video “Menikmati Masakan Rumahan Enak Khas Jatim di Kuluk Kuluk Rumahan
    [Gambas:Video 20detik]
    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com