Tag: makanan tinggi kalori

  • Daftar Makanan yang Punya Kalori Tinggi ‘Tersembunyi’, Bisa Bikin Gagal Diet


    Jakarta

    Memiliki berat badan ideal dan sehat adalah impian banyak orang. Namun, proses menurunkan berat badan bisa menjadi sangat sulit terlebih jika masih mengonsumsi asupan yang ternyata berkalori tinggi.

    Ada beberapa jenis makanan yang ternyata memiliki kalori ‘tersembunyi’ yang lebih banyak dari yang dikira. Dikutip dari Business Insider berikut ini adalah beberapa jenis bahan makanan tinggi kalori yang kerap tak disadari bisa bikin rencana diet gagal total:

    Minyak Goreng

    Minyak goreng merupakan salah satu bahan makanan yang tinggi kalori. Satu sendok makan minyak masak bisa mengandung hingga 140 kalori.


    “Minyak goreng seringkali diabaikan padahal secara konsisten dapat menambah kalori secara signifikan setiap hari,” ucap pelatih kebugaran dan penurunan lemak Graeme Tomlinson.

    Tomlinson menuturkan bahwa sebaiknya penggunaan minyak goreng bisa diminimalkan. Beberapa jenis minyak lain, seperti minyak zaitun khususnya memiliki banyak manfaat kesehatan sehingga patut untuk dimasukkan ke dalam menu makanan.

    Kopi dengan Gula

    Minuman kopi dengan berbagai jenis pemanis yang banyak disukai orang bisa menjadi ‘penghalang’ kesuksesan diet yang besar. Pilihlah menu kopi yang tepat agar jumlah kalori yang masuk tidak terlalu besar.

    Jika menyukai kopi susu, pilihlah jenis susu skim yang lebih rendah kalori. Jika suka kopi manis, pilihlah menu yang lebih rendah gula atau menggunakan sirup bebas gula.

    “Banyak yang tidak menyadari bahwa Anda dapat membuat penyesuaian sederhana pada kopi ‘on the go’ yang dapat menghemat ratusan bahkan ribuan kalori setiap minggunya,” kata Tomlinson.

    Daging Tinggi Lemak

    Konsumsi daging tinggi lemak secara rutin dapat mempengaruhi proses penurunan berat badan. Daging sapi cincang dengan berat 200 gram dan 20 persen lemak mengandung sekitar 504 kalori, tetapi daging cincang dengan berat sama dan 5 persen lemak hanya mengandung 248 kalori.

    “Potongan daging yang rutin Anda konsumsi juga dapat berpengaruh besar terhadap kemajuan penurunan lemak Anda,” ujar Tomlinson.

    Sama halnya juga dengan ayam, mengonsumsi bagian dada akan lebih baik jika mengonsumsi bagian paha yang lebih tinggi lemak.

    Pilihan Saus untuk Salad

    Mengonsumsi salad yang memiliki banyak sayuran memang sehat. Namun terkadang saus dressing yang digunakan justru membuat salad yang dikonsumsi menjadi tinggi kalori.

    “Olesan seperti mayones dan saus salad bisa menambah jumlah kalori yang relatif besar pada makanan meski kelihatannya tidak signifikan,” jelasnya.

    Satu sendok makan mayones misalnya mengandung sekitar 95 kalori. Jika sedang melakukan diet defisit kalori, Tomlinson merekomendasikan versi yang rendah kalori atau dengan mengurangi porsi.

    Camilan

    Tomlinson menuturkan bahwa ada kecenderungan seseorang yang menghitung kalori meremehkan jumlah yang dikonsumsi setiap hari. Kondisi ini yang menjadi alasan lain mengapa seseorang susah payah menurunkan berat badan.

    “Melupakan jumlah kalori dari camilan atau kebiasaan menghabiskan makanan orang lain mungkin tampak sepele. Namun, seiring berjalannya waktu hal ini bisa menambahkan kalori,” pungkas Tomlinson.

    (avk/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Konsumsi 5 Makanan Tinggi Kalori Ini Justru Disarankan Ahli Gizi


    Jakarta

    Makanan tinggi kalori kerap dicap buruk untuk kesehatan. Namun, ahli gizi justru menyarankan beberapa jenisnya dikonsumsi karena bisa menambah nilai gizi.

    Tanpa disadari makanan berkalori tinggi mungkin seringkali dikonsumsi. Sayangnya, makanan ini kerap memiliki reputasi buruk.

    Makanan tinggi kalori biasanya mengandung gula dan lemak dalam jumlah banyak. Alhasil makanan ini tidak bisa menjadi bagian dari diet gizi seimbang.


    Terlebih ketika dikonsumsi berlebih, bisa meningkatkan berat badan dan risiko terkena penyakit jantung. Meskipun begitu, tidak semua makanan berkalori tinggi bahaya untuk kesehatan.

    Menurut para ahli ada beberapa makanan tinggi kalori yang layak dikonsumsi sehari-hari. Melansir EatingWell, berikut daftar makanannya!

    1. Kacang-kacangan

    kacang almondKacang almond termasuk salah satu jenis kacang-kacangan yang bisa dikonsumsi. Foto: iStock

    Di balik ukurannya yang kecil, kacang-kacangan punya kalori tinggi. Dalam 100 gramnya mengandung 576 kalori.

    Namun, kacang bagus dikonsumsi karena mengandung lemak sehat, seperti lemak tak jenuh tunggal dan lemak tak jenuh ganda.

    Kandungan lemak tersebut penting untuk fungsi otak dan kesehatan jantung.

    Selain kalori, kacang-kacangan juga kaya akan serat, protein, dan berbagai vitamin, serta mineral. Salah satu kacang yang direkomendasikan yaitu kacang almond.

    Menurut ahli gizi Melissa Rifkin, MS, RDN, CDN, kacang almond bisa menyehatkan jantung dan dapat mengurangi peradangan, serta stres oksidatif bagi penderita diabetes tipe-2.

    Kacang almond juga memiliki indeks glikemik rendah dan kandungan lemak sehat, serat, dan magnesium tinggi untuk meningkatkan kontrol gula darah.

    Ahli diet Rifkin juga menyoroti hubungan asupan kacang almond dengan kesehatan usus.

    “Almond mengandung serat, polifenol, dan lemak tak jenuh yang semuanya berperan dalam mendukung kesehatan usus,” ujarnya.

    Namun, tetap asupannya perlu diperhatikan. Para ahli merekomendasikan konsumsi 28 gram (segenggam kecil) atau sekitar 23 butir kacang almond per hari.

    Disarankan juga untuk mengonsumsi kacang almond tanpa garam tambahan atau pemanis buatan supaya mendapat kesehatan maksimal.

    2. Telur

    tips masak telur rebus yang mudah dipraktekkanTelru juga padat kalori tetapi mengandung banyak nutrisi lainnya. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Telur termasuk makanan yang padat kalori. Dalam satu butir telur terkandung 71 kalori. Sedangkan di dalam 100 gramnya terkandung 155 kalori.

    Meskipun begitu, kalori di dalam telur mengandung nutrisi yang kuat.

    Ahli gizi Megan Huff, RD, LD mengungkap kalau telur penuh dengan mikronutrien penting, seperti kolin, vitamin B12, vitamin D, dan selenium. Telur juga merupakan sumber protein yang baik.

    Banyak yang beranggapan kandungan kolesterol telur menyebabkan kadar kolesterol darah meningkat. Namun, sebagian besar studi epidemiologi yang disebut situs Eating Well menunjukkan tidak ada hubungan signifikan antara mengonsumsi satu telur setiap hari dengan kadar kolesterol darah dan risiko kardiovaskular.

    Daftar makanan berkalori tinggi lainnya dan disarankan bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Produk susu

    Alternatif Susu Pengganti Susu SapiMinum susu sapi juga tidak sepenuhnya buruk karena kandungan lemaknya tidak sebanyak yang dikira. Foto: Getty Images

    Menurut ahli gizi Sarah Hester, MS, RD, tidak semua susu mengandung banyak lemak.

    Meskipun memang dalam 250 ml susu sapi mengandung 100-150 kalori, tetapi menurutnya, susu murni di rak-rak toko hanya mengandung 3,25% lemak.

    Sekalipun mengandung lemak, tetapi di dalamnya juga terdapat nutrisi penting.

    Selain itu, produk olahan susu berlemak tinggi juga bisa membuat seseorang kenyang lebih lama.

    Data yang dipublikasikan dalam Nutrition Research menyoroti bahwa makanan olahan susu, terlepas dari kandungan lemaknya, tidak berdampak negatif pada kesehatan kardiometabolik (sekelompok kondisi kesehatan yang memengaruhi sistem kardiovaskular dan metabolisme), dan justru mampu meringankan faktor risiko kardiometabolik tertentu.

    4. Keju

    Keju CheddarKeju juga padat kalori tetapi sebenarnya bernutrisi. Foto: Shutterstock/

    Keju juga mendapat reputasi buruk karena kandungan lemaknya. Di dalam 100 gram keju, khususnya keju cheddar terkandung 402 kalori.

    Namun, menurut ahli gizi Patricia Kolesa, beberapa keju sebenarnya bermanfaat untuk diet.

    Keju merupakan sumber protein yang baik. Dalam setiap onsnya mengandung sekitar 7 gram protein yang dapat membantu memperbaiki otot, mendukung transportasi sel, dan meningkatkan rasa kenyang.

    Di dalam keju juga terkandung mikronutrien yang merupakan sumber kalsium baik untuk kesehatan otot dan menjaga tulang tetap kuat.

    5. Kentang

    Reputasi buruk juga didapat oleh kentang karena tinggi kalori. Dalam satu kentang rebus berdiameter 6,5 cm mengandung sekitar 118 kalori.

    Meskipun begitu, kentang juga kaya akan nutrisi penting, seperti kalium, vitamin C, dan serat. Nutrisi ini membantu mendukung kesehatan jantung, kekebalan tubuh, kesehatan usus, dan masih banyak lagi.

    Meskipun makanan yang disebutkan di atas dianggap buruk karena kalorinya, tetapi kalori bukan satu-satunya penentu nilai gizi makanan.

    Makanan yang disebutkan di atas juga menawarkan banyak manfaat gizi, mulai dari vitamin dan mineral esensial berkualitas tinggi.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com