Tag: makanan tradisional

  • 7 Kuliner Enak di Sekitar Monas buat Santap Bareng Keluarga


    Jakarta

    Jakarta siap memeriahkan Hari TNI pada 5 Oktober dengan berbagai acara di kawasan Monas. Selain menyaksikan parade dan pertunjukan, pengunjung bisa menikmati kuliner khas sekitar Monas.

    Tepat pada hari Minggu 5 Oktober 2025, TNI akan menggelar upacara HUT TNI ke-80 di Monas, Jakarta Pusat.

    Rangkaian acara akan diisi dengan berbagai atraksi menarik dari tiga matra TNI. Di antaranya adalah parade pasukan, demonstrasi alutsista, terjun payung, fly pass, serta penampilan dari musisi ternama.


    Untuk melengkapi momen, kamu bisa sambil menikmati berbagai kuliner yang berada di sekitar Monas. Mulai dari restoran legendaris hingga nasi gudeg autentik.

    Berikut 7 kuliner enak di kawasan Monas:

    1. Dapur Babah Elite

    Tempat kuliner dekat Monas.Dapur Babah Elite. Foto: Google Review/Dapur Babah Elite

    Dapur Babah Elite menghadirkan suasana hangat dengan konsep Peranakan yang memadukan budaya Jawa, Belanda, dan Tionghoa.

    Interior klasik dengan sentuhan kayu dan ornamen vintage membuat pengunjung merasa seperti kembali ke masa kolonial.

    Menu andalan restoran ini antara lain Nasi Babah, Ayam Buah Keluak, dan Kue Peranakan tradisional. Harganya mulai Rp75.000 per porsi.

    2. Kampung Kecil Abdul Muis

    Jika ingin makan bersama keluarga, bisa mampir ke Kampung Kecil Abdul Muis. Restoran ini menghadirkan konsep restoran bernuansa kampung tradisional dengan dekorasi kayu dan taman mini yang asri.

    Menu andalan seperti Nasi Liwet, Ayam Goreng Kampung, dan Sayur Asem. Harga mulai Rp 40.000 per porsi, rasanya autentik, gurih dan segar, membawa cita rasa rumah khas Nusantara.

    3. Happy Day Djuanda

    Tempat kuliner dekat Monas.Happy Day Djuanda Foto: Instagram/Happy Day Djuanda

    Restoran bernama Happy Day Djuanda menawarkan menu makanan Asia dan Western. Untuk Asia jangan lewatkan menu Sop Buntut yang berkuah bening dan gurih.

    Jika ingin tidak terlalu berat bisa pesan Burger Spesial hingga dessert Lava Cake. Harga per porsinya berkisar mulai Rp 50.000. Restoran ini memiliki interior vintage dan suasananya hangat.

    4. Bubur Kwang Tung

    Bubur Kwang Tung merupakan kuliner legendaris di kawasan Monas. Bubur Kwang Tung menawarkan suasana sederhana namun hangat. Bubur di sini diracik gaya Chinese.

    Menu andalan seperti Bubur Kwang Tung ayam cincang dan Bubur Kepiting. Harga mulai Rp 50.000 per porsi. Rasanya gurih, lembut, dan kaya akan rempah.

    5. Ajag Ijig

    Tempat kuliner dekat Monas.Ajag Ijig Foto: Instagram/Google Review

    Ajag Ijig menghadirkan konsep restoran khas Sunda dengan interior sederhana dan sentuhan kayu alami. Suasananya santai, cocok untuk berkumpul bersama keluarga atau teman.

    Menu andalan seperti Ikan Bakar Cianjur yang dagingnya lembut dan Ayam Goreng Kremes dengan tekstur renyah. Pilihan lalapan dan sambalnya lengkap. Harganya mulai Rp 60.000 per porsi.

    6. Gudeg Adem Ayem

    Bagi yang rindu gudeg khas Yogyakarta bisa mampir ke Gudeg Adem Ayem. Restorannya sederhana dengan ornamen kayu dan bambu, persis interior rumah Jawa.

    Seporsi gudeg komplet di sini dibanderol Rp 35.000. Gudegnya dilengkapi dengan koyor yang lembut, oseng tempe, dan telur pindang yang rasanya autentik.

    7. Aroem Resto & Cafe Jakarta

    Tempat kuliner dekat Monas. Aroem Resto & Cafe Jakarta Foto: Instagram/Google Review

    Jika ingin bersantap dengan suasana nyaman dan kekinian, kamu bisa mampir ke Aroem Resto & Cafe Jakarta. Ada banyak pilihan menu di sini, mulai dari makanan hingga kopi.

    Menu andalan seperti Spaghetti Carbonara, Grilled Salmon, dan Es Kopi Susu Gula Aren. Harga menu makanan dan minuman di sini rata-rata dibanderol Rp 50.000 per porsi.

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Restoran Jawa Autentik di Jakarta yang Bikin Rindu Kampung Halaman


    Jakarta

    Beberapa restoran Jawa di Jakarta ini cocok jadi pilihan tempat nostalgia menikmati makanan tradisional. Menunya ada ayam ingkung hingga garang asem yang autentik.

    Di Jakarta ada beberapa restoran yang menyajikan menu khas Jawa dengan nuansa tradisional. Menu yang ditawarkan beragam dibuat dengan resep autentik.

    Contohnya ayam ingkung yang gurih sampai garang asem bambu yang segar. Bumbunya meresap, teksturnya pas, bikin lidah ingin terus ‘nguyem’.


    Selain makanan, suasana restoran juga jadi daya tarik. Banyak restoran yang yang mengusung konsep joglo atau dekorasi tradisional Jawa. Cocok untuk santai sambil nostalgia dan foto-foto cantik.

    Berikut ini 5 restoran Jawa yang menunya autentik di Jakarta:

    1. Garden by The Joglo

    Restoran Jawa di JakartaGarden by The Joglo Foto: Instagram/@gardenbythejoglo

    Tersembunyi di kawasan Taman Permata Buana, Jakarta Barat, Garden by The Joglo mengusung batik arsitektur rumah joglo tradisional yang berpadu dengan nuansa hijau dan nyaman.

    Suasana hangat dan tanaman rimbun memberi vibe santai, cocok untuk lepas sejenak dari hiruk-pikuk kota. Menu andalannya Nasi Pecel Joglo seharga Rp 45.000.

    Nasinya disajikan dengan sayuran segar dan bumbu pecel yang manis-gurih. Selain itu, ada pilihan lain seperti Bakmi Ayam yang lembut dan kenyal.

    Garden by The Joglo
    Jalan Pulau Pramuka Taman Permata Buana blok Q6, Kembangan Utara, Kec. Kembangan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610
    Jam buka: 07.00-22.00

    2. Ayam Kelopoe

    Restoran Jawa di JakartaAyam Kelopoe Foto: Instagram/@ayamkelopoe

    Ayam Kelopoe hadir sebagai restoran ayam kekinian yang berlokasi di kawasan Gading Serpong. Restoran yang baru buka ini memiliki suasana modern dengan sentuhan kasual.

    Menu unggulan mereka adalah potongan ayam goreng dengan sambal khas yang pedas-gurih dan krispi di luar tapi lembut di dalam. Rasa ayamnya terasa seimbang antara bumbu dan sambal.

    Apalagi ditambah serundeng yang harum. Enak dimakan pakai nasi liwet yang berempah, gurih, dan disajikan dengan pete yang renyah dan segar.

    Ayam Kelopoe
    Jalan Boulevard Raya, Gading Serpong, Kelapa Dua, Tangerang Regency, Banten
    Telepon: 0877-2610-2024
    Jam buka: 11.00-23.00

    3. Teras Budhe

    Restoran Jawa di JakartaTeras Budhe Foto: Instagram/@teras.budhe

    Teras Budhe menawarkan pengalaman makan rumahan khas Jawa dengan sentuhan elegan. Berlokasi di kawasan Melawai, Jakarta Selatan, tempat ini mengusung nuansa hijau dan dekorasi tradisional yang menenangkan.

    Menu andalannya Garang Asem Ayam Kampung dengan kuah bening asam segar dan aroma rempah ringan. Ada juga Nasi Gandul dengan daging empuk dan kuah gurih manis yang kaya rasa.

    Harga makanan di sini mulai sekitar Rp 50.000-an dengan porsi yang cukup besar untuk berbagi. Suasana hangat dan pelayanan ramah bikin pengalaman makan di Teras Budhe terasa seperti di rumah sendiri.

    Teras Budhe
    Jalan Panglima Polim V No.15, Melawai, Kec. Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12160
    Telepon: (021) 27096632
    Jam buka: 08.00-22.00

    4. Roemah Kraton

    Roemah Kraton membawa suasana rumah makan Jawa-tradisional di tengah kota, dengan sentuhan ornamen keraton yang hangat dan inklusif. Lokasinya ada di Tebet, Jakarta Selatan.

    Salah satu menu yang jadi andalan adalah Ayam Kremes Kraton dan Ayam Kalasan. Keduanya disajikan bersama nasi dan sayur asem. Tekstur ayamnya krispi dan bumbunya meresap.

    Harga per porsinya sekitar Rp 37.000. Selain itu, tersedia ikan nila goreng dan bebek kremes untuk yang sedang tak ingin makan olahan ayam.

    Roemah Kraton
    Jalan Tebet Barat Dalam Raya No.34, RT.14/RW.3, Kuningan, Tebet Bar., Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12810
    Telepon: 0896-5492-7495
    Jam buka: 11.00-21.30

    5. Kandang Ingkung

    Setelah sukses di Yogyakarta, Kandang Ingkung membuka cabangnya di Jakarta. Restoran ini menghadirkan suasana ala desa Jawa tengah di tengah kawasan perkotaan.

    Restorannya berbentuk bangunan joglo dan area outdoor yang rimbun pepohonan. Menu unggulannya Ayam Ingkung, ayam kampung yang diungkep rempah hingga meresap.

    Rasanya gurih, lembut, dan aroma rempahnya khas. Garang Asem Bambu yang dibuat dengan proses panggang bambu menambah aroma unik. Harganya sekitar Rp 50.000-an per porsi.

    Kandang Ingkung
    Jalan TB Simatupang No.Kav. 1B, Ps. Minggu, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12520
    Telepon: 0812-9951-9072
    Jam buka: 10.00-21.00

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Menikmati Kuliner Indonesia dalam Kuil Kuno di Hotel Tugu Bali


    Canggu

    Dibalut dengan karya seni dan peninggalan sejarah yang megah. Hotel Tugu Bali menawarkan pengalaman bersantap di dalam kuil yang tak terlupakan.

    Berdiri sejak 1998, Hotel Tugu Bali yang berlokasi di tepi pantai Canggu, Bali, diisi dengan ribuan koleksi karya seni dan barang antik peninggalan sejarah yang dikurasi langsung oleh sang pemilik, Anhar Setjadibrata.

    Salah satu yang paling menarik perhatian adalah ruang makan bernama Bale Sutra 1706 yang berada di Hotel Tugu Bali. Ruang makan ini diisi dengan bangunan kuil kunoChina berusia lebih dari 318 tahun pada masa Kang Xi.


    Menikmati Kuliner Indonesia dalam Kuil Kuno di Hotel Tugu BaliMenikmati Kuliner Indonesia dalam Kuil Kuno di Hotel Tugu Bali Foto: detikFood

    Kuil ini nyaris dihancurkan pada tahun 1990-an, sebelum akhirnya dipindahkan lalu dipugar dan direkonstruksi secara kelseluruhan oleh Pak Anhar ke Hotel Tugu Bali. Kini kuil kuno penuh sejarah itu masih berdiri kokoh, dengan patung, ornamen hingga karya seni yang memanjakan mata setiap pengunjung.

    Bersantap di dalam Bale Sutra 1706 tentu menjadi pengalaman tak terlupakan. Pengunjung yang sudah memesan ruangan ini, bisa memesan makanan dari Ji Restaurant atau IWA Restaurant.

    Menikmati Kuliner Indonesia dalam Kuil Kuno di Hotel Tugu BaliMenikmati Kuliner Indonesia dalam Kuil Kuno di Hotel Tugu Bali Foto: detikFood

    Menu yang paling menarik ada ‘The Congklak Dishes of Indonesian Archipelago’. Menu ini merupakan versi nasi campur dari IWA yang menggunakan congklak sebagai wadah untuk menyajikan tempat makannya.

    Congklak merupakan permainan tradisional dari Jawa yang dimainkan di Asia Tengara, India sampai Srilanka. Konsep lubang-lubang kecil di atas congklak, digunakan untuk menaruh berbagai makanan sehingga setiap pengunjung yang memesan menu congklak bisa merasakan keberagaman kuliner khas Indonesia.

    Menikmati Kuliner Indonesia dalam Kuil Kuno di Hotel Tugu BaliMenikmati Kuliner Indonesia dalam Kuil Kuno di Hotel Tugu Bali Foto: detikFood

    Pilihan menu congklak ini ada empat dengan per porsi sekitar Rp 220.000++/ per orang minimal pemesanan untuk dua orang.

    Salah satunya ada menu Lumpia Pecinan Sayur, hidangan pembuka yang gurih renyah. Kemudian disusul dengan menu utama yaitu Rendang Kalam Wagyu, menggunakan daging wagyu yang dimasak dengan proses slow-cooked.

    Lalu ada Kare Ayam Asap dengan kuahnya yang kental sedap, di menu sayuran disajikan Cah Kangkung Ampenan sampai taburan Serundeng Kelapa Pesisir dengan aneka sambal seperti sambal matah, sambal lombok hingga sambal bajak. Semua menu ini sudah termasuk tiga pilihan nasi yaitu nasi merah, nasi kuning dan nasi putih.

    Menikmati Kuliner Indonesia dalam Kuil Kuno di Hotel Tugu BaliMenikmati Kuliner Indonesia dalam Kuil Kuno di Hotel Tugu Bali Foto: detikFood

    Selain penampilan makanan di congklak yang unik, semua rasanya tak mengecewakan. Ditambah pengunjung seakan masuk ke dalam mesin waktu. Menikmati makanan Indonesia di dalam kuil kuno yang klasik dan tak bisa ditemukan di manapun.

    Bale Sutra 1706 tersedia untuk acara makan yang lebih privat. Pilihan makanannya tak hanya menu Indonesia saja, tapi juga kuliner peranakan, hidangan Jepang dan masih banyak lagi.

    Untuk informasi seputar menu, harga hingga reservasi bisa langsung kunjungi web www.tuguhotels.com atau Instagram @tuguhotels.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Sego Oyek Ramesan Khas Kebumen yang Sedap Sehat


    Jakarta

    Tempat makan rumahan hidden gem di Cipete ini tawarkan menu unik yang lezat nan menyehatkan. Ada sego oyek asal Kebumen dengan lauk ramesan sedap ala rumahan.

    Makanan asli Indonesia pada dasarnya didominasi oleh plant based atau bahan nabati. Salah satu buktinya ialah kehadiran nasi oyek yang populer di Jawa Tengah sebagai asupan karbohidrat.

    Nasi oyek yang terbuat dari singkong ini dapat mengenyangkan sekaligus menjadi alternatif asupan yang lebih sehat. Di Jakarta ternyata ada tempat makan nasi oyek yang masih menjaga kelestarian makanan asli Indonesia.


    Namanya Nasi Oyek Bu Tini, walaupun posisinya bersembunyi pada jalan sempit tetapi popularitasnya tinggi. Banyak artis hingga food vlogger yang datang rela datang ke sini demi mencicipi nasi oyek dan lauk pauk ramesannya yang sedap.

    Detail Informasi
    Nama Tempat Makan Nasi Oyek Ibu Tini
    Alamat Jalan Cereme No.34, Cilandak Barat, Jakarta Selatan
    No Telp
    Jam Operasional

    Senin-Sabtu, 09.30 – 21.00 WIB

    Minggu Tutup

    Estimasi Harga Rp 20.000 – Rp 33.000
    Tipe Kuliner Tradisional
    Fasilitas
    • Makan di Tempat
    • Parkir Luas
    • Pesan Online
    • Bawa Pulang
    • dll

    Berbahan Singkong yang Menyehatkan

    Nasi oyek atau sego oyek berbeda dengan nasi yang berasal dari padi. Sego oyek merupakan olahan singkong yang telah dibersihkan kemudian direndam selama tiga hari hingga lunak, ditumbuk, direbus, dan dijemur secara alami di bawah matahari hingga kering sempurna.

    Proses pembuatan nasi oyek yang panjang ternyata menjadi alasan tak banyak produsen nasi oyek masa kini. “Bikinnya itu panjang, sekarang sudah jarang yang buat. Untungnya masih ada saudara saya di kampung yang jadi produsen oyek,” ujar Tini kepada detikcom (21/11) saat ditemui di warungnya.

    Nasi oyek kemudian akan didistribusikan dalam bentuk bulir beras bulat-bulat kecil yang sudah kering. Ketika hendak disajikan, nasi oyek lebih singkat pemasakannya daripada nasi putih.

    Pertama-tama oyek harus direndam selama satu jam untuk kembali melunakkan teksturnya. Kemudian cukup dikukus selama kurang lebih 20-25 menit hingga lembut dan tanak atau teksturnya seperti nasi.

    Nasi oyek secara kasat mata memiliki perbedaan terhadap nasi putih dan nasi porang, warnanya kuning keabu-abuan tidak putih susu atau transparan. Rasanya sendiri tidak memiliki ciri khas yang berbeda, rasanya tawar mirip nasi porang dan ketika dikunyah tak ada rasa manis yang keluar untuk menandakan berubahnya karbodhirat menjadi glukosa.

    Nasi Oyek Bu Tini: Sego Oyek Ramesan Khas Kebumen yang Sedap SehatSego oyek pada Nasi Oyek Ibu Tini dipasok langsung dari produsennya di Kebumen, Jawa Tengah. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Dipasok Langsung dari Kebumen

    Tini, selaku pemilik Nasi Oyek Ibu Tini, mengaku mendapatkan pasokannya dari Kebumen, Jawa Tengah. Di desa asalnya, banyak sanak saudara yang masih memproduksi oyek bahkan sampai dipasok ke berbagai kota besar di Jawa Tengah hingga Jakarta.

    Tini mengatakan tak ada jumlah atau waktu yang terjadwal untuk memesan nasi oyek dari Kebumen. Ia hanya menyesuaikan persediaan warungnya dan mengira-ngira jumlah yang hendak diminta berdasarkan ramainya pemesan nasi oyek.

    “Nggak tentu kapannya, yang penting kalau dikira sudah mau habis baru nanti telepon ke kampung. Minta dikirimi. Jumlahnya juga nggak tentu, tergantung ramai atau tidak. Ya pernah sampai 70 kilogram,” ucapnya.

    Makan sehat tetap enak dengan nasi oyek dan lauk ramesannya ada di halaman berikutnya.

    Paket Nasi Oyek Komplet

    Nasi Oyek Bu Tini: Sego Oyek Ramesan Khas Kebumen yang Sedap SehatPilihan paket yang komplet sudah memadukan nasi oyek dengan lauk pauk dan sambal juga lalapan sebagai pelengkap. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Nasi oyek yang disajikan oleh Tini tak bedanya seperti nasi putih biasa. Berbagai lauk pauk bisa disajikan untuk melengkapi, hanya hanya kadar gula dan kalori dari nasi oyek yang lebih rendah daripada nasi putih menjadi pembedanya.

    Tini menyajikan 3 paket nasi oyek yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan. Ada nasi oyek yang paling sederhana hingga nasi oyek dengan potongan daging kambing.

    Harga per paketnya dibanderol mulai dari Rp 20.000an-Rp 33.000. Ia mengungkapkan walaupun tak menggunakan beras tetapi kenaikan harga berdampak pada lauk pauk yang disajikan. Paket nasi oyek paling sederhananya hanya dilengkapi ikan asin, oseng nangka, lalapan dan sambal.

    Paket yang paling banyak dipesan ialah Paket 2 yang berisi nasi oyek atau nasi biasa, ayam goreng, oseng ikan asin, oseng nangka, lalapan dan sambal. Takaran lauknya cukup banyak ditambah potongan ayam dari satu ekor yang dibagi 6 cukup mengenyangkan.

    Sementara ada paket paling istimewa yaitu Paket 3 dengan isian nasi oyek, potongan daging kambing, oseng ikan asin, oseng nangka, lalapan dan sambal. Potongan daging kambingnya dimasak dengan bumbu kuning hingga empuk tanpa digoreng.

    Kadar serat yang tinggi pada nasi oyek membuat kami cukup hanya dengan menyantap satu porsi nasinya. Uniknya, rasa kenyang yang diberikan lebih ringan daripada nasi putih biasa.

    Lauk Pauk Ramesan Sedap ala Rumahan

    Nasi Oyek Bu Tini: Sego Oyek Ramesan Khas Kebumen yang Sedap SehatJika tak ingin menu pada pilihan paket, juga boleh memesan menu ramesan yang tak kalah enak. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Jika tak ingin menu paket, para pelanggan juga boleh memilih lauk pauk seperti ramesan yang tersedia pada etalasenya. Semua racikan makanan di sini dimasak langsung oleh Tini dengan bumbu ala rumahan.

    Untuk mencoba lauk ramesannya kami memesan nasi oyek, sambal, oseng ikan asin, telur dadar balado, lalapan dan tumis tempe kikil. Seporsi lengkap ini hanya dibanderol Rp 21.000 saja.

    Salah satu ciri khas dari Nasi Oyek Ibu Tini ini ada pada racikan sambalnya. Sambalnya memiliki perpaduan rasa pedas dan manis yang seimbang. Dijelaskan oleh Tini ia terlebih dahulu menggoreng bahan-bahan sambal ketika utuh sehingga hasilnya takkan terlalu berminyak.

    Tidak hanya rasa makanan yang terasa seperti masakan rumahan tetapi warung yang berlokasi di halaman teras rumah ini juga menguatkan kesan yang cozy. Apalagi jika datang sore hari, rasanya seperti bersantai di kebun rumah sambil menikmati makanan yang enak dan menyehatkan.

    Ingin tempat makan atau produk Anda direview oleh detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Ngeunahna Masakan Sunda yang Diantre Wargi Bandung


    Bandung

    Di Bandung ada tempat yang digandrungi sampai harus sabar antre di sini. Menu yang disajikan lauk pauk khas Sunda segar yang langsung diambil dari dapurnya.

    Sebagai tanah Sunda yang punya banyak makanan enak, di Bandung tak henti-hentinya bermunculan tempat makan khas Sunda. Salah satu yang sedang populer dan banyak digandrungi adalah Dumuk Bareto.

    Menghadirkan suasana pedesaan yang asri nan tenang, wargi Bandung dan para pelancong tetap bisa berada di tengah kota. Bangunan berupa saung hingga rumah gubuk juga menarik perhatian untuk sekadar bersantai sambil menunggu waktu makan siang.


    Selain suasananya yang menyenangkan, menu-menu yang dihadirkan juga tak kalah menggiurkan. Lauk pauk yang komplet hingga tiga jenis sambal segar dimasak langsung di dapur yang terjaga kebersihannya.

    Detail Informasi
    Nama Tempat Makan Dumuk Bareto
    Alamat Jl. Sukawangi No.1A, Gegerkalong,Sukasari, Kota Bandung.
    No Telp 0822-9550-3530
    Jam Operasional Setiap hari, 10.00 – 22.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 10.000 – Rp 50.000/porsi
    Tipe Kuliner Tradisional Sunda
    Fasilitas
    • Makan di Tempat
    • Area Parkir
    • Toilet
    • dll
    Dumuk BaretoDumuk Bareto hadirkan konsep dapur terbuka yang bersih nan higienis. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Konsep Open Kitchen ala Pedesaan

    Dumuk Bareto yang dalam bahasa Sunda berarti tempat tinggal zaman dahulu memiliki konsep yang unik. Sebagai rumah makan khas Sunda, tempat ini menghadirkan konsep dapur terbuka di mana para pelanggan dapat memilihsendiri makanannya dari dapur.

    Saat memasuki area Dumuk Bareto pertama-tama rasanya akan seperti disambut masuk ke sebuah pedesaan. Padahal lokasinya masih berada di kota Bandung. Saung-saung hingga bangunan utama berbentuk rumah kuno seolah memanggil untuk segera memasukinya.

    Konsep open kitchen atau dapur terbuka ini membiarkan para pelanggan dapat memilih makanan sendiri, menyerahkannya pada pegawai untuk digoreng, hingga menyesuaikan porsi makanannya sendiri. Hebatnya, walaupun memiliki konsep dapur terbuka tetapi Dumuk Bareto patut diacungi jempol atas kualitas kebersihannya.

    Seluruh permukaan lantai plester tampak mengilap, tak ada bau sama sekali, maupun lalat yang beterbangan mengganggu makanan. Aroma harum dari setiap lauk pauk yang tengah disiapkan semakin memancing nafsu makan.

    Antrean yang Mengular

    Dumuk BaretoJam makan siang menjadi waktu terpadat yang sebaiknya para pelanggan datang lebih dahulu agar mendapat tempat duduk. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Dumuk Bareto yang buka pukul 10.00 WIB setiap harinya selalu ramai diantre pengunjung. Datang tepat pada jam makan siang ketika sedang ramai-ramainya, calon pelanggan mungkin saja tidak disarankan untuk masuk ke dalam.

    Jangankan mengantre makanan, mendapatkan parkiran untuk kendaraan saja rasanya hampir mustahil saat sedang ramai. Salah satu tips yang bisa dilakukan untuk datang ke sini ialah datang lebih awal agar lebih mudah mendapatkan tempat duduk.

    detikfood yang mendatangi Dumuk Bareto pada Sabtu (23/11) melihat sendiri bagaimana kepadatan pelanggan yang terjadi secara signifikan. Sekitar pukul 11.00 WIB mulai banyak berdatangan rombongan keluarga yang tak henti.

    Bagi pelanggan yang hendak membawa rombongan dalam jumlah banyak, ada baiknya untuk memesan tempat jika tak ingin mengantre. Ketika sudah ramai, kunci utama untuk makan di sini adalah ekstra sabar.

    Lezatnya hidangan di Dumuk Bareto dapat disaksikan di halaman berikutnya.

    Suguhan ‘Warung’ Sebagai Pendamping

    Dumuk BaretoSelain dapur utamanya, ada juga warung pendamping yang sajikan camilan jadul dan tradisional. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Selagi menunggu Dumuk Bareto yang memiliki dapur utama buka, pelanggan juga boleh melipir ke ‘warung’ di sisi kanan (dari arah pintu masuk). Warung yang bentuk layaknya gubuk atau toko pada zaman dahulu dilengkapi kursi-kursi kayu di bawah pohon untuk memberikan kesan teduh pada pelanggan yang datang.

    Berbeda dengan dapur utama di Dumuk Bareto, warung buatan ini hanya menyajikan camilan dan makanan penutup. Misalnya seperti pisang goreng, uli dan tape, hingga bubur manis yang cocok untuk sarapan ringan maupun sebagai menu penutup setelah makan.

    Warung tersebut diberi nama Warung Ma Ukah yang juga menjajakan camilan ringan kemasan tempo dulu. Menurut para pelanggan yang sempat melipir ke sini sebelum ke dapur utama Dumuk Bareto rasanya seperti nostalgia di kampung halaman semasa kecil.

    Lauk Pauk yang Komplet

    Dumuk BaretoMenu makanan bergaya Sunda yang komplet terasa nikmat di sini. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Datang ke Dumuk Bareto tak perlu khawatir bosan atau merasa tak selera dengan lauk. Justru salah satu yang dikhawatirkan adalah khilaf untuk memilih semua lauk pauk komplet yang disajikan secara segar.

    Mulai dari jengkol, berbagai jenis ikan asin, ikan goreng, udang goreng, ayam goreng, ayam bakar, jeroan ayam, lalapan, tumis sayur, hingga berbagai jenis sambal tersedia lengkap di sini. Berbeda dengan warung makan khas Sunda, Dumuk Bareto menjadi salah satu dari sekian tempat makan yang menyajikan nasi merah dengan tekstur pulen.

    Aneka sate berupa usus dan paru yang telah diungkep dan dibacem digoreng garing hingga renyah dengan rasa yang gurih legit. Rasanya tak lengkap jika menikmati makanan Sunda tanpa ikan asin.

    Ikan asin yang dimasak dengan sambal dihidangkan dengan kaya rasa, perpaduan gurih, sedikit pedas, dan manis terasa seimbang. Ada juga berbagai pilihan sayuran seperti lodeh, sayur asam, tumis bunga pepaya hingga sayur daun singkong yang rasanya tak pahit sama sekali.

    Ayam bakar yang dihidangkan di sini menggunakan ayam kampung. Walaupun tak banyak dagingnya tetapi rasa bumbunya yang legit meresap hingga ke bagian tulang.

    Menu tutut juga menarik perhatian kami. Hidangan khas Sunda yang berasal dari olahan keong sawah ini sangat jarang ditemui di restoran atau tempat makan, rata-rata seadar dijajakan pada pedagang kaki lima.

    Harga yang Bersaing

    Dumuk BaretoSeporsi lauk pauknya dibanderol mulai dari Rp 10.000an saja tergantung jenis lauk yang dipilih. Foto: detikcom/Diah Afrilian

    Lengkapnya lauk pauk dengan rasa yang enak di sini diimbangi dengan harga yang masih masuk akal. Per porsi lauk pauknya dibanderol mulai dari Rp 10.000an tergantung jenis lauk yang diambil serta banyaknya porsi yang diinginkan.

    Sekilas porsi lauk pauk di sini tampak kecil, tetapi para pegawai yang membantu mengambilkan lauk untuk pelanggan akan memberikan jumlah yang cukup. Ditambah dengan beragamnya lauk pauk yang dipilih akan tetap terasa mengenyangkan.

    Selain menu makanan utama yang otentik ‘Sundaan’nya, ada juga minuman manis yang sayang dilewatkan. Es Dulang Indung yang royal isiannya dan tak terlalu manis cocok untuk membasuh mulut usai puas makan di sini.

    Perpaduan antara susu dan santan dilengkapi alpukat, kelapa, tape singkong atau peuyeum, cendol, mutiara, dan masih banyak lainnya. Untuk rasa yang paling maksimal, pastikan seluruh isian diaduk dengan sempurna sehingga rasanya tercampur merata.

    Ingin tempat makan atau produk Anda direview oleh detikfood? Kirim email ke foodreview@detik.com.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Pengalaman Bersantap Mewah ala Kerajaan Majapahit di Royal TUGUDOM


    Canggu

    Berbeda dengan pengalaman bersantap lainnya, di Hotel Tugu Bali menawarkan pengalaman makan ala Kerajaan Majapahit dengan pertunjukkan yang memukau. Ini deretan menunya.

    Berlibur ke Bali akhir tahun jangan lupa mampir ke Hotel Tugu Bali yang berada di tepi pantai Canggu. Hotel bintang lima yang sudah berdiri sejak 1998 ini tampil dengan ciri khas yang memadukan galeri seni hingga koleksi barang antik yang penuh sejarah.

    Salah satu yang paling menarik perhatian adalah rangkaian makan mewah yang diselenggarakan oleh Hotel Tugu Bali lewat ‘The Royal TUGUDOM’. Pengalaman bersantap ini mengajak setiap tamu untuk kembali ke masa lampau, di era ekspedisi Raja Hayam Wuruk dari Kerajaan Majapahit di beberapa daerah termasuk Bali.


    Pengalaman Bersantap Mewah ala Kerajaan Majapahit di Royal TUGUDOMPengalaman Bersantap Mewah ala Kerajaan Majapahit di Royal TUGUDOM Foto: detikFood

    Mengusung konsep teatrikal, sebelum menyantap makanan ala Kerajaan Majapahit, tamu akan disambut dengan pertunjukan tari dan parade kerajaan yang kaya akan sejarah dan pastinya tidak bisa ditemukan di manapun.

    Pengalaman bersantap semakin menarik karena ‘The Royal TUGUDOM’ ini digelar di dalam Bale Puputan. Ruang makan dengan koleksi seni yang bersejarah ini didedikasikan untuk Perang Puputan sebagai penghargaan ke pahlawan Bali yang mengorbankan nyawa mereka selama perang sampai titik darah penghabisan.

    Pengalaman Bersantap Mewah ala Kerajaan Majapahit di Royal TUGUDOMPengalaman Bersantap Mewah ala Kerajaan Majapahit di Royal TUGUDOM Foto: detikFood

    Hampir semua area di ruang makan ini dipenuhi oleh barang peninggalan bersejarah dari Perang Puputan. Nuansa tradisional yang antik dan mewah seolah menyatu dengan acara makan ‘The Royal TUGUDOM’.

    Menu makanan yang ditawarkan cukup beragam seperti Jukut Kelor Urapan Muntis Kesiman yang disajikan sebagai menu pembuka. Kemudian untuk menghangatkan tubuh ada Sup Iga Sapi yang berempah, di menu makanan utama ada hidangan Bebek Betutu Karangasem yang dipanggang di oven kayu selama 12 jam lebih.

    Pengalaman Bersantap Mewah ala Kerajaan Majapahit di Royal TUGUDOMPengalaman Bersantap Mewah ala Kerajaan Majapahit di Royal TUGUDOM Foto: detikFood

    Tak ketinggalan menu unik tradisional seperti Pesan Be Pasih Metambus Belimbing Buluh Lawar Klungah. Sekilas tampilannya seperti otak-otak, namun olahan lawar ikan ini rasanya sangat gurih dan lezat campuran dari santan kelapa muda hingga rempah seperti lengkuas.

    Pengalaman Bersantap Mewah ala Kerajaan Majapahit di Royal TUGUDOMPengalaman Bersantap Mewah ala Kerajaan Majapahit di Royal TUGUDOM Foto: detikFood

    Lalu ada menu Jukut Penyon Udang Bebadungan yang tak kalah menarik. Sampai hidangan pelengkap seperti Kacang goreng, kerupuk udang, hingga pilihan nasi merah dan nasi kuning.

    Pengalaman makan ala Kerajaan Majapahit ini ditutup dengan sobet manis yang terinspirasi dari es puter kelapa.

    Pengalaman Bersantap Mewah ala Kerajaan Majapahit di Royal TUGUDOMPengalaman Bersantap Mewah ala Kerajaan Majapahit di Royal TUGUDOM Foto: detikFood

    Semua menu makanan hingga pertunjukkan menarik ini bisa didapatkan dengan harga Rp 1,331,000++, dengan minimum pemesanan untuk dua orang. Pemesanannya minimal dua hari sebelum tanggal kedatangan. Untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan bisa email bali@tuguhotels.com atau hubungi nomor +6281337020904.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Lontong Medan Alay, Menu Sarapan Legendaris nan Sedap di Pasar Puri


    Jakarta

    Di Pasar Puri Indah, Jakarta Barat ada tempat sarapan legendaris. Menunya lontong sayur khas Medan yang dibuat pakai resep turun temurun tiga generasi.

    Pasar Puri Indah berlokasi di kawasan Kembangan, Jakarta Barat. Pasar tradisional tersebut kini telah bertransformasi, tidak hanya menjual kebutuhan pokok tetapi jadi destinasi kuliner.

    Di sini, ada satu tempat sarapan yang sayang dilewatkan. Bernama Lontong Medan Alay yang berdiri tahun 1970-an. Meski tampak sederhana, cita rasanya mampu memikat pelanggan dari berbagai generasi.


    Menu andalannya, lontong sayur Medan dengan kombinasi sayur basah, sayur kering, dan topping lezat. Legendarisnya tempat ini tak lepas dari perjuangan panjang menjaga kualitas dan rasa.

    Detail Informasi Lontong Medan Alay
    Nama Tempat Makan Lontong Medan Alay
    Alamat Pasar puri indah blok kj.11 jakarta barat Jakarta, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 11610
    No Telp 0857-9191-7878
    Jam Operasional 05.00
    14.00
    Estimasi Harga Rp 32.000 per porsi
    Tipe Kuliner Makanan khas Medan
    Fasilitas

    1. Usaha Tiga Generasi

    Lontong Medan AlayPaul, generasi ke-3 pemilik Lontong Medan Alay. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Tak sekadar tempat sarapan, Lontong Medan Alay ternyata menyimpan kisah panjang keluarga. Paul, pemilik saat ini, meneruskan resep legendaris yang telah ada sejak tahun 70-an.

    “Kebetulan Lontong Medan Alay ini sejak dari tahun 70, tapi di Pasar Puri kita 98 baru buka, ujar Paul kepada detikcom saat ditemui di kiosnya di Pasar Puri Indah (25/9).

    Di Pasar Puri, kios Lontong Medan Alay ini baru buka sejak 1998. Meskipun begitu, Lontong Medan Alay sudah dikenal luas karena keaslian resepnya yang diwariskan turun temurun.

    2. Resep Turun Temurun

    Kuliner di Pasar Puri Indah.Lontong Medan Alay menggunakan resep turun temurun. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Ia menceritakan bagaimana resep ini diwariskan dari nenek ke ayah, lalu akhirnya sampai ke tangannya. Setiap generasi menjaga cita rasa menu khas Medan tanpa kehilangan keaslian.

    Tidak hanya soal resep, nama ‘Alay’ juga punya cerita tersendiri. Branding ini lahir dari generasi ayah Paul dan menjadi identitas unik yang melekat hingga kini.

    Setiap bahan dan bumbu dijaga sesuai tradisi turun temurun. Setiap generasi menambahkan sentuhan kecil tanpa mengubah cita rasa asli dan masih konsisten hingga saat ini.

    3. Keistimewaan Lontong Sayur Medan

    Lontong Medan AlayLontong Medan Alay seharga Rp 12.000. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Sekilas, lontong sayur Medan serupa dengan lontong sayur pada umumnya. Perbedaannya ada pada kondimen 3 jenis sayur basah yang disajikan, yakni lodeh, nangka, dan tauco.

    Selain itu, ada tiga sayur kering, yakni tempe, kacang, dan kentang. Pelanggan bisa menambah lauk tambahan seperti telur, ayam balado, dendeng, atau rendang daging dan rendang sapi.

    Harga seporsinya Rp 32.000. “Kombinasi sayur basah, kering, dan topping membuat rasa lebih kaya. Ini yang membedakan dari lontong sayur biasa,” ujar Paul.

    Rasanya perpaduan antara gurih dan sedikit manis. Sayur labu yang dicampur dengan santan tidak terlalu ‘berat’, tetapi tetap medhok rasanya. Lontongnya harum dan teksturnya lembut.

    4. Uniknya Rendang Gaya Medan

    Lontong Medan AlayNasi Campur Medan. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Selain itu, juga ada Nasi Campur Medan seharga Rp 32.000 per porsi. Seporsinya disajikan dengan tempe orek kacang, kentang mustofa, ikan asin, sambal, dan lauk pilihan.

    Untuk lauknya bisa pilih rendang gaya Medan. Sekilas terlihat sama, berwarna kecoklatan dan harum rempah. Teksturnya pun sama-sama empuk. Namun untuk rasanya lebih cenderung manis.

    Lontong Medan AlayRendang gaya Manado yang lebih manis rasanya. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Selain itu, ada pilihan ayam balado yang empuk, gurih, dan sensasi pedas yang menggigit. Kios ini juga memiliki menu berupa jajanan pasar, seperti cenil dan lupis yang disajikan dengan gula merah.

    Lebih lanjut, Paul mengatakan memiliki menu spesial yang hanya dikeluarkan setiap akhir pekan saja.

    5. Bisa Terjual Ratusan Porsi

    Lontong Medan AlayKios ini juga menawarkan jajanan pasar, seperti cenil dan lupis Foto: detikcom/Riska Fitria

    Lontong Medan Alay buka sejak pukul 05.00 dan selalu jadi pilihan sarapan. Kiosnya selalu ramai hingga sore hari. Namun jika ingin pilihan lauk lengkap bisa datang di pagi hari.

    “Dalam sehari masing-masing menu bisa habis sekitar 70-100 porsi ya. Masih-masih menu segitu,” tutur Paul.

    Paul menekankan kualitas tetap dijaga, meski permintaan tinggi. Pelanggan datang bukan hanya untuk makan, tapi merasakan tradisi yang dijaga keluarga.

    Sebelumnya, Lontong Medan Alay memiliki beberapa cabang, seperti di Electronic City Sudirman, Pasar Petojo, dan ITC Mangga II. Namun karena keputusan keluarga dan lain hal, kini hanya berfokus di Pasar Puri Indah.

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Di Pasar Puri Indah Ada Kedai Kopi Uncle Cun Autentik Kalimantan Barat


    Jakarta

    Kedai kopitiam di Pasar Puri Indah ini tawarkan cita rasa khas Kalimantan Barat. Dari kopi robusta hingga bakmi kepiting, menu autentik yang disajikan di sini layak dicoba.

    Di tengah hiruk pikuk Pasar Puri Indah, ada satu kedai yang mencuri perhatian. Namanya Kedai Kopi Uncle Cun, tempat nongkrong sederhana dengan aroma kopi khas Kalimantan Barat yang menggugah selera.

    Buat pencinta kuliner yang suka eksplorasi rasa autentik, kedai ini bisa jadi destinasi menarik. Menu tradisionalnya membawa nuansa nostalgia dari Bumi Borneo.


    Tak hanya kopi, pengunjung juga bisa mencicipi bakmi kepiting dan kwetiau goreng seafood. Semua disajikan hangat, dengan cita rasa khas rumahan yang bikin betah.

    Detail Informasi Kedai Uncle Cun
    Nama Tempat Makan Kedai Uncle Cun
    Alamat Pasar Puri Indah K14, Jl. Puri Indah Raya No.1, RT.1/RW.6, South Kembangan, Kembangan, West Jakarta City, Jakarta 11610
    No Telp 0851-0612-1993
    Jam Operasional 06.00
    14.00
    Estimasi Harga Mulai Rp 17.000
    Tipe Kuliner Kopitiam dan makanan khas Kalimantan Barat
    Fasilitas

    1. Cita Rasa Kalimantan Barat yang Berawal di Solo

    Kedai Kopi Uncle Cun.Kedai Kopi Uncle Cun. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Kedai Kopi Uncle Cun berdiri sejak 2013 di Solo. Sejak awal, kedai ini sudah dikenal dengan suasana hangat dan menu khas Kalimantan Barat.

    “Awal ke Jakarta memang langsung buka di sini (Pasar Puri Indah),” ujar Hendrik, sang pemilik. Ia membangun kedai ini dari nol, dengan semangat membawa cita rasa kampung halaman ke kota perantauan.

    Selama lebih dari satu dekade, kedai ini menjadi tempat singgah bagi pencinta kuliner Pontianak autentik. Hendrik pun bangga karena banyak pelanggan yang datang kembali untuk menikmati rasa khasnya.

    2. Dari Dunia Perhotelan ke Dunia Kuliner

    Kedai Kopi Uncle Cun.Kedai Kopi Uncle Cun memiliki area dine in. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Hendrik bukan sosok baru dalam dunia pelayanan. Sebelum membuka kedai, ia sempat menempuh pendidikan di jurusan perhotelan.

    “Dulunya memang saya pernah kuliah perhotelan, jadi ada ilmu masak yang saya pelajari,” jelasnya. Pengalaman itu menjadi bekal berharga dalam mengelola usaha makanan dan minuman.

    Ia tidak hanya memikirkan rasa, tapi juga kenyamanan pengunjung. Setiap detail di kedainya dibuat rapi, dari dapur hingga penyajian.

    3. Sajian Khas Kalimantan Barat

    Kedai Kopi Uncle Cun.Kedai Kopi Uncle Cun menawarkan kwetiau seafood. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Menu di Kedai Kopi Uncle Cun menggoda siapa pun yang datang. Ada bakmi kepiting, kwetiau goreng seafood, dan tentu saja kopi robusta Kalimantan Barat.

    “Kopinya 100% robusta dari Kalimantan Barat, kita beli langsung dari sana,” kata Hendrik. Tak heran aroma kopinya begitu kuat dan khas.

    Selain itu, semua menu disesuaikan agar halal tanpa mengurangi cita rasa aslinya. “Biasanya ada yang tidak halal, tapi di sini semuanya sudah disesuaikan,” tambahnya.

    4. Mulurnya Bakmi Kepiting hingga Roti Kaya

    Kedai Kopi Uncle Cun.Kedai Kopi Uncle Cun menawarkan roti panggang. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Seporsi Bakmi Kepiting di sini dibanderol Rp 40.000. Porsinya banyak, mienya menggunakan mie kecil keriting. Kemudian, disajikan dengan daging kepiting, ayam, bakso ikan, dan kerupuk pangsit.

    Mienya dimasak dengan tingkat kematangan yang pas. Teksturnya kenyal dan terasa mulur. Rasanya gurih, dengan aroma seafood yang khas. Makin enak ketika diguyur kuah kaldu yang ringan dan gurih.

    Kwetiau Seafood seharga Rp 40.000 pun bisa jadi pilihan yang tak kalah lezat. Teksturnya kenyal, rasanya dominan manis, dan ada aroma smokey yang khas dari wok.

    Kondimennya lengkap disajikan dengan udang, telur orak-arik, tauge, bakso ikan, dan sawi. Untuk camilannya bisa pilih Roti Panggang Kaya seharga Rp 16.000 yang renyah dan manis. Minumannya tersedia es Milo seharga Rp 17.000.

    5. Menjaga Kualitas dengan Peralatan Dapur Food Grade

    Kedai Uncle Cundapur di Kedai Uncle Cun Foto: detikcom

    Tak hanya rasa, Hendrik juga memprioritaskan kebersihan. Semua peralatan di dapurnya berbahan stainless steel yang sudah food grade. Ia mengganti perlengkapan dapur tersebut secara bertahap.

    “Itu diganti pelan-pelan, supaya lebih bersih dan enak dibersihin aja,” ujarnya. Langkah kecil ini mencerminkan komitmennya menjaga kualitas.

    Baginya, usaha kuliner bukan hanya soal keuntungan. “Yang penting pengunjung puas dan bisa ngerasain rasa asli Kalimantan Barat,” tutup Hendrik dengan senyum.

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Renyah Nikmat! Pastel Legendaris Rp 2 Ribuan yang Diproduksi di Gang Jakarta


    Jakarta

    Dikenal legendaris, pastel di sini punya tekstur kulit yang renyah dan gurih. Jajanan pastel favorit warga Jakarta ini dalam sehari bisa diproduksi ribuan buah!

    Pastel tak sekadar camilan biasa, tapi juga bagian dari budaya jajanan pasar di Jakarta. Tekstur kulitnya yang garing dan isiannya yang lezat membuatnya digemari semua kalangan.

    Salah satu yang paling terkenal adalah Pastel Gang Pelukis. Usaha yang berada di gang di kawasan Mampang, Jakarta Selatan ini terkenal legendaris puluhan tahun.


    Pastelnya disebut berbeda dengan yang lain karena tekstur pada kulitnya. Selain pastel klasik, mereka juga menyediakan jajanan lain seperti lemper, sus, hingga kue talam.

    Berikut ini fakta menarik tentang Pastel Gang Pelukis:

    1. Sejarah dan Awal Usaha Pastel Gang Pelukis

    Pastel Gang PelukisPastel Gang Pelukis Foto: detikcom/Riska Fitria

    Pastel Gang Pelukis berdiri sejak 1989. Artinya kini sudah berjalan 36 tahun. Lokasinya tetap di area yang sama sejak awal berdiri yaitu di Gang Pelukis, Jalan Mampang Prapatan V Mampang Prapatan V.

    “Pastel itu berdiri dari 1989, berarti untuk saat ini sudah 36 tahun berjalan,” ujar Budi Santoso, anak pertama pemilik.

    Popularitasnya menyebar dari mulut ke mulut, terutama saat warga sekitar mengadakan acara keagamaan. Strategi sederhana ini membuat pastel jadi terkenal tanpa promosi besar-besaran.

    2. Resep dan Keistimewaan Pastel

    Pastel Gang Pelukis.Isian pastelnya. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Resep pastel di sini bukan turun-temurun, melainkan ide murni yang kebetulan dari sang ayah. “Pertama yang bikin itu bapak, jadi ide dari bapak aja secara kebetulan saat itu,” kata Budi.

    Keistimewaan pastel ada pada kulitnya yang garing dan renyah, tetap konsisten hingga kini. Selain kulit renyah, isi pastel tetap lezat dan sederhana.

    Rasa klasik ini membuat pelanggan kembali lagi. Rasanya gurih dan berempah pada isiannya. Semakin enak ketika dimakan dengan cocolan saus kacang yang gurih dan pedas.

    3. Produksi dan Tim Karyawan

    Pastel Gang Pelukis.Suasana produksi Pastel Gang Pelukis. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Dalam sehari, pastel Gang Pelukis bisa terjual hingga 6 ribu buah, bahkan lebih saat ada pesanan besar. Tim produksi ada sekitar 11 orang. Mereka setiap hari untuk menjaga kualitas.

    Saat detikFood mengunjungi rumah produksinya (13/10), terlihat setiap karyawan terbagi atas tugasnya. Ada yang mulai mengupas kentang, memilin adonan, mengisi adonan, dan menggoreng.

    “Karyawannya kalau full team ada 11 orang. Demi menjaga kualitas, satu hari ya sudah, nggak dihangatkan lagi,” jelas Budi.

    4. Ragam Jajanan dan Harga

    Pastel Gang PelukisRagam Jajanan dan Harga. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Harga satu pastel sekitar Rp2.000, minimal pembelian online 20 buah. Selain pastel, ada berbagai jajanan lain seperti lemper, kue talam, soes, dan cintik manis.

    “Ada minimal pembelian, mungkin kalau yang di online itu 20 pcs. Satu buahnya rata-rata di kita itu 2 ribuan,” jelas Budi.

    Jajanan bisa dibeli langsung di rumah produksi atau bisa juga via GoFood, ShopeeFood, dan WhatsApp. Pastel Gang Pelukis buka setiap hari dari pukul 13.00 sampai 18.00.

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Ngidam Bakmi? Ini 7 Bakmi Ayam Kampung Andalan di Jakarta


    Jakarta

    Berburu bakmi ayam kampung yang enak dan legendaris cukup mudah, terutama di Jakarta dan sekitarnya yang dikenal sebagai gudangnya bakmi enak. Berikut rekomendasinya!

    Sajian sederhana berupa mie kenyal, potongan ayam kampung rebus, dan kuah kaldu gurih ini memang punya tempat tersendiri bagi para penggemar bakmi.

    Meski menunya mirip, tapi setiap kedai bakmi ayam kampung selalu menawarkan karakter rasa berbeda. Mulai dari bakmi karet yang tebal hingga topping ayam kampung dengan aroma khas yang sulit untuk dilewatkan.


    Beberapa kedai bahkan sudah berdiri puluhan tahun dan tetap dipadati pelanggan setiap pagi. Berikut 7 tempat makan bakmi ayam kampung di Jakarta hingga Tangerang yang menarik untuk dikunjungi!

    1. Bakmi Ayam Kampung Aat

    Bakmi Ayam Kampung Andalan di Jakarta dan SekitarnyaBakmi Ayam Kampung Andalan di Jakarta dan Sekitarnya Foto: @stellachubby

    Di kawasan Kosambi Baru, Cengkareng, Bakmi Ayam Kampung Aat menjadi salah satu tujuan utama pencinta bakmi ayam kampung. Kedai ini selalu dipadati pelanggan, terutama saat sarapan dan makan siang.

    Bakmi karet menjadi jenis mie andalan yang digunakan, disajikan bersama potongan ayam kampung rebus yang bisa dipilih sesuai selera, apakah bagian paha atau dada. Kuah kaldunya yang pekat berasal dari rebusan ayam kampung sehingga memberikan aroma gurih yang kaya.

    Dengan harga mulai Rp 32.000, pelanggan juga dapat menambah ati ampela, bakso, hingga pangsit rebus. Rasanya yang konsisten serta porsinya yang mengenyangkan membuat kedai ini digemari warga sekitar maupun pengunjung dari luar kawasan.

    2. Bakmi Ayam Alok

    Bakmi Ayam Kampung Andalan di Jakarta dan SekitarnyaBakmi Ayam Kampung Andalan di Jakarta dan Sekitarnya Foto: @doyanbakmie

    Bakmi Ayam Alok merupakan salah satu bakmi ayam kampung legendaris yang berdiri sejak 1978 dan kini memiliki banyak cabang di Jakarta serta Tangerang. Cabang teramai berada di Kebon Jeruk, yang hampir selalu penuh sejak pagi hingga tutup pukul 15.00.

    Ciri khasnya terletak pada potongan ayam kampung rebus yang lembut dan gurih, dipadukan dengan bakmi karet tebal yang kenyal. Bakmi disajikan bersama kuah kaldu ayam yang kaya cita rasa.

    Untuk menyesuaikan selera, kedai ini menyediakan porsi setengah, satu porsi penuh, hingga satu setengah porsi dengan harga mulai Rp 40.000. Porsi mie yang melimpah serta rasa yang konsisten membuat Bakmi Alok tetap menjadi favorit hingga kini.

    3. Bakmi Ayam H. Ahok

    Gurih Alami Bakmi Ayam Kampung Racikan Pak Ahok, Pakai Kaldu MurniGurih Alami Bakmi Ayam Kampung Racikan Pak Ahok, Pakai Kaldu Murni Foto: detikFood

    Di kawasan Duri Kosambi, Jakarta Barat, terdapat Bakmi Ayam H. Ahok, salah satu kedai bakmi ayam kampung yang ramai diserbu sejak pagi. Kedai ini terkenal karena menggunakan bakmi karet yang kenyal dengan tekstur berminyak yang pas.

    Potongan ayam kampungnya disajikan dalam porsi royal dan memiliki aroma smoky yang menggugah selera. Satu porsi bakmi lengkap dengan tiga pangsit rebus dibanderol Rp 40.000.

    Keunggulan lain dari kedai ini adalah penggunaan mie buatan sendiri yang dibuat segar setiap hari, sehingga kualitas rasa dan tekstur tetap terjaga.

    4. Bakmi Ayam Asui

    Dari Gerobak Kecil, Bakmi Asui Kini Jadi Legenda Bakmi Ayam Kampung di Jakarta BaratDari Gerobak Kecil, Bakmi Asui Kini Jadi Legenda Bakmi Ayam Kampung di Jakarta Barat Foto: detikFood

    Bakmi Asui menjadi salah satu bakmi ayam kampung tertua di Jakarta karena sudah beroperasi sejak 1958. Kedai ini buka sejak pukul 06.00, sehingga kerap menjadi pilihan sarapan bagi banyak pelanggan setianya.

    Bakmi buatan Asui dikenal memiliki tekstur kenyal dengan bumbu yang meresap, disajikan bersama topping yang melimpah seperti ayam kampung, ati, ampela, hingga telur muda. Kuah kaldunya yang gurih semakin menonjolkan cita rasa khas bakmi ayam kampung.

    Harga seporsinya Rp 50.000 untuk bakmi biasa dan Rp 85.000 untuk varian spesial. Selain di Jakarta Barat, Bakmi Asui juga memiliki cabang di Cempaka Putih dan Tanjung Duren sehingga mudah diakses para pencinta bakmi.


    5. Bakmi Ayam Kampung Ipul

    Berada di kawasan Villa Melati Mas, Tangerang, Bakmi Ayam Kampung Ipul menjadi salah satu kedai yang banyak direkomendasikan warga sekitar. Kedai ini dapat menjual hingga 180 mangkuk per hari karena tingginya permintaan. Bakmi ayam kampungnya dikenal karena potongan dagingnya yang juicy dan disajikan dalam porsi besar.

    Pelanggan dapat memilih bagian dada atau paha, lengkap dengan kulit ayam kampung yang kenyal. Cita rasa gurihnya berasal dari kaldu ayam kampung yang pekat, menjadikannya pilihan favorit untuk sarapan maupun makan siang.

    Dengan harga mulai Rp 30.000, kedai ini menawarkan bakmi ayam kampung dengan kualitas rasa yang stabil dan memuaskan.

    6. Bakmi Ationg

    Bakmi Ayam Kampung Andalan di Jakarta dan SekitarnyaBakmi Ayam Kampung Andalan di Jakarta dan Sekitarnya Foto: Site Culinary/Visual

    Bakmi Ationg yang berlokasi di Sunrise Garden, Jakarta Barat, menjadi pilihan bagi pencinta bakmi ayam kampung halal. Di sini, bakmi disajikan dengan topping ayam kampung rebus suwir yang melimpah, ditambah irisan daun bawang dan sawi yang menambah kesegaran.

    Tekstur bakminya kenyal dengan rasa gurih yang seimbang dari bumbunya. Bagi pelanggan yang ingin variasi, tersedia tambahan pangsit, bakso ikan, bakso goreng, serta menu lain seperti bihun ayam, nasi tim, hingga siomay.

    Semua hidangan menggunakan bahan halal sehingga aman dinikmati semua kalangan. Kedai ini menjadi favorit warga sekitar yang mencari bakmi ayam kampung dengan rasa ringan namun tetap kaya cita rasa.

    7. Bakmi Rudy

    Terakhir ada Bakmi Rudy di kawasan Fatmawati yang dikenal sebagai salah satu kedai yang ahli menyajikan bakmi ayam kampung dengan beragam pilihan jenis mie.

    Sajian bakminya menggunakan bakmi karet buatan sendiri yang memiliki tekstur kenyal dan mampu menyerap bumbu dengan baik. Potongan ayam kampung disajikan tebal dan melimpah sehingga memberikan pengalaman makan yang memuaskan. Pelanggan juga dapat menambah topping seperti bakso rebus atau uritan untuk variasi rasa.

    Dengan harga mulai Rp 35.000 per porsi, Bakmi Rudy menjadi tempat yang cocok untuk menikmati bakmi ayam kampung yang lengkap, hangat, dan mengenyangkan.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com