Tag: makanan viral di jakarta

  • Antre 1 Jam Demi Cicip Chicken Tender Saus Chili Mayo


    Jakarta

    Gerai makanan ini viral karena menawarkan chicken tender dengan saus chili mayo. Selain enak, harga yang terjangkau juga membuat Gerai ini diantre panjang oleh pembeli.

    Terdapat beberapa tenant makanan yang kini bisa ditemui di RTH (Ruang Terbuka Hijau) Unika Atma Jaya Jakarta. Salah satu yang baru buka adalah gerai Little Olie.

    Gerai yang baru buka kurang lebih seminggu ini sudah berhasil menarik perhatian banyak orang. Terutama anak kampus dan pekerja kantoran di sekitar Semanggi.


    Little Olie menawarkan hidangan chicken tender atau daging dada ayam yang bisa dinikmati dengan nasi atau kentang. Uniknya, ada tiga racikan saus spesial yang menjadi pelengkap.

    Penasaran dengan kenikmatan Little Olie, detikFood pun memyambangi Little Olie untuk mencicipi langsung makanan tersebut.

    Berikut pengalaman kami!

    1. Chicken tender dengan saus spesial

    Begini tampilan menu chicke tender dan pelenkap lain yang ditawarkan Oliie.Begini tampilan menu chicke tender dan pelenkap lain yang ditawarkan Oliie. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Makanan yang ditawarkan berupa olahan ayam tanpa tulang yang digoreng dengan tepung atau biasa disebut chicken tender.

    Ayam goreng ini bisa dibeli satuan (ala carte) dengan harga mulai dari Rp 10.000 atau per paket.

    Terdapat dua jenis paket yang bisa dipilih, yaitu Olie Set Duo (Rp 29.000) dan Olie Set Trio (Rp 38.000). Isian kedua paket mirip, terdiri dari nasi putih, chicken tender, Olie signature sauce, dan coleslaw. Hanya jumlah chicken tendernya yang berbeda.

    oliBergaya restoran cepat saji yang proses pemesanannya di kasir langsung. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Oiya, menariknya jika pesan menu paket, pelanggan sudah dapat air mineral 1,5 liter.

    Selain ayam, mereka juga punya menu pelengkap seperti Mozza Chunk hingga Cheesy Mac Pops.

    Pilihan minumannya juga beragam, mulai dari kopi dan non-kopi, seperti Rose Snow Jasmine Tea atau Matcha Berry Latte.

    2. Konsep kafe dengan antrean sampai satu jam

    oliKonsep gerai yang mirip dengan kafe. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Konsepnya tidak seperti restoran cepat saji pada umumnya. Little Olie mengusung konsep modern casual dining dengan sentuhan natural dan minimalis. Dibuat seperti kafe yang terkesan lebih santai dan nyaman.

    Perpaduan warna interior hijau dan pink juga membuat restoran ini lebih cerah dan estetik.

    Tersedia berbagai jenis tempat duduk. Meja panjang untuk rombongan besar dan meja kecil untuk pasangan atau individu.

    Meskipun areanya cukup luas dan bisa menampung kurang lebih 50 orang, tetapi animo besar membuat pelanggan perlu antre.

    Kami menyambangi gerai Olie pukul 18.34 dan antrean ya sudah sangat panjang. Bahkan, pegawai perlu menutup antrean lebih awal karena takut persediaan makanan tidak mencukupi.

    oliBegini tampilan antrean gerai Olie saat detikfood sambangi. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Antrean dibagi menjadi dua yaitu untuk makan langsung di tempat dan take away atau bawa pulang. Antrean take away prosesnya jauh lebih cepat daripada dine in. Sehingga pengunjung yang ingin membeli tetapi takut kehabisan, sebaiknya pesan take away saja.

    Namun, tetap kami perlu menunggu kurang lebih satu jam sampai pesanan siap. Sebab, mereka mengklaim semua menu makanan, saus, dan sayuran dibuat fresh sehingga membutuhkan waktu dalam menyiapkan makanan.

    Kenikmatan chicken tender bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    3. Nikmatnya Chicken tender juicy dengan nasi harum

    oliPaket nasi ayam dengan nasi olive yang harum. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    detikFood memesan dua paket Olie Set Trio dengan pilihan nasi dan saus berbeda.

    Paket pertama disajikan dengan olive rice yang dikenakan tambahan biaya Rp 11.000) dan saus Olie Signature. Paket kedua disajikan dengan nasi putih biasa dan saus Cheese Jalapeno.

    Ukuran chicken tendernya menurut kami cukup besar dan berdaging tebal, kurang lebih panjangnya mencapai 15 cm. Dibalut dengan semacam tepung panko tipis yang teksturnya tidak begitu renyah.

    Meskipun menggunakan bagian dada ayam, tetapi dagingnya masih lembut, juicy, dan tidak kering.

    oliBagian dalam daging chicken tender yang masih lembut juicy. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Kalau dimakan tanpa saus menurut kami rasanya kurang enak karena ayamnya seperti tidak berbumbu alias hambar.

    Dimakan dengan cocolan saus jadi lebih nikmat. Saus Olie Signature cocok joust yang suka pedas. Terdiri dari campuran mayones dengan chili oil. Rasanya menurut lebih didominasi rasa gurih dengan sentuhan pedas chili oil yang masih bisa ditolerir.

    oliDua saus spesial, yaitu olie signature dan cheesy jalapeno. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Justru lebih enak saus cheesy jalapenonya. Perpaduan keju manis milky bertemu dengan irisan jalapeno yang pedas, manis, asam menciptakan rasa kompleks yang pas di lidah.

    Olive rice juga membuat kenikmatannya bertambah. Nasinya pulen, tetapi tidak lengket, dengan irisan zaitun yang membuatnya menjadi harum. Rasanya juga gurih ringan dengan sentuhan minyak wijen khas.

    4. Mozza Chunck hingga Rose Snow Jasmine Tea sebagai pelengkap

    Menu lain yang bisa dicoba yaitu Mozarella Chunk (Rp 29.000). Berupa mozarella yang digoreng dengan tepung.

    Mozarella ini sebaiknya langsung dimakan saat masih panas supaya bisa merasakan sensasi keju meleleh.

    oliMozarella yang digoreng dengan tepung. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Sebab, jika didiamkan terlalu lama, kejunya akan mengeras seperti yang kami cicipi. Untungnya kami masih bisa merasakan kenikmatan keju mozarella yang gurih dan manis milky dengan tepung masih renyah.Kejunya juga jauh lebih tebal dibandingkan tepungnya, sehingga makannya lebih puas.

    Selain menikmati camilan, bisa pesan variasi minuman unik yang ditawarkan Olie. Pilihannya sangat lengkap, seperti minuman di kafe. Mulai dari berbagai variasi kopi dan non kopi.

    Untuk menghilangkan rasa seret di tenggorokan, kami sarankan mencoba minuman Olie Margarita (Rp 25.000).

    oliDua minuman pelengkap yang manis menyegarkan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Semacam lemon tea dengan rasa teh yang tidak begitu pekat. Ketika diseruput, muncul rasa manis disusul rasa asam menyegarkan. Minuman ini juga disajikan dengan beberapa buah zaitun utuh yang menambah sensasi sedikit pahit.

    Kalau mau yang agak berbeda, bisa pesan Rose Snow Jasmine Tea (Rp 25.000). Tercium aroma harum dari perpaduan bunga mawar dan teh melati.

    Pertama diseruput, rasa teh melatinya cukup kuat, disusul dengan rasa asam menyegarkan yang menurut kami hadir dari tambahan yakult. Barulah di bagian paling atas pelanggan bisa merasakan sensasi krim manis dengan sentuhan aroma mawar ringan.

    Olie Jakarta lokasi tepatnya ada di Jl. Jend. Sudirman No.51, Karet Semanggi, Kecamatan Setiabudi, Kota Jakarta Selatan. Buka setiap hari pukul 09.00 – 21.00 WIB. Namun, lebih baik datang lebih pagi supaya tidak kehabisan.

    (aqr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Antre 1 Jam! Donat Ayam Pop hingga Belgian Choco Viral Ada di Sini


    Jakarta

    Gerai donat baru di Panglima Polim ini mencuri perhatian. Mereka menawarkan varian donat unik, salah satunya rasa ayam pop. Saking viralnya, antrean donat ini sampai satu jam!

    Donat masih menjadi makanan yang hits di Indonesia. Hal ini dapat dibuktikan dari banyaknya gerai donat baru hadir Jakarta dan langsung ramai diantre pelanggan. Salah satu yang belakangan ini mencuri perhatian adalah Fore Donut yang baru buka di kawasan Panglima Polim, Jakarta Selatan.

    Setelah sukses di cabang pertamanya di Supermal Karawaci, Tangerang, kini Fore Donut hadir di tengah kota Jakarta. Gerai tersebut menempati bangunan lama yang dulunya adalah Fore Experience. Mereka pun mengubah konsepnya menjadi gerai yang khusus menawarkan menu donat.


    Seperti di cabang Karawaci, di Panglima Polim Fore Donut juga ramai diantre pelanggan. detikFood sempat ikut antre kurang lebih 1 jam sampai kami bisa memilih dan membayar donat pilihan kami. Untungnya sistem antrenya tergolong rapi.

    Kami juga mencoba beberapa menu donat Fore, mulai dari yang manis sampai gurih, seperti Ayam Pop.

    Begini pengalaman dan rasa donatnya!

    1. Donat dengan 27 varian rasa

    Fore DonutFore Donut menawarka donat dengan 27 varian rasa. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Donat yang ditawarkan oleh Fore cukup berbeda dari donat pada umumnya. Disebut-sebut mereka menggunakan adonan yang berbahan dasar hasil fermentasi alami dari labu kabocha, ubi madu, dan ubi ungu. Oleh karena itu, donat Fore dikenal lebih sehat dengan tekstur dan rasa yang unik.

    Saat ini tersedia 27 varian rasa yang bisa dicoba. 3 di antaranya adalah varian gurih.

    Tipe donat yang ditawarkan juga variatif, ada yang bentuknya seperti donat original dengan bagian tengah bolong maupun donat bergaya bomboloni.

    Harga donatnya dibanderol mulai dari Rp 15.000 sampai Rp 24.000.

    2. Waktu antre kurang lebih 1 jam

    Fore DonutBegini suasana Fore Donut di kawasan Panglima Polim sekitar pukul 10.00 Pagi. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Gerai Fore Donut di Panglima Polim sudah mulai buka sejak pukul 07.00 pagi. Sampai tutup pun tampaknya gerai donat ini tidak pernah sepi pembeli.

    detikFood sendiri mampir ke gerai Fore Donut pukul 10.00 pagi. Antriannya sudah panjang dan penuh, sehingga kami diarahkan untuk mengambil nomor terlebih dahulu dan mencari tempat duduk.

    Sekitar 20 menit, nomor antrean kami akhirnya dipanggil sehingga kamu bisa langsung masuk ke barisan antrian. Namun perjuangannya masih panjang karena kami masih perlu antre berdiri kurang lebih 40 menit sebelum akhirnya bisa memilih donat.

    Untungnya staff di Fore Donat sangat informatif dan ramah. Sebelum mulai memilih donat, akan ada staff yang memberi penjelasan terlebih dahulu terkait T&C (Terms and condition) pembelian donat tersebut termasuk promo pembelian 6 gratis 6.

    Fore DonutFore Donut saat ini sedang ada promo beli 6 gratis 6. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Saat kami mampir pada hari Kamis (21/11) promo tersebut masih berlaku. Namun promo ini hanya terhitung per kepala. Jadi satu orang maksimal hanya boleh membeli satu promo atau 12 donat (6 beli, 6 gratis). Jika ambil lebih dari 12, harga donat lainnya tersebut akan terhitung sebagai harga satuan.

    Karena variannya banyak, pelanggan dipersilahkan untuk keliling terlebih dahulu kurang lebih 4 menit sebelum menentukan pilihan. Sebab, donat yang sudah diambil tidak dapat dikembalikan. Kalau sudah selesai pilih, bisa langsung melakukan transaksi di kasir.

    Donatnya dikemas dalam satu box memanjang. Satu box berisi 6 buah donat dan masing-masing donat dipisahkan dengan semacam kertas roti supaya tidak saling menempel.

    3. Donat Ayam Pop dan Kaleo yang unik

    Fore DonutFore Donut punya varian Ayam Pop yang unik dan ternyata enak, Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    detikFood membeli 12 donat dari promo tersebut yang total billnya sekitar Rp 141.000. Varian yang kami beli juga variatif, mulai dari yang manis sampai gurih.

    Tentu kami tidak melewatkan varian unik mereka, seperti Ayam Pop (Rp 24.000) dan Ayam Kaleo Donat (Rp 24.000). Keduanya termasuk varian bomboloni. Ukuran donatnya menurut kami tergolong cukup kecil.

    Karena terbuat dari adonan fermentasi labu, jadi bagian dalamnya agak krem kuning. Tekstur donatnya menurut kami lembut, berserat, ringan, dan tipe yang langsung kempes. Saat digigit, teksturnya juga terasa kenyal atau chewy.

    Untuk varian ayam pop, ada bumbu sambal tambahan yang bisa disemprotkan terlebih dahulu ke bagian dalam donat. Donat ini diberi topping ayam suwir yang teksturnya sangat halus. Di bagian dalam donat juga diisi dengan ayam suwir yang melimpah.

    Sambal ayam popnya menurut kami punya rasa gurih pedas yang ringan. Makan donat ini sensasinya seperti menikmati roti dengan isian lemper.

    Fore DonutTersedia donat varian Ayam Kaleo juga untuk variasi gurih. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Donat ayam kaleo yang justru rasanya lebih medok. Bagian atas sampai dalam donatnya dipenuhi dengan cincangan ayam berbumbu kari berempah. Bumbu karinya juga terasa cukup kuat. Meskipun begitu, isian ayam kaleonya tetap menyatu sempurna dengan rasa dan tekstur donat.

    4. Donat PB & J hingga Belgian Choco tak kalah nikmat

    Fore DonutFore Donut menawarkan rasa donat PB & J dan Belgian Chocolate untuk varian manis. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Untuk varian manis, kami mencoba PB & J (Rp 18.000) serta Belgian Choco donut (Rp 24.000). Kedua varian ini juga termasuk bomboloni donat dengan ukuran dan tekstur yang sama seperti varian sebelumnya.

    PB & J donat diisi dengan selai kacang dan atasnya diberi selai stroberi dalam tube sedotan. Jadi sebelum dimakan, selai stroberinya bisa disemprotkan terlebih dahulu ke dalam donat.

    Menurut kami rasa selai kacangnya pas, tidak begitu gurih maupun manis. Ada pun sedikit sentuhan asam segar dari tambahan selai stroberinya.

    Varian Belgian Chocolate juga tak kalah nikmat. Diisi dengan coklat belgia yang melimpah, lumer, dan rasa manis pahitnya pas. Menyatu sempurna dengan adonan donatnya yang juga tak kalah enak.

    Ada beberapa varian lain yang kami coba, seperti Tiramisu Temptation, Berry Cheesy, Matcha on Clouds, hingga Choco Hazelnut.

    5. Fore classic ring tak boleh dilewatkan!

    Fore DonutSelain tipe bomboloni, Fore Donut juga tawarkan donat classing ring. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    detikFood juga mencoba beberapa varian Fore Classic Ring. Mulai dari Signature Chocolate (Rp 15.000), Cheese cake (Rp 18.000), Burnt Cheese Ring (Rp 15.000), dan Creme Brulee (Rp 15.000).

    Menurut kami tekstur donat ringnya cenderung lebih garing daripada bomboloni. Namun tidak kering dan keset di tenggorokan. Tetap empuk dan lembut.

    Tekstur donat tersebut pun cocok dipadukan dengan berbagai variasi topping. Mulai dari Signature Chocolate yang coklatnya melimpah dan rasa coklatnya pekat.

    Kalau mau yang teksturnya agak berbeda bisa pesan Cheese Cake. Donat ini diolesi dengan cream cheese yang gurih, manis, segar dan remahan cheesecake nikmat. Creme Brulee dan Burnt Cheese Ring juga tak kalah nikmat. Memadukan rasa manis, gurih, dengan sensasi pahit seperti karamel.

    Kalau tertarik bisa mampir langsung ke Fore Donut cabang Panglima Polim, Jakarta Selatan. Buka setiap hari pukul 07.00 – 22.00 WIB.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com