Tag: makanan viral

  • Pedas Manis Ayam Bakar Artomoro yang Paling Viral di Jogja


    Jogja

    Viral di media sosial, tempat makan ayam bakar pedas yang satu ini tak pernah sepi dari pengunjung. Padahal menunya hanya ayam bakar saja.

    Liburan ke Jogja, tak lengkap rasanya jika tidak kulineran dan mampir ke tempat makan viral yang jadi incaran para wisatawan. Salah atunya ada Ayam Bakar Artomoro yang antreannya mengular di jam makan siang dan jam makan malam.

    Lokasinya tepat di JL. Pelagan Tentara Pelajar KM 7,8, Yogyakarta. Banyak food vlogger seperti Dyodoran dan Mgdalenaf hingga artis seperti Raisa, Melki Bajaj hingga Imam Darto yang sudah makan di sini.


    Pedas Manis Ayam Bakar Artomoro yang Paling Viral di JogjaPedas Manis Ayam Bakar Artomoro yang Paling Viral di Jogja Foto: detikFood

    Tempat makan ayam bakar yang berdiri sejak tahun 2006 ini sekilas tampak biasa seperti rumah makan lainnya, menunya pun terbilang sederhana yaitu hanya Ayam Bakar Manis (Rp 24.000) dan Ayam Bakar Pedas (Rp 24.000) per potong.

    Namun yang membuatnya istimewa jelas cita rasa ayam bakar pedas manis yang tak bisa ditemukan di tempat lain. Menurut salah satu pegawai di Ayam Bakar Artomoro, semua ayam bakar di sini menggunakan ayam kampung.

    Selain itu sebelumnya ayam diungkep dengan berbagai rempah seperti bawang merah, cabe sampai serai selama lima jam menggunakan api kecil. Agar rasa ayam lebih gurih dan meresap, ditambahkan santan untuk ungkepannya jadi rasanya semakin gurih.

    Pedas Manis Ayam Bakar Artomoro yang Paling Viral di JogjaPedas Manis Ayam Bakar Artomoro yang Paling Viral di Jogja Foto: detikFood

    Ayam yang sudah diungkep dengan berbagai bumbu itu kemudian ditaruh di atas meja panjang, pengunjung bisa memilih potongan paha atau dada untuk ayam bakarnya. Ayam kemudian dibakar dengan olesan bumbu pedas khas Artomoro. Ayam bakar yang sudah matang dilumuri lagi sambal merah hingga sambal kecap yang melimpah.

    Tekstur daging ayamnya sangat empuk dan rasanya gurih berempah. Racikan sambal pedas yang sedikit berminyak justru menambah rasa lezat dari ayam bakar ini. Di sini pengunjung bebas ambil nasi sepuasnya dengan harga Rp 6.000 per orang.

    Pedas Manis Ayam Bakar Artomoro yang Paling Viral di JogjaAyam Pedas. Foto: detikFood

    Bagi yang tak suka pedas, bisa pesan Ayam Bakar Manisnya. Dominan rasa bumbu kecap tapi dengan tambahan rempah yang rasanya mirip seperti areh di gudeg. Rasanya tetap enak dan manis dari kecapnya diseimbangan dengan bumbu rempahnya yang pekat.

    Bagi yang ingin makan di sini, perlu strategi khusus agar tidak perlu mengantre atau rebutan tempat duduk. Salah satunya dengan menghindari jam makan siang dan jam makan malam.

    Pedas Manis Ayam Bakar Artomoro yang Paling Viral di JogjaAyam Bakar Manis. Foto: detikFood

    Bisa datang ketika tempat makan ini baru buka atau setelah jam makan siang. Oh ya, tempat makan ini buka dari jam 07.00 – 21.30.

    Selain menu ayam bakarnya yang juara, ada beberapa menu pelengkap lainnya seperti Pete Bakar, Tahu Goreng Bandoeng hingga Sayur Asem dengan harga Rp 15.000 saja.

    Ayam Bakar Artomoro Yogyakarta
    Jl.Palagan Tentara Pelajar Km.7,8 Yogyakarta.
    Telp: 082130309192
    Jam Buka: 07.00 – 21.30

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Cicip Senbei, Crepes Jumbo Isi Salmon dan Udang ala Jepang


    Jakarta

    Gerai sushi populer di Indonesia ini punya menu camilan Jepang yang menarik perhatian. Berupa crepes seafood yang ukurannya lebih besar dari kepala orang dewasa!

    Meskipun restoran Jepang bisa dengan mudah ditemukan di Indonesia, tetapi makanan yang ditawarkan kurang lebih sama. Mulai dari sushi, sashimi, atau ramen.

    Sekalipun ada yang menawarkan kuliner kaki lima ala Jepang, makanan yang ditawarkan mungkin sekadar takoyaki, yakitori, atau katsu. Jarang sekali ada yang menawarkan camilan crepes gurih atau semacam keripik Jepang ini.


    Namanya senbei yaitu makanan tradisional Jepang yang terbuat dari tepung beras. Teksturnya mirip seperti keripik, tetapi ukurannya agak lebih tebal.

    Bentuk senbei sangat beragam, mulai dari yang bulat, kotak persegi, atau oval. Rasanya juga bervariasi, ada yang diisi dengan sayuran, daging, hingga aneka seafood.

    Di Jakarta kini jajanan keripik renyah ala Jepang itu sudah bisa dicoba di gerai Sushi Tei cabang Mall Pacific Place. Biasanya Sushi Tei hanya terkenal dengan sushi, sashimi, ramen, atau donburinya, kini mereka memperkenalkan menu camilan Senbei ke masyarakat.

    Menu ini sudah mulai diperkenalkan sejak November. Namun, baru tersedia di cabang Pacific Place saja karena mereka masih ingin melihat pasar konsumen terkait camilan ini.

    Di cabang Pacific Place pun ada kios di bagian depan restoran yang khusus dipakai untuk menyajikan senbei. Konsepnya open kitchen, sehingga pelanggan bisa melihat langsung pembuatan crepes atau keripik gurih ala Jepang itu.

    Sushi Tei menawarkan tiga jenis senbei, mulai dari Ikasen (isi cumi), Sakasen (isi salmon), dan Ebisen (isis udang). Semuaya dibanderol dengan harga Rp 25.000 saja.

    Bagi pelanggan yang masih ragu, bisa mencobanya terlebih dahulu lewat tester yang sudah mereka siapkan, jika cocok bisa pesan dan langsung bayar di kasir.

    DetikFood mencicipi langsung kenikmatan Senbei. Terlebih, tampilannya juga sangat menarik perhatian karena ukurannya besar.

    Kami memesan Sakasen dan Ebisen dengan total Rp 50.000 saja. Setelah pesan dan bayar, salah satu pegawai langsung pergi ke kios untuk membuat keripik gurih ini.

    Senbei Sushi TeiSenbei dimasak dalam mesin khusus seperti ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Adonan senbei di Sushi Tei menggunakan tepung beras, dicampur bumbu ayam, bubuk cabai, dan aonori (nori atau rumput laut yang dipotong kecil-kecil). Adonannya lalu dicampur air dan diaduk.

    Proses pembuatan dua jenis senbei ini berbeda. Untuk sakasen (isi salmon), irisan tipis salmon mentah dipanggang terlebih dahulu di mesin khusus. Kurang lebih 1 sampai 2 menit, salmon diangkat.

    Barulah, mesin khusus tersebut dibaluri lagi sedikit minyak. Setelah panas, adonan tepung beras mulai dituangkan ke area baking plate.

    Adonan itu diratakan sampai agak melebar. Setelah itu salmon diletakkan di bagian tengah adonan. Disusul tanuki (remah-remah tempura) yang ditaburi di atasnya.

    Setelah itu, adonan senbei ditekan dan ditunggu kurang lebih tiga sampai lima menit. Proses ‘pressing’ tersebut membuat adonannya agak luber sampai ke area pinggir mesin.

    Namun, hal ini tidak menjadi masalah karena adonan senbei tetap akan matang merata. Setelah matang, alat press itu dibuka dan adonan senbei dibalik perlahan. Adonannya kembali ditekan untuk mematangkan sisi lainnya.

    Setelah kurang lebih 3 sampai 5 menit, senbei ini pun diangkat perlahan dari baking plate, dan disajikan di atas baking paper khusus untuk didinginkan.

    Proses pembuatan ebisen tidak jauh berbeda. Namun udangnya langsung dimasukkan ke adonan, tanpa perlu dimasak terlebih dahulu.

    Senbei Sushi TeiSetelah matang, senbei didiamkan terlebih dahulu. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Senbei bisa dimakan langsung di tempat atau dibawa pulang. Kalau dibawa pulang, senbei akan dipotong kecil, lalu dikemas dalam bungkus plastik.

    Dari segi tampilan dan tekstur, senbei mirip seperti crispy crepes. Ukurannya jumbo, bahkan lebih besar dari kepala orang dewasa. Kurang lebih berdiameter 30 cm.

    Teksturnya tidak begitu tipis, tidak tebal juga. Namun, padat dan keras. Kalau tidak segera dimakan, crepes Jepang ini teksturnya menjadi sangat keras. Lebih enak dinikmati langsung saat teksturnya masih renyah.

    Senbei Sushi TeiSenbei juga bisa dipotoing-potong menjadi kecil kalau mau dibawa pulang. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Pertama kali masuk mulut rasanya agak hambar, tetapi ketika dikunyah, mulai muncul rasa gurih yang cenderung asin, seperti asin kecap shoyu. Namun, jika sudah beberapa kali dikunyah, rasa gurihnya mulai bisa ditolerir. Sensasinya seperti menikmati keripik gurih saja.

    Topping salmon dan udangnya memang sangat sedikit. Hanya ada di bagian tengah sehingga kurang terasa. Namun, membuat rasa crepes Jepang ini menjadi lebih kompleks.

    Karena sudah dipress, daging salmonnya pun menjadi agak kering. Namun, rasa asli ikan salmonnya masih tercap di lidah.

    Topping ebi atau udangnya punya aroma seafood khas yang lebih kuat dan lebih terasa di lidah. Bisa jadi pilihan tepat kalau kamu ingin menikmati senbei yang punya rasa seafood lebih menonjol.

    Sebagai pelengkap rasa, senbei bisa dicocol ke dua saus yaitu saus hitam yang rasanya dominan gurih dengan sensasi sedikit pedas. Kalau mau yang agak manis, bisa cocol ke saus berwarna agak cokelat muda.

    Senbei Sushi TeiMereka juga menawarkan dua jenis saus. Ini salah satu sausnya. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Sayangnya topping senbei menurut kami sangat sedikit. Untungnya, seafood yang melengkapi adonan ini memang benar-benar fresh.

    Namun, untuk ukuran makanan yang ditawarkan oleh brand besar Sushi Tei, harga ini bisa terbilang lebih murah.

    Jika antusiasme pelanggan baik, mereka pun berencana untuk menghadirkan senbei ini di cabang lainnya.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Yummy! Stick Ayam Renyah Sepanjang 1/4 Meter Ini Punya Isian Lumer


    Jakarta

    Gerai makanan yang baru buka di Jakarta ini menawarkan olahan ayam unik. Adonan ayam 1/4 meter berbalut tepung ini juga diberi isian lumer. Nikmat!

    Camilan berbahan daging ayam memang selalu menarik perhatian, seperti chicken popcorn dan chicken wings.

    Belum lama ini muncul juga camilan daging ayam yang bentuk dan cita rasanya berbeda. Namanya Chikuro yang menawarkan adonan ayam yang dibentuk panjang seperti stick, lalu diisi berbagai pilihan saus.


    Setelah sukses buka di Bandung, gerai Chikuro kini hadir di Jakarta. Salah satu cabangnya di Mall Gandaria City, Jakarta Selatan.

    Rupanya kehadiran jajanan dari Jepang ini ditunggu oleh banyak warga Jakarta. Ini tercermin dari gerainya yang kerap memiliki antrean mengular.

    Gerainya tidak terlalu besar dengan konsep dapur terbuka, sehingga pengunjung bisa melihat langsung proses menggoreng, memberi bumbu, sampai ketika ayam tersebut diisi saus dari mesin khusus. Sebenarnya tersedia meja dan kursi jika pengunjung mau menikmatinya di tempat, tetapi jumlahnya sedikit.

    ChikuroJajanan Jepang ini rupanya ditunggu banyak warga Jakarta sampai diantre. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Menu andalan di sini yaitu stick ayamnya yang disebut Chiro. Terbuat dari olahan daging ayam yang dipadatkan dan dibentuk memanjang. Dilapisi tepung, baru digoreng sampai renyah.

    Camilan ayam ini menarik perhatian karena ukurannya panjang. Terdapat dua pilihan ukuran, medium panjangnya 18 cm dan large mencapai 25 cm atau setara 1/4 meter!

    Uniknya lagi, olahan ayam ini juga diisi dengan berbagai macam saus pilihan, mulai dari Royal Garlic Cream Cheese, Kuriimii Menttai, dan Bbq Cream Cheese.

    ChikuroStik ayam panjang ini diisi dengan berbagai macam saus. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Selain isian saus, olahan ayam ini juga disajikan dengan taburan bumbu. Pilihannya mulai dari Sweet Bbq, Signature Japanese Truffle, Japanese Nori, dan Original Roasted Garlic. Tingkat kepedasannya juga bisa dipilih sesuai selera, mulai dari original, mild, sampai spicy.

    Kami mencoba Chiro large (Rp 35.000) yang diisi dengan royal garlic cream cheese dan taburan bumbu signature Japanese truffle.

    ChikuroStik ayam yang saus dalamnya lumer lezat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Butuh kurang lebih 10 menit sampai olahan ayam ini siap disajikan. Dikemas dalam bungkus aluminium foil sehingga lebih rapi.

    Saat kemasan dibuka, terlihat isian sausnya sudah mulai lumer di sisi ujung stick ayam ini. Terlebih ketika digigit, sausnya langsung muncrat di area mulut.

    Teksturnya unik, karena di awal kami bisa merasakan tekstur yang sangat renyah. Tepungnya juga tebal dan di beberapa bagian agak kering.

    Meskipun tepungnya tebal, tetapi isian ayamnya tak kalah melimpah. Daging ayamnya lembut dan agak juicy.

    Di awal terasa rasa gurih bumbu yang cukup kuat, tetapi kami tidak mencecap aroma maupun rasa trufflenya. Barulah disusul dengan rasa bawang putih yang sangat lembut dengan tekstur creamy dari saus di dalamnya.

    Tidak hanya stick ayam, ada juga jajanan Satsuro Age (Rp 27.500) yang bisa dicoba. Berupa olahan fish cake dengan taburan bumbu spesial.

    Kami memilih bumbu sweet BBQ dengan tingkat kepedasan spicy. Terbuat dari fish cake Singapura premium yang lembut dan kenyal. Tidak amis sama sekali dan sangat cocok dipadukan dengan bumbu pilihan kami. Bumbunya gurih dengan sentuhan rasa manis pedas yang pas.

    ChikuroSelain ayam, ada juga olahan daging yang tak kalah lezat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Kalau mau yang sedikit berbeda, bisa pesan Norimaki Beef (Rp 27.000). Berupa daging yang dipadatkan dan dibentuk menjadi bulat kecil. Dibalut dengan tepung lalu digoreng krispi.

    Tepungnya tidak setebal Chiro atau stick ayam, agak lebih tipis dengan tekstur yang sama-sama renyah. Tekstur dagingnya tidak begitu empuk dengan serat-serat daging yang cukup terasa ketika digigit.

    Isian dagingnya tidak terasa begitu gurih, cenderung agak hambar. Rasa gurihnya justru lebih terasa dari tepungnya. Adapun cita rasa nori yang khas dari taburan bumbu di lapisan luar camilan ini.

    Nah, kalau mau cicip camilan ayam yang unik dan enak, kamu bisa menghampiri Chikuro yang ada di Lantai LG, Mall Gandaria City.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Yummy! Stick Ayam Renyah Sepanjang 1/4 Meter Ini Punya Isian Lumer


    Jakarta

    Gerai makanan yang baru buka di Jakarta ini menawarkan olahan ayam unik. Adonan ayam 1/4 meter berbalut tepung ini juga diberi isian lumer. Nikmat!

    Camilan berbahan daging ayam memang selalu menarik perhatian, seperti chicken popcorn dan chicken wings.

    Belum lama ini muncul juga camilan daging ayam yang bentuk dan cita rasanya berbeda. Namanya Chikuro yang menawarkan adonan ayam yang dibentuk panjang seperti stick, lalu diisi berbagai pilihan saus.


    Setelah sukses buka di Bandung, gerai Chikuro kini hadir di Jakarta. Salah satu cabangnya di Mall Gandaria City, Jakarta Selatan.

    Rupanya kehadiran jajanan dari Jepang ini ditunggu oleh banyak warga Jakarta. Ini tercermin dari gerainya yang kerap memiliki antrean mengular.

    Gerainya tidak terlalu besar dengan konsep dapur terbuka, sehingga pengunjung bisa melihat langsung proses menggoreng, memberi bumbu, sampai ketika ayam tersebut diisi saus dari mesin khusus. Sebenarnya tersedia meja dan kursi jika pengunjung mau menikmatinya di tempat, tetapi jumlahnya sedikit.

    ChikuroJajanan Jepang ini rupanya ditunggu banyak warga Jakarta sampai diantre. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Menu andalan di sini yaitu stick ayamnya yang disebut Chiro. Terbuat dari olahan daging ayam yang dipadatkan dan dibentuk memanjang. Dilapisi tepung, baru digoreng sampai renyah.

    Camilan ayam ini menarik perhatian karena ukurannya panjang. Terdapat dua pilihan ukuran, medium panjangnya 18 cm dan large mencapai 25 cm atau setara 1/4 meter!

    Uniknya lagi, olahan ayam ini juga diisi dengan berbagai macam saus pilihan, mulai dari Royal Garlic Cream Cheese, Kuriimii Menttai, dan Bbq Cream Cheese.

    ChikuroStik ayam panjang ini diisi dengan berbagai macam saus. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Selain isian saus, olahan ayam ini juga disajikan dengan taburan bumbu. Pilihannya mulai dari Sweet Bbq, Signature Japanese Truffle, Japanese Nori, dan Original Roasted Garlic. Tingkat kepedasannya juga bisa dipilih sesuai selera, mulai dari original, mild, sampai spicy.

    Kami mencoba Chiro large (Rp 35.000) yang diisi dengan royal garlic cream cheese dan taburan bumbu signature Japanese truffle.

    ChikuroStik ayam yang saus dalamnya lumer lezat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Butuh kurang lebih 10 menit sampai olahan ayam ini siap disajikan. Dikemas dalam bungkus aluminium foil sehingga lebih rapi.

    Saat kemasan dibuka, terlihat isian sausnya sudah mulai lumer di sisi ujung stick ayam ini. Terlebih ketika digigit, sausnya langsung muncrat di area mulut.

    Teksturnya unik, karena di awal kami bisa merasakan tekstur yang sangat renyah. Tepungnya juga tebal dan di beberapa bagian agak kering.

    Meskipun tepungnya tebal, tetapi isian ayamnya tak kalah melimpah. Daging ayamnya lembut dan agak juicy.

    Di awal terasa rasa gurih bumbu yang cukup kuat, tetapi kami tidak mencecap aroma maupun rasa trufflenya. Barulah disusul dengan rasa bawang putih yang sangat lembut dengan tekstur creamy dari saus di dalamnya.

    Tidak hanya stick ayam, ada juga jajanan Satsuro Age (Rp 27.500) yang bisa dicoba. Berupa olahan fish cake dengan taburan bumbu spesial.

    Kami memilih bumbu sweet BBQ dengan tingkat kepedasan spicy. Terbuat dari fish cake Singapura premium yang lembut dan kenyal. Tidak amis sama sekali dan sangat cocok dipadukan dengan bumbu pilihan kami. Bumbunya gurih dengan sentuhan rasa manis pedas yang pas.

    ChikuroSelain ayam, ada juga olahan daging yang tak kalah lezat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Kalau mau yang sedikit berbeda, bisa pesan Norimaki Beef (Rp 27.000). Berupa daging yang dipadatkan dan dibentuk menjadi bulat kecil. Dibalut dengan tepung lalu digoreng krispi.

    Tepungnya tidak setebal Chiro atau stick ayam, agak lebih tipis dengan tekstur yang sama-sama renyah. Tekstur dagingnya tidak begitu empuk dengan serat-serat daging yang cukup terasa ketika digigit.

    Isian dagingnya tidak terasa begitu gurih, cenderung agak hambar. Rasa gurihnya justru lebih terasa dari tepungnya. Adapun cita rasa nori yang khas dari taburan bumbu di lapisan luar camilan ini.

    Nah, kalau mau cicip camilan ayam yang unik dan enak, kamu bisa menghampiri Chikuro yang ada di Lantai LG, Mall Gandaria City.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992


    Jakarta

    Terletak di dalam gang sempit yang ada di area Pasar Jatinegara, combro legendaris ini viral dan diburu banyak orang. Begini kelezatannya!

    Membicarakan kuliner legendaris di sekitar Jatinegara, tak lengkap rasanya membahas tempat makan atau jajanan yang ada di Pasar Jatinegara. Pasar tradisional tertua di Jakarta ini sudah ada dari zaman kolonial dan bertahan sampai sekarang.

    Di area pasar terdapat banyak gang sempit dan bercabang yang terdiri dari pemukiman sampai warung kecil yang menjual berbagai makanan.


    Salah satunya Combro Bu Aminah atau dikenal juga dengan nama Terminal Combro di dalam Gang Tai, Jatinegara. Warung jajanan ini sudah ada sejak tahun 1992 dan belakangan viral karena diliput banyak food vlogger hingga media ternama.

    Ada banyak kisah menarik perjalanan combro Bu Aminah dari yang dulu harganya Rp 200 per buah, sampai sekarang di angka Rp 3.500 per buah. Berikut penelusurannya:

    1. Combro Legendaris di Pasar Jatinegara

    Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992 Foto: detikFood

    Jauh sebelum viral dan terkenal seperti sekarang, warung combro ini sudah mengalami naik turun dari tahun 1990-an. Menurut Arminah, generasi kedua dari Terminal Combro, pertama kali usaha ini didirikan oleh mendiang sang ayah yang bernama Pak Ujang.

    Saat itu Pak Ujang masih berjualan di dalam Pasar Jatinegara di akhir tahun 1980an. Pada saat itu Pak Ujang hanya berjualan es kacang hijau saja, kemudian mulai mencoba menjual combro dengan resep sederhana yang dibuatnya sendiri.

    “Kemudian Pasar Jatinegara sempat kebakaran, lalu kita baru pindah ke Gang Tai ini dari tahun 1992. Jadi sebenarnya cikal bakalnya itu dari tahun 1980an,” ungkap Arminah, adik dari Aminah yang meneruskan usaha combro ini.

    2. Sempat Tak Laku

    Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992Pak Ujang, pendiri Terminal Combro. Foto: detikFood

    Ketika perpindahan dari warung lama ke tempat baru, Pak Ujang sempat kesulitan mencari pelanggan baru. Apalagi saat itu warungnya berada di dalam gang yang dijadikan pembuangan oleh warga sekitar, sehingga banyak kotoran, tinja dan aromanya tak sedap.

    Akhirnya Pak Ujang mulai membersihkan gang tersebut, agar warung combronya dilewati orang. Selain itu ia juga memasarkan combronya dengan berkeliling ke area pasar agar dagangannya laku.

    “Bapak cerita ke kita, dulu orang-orang gak ada yang mau lewat gang ini, karena mereka jijik. Tapi bapak tak pernah menyerah, dia terus jualan combro di sini sampai akhirnya perlahan bapak mulai banyak pelanggan setia sampai sekarang,” tutur Arminah.

    3. Resep Combro Turun Temurun

    Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992 Foto: detikFood

    Jauh sebelum viral, Terminal Combro ini memang sudah terkenal di Pasar Jatinegara. Usaha Pak Ujang diteruskan oleh ketiga anaknya, salah satunya Aminah yang ahli membuat singkong.

    “Kalau ditanya ciri khasnya apa, sebenarnya kembali ke selera masing-masing ya. Tapi banyak pelanggan yang bilang kalau combro kita itu enak karena oncomnya itu kita masak sampai tanak, atau benar-benar matang. Jadi tidak ada aroma oncom, bahkan orang yang awalnya tak suka oncom, pas makan combro di sini jadi ketagihan,” ungkap Aminah.

    Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992 Foto: detikFood

    Kalau untuk singkong yang digunakan di Terminal Combro, tidak ada kriteria khusus karena letaknya pada isian oncomnya yang lebih berani bumbu dan berempah. Tak lupa di setiap combro diberikan cabe rawit hijau sehingga rasanya pedas menyengat.

    Kisah Selanjutnya ada di Halaman Berikutnya!

    4. Combro Viral Ramai Antrean

    Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992 Foto: detikFood

    “Semenjak viral, sekarang diwajibkan untuk semua pembeli memesan H-1. Karena kalau pesan di hari yang sama itu kita takutnya kewalahan, jadi biar tidak menumpuk, pesanan untuk hari besok bisa dipesan dari sekarang,” lanjut Arminah.

    Mereka memang tidak menghitung berapa jumlah pasti dari combro yang terjual tapi pastinya jumlahnya mencapai lebih dari 2000 biji combro. Karena rata-rata pembeli paling sedikit membeli 10 combro untuk dibawa pulang.

    “Memang efeknya sejak kita diliput oleh food vlogger dan media itu, terasa sekali jadi banjir pesanan. Sampai pelanggan lama kami sempat bingung karena tidak bisa beli langsung seperti biasa. Tapi semuanya kami syukuri,” pungkas Arminah.

    Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992Blusukan Cicip Combro Viral di Gang Sempit yang Eksis Sejak 1992 Foto: detikFood

    Masalah rasa combronya memang tak perlu diragukan lagi. Adonan singkongnya padat dan gurih serta ukurannya besar. Bagian dalam combro penuh dengan oncom yang dominan rasa pedas gurih. Dimakan hangat-hangat, combro ini memang bikin nagih.

    Selain combro, di sini juga menjual jajanan tradisional lainnya. Seperti misro, aneka roti goreng, martabak telor, getuk cokelat, gandasturi, ketimus sampai ongol-ongol. Semua harganya dipukul rata yaitu Rp 3.500 saja.

    Setiap harinya Terminal Combro Bu Aminah buka dari jam 07.00 – 15.00. Tapi wajib untuk pesan lebih dulu jika ingin membeli combro ke nomor WhatsApp mereka di 081287635817.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Rela Antre 1 Jam Demi Cicip Kebab ‘Gendut’ yang Viral di Sunter!


    Jakarta

    Di Sunter ada penjual kebab kaki lima yang menawarkan kebab topping sosis dan telur. Harganya cuma Rp 23 ribu, tetapi harus sabar mendapatkannya karena bisa antre satu jam!

    Kawasan Taman Sunter Indah memang dikenal sebagai surga kuliner bagi masyarakat Jakarta Utara.

    Di sini ada banyak penjual makanan kaki lima sampai sekelas restoran. Pilihan makanan yang ditawarkan juga beragam. Mulai dari makanan Indonesia, makanan Korea, kuliner halal, non-halal, sampai jajanan kekinian.


    Salah satu yang tengah viral di sini yaitu Big Fat Kebab, berupa kebab dengan isian yang melimpah.

    Menurut salah satu pegawai, kebab ini sudah buka sekitar 6 tahun dan memang sampai sekarang selalu ramai diantre pelanggan. Sampai-sampai dalam sehari mereka bisa menjual lebih dari 200 porsi kebab.

    Big Fat Kebab menawarkan 4 jenis menu kebab, mulai dari Big Fat Kebab komplet dengan tambahan sosis dan telur, Fat Kebab Sosis, Fat Kebab Telur, dan Big Kebab tanpa tambahan apapun.

    Harga kebab per porsinya juga masih sangat terjangkau, dibanderol mulai dari Rp 19.000 sampai Rp 23.000.

    Kalau datang ke sini, jangan terkecoh dengan antreannya yang mungkin terlihat tidak begitu ramai. Karena sistemnya antre dengan mengisi form, bisa jadi pembeli baru datang saat kebabnya sudah jadi.

    Formnya sudah dilengkapi tabel nama pembeli, pembayaran lewat cash atau Qris, pesanan, jumlah, pilihan pedas, sedang, atau tidak pedas, dan catatan lain jika pelanggan tidak ingin ada sayur atau isian lainnya.

    Kebab sunterKondisi gerai kebab yang ramai diantre pelanggan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    DetikFood menyambangi gerai kebab ini (1/2/2025) sekitar pukul 18.15 WIB. Saat datang, memang terlihat tidak banyak pelanggan antre, tetapi ternyata jika ingin pesan kami harus menunggu 25 kebab dari pesanan sebelumnya siap disajikan.

    Kurang lebih butuh waktu sekitar 1 jam sampai kebab pesanan kami selesai dibuat.

    Kami mencoba menu yang banyak dipesan yaitu Big Fat Kebab (Rp 23.000) dan Big Kebab (Rp 19.000). Kebabnya dikemas dalam kemasan karton, lalu dilapisi lagi dengan aluminium foil sehingga tetap hangat.

    Tampilannya mirip kebab pada umumnya, dengan panjang kurang lebih 30 cm. Namun, isiannya yang bikin kebab ini lebih istimewa.

    Kebab sunterTampilan kebab yang viral di Sunter ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Semua varian kebab sudah termasuk tortilla, selada, bawang bombai, makaroni, keju, daging, saus tomat, saus mayo, dan saus sambal.

    Untuk menu Big Kebab, isiannya hanya seperti yang disebutkan sebelumnya.

    Karena kebabnya dipanggang dengan mentega, beberapa bagian kulit tortillanya pun menjadi agak renyah, tetapi tidak sampai garing kering karena tekstur yang lembut kenyal dari kulitnya masih terasa. Aroma atau rasa gurih menteganya juga tidak mengganggu cita rasa kebab ini secara keseluruhan.

    Komposisi dari setiap isian pas, daging kebabnya renyah smokey, dengan tambahan makaroni yang memberikan sensasi kenyal ketika digigit.

    Kami pesan tingkat kepedasan sedang, tetapi menurut kami rasa keseluruhannya pedas. Rasa pedasnya muncul dari tambahan saus sambal dan bawang bombai.

    Tanpa tambahan sosis atau telur saja, menurut kami kebab ini sudah enak dan sangat sepadan dengan harga Rp 19 ribu.

    Kebab sunterKebab tanpa sosis dan telur saja sudah enak dan lezat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Namun, kalau mau yang lebih komplet bisa pesan Big Fat Kebab. Ukurannya sama tetapi isinya lebih penuh, karena ditambah dengan satu buah sosis goreng ayam utuh dan telur dadar.

    Kebab sunterBig Fat Kebab yang jadi andalan juga tak boleh dilewatkan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Rasanya kurang lebih sama seperti Big Kebab, tetapi tambahan sosis ayam membuat kebab ini terasa lebih nikmat. Sayangnya, telurnya tipis membuat rasanya kurang tercecap di lidah. Lebih didominasi dengan rasa meaty daging dari sosis dan lembaran daging kebab, serta makaroninya.

    Kalau penasaran mau coba kebab viral ini, bisa mampir langsung ke Big Fat Kebab yang ada di Jl. Taman Sunter Indah, Blok HJ 2, Jakarta Utara. Buka setiap hari, pukul 16.00 – 22.00 WIB.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Rela Antre Demi Cimol Bojot AA yang Kini Buka di Tebet


    Jakarta

    Gerai cimol bojot asal Bandung ini membuka cabang di Jakarta dan langsung diantre banyak orang. Cimolnya terkenal kenyal lembut dengan isian mozarella sampai daging yang lezat!

    Cimol merupakan salah satu jajanan favorit orang Indonesia. Berbahan dasar tepung kanji yang dibentuk bulat-bulat lalu digoreng. Punya tekstur yang kenyal, chewy, dan gurih sedap.

    Awalnya cimol hanya diberi taburan bumbu bubuk dengan berbagai variasi rasa, seperti jagung bakar, BBQ, dan bumbu pedas. Namun, lambat laun muncul inovas cimol bojot.


    Variasi cimol ini pun menarik perhatian banyak orang. Konon awal mulanya viral karena seorang pedagang asal Bandung bernama Bojot yang mempeloporinya.

    Ia dikenal menawarkan berbagai olahan aci. Bojot lalu membuat variasi baru dalam camilan cimol yang ia tawarkan. Cimol yang sudah digoreng diberi taburan bawang goreng untuk menambah cita rasa.

    Salah satu penjual cimol bojot yang sangat viral saat ini adalah Cimol Bojot AA. Awalnya hanya ada di Bandung, tapi belum lama ini buka cabang di Jakarta.

    Kehadirannya di Jakarta mencuri perhatian warga ibu kota. Padahal cimol ini hanya dijajakan di gerobak kaki lima, tetapi berhasil menggaet pelanggan dari berbagai kalangan usia.

    Salah satu cabangnya di kawasan Tebet. Ada dua gerobak Cimol Bojot AA yang bisa ditemui di Tebet, tetapi tim detikfood sempat mampir di outlet yang ada di Jl, Tebet Raya, seberang Azko Tebet Raya.

    Cimol bojot AABeginii kondisi gerai Cimol bojot AA di Tebet Raya yang ramai dipadati pengunjung. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Saat kami datang pukul 19.17 WIB terlihat antreannya sangat sepi, tidak ada pembeli sama sekali. Rupanya mereka memang sedang tutup sementara karena stok batch pertama habis.

    Menurut salah satu pegawai, dalam sehari Cimol Bojot AA di cabang Tebet ini melakukan dua kali restock. Restock kedua dilakukan setiap pukul 20.00.

    Stok cimol bojotnya juga sangat terbatas karena semua bahan-bahannya dibawa langsung dari Bandung.

    ciimol bbojotciimol bbojot mozrella jadi salah satu yang andalan. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Akhirnya kami kembali lagi pukul 20.00 WIB untuk membeli cimol tersebut. Benar saja, saat kami balik gerobak cimol ini sudah dikerubungi banyak pelanggan. Beruntungnya kami masih dapat varian cimol andalan, yaitu cimol isi mozarella dan daging.

    Sebenarnya terdapat beberapa variasi cimol, mulai dari cimol bojot original, cimol isi beef, cimol isi mozarella, cimol isi ayam, atau cimol mix.

    Harganya berbeda-beda, tergantung ukuran dan varian. Dibanderol mulai dari Rp 6.000 sampai Rp 22.000 per porsi.

    DetikFood memesan varian cimol mix, perpaduan antara cimol mozarella dan cimol beef. Porsi besarnya dibanderol seharga Rp 21.000.

    Cimol bojot AABeginii daftar menu lengkap yang ditawarkan gerai cimol ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Bumbunya bisa pilih antara 5 pilihan, asin pedas, ayam bawang, jagung bakar, balado, dan barbeque. Bisa tambah topping daun jeruk dan bawang goreng

    Satu porsi cimol bojot yang kami pesan dikemas dalam plastik mika mangkok thinwall berukuran 300 ml. Kurang lebih terdiri dari 16 buah cimol, 8 varian mozarella dan 8 varian beef.

    Kami minta disajikan dengan bumbu asin pedas dengan tambahan topping daun jeruk dan tingkat kepedasan di level 3.

    Paling enak dimakan saat baru digoreng. Ukuran cimolnya memang tidak begitu besar. Nyamm! Tekstur adonannya sangat kenyal chewy, dan tidak lengket di langit-langit mulut.

    Meskipun adonan acinya agak tebal, tetapi sepadan dengan isiannya yang juga banyak.

    Saat kami coba variasi mozarella, isian keju mozarellanya memang tidak sampai mulur, tetapi tidak juga keras. Meskipun bumbu asin pedasnya cukup dominan, tetapi rasa keju mozarella yang juga gurih tidak menganggu. Perpaduannya masih pas.

    Namun, menurut kami lebih enak variasi beef. Sensasi makannya unik, seperti makan bakso yang dilapisi dengan aci.

    ciimol bbojotciimol bojot isian daging juga tak kalah nikmat. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Daging sapinya padat, rasa dagingnya juga tercecap di lidah. Isian dagingnya sebenarnya tidak begitu berbumbu, cenderung hambar, tetapi menjadi seimbang dengan adonan aci yang berbumbu gurih pedas.

    Bumbu asin pedasnya tidak begitu spesial. Oleh karenanya lebih nikmat ditambah topping daun jeruk sehingga ada sentuhan aroma dan rasa daun jeruk yang khas dan membuat rasanya lebih kompleks.

    Kalau pesan cimol bojot AA, sebaiknya langsung dimakan. Karena jika dibiarkan terlalu lama adonannya menjadi agak keras. Datangnya juga lebih baik di awal waktu supaya tidak kehabisan varian yang diinginkan.

    Cimol Bojot AA bisa ditemui di Outlet Cimol Bojot AA Tebet Raya JI. Tebet Raya No.30d, RT.2/RW.2, Tebet Barat., Kec. Tebet, Kota Jakarta Selatan dan Outlet Cimol Bojot AA Tebet Timur Dalam Raya di J. Tebet Timur Dalam Raya No.47, RT.8/RW.11, Tebet.

    Buka setiap hari mulai pukul 16.00/17.00 sampai habis.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Unik! Beli Dessert dan Sandwich Durian Monthong Asli ala Mesin ATM


    Jakarta

    Ada cara baru menikmati lezatnya durian di gerai ini. Ada beragam dessert dan sandwich durian monthong asli yang dipesan lewat mesin ala ATM.

    Bagi sebagian orang, durian ‘si raja buah’ yang punya aroma dan rasa khas selalu menggugah selera. Kombinasi rasanya yang manis, legit, kuat, dengan sedikit sentuhan pahit bisa memanjakan lidah.

    Selain dagingnya dimakan langsung, durian juga diolah menjadi dessert yang tak kalah enak. Mulai dari es krim durian, sop durian, sampai pancake durian.


    Namun, jika ingin menikmati pengalaman makan dessert durian berbeda bisa mampir ke gerai satu ini. Namanya ‘Bagai Mendapat Durian Runtuh’, lokasinya ada di dalam Pasar Santa, Jakarta Selatan.

    Sejak diperkenalkan lewat online pada tahun 2020, gerai ini telah mencuri perhatian penggemar durian. Menu durian yang dijual berupa dessert dari durian monthong segar tanpa bahan pengawet.

    Bagai Mendapat Durian RuntuhBagai Mendapat Durian Runtuh menawarkan dessert durian dari durian monthong asli. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Dessert durian ini tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari porsi 3 oz (90ml), 5 0z (150 ml), 10 oz (300 ml), 16 oz (480 ml), sampao 26 oz (780 ml).

    Harganya juga bervariasi tergantung ukuran yang dipilih. Dibanderol mulai dari Rp 45.000 sampai Rp 285.000.

    Gerai pertamanya yang buka di Pasar Santa juga punya konsep unik. Gerainya memang kecil, tetapi ditata dengan sentuhan futuristik dan nuansa artistik, seperti berada di galeri seni.

    Bagai Mendapat Durian RuntuhProses pemesanannya lewat mesin seperti ATM. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Untuk menikmati dessert di sini, ‘Bagai Mendapat Durian Runtuh’ menghadirkan pengalaman pesan unik lewat mesin, ala ATM.

    Jadi pembeli perlu memilih menu di mesin mirip ATM dengan layar sentuh. Setelah memilih menu dan melakukan pembayaran online, tinggal ambil struk dan tunggu pesanan rampung.

    Bagai Mendapat Durian RuntuhPengambilannya lewat bilik seperti ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    detikFood mencoba dua macam menu, yaitu dessert durian ukuran 5 oz seharga Rp 65.000 dan menu baru mereka berupa sandwich durian Monthong seharga Rp 45.000.

    Tidak butuh waktu lama menunggu dessert ini. Kurang lebih 10 menit sampai pesanan keluar dari bilik dan siap disantap.

    Dessert duriannya disajikan dalam mangkuk kertas cokelat terbuat dari kraft paper dan dalam keadaan beku. Oleh karena itu, setelah diterima sebaiknya durian ini didiamkan sejenak sekitar 3-5 menit hingga teksturnya lembek.

    Bagai Mendapat Durian RuntuhBegini tampilan dessert durian monthongnya. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Setelah mulai meleleh, barulah terasa teksturnya mirip seperti daging durian yang lembut, tetapi lebih creamy. Saat dimakan masih ada serabut daging duriannya.

    Karena dessert ini dibuat murni dari durian segar, tanpa campuran perasa atau pemanis buatan, sehingga sensasinya benar-benar seperti makan daging durian. Bedanya dessert ini dimakan dalam kondisi dingin.

    Mirip durian beku, warnanya kuning muda, tidak sepekat daging durian monthong yang kuning cerah. Rasanya manis legit dengan sedikit sekali sentuhan pahit. Aroma duriannya cukup menyengat dan jejaknya menempel kuat di mulut.

    Sandwich durian lebih baik langsung dimakan saat kondisinya masih beku karena lebih mudah meleleh daripada dessert durian.

    Bagai Mendapat Durian RuntuhSedangkan seperti ini tampilan sandwich durian. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Terdiri dari daging durian monthong dibalut dalam lapisan wafer, mirip es krim Jepang. Sensasi makannya seperti makan es krim sandwich lapis wafer di pasaran karena tekstur isi durian yang beku.

    Balutan sandwichnya punya tekstur yang tidak krispi, lebih dominan lembut dan rasanya hambar. Namun, berpadu sempurna dengan isian durian.

    Rasa dan aroma duriannya jauh lebih ringan daripada dessert durian. Justru saat pertama kali dimakan, rasa duriannya kurang tercecap di lidah. Cenderung hambar.

    Namun, aroma dan jejak rasa durian monthongnya muncul perlahan. Rasa manisnya juga jauh lebih lembut daripada dessert durian.

    Jika tertarik, bisa mampir langsung ke gerai ‘Bagai Mendapat Durian Runtuh’ di Pasar Santa. Buka Selasa sampai Minggu pukul 10.00 – 20.00 WIB. Bisa juga pesan online lewat WhatsApp atau Tokopedia.

    (aqr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Lagi Viral Pastry Jumbo Bentuk Pita, Begini Tekstur dan Rasanya


    Jakarta

    Inovasi pastry tidak ada habisnya. Jika umumnya pastry berbentuk kotak biasa atau bulan sabit, pastry dari bakery populer ini punya bentuk seperti pita!

    Pastry banyak digemari karena teksturnya yang lembut di dalam dan renyah di luar. Rasanya yang gurih alami dari pemakaian mentega juga membuat pastry diidamkan.

    Seiring berjalannya waktu, kreasi pastry terus berkembang. Salah satu inovasi terbaru yaitu pastry berbentuk pita.


    Awalnya populer di Korea Selatan, kini pastry itu dapat ditemukan di Indonesia. Adalah Tous Les Jours yang memproduksinya.

    Sejak diluncurkan awal Maret 2025, croissant pita ini sudah diincar banyak orang berkat bentuknya yang unik dan ukurannya cukup besar.

    Ribbon Pie bisa dibeli di gerai Tous Les Jours seluruh indonesia. Dikemas berbeda daripada roti atau croissant lainnya.

    Satu buah ribbon pie dikemas dalam box kotak jinjing dengan sentuhan desain berbentuk pita juga. Harga croissant pita per buahnya Rp 45.000.

    Tous Les JoursTous Les Jours menawarkan ribbon pie, pastry berbentuk pita yang dikemas seperti ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    detikFood membeli Ribbon Pie di gerai Tous Les Jours Street Gallery, Pondok Indah Mall. Tidak sulit menemukannya karena croissant ini juga tersusun rapi di etalase.

    Kemasannya yang berbentuk box jinjing membuat croissant ini aman, tidak mudah hancur.

    Pada dasarnya kreasi pastry ini berupa adonan seperti puff pastry plain butter yang dibentuk menjadi pita kupu-kupu, dipanggang, lalu diberi tambahan saus karamel di atasnya.

    Ukuran croissant pita lebih besar dari croissant pada umumnya. Jika biasanya croissant punya ukuran panjang 10-12 cm, Ribbon Pie panjangnya sekitar 16-17 cm.

    Tekstur bagian luar ribbon pie ini renyah dan flaky. Namun, bagian dalamnya tetap lembut dan berlapis.

    Tous Les JoursBegini tampilan pastry berbentuk pita kupu kupu itu. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Tipenya bukan yang padat sehingga memakannya pun lebih enak dan terasa ringan di mulut. Tekstur croissant ini tidak begitu membuat seret di tenggorokan.

    Rasa manis karamel lebih tercecap di bagian luar pastry ini. Sedangkan bagian dalamnya cenderung terasa seperti gurih mentega dengan sedikit sentuhan manis.

    Tous Les JoursBagian dalam pastrynya memiliki lapisan seperti ini. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    Ukurannya yang cukup besar membuatnya bisa dinikmati bersama. Jika ingin mencobanya, bisa langsung datang ke gerai Tous Les Jours di seluruh Indonesia.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Pedas Seuhah! Bakso Aci Tulang Rangu Pakai Sambal Kacang Medok


    Jakarta

    Sedang viral jadi menu bakso kekinian. Gerai Bakso Cirawang Manja menawarkan aneka bakso dengan sambal kacang dan sambal pedas nendang.

    Pertama kali populer di Garut, menu bakso cirawang ini merupakan singkatan dari aci, tulang rangu dan daun bawang. Ciri khasnya terletak pada sambal kacang dan sambal merah yang melimpah dan bikin ngiler.

    Di Jakarta, ada gerai Bakso Cirawang Manja yang punya tiga cabang. Salah satunya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, yang gerainya beroperasi selama 24 jam dengan harga yang terjangkau.


    Mulai dari menu Cirawang Manja, Bakso Super Manja, Urat Koyor Oseng hingga Kriuk Manja ada di sini.

    Detail Informasi Bakso Cirawang Manja
    Nama Tempat Makan Bakso Cirawang Manja
    Alamat Jl. Tebet Timur Dalam Raya No.125.
    Tebet, Jakarta Selatan.
    No Telp 0811-1918-2656
    Jam Operasional 24 Jam.
    Estimasi Harga Rp 20.000 – Rp 50.000
    Tipe Kuliner Bakso
    Fasilitas

    1. Didirikan oleh Mantan TKI Timur Tengah

    Bakso Cirawang Manja : Pedas Seuhah! Bakso Aci Tulang Rangu Pakai Sambal Kacang MedokBakso Cirawang Manja : Pedas Seuhah! Bakso Aci Tulang Rangu Pakai Sambal Kacang Medok Foto: detikFood

    Bakso Cirawang Manja ini sukses viral dalam waktu singkat. Sang pemilik yang akrab disapa Abe, dulunya merupakan mantan TKI yang bekerja sebagai perawat di beberapa rumah sakit di Timur Tengah.

    Setelah kembali ke Indonesia, Abe melihat bahwa tren makanan di Indonesia tak jauh dari bakso dan makanan pedas. Sehingga dia memutuskan untuk membuka Bakso Cirawang Manja, tentunya dengan resep dan racikan buatannya.

    Bakso Cirawang Manja : Pedas Seuhah! Bakso Aci Tulang Rangu Pakai Sambal Kacang MedokBakso Cirawang Manja : Pedas Seuhah! Bakso Aci Tulang Rangu Pakai Sambal Kacang Medok Foto: detikFood

    Salah satu yang menjadi ciri khasnya di sini kuah kaldunya menggunakan metode slow cook. Abe menggunakan tulang sapi atau balungan yang direbus selama 12 jam lamanya, sehingga rasa kuah kaldunya terasa dan kaya akan kolagen. Kini Abe memiliki tiga cabang yaitu di Tebet, Kalibata City dan Kebayoran lama.

    2. Cirawang Super Manja

    Bakso Cirawang Manja : Pedas Seuhah! Bakso Aci Tulang Rangu Pakai Sambal Kacang MedokBakso Cirawang Manja : Pedas Seuhah! Bakso Aci Tulang Rangu Pakai Sambal Kacang Medok Foto: detikFood

    Menu utama yang paling laris di sini ada Cirawang Super Manja (Rp 40.000). Ini merupakan paket yang paling lengkap dan paling mengenyangkan. Karena terdiri dari kwetiau basah 50 gram, bakso cirawang lima butir, satu bakso isi ukuran jumbo, dua tahu belah, dua kikil iris dan tambahan tiga tulang rangu iris.

    Alih-alih menggunakan kuah, hidangan ini disajikan dengan saus kacang yang medok dan kental, kemudian ditambah dengan sambal merah khas cirawang yang bisa disesuaikan dengan selera.

    Bakso Cirawang Manja : Pedas Seuhah! Bakso Aci Tulang Rangu Pakai Sambal Kacang MedokBakso Cirawang Manja : Pedas Seuhah! Bakso Aci Tulang Rangu Pakai Sambal Kacang Medok Foto: detikFood

    Di suapan pertama langsung terasa tonjokan pedasnya, kombinasi ‘misdasem’ atau paduan rasa dari bumbu amis, lada dan asam ini yang paling dominan terasa dan bikin nagih. Tak ketinggalan bakso jumbonya dipenuhi dengan urat dan tulang muda. Paduan lainnya seperti cirawang dan kwetiau juga tak kalah enak dan bikin kenyang.

    Cek Menu Lainnya di Halaman Berikutnya!

    3. Cirawang Manja dan Bakso Super Manja

    Bakso Cirawang Manja : Pedas Seuhah! Bakso Aci Tulang Rangu Pakai Sambal Kacang MedokBakso Cirawang Manja : Pedas Seuhah! Bakso Aci Tulang Rangu Pakai Sambal Kacang Medok Foto: detikFood

    Bagi yang mau makan cirawang enak dan hemat, tak perlu khawatir karena di Bakso Cirawang Manja menyajikan menu murah yaitu Cirawang Manja harga Rp 10.000 saja. Menu ekonomis ini isinya ada lima bakso cirawang, kwetiau dan dua tahu belah.

    Meski tanpa tambahan tulang rangu atau bakso urat, rasanya tetap enak. Sambal merah dan sambal kacangnya pun tetap royal.

    Bakso Cirawang Manja : Pedas Seuhah! Bakso Aci Tulang Rangu Pakai Sambal Kacang MedokBakso Cirawang Manja : Pedas Seuhah! Bakso Aci Tulang Rangu Pakai Sambal Kacang Medok Foto: detikFood

    Selain itu, bagi yang tak biasa makan bakso dengan bumbu kacang, di sini juga menjual bakso biasa dengan kuah kaldu bening. Namanya Bakso Super Manja (Rp 40.000). Isinya lengkap ada bakso urat dan bakso daging, mie kuning dan bihun, tahu belah serta tulang rangu dan juga tetelan.

    Walaupun kuah baksonya bening, tapi tanpa campuran apapun sudah enak. Karena kaldu sapinya diproses selama 12 jam dan tak hambar.

    4. Kriuk Manja dan Urat Koyor Oseng

    Bakso Cirawang Manja : Pedas Seuhah! Bakso Aci Tulang Rangu Pakai Sambal Kacang MedokBakso Cirawang Manja : Pedas Seuhah! Bakso Aci Tulang Rangu Pakai Sambal Kacang Medok Foto: detikFood

    Puas menyantap bakso cirawang dengan aneka isian dari bakso urat, tulang rangu sampai sambal kacangnya yang medok, ada lagi menu pelengkap yang tak kalah enak. Di Bakso Cirawang Manja menjual menu pelengkap seperti Urat Koyor Oseng (Rp 15.000), cocok untuk dimakan dengan bakso ataupun bisa jadi lauk makan nasi.

    Begitu juga dengan menu Kriuk Manja (Rp 25.000), yaitu bakso goreng seporsinya isi dua biji. Teksturnya garing, tapi bagian dalamnya tetap empuk dan bukan tipe bakso goreng yang kopong.

    Bakso Cirawang Manja : Pedas Seuhah! Bakso Aci Tulang Rangu Pakai Sambal Kacang MedokBakso Cirawang Manja : Pedas Seuhah! Bakso Aci Tulang Rangu Pakai Sambal Kacang Medok Foto: detikFood

    Selain di atas masih ada beberapa menu lainnya seperti Bakso Urami, Bakso Mini, Bakso Halus dan masih banyak lagi. Harganya terjangkau, mulai dari Rp 20.000 saja.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com