Tag: manfaat beasiswa

  • Deret Manfaat yang Diterima Awardee LPDP 2025


    Jakarta

    Pendaftaran Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1 telah dibuka hingga 17 Februari 2025. Sebelum mendaftar, peminat wajib mengetahui deret manfaat yang diterima awardee LPDP 2025.

    Beasiswa LPDP merupakan beasiswa di bawah naungan LPDP Kementerian Keuangan yang memberikan bantuan dana pendidikan Magister dan Doktoral.

    Peserta yang lolos seleksi, yakni awardee LPDP, akan mendapatkan bantuan pembiayaan secara penuh maupun parsial. Adapun dana bantuan ini mencakup dana pendidikan dan dana pendukung.


    Apa saja manfaat yang diterima awardee LPDP 2025? Berikut daftarnya seperti dilansir dari Pedoman Beasiswa LPDP Perguruan Tinggi Utama Dunia 2025.

    Deret Manfaat yang Diterima Awardee LPDP 2025

    Dana Pendidikan

    Dana Pendaftaran
    Dana SPP/Tuition Fee
    Dana Tunjangan Buku
    Dana Penelitian Tesis/Disertasi
    Dana Seminar Internasional
    Dana Publikasi Jurnal Internasional

    Dana Pendukung

    Dana Transportasi
    Dana Aplikasi Visa
    Dana Asuransi Kesehatan
    Dana Kedatangan
    Dana Hidup Bulanan
    Dana Lomba Internasional
    Dana Tunjangan keluarga (khusus
    Doktor)
    Dana keadaaan darurat (jika diperlukan)

    Daftar Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1 yang Dibuka

    Melansir laman resminya, kategori Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1 adalah Program Umum, Program Afirmasi, Program Targeted, dan Program Targeted Bundling. Simak rinciannya berikut ini:

    Program Umum

    Beasiswa Reguler
    Beasiswa Perguruan Tinggi Utama Dunia
    Beasiswa Parsial

    Program Afirmasi

    Beasiswa Penyandang Disabilitas
    Beasiswa Putra-putri Papua
    Beasiswa Daerah Afirmasi
    Beasiswa Pra Sejahtera

    Program Targeted

    Beasiswa PNS, TNI, POLRI
    Beasiswa Kewirausahaan
    Beasiswa Pendidikan Kader Ulama
    Beasiswa Dokter Spesialis dan Subspesialis
    Beasiswa Doktor Talenta Riset dan Inovasi Nasional
    Beasiswa Doktor Praktisi

    Program Targeted – Beasiswa Bundling

    Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-NUS Master in Venture Creation (MSVC) dan Non Prioritas
    Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-NTU MBA dan Non Prioritas
    Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-NTU Doktor dan Non Prioritas
    Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-NUS Business School Master dan Non Prioritas
    Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-UNSW Doktor dan Non Prioritas
    Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-France Master dan Non Prioritas
    Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-Tsinghua Master of Finance dan Non Prioritas
    Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-UST Korea Master Doktor dan Non Prioritas
    Beasiswa Bundling: Prioritas LPDP-University of Dundee Doktor dan Non Prioritas

    Cara Daftar Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1

    Apabila kamu sudah yakin untuk mengikuti Beasiswa LPDP, detikers bisa mengikuti langkah pendaftaran Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1 berikut ini:

    Kunjungi laman beasiswalpdp.kemenkeu.go.id
    Lengkapi semua dokumen yang dipersyaratkan pada aplikasi pendaftaran
    Pastikan melakukan submit aplikasi pendaftaran untuk mendapatkan kode registrasi/pendaftaran.
    Pastikan dokumen-dokumen pendukung seperti Surat Rekomendasi, Surat Keterangan, dan lainnya dalam masa berlaku dan diterbitkan sesuai ketentuan LPDP.

    Jadwal Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1

    Melansir dari laman resminya, berikut jadwal Beasiswa LPDP 2025 Tahap 1:

    Pendaftaran Seleksi: 17 Januari – 17 Februari 2025
    Seleksi Administrasi: 18 Februari – 6 Maret 2025
    Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi: 7 Maret 2025
    Pengajuan Sanggah: 8 – 10 Maret 2025
    Pengumuman Hasil Sanggah: 24 Maret 2025
    Seleksi Bakat Skolastik: 14 – 28 April 2025
    Pengumuman Hasil Seleksi Bakat Skolastik: 2 Mei 2025
    Seleksi Substansi: 6 Mei – 5 Juni 2025
    Pengumuman Hasil Seleksi Substansi: 19 Juni 2025
    Periode Perkuliahan paling cepat: Bulan Juli 2025

    Itulah deret manfaat yang diterima awardee LPDP 2025. Bagaimana detikers, tertarik mendaftar?

    (nir/nir)



    Sumber : www.detik.com

  • Serba-serbi Beasiswa Unggulan, Begini Manfaat dan Syaratnya



    Jakarta

    Beasiswa Unggulan adalah beasiswa di bawah Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Risetk, dan Teknologi (Kemendikbudristek), yang kini menjadi Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Kerap menjadi incaran pemburu beasiswa, apa saja manfaat hingga syarat Beasiswa Unggulan?

    Beasiswa Unggulan adalah bantuan biaya pendidikan yang dibuka untuk putra-putri terbaik bangsa. Beasiswa ini dibuka untuk jenjang pendidikan S1, S2, dan S3.

    Setiap tahunnya, beasiswa ini dibuka pada Juni atau Juli di tahun berjalan. Beasiswa Unggulan lazimnya dibuka dalam dua jalur, yakni Beasiswa Masyarakat Berprestasi dan Beasiswa Pegawai.


    Manfaat Beasiswa Unggulan

    Dikutip dari Pedoman Pendaftaran Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi Tahun 2024, manfaat Beasiswa Unggulan termasuk:

    1. Biaya Pendidikan
    2. Biaya hidup
    3. Biaya buku

    Syarat Beasiswa Unggulan

    Persyaratan Beasiswa Unggulan dapat berbeda untuk tiap jenjang pendidikan. Syarat-syarat yang perlu dipenuhi pelamar adalah sebagai berikut:

    1. Persyaratan Umum

    – Diutamakan memiliki sertifikat yang membuktikan prestasi akademik/nonakademik tingkat internasional dan/atau nasional.

    – Mendapatkan rekomendasi minimal dari guru bimbingan konseling di sekolah asal bagi pendaftar jenjang S1, dan dari pimpinan perguruan tinggi asal atau pembimbing akademik/skripsi/tesis untuk pendaftar jenjang S2 dan S3.

    – Tidak sedang mendaftar dan/atau menerima beasiswa dari pihak manapun termasuk APBN/APBD dengan komponen pembiayaan yang sama.

    – Belum pernah menempuh pendidikan pada jenjang yang sama.

    – Diterima di perguruan tinggi dalam negeri yang telah terakreditasi paling rendah B/Baik Sekali dan pada program studi terakreditasi paling rendah B/Baik Sekali, serta masuk dalam daftar Perguruan Tinggi tujuan Beasiswa Unggulan (sebagaimana daftar terlampir) atau di perguruan tinggi di luar negeri yang diakui oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi.

    – Tidak berstatus sebagai dosen, guru, tenaga kependidikan, dan pelaku budaya.

    – Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak untuk kelas sebagai berikut:

    a. Kelas Eksekutif
    b. Kelas Khusus
    c. Kelas Karyawan
    d. Kelas Jarak Jauh
    e. Kelas Internasional (bagi pendaftar tujuan studi dalam negeri)
    f. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari satu negara perguruan tinggi.
    – Berkomitmen untuk mempertahankan indeks prestasi semester (IPS) minimal 3,00 pada program sarjana (S-1), atau IPS minimal 3,25 pada program magister (S2) dan doktor (S-3) selama menjadi penerima Beasiswa Unggulan.

    2. Persyaratan Khusus Program Sarjana (S1)

    a. Lulusan pendidikan menengah yang lulus pada tahun berjalan atau maksimal lulus 2 (dua) tahun sebelumnya.

    b. Memiliki surat penerimaan/keterangan lulus/letter of acceptance (LoA) unconditional dari perguruan tinggi bagi mahasiswa baru.

    c. Memiliki surat keterangan aktif kuliah minimal dari dekan fakultas perguruan tinggi untuk mahasiswa on-going.

    d. Bagi mahasiswa on-going program sarjana (S1), yang sudah memulai perkuliahan maksimal sedang berada di semester 3 atau memiliki bukti KHS maksimal semester 2 dan memiliki nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) paling rendah 3,25 pada skala 4.

    e. memiliki kemampuan bahasa Indonesia, dibuktikan dengan sertifikat Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) yang diterbitkan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), untuk tujuan perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri dengan ketentuan sebagai berikut:

    – Paket UKBI yang diambil adalah Paket 1
    – Predikat sekurang-kurangnya Madya (skor 482-577)

    f. Memiliki kemampuan bahasa Inggris dari lembaga resmi yang dibuktikan dengan sertifikat untuk tujuan perguruan tinggi luar negeri dengan skor minimal; ITP/PBT: 500, PTE Academic: 34, IBT: 52, IELTS: 5.0.

    g. Membuat esai dalam bahasa Indonesia dengan ketentuan sebagai berikut:

    – judul/tema esai adalah “Karya Hebatku untuk Kemajuan Indonesia”

    – Esai ditulis pada kolom esai paling sedikit 1.000 kata dan paling banyak 1.500 kata.

    – Esai berisi deskripsi diri, deskripsi tentang karya yang pernah dihasilkan, karya hebat yang akan dihasilkan setelah menyelesaikan studi, dan bagaimana karya hebat yang akan dihasilkan tersebut dapat berguna bagi kemajuan Indonesia.

    3. Persyaratan Khusus Program S2

    a. Belum memasuki usia 32 tahun pada tanggal 31 Desember tahun pendaftaran bagi mahasiswa baru atau belum memasuki usia 33 tahun untuk yang sedang menempuh perkuliahan.

    b. Memiliki surat penerimaan/keterangan lulus/letter of acceptance (LoA unconditional dari perguruan tinggi bagi mahasiswa baru dan sudah harus memulai perkuliahan pada semester ganjil tahun akademik 2024/2025 (tidak diperkenankan untuk menunda perkuliahan atau tidak diperkenankan untuk mengikuti matrikulasi).

    c. Memiliki surat keterangan aktif kuliah minimal dari dekan fakultas/direktur pascasarjana perguruan tinggi bagi mahasiswa on going.

    d. Bagi mahasiswa on-going program magister (S2), yang sudah memulai perkuliahan maksimal sedang berada di semester 3 atau memiliki bukti KHS maksimal semester 2 dan memiliki nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) paling rendah 3,25 pada skala 4.

    e. Memiliki nilai IPK S1 paling rendah 3,25 pada skala 4.

    f. Memiliki kemampuan bahasa Indonesia, dibuktikan dengan sertifikat UKBI yang diterbitkan oleh Badan Bahasa, Kemendikbudristek, untuk tujuan perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri dengan ketentuan sebagai berikut:

    – Paket UKBI yang diambil adalah Paket 1.
    – Predikat sekurang-kurangnya Unggul (skor 578-640).

    g. Memiliki kemampuan bahasa Inggris dari lembaga resmi yang dibuktikan dengan sertifikat untuk tujuan perguruan tinggi luar negeri dengan skor minimal; ITP/PBT: 550, PTE Academic: 58, IBT: 80, IELTS: 6.5.

    h. Memiliki rencana studi dengan ketentuan berikut:

    – Memuat gambaran tentang alasan memilih bidang/prodi

    – Topik yang akan ditulis dalam tesis

    – Rencana studi dari awal semester hingga selesai

    – Dokumen rencana studi diunggah pada kolom yang tersedia di sistem.

    i. Membuat esai dalam bahasa Indonesia dengan ketentuan sebagai berikut:

    – Judul/tema esai adalah “Karya Hebatku untuk Kemajuan Indonesia”.

    – Esai ditulis pada kolom esai paling sedikit 1.500 kata dan paling banyak 2.000 kata.

    – Esai berisi deskripsi diri, deskripsi tentang karya yang pernah dihasilkan, karya hebat yang akan dihasilkan setelah menyelesaikan studi, dan bagaimana karya hebat yang akan dihasilkan tersebut dapat berguna bagi kemajuan Indonesia.

    4. Persyaratan Khusus Program S3

    a. Belum memasuki usia 46 tahun pada tanggal 31 Desember tahun pendaftaran bagi mahasiswa baru atau belum memasuki usia 47 tahun untuk yang sedang menempuh perkuliahan.

    b. Memiliki surat penerimaan/keterangan lulus/letter of acceptance (LoA) unconditional dari perguruan tinggi bagi mahasiswa baru dan sudah harus memulai perkuliahan pada semester ganjil tahun akademik 2024/2025 (tidak diperkenankan untuk menunda perkuliahan atau tidak diperkenankan untuk mengikuti matrikulasi).

    c. Memiliki surat keterangan aktif kuliah minimal dari dekan fakultas/direktur pascasarjana perguruan tinggi bagi mahasiswa on going bagi mahasiswa on-going program doktor (S3) yang sudah memulai perkuliahan maksimal sedang berada di semester 3 atau memiliki bukti KHS maksimal semester 2 dan memiliki nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) paling rendah 3,40 pada skala 4; memiliki nilai IPK S2 paling rendah 3,40 pada skala 4.

    d. Memiliki kemampuan bahasa Indonesia yang dibuktikan dengan sertifikat UKBI yang diterbitkan oleh Badan Bahasa, Kemendikbudristek, untuk tujuan perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri dengan ketentuan sebagai berikut:

    – Paket UKBI yang diambil adalah Paket 1
    – Predikat sekurang-kurangnya Unggul (skor 578-640)

    e. Memiliki kemampuan bahasa Inggris dari lembaga resmi yang dibuktikan dengan sertifikat untuk tujuan perguruan tinggi luar negeri dengan skor minimal; ITP/PBT: 550, PTE Academic: 58, IBT: 80, IELTS: 6.5.

    f. Memiliki proposal penelitian disertasi dengan ketentuan sebagai berikut:

    – Proposal sekurang-kurangnya memuat judul, latar belakang, rumusan masalah, pertanyaan penelitian, metode, manfaat, simpulan dan saran, dan daftar pustaka.

    – Dokumen proposal penelitian disertasi diunggah pada kolom yang tersedia di sistem.

    g. Membuat esai dalam bahasa Indonesia dengan ketentuan sebagai berikut:

    – Judul/tema esai adalah “Karya Hebatku untuk Kemajuan Indonesia”.

    – Esai ditulis pada kolom esai paling sedikit 1.500 kata dan paling banyak 2.000 kata.

    – Esai berisi deskripsi diri, deskripsi tentang karya yang pernah dihasilkan, karya hebat yang akan dihasilkan setelah menyelesaikan studi, dan bagaimana karya hebat yang akan dihasilkan tersebut dapat berguna bagi kemajuan Indonesia.

    5. Kelengkapan Berkas
    – Kartu Tanda Penduduk (KTP).

    – Kartu Tanda Mahasiswa (khusus mahasiswa on-going).

    – Surat Penerimaan/Keterangan lulus/LoA unconditional dari perguruan tinggi (khusus mahasiswa baru).

    – Surat keterangan aktif kuliah yang diterbitkan oleh perguruan tinggi (khusus mahasiswa on-going).

    – Kartu hasil studi (KHS) semester 1 dan 2 (khusus mahasiswa on-going).

    – Ijazah dan transkrip nilai terakhir.

    – Sertifikat UKBI untuk tujuan perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri yang diterbitkan oleh Badan Bahasa, Kemendikbudristek.

    – Sertifikat bahasa Inggris untuk tujuan perguruan tinggi luar negeri.

    – Rencana studi bagi program magister.

    – Proposal penelitian disertasi bagi program doktor.

    – Surat rekomendasi dari akademisi atau institusi terkait.

    – Surat pernyataan pendaftar Beasiswa Unggulan.

    – Sertifikat prestasi dan kompetensi.

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Unggulan dapat diakses melalui https://beasiswaunggulan.kemdikbud.go.id/.

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Pendaftaran Beasiswa S1 ITB Diperpanjang Sampai 14 September, Daftar di Link Ini



    Jakarta

    Beasiswa Utama LPS (BULPS) S1 Institut Teknologi Bandung (ITB) diperpanjang sampai 14 September 2025. Mahasiswa yang tertarik mendaftar bisa langsung menuju https://finaid.itb.ac.id.

    Jika diterima, mahasiswa akan mendapatkan uang beasiswa sebesar Rp1,5 juta per bulan selama 12 bulan. Selain itu, mahasiswa juga akan mendapatkan berbagai pelatihan soft skill serta komunitas.


    Tertarik mendaftar? Berikut informasi lengkapnya seperti dilansir dari laman Kemahasiswaan ITB.

    Manfaat Beasiswa S1 ITB BULPS 2025

    Uang beasiswa sebesar Rp. 1.500.000 perbulan selama 12 bulan
    Berbagai pelatihan softskill
    Capacity Building & Champion Camp
    Program Sosialisasi Komunitas
    Sharing Session

    Syarat Beasiswa S1 ITBBULPS 2025

    Kategori Beasiswa Prestasi

    Minimal mahasiswa semester 3 dan maksimal semester 5
    Telah menempuh minimal 40 SKS
    Usia maksimal 24 tahun saat pendaftaran
    IPK minimal 3.50
    Score TOEFL minimal 500/ setara
    Formulir Beasiswa LPS
    Surat rekomendasi dari dosen wali unduh
    Surat tidak sedang menerima beasiswa dari institusi lain
    Motivation letter berisi motivasi mengikuti beasiswa dan rencana karier ke depan dalam Bahasa Inggris

    Kategori Beasiswa Tidak Mampu

    Minimal mahasiswa semester 3 dan maksimal semester 5
    Telah menempuh minimal 40 SKS
    Usia maksimal 24 tahun saat pendaftaran
    IPK minimal 3.25
    Formulir Beasiswa LPS
    Surat rekomendasi dari dosen wali unduh
    Surat tidak sedang menerima beasiswa dari institusi lain
    Motivation letter berisi motivasi mengikuti beasiswa dan rencana karier ke depan dalam Bahasa Indonesia (Bahasa Inggris diutamakan)
    Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) minimal dari Desa/kelurahan daerah asal
    Surat penghasilan orang tua terbaru/Slip gaji orang tua terbaru

    Demikian informasi mengenai Beasiswa S1 ITB BULPS 2025. Tertarik mendaftar?

    (nir/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Siap-siap, Pendaftaran Beasiswa GKS 2026 Dibuka Mulai 15 September



    Jakarta

    Pendaftaran beasiswa program sarjana GKS tahun 2026 akan dibuka pada 15 September 2025. Hal tersebut diungkapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Institut Pendidikan Internasional Korea Selatan.

    Berdasarkan laman resmi Korea.net, panitiaGKS membuka kuota bagi 280 mahasiswa internasional dari 71 negara. Pendaftaran dibuka hingga 31 Oktober 2025.


    GKS atau Global Korea Scholarship adalah program beasiswa penuh yang dikelola oleh National Institute for International Education (NIIED), lembaga eksekutif di bawah kementerian pendidikan Korea Selatan.

    Beasiswa ini diberikan oleh Pemerintah Korea Selatan kepada mahasiswa Internasional yang ingin kuliah di Korea untuk jenjang D2, S1, S2, dan S3. Beasiswa GKS bertujuan untuk mengembangkan sumber daya manusia internasional dengan Korea Selatan di luar negeri.

    Apa saja manfaat beasiswa GKS? Simak di bawah ini.

    Manfaat Beasiswa GKS Sarjana 2026

    Melansir laman Atase Pendidikan KBRI di Korea Selatan, manfaat beasiswa GKS mencakup:

    Tiket pesawat PP Indonesia-Korea pada awal dan akhir masa penerimaan beasiswa.

    Tunjangan awal saat pertama kali tiba di Korea sejumlah 200 ribu KRW (Rp 2,3 juta)

    Tunjangan untuk mahasiswa Program Sarjana senilai 900 ribuKRW (Rp 10,6 juta) setiap bulan, mahasiswa Program Magister 1 jutaKRW (Rp 11,8 juta) setiap bulan, dan pelajar Program Riset diberikan tunjangan senilai 1,5 jutaKRW (Rp 17,7 juta) setiap bulan.

    Tunjangan penelitian sejumlah 210.000-240.000 KRW (Rp 2,48 juta-Rp 2,83 juta) per semester.

    Biaya belajar bahasa Korea selama 1 tahun sebelum perkuliahan

    Tanggungan penuh biaya perkuliahan

    Asuransi kesehatan sebesar 20 ribu KRW (Rp 236 ribu) per bulan.

    Hibah Kemampuan Bahasa Korea sejumlah 100 ribu KRW (Rp 1,18 juta) per bulan bagi penerima beasiswa GKS yang memiliki TOPIK level 5 dan 6.

    Hibah Penyelesaian Beasiswa 100 ribu KRW (Rp 1,18 juta).

    Syarat Beasiswa GKS 2026

    Pelamar harus memiliki kesehatan yang memadai, baik mental maupun fisik, untuk tinggal di negara asing untuk waktu yang lama.

    Harus berusia di bawah 25 tahun pada tanggal masuk (untuk jenjang S1)

    Telah menyelesaikan atau dijadwalkan untuk menyelesaikan pendidikan formal semua kursus dasar, menengah, dan menengah pada tanggal kedatangan (S1)

    Memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (GPA) di atas 80% dari institusi pendidikan terakhir

    Dokumen Pendaftaran BeasiswaGKS 2026

    Satu set dokumen asli lengkap yang terdiri dari:
    a. Form 1: Formulir pendaftaran
    b. Form 2: NIIED Pledge
    c. Form 3: Personal Statement
    d. Form 4: Study Plan
    e. Form 5: 2 Surat rekomendasi
    f. Form 6: Completed Self Medical Assessment
    g. Form 7: Sertifikat dan penghargaan lainnya (opsional)
    h. Form 8: Hasil tes kesehatan pelamar

    Seluruh dokumen di atas dapat diunduh pada link berikut: https://www.studyinkorea.go.kr.

    Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa GKS 2026 dapat dicek melalui http://posspika.kemdikbud.go.id/beasiswa-gks. Bagaimana detikers, tertarik mendaftar?

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • 2 Beasiswa Bank BCA Bakal Tutup Pendaftaran September Ini, Dapat Uang Saku-Asrama



    Jakarta

    Bank Central Asia (BCA) akan segera menutup pendaftaran Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA pada akhir September ini. Penasaran bagaimana cara pendaftarannya?

    Sebelumnya, kedua beasiswa ini telah membuka pendaftaran sejak pertengahan tahun. Meski sama-sama beasiswa, kedua beasiswa ini memiliki target, syarat, hingga manfaat yang berbeda.


    Apa saja perbedaannya?

    Perbedaan Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA

    Pada Beasiswa BCA 2026, peserta yang merupakan lulusan SMA/sederajat akan dibagi dalam Program Pendidikan Bisnis dan Perbankan (PPBP) atau Program Pendidikan Teknik Informatika (PPTI). Program pendidikan akan berlangsung selama 2,5 tahun di BCA Learning Institute.

    Selain belajar di kelas, peserta akan menjalani on job training (OJT) di unit kerja BCA. Setelah lulus dari BCA Learning Institute, penerima beasiswa bisa lanjut kuliah, merampungkan skripsi, dan memperoleh gelar dari universitas rekanan BCA.

    Kemudian Beasiswa Bakti BCA dibuka untuk mahasiswa S1 dari berbagai perguruan tinggi negeri (PTN). Dengan memperoleh beasiswa ini, mahasiswa akan dibantu pembiayaan uang semesteran dan uang saku bulanan.

    Syarat Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA

    Nah jangan sampai tertukar, karena kedua beasiswa ini memiliki syarat yang cukup berbeda. Dilansir dari laman resmi BCA, berikut syarat-syaratnya:

    Syarat Beasiswa BCA

    Warga Negara Indonesia

    Siswa SMA/SMK maupun MA, yang akan kuliah di tahun ajaran 2026

    Usia maksimal 19 tahun

    Nilai rata-rata rapor jenjang SMA/SMK minimal 75

    Memiliki keinginan belajar dan berprestasi

    Syarat Beasiswa BaktiBCA

    Warga Negara Indonesia

    Belum menikah

    Mahasiswa aktif S1 non vokasi di perguruan tinggi negeri dan sedang menempuh semester 3

    Berusia maksimal 22 tahun per 31 Desember 2025

    Tidak sedang menerima beasiswa lain

    Mempunyai komitmen belajar tinggi, kepedulian sosial, aktif berorganisasi/kepanitian, dan tidak terikat bekerja full time atau terikat secara dinas

    Siap mengikuti seluruh rangkaian program beasiswa jika diterima

    Memenuhi kriteria khusus sesuai kategori beasiswa yang dipilih

    Manfaat Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA

    Manfaat Beasiswa BCA

    Beasiswa BCA 2026 meliputi komponen manfaat sebagai berikut:

    Pendidikan gratis

    Uang saku

    Buku pelajaran

    Laptop (khusus bagi pesertaPPTI)

    Shuttle bus

    Makan siang

    Asrama

    Penawaran kerja di BCA

    Manfaat Beasiswa Bakti BCA

    Kemudian manfaat yang didapat penerima Beasiswa Bakti BCA adalah:

    Uang saku bulanan Rp 500 ribu

    Subsidi uang kuliah tunggal (UKT) minimal Rp 2 juta per semester

    Kesempatan berjejaring

    Bakti Champions Program (transformational workshop, social community, empowerment, financial literacy, dll)

    Mengikuti national summit.

    Perlu diingat jika pendaftaran Beasiswa BCA ditutup pada 22 September 2025, sedangkan Beasiswa Bakti BCA ditutup pada 30 September 2025. Informasi lebih lanjut dapat kamu cek melalui https://karir.bca.co.id/beasiswa-bca dan https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/CSR/Bakti-BCA/bakti-pendidikan/beasiswa-bakti-bca. Tertarik mendaftar?

    (nir/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • 2 Beasiswa Bank BCA Bakal Tutup Pendaftaran September Ini, Dapat Uang Saku-Asrama



    Jakarta

    Bank Central Asia (BCA) akan segera menutup pendaftaran Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA pada akhir September ini. Penasaran bagaimana cara pendaftarannya?

    Sebelumnya, kedua beasiswa ini telah membuka pendaftaran sejak pertengahan tahun. Meski sama-sama beasiswa, kedua beasiswa ini memiliki target, syarat, hingga manfaat yang berbeda.


    Apa saja perbedaannya?

    Perbedaan Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA

    Pada Beasiswa BCA 2026, peserta yang merupakan lulusan SMA/sederajat akan dibagi dalam Program Pendidikan Bisnis dan Perbankan (PPBP) atau Program Pendidikan Teknik Informatika (PPTI). Program pendidikan akan berlangsung selama 2,5 tahun di BCA Learning Institute.

    Selain belajar di kelas, peserta akan menjalani on job training (OJT) di unit kerja BCA. Setelah lulus dari BCA Learning Institute, penerima beasiswa bisa lanjut kuliah, merampungkan skripsi, dan memperoleh gelar dari universitas rekanan BCA.

    Kemudian Beasiswa Bakti BCA dibuka untuk mahasiswa S1 dari berbagai perguruan tinggi negeri (PTN). Dengan memperoleh beasiswa ini, mahasiswa akan dibantu pembiayaan uang semesteran dan uang saku bulanan.

    Syarat Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA

    Nah jangan sampai tertukar, karena kedua beasiswa ini memiliki syarat yang cukup berbeda. Dilansir dari laman resmi BCA, berikut syarat-syaratnya:

    Syarat Beasiswa BCA

    Warga Negara Indonesia

    Siswa SMA/SMK maupun MA, yang akan kuliah di tahun ajaran 2026

    Usia maksimal 19 tahun

    Nilai rata-rata rapor jenjang SMA/SMK minimal 75

    Memiliki keinginan belajar dan berprestasi

    Syarat Beasiswa BaktiBCA

    Warga Negara Indonesia

    Belum menikah

    Mahasiswa aktif S1 non vokasi di perguruan tinggi negeri dan sedang menempuh semester 3

    Berusia maksimal 22 tahun per 31 Desember 2025

    Tidak sedang menerima beasiswa lain

    Mempunyai komitmen belajar tinggi, kepedulian sosial, aktif berorganisasi/kepanitian, dan tidak terikat bekerja full time atau terikat secara dinas

    Siap mengikuti seluruh rangkaian program beasiswa jika diterima

    Memenuhi kriteria khusus sesuai kategori beasiswa yang dipilih

    Manfaat Beasiswa BCA dan Beasiswa Bakti BCA

    Manfaat Beasiswa BCA

    Beasiswa BCA 2026 meliputi komponen manfaat sebagai berikut:

    Pendidikan gratis

    Uang saku

    Buku pelajaran

    Laptop (khusus bagi pesertaPPTI)

    Shuttle bus

    Makan siang

    Asrama

    Penawaran kerja di BCA

    Manfaat Beasiswa Bakti BCA

    Kemudian manfaat yang didapat penerima Beasiswa Bakti BCA adalah:

    Uang saku bulanan Rp 500 ribu

    Subsidi uang kuliah tunggal (UKT) minimal Rp 2 juta per semester

    Kesempatan berjejaring

    Bakti Champions Program (transformational workshop, social community, empowerment, financial literacy, dll)

    Mengikuti national summit.

    Perlu diingat jika pendaftaran Beasiswa BCA ditutup pada 22 September 2025, sedangkan Beasiswa Bakti BCA ditutup pada 30 September 2025. Informasi lebih lanjut dapat kamu cek melalui https://karir.bca.co.id/beasiswa-bca dan https://www.bca.co.id/id/tentang-bca/CSR/Bakti-BCA/bakti-pendidikan/beasiswa-bakti-bca. Tertarik mendaftar?

    (nir/faz)



    Sumber : www.detik.com