Tag: manfaat kopi

  • Apa Benar Kopi Campur Ghee Bisa Turunkan Berat Badan?


    Jakarta

    Minum kopi disebut bisa menurunkan berat badan secara signifikan. Bagaimana jika racikannya ditambahkan ghee? Ahli mengungkapkan faktanya.

    Kopi termasuk salah satu minuman sehat yang banyak dikonsumsi, karena dapat memberikan manfaat untuk tubuh. Salah satunya baik dikonsumsi saat diet untuk menurunkan berat badan.

    Racikan kopi yang baik untuk diet biasanya berupa kopi hitam polos. Kopi hitam ini mengandung zat antioksidan tinggi yang baik dalam metabolisme tubuh.


    Selain itu, kopi hitam juga dapat diracik dengan berbagai macam bahan. Dilansir dari Food NDTV (25/9), bahan yang dapat ditambahkan salah satunya adalah ghee.

    Ghee diketahui sebagai mentega murni dan banyak digunakan pada masakan India. Bahan satu ini terbuat dari lemak sehat yang memiliki manfaat untuk meningkatkan pencernaan, kesehatan usus, hingga penurunan berat badan.

    penjelasan mengenai kopi campur gheepenjelasan mengenai kopi campur ghee Foto: Getty Images/iStockphoto

    Kopi ghee banyak dikonsumsi pada pagi hari. Biasanya orang menambahkan sejumlah kecil ghee pada racikan kopi hitam, bisa diseduh bersamaan atau diblender.

    Bicara soal manfaatnya, apakah mengonsumsi kopi ghee baik untuk jangka panjang? Luke Coutinho, selaku ahli gaya hidup integratif mengatakan bahwa, kopi ghee bukanlah minuman ‘jalan pintas’ untuk mereka yang ingin menghilangkan lemak atau menurunkan berat badan.

    Menurut Luke, cara yang lebih baik adalah mengonsumsi ghee dan kopi secara terpisah. “Sebaiknya orang-orang harus berpikir ulang tentang kopi ghee yang akan membantu mereka menurunkan berat badan,” ungkap Luke.

    “Tidak ada jalan pintas untuk menghilangkan lemak,” lanjutnya.

    Luke juga memberikan saran yang lebih baik untuk menurunkan berat badan. “Makanlah dengan cerdas, lebih banyak bergerak (olahraga), tidur dengan baik, serta tetap konsisten, sederhana,” sarannya.

    Jadi, menggabungkan keduanya bukanlah cara terbaik untuk menurunkan berat badan dengan cepat. Racikan kopi terbaik untuk menurunkan berat badan tetaplah kopi hitam polos tanpa tambahan gula, krimer atau susu.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Lagi Tren Minum Es Americano untuk Turunkan Berat Badan, Ini Kata Dokter


    Jakarta

    Belakangan ini es kopi Americano tengah jadi idaman karena diklaim bisa membantu menurunkan berat badan. Apa benar? Ini kata dokter.

    Klaim bahwa kopi Americano dapat menurunkan berat badan membuat kopi ini menjadi tren di media sosial. Banyak netizen yang sudah membuktikan keberhasilannya diet dengan kopi ini.

    Salah satunya pengguna akun TikTok @NindyaPutri (05/10/24). Dalam videonya ia menceritakan bagaimana es kopi Americano dapat menurunkan berat badan secara signifikan.


    Menurutnya, Americano dapat membantu mengurangi nafsu makan. Dengan begitu akan mempermudah proses penurunan berat badan.

    “Mulai sekarang gak usah pakai pil slimming lagi, cukup minum Americano sehari sekali atau dua kali. Bikin berat badan turun dan ini mengurangi nafsu makan,” tuturnya.

    Lantas, apa itu Americano dan apakah benar manfaatnya dapat menurunkan berat badan? Dikutip dari berbagai sumber, berikut faktanya!

    1. Apa itu Americano?

    Americano bisa untuk menurunkan berat badan.Americano adalah espresso yang ditambahkan air. Foto: iStock

    Americano adalah racikan dari espresso yang ditambah air. Racikan kopi ini dibuat dengan rasio antara kopi dan airnya 1:4 sampai 1:6.

    Jika ingin kopi hitam yang lebih kuat, bisa mencampur 30 mililiter espresso dengan 120 mililiter air. Jika ingin kopi yang lebih ringan bisa menyampurkan 30 mililiter espresso dengan 180 mililiter air.

    Americano dapat disajikan hangat atau dingin dengan tambahan es batu. Karena dibuat tanpa pemanis apapun, karenanya Americano disebut sebagai kopi sehat.

    2. Temuan peneliti

    Americano bisa untuk menurunkan berat badan.Americano bisa untuk menurunkan berat badan. Foto: iStock

    Klaim bahwa Americano adalah racikan kopi sehat dibuktikan oleh beberapa penelitian. Salah satunya peneliti yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition pada 2023.

    Peneliti menemukan bahwa minum kopi tanpa gula dikaitkan dengan sedikit penurunan berat badan. Minum secangkir kopi hitam bisa menurunkan berat badan 0,12 kg, lapor Medical News Today.

    Manfaat tersebut didapatkan karena kopi mengandung senyawa penting, seperti kafein, theobromine, teofilin, dan asam klorogenat. Senyawa itu bisa menurunkan berat badan dengan berbagai cara.

    Manfaat kafein pada biji kopi ada di halaman selanjutnya.

    3. Manfaat kafein untuk memobilisasi lemak

    Americano bisa untuk menurunkan berat badan.Americano dapat meningkatkan asam lemak dari jaringan lemak ke dalam darah. Foto: iStock

    Seperti kandungan kafein misalnya yang berperan menstimulasi sistem saraf untuk mengirimkan sinyal langsung ke sel lemak agar memecah lemak.

    Ini dilakukan dengan meningkatkan kadar hormon epinefrin dalam darah. Hormon tersebut dikenal juga sebagai hormon adrenalin.

    Jika hormon tersebut meningkat, maka kafein dapat meningkatkan pelepasan asam lemak dari jaringan lemak ke dalam darah. Supaya lebih efektif manfaatnya imbangi dengan aktivitas fisik.

    4. Manfaat kafein untuk meningkatkan metabolisme

    Kafein juga dapat meningkatkan sistem metabolisme sebesar 3-11%. Dosis kafein yang lebih besar memiliki efek yang lebih besar pula pada laju metabolisme.

    Semakin besar laju metabolisme dalam tubuh, maka semakin mudah untuk menurunkan berat badan. Meningkatkan metabolisme itu sebagian besar disebabkan oleh pembakaran lemak.

    Namun, efek ini kurang terasa pada orang obesitas. Sebuah studi menunjukkan bahwa kafein meningkatkan pembakaran lemak 29% pada orang kurus dan pada orang gemuk hanya 10%.

    5. Menurut dr Dion Haryadi

    Iced Americano, menu kopi yang muncul saat Perang Dunia ke-2Iced Americano merupakan pilihan kopi sehat. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Melaui video TikToknya, dr Dion Haryadi yang dikenal dengan tips dietnya menanggapi tren minum Americano untuk diet. Menurutnya, tren ini tidak selalu benar.

    “Kalau dilihat dari literatur yang ada, konsumsi kopi yang tinggi itu tidak selalu menghasilkan penurunan berat badan,” ujarnya dalam video TikTok @dionharyadi (27/10/24).

    Ia menjelaskan ada penelitian yang membuktikan bahwa kopi bisa menurunkan berat badan dan ada pula peneliti yang membantah. Jika pun ada, maka harus didalami lagi studinya.

    “Nah yang bilang bisa turunkan berat badan itu harus didalami lagi, apakah itu murni disebabkan oleh kopi atau karena orangnya makan lebih sedikit saja,” tuturnya.

    Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tren belakangan soal Americano tidak memiliki bukti ilmiah yang kuat. Namun, ia membenarkan bahwa Americano merupakan pilihan kopi sehat yang rendah kalori.

    (raf/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Rutin Minum Kopi Bikin Wanita Menua Lebih Sehat, Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Kopi tak hanya menyegarkan dan bikin semangat. Tapi juga banyak manfaat kesehatan untuk wanita, salah satunya dalam proses penuaan. Begini hasil penelitiannya.

    Kopi mengandung banyak manfaat untuk tubuh. Selain membuat tubuh menjadi lebih semangat dan berenergi di pagi hari, ternyata konsumsi kopi juga dikaitkan pada proses penuaan yang lebih sehat pada tubuh wanita.

    Mengutip People (04/06), hal ini dijelaskan dalam presentasi di Nutrition 2025 ole American Society for Nutrition Orlando. Penelitian yang sudah berlangsung selama 30 tahun melibatkan hampir 50.000 peserta perempuan.


    Berikut hasil penelitian yang mengaitkan kopi dengan proses penuaan yang lebih sehat dan alami untuk wanita:

    1. Studi Kopi yang Berlangsung Selama 30 Tahun

    Rutin Minum Kopi Bikin Wanita Menua Lebih Sehat, Ini Kata AhliRutin Minum Kopi Bikin Wanita Menua Lebih Sehat, Ini Kata Ahli Foto: Ilustrasi iStock

    Temuan dari studi jangka panjang yang dipresentasikan dalam pertemuan tahunan Nutrition 2025 di Orlando, mengungkap bahwa konsumsi kopi berkaitan dengan penuaan sehat pada perempuan. Penelitian ini menganalisis data dari hampir 50.000 perempuan dalam jurnal Nurses’ Health Study tahun 1984.

    Partisipan atau peserta yang terlibat memiliki rentang usia 45-60 tahun. Setiap partisipan memberikan data rinci mengenai pola makan serta kondisi kesehatan mereka, termasuk rutinitas minum kopi.

    Para peneliti mendefinisikan proses penuaan sehat pada wanita itu melalui beberapa syarat. Salah satunya harapan hidup hingga usia 70 tahun atau lebih, bebas dari 11 penyakit kronis utama, memiliki fungsi fisik yang baik, kesehatan mental yang stabil, tidak mengalami gangguan kognitif, serta tidak pikun.

    2. Hasil Penelitian Kopi

    Rutin Minum Kopi Bikin Wanita Menua Lebih Sehat, Ini Kata AhliRutin Minum Kopi Bikin Wanita Menua Lebih Sehat, Ini Kata Ahli Foto: Ilustrasi iStock

    Peneliti menemukan bahwa perempuan yang tergolong “healthy agers” (penuaan sehat) mengonsumsi rata-rata 315 miligram kafein per hari atau setara dengan tiga cangkir kopi.

    Lebih dari 80% asupan kafein berasal dari kopi. Setiap tambahan satu cangkir kopi per hari dikaitkan dengan peningkatan peluang sebesar 2%-5% untuk mencapai usia tua dengan kondisi fisik dan mental yang baik.

    Temuan ini memperkuat bukti bahwa konsumsi kopi dalam jumlah sedang dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat.

    3. Efek Sehat dari Kopi

    Rutin Minum Kopi Bikin Wanita Menua Lebih Sehat, Ini Kata AhliRutin Minum Kopi Bikin Wanita Menua Lebih Sehat, Ini Kata Ahli Foto: Ilustrasi iStock

    Dr. Sara Mahdavi dari Harvard T.H. Chan School of Public Health yang memimpin penelitian ini menyatakan bahwa hubungan antara kopi dan penuaan sehat tetap konsisten meskipun variabel gaya hidup lain seperti pola makan, olahraga, dan kebiasaan merokok juga berpengaruh pada proses penuaan setiap wanita.

    Ia juga menekankan bahwa manfaat kesehatan ini muncul dari kafein yang tampaknya spesifik pada kopi, bukan hanya karena kandungan kafeinnya saja.

    Penelitian ini juga menemukan bahwa mereka tidak bisa menemukan adanya manfaat serupa pada kopi tanpa kafein, teh, atau minuman bersoda berkafein. Sehingga temuan ini mengindikasikan bahwa senyawa bioaktif unik dalam kopi berperan penting dalam proses penuaan yang sehat pada wanita.

    Cek di Halaman Selanjutnya!

    4. Perlu Penelitian Lebih Lanjut

    Meskipun hasilnya menjanjikan, Mahdavi mengingatkan bahwa partisipan studi mayoritas adalah perempuan kulit putih, berpendidikan tinggi, dan berprofesi di bidang kesehatan, sehingga diperlukan penelitian lanjutan untuk populasi yang lebih luas.

    Ia juga menegaskan pentingnya memperhatikan gaya hidup sehat secara keseluruhan. Konsumsi kopi dalam jumlah sedang (sekitar dua hingga empat cangkir per hari) dapat mendukung penuaan sehat jika disertai kebiasaan lain seperti olahraga rutin, pola makan bergizi, dan menghindari rokok.

    Namun, kebiasaan ini tidak disarankan untuk orang-orang yang tidak terbiasa minum kopi atau seseorang yang sensitif terhadap kafein.

    (sob/dfl)



    Sumber : food.detik.com

  • Sering Minum Kopi Merusak Ginjal dan Liver? Ini Kata Peneliti


    Jakarta

    Di balik berbagai manfaatnya, konsumsi kopi juga menimbulkan efek samping, termasuk untuk kesehatan ginjal dan liver. Ternyata begini penjelasan ahli.

    Kopi tidak hanya memiliki kandungan kafein, tapi juga berbagai nutrisi alami seperti antioksidan dan mineral lainnya.

    Manfaat secangkir kopi masih terus menjadi perdebatan, baik di kalangan penikmatnya maupun pada peneliti. Warnanya yang pekat sering dianggap mengkhawatirkan bagi kesehatan ginjal dan liver.


    Ternyata begini hasil penelitian dan penjelasannya secara ilmiah.

    Baca juga: Kacau! Ayah Pengantin Tolak Bayar Tagihan Katering Pernikahan Anaknya

    Espresso dan Kopi Tubruk, Mana yang Lebih Tinggi Kafein dan Kalori?Kandungan alami pada kopi ternyata dapat membantu menjaga fungsi liver tetap optimal. Foto: istock

    Efek Konsumsi Kopi pada Liver

    Melansir laman GoodRx (4/2/25), liver atau hati merupakan organ tubuh yang sibuk. Ada 500 fungsi berbeda yang dijalankan oleh liver untuk menjaga kerjanya tetap optimal pada tubuh.

    Merujuk pada kandungan kopi, ada beberapa nutrisi yang justru dapat membantu fungsi liver. Pertama ialah antioksidan dalam bentuk asam klorogenat yang dapat membantu liver memecah glukosa dan mencegah tumpukan lemak.

    Efek antiinflamasi yang ada pada kopi juga membantu mengurangi inflamasi sehingga kinerja liver akan lebih ringan. Konsumsi kopi secara rutin juga dapat menstimulasi autophagy yang meringankan liver untuk membuang sel-sel tubuh yang rusak.

    Hasil Penelitian dan Penjelasannya

    Pada 2016 peneliti di Inggris mengamati efek kopi terhadap liver. Hasil analisanya lantas dipublikasikan pada British Liver Trust dengan tajuk Coffee consumption and the liver – the potential health benefits.

    Ada tiga temuan utama dalam penelitian tersebut. Pertama, konsumsi kopi dalam jumlah moderat 2-3 cangkir per hari dapat mencegah kanker hati seperti yang dibenarkan WHO.

    Pada pengamatannya terhadap pasien penyakit liver, konsumsi kopi ditemukan meminimalisir penurunan fungsi liver. Selain itu ditemukan pula penikmat kopi cenderung memiliki risiko sirosis dan fibrosis yang lebih rendah.

    Efek konsumsi kopi terhadap ginjal berlanjut di halaman berikutnya.

    Efek Konsumsi Kopi Pada Ginjal

    Selain liver, ginjal juga sering dikhawatirkan mengalami efek samping konsumsi kopi. Hal ini merujuk pada ginjal yang berfungsi sebagai penyaring dari cairan yang diminum manusia.

    GoodRx menjelaskan bahwa ginjal berperan penting dalam menetralisir asam sehingga air akan diterima dengan kandungan yang lebih seimbang. Air, garam, dan mineral lain akan dipisahkan untuk diserap oleh darah.

    Namun ada penelitian yang menyebutkan kopi dan minuman berkafein dapat mengganggu fungsi ginjal. Pada sisi yang berbeda, kopi justru ditemukan memiliki efek proaktif untuk mencegah penyakit ginjal kronis.

    Slurrp! 5 Racikan Kopi Hitam Nol Kalori yang Cocok Untuk DietNamun kontroversi konsumsi kopi masih meliputi efeknya pada ginjal. Foto: Getty Images/Narong KHUEANKAEW

    Hasil Penelitian dan Penjelasannya

    Pada 2019 penelitian yang dipublikasi pada American Journal of Kidney Disease menguaknya. Penelitian ini merujuk pada beberapa efek kopi secara spesifik terhadap kesehatan ginjal.

    Melalui data partisipan yang diamati, konsumsi kopi semakin tinggi justru menurunkan risiko terjadinya batu ginjal. Penemuan ini ditemukan pada partisipan yang mengonsumsi kopi setidaknya 1-2 cangkir per hari.

    Sementara penelitian yang dilakukan di Korea pada 2008 menemukan pencerahan efek konsumsi kopi pada wanita. Partisipan yang mengonsumsi kopi secara rutin dengan takaran moderat ditemukan memiliki risiko gangguan ginjal yang rendah.

    Baca juga: Ajib! 5 Kuliner Betawi Ini Kental akan Pengaruh Belanda

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Kebiasaan Ngopi yang Bikin Umur Panjang, Gampang Dicontek!


    Jakarta

    Konsumsi kopi punya cara tersendiri agar manfaatnya terasa maksimal. Seperti tips untuk memperpanjang umur melalui minum kopi berikut.

    Konsumsi kopi seringkali dikaitkan dengan khasiatnya untuk kesehatan. Kandungan komponen seperti antioksidan hingga kafeinnya menjadi alasan kopi banyak dikonsumsi.

    Namun khasiat kopi tidak bisa didapatkan begitu saja. Ada cara-cara tertentu yang harus dilakukan agar khasiat kopi menjadi lebih maksimal.


    Dilansir dari Science Alert, Senin (30/6), kelompok ilmuwan dari Tuft University, Boston, Massachusetts, Amerika Serikat mengungkapkan penemuan terbaru.

    Baca juga: Jeff Bezos Suguhkan Tequila Seharga Rp 19 Juta pada Pernikahannya

    Rutin Minum Kopi Bikin Wanita Menua Lebih Sehat, Ini Kata AhliPara ilmuwan menemukan kaitan konsumsi kopi dengan risiko kematian yang lebih rendah. Foto: Ilustrasi iStock

    Tidak hanya menyegarkan mata dan membuat otak mudah fokus, tetapi kopi juga dapat memperpanjang umur. Gagasan dalam penelitian ini berusaha mengulik tentang efek kopi yang mencegah kematian dini.

    “Beberapa penelitian telah menguji bagaimana bahan tambahan dalam kopi memiliki kaitan antara konsumsi kopi dan risiko kemarin, serta penelitian kami juga merujuk pada seberapa banyak pemanis dan lemak jenuh yang ditambahkan,” kata Binjie Zhou, ahli epidemiologi dari Tuft University.

    Sebanyak 46.332 responden dengan usia lebih dari 20 tahun terlibat dalam penelitian ini. Acuan dasar batas konsumsi gula dan lemak terhadap responden yang aman pada praktik minum kopi mengacu pada Dietary Guidelines for Americans.

    Ada beberapa penemuan seiring penelitian tersebut berlangsung. Data yang didapatkan dari responden peminum kopi menunjukkan adanya penurunan risiko penyebab kematian.

    5 Racikan Kopi Rendah Kafein yang Aman Dikonsumsi untuk Bulan PuasaHasil penelitiannya membatasi hanya pada kopi hitam yang tidak ditambahkan pemanis dan lemak. Foto: Getty Images/photo_Pawel

    Namun hal tersebut berlaku pada penikmat kopi hitam. Menambahkan sedikit gula, pemanis, dan lemak ke dalamnya dapat menghilangkan khasiat kopi sepenuhnya.

    Sementara pada responden yang minum kopi hitam atau hanya menggunakan sangat sedikit gula dan lemak mengalami penurunan 14% risiko terhadap kematian dini.

    Selain mempertimbangkan konsumsi kopi, para peneliti juga tetap mempertimbangkan kebiasaan dan gaya hidup responden. Ada beberapa faktor yang dapat memengaruhi khasiat kopi pada tubuh.

    Mulai dari intensitas olahraga, konsumsi alkohol, usia, jenis kelamin, hingga tingkat pendidikan. Penelitian ini memperkuat penelitian sebelumnya terkait khasiat kopi, tetapi tetap membutuhkan penelitian guna melihat efek kopi lebih jauh terhadap kesehatan tubuh.

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Cara Bikin Kopi Lebih Sehat, Tetap Pakai Susu dan Gula


    Jakarta

    Racikan kopi yang sehat tak perlu selalu mengorbankan susu atau gula. Tapi bisa dengan memilih biji kopi sampai menambahkan rempah tertentu.

    Kopi sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari rutinitas banyak orang. Selain dikenal karena kandungan kafeinnya, kopi juga kaya akan antioksidan dan senyawa lain yang dapat membantu mengurangi peradangan serta melindungi tubuh dari penyakit kronis menurut studi dari Universitas Johns Hopkins.

    Penelitian lain juga menunjukkan bahwa peminum kopi rutin berisiko lebih rendah terkena diabetes tipe 2, penyakit jantung, demensia, Parkinson, bahkan kanker. Kopi juga dapat menunjang kesehatan mental, membantu pengelolaan berat badan, memperbaiki fungsi paru, dan mendukung kesehatan usus.


    Konsumsi kopi dalam jumlah wajar memang memiliki banyak manfaat kesehatan, mulai dari jantung hingga otak. Tapi ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk membuat secangkir kopi menjadi lebih sehat, tanpa perlu menghindari susu atau gula.

    Dilansir dari NYPost (28/07/2025), berikut 5 cara sederhana untuk meningkatkan kualitas kopi:

    1. Pilih Biji Kopi Berkualitas

    Coffee cup and beans on old kitchen table. Top view with copyspace for your textIlustrasi Biji Kopi Berkualitas. Foto: Getty Images/iStockphoto/karandaev

    Kualitas kopi sangat bergantung pada cara penanaman dan pengolahan biji kopinya. Untuk pilihan yang lebih sehat, carilah biji kopi yang memiliki label organik. Kopi dengan label organik menandakan biji tersebut ditanam tanpa pestisida, herbisida, atau pupuk sintetis yang dapat membahayakan kesehatan.

    Biji kopi yang ditanam di dataran tinggi, seperti dari Ethiopia, Kolombia, atau Kenya cenderung mengandung lebih banyak polifenol, senyawa tumbuhan dengan sifat antioksidan dan antiinflamasi.

    Perlu diingat, proses pemanggangan akan mengurangi kandungan polifenol. Oleh karena itu, pilihlah biji dengan tingkat sangrai light roast (ringan) hingga medium roast (sedang). Periksa juga tanggal sangrai pada kemasan dan usahakan membeli biji yang dipanggang kurang dari dua minggu sebelumnya.

    2. Gunakan Kertas Saring Kopi

    Cara menyeduh kopi juga mempengaruhi manfaat kesehatannya. Studi menunjukkan bahwa menggunakan kertas saring saat menyeduh kopi lebih baik, terutama bagi lansia yang masih minum kopi.

    Kopi tanpa penyaring diketahui mengandung diterpena, senyawa yang dapat meningkatkan kadar kolesterol. Harvard Health melaporkan bahwa kopi tanpa saring memiliki kandungan diterpena 30 kali lebih banyak dibanding kopi yang disaring.

    Bagi pengguna mesin kopi perlu mempertimbangkan kembali kebiasaannya. Karena cup kopi bisa beresiko melepaskan mikroplastik ke dalam kopi dan penelitian awal menunjukkan partikel ini berpotensi membahayakan kesehatan.

    3. Tambahkan Kunyit di Kopi

    6 Manfaat Menambahkan Kunyit dalam Kopi, Segar dan Menyehatkan!Manfaat Menambahkan Kunyit dalam Kopi, Segar dan Menyehatkan! Foto: Ilustrasi iStock

    Setelah kopi selesai diseduh, agar lebih sehat bisa menambahkan sejumput kunyit. Rempah berwarna kuning keemasan ini mengandung kurkumin, senyawa antiinflamasi yang kuat.

    Kunyit diyakini dapat membantu meredakan nyeri, mendukung kesehatan jantung, membantu mengontrol berat badan, meningkatkan suasana hati serta memperbaiki pencernaan.

    Agar kurkumin lebih mudah diserap tubuh tambahkan sedikit lemak sehat seperti minyak zaitun, minyak kelapa, minyak alpukat, atau susu ke dalam racikan kopi.

    4. Tambahkan Kayu Manis

    Campuran kopi dan kayu manis ternyata lebih menyehatkanCampuran kopi dan kayu manis ternyata lebih menyehatkan Foto: Getty Images

    Jika bubuk kunyit dirasa terlalu aneh jika dicampur ke kopi, ada alternatif lainnya yang bisa membuat kopi menjadi lebih sehat. Salah satunya dengan menambahkan kayu manis yang bisa menjadi alternatif sehat dan tak kalah bermanfaat dari kunyit.

    Rempah ini telah digunakan secara tradisional selama ribuan tahun karena kandungan antioksidan dan senyawa aktifnya. Kayu manis terbukti dapat membantu melawan peradangan, melindungi kesehatan jantung, menurunkan gula darah, dan meningkatkan sensitivitas insulin.

    Beberapa studi bahkan menunjukkan bahwa kayu manis dapat membantu mencegah kanker serta melawan infeksi bakteri dan jamur. Kayu manis tak hanya menambah khasiat, tetapi pengaruh aroma dan rasanya yang khas bikin kopi jadi lebih enak.

    5. Kopi Bulletproof Bisa Jadi Pilihan

    Bulletproof Coffee, cocok untuk dikonsumsi pelaku diet keto.Bulletproof Coffee, cocok untuk dikonsumsi pelaku diet keto. Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Bulletproof coffee dikenal sebagai racikan kopi campur mentega yang menyehatkan tubuh. Selain itu ada juga klaim kopi ini bisa membantu menurunkan berat badan.Bulletproof coffee pertama kali ditemukan oleh pengusaha bernama Dave Asprey.

    Minuman ini merupakan modifikasi kopi berkafein yang dicampur mentega. Kopi yang digunakan berasal dari biji kopi hitam yang sudah hilang kandungan mikotoksinnya. Mikotoksin biasanya terbentuk saat proses fermentasi.

    Penggemar bulletproof coffee mengklaim bahwa minuman ini dapat membuat tubuh terasa kenyang lebih lama, membantu mengendalikan berat badan, serta meningkatkan fungsi otak.

    Cukup sederhana jika ingin membuat Bulletproof Coffee. Hanya diperlukan bahan-bahan seperti kopi, mentega, dan minyak kelapa jenis Medium-chain triglycerides (MCT). Mentega yang digunakan untuk pembuatan kopi ini adalah mentega tawar. Blender selama 20 hingga 30 detik hingga teksturnya lembut, atau gunakan milk frother jika ingin lebih praktis.

    Bulletproofcoffee juga bisa dibuat sekadar dengan racikan kopi hitam dengan gula pasir dan ketika masih panas ditambahkan mentega di atasnya. Tidak seperti minuman berkafein biasa, kopi ini dipercaya mampu memberikan energi yang stabil sepanjang hari tanpa rasa lemas setelahnya.

    (sob/dfl)



    Sumber : food.detik.com

  • Lagi Tren! Ini Nih 4 Manfaat Sehat Kombinasi Kopi dan Santan


    Jakarta

    Tak hanya susu sapi (dairy), kopi juga bisa dicampur dengan susu kelapa atau santan. Bahkan jika dikonsumsi rutin ada khasiatnya bagi tubuh.

    Susu sapi atau susu alternatif lain seperti susu oat dan kedelai seringkali ditambahkan dalam secangkir kopi. Tujuannya untuk memberikan tambahan cita rasa dan tekstur pelengkap yang bikin makin enak.

    Akhir-akhir ini ekstraksi susu dari kelapa atau santan juga mulai dilirik sebagai opsi racikan kopi yang menyegarkan. Selain menambah cita rasa gurih dan tekstur lembut, ternyata ada sejumlah manfaat kesehatan.


    Berikut 4 alasan utama tentang khasiat susu santan (coconut milk) yang bisa mendongkrak nilai gizi kopi. Namun, perlu dicatat bahwa santan tetap tinggi kandungan lemak jenuh dan kalori, sehingga konsumsinya tetap harus dalam batas wajar.

    Baca juga: Viral! Pria Korea Jualan Cilok Keliling Naik Sepeda di Ansan

    Dilansir dari Medical News Today, berikut 4 manfaat menambahkan santan ke dalam kopi:

    cara bikin iced latte yang enak dan tepatMengombinasikan kopi dengan santan dapat membantu menurunkan berat badan. Foto: Getty Images/Tyas Indayanti

    1. Mendukung Penurunan Berat Badan

    Salah satu kandungan khas dalam santan adalah medium-chain triglycerides (MCTs). MCT diklaim mampu meningkatkan termogenesis, yakni produksi panas dalam tubuh, yang bisa membantu membakar energi lebih cepat.

    Dalam beberapa studi pada hewan dan manusia, jenis lemak seperti MCT ini terlihat bisa mengurangi penumpukan lemak tubuh, terutama lemak visceral (lemak perut). Namun menambahkan santan ke kopi untuk mendapatkan MCT tetap harus disertai pola makan dan aktivitas fisik yang seimbang.

    Perlu diperhatikan juga efek MCT tidak terjadi secara instan. Artinya, santan bukan obat mujarab penurunan berat badan, melainkan bisa menjadi bagian dari pola diet yang mendukung.

    2. Menyehatkan Jantung dan Kolesterol

    Santan mengandung asam laurat yang bersifat antioksidan. Dalam beberapa studi ditemukan kandungan asam laurat dapat memicu efek positif terhadap profil kolesterol dan kesehatan jantung.

    Beberapa penelitian pada hewan memperlihatkan kombinasi diet tinggi protein plus santan berpotensi menurunkan kolesterol total dan trigliserida. Akan tetapi, karena lemak jenuh masih mendominasi santan, hubungan antara konsumsi santan dan kesehatan jantung tetap kompleks.

    Konsumsi berlebih dari lemak jenuh justru bisa menaikkan LDL (kolesterol jahat). Oleh sebab itu, menambahkan santan ke kopi bisa menjadi langkah risiko-terkendali apabila dilakukan dalam takaran moderat dan tidak mengganti semua sumber lemak sehat lain dalam diet.

    3. Sumber Antioksidan & Perlindungan dari Radikal Bebas

    Selain memiliki kandungan kafein, kopi secara alami juga memiliki antioksidan. Ketika dipadukan dengan santan ada asupan antioksidan ganda yang dapat diterima tubuh.

    Santan tidak sekadar lemak, tetapi juga menyimpan komponen fenolik dan antioksidan alami dari kelapa. Komponen ini dapat membantu tubuh melawan radikal bebas, sehingga menurunkan stres oksidatif dan kerusakan sel.

    Dalam sebuah studi, santan kelapa dari Malaysia menunjukkan aktivitas antioksidan lebih tinggi dibandingkan susu sapi ataupun susu kambing. Saat dikombinasikan dengan kopi, efek protektif terhadap sel dan jaringan tubuh bisa jadi sinergis, mendukung kesehatan, hingga panjang umur.

    cara bikin iced latte yang enak dan tepatJika dikonsums secara rutin dan tak berlebihan, campuran kopi dan santan dapat memperkuat imun. Foto: Getty Images/Tyas Indayanti

    4. Antimikroba dan Menguatkan Imun

    Salah satu senyawa menarik dalam santan adalah asam laurat, yang telah diteliti memiliki potensi antimikroba terhadap berbagai bakteri patogen, termasuk Staphylococcus aureus dan Streptococcus pneumoniae.

    Dalam sebuah penelitian, asam laurat mampu menghambat pertumbuhan mikroba tertentu di laboratorium meskipun jumlahnya dalam santan harian mungkin jauh lebih kecil dari dosis yang digunakan dalam studi.

    Konsumsi kopi dengan santan diyakini tetap dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh. Namun jangan dilihat sebagai pengganti vitamin, melainkan sebagai tambahan nutrisi yang bisa memperkaya kopi kamu dari sisi cita rasa dan fungsi.

    (dfl/dfl)



    Sumber : food.detik.com