Tag: mangga

  • Diet Tiongkok Diklaim bisa Turunkan 10 Kg dalam Seminggu, Amankah?

    Jakarta

    Diet Tiongkok sempat jadi tren karena diklaim bisa turunkan berat badan 10 kg hanya dalam 5-7 hari.Diet ini mulanya viral di platform media sosial China, Xiaohongshu.

    Pada sebuah unggah video, ada seorang wanita mengaku dalam waktu kurang dari seminggu berat badannya berkurang 10 kilogram. Makanan yang dikonsumsinya selama diet ini, sebagian besar menunya terdiri dari protein hewani dan serat.

    Apa yang dimaksud dengan diet Tiongkok? Berikut penjelasannya.


    Mengenal Diet Tiongkok

    Mengutip Daily Vanity, diet Tiongkok adalah diet yang berfokus pada pola makan, dengan satu jenis makanan bernutrisi dalam sehari.

    Jadi, selama seminggu orang yang menjalani diet ini hanya mengkonsumsi satu jenis makanan yang dimakan dan akan berbeda-beda tiap harinya. Makanannya bisa berupa buah, sayuran, cairan, atau protein hewani.

    Hari 1: Telur

    Menu hari pertama diet Tiongkok adalah telur. Jadi seharian, makannya ada menu telur.
    Seseorang yang menjalankan diet ini bisa makan dua-tiga telur rebus untuk sarapan, telur ceplok atau telur dadar ketika makan siang, dan sebutir telur kukus saat makan malam.

    Jika mau dibuat telur dadar, maka disarankan untuk pakai jenis minyak zaitun atau minyak biji bunga matahari. Namun, American Heart Association (AHA) merekomendasikan batas aman untuk konsumsi telur dalam seminggu yaitu 7 butir telur.

    Hari ke 2: Cairan

    Dalam seharian, orang tersebut hanya mengkonsumsi air/minuman. Adapun minuman yang disarankan yaitu susu, kpi, atau sari kedelai.

    Dianjurkan untuk tidak konsumsi minuman dengan kandungan gula tambahan yang tinggi, seperti minuman boba.

    Hari ke 3: Daging

    Menu hari ketiga diet Tiongkok yaitu makan daging selama seharian, baik itu daging sapi, ayam ataupun seafood. Disarankan untuk memasakan dengan cara yang sehat, seperti ditumis, kukus, atau dipanggang.

    Hari ke 4: Buah

    Buah yang disarankan untuk dimakan yaitu delima, apel, jeruk, blueberry, ceri, dan anggur.

    Namun, ada beberapa buah yang perlu dihindari ketika menjadi diet ini. Pasalnya, buah-buah ini mengandung gula yang tinggi, seperti mangga, durian, mangga, kelengkeng, dan leci.

    Jenis buah yang dianjurkan dalam diet ini antara lain apel, jeruk, bluberi, anggur, delima, dan cherry.

    Hari ke 5: Sayuran

    Di hari terakhir, menu dietnya yaitu sayuran. Menu ini bisa dimanfaatkan untuk mendapat asupan mineral serat, vitamin, dan sedikit karbohidrat. Jika ingin dibuat salad, penting untuk memperhatikan dressing atau bumbu untuk menu saladnya.

    Apakah Diet Tiongkok Aman?

    Meski klaim diet sungguh menggiurkan, tapi kita juga perlu berhati-hati. Karena, penurunan berat badan dalam jumlah besar dalam waktu yang sangat singkat bukan pilihan yang tepat.

    Sejatinya, memang penurunan berat badan pada masing-masing individu akan berbeda satu sama lain.

    Tapi, hilangnya berat dengan cepat bisa jadi tanda kalau diet yang dijalani seimbang dan tidak sehat.

    Dokter spesialis gizi klinis MRCCC Siloam Hospital, Inge Permadi, menyebut bahwa umumnya program diet bisa memangkas asupan kalori sebanyak 500-1.000 kalori per hari.

    Apakah bisa diet 1 minggu turun 10 kg? Saat angka pemangkasan kalorinya konsisten, maka berat badan bisa turun 0,5-1 kilogram per minggu.

    “Angka itu bisa dijadikan patokan penurunan berat badan yang sehat,” jelas Permadi, dikutip dari CNNIndonesia beberapa waktu lalu.

    Meski demikian, Permadi mengatakan bahwa tak semua orang bisa menurunkan berat badan di angka sebanyak itu. Ada juga yang mengalami penurunan berat badan lebih banyak.

    “Pada orang dengan kondisi tertentu dan membutuhkan penurunan berat badan lebih cepat, biasanya dokter akan melengkapi perawatan dengan pemberian obat. Alhasil, dalam waktu yang sama, penurunan berat badan bisa bertambah 1-1,5 kilogram per minggu,” ujarnya.

    (khq/fds)



    Sumber : health.detik.com

  • Diet Tiongkok Diklaim bisa Turunkan 10 Kg dalam Seminggu, Amankah?

    Jakarta

    Diet Tiongkok sempat jadi tren karena diklaim bisa turunkan berat badan 10 kg hanya dalam 5-7 hari.Diet ini mulanya viral di platform media sosial China, Xiaohongshu.

    Pada sebuah unggah video, ada seorang wanita mengaku dalam waktu kurang dari seminggu berat badannya berkurang 10 kilogram. Makanan yang dikonsumsinya selama diet ini, sebagian besar menunya terdiri dari protein hewani dan serat.

    Apa yang dimaksud dengan diet Tiongkok? Berikut penjelasannya.


    Mengenal Diet Tiongkok

    Mengutip Daily Vanity, diet Tiongkok adalah diet yang berfokus pada pola makan, dengan satu jenis makanan bernutrisi dalam sehari.

    Jadi, selama seminggu orang yang menjalani diet ini hanya mengkonsumsi satu jenis makanan yang dimakan dan akan berbeda-beda tiap harinya. Makanannya bisa berupa buah, sayuran, cairan, atau protein hewani.

    Hari 1: Telur

    Menu hari pertama diet Tiongkok adalah telur. Jadi seharian, makannya ada menu telur.
    Seseorang yang menjalankan diet ini bisa makan dua-tiga telur rebus untuk sarapan, telur ceplok atau telur dadar ketika makan siang, dan sebutir telur kukus saat makan malam.

    Jika mau dibuat telur dadar, maka disarankan untuk pakai jenis minyak zaitun atau minyak biji bunga matahari. Namun, American Heart Association (AHA) merekomendasikan batas aman untuk konsumsi telur dalam seminggu yaitu 7 butir telur.

    Hari ke 2: Cairan

    Dalam seharian, orang tersebut hanya mengkonsumsi air/minuman. Adapun minuman yang disarankan yaitu susu, kpi, atau sari kedelai.

    Dianjurkan untuk tidak konsumsi minuman dengan kandungan gula tambahan yang tinggi, seperti minuman boba.

    Hari ke 3: Daging

    Menu hari ketiga diet Tiongkok yaitu makan daging selama seharian, baik itu daging sapi, ayam ataupun seafood. Disarankan untuk memasakan dengan cara yang sehat, seperti ditumis, kukus, atau dipanggang.

    Hari ke 4: Buah

    Buah yang disarankan untuk dimakan yaitu delima, apel, jeruk, blueberry, ceri, dan anggur.

    Namun, ada beberapa buah yang perlu dihindari ketika menjadi diet ini. Pasalnya, buah-buah ini mengandung gula yang tinggi, seperti mangga, durian, mangga, kelengkeng, dan leci.

    Jenis buah yang dianjurkan dalam diet ini antara lain apel, jeruk, bluberi, anggur, delima, dan cherry.

    Hari ke 5: Sayuran

    Di hari terakhir, menu dietnya yaitu sayuran. Menu ini bisa dimanfaatkan untuk mendapat asupan mineral serat, vitamin, dan sedikit karbohidrat. Jika ingin dibuat salad, penting untuk memperhatikan dressing atau bumbu untuk menu saladnya.

    Apakah Diet Tiongkok Aman?

    Meski klaim diet sungguh menggiurkan, tapi kita juga perlu berhati-hati. Karena, penurunan berat badan dalam jumlah besar dalam waktu yang sangat singkat bukan pilihan yang tepat.

    Sejatinya, memang penurunan berat badan pada masing-masing individu akan berbeda satu sama lain.

    Tapi, hilangnya berat dengan cepat bisa jadi tanda kalau diet yang dijalani seimbang dan tidak sehat.

    Dokter spesialis gizi klinis MRCCC Siloam Hospital, Inge Permadi, menyebut bahwa umumnya program diet bisa memangkas asupan kalori sebanyak 500-1.000 kalori per hari.

    Apakah bisa diet 1 minggu turun 10 kg? Saat angka pemangkasan kalorinya konsisten, maka berat badan bisa turun 0,5-1 kilogram per minggu.

    “Angka itu bisa dijadikan patokan penurunan berat badan yang sehat,” jelas Permadi, dikutip dari CNNIndonesia beberapa waktu lalu.

    Meski demikian, Permadi mengatakan bahwa tak semua orang bisa menurunkan berat badan di angka sebanyak itu. Ada juga yang mengalami penurunan berat badan lebih banyak.

    “Pada orang dengan kondisi tertentu dan membutuhkan penurunan berat badan lebih cepat, biasanya dokter akan melengkapi perawatan dengan pemberian obat. Alhasil, dalam waktu yang sama, penurunan berat badan bisa bertambah 1-1,5 kilogram per minggu,” ujarnya.

    (khq/fds)



    Sumber : health.detik.com

  • Sebelum Dikupas Rendam Mangga dalam Air, Ini Manfaatnya


    Jakarta

    Mangga adalah buah tropis yang populer di Indonesia. Bagi pencinta mangga, jangan asal memakannya. Pastikan kamu merendam mangga di air lebih dulu sebelum mengonsumsinya. Ini sebabnya!

    Mangga termasuk buah yang banyak disukai orang Indonesia. Buah ini punya daging yang tebal lembut dengan rasa manis atau sedikit asam. Di Indonesia, ada beberapa jenis mangga populer.

    Mangga yang banyak dinikmati antara lain harum manis, manalagi, gedong gincu, hingga mangga alpukat. Di balik rasa nikmat dan menyegarkannya, konsumsi mangga juga bagus untuk kesehatan.


    Nutrisi mangga

    Mangga adalah sumber nutrisi esensial seperti vitamin A dan C yang punya peran penting dalam menjaga fungsi imun, kesehatan penglihatan, dan kulit.

    Selain itu, mangga mengandung sejumlah serat makanan. Konsumsinya bagus untuk menyehatkan sistem pencernaan dan membantu manajemen berat badan.

    Kandungan lain yang juga istimewa dari mangga adalah betakaroten dan flavonoid yang bersifat melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Bonus lainnya, dapat mengurangi risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung dan kanker.

    Mangga juga merupakan sumber potassium, magnesium, dan vitamin K. Paduan nutrisi ini membuat konsumsi mangga bermanfaat untuk menguatkan tulang dan mempromosikan kesehatan secara umum.

    Pentingnya merendam mangga dalam air

    Ini Pentingnya Merendam Buah Mangga di Air Sebelum DimakanMerendam mangga dalam air punya sejumlah manfaat. Foto: Getty Images/Zuraisham Salleh

    Untuk mengonsumsi mangga, banyak orang langsung mengupas dan memakan daging buahnya. Namun menurut Times of India (23/4/2024), kamu perlu merendam mangga dalam air terlebih dahulu.

    Hal ini penting karena mangga mengandung asam fitat yang terkadang menghalangi proses penyerapan nutrisi seperti zinc, zat besi, dan antioksidan dalam tubuh.

    Kehadiran senyawa aktif pada lapisan terluar mangga itu juga dapat memicu risiko kesehatan seperti konstipasi dan sakit kepala. Karenanya penting merendam mangga dalam air sebagai upaya mencucinya.

    Merendam mangga dalam air juga memiliki manfaat lain. Lihat halaman selanjutnya.

    Merendam mangga juga punya manfaat lain

    Ini Pentingnya Merendam Buah Mangga di Air Sebelum DimakanKulit mangga juga bisa lebih lembut dengan merendamnya terlebih dahulu. Foto: Getty Images/Zuraisham Salleh

    Selain itu, praktik merendam mangga dalam air juga mampu menyingkirkan kotoran, serpihan, atau residu pestisida yang mungkin masih menempel pada kulit mangga.

    Semua kontaminan itu dapat menempel pada mangga tak hanya ketika dalam proses pertanian, tapi juga saat mangga disimpan atau didistribusikan.

    Proses merendam mangga dalam air juga punya manfaat lain. Pertama, dapat membuat kulit mangga lebih lembut sehingga proses mengupas atau memotongnya jadi lebih mudah.

    Cara ini bisa dilakukan ketika kamu mendapatkan kulit mangga yang terlalu keras atau ketika kamu membutuhkan mangga untuk resep yang membutuhkan daging mangga dikupas atau diiris-iris.

    Manfaat lain dari merendam mangga dalam air adalah membuat rasa manisnya semakin kuat. Sebab mangga jadi dapat menyerap air dengan lebih maksimal. Cita rasa mangga secara keseluruhan pun jadi lebih enak.

    (adr/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Jannis Brandt
  • Begini 4 Efek Konsumsi Mangga untuk Kesehatan Pencernaan


    Jakarta

    Konsumsi buah mangga bisa memengaruhi kesehatan pencernaan. Selain mendatangkan manfaat, bisa juga menimbulkan efek samping seperti ini.

    Mangga banyak digemari karena tak hanya menyegarkan, tapi juga menawarkan nutrisi baik untuk kesehatan tubuh. Mulai dari vitamin C, tembaga, folat, vitamin B6, kalium, niacin, magnesium, dan masing banyak lagi.

    Menurut ahli gizi di Houston Methodist Wellness Services, Amanda Beaver, kandungan di dalam mangga dapat mencegah sembelit, tetapi juga mengandung gula lebih tinggi dibandingkan banyak buah lainnya. Berarti, kandungan gula di dalam mangga bisa meningkatkan gula darah lebih cepat daripada buah lain, seperti stroberi atau jeruk.


    Lantas, apakah kandungan ini bisa berakibat buruk bagi pencernaan? Begini manfaat dan efek samping konsumsi mangga untuk sistem pencernaan, seperti dilansir dari Livestrong (06/10/2022).

    Manfaat makan mangga

    1. Serat melancarkan pencernaan

    Buah mangga mengandung vitamin C. dikhy sasra/ilustrasi/detikfotoKandungan serat di dalam buah ini bisa melancarkan pencernaan. Foto: dikhy sasra

    Menurut USDA (United States Department of Agriculture), satu cup mangga seberat 165 gram mengandung 2,64 gram serat.

    Buah ini sebenarnya lebih rendah serat daripada banyak buah lainnya. Sebab, kandungan serat tinggi terdapat pada kulit mangga yang biasanya dikupas sebelum dimakan.

    Terdapat dua jenis serat di dalam mangga. Pertama, serat yang larut dalam air atau soluble fiber. Serat ini menciptakan zat, seperti gel yang memberi makan bakteri ‘baik’ di dalam usus.

    Beaver mengungkap bahwa serat tersebut menyediakan bahan bakar untuk bakteri baik dalam usus.

    Hal ini merupakan kabar baik karena bakteri baik di usus memiliki efek anti-inflamasi. Selain itu, serat larut ini juga bisa membantu menurunkan kolesterol dan menyeimbangkan gula darah.

    Kedua adalah serat yang tidak larut dalam air atau insoluble fiber. Kandungan serat ini dapat mempercepat laju pergerakan tinja di tubuh.

    Jenis serat tersebut sangat penting dalam membantu pencernaan. Ditambah, buah ini mengandung polifenol, sekelompok senyawa dengan sifat antioksidan yang bisa menghindari risiko penyakit diabetes atau penyakit kronis lainnya.

    2. Meredakan sembelit

    buah manggaKonsumsi buah mangga juga bisa membantu mengatasi masalah sembelit. Foto: iStock

    Mangga memiliki sifat pencahar yang bisa membantu jika sedang sembelit.

    Menurut studi tahun 2018 yang diterbitkan dalam Molecular Nutrition & Food Research, orang yang mengonsumsi 300 gram mangga selama empat minggu memiliki efek kandungan serat untuk mengatasi sembelit yang lebih baik. Menghasilkan tinja lebih lunak dan pencernaan lebih lancar.

    Peserta yang mengonsumsi mangga secara teratur juga menghasilkan lebih banyak asam lemak rantai pendek. Hal ini menunjukkan bahwa bakteri usus baik berkembang biak.

    Ahli gizi Maples juga menyebut asam lemak rantai pendek menghambat tubuh memproduksi lebih banyak kolesterol di hati.

    Efek buruk konsumsi mangga dan waktu makan terbaik bisa dibaca pada halaman selanjutnya!

    Efek buruk mangga

    3. Picu perut bergas dan kembung

    Bikin Netizen Kaget! Ini Fakta Temuan Benang Hitam di Buah ManggaNamun, hati-hati karena kandungan gula dalam mangga bisa membuat perut kembung. Foto: thaiger.com

    Terlepas dari kandungan serat yang bisa melancarkan pencernaan, mangga juga bisa menimbulkan rasa tak nyaman di perut.

    Hal ini disebabkan oleh dua jenis gula yang terkandung di dalamnya. Berupa sukrosa dan fruktosa yang dapat menyebabkan gas dan kembung setelah gula tersebut dipecah dalam usus.

    Sukrosa dipecah menjadi fruktosa oleh enzim pencernaan disebut amilase.

    Menurut Maples, mangga yang matang atau terlalu matang punya rasa lebih manis karena enzim ini yang secara alami ditemukan di dalam buah mangga. Enzim itu mengubah pati menjadi gula saat buah matang.

    Sedangkan fruktosa merupakan jenis karbohidrat yang dapat difermentasi.

    Sayangnya, saat mangga mencapai saluran pencernaan bagian bawah, bakteri mulai memecah karbohidrat dan serat yang dapat difermentasi, lalu menghasilkan gas sebagai produk sampingan.

    Tubuh seseorang hanya bisa menyerap fruktosa dalam jumlah tertentu. Kelebihan fruktosa bisa menyebabkan gas dan perut kembung.

    Efek kembung dan bergas ini akan lebih parah pada orang dengan sindrom iritasi usus besar (IBS).

    4. Waktu makan mangga memengaruhi kesehatan pencernaan

    Tidak hanya nutrisi mangga, tetapi tingkat kematangan mangga juga memengaruhi bagaimana sistem pencernaan berinteraksi dengannya. Menurut pakar kesehatan Yasi Ansari, hal tersebut bisa berbeda-beda, tergantung toleransi setiap orang terhadap mangga.

    Selain itu, waktu makan mangga juga perlu diperhatikan. Mengonsumsi mangga malam hari bukanlah ide bagus karena bisa meningkatkan lonjakan gula darah.

    Beaver menyarankan untuk makan mangga saat sarapan, sebagai camilan, atau sebagai hidangan penutup makan malam.

    Salah satu cara meredakan lonjakan gula darah tersebut yaitu dengan menggabungkan mangga dengan buah lain atau dengan keju dan kacang-kacangan sehat.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Catat! 5 Buah Ini Sebaiknya Tidak Dimakan Tiap Hari


    Jakarta

    Konsumsi buah-buahan memang menyehatkan, tapi beberapa jenis buah disarankan tidak dikonsumsi setiap hari. Deretan buah ini tinggi gula sehingga berisiko untuk kesehatan. Ini daftarnya!

    Buah adalah bahan makanan nabati yang menyehatkan. Buah menjadi sumber vitamin, mineral, dan serat pangan yang bagus dikonsumsi setiap hari.

    Secara spesifik, konsumsi buah bisa bantu mengatasi masalah kesehatan. Namun ada juga buah yang tidak disarankan untuk dimakan setiap hari karena bisa berdampak buruk untuk kesehatan.


    Jenis buah ini umumnya tinggi gula sehingga berisiko untuk jangka panjang. Alih-alih mendapat manfaat sehat, bukan tidak mungkin seseorang mengalami diabetes tipe-2.

    Lalu ada buah yang sifatnya terlalu asam sehingga bisa membahayakan kesehatan lambung. Juga buah yang tinggi kalori sehingga dapat menambah berat badan jika terlalu banyak dimakan.

    Berikut 5 buah yang sebaiknya tak dimakan setiap hari karena dapat merugikan kesehatan:

    1. Mangga

    Thai mango fruit (Nam Dok Mai) in basket on wooden background, Tropical fruit in summer seasonThai mango fruit Foto: Getty Images/iStockphoto/Nungning20

    Mangga adalah salah satu buah yang mendapat julukan ‘king of fruits’ atau raja dari buah-buahan. Hampir semua orang menyukai buah satu ini karena rasanya yang asam dan manis menyegarkan.

    Meski begitu, buah ini tidak boleh dikonsumsi setiap hari. Pasalnya, kandungan gula di buah mangga cukup tinggi.

    Mengutip Healthline, dalam setiap 165 gram buah mangga mengandung sekitar 22,5 gram gula.

    2. Jeruk
    Jeruk kaya akan asam. Terlalu banyak mengonsumsi jeruk, terutama bagi mereka yang memiliki masalah lambung, tentu bukan pilihan yang baik.

    3. Kurma

    Raw Organic Medjool Dates Ready to EatRaw Organic Medjool Dates Ready to Eat Foto: Getty Images/iStockphoto/bhofack2

    Buah yang identik dengan bulan Ramadan ini juga tidak baik dikonsumsi setiap hari dalam jumlah yang banyak. Pasalnya, kurma adalah salah satu buah dengan kandungan gula dan karbohidrat yang cukup tinggi. Dalam tiap 100 gram kurma mengandung 63 gram gula.

    4. Ceri
    Ceri adalah buah cantik yang kerap jadi hiasan pada minuman atau cake. Namun, walau ukurannya kecil dan cantik, kandungan gulanya sangat tinggi.

    Mengutip Mashed, 150 gram ceri mengandung hingga 17,7 gram gula. Makanya buah ini tidak boleh dimakan terlalu banyak, apa lagi setiap hari.

    5. Kelapa

    Fresh Coconut Water Drink in glass with coconut leaf on wooden  backgroundFresh Coconut Water Foto: Getty Images/iStockphoto/PitchyPix

    Daging dari buah kelapa tidak boleh dimakan setiap hari. Alasannya, buah ini mengandung kalori tinggi. Dalam 80 gram daging kelapa umumnya mengandung 283 kalori.

    Dengan begitu, kelapa juga jadi salah satu buah yang tidak boleh dimakan setiap hari.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul Catat, 5 Buah Ini Tidak Boleh Dikonsumsi Setiap Hari

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Apakah Pengidap Diabetes Boleh Konsumsi Mangga? Begini Penjelasan Studi


    Jakarta

    Mangga dikenal sebagai buah tropis yang manis dan menyegarkan. Namun, bagi pengidap diabetes, rasa manis pada buah ini seringkali memunculkan keraguan, apakah masih aman untuk dikonsumsi?

    Dikutip dari Times of India, penelitian baru menunjukkan mengonsumsi mangga setiap hari dapat membantu mengontrol gula darah dan mengurangi lemak tubuh.

    Para peneliti di George Mason University mengungkapkan orang yang mengonsumsi mangga setiap hari dapat memiliki kontrol gula darah yang lebih baik dan lemak tubuh yang lebih rendah dibandingkan mereka yang mengemil makanan rendah gula.


    Temuan yang dipublikasikan di jurnal Foods pada bulan Agustus 2025 tersebut berjudul ‘Daily Mango Intake Improves Glycemic and Body Composition Outcomes in Adults with Prediabetes: A Randomized Controlled Study’.

    Bagaimana Mangga Baik untuk Diabetes?

    Asisten profesor di Departemen Nutrisi dan Studi Pangan di George Mason University, Raedeh Basiri mengatakan komposisi nutrisi keseluruhan dalam makanan itu penting.

    Meskipun mangga mengandung gula alami, mangga juga kaya akan serat, antioksidan, vitamin, dan masih banyak laig. Kombinasi ini efektif dalam memperlambat penyerapan gula dan menjaga kadar glukosa darah.

    Kombinasi ini juga mendukung pencernaan dan rasa kenyang, serta mencegah makan berlebihan. Dalam hal indeks glikemik (IG), mangga berkisar antara 51 dan 56, serupa dengan jus jeruk.

    Oleh karena itu, menurut American Diabetes Association (ADA), mangga termasuk buah dengan kategori IG rendah hingga sedang, sehingga cocok dikonsumsi dalam jumlah sedang.

    Manfaat Lain Buah Mangga

    Di balik rasa manis dan menyegarkannya, mangga juga memiliki manfaat lain, yakni mengontrol kadar kolesterol.

    Sebuah studi yang diterbitkan dalam British Journal of Nutrition pada tahun 2011 menunjukkan bahwa tikus yang diberi diet tinggi lemak dengan tambahan mangga kering beku mengalami penurunan lemak tubuh, penurunan kolesterol, dan kadar glukosa dibandingkan tikus yang diberi obat penurun gula.

    (dpy/suc)



    Sumber : health.detik.com