Tag: mantra

  • Harga MANTRA Terjun Bebas, Investor Kini Lirik Proyek Layer-2 Baru

    Token MANTRA ($OM) sedang mengalami tekanan berat. Setelah sempat menyentuh puncak $0,70, harga kini terjun ke kisaran $0,59—turun sekitar 15% dalam waktu singkat. Situasi ini mendorong investor mencari peluang baru, dan proyek Layer-2 bernama Solaxy mulai menarik perhatian sebagai alternatif yang menjanjikan.

    MANTRA Kehilangan $600 Juta Kapitalisasi Pasar

    Gejolak di sekitar MANTRA semakin terasa setelah kapitalisasi pasarnya anjlok sebesar $600 juta, memicu perbandingan dengan kasus tragis Luna Classic. Kekhawatiran terus meningkat, meskipun sang pendiri, JP Mullin, sudah tampil di berbagai wawancara untuk menenangkan komunitas. Namun, detail masalah internal belum sepenuhnya transparan.

    Bagi investor yang masuk di harga OM tinggi seperti $6, kerugian yang dialami sangat signifikan. Meski sempat ada peluang profit saat harga turun ke $0,37 dan pulih 65%, sentimen secara keseluruhan tetap negatif, dengan volume perdagangan yang terus melemah.

    “Pasar sedang berada dalam fase tidak pasti, dan faktor politik global bisa menentukan arah berikutnya,” ujar analis.

    Pergerakan harga Mantra (OM/USDT) pada Senin, 21 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Mantra (OM/USDT) pada Senin, 21 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Harga Kripto MANTRA Naik 30%! Pertanda Kembalinya ke $1?

    Tekanan Jual Masih Dominan

    Dilaporkan Cryptonomist, harga $OM gagal mempertahankan support di atas $0,638 dan terus bergerak dalam pola lower highs dan lower lows, tanda klasik tekanan jual yang belum mereda. Saat ini, resistensi kuat berada di $0,610–$0,620, namun setiap upaya rebound masih tertolak.

    Jika harga menembus ke bawah $0,575, ada potensi turun lebih dalam menuju $0,540. RSI saat ini mendekati wilayah jenuh jual, yang bisa memicu pantulan teknikal, tapi pemulihan signifikan masih terganjal oleh volume rendah dan sentimen pasar yang suram.

    Solaxy: Harapan Baru di Tengah Keterpurukan MANTRA

    Di tengah kekacauan MANTRA, proyek Solaxy justru tampil mengesankan dengan mengumpulkan $30,8 juta dalam tahap prapenjualan. Sebagai platform Layer-2 terbaru, Solaxy menawarkan pendekatan inovatif dan dukungan komunitas yang berkembang pesat.

    Banyak investor melihat Solaxy sebagai “rebound opportunity” karena potensi pertumbuhan awalnya belum tersentuh kondisi bearish berat seperti yang dialami MANTRA.

    “Saat proyek besar mulai goyah, justru proyek kecil yang gesit bisa merebut perhatian. Solaxy adalah contoh jelas dari fenomena ini,” tulis seorang analis dari YouTube Jacob Crypto Bury.

    Arah Baru Mulai Terbentuk

    Dengan koreksi hampir 94% sejak puncaknya, MANTRA kini menjadi simbol risiko tinggi dalam investasi kripto. Walau peluang pantulan teknikal tetap ada, tantangan besar masih menghadang di depan. Di sisi lain, Solaxy tampil sebagai angin segar—menawarkan harapan baru bagi investor yang mencari potensi pertumbuhan tanpa beban masa lalu.

    Baca juga: John Patrick Mullin Dorong Inovasi Tokenisasi RWA melalui MANTRA


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Kripto MANTRA Naik 30%! Pertanda Kembalinya ke $1?

    Mantra (OM), salah satu proyek kripto yang sempat mencuri perhatian, tengah jadi perbincangan hangat. Setelah sempat anjlok drastis, token ini mendadak melonjak 30% hanya dalam waktu singkat. Apa penyebabnya? CEO Mantra, John Mullin, mengumumkan langkah besar—pembakaran 300 juta token milik tim sebagai bagian dari strategi pemulihan.

    Dilaporkan The Coin Republic, langkah ekstrem ini muncul setelah token OM mengalami crash besar-besaran pada 13 April 2025. Harga anjlok dari $6,30 menjadi $0,52 hanya dalam hitungan jam, menghapus lebih dari $5,4 miliar dari kapitalisasi pasar Mantra. Kini, token OM diperdagangkan di kisaran $0,65, jauh dari level tertingginya, tapi memunculkan satu pertanyaan besar: bisakah OM bangkit dan kembali menyentuh $1?

    Strategi “All-In” dari Sang CEO

    Tak mau tinggal diam, John Mullin memutuskan untuk “melempar dadu” dengan taruhan besar. Ia menyatakan siap membakar seluruh alokasi 300 juta token yang dialokasikan untuk tim—sekitar 16,88% dari total suplai—yang sebelumnya dikunci hingga tahun 2027–2029.

    “Saya akan membakar semua token milik tim saya,” kata Mullin melalui platform X. “Dan ketika keadaan mulai membaik, komunitas sendirilah yang berhak menilai apakah saya pantas mendapatkannya kembali.”

    Pernyataan tersebut langsung memicu gelombang reaksi dari komunitas. Sebagian memuji langkah ini sebagai tindakan heroik yang menunjukkan kepemimpinan sejati, sementara yang lain menganggapnya sebagai keputusan gegabah yang bisa melemahkan semangat tim pengembang.

    Komunitas Terbelah: Pengorbanan atau Langkah Gegabah?

    Langkah Mullin mengundang diskusi panas. Ran Neuner, salah satu pedagang dan komentator kripto ternama, memperingatkan bahwa membakar insentif tim bisa berdampak negatif terhadap motivasi internal proyek.

    “Kita butuh tim dengan motivasi tinggi,” ujarnya. “Membakar insentif memang tampak mulia, tapi bisa melemahkan semangat kerja tim dalam jangka panjang.”

    Pergerakan harga Mantra (OM/USDT) pada Minggu, 20 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Mantra (OM/USDT) pada Minggu, 20 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Co-Founder MANTRA Janji Evaluasi, Harga Token OM Naik Tipis

    Pendapat serupa disuarakan oleh anggota komunitas bernama Bonnke4life, yang menyarankan pendekatan alternatif seperti restrukturisasi jadwal vesting dan program pembelian kembali token yang lebih transparan—alih-alih membakar semuanya.

    Namun, Mullin tetap pada pendiriannya. Langkah ini, menurutnya, adalah bagian dari strategi besar untuk membangun kembali kepercayaan dan menstabilkan proyek. Selain pembakaran token, Mantra juga menyiapkan dana ekosistem sebesar $109 juta untuk mendukung program pembelian kembali dan pemulihan jangka panjang.

    Analisis Teknis: Menuju $1 atau Sekadar Harapan?

    Dari sisi teknikal, ada sedikit angin segar. Dom’s Crypto, analis kripto populer, mencatat formasi pola bullish pennant pada grafik harga OM. Pola ini sering kali menjadi sinyal awal dari breakout ke atas yang kuat.

    Menurut Dom, jika OM mampu melewati resistance di $1,20, harga bisa meroket ke $3,50—kenaikan lebih dari 500% dari harga saat ini. Tapi tentu saja, semua itu masih bergantung pada satu hal: apakah rencana pemulihan Mantra bisa berjalan lancar dan mendapat dukungan penuh dari komunitas?

    Harapan Baru atau Sinyal Palsu?

    Harga token OM yang sempat terpukul kini mencoba bangkit dengan suntikan optimisme dari langkah radikal sang CEO. Dengan komunitas yang terbelah dan tekanan untuk bangkit yang begitu besar, nasib Mantra bisa berubah drastis dalam beberapa pekan ke depan.

    Yang jelas, mata dunia kripto kini tertuju pada satu hal: Apakah Mantra bisa kembali berjaya dan menembus angka $1?

    Baca juga: CEO Mantra Umumkan Rencana Buyback dan Pembakaran Token OM


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • CEO Mantra Umumkan Rencana Buyback dan Pembakaran Token OM

    CEO dan salah satu pendiri Mantra (OM), John Patrick Mullin, mengumumkan serangkaian langkah strategis guna memulihkan kepercayaan investor setelah aksi jual besar-besaran menyebabkan harga token OM anjlok tajam.

    Pada hari Minggu lalu, harga token OM turun drastis dari $6,35 menjadi $0,37, mencatat penurunan sebesar 94%. Pergerakan ini terjadi usai sedikitnya 17 dompet memindahkan sekitar 43,6 juta token OM—senilai sekitar $227 juta pada saat itu—ke bursa kripto.

    Dikutip Dailyhodl , menanggapi situasi ini, Mullin melalui akun X resminya menyampaikan rencana dukungan terhadap token, termasuk program pembelian kembali (buyback) dan pembakaran pasokan (burn).

    “Saya sudah berkomitmen untuk membakar alokasi tim saya. Rincian program pembakaran yang komprehensif akan segera menyusul. Kami juga sedang membangun dasbor dengan saldo aktif dari kumpulan tokennomics untuk meningkatkan transparansi pasar,” tulis Mullin.

    Pergerakan harga Mantra (OM) pada Jumat, 18 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Mantra (OM) pada Jumat, 18 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Harga Token OM Ambruk 80% Dalam Sehari, Tim Mantra Buka Suara

    Pernyataan Tim Mantra

    Ia menegaskan bahwa tim Mantra tidak melakukan penjualan selama periode gejolak harga, dan menyatakan bahwa sebagian besar aksi jual berasal dari likuidasi besar-besaran oleh sejumlah pemegang besar di bursa kripto tertentu.

    “Komunitas OM sangat penting bagi kami. Kami menyadari bahwa banyak dari Anda yang menderita kerugian akibat likuidasi paksa. Kami sedang menyelidiki secara menyeluruh dan terus bekerja sama dengan mitra bursa terpusat untuk mengungkap detail lebih lanjut seputar peristiwa ini,” tambahnya.

    Mantra adalah proyek kripto yang fokus pada tokenisasi aset dunia nyata (Real World Assets/RWA). Dalam beberapa bulan terakhir, proyek ini telah menunjukkan pertumbuhan pesat dan menarik perhatian komunitas kripto global.

    Langkah buyback dan burn ini diharapkan dapat memperkuat struktur tokenomik OM sekaligus memperbaiki sentimen pasar terhadap proyek Mantra dalam jangka panjang.

    Baca juga: Co-Founder MANTRA Janji Evaluasi, Harga Token OM Naik Tipis


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kecelakaan Token OM Jadi Alarm: Masalah Likuiditas Kripto Terungkap

    Dunia kripto kembali diguncang. Token OM dari Mantra anjlok lebih dari 90% hanya dalam hitungan jam, membuka luka lama pasar dan memunculkan kembali kekhawatiran tentang likuiditas serta sentimen investor. Di sisi lain, Coinbase memperingatkan potensi musim dingin kripto baru yang bisa bertahan hingga kuartal ketiga 2025.

    Keruntuhan OM: Bukan Sekadar Dump, Tapi Sinyal Bahaya

    Pada Minggu, 13 April, harga token OM terjun bebas dari $6,30 ke bawah $0,50, menyebabkan kepanikan massal. Banyak investor menyamakan kejatuhan ini dengan insiden Terra-LUNA tahun lalu. Meski penyebab pastinya masih dianalisis, keruntuhan ini memperjelas masalah konsentrasi likuiditas di industri kripto.

    Gracy Chen, CEO dari Bitget, menyebut bahwa token dengan konsentrasi kepemilikan tinggi, tata kelola yang buram, serta likuiditas rendah di luar jam sibuk, menciptakan kondisi rawan untuk crash besar.

    “Kejadian ini bukan hanya masalah OM. Ini cermin dari risiko struktural yang ada di seluruh industri kripto,” kata Chen dalam acara Chainreaction X.

    Pergerakan harga Mantra (OM/USDT) pada Sabtu, 19 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Mantra (OM/USDT) pada Sabtu, 19 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Co-Founder MANTRA Janji Evaluasi, Harga Token OM Naik Tipis

    Manipulasi atau Ketidaksiapan?

    Menurut Cointelegraph, investor frustrasi menyuarakan dugaan manipulasi pasar. Namun, lebih dari sekadar tudingan, yang tampak jelas adalah bagaimana likuiditas rendah di akhir pekan dapat memperburuk dampak dari aksi jual besar, terutama ketika ada likuidasi paksa di tengah pasar yang tidak siap.

    Coinbase Bersikap Pesimis: Bersiaplah untuk Musim Dingin Baru

    Memperburuk suasana, laporan bulanan Coinbase yang dirilis pada 15 April menyoroti bahwa pasar kripto masih dalam fase lemah. Kapitalisasi pasar altcoin telah menyusut 41% dari puncaknya di Desember 2024 (sekitar $1,6 triliun) menjadi hanya $950 miliar pertengahan April.

    “Ada tanda-tanda bahwa musim dingin kripto berikutnya mungkin sudah dimulai,” ungkap David Duong, Kepala Riset Global Coinbase.

    Data pendukung lainnya:

    • Pendanaan VC untuk proyek kripto turun drastis hingga 60% dibandingkan puncaknya di tahun 2021–2022.
    • Kapitalisasi pasar altcoin sempat menyentuh $906,9 miliar (terendah pada 9 April) sebelum naik tipis ke $976,9 miliar saat laporan ini ditulis.

    Arah Pasar: Rebound di Q3, atau Turun Lebih Dalam?

    Coinbase memperkirakan potensi pemulihan baru bisa mulai terbentuk di kuartal ketiga 2025. Namun, hingga saat itu, industri harus menghadapi tantangan berat: sentimen negatif global, kebijakan suku bunga yang ketat, dan kurangnya pendanaan proyek baru.

    Kesimpulan: Keuangan Terdesentralisasi, Masalahnya Terpusat?

    Insiden token OM dan pandangan bearish dari Coinbase memperlihatkan bahwa meskipun dunia kripto menjanjikan desentralisasi, masalah-masalah sistemik masih terlalu terpusat: likuiditas, tata kelola, dan distribusi kekayaan.

    Industri kripto butuh lebih dari sekadar hype untuk bertahan. Dibutuhkan ketahanan struktural dan transparansi lebih dalam agar tidak mengulangi kesalahan masa lalu.

    Baca juga: CEO Mantra Umumkan Rencana Buyback dan Pembakaran Token OM


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Co-Founder MANTRA Janji Evaluasi, Harga Token OM Naik Tipis

    Pada pertengahan April 2025, token MANTRA (OM) mengalami sedikit pemulihan setelah sebelumnya mengalami penurunan nilai yang signifikan.

    John Patrick Mullin, salah satu pendiri proyek ini, berjanji akan merilis laporan evaluasi mendalam untuk menjelaskan kejadian yang menyebabkan penurunan tersebut.

    Harga Token MANTRA (OM) Saat Ini

    Sekadar informasi, Token MANTRA (OM) saat ini diperdagangkan pada harga $0,7459 USD, mengalami kenaikan sebesar 0,24% dari harga penutupan sebelumnya.

    Dalam 24 jam terakhir, harga Token OM yang dicapai pada titik tertinggi adalah $0,9169 USD, sementara harga terendahnya adalah $0,5695 USD.

    Pergerakan harga ini mencerminkan volatilitas yang tinggi di pasar kripto, terutama setelah token OM mengalami penurunan drastis sebelumnya.

    Pemulihan harga ini memberikan harapan bagi investor bahwa proyek MANTRA masih memiliki potensi untuk bangkit kembali.

    Latar Belakang Penurunan Nilai Token

    Sebelumnya, Token MANTRA, yang merupakan bagian dari ekosistem DeFi, mengalami penurunan nilai yang tajam akibat aksi jual besar-besaran oleh investor besar, atau yang dikenal sebagai “paus kripto.”

    Aksi ini memicu kekhawatiran di kalangan investor ritel dan menyebabkan volatilitas tinggi di pasar.

    Baca Juga: Identifikasi Binance Sebelum Token OM Crash

    Janji Laporan Evaluasi dari Co-Founder

    Mullin menyatakan bahwa tim MANTRA akan menyusun laporan evaluasi yang transparan untuk mengidentifikasi penyebab penurunan nilai token.

    Laporan ini bertujuan untuk memberikan kejelasan kepada komunitas dan investor mengenai langkah-langkah yang akan diambil untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

    Pemulihan Harga Token

    Setelah penurunan drastis, harga token MANTRA menunjukkan tanda-tanda pemulihan ringan.

    Meskipun demikian, harga masih jauh dari level tertingginya sebelumnya. Pemulihan ini memberikan harapan bagi investor bahwa proyek ini masih memiliki potensi untuk bangkit kembali.

    Pergerakan harga Mantra (OM/USDT) pada Rabu, 16 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Mantra (OM/USDT) pada Rabu, 16 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Dampak Terhadap Komunitas dan Investor

    Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan komunitas dan investor mengenai stabilitas proyek MANTRA.

    Beberapa investor masih mempertanyakan transparansi dan manajemen risiko dari proyek ini.

    Namun, janji laporan evaluasi dari Mullin diharapkan dapat memulihkan kepercayaan dan memberikan arah yang jelas untuk masa depan proyek.

    Langkah Selanjutnya untuk MANTRA

    Untuk memulihkan kepercayaan investor, tim MANTRA perlu mengambil langkah-langkah konkret, termasuk:

    • Transparansi: Menyampaikan informasi secara terbuka mengenai penyebab penurunan nilai token dan langkah-langkah perbaikan yang akan diambil.
    • Manajemen Risiko: Mengimplementasikan strategi manajemen risiko yang lebih baik untuk mencegah aksi jual besar-besaran di masa depan.
    • Komunikasi dengan Komunitas: Menjalin komunikasi yang lebih intensif dengan komunitas untuk membangun kembali kepercayaan dan dukungan.

    Kesimpulan

    Penurunan nilai token MANTRA menjadi peringatan bagi proyek-proyek DeFi lainnya mengenai pentingnya transparansi dan manajemen risiko.

    Langkah proaktif dari tim MANTRA, termasuk janji laporan evaluasi, menunjukkan komitmen mereka untuk memperbaiki situasi dan membangun kembali kepercayaan investor.

    Baca Juga: ONDO Meroket Usai MANTRA Terpeleset, Jadi Token RWA Terbesar

    Keberhasilan langkah-langkah ini akan menentukan masa depan proyek MANTRA di ekosistem kripto.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Token OM Ambruk 80% Dalam Sehari, Tim Mantra Buka Suara

    Dunia kripto dikejutkan oleh anjloknya harga token Mantra (OM) yang merosot lebih dari 80% dlam 24 jam terakhir pada Senin (14/4).

    Menurut laporan Coingape, gejolak ini memicu kegelisahan di komunitas, bahkan menimbulkan tudingan bahwa tim proyek mungkin memainkan peran besar di balik penurunan tajam tersebut. Menanggapi kekacauan ini, tim Mantra akhirnya angkat bicara.

    “Proyek Masih Fundamentally Kuat”

    Melalui sebuah pernyataan di platform X (sebelumnya Twitter), tim Mantra berusaha menenangkan kekhawatiran investor. Mereka menegaskan bahwa proyek Mantra masih memiliki fundamental yang kuat, dan menyalahkan kejadian ini pada aksi “likuidasi ceroboh” yang terjadi di salah satu bursa kripto terpusat (CEX).

    John Patrick Mullin, salah satu pendiri Mantra, mengonfirmasi bahwa telah terjadi likuidasi paksa dalam jumlah besar yang dilakukan oleh investor besar token OM. Namun, ia enggan menyebutkan bursa mana yang terlibat.

    Isu Manipulasi dan Ketakutan Komunitas

    Meski telah memberi penjelasan, sebagian komunitas tetap skeptis. Ada yang menuduh bahwa aksi jual besar-besaran ini berasal dari dompet yang dikaitkan dengan tim Mantra sendiri. Dugaan ini muncul setelah terpantau ada setoran 3,9 juta token OM ke bursa OKX — yang diyakini memicu tekanan jual ekstrem.

    Tak hanya itu, beredar pula rumor bahwa tim telah menghapus saluran Telegram mereka, sebuah tuduhan yang langsung dibantah oleh Mullin. Ia bahkan membagikan alamat dompet resmi milik tim untuk membuktikan bahwa tidak ada token yang dijual dari pihak internal.

    “Kami masih di sini. Kami tidak pergi ke mana-mana,” tegas Mullin dalam posting terpisah, menegaskan komitmen tim terhadap proyek ini.

    Pergerakan harga Mantra (OM/USDT) pada Senin, 14 April 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Mantra (OM/USDT) pada Senin, 14 April 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Harga Sempat Pulih, Tapi Keraguan Masih Ada

    Data dari CoinMarketCap menunjukkan bahwa harga token OM sempat anjlok dari $6,3 ke titik terendah $0,4 sebelum sedikit memantul ke sekitar $1 setelah pernyataan resmi dari tim. Namun, keraguan belum sepenuhnya mereda.

    Komentator kripto, Sjuul, bahkan menyamakan kasus ini dengan tragedi token LUNA pada tahun 2022. Ia menyoroti dominasi pasokan token oleh tim sebagai faktor risiko besar dan menyebut insiden ini sebagai “LUNA berikutnya”.

    Gejolak harga OM terjadi di tengah penurunan pasar kripto yang lebih luas. Penurunan ini dipicu oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump yang membantah laporan pengecualian tarif atas produk teknologi seperti komputer dan chip dari China, yang sehari sebelumnya sempat membangkitkan harapan pasar.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • John Patrick Mullin Dorong Inovasi Tokenisasi RWA melalui MANTRA

    John Patrick Mullin, terus mendorong inovasi di dunia aset digital dan blockchain. Sebagai CEO dan salah satu pendiri MANTRA, blockchain Layer 1 untuk tokenisasi Real-World Assets (RWA), serta SOMA.finance, Mullin berperan aktif dalam membangun ekosistem keuangan berbasis blockchain yang lebih inklusif dan teregulasi.

    Perjalanan Awal di Dunia Blockchain

    Menurut laporan Coingape, Mullin mulai tertarik dengan Bitcoin sejak 2013 saat menempuh pendidikan di SLU-Madrid. Ia kemudian melanjutkan studi Magister Manajemen di Sekolah Bisnis Eropa di Jerman dan mempelajari Ekonomi di Universitas Tongji, Shanghai. Pengalamannya sebagai analis riset di salah satu bank milik negara terbesar di Tiongkok membawanya semakin dalam ke industri blockchain.

    Gebrakan MANTRA dalam Tokenisasi RWA

    MANTRA semakin memperkuat posisinya di industri dengan menggandeng Google Cloud untuk meluncurkan RWAccelerator dan MANTA Finance, divisi keuangan yang telah memperoleh lisensi Penyedia Layanan Aset Virtual (VASP) pertama di Dubai. Langkah ini memperkuat peran MANTRA sebagai pionir dalam tokenisasi RWA, menjembatani aset tradisional dengan ekosistem blockchain.

    Keberhasilan ini tercermin dalam performa token asli MANTRA, OM, yang mencatat rekor tertinggi di $7,95 dengan kapitalisasi pasar mencapai $1,6 miliar.

    Regulasi dan Kemitraan sebagai Kunci Adopsi

    Menurut Mullin, kepatuhan terhadap regulasi menjadi faktor utama dalam adopsi RWA. Tidak seperti banyak blockchain lain yang menyesuaikan dengan regulasi setelah berkembang, MANTRA sejak awal dirancang untuk patuh terhadap regulasi. Kolaborasi dengan institusi keuangan dan pengembang real estat menjadi bukti bahwa MANTRA adalah solusi blockchain yang siap diadopsi oleh industri.

    Mullin memperkirakan bahwa dalam lima tahun ke depan, aset yang ditokenisasi akan semakin mendominasi pasar keuangan. Lembaga besar seperti BlackRock dan Franklin Templeton mulai terlibat, sementara regulasi di Dubai, Hong Kong, dan Singapura semakin mendukung ekosistem ini.

    Lisensi VASP dan Masa Depan Tokenisasi RWA

    Dengan diperolehnya lisensi VASP di Dubai, MANTRA semakin menegaskan posisinya sebagai platform DeFi yang teregulasi. Mullin yakin bahwa regulasi yang jelas akan mempercepat adopsi aset digital secara global. Selain itu, MANTRA meluncurkan RWAccelerator untuk membantu startup di bidang tokenisasi RWA dengan pendanaan, mentorship, dan dukungan teknologi guna mengatasi hambatan regulasi dan infrastruktur.

    Kolaborasi dengan Google Cloud dan Transformasi DeFi

    Kemitraan MANTRA dengan Google Cloud bertujuan meningkatkan keamanan dan skalabilitas ekosistem blockchain-nya. Dengan dukungan cloud berskala institusional, MANTRA dapat lebih mudah berintegrasi dengan sistem keuangan tradisional.

    Mullin optimistis bahwa ekosistem tokenisasi RWA akan berkembang pesat dengan semakin banyaknya kolaborasi dan kejelasan regulasi. Dengan strategi yang berfokus pada kepatuhan, likuiditas, dan adopsi global, MANTRA berada di jalur yang tepat untuk menjadi pemimpin dalam revolusi tokenisasi aset dunia nyata.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • MANTRA (OM) Naik 15,7% Usai Diumumkan Listing di Upbit

    Bursa kripto asal Korea Selatan, Upbit, resmi mencatatkan token MANTRA (OM) pada Rabu (21/5), setelah sebelumnya mengalami penurunan tajam pada April lalu. Pengumuman pencatatan ini langsung mendorong harga OM naik sebesar 15,7%, menjadi $0,44.

    Dalam keterangan resmi, Upbit menyatakan perdagangan OM dimulai pukul 15.00 waktu Korea (KST), tersedia dalam pasangan KRW, BTC, dan USDT. Volume perdagangan OM juga tercatat melonjak hingga 154,4%, mencerminkan tingginya minat investor terhadap aset ini.

    Sebelumnya, pada 13 April 2025, harga OM sempat anjlok hingga 90% akibat likuidasi paksa yang terjadi saat volume perdagangan rendah. Insiden ini sempat menghapus kapitalisasi pasar OM sebesar $5,5 miliar.

    Token Burn

    Pergerakan harga Mantra (OM/USDT) pada Rabu, 21 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Mantra (OM/USDT) pada Rabu, 21 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: MANTRA Bakar Token Senilai $82 Juta Usai Pasar Anjlok $5 Miliar

    Dilaporkan BeInCrypto, menanggapi penurunan tersebut, CEO MANTRA, John Patrick Mullin, mengumumkan rencana pembakaran token sebesar 300 juta OM, yang terdiri dari alokasi tim dan kerja sama dengan mitra. Langkah ini bertujuan mengurangi suplai token di pasar dan memulihkan kepercayaan investor.

    Selain OM, Upbit juga mencatatkan lima aset kripto lainnya, yaitu Access Protocol (ACS), GoChain (GO), Observer (OBSR), Quiztok (QTCON), dan Rally (RLY). Perdagangan untuk lima aset tersebut dimulai lebih awal, yakni pukul 13.00 KST dalam pasangan USDT.

    Pasca pengumuman, beberapa altcoin mencatat lonjakan harga signifikan. GO dan RLY naik masing-masing hingga 105,8% dan 136,3%, sebelum terkoreksi ke 52,1% dan 21,8%. Sementara itu, QTCON naik 18%, ACS 12%, dan OBSR 6%, yang kemudian menyesuaikan menjadi ACS +5,3%, OBSR +3,0%, dan QTCON +4,4%.

    Menurut data CoinGecko, Upbit kini memiliki lebih dari 240 aset kripto yang terdaftar dan mencatat volume perdagangan harian sebesar $1,81 miliar, dengan skor kepercayaan 8 dari 10.

    Baca juga: Kenaikan 9,5% Mantra (OM) Pimpin Altcoin Mei, Didukung Coinbase


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kenaikan 9,5% Mantra (OM) Pimpin Altcoin Mei, Didukung Coinbase

    Di tengah volatilitas pasar crypto yang terus berubah, altcoin Mantra (OM) mencuri perhatian setelah melonjak 9,5% dalam 24 jam terakhir, menandai momentum teknikal yang kuat dan sorotan baru dari komunitas investor. Pemicunya? Penambahan OM ke peta jalan Coinbase – langkah yang seringkali menjadi sinyal bullish bagi aset kripto yang masuk radar bursa utama tersebut.

    Saat ini, OM diperdagangkan mendekati $0,49, membentuk pola segitiga simetris yang secara historis mengindikasikan potensi penembusan. Jika harga berhasil menembus level resistensi $0,50, ini bisa menjadi awal dari tren kenaikan baru yang signifikan.

    Indikator Teknikal Dukung Narasi Bullish OM

    Analis mencatat bahwa indikator seperti MACD crossover dan support jangka panjang yang tetap solid menjadi pertanda positif. Dalam konteks teknikal, Mantra (OM) menunjukkan kekuatan yang belum tentu dimiliki banyak altcoin saat ini. Sentimen investor pun meningkat, terutama setelah eksposur dari Coinbase memberi sinyal kredibilitas dan potensi adopsi yang lebih luas.

    Menurut Analytics Insight, jika tren ini berlanjut, OM dapat dengan cepat menjadi salah satu bintang altcoin untuk bulan Mei, terutama bagi trader yang mencari kombinasi antara momentum jangka pendek dan prospek pertumbuhan jangka menengah.

    Pergerakan harga Mantra (OM/USDT) pada Senin, 5 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Mantra (OM/USDT) pada Senin, 5 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: MANTRA Bakar Token Senilai $82 Juta Usai Pasar Anjlok $5 Miliar

    Persaingan Ketat di Tengah Kenaikan Solana dan Cold Wallet

    Sementara Solana (SOL) masih bertahan di kisaran $150 dan berupaya menembus $155 untuk melanjutkan ke $165, fokus pasar tetap terbagi. Solana menarik minat karena struktur teknikalnya yang solid, namun investor tetap waspada terhadap konsolidasi harga yang terjadi belakangan ini.

    Di sisi lain, proyek Cold Wallet mencuri perhatian bukan karena pergerakan harga, tetapi karena proposisi utilitas jangka panjangnya. Dengan teknologi zero-knowledge proof, dompet ini menjanjikan privasi tanpa pelacakan—dan sudah aktif digunakan. Presale tahap kedua saat ini berada di $0,00714, dengan ROI teoritis sebesar 4.900% menuju harga listing resmi $0,0351.

    Namun, berbeda dari Cold Wallet yang menargetkan utilitas infrastruktur, dan Solana yang berfokus pada skalabilitas, Mantra (OM) berada di titik persimpangan antara spekulasi dan fundamental. Ia masih relatif undervalued dan menunjukkan kekuatan teknikal di saat altcoin lain masih berjuang membentuk arah tren.

    Mantra (OM) Layak Dipantau di Bulan Mei

    Jika Anda mencari altcoin yang sedang mendapatkan momentum pasar, dukungan institusional, dan indikator teknikal yang positif, Mantra (OM) layak untuk diperhatikan secara serius bulan ini.

    Potensi penembusan harga bisa membuka ruang bagi lonjakan berikutnya, dan dengan peta jalan Coinbase sebagai katalis, OM mungkin baru saja memulai perjalanannya.

    Baca juga: Harga MANTRA Terjun Bebas, Investor Kini Lirik Proyek Layer-2 Baru


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • MANTRA Bakar Token Senilai $82 Juta Usai Pasar Anjlok $5 Miliar

    Setelah mengalami penurunan tajam yang menghapus lebih dari $5 miliar dari kapitalisasi pasar, MANTRA mengambil langkah drastis dengan membakar 150 juta token OM — setara dengan sekitar $82 juta — sebagai upaya untuk memulihkan kepercayaan komunitas dan memperkuat nilai ekosistemnya.

    Burn Token, Kepercayaan Dicoba Dipulihkan

    John Patrick Mullin, pendiri sekaligus CEO MANTRA, mengumumkan bahwa pembakaran token ini adalah bagian dari komitmennya untuk mengatasi krisis kepercayaan yang terjadi pasca anjloknya harga OM sebesar lebih dari 90% dalam hitungan jam pada 13 April lalu. Ia menegaskan bahwa tidak ada penjualan token oleh tim internal selama periode tersebut.

    “Kami tetap fokus untuk membangun kembali kepercayaan. Informasi tambahan dari mitra pertukaran kami akan membantu mengungkap apa yang sebenarnya terjadi,” tulis Mullin melalui platform X.

    Pergerakan harga Mantra (OM/USDT) pada Minggu, 4 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Mantra (OM/USDT) pada Minggu, 4 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Harga MANTRA Terjun Bebas, Investor Kini Lirik Proyek Layer-2 Baru

    Dampak Likuidasi dan Potensi Pembakaran Lebih Besar

    Menurut Catenaa, penurunan drastis ini disinyalir terjadi akibat “likuidasi yang gegabah.” Meski MANTRA menyampaikan hal tersebut sebagai penyebab utama, investor strategis mereka, Laser Digital, membantah memiliki peran dalam insiden itu.

    Sebagai bagian dari upaya pemulihan, MANTRA tengah berdiskusi dengan mitra ekosistemnya untuk menggandakan jumlah token yang akan dibakar menjadi 300 juta, atau sekitar 16,5% dari total suplai OM yang mencapai 1,8 miliar token. Jika rencana ini berjalan, rasio obligasi staking akan turun dari 31,47% menjadi 25,30%, yang berpotensi meningkatkan imbal hasil bagi para staker.

    Dukungan Komunitas dan Dampak Harga

    Sebanyak 81% pengguna yang mengikuti polling di platform X menyatakan dukungan terhadap rencana pembakaran token ini. Proses pelepasan 150 juta token dijadwalkan selesai pada 29 April, setelah itu token akan secara permanen dihapus melalui pengiriman ke alamat burn resmi jaringan.

    Meski sempat menunjukkan kenaikan harga usai pengumuman, OM kembali melemah dan tercatat turun 2,7% dalam 24 jam terakhir, menurut data dari The Block.

    Baca juga: Co-Founder MANTRA Janji Evaluasi, Harga Token OM Naik Tipis


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com