Tag: marathon

  • Biar Nggak Cepat Lelah, Ini 10 Tips Lari Jarak Jauh yang Wajib Kamu Tahu!

    Jakarta

    Lari menjadi salah satu olahraga yang diminati banyak orang. Selain bermanfaat bagi kesehatan, olahraga atletik ini juga memiliki ajang kompetisinya sendiri.

    Salah satu kategori olahraga lari adalah nomor lari jarak jauh. Mengutip dari Jurnal Kepelatihan Olahraga, Universitas Pendidikan Indonesia, lari jarak jauh atau Marathon merupakan cabang atletik dengan jarak lari sepanjang 42,195 meter (26 mil).

    Melihat dari jarak tempuhnya, untuk menyelesaikan lintasan lari jarak jauh membutuhkan kondisi fisik yang baik, energi yang banyak, hingga daya tahan tubuh yang mumpuni.


    Namun, saat berlari jarak jauh, banyak juga pelari yang cepat merasa kelelahan. Untuk mengatasi hal tersebut, detikers perlu mengetahui beberapa tips agar bisa menyelesaikan lari jarak jauh dengan efektif. Berikut detikSport telah merangkum beberapa ulasannya.

    1. Menentukan Target Sebelum Berlari

    Hal pertama yang bisa detikers lakukan sebelum mulai berlari yaitu menentukan target. Lari jarak jauh merupakan lari yang membutuhkan ketahanan tubuh yang tinggi, sehingga diperlukan latihan rutin untuk mencapai target.

    Selama latihan, detikers dapat merancang target seperti jarak, durasi, kecepatan, hingga teknik lari. Untuk permulaan, bisa memasang target dengan lari rutin setiap hari selama 15-30 menit di pagi atau sore. Setelah itu, dapat dilakukan secara bertahap dengan meningkatkan durasi lari.

    2. Menyiapkan Perlengkapan Lari

    Selain persiapan fisik, detikers perlu menyiapkan segala keperluan yang dibutuhkan selama lari, misalnya sepatu lari. Pastikan memilih sepatu lari yang cocok dan nyaman untuk mencegah kaki luka atau keseleo.

    Sepatu lari yang nyaman dapat membuat aktivitas lari semakin efektif dan bebas dari gangguan seperti cedera.

    3. Melakukan Pemanasan dengan Tepat

    Pemanasan merupakan aspek terpenting sebelum memulai kegiatan olahraga, termasuk berlari. Hal ini bertujuan untuk menjaga tubuh tetap siap menghadapi gerakan terus-menerus, dan tentunya untuk mencegah cedera.

    detikers dapat melakukan pemanasan dengan peregangan otot-otot tubuh dan berlari kecil selama 5-10 menit sebelum mulai berlari. Pemanasan juga dapat dilakukan di sela-sela aktivitas lari untuk mencegah kehabisan waktu. Saat mulai merasa kelelahan, detikers dapat mendinginkan tubuh dengan berjalan.

    Asian Sports women using freezing spray for treating injured sportwomen's knee and leg  after runIlustrasi cedera saat lari. Foto: Getty Images/TuiPhotoengineer

    4. Mengatur Posisi Tubuh

    Posisi tubuh yang tepat saat berlari juga dapat mencegah cedera dan kelelahan selama berlari. Berikut posisi tubuh yang bisa detikers terapkan dalam lari jarak jauh:

    • Tubuh lurus ke depan dan posisi dagu sedikit menghadap ke bawah.
    • Posisi tubuh tetap tegak dan bahu sejajar, tidak miring dan tidak naik turun.
    • Saat berlari, posisi tangan diayunkan dan siku sejajar dengan pinggul.
    • Jaga jarak langkah ketika berlari untuk menghindari kelelahan terlalu cepat.

    5. Konsistensi Langkah Selama Berlari

    Selain posisi tubuh, langkah kaki juga perlu diperhitungkan selama berlari untuk mencegah cepat lelah. Usahakan jarak di setiap langkah kaki selalu konsisten agar dapat mencapai waktu yang telah ditargetkan.

    6. Tetap Terhidrasi Selama Berlari

    Daya tahan tubuh dan kondisi tubuh yang fit sangat diperlukan dalam lari jarak jauh. Untuk itu, diperlukan asupan elektrolit yang cukup untuk menghindari tubuh dari dehidrasi. Tubuh yang terhidrasi juga dapat terhindar dari cedera dan kelelahan yang terlalu cepat.

    detikers dapat mengisi cairan tubuh sebelum, selamanya, hingga setelah berlari. Hal ini bertujuan agar stamina tubuh tetap terjaga meskipun harus berlari dalam jarak yang jauh.

    7. Mengatur Pernapasan

    Menurut Jurnal Kepelatihan Olahraga, energi dihasilkan dari proses aerobik, yaitu sistem menghasilkan energi yang membutuhkan oksigen. Seseorang yang mampu menggunakan oksigen secara maksimal memiliki kondisi dan daya tahan tubuh yang lebih kuat.

    Untuk itu, detikers perlu melatih pernapasan untuk mendapatkan asupan oksigen yang optimal. Salah satunya yaitu dengan menarik napas dalam-dalam melalui hidung selama dua detik, kemudian membuangnya lagi dengan hidung selama dua detik.

    8. Mengonsumsi Nutrisi yang Cukup

    Selain latihan rutin, nutrisi seorang pelari juga perlu dioptimalkan sebelum mulai berlari. Salah satu sumber energi utama yang harus dipenuhi yaitu glikogen, simpanan glukosa yang terdapat dalam jaringan otot.

    Untuk mencegah penipisan glikogen saat lari jarak jauh, detikers dapat mengonsumsi makanan yang kaya akan karbohidrat, seperti nasi, kentang, atau ubi.

    9. Memulai Lari dengan Jalan Santai

    Selain melatih pernapasan, detikers dapat memulai jalan santai agar tidak ngos-ngosan selama berlari. Jalan santai juga sebagai bentuk peregangan bagi kaki agar lebih siap untuk bergerak dalam waktu yang lama.

    Playing fitness or exercising by walking or running outdoors is currently becoming more popular among health-conscious people to prevent the spread of COVID-19, causing people to often go for a run or walk in parks where the air is fresh.Ilustrasi persiapan lari. Foto: Getty Images/Nattawat Jindamaneesirikul

    10. Mengatur Kecepatan dengan Teknik Pacing

    Pacing mengacu pada kecepatan yang dipertahankan pelari saat menempuh jarak lari. Satuan yang digunakan dalam pacing adalah menit per kilometer (menit/km). Semakin kecil angkanya, maka semakin cepat pula detikers berlari. Contohnya, pace 5:00/km berarti dalam jarak 1 km, detikers membutuhkan waktu 5 menit.

    Dengan memahami teknik pacing, dapat mempermudah detikers dalam memudahkan perkiraan waktu tempuh dan membagi lari dengan split yang rapi dan terkontrol.

    Itulah beberapa tips lari jarak jauh yang dapat dilakukan untuk menghindari cepat lelah. Semoga dapat diterapkan dengan benar ya, detikers!

    Artikel ini ditulis oleh Salamah Harahap, peserta magang di detikcom.

    (krs/krs)

    Sumber : sport.detik.com

    Alhamdulillah lapangan olahraga اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / sandro schuh
  • Ada Lomba Lari di PIK 2 Bulan Depan, Atlet Nasional Juga Ikut


    Jakarta

    Ajang lari Indomaret Run 2025 digelar 23 November di kawasan PIK 2. Ada atlet profesional yang turun di sana, salah satunya Agus Prayogo.

    Ada tiga nomor yang diperlombakan di Indomaret Run 2025, yakni 5K, 10K, dan Half Marathon. Panitia memastikan bahwa event ini akan dikelola secara profesional dengan standar tinggi untuk memastikan para pelari merasakan pengalaman yang menyenangkan.

    “Seperti kita ketahui, olahraga lari semakin digemari berbagai kalangan belakangan ini. Hal ini dapat dilihat dari tingginya antusiasme masyarakat terhadap berbagai event lari di berbagai daerah di Indonesia. Indomaret sebagai brand yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia berkomitmen untuk berpartisipasi aktif mendukung masyarakat dalam membentuk kebiasaan hidup sehat yang berkelanjutan,” kata Marketing manager Indomaret, Robin Maclean, dalam rilis kepada detikSport.


    Salah satu atlet Indonesia yang turun di ajang itu adalah Agus Prayogo yang juga menjadi Race Icon. Kehadiran Agus jadi tanda keseriusan event ini, karena dilibatkan langsung dalam proses penentuan rute lari.

    “Kegiatan ini akan diselenggarakan di kawasan PIK 2 yang tertata rapi, memiliki kualitas jalanan sangat baik, dan lingkungan yang asri, menjadikannya sangat nyaman dan steril untuk dilalui para pelari. Selain itu, kami menggandeng atlet lari nasional Agus Prayogo untuk mendapatkan masukan penting dalam penentuan rute lari Indomaret Run 2025. Agus mencoba langsung berlari di rute yang akan digunakan untuk mengecek secara detail kelayakan rute tersebut,” sambung Robin.

    Agus menjelaskan pemilihan rute merupakan faktor yang sangat krusial dalam sebuah event lari berskala besar. Dia menyatakan pemilihan kawasan PIK 2 sebagai lokasi penyelenggaraan event lari adalah pilihan tepat. Kawasan tersebut punya jalur luas dengan kualitas permukaan aspal sangat baik, sehingga sangat nyaman dan aman untuk berlari serta mencetak waktu terbaik di setiap kategori.

    Jalur lari nantinya dipastikan tidak akan mengganggu lalu lintas masyarakat umum.

    “Saya sangat senang bisa terlibat dalam penyelenggaraan Indomaret Run 2025. Sebagai seorang pelari, saya cukup selektif dalam memilih event yang saya dukung. Saya melihat keseriusan dan profesionalisme yang luar biasa dari tim penyelenggara Indomaret Run 2025. Saya mencoba langsung trek lari di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 ini dan menurut saya rutenya aman bagi setiap peserta, dari fun runner hingga elite runner,” jelas Agus.

    Para Peserta akan mendapatkan race pack dan goodie bag, yang berisi soft flask, kaos kaki lari, topi, dan item lain yang dirancang untuk mendukung kenyamanan berlari.

    Untuk jersey acara itu akan berkolaborasi dengan brand lokal, Tiento, yang memberikan kualitas terbaik untuk mendukung performa para pelari di trek. Ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Indomaret untuk membantu mempromosikan produk-produk lokal berkualitas tinggi.

    Tidak hanya jersey dan race pack, peserta juga akan mendapatkan tas olahraga premium, yang diisi dengan berbagai barang-barang kebutuhan sehari-hari yang sangat berguna bagi para pelari.

    “Jersey ini dibuat dengan standar teknis tinggi. Tidak hanya memiliki desain keren, tetapi juga sangat nyaman dan fungsional untuk mendukung performa teman-teman peserta. Kami berharap Indomaret Run 2025 dapat menjadi pengalaman berlari yang menyehatkan, menyenangkan, dan berkesan bagi seluruh peserta dan mendorong semakin banyak masyarakat Indonesia untuk menikmati gaya hidup sehat,” ujar Robin.

    Pendaftaran Indomaret Run 2025 dibuka 3 Oktober 2025. Masyarakat dapat membeli tiket di seluruh gerai Indomaret dengan metode pembayaran tunai dan non-tunai.

    (mrp/ran)



    Sumber : sport.detik.com

  • Jakarta Running Festival, Demi Kualitas Hidup yang Lebih Baik


    Jakarta

    Olahraga lari kini sudah jadi tren di masyarakat urban. Itulah tujuan diadakannya Jakarta Running Festival.

    Jakarta Running Festival dibentuk sejak 2022 dan mempertandingkan lima kelas lari, mulai dari Junior Dash, 5K, 21K, dan 42K. JRF memasuki edisi keempatnya tahun ini, Sabtu-Minggu, 25-26 Oktober.

    Jalur lintasan Jakarta Running Festival didesain untuk menonjolkan keindahan dari kota Jakarta dengan melewatkan para peserta di ruas-ruas bangunan pencakar langit Jakarta dengan menggabungkan pesona modern dan sejarah kota.


    Nah, kemeriahan JRF ini juga tak lepas dari dukungan pihak sponsor yang mengiringi setiap kelasnya. Sebut Hydroplus Marathon, wondr Jakarta Half Marathon, Le Minerale 10K, Samsung Galaxy 5K, dan Taro Junior Dash.

    Untuk membedakan para peserta dari setiap kelasnya, panitia memberikan warna berbeda untuk jerseynya. Kali ini peserta JRF 2025 tetap mendapat jersey lari dari adidas Indonesia.

    Sebagai official jersey partner, adidas juga menyiapkan sejumlah acara baik sebelum dan selama JRF berlangsung. Sebelum race adidas Indonesia bersama dengan komunitas adidas Runners Jakarta mengadakan beberapa sesi training khusus yang dapat diikuti oleh para peserta JRF 2025, agar lebih siap menghadapi lomba.

    Jakarta Running Festival 2025Suasan booth adidas Indonesia di Jakarta Running Festival 2025. (Foto: dok.adidas Indonesia)

    adidas Indonesia juga mengadakan booth special di Race Village JRF 2025 bertemakan Adizero, super running shoes dari adidas. Area ini menyediakan refreshment bagi para pelari setelah race. Terbagi dua, area Adizero Heal Lounge menyediakan pos relaksasi berupa cold plunge dan leg massager bagi para peserta JRF 2025.

    Sementara itu, adizero Fun Lounge siap menghibur peserta JRF 2025 dengan DJ performance dan coconut bar. Bagi adidas Indonesia, dukungan kepada JRF 2025 adalah bagian dari misi mereka menyehatkan masyarakat lewat olahraga, terutama lari.

    “Kami sangat bahagia dapat kembali mendukung perhelatan Jakarta Running Festival di tahun 2025 ini. Antusiasme yang kian meningkat di tahun ini menandakan pertumbuhan minat masyarakat Indonesia akan gaya hidup aktif dan positif. Kami harap hal ini turut merefleksikan peningkatan kesehatan masyarakat untuk kualitas hidup yang lebih baik,” ujar Benjamin Handradjasa selaku President Director dari adidas Indonesia dalam rilis kepada detikSport.

    (mrp/yna)



    Sumber : sport.detik.com