Tag: Market Bullish

  • Tokocrypto Market Signal 2 Maret 2022: Pasar Mulai Pulih, Awas Bull Trap

    Pekan pertama bulan Maret 2022, investor disambut dengan pasar kripto yang kembali menghijau. Meski begitu, keadaan market yang mulai pulih tidak menjamin apakah tren bull run akan terus berlanjut.

    Langit cerah sedang membayangi market kripto di awal Maret ini. Padahal akhir Februari lalu, market sempat tertekan dan jatuh, pasca memanasnya tensi geopolitik Rusia-Ukraina. Akibatnya, banyak investor yang segan masuk lebih dalam ke aset yang volatil, seperti kripto.

    Kini situasi tersebut mungkin telah berbalik arah. Pantauan 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar sukses bertengger di zona hijau dalam 24 jam terakhir. Bahkan, lajunya pun terbilang agresif. Pertanyaannya, apakah ini sudah masuk bull trap?

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan saat ini investor kini nampaknya mulai menyadari bahwa memanasnya ketegangan Rusia-Ukraina membuka jalan terhadap adopsi aset kripto yang lebih luas lagi. Bahkan, beberapa pelaku pasar yakin bahwa Rusia akan mempercepat pengesahan aturan regulasi aset kripto.

    “Namun, kembali lagi investor harus waspada akan potensi bull trap. Ketegangan geopolitik kedua negara hingga kini belum menurun. Kemudian, masih ada sentimen lainnya dari isu kebijakan moneter The Fed soal suku bunga yang masih intense. Sebaiknya, investor tetap tenang dan tidak panik atau wait & see,” kata Afid.

    Istilah bull trap mengemuka ketika situasi market bergerak secara keseluruhan. Bull trap adalah sinyal palsu, mengacu pada tren penurunan di saham, indeks, atau sekuritas lain yang berbalik setelah reli yang meyakinkan dan menembus level dukungan sebelumnya.

    Di tengah kondisi pasar yang dianggap mulai pulih, Afid memberikan sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan pertama bulan Maret ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish

    1. EOS (EOS)

    Analisis teknikal EOS (EOS).

    Analisis teknikal EOS (EOS).

    EOS adalah kripto asli untuk mendukung proyek blockchain EOS.IO. Sementara, EOS.IO beroperasi sebagai platform smart contract dan pengembang aplikasi terdesentralisasi atau decentralized application (DApp).

    Afid menjelaskan EOS berpotensi bullish pada pekan ini karena dikabarkan akan melakukan tahap pertama dari pembaruan jaringan blockchainnya bernama Mandel. Peluncuran ini akan bertahap mulai 1 Maret 2022, akan rilis jaringan uji coba Mandel 3.0. 

    “Mandel merupakan pembaruan dari blockchain EOS dalam bentuk Hardfork. Pembaruan ini dikabarkan akan membuat efisiensi EOS meningkat dan membawanya lebih cepat dalam memproses transaksi. Alhasil EOS dapat sentimen positif yang membawa harganya naik lebih tinggi,” kata Afid.

    Peringkat EOS di CoinMarketCap saat ini adalah #47, dengan kapitalisasi pasar US$ 2.217.510.779. Pasokan yang beredar 981.783.410 koin EOS dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca juga: Dunia Blockchain, Kripto dan NFT Bisa Jadi Tempat Ramah Perempuan

    2. Verge (XVG)

    Analisis teknikal Verge (XVG).

    Analisis teknikal Verge (XVG).

    Verge (XVG) adalah aset kripto terdesentralisasi yang open-source dan mengklaim bisa memungkinkan transaksi anonim 100% dengan mengaburkan lokasi dan alamat Internet Protocol (IP) dari pihak yang bertransaksi. Verge memiliki kesamaan dengan Bitcoin karena menggunakan konsep Proof of Work (PoW).

    Koin Verge jauh lebih bisa diperbesar (scalable) daripada Bitcoin, karena dapat memproses maksimum sebanyak 100 transaksi per detik, dengan Bitcoin hanya mampu mengelola 7 transaksi.

    Afid melihat potensi bullish dari XVG karena akan ada Block Reward Halving pada tanggal 8 Maret 2022. Hal ini memikat investor sehingga nilai XVG akan meningkat dalam beberapa waktu mendatang.

    “Investor bisa memanfaatkan pembagian hadiah blok XVG untuk menaikan harga. Namun, kembali lagi situasi bisa berbalik arah, karena perlu diingat tidak ada ilmu pasti soal pergerakan kripto,” ungkap Afid.

    Peringkat XVG di CoinMarketCap saat ini adalah #274, dengan kapitalisasi pasar US$ 170.846.031. Pasokan yang beredar 16.498.623.588 koin XVG dan maksimal pasokan 16.555.000.000 koin XVG.

    3. Celo (CELO)

    Analisis teknikal Celo (CELO).

    Analisis teknikal Celo (CELO).

    CELO adalah aset asli ekosistem blockchain Celo. Proyek ini bertujuan memperkenalkan kenyamanan keuangan terdesentralisasi (DeFi) kepada pengguna smartphone yang tidak memiliki rekening bank di seluruh dunia. Token CELO dirancang untuk memfasilitasi transaksi dan proses tata kelola di platform.

    Sentimen positif yang membuat CELO berpotensi bullish di pekan ini adalah kabar Hardfork kedua Celo yang disebut Espresso dan akan diaktifkan pada 8 Maret 2022.

    “Pada tingkat tinggi, Hardfork Espresso membuat Celo sepenuhnya kompatibel dengan peningkatan terbaru ke jaringan Ethereum. Selain itu, perubahan akan memungkinkan dapps mengagumkan seperti Orchid dan Superfluid untuk bekerja di Celo setelah aktivasi Espresso,” kata Afid.

    Peringkat CELO di CoinMarketCap saat ini adalah #75, dengan kapitalisasi pasar US$ 1.148.273.841. Pasokan yang beredar 427.388.610 koin CELO dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin CELO.

    4. Kava (KAVA)

    Analisis teknikal Kava (KAVA).

    Analisis teknikal Kava (KAVA).

    Kava adalah platform DeFi yang memungkinkan pengguna untuk pinjam-meminjam aset kripto mereka tanpa melibatkan lembaga keuangan dan perantara lainnya. KAVA sebagai token utilitas dan native token governance yang diciptakan oleh ekosistem DeFi Kava, yang terkenal dengan kapasitas pinjamannya. 

    Afid mengatakan harga KAVA bisa naik akibat kabar penggabungan ekosistem di platformnya yang akan diprediksi rilis 8 Maret mendatang. Meskipun informasi soal ekosistem apa yang akan bergabung masih tertutup.

    “Kava Network akan menggabungkan dua ekosistem terdesentralisasi terbesar dalam satu jaringan blockchain Layer-1. Alpha rilisnya diperkirakan terjadi pada 8 Maret, namun tidak diketahui ekosistem apa yang akan bergabung. Meski demikian, para investor sudah bersiap untuk masuk menaikan harga KAVA,” terang Afid.

    Peringkat KAVA di CoinMarketCap saat ini adalah #112, dengan kapitalisasi pasar US$ 548.688.572. Pasokan yang beredar 154.638.951 koin KAVA dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    5. Polkastarter (POLS)

    Analisis teknikal Polkastarter (POLS).

    Analisis teknikal Polkastarter (POLS).

    Polkastarter kembali masuk ke daftar aset kripto yang berpotensi bullish. Afid melihat penyebabnya karena Polkastarter akan meluncurkan penjualan NFT land pertamanya di Cryptoverse, dunia virtual yang dibangun dengan Unreal Engine 5 pada 8 Maret mendatang.

    “Nilai POLS diperkirakan akan naik karena kabar Polkastarter akan memulai penjualan tanah virtual dalam bentuk NFT di dunia Cryptoverse, sebuah konsep Metaverse 3D yang di bangun dengan teknologi Unreal Engine 5. Hal ini membuat investor excited,” ucap Afid.

    POLS sendiri adalah token utilitas asli dari platform Polkastarter dan memainkan sejumlah peran dalam ekosistemnya. POLS akan digunakan sebagai token pembayaran untuk membeli tanah virtual dalam bentuk NFT di Cryptoverse nanti.

    Peringkat POLS di CoinMarketCap saat ini adalah #333, dengan kapitalisasi pasar US$ 124.190.500. Pasokan yang beredar 88.221.432 koin POLS dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca juga: Cermat Pilih Aset Kripto Lokal yang Tepat, Jangan Mudah Ikut Hype

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. UMA (UMA)

    Analisis teknikal UMA (UMA).

    Analisis teknikal UMA (UMA).

    UMA atau Universal Market Access adalah protokol untuk pembuatan aset synthetic berdasarkan blockchain Ethereum. UMA secara khusus memungkinkan penggunanya untuk merancang dan membuat kontrak keuangan yang dijalankan sendiri dan ditegakkan sendiri yang dijamin dengan insentif ekonomi dan menjalankannya di blockchain Ethereum.

    Menurut Afid, UMA dapat tenggelam di bawah dukungan utamanya untuk mendekati titik rendah. Dari analisis teknikal UMA mungkinkan akan alami penurunan sekitar 13 persen. 

    “UMA sudah dalam kondisi hampir 100 persen overbought, sehingga investor disarankan untuk waspada karena harga sewaktu-waktu bisa menukik ke bawah alias turun,” kata Afid.

    Peringkat UMA di CoinMarketCap saat ini adalah #107, dengan kapitalisasi pasar US$ 601.673.321. Pasokan yang beredar 65.368.370 koin UMA dan maksimal pasokan 101.172.570 koin UMA.

    2. Bitcoin Standard Hashrate Token (BTCST)

    Analisis teknikal Bitcoin Standard Hashrate Token (BTCST).

    Analisis teknikal Bitcoin Standard Hashrate Token (BTCST).

    BTCST adalah adalah aset sintetis yang memperoleh nilainya dari sebagian kekuatan hash penambangan Bitcoin. Setiap BTCST saat ini mewakili 0,1 TH/detik daya penambangan dan mengumpulkan arus kas nyata dari penambangan Bitcoin.

    Afid melihat dari analisis teknikal BTCST sudah berpotensi bearish. Pola BTCST memiliki kesamaan dengan UMA yang sudah overbought, suatu kondisi di mana harga kripto sudah mengalami kenaikan signifikan dan mencapai titik jenuh karena aktifitas pembelian yang cukup besar. 

    “Pada titik ini, arus beli semakin tipis dan harga BTCST sulit mengalami kenaikan yang lebih tinggi. Kondisi overbought bukan berarti harganya akan anjlok drastis, tetapi akan ada sedikit koreksi, namun akan kembali turun sekitar 20 persen,” kata Afid.

    Peringkat BTCST di CoinMarketCap saat ini adalah #190, dengan kapitalisasi pasar US$ 236.903.302. Pasokan yang beredar 11.415.813 koin BTCST dan maksimal pasokan 15.000.000 koin BTCST.

    3. Bitcoin UP (BTCUP)

    Analisis teknikal Bitcoin UP (BTCUP).

    Analisis teknikal Bitcoin UP (BTCUP).

    Bitcoin UP (BTCUP) belum bisa keluar dari masa bearish-nya. Menurut Afid, penurunan BTCUP berpengaruh pada pergerakan Bitcoin. BTCUP ini menggunakan leverage dan benar-benar memakai harga spot.

    “Pergerakan BTC sendiri belum sepenuhnya rebound dan masih berpotensi alami penurunan. Sejalan dengan itu BTCUP juga punya peluang yang sama, apalagi sudah menunjukan pola reverse cup and handle. Grafiknya menunjukkan sinyal bearish yang mengindikasikan tren penurunan harga,” kata Afid.

    Peringkat BTCUP di CoinMarketCap saat ini adalah #2894, dengan kapitalisasi pasar US$ 4.356.430. Jumlah koin yang beredar dan maksimal pasokannya tidak tersedia.

    Baca juga: Mengenal Analisis Fundamental dan Faktor yang Perlu Diperhatikan

    4. Waves (WAVES)

    Analisis teknikal Waves (WAVES).

    Analisis teknikal Waves (WAVES).

    Waves adalah sebuah platform blockchain dengan banyak kegunaan yang mendukung berbagai use case, termasuk decentralized application (DApp) dan juga smart contract. Selain itu, token ini juga dirancang untuk memudahkan para pengguna dalam membuat dan meluncurkan token kripto sesuai yang diinginkan pengguna.

    WAVES diperkirakan akan alami penurunan nilai pada pekan ini. Menurut Afid penyebabnya adalah tidak ada pemberitaan dan fitur terbaru yang dirilis Waves. Dari analisis teknikalnya juga terlihat potensi penurunan sekitar 13-16 persen.

    “WAVES juga sudah alami overbought. Investor sudah mulai jenuh dan pola reverse cup and handle sudah terbentuk. Sehingga tinggal menunggu koreksi sedikit, nilai WAVES kemungkinan akan terus turun,” ujar Afid.

    Peringkat WAVES di CoinMarketCap saat ini adalah #51, dengan kapitalisasi pasar US$ 1.918.374.302. Jumlah koin yang beredar 107.624.326 koin WAVES dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    5. API3 (API3)

    Analisis teknikal API3 (API3).

    Analisis teknikal API3 (API3).

    Afid menjelaskan token API3 senasib dengan BTCUP. API3 belum bisa keluar dari level support-nya. Kondisi token ini juga mengalami overbought, sehingga mengindikasikan bahwa harga API3 sulit bergerak naik lebih tinggi dalam jangka pendek.

    “API3 sudah overbought dengan kenaikan nilai yang tinggi sebelumnya, sehingga memungkinkan masuk fase bearish. Penurunan bisa sampai kisaran 15-17 persen,” kata Afid.

    API3 adalah token Ethereum yang digunakan untuk mendukung project API3 yang dapat masuk staking untuk menerima reward dan berfungsi sebagai jaminan untuk menjamin keamanan dalam jaringan. 

    Peringkat API3 di CoinMarketCap saat ini adalah #165, dengan kapitalisasi pasar US$ 290.848.108. Pasokan yang beredar 36.907.810 koin API3 dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Disclaimer:

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Market Signal 23 Februari 2022: Potensi saat Pasar Anjlok

    Pasar kripto terus alami tekanan pada pekan terakhir bulan Februari 2022. Tampaknya siklus yang menyatakan Februari adalah bulan yang baik untuk market kripto terpatahkan untuk tahun ini.

    Dalam jangka pendek, pasar crypto kemungkinan akan dipengaruhi oleh perkembangan geopolitik antara Rusia dan Ukraina, isyarat dari Federal Reserve AS untuk pengetatan kebijakan moneter hingga stigma kinerja aset yang dianggap terlalu berisiko.

    “Penurunan pasar crypto secara keseluruhan saat ini dapat dilihat sebagai reaksi spontan terhadap meningkatnya ketegangan antara Ukraina dan Rusia. Jika ada perang antara dua hub crypto terbesar di dunia, itu bisa meningkatkan tingkat hash Bitcoin, dan ketakutan ini membuat pasar crypto tetap waspada,” kata Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.

    Investor masih akan melindungi portofolio aset mereka terhadap penurunan harga lebih lanjut. Investor harus lebih cermat untuk aksi jual-beli mereka. Oleh karena itu, Tokocrypto Market Signal pekan ini hadir untuk memberikan referensi dalam melihat sejumlah kripto yang berpotensi bergerak naik dan juga mengarah sebaliknya.

     

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish

    1. Chromia (CHR)

    Ilustrasi Chromia (CHR).

    Ilustrasi Chromia (CHR).

    Chromia (CHR) adalah token cryptocurrency dan beroperasi pada platform Ethereum. CHR sempat melonjak lebih dari 4.900% pada tahun 2021, didukung oleh melonjaknya popularitas aplikasi terdesentralisasi (DApps), Non-Fungible Token (NFT), dan game play-to-earn berbasis blockchain.

    Afid melihat CHR pekan ini akan berpotensi bullish disebabkan oleh proyek RPG Gaming Multiverse, Chain of Alliance telah mengumumkan niatnya untuk meluncurkan public beta di testnet Chromia pada 28 Februari 2022 mendatang.

    “Chain of Alliance adalah RPG Gaming Multiverse yang dibangun di atas token Chromia. Baru-baru ini mereka dapat investasi awal $ 2,4 juta dan segera meluncurkan testnet publik yang bisa meningkatkan sentimen positifnya,” kata Afid.

    Peringkat CHR di CoinMarketCap saat ini adalah #184, dengan kapitalisasi pasar US$ 222.096.076. Pasokan yang beredar 567.369.439 koin CHR dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin CHR.

     

    2. Horizen (ZEN)

    Ilustrasi Horizen (ZEN).

    Ilustrasi Horizen (ZEN).

    Horizen, sebelumnya dikenal sebagai ZenCash, adalah platform terdesentralisasi dan skalabel yang berfokus pada penyediaan bisnis dan pengembang dengan cara yang cepat dan terjangkau untuk membangun blockchain dan DApps mereka sendiri. ZEN adalah aset digital asli Horizen.

    Menurut Afid, ZEN berpeluang bullish dipicu oleh developer mereka yang membagikan roadmap update dengan sejumlah kegiatan dan fitur baru untuk diluncurkan pada tahun 2022 ini.

    “Terdekat ZEN akan meluncurkan Tokenization Platform V1 pada 28 Februari mendatang. Platform ini akan sangat membantu pengembangan project yang berjalan di atas jaringan ZEN,” ungkap Afid.

    Peringkat ZEN di CoinMarketCap saat ini adalah #131, dengan kapitalisasi pasar US$ 423.633.560. Pasokan yang beredar 12.095.263 koin ZEN dan maksimal pasokan 21.000.000 koin ZEN.

    Baca juga: 8 Cara Mudah Cuan dari Kripto

    3. Polkastarter (POLS)

    Ilustrasi Polkastarter (POLS).

    Ilustrasi Polkastarter (POLS).

    Polkastarter adalah platform blockchain yang dirancang untuk menyediakan landasan peluncuran yang mudah digunakan untuk kumpulan token dan lelang lintas blockchain. Ini paling sering digunakan oleh proyek-proyek blockchain tahap awal yang ingin meningkatkan modal dan dengan mudah mendistribusikan token mereka pada saat yang bersamaan. 

    POLS adalah token utilitas asli dari platform Polkastarter dan memainkan sejumlah peran dalam ekosistemnya. POLS berpotensi bullish karena akan melakukan IDO (Initial dex offering) untuk game Mecha Morphing yang menggunakan jaringan POLS.

    Game strategi pertempuran, Mecha Morphing sebelumnya telah melakukan testnet ke-2 dan tampaknya sukses. Kemudian, Polkastarter akan melakukan IDO pada 28 Februari sebagai proses dukungan pengembangan game tersebut,” tutur Afid.

    Peringkat POLS di CoinMarketCap saat ini adalah #323, dengan kapitalisasi pasar US$ 124.522.098. Pasokan yang beredar 88.221.432 koin POLS dan maksimal pasokan tidak tersedia.

     

    4. BitTorrent chain (BTTC)

    Ilustrasi BitTorrent Chain (BTTC).

    Ilustrasi BitTorrent Chain (BTTC).

    BitTorrent Chain (BTTC) adalah protokol interoperabilitas lintas rantai heterogen pertama yang dibangun di atas TRON, dikembangkan bersama oleh tim inti BitTorrent dan TRON. Kripto BTT akan menjadi BTTC setelah redenominasi kripto BitTorrent (BTT) dijadwalkan tuntas pada 12 Februari 2022. Semua pemegang kripto BTT wajib menukarnya menjadi versi baru, kelak bersimbol BTTC.

    BTTC akan berpotensi bullish pekan ini akibat peluncuran BTFS 2.0 Mainnet yang dijadwalkan pada 22 Februari 2022. “Informasi mengenai rencana airdrop selama masa transisi dari BTFS 1.0 ke BTFS 2.0 meningkatkan sentimen positif pada BTTC, sehingga investor banyak tertarik untuk meng-hodl token tersebut,” kata Afid.

    Peringkat BTTC di CoinMarketCap saat ini adalah #53, dengan kapitalisasi pasar US$ 1.803.194.718. Pasokan yang beredar 932.497.500.000.000 koin BTTC dan maksimal pasokan tidak tersedia.

     

    5. Ontology (ONT)

    Ilustrasi Ontology (ONT).

    Ilustrasi Ontology (ONT).

    Ontology (ONT) adalah blockchain open source yang mengkhususkan diri dalam project data digital. Infrastruktur unik Ontology mendukung kolaborasi lintas blockchain yang kuat dan skalabilitas Layer 2. 

    Ontology dirancang untuk memecahkan masalah sebagian besar bisnis yang ingin membuat dan melaksanakan smart contract. Perusahaan yang menggunakan teknologi Ontology bisa menghemat waktu dan biaya untuk membuat smart contract dalam skala besar.

    “ONT akan melakukan Mainnet upgrade pada 28 februari 2022 untuk meningkatkan transaksi dan pencatatan data di jaringan blockchain. Berita ini disambut baik oleh investor yang memegang ONT, sehingga memberikan sentimen positif dan mungkin menaikan nilainnya,” kata Afid.

    Peringkat ONT di CoinMarketCap saat ini adalah #128, dengan kapitalisasi pasar US$ 435.905.982. Pasokan yang beredar 875.249.524 koin ONT dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin ONT.

    Baca juga: Digandeng Game Blockchain, Persib Siap Masuk Dunia Crypto

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. Bitcoin (BTC)

    Ilustrasi Bitcoin (BTC).

    Ilustrasi Bitcoin (BTC).

    Pada pekan ini masih terdapat banyak kripto berkapitalisasi besar atau big cap yang berpotensi bearish, seperti Bitcoin (BTC). Harga Bitcoin telah sempat drop di bawah level support kuatnya di $39.600. Angka ini merupakan penurunan tertinggi sejak November tahun lalu.

    Menurut Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, pada pekan ini pergerakan BTC berpotensi menurun setelah terkoreksi di area level harga $37.000-$39.000. Penurunan bisa mencapai 12 persen.

    “Bitcoin masih akan terus turun, namun akan sedikit terkoreksi terlebih dahulu. Penurunannya, jika dilihat dari teknikal analisis bisa mencapai 12 persen. Bitcoin berpeluang turun di kisaran harga $ 32.000,” kata Afid.

    Peringkat BTC di CoinMarketCap saat ini adalah #1, dengan kapitalisasi pasar US$ 791.730.821.444. Pasokan yang beredar 18.925.843 koin BTC dan maksimal pasokan 21.000.000 koin BTC.

     

    2. Ethereum (ETH)

    Ilustrasi Ethereum (ETH).

    Ilustrasi Ethereum (ETH).

    Tidak berbeda jauh dengan Bitcoin, Ethereum juga masih berpotensi bearish. Afid melihat ETH dalam fase pemulihan yang tersendat. ETH sempat menembus dan ditutup di bawah level support kritis di $2,652 pada 20 Februari lalu.

    “Tetapi investor tidak dapat memanfaatkan situasi tersebut. Ini menunjukkan pembelian yang kuat di level yang lebih rendah. Harga rebound tajam pada 21 Februari. Pekan ini kemungkinan masih akan turun sekitar 15 persen hingga di kisaran harga $ 2.285,” sebut Afid.

    Peringkat ETH di CoinMarketCap saat ini adalah #1, dengan kapitalisasi pasar US$ 791.730.821.444. Pasokan yang beredar 18.925.843 koin ETH dan maksimal pasokan 21.000.000 koin BTC.

     

    3. Bitcoin UP (BTCUP)

    Ilustrasi Bitcoin UP (BTCUP).

    Ilustrasi Bitcoin UP (BTCUP).

    Bitcoin UP (BTCUP) berpeluang mengalami penurunan pada pekan terakhir Februari 2022 ini. Menurutnya kondisi market kripto sekarang turut berpengaruh negatif pada BTCUP.

    “Pergerakan BTCUP sudah menunjukan pola reverse cup and handle. Grafiknya menunjukkan sinyal bearish yang mengindikasikan tren penurunan harga. Ketika harga BTCUP tembus level bawah dari pegangan cangkir, keadaan ini merupakan sinyal bagi trader untuk keluar dari posisi long dan memasuki posisi short,” kata Afid.

    BTCUP bertujuan untuk menghasilkan keuntungan berlipat kali ketika harga Bitcoin naik. Sedangkan BTCDOWN bertujuan memberikan keuntungan berlipat kali ketika harga Bitcoin turun. Jumlah keuntungan yang berlipat kali ini ditetapkan di antara 1,25x dan 4x.

    Peringkat BTCUP di CoinMarketCap saat ini adalah #2936, dengan kapitalisasi pasar US$ 4.206.430. Jumlah koin yang beredar dan maksimal pasokannya tidak tersedia.

    Baca juga: Wajib Tahu! Inilah Faktor yang Buat Harga Aset Kripto Berubah

    4. Terra (LUNA)

    Ilustrasi Terra (LUNA).

    Ilustrasi Terra (LUNA).

    Terra adalah sebuah blockchain yang dibangun dengan tujuan menciptakan ekosistem pembayaran digital yang terdesentralisasi menggunakan aset kripto stablecoin, LUNA. Di penghujung tahun 2021, nilai LUNA sempat melonjak hingga mencapai Rp 1,2 juta dan berhasil menyalip Dogecoin. Namun, LUNA pekan ini berpotensi bearish.

    “Sama seperti BTCDOWN, LUNA udah menunjukan pola reverse cup and handle. Ada kemungkinan nilai akan terus turun. Penurunannya bisa sekitar 13 persen di kisaran harga $ 48,” kata Afid.

    Peringkat LUNA di CoinMarketCap saat ini adalah #9, dengan kapitalisasi pasar US$ 21.678.363.915. Pasokan yang beredar 386.681.821 koin LUNA dan maksimal pasokan tidak tersedia.

     

    5. API3 (API3)

    Ilustrasi API3 (API3).

    Ilustrasi API3 (API3).

    API3 adalah token Ethereum yang digunakan untuk mendukung project API3 yang dapat masuk staking untuk menerima reward dan berfungsi sebagai jaminan untuk menjamin keamanan dalam jaringan. 

    “Token API3 memiliki sentimen negatif untuk masuk fase bearish. Meski akan sedikit koreksi, tapi ada kemungkinan turun dari nilai sekarang, Selasa (23/2) $ 7 ke $ 5,” kata Afid.

    Peringkat API3 di CoinMarketCap saat ini adalah #9, dengan kapitalisasi pasar US$ 291.199.472. Pasokan yang beredar 36.907.810 koin API3 dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Disclaimer:

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Market Signal 16 Februari 2022: Nasib BTC, DOGE & SOL

    Market kripto akan dihadapi dengan volatilitas pergerakan harga yang cenderung kurang stabil dibanding pekan lalu. Salah satu penyebabnya adalah pemberitaan ketegangan Rusia-Ukraina.

    Sebagian besar investor mencoba melakukan pembelian komoditas aset berwujud dibandingkan kripto, jika terjadi serangan militer Rusia ke Ukraina. Langkah tersebut juga sebagai antisipasi tingginya laju inflasi di Amerika Serikat, karena muncul lagi seruan untuk kenaikan suku bunga Federal Reserve AS yang lebih cepat.

    Dalam situasi market kripto yang volatil ini, sekali lagi investor harus lebih cermat untuk melakukan aksi investasi mereka. Oleh karena itu, Tokocrypto Market Signal pekan ini hadir sebagai referensi investor dalam melihat sejumlah kripto yang berpotensi bergerak positif dan juga mengarah sebaliknya.

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish

    1. Mina (MINA)

    Ilustrasi Mina (MINA).

    Ilustrasi Mina (MINA).

    Banyak para analis menilai Mina Protocol (MINA) adalah salah satu kripto yang paling canggih di pasar, karena dibangun di atas pondas teknologi blockchain yang kuat dan cocok untuk investasi jangka panjang. MINA mirip dengan Bitcoin, selain dari cara menangani transaksi, karena berfungsi sebagai koin utilitas dan alat tukar.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan kripto MINA berpotensi bullish pada pekan ini. Terhitung 15 Februari 2022, pergerakan nilai MINA sudah naik sekitar 19 persen.

    “Untuk MINA masih akan ada potensi kenaikan minggu ini ya, karena sudah listing dan bisa diperdagangkan di FTX Exchange per 15 februari 2022,” kata Afid.

    Peringkat MINA di CoinMarketCap saat ini adalah #84, dengan kapitalisasi pasar US$ 1.042.129.174. Pasokan yang beredar 378.332.077 koin MINA dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    2. Alpaca Finance (ALPACA)

    Ilustrasi Alpaca Finance (ALPACA).

    Ilustrasi Alpaca Finance (ALPACA).

    Alpaca Finance adalah protokol peminjaman di Binance Smart Chain untuk farming hasil leverage. ALPACA adalah token asli dari platform Alpaca Finance dan memainkan peran penting dalam menjaga dan mempertahankan ekosistem, karena token tata kelola dan utilitas.

    Alpaca Finance kemungkinan besar akan mengalami bullish, karena resmi meluncur di Blockchain Fantom sebagai bagian dari ekosistemnya pada 15 Februari 2022. Afid melihat ini merupakan sentimen positif sehingga dapat mendorong ketertarikan terhadap token ALPACA untuk naik.

    “Token ini bergerak di Binance Smart Chain, namun melihat pertumbuhan Fantom, kerja sama ini nampaknya adalah langkah strategis untuk menambah jumlah pengguna,” ungkap Afid.

    Peringkat ALPACA di CoinMarketCap saat ini adalah #531, dengan kapitalisasi pasar US$ 56.103.706. Pasokan yang beredar 141.603.872 koin ALPACA dan maksimal pasokan 188.000.000 koin ALPACA.

    3. Filecoin (FIL)

    Ilustrasi Filecoin (FIL).

    Ilustrasi Filecoin (FIL).

    Filecoin adalah sebuah jaringan peer-to-peer yang bergerak di bidang penyimpanan data dengan sistem yang terdesentralisasi. Melalui jaringan ini, pengguna dapat menyimpan file di internet menggunakan blockchain dan perlu membayar pada storage miners.

    Afid mengungkap acara AMA (Ask Me Anything) yang akan diadakan Filecoin pada 17 Februari 2022 akan membuat pergerakan tokennya mengarah positif. Investor akan mulai tertarik melihat potensi FIL pada acara tersebut.

    Baca juga: Daftar Token Kripto yang Menarik di Dunia Metaverse

    “Acara AMA Filecoin nanti bisa mendatangkan peluang untuk menarik ketertarikan investor pada token FIL ini,” kata Afid.

    Peringkat FIL di CoinMarketCap saat ini adalah #43, dengan kapitalisasi pasar US$ 268.277.225. Pasokan yang beredar 746.113.681 koin FIL dan maksimal pasokan 1.152.997.575 koin FIL.

    4. Fetch.ai (FET)

    Ilustrasi Fetch.ai (FET).

    Ilustrasi Fetch.ai (FET).

    Fetch.ai adalah jaringan berbasis blockchain untuk pembelajaran mesin terdesentralisasi (decentralized machine learning) dengan akses terbuka. Dalam hal variasi kasus penggunaan, tim pengembang Fetch.ai menegaskan bahwa jaringan bisa merevolusi kebanyakan industri dan sektor.

    Fetch.ai masuk dalam daftar kripto bullish pekan ini karena akan melakukan acara serta publikasi terkait ekosistem jaringannya yang akan meningkat. Menurut Afid, banyak investor menanti acara tersebut yang digelar 17 Februari mendatang.

    “Harapannya di acara tersebut ada beberapa kabar yang dapat mendorong harga FET untuk naik secara signifikan. Seperti, ekosistem FET yang akan meningkatkan volume transaksinya akibat kebutuhan terhadap biaya transaksi saat menggunakan jaringannya,” tutur Afid.

    Peringkat FET di CoinMarketCap saat ini adalah #185, dengan kapitalisasi pasar US$ 56.103.706. Pasokan yang beredar 141.603.872 koin FET dan maksimal pasokan 188.000.000 koin FET.

    5. Harmony (ONE)

    Ilustrasi Harmony (ONE).

    Ilustrasi Harmony (ONE).

    Harmony (ONE) masih berpotensi bullish pekan ini. Afid menjelaskan sentimen positif ONE berkelanjutan, pasca peluncuran Ethereum bridge. Jembatan blockchain ini akan memperluas ekosistem Harmony yang sebelumnya hanya Binance Smart Chain dan Bitcoin.

    Hype sentimen positif ONE masih terus berlangsung. Ethereum bidge dapat meningkatkan volume transaksi yang terjadi pada blockchain Harmony akibat bisa menerima banyak token,” kata Afid.

    Harmony sendiri adalah aset kripto yang bertujuan untuk menawarkan kemampuan pengaplikasian teknologi blockchain yang cepat dan terbuka untuk aplikasi terdesentralisasi. Harmony Mainnet dilaporkan dapat mendukung ribuan node dalam beberapa pecahan, menghasilkan blok dalam beberapa detik dengan finalitas instan.

    Peringkat ONE di CoinMarketCap saat ini adalah #51, dengan kapitalisasi pasar US$ 2.296.426.491. Pasokan yang beredar 11.707.162.383 koin ONE dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. Dogecoin (DOGE)

    Ilustrasi Dogecoin (DOGE).

    Ilustrasi Dogecoin (DOGE).

    Dogecoin masih menjadi salah satu kripto yang populer di tengah masyarakat. Namun, sayangnya pada pekan ini DOGE berpotensi bearish karena ada sentimen negatif yang menerpanya.

    Menurut Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, iklan DOGE di acara olahraga terbesar di Amerika Serikat, Super Bowl pada awal pekan ini memberi sentimen kurang baik. Walaupun ada peningkatan volume perdagangan mencapai 20%, tapi DOGE telah bergerak menurun. 

    “DOGE memang sempat mendapatkan kenaikan volume perdagangan capai 20%, namun ada kemungkinan akan turun hingga 17% pada pekan ini,” kata Afid.

    Peringkat DOGE di CoinMarketCap saat ini adalah #11, dengan kapitalisasi pasar US$ 19.925.018.352. Pasokan yang beredar 132.670.764.300 koin DOGE dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    2. Injective (INJ)

    Ilustrasi Injective (INJ).

    Ilustrasi Injective (INJ).

    Injective Protocol merupakan proyek blockchain yang memiliki ide revolusioner. Ini bertujuan untuk membuat pertukaran mata uang sepenuhnya terdesentralisasi atau jaringan yang dioperasikan publik. Artinya, pertukaran hanya dioperasikan oleh orang-orang yang memegang token INJ.

    Meski memiliki fundamental yang baik, INJ pada pekan ini masuk dalam kripto berpotensi bearish. Afid melihat walaupun sempat terjadi kenaikan nilai hampir 100% pada pekan lalu, tapi pekan ini INJ mengarah ke penurunan.

    Baca juga: Daftar Kripto Diklaim Punya Fundamental yang Aman

    “INJ selama dua hari pekan lalu itu naik hampir 100% dalam dua, saat ini tengah mengalami koreksi. Akibatnya berpotensi turun hingga 24%,” ungkapnya.

    Peringkat INJ di CoinMarketCap saat ini adalah #175, dengan kapitalisasi pasar US$ 304.471.105. Pasokan yang beredar 48.653.971 koin INJ dan maksimal pasokan 100.000.000 koin INJ.

    3. Bitcoin (BTC)

    Ilustrasi Bitcoin (BTC).

    Ilustrasi Bitcoin (BTC).

    Pekan ini secara mengejutkan terdapat banyak kripto berkapitalisasi besar atau big cap yang berpotensi bearish, seperti Bitcoin (BTC). Harga Bitcoin telah terjadi pembalikan akhir pekan lalu, setelah beberapa hari terjadi kenaikan yang kuat.

    Namun, menurut Afid pergerakan BTC berpotensi menurun setelah terkoreksi di area level harga $45.000. Penurunan bisa mencapai 10 persen.

    “Bitcoin sudah pullback dan masuk fase koreksi. Tapi mungkin akan sedikit konsolidasi, baru koreksi. Minggu-minggu ini harus sudah koreksi jika dilihat dari analisisnya,” kata Afid.

    Peringkat BTC di CoinMarketCap saat ini adalah #1, dengan kapitalisasi pasar US$ 839.802.392.661. Pasokan yang beredar 18.959.037 koin BTC dan maksimal pasokan 21.000.000 koin BTC.

    4. Solana (SOL)

    Ilustrasi Solana (SOL).

    Ilustrasi Solana (SOL).

    Satu lagi kripto big cap yang berpeluang bearish pekan ini adalah Solana (SOL). Solana adalah proyek open source yang menggunakan teknologi blockchain permissionless, untuk menyediakan sebuah solusi decentralized finance (DeFi). Protokol Solana dirancang untuk memfasilitasi pembuatan decentralized app (DApp).

    “Solana masuk ke dalam daftar bearish karena ada kemungkinan akan masuk zona merah dengan penurunan capai 15 persen,” jelas Afid.

    Peringkat SOL di CoinMarketCap saat ini adalah #8, dengan kapitalisasi pasar US$ 32.760.361.575. Pasokan yang beredar 319.054.325 koin SOL dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    5. Smooth Love Potion (SLP)

    Ilustrasi Smooth Love Potion (SLP).

    Ilustrasi Smooth Love Potion (SLP).

    Smooth Love Potion (SLP) adalah jenis uang digital yang terdapat dalam game Metaverse, Axie Infinity. Token ini menggunakan jaringan Ethereum dan melalui likuiditas Uniswap.

    Koin SLP sangat berbeda dengan aset kripto lain yang digunakan dalam game. Pemain diharuskan membeli token untuk menyelesaikan misi tertentu, sehingga mereka bisa berkembang dan dijual kembali.

    “SLP akan berpeluang bearish dengan penurunan sekitar 16 persen. Alasan mendasar kenapa SLP terus mengalami penurunan, karena orang yang biasanya kalo sudah dikasih reward, mereka akan jual untuk dijadikan aset pribadi dan dikonversi ke koin yang lebih bagus lagi,” kata Afid.

    Peringkat SLP di CoinMarketCap saat ini adalah #316, dengan kapitalisasi pasar US$ 154.142.969. Pasokan yang beredar 5.098.203.666 koin SLP dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca juga: Tips Cari Cuan Investasi Aset Kripto di Kala Market Anjlok

    Disclaimer:

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com