Tag: Market Signal

  • Tokocrypto Market Signal 9 Februari 2022: Pasar Kripto Mulai Bullish?

    Market kripto pada pekan pertama Februari mengalami pemulihan 25% dari posisi terendahnya pada 24 Januari. Meski begitu, keadaan pasar kripto yang mulai pulih tidak menjamin apakah tren bearish telah berhenti.

    Banyak analis yang melihat mayoritas kripto akan bergerak stagnan pada awal pekan kedua Februari ini. Namun, masih ada potensi koreksi menjelang pertengahan hingga akhir pekan nanti, sehingga diprediksi mendatangkan sentimen positif yang tentunya bisa menarik perhatian para investor.

    Dalam kondisi market kripto yang kembali merangkak naik, terdapat beberapa kripto yang potensi mengalami bullish, namun ada juga yang berpotensi mengalami bearish. Investor harus lebih berhati-hati memilih aset kripto untuk mendatangkan profit. Sebagai referensi, simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish

    1. Hedera (HBAR)

    Ilustrasi Hedera (HBAR).

    Ilustrasi Hedera (HBAR).

    Kripto pertama yang masuk dalam daftar potensi bullish pekan ini adalah Hedera (HBAR). Hedera Hashgraph adalah jaringan terdistribusi terdesentralisasi (decentralized distributed network) yang secara struktural memiliki diferensiasi dari blockchain Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH), tetapi melakukan fungsi yang setara.

    HBAR bertujuan untuk menyediakan platform yang stabil, efisien dan dapat dipercaya untuk aplikasi kelas perusahaan. Hedera didukung oleh governing council yang terdiri dari 39 organisasi dan perusahaan, seperti Google, Boeing, Deutsche Telekom, IBM, TATA Communications.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, melihat HBAR memiliki potensi bullish diakibatkan sentimen dari peluncuran Smart Contract 2.0 pada 8 Februari 2022. Hal ini bisa mendatangkan sentimen positif dari para investor.

    “HBAR akan merilis Smart Contarct 2.0 di tanggal 8 Februari. Tapi, sentimen positifnya akan terus berkelanjutan, karena ini big event dari HBAR. Acara nanti akan ada webinar dan langsung launching smart contract baru,” kata Afid.

    Peringkat HBAR di CoinMarketCap saat ini adalah #36, dengan kapitalisasi pasar US$ 4.550.595.603. Pasokan yang beredar 18.092.792.421 koin HBAR dan maksimal pasokan 50.000.000.000 koin HBAR.

    2. The Sandbox (SAND)

    Ilustrasi The Sandbox (SAND).

    Ilustrasi The Sandbox (SAND).

    Token Metaverse The Sandbox (SAND) masuk dalam daftar potensi bullish pekan ini. Afid menjelaskan The Sandbox akan melelang tanahnya di Metaverse dalam jumlah terbatas pada 10 Februari 2022.

    Pada saat lelang nanti akan ada lebih dari 550 tanah dan 8 gedung atau perumahan yang akan dijual dengan harga lebih tinggi. Kabar ini dapat meningkatkan ketertarikan terhadap SAND karena seluruh transaksi pelelangan harus dilakukan dalam token tersebut.

    “The Sandbox akan melelang tanahnya di Metaverse pada 10 Februari mendatang. Event ini otomatis akan menjadi sentimen positif karena kembali menghidupkan proyek SAND selama beberapa hari terakhir tidak ada kabar baru,” ungkap Afid.

    Peringkat SAND di CoinMarketCap saat ini adalah #33, dengan kapitalisasi pasar US$ 4.877.018.694. Pasokan yang beredar 1.035.054.385 koin SAND dan maksimal pasokan 3.000.000.000 koin SAND.

    Baca juga: Daftar Bukti Nyata Manfaat Positif dari Aset Kripto

    3. Harmony (ONE)

    Ilustrasi Harmony (ONE).

    Ilustrasi Harmony (ONE).

    Aset kripto Harmony (ONE) ternyata masih berpotensi bullish pekan ini. Trader Tokocrypto, Afid Soegiono, menjelaskan sentimen positif ONE di awal bulan Februari masih berkelanjutan, karena akan meluncurkan Ethereum bridge yang akan meningkatkan nilainya.

    “Harmony (ONE) akan ada Ethereum bridge di tanggal 14 Februari 2022. Jadi nantinya ONE akan kompatibel dengan jaringan Bitcoin dan Ethereum, sehingga mempermudah perpindahan token atau koin di kedua ekosistem. Hype sentimen positifnya masih terus berlangsung,” kata Afid.

    Harmony sendiri adalah aset kripto yang bertujuan untuk menawarkan kemampuan pengaplikasian teknologi blockchain yang cepat dan terbuka untuk aplikasi terdesentralisasi. Harmony Mainnet dilaporkan dapat mendukung ribuan node dalam beberapa pecahan, menghasilkan blok dalam beberapa detik dengan finalitas instan.

    Peringkat ONE di CoinMarketCap saat ini adalah #50, dengan kapitalisasi pasar US$ 2.473.749.531. Pasokan yang beredar 11.695.964.805 koin ONE dan maksimal pasokannya tidak tersedia.

    4. Stacks (STX)

    Ilustrasi Stacks (STX).

    Ilustrasi Stacks (STX).

    Stacks adalah solusi blockchain layer-1, yang dirancang untuk membawa smart contract dan aplikasi terdesentralisasi (DApps) ke Bitcoin (BTC). Smart contract ini dibawa ke Bitcoin tanpa mengubah fitur apa pun yang membuatnya kuat, termasuk keamanan dan stabilitasnya.

    Afid mengungkap STX berpotensi bullish dikarenakan ada event NFT drops di jaringan mereka. Acara ini mendorong para investor untuk tertarik meng-hold koin STX mereka dan berujung menimbulkan sentimen positif di pasar.

    “STX akan menyelenggarakan NFT drops, jadi berpotensi mendatangkan sentimen positif. Dalam 24 jam terakhir, ada kenaikan nilai STX yang cukup signifikan,” kata Afid.

    Peringkat STX di CoinMarketCap saat ini adalah #54, dengan kapitalisasi pasar US$ 2.170.247.054. Pasokan yang beredar 1.297.473.392 koin STX dan maksimal pasokan 1.818.000.000 koin STX.

    5. Ethereum Classic (ETC)

    Ilustrasi Ethereum Classic (ETC).

    Ilustrasi Ethereum Classic (ETC).

    Ethereum Classic (ETC) diperkirakan akan kembali mengalami peningkatan nilai dalam waktu dekat. Afid menjelaskan ETC memang sempat menunda peluncuran mainnet baru bernama Mystique di awal Februari. Namun, sudah ada tanggal konfirmasi terbaru yaitu, 13 Februari mendatang sehingga mendorong kripto ini menjadi banyak peminat.

    “Setelah kemarin mengalami penundaan, kini peluncuran Mystique ETC akan dirilis 13 Februari mendatang. Di kripto ada istilah buy on rumor, sell on news. Jadi dengan ada berita tersebut, biasanya tiga hari atau seminggu sebelumnya sudah ada sentimen positif di market,” tutur Afid.

    Baca juga: Tips Aman Investasi Aset Kripto yang Bisa Kamu Ikuti

    Ethereum Classic (ETC) adalah hard fork dari Ethereum (ETH) yang diluncurkan pada Juli 2016. Ethereum Classic telah berusaha untuk membedakan dirinya dari Ethereum, dengan peta jalan teknis kedua jaringan yang semakin menyimpang satu sama lain seiring waktu.

    Peringkat ETC di CoinMarketCap saat ini adalah #37, dengan kapitalisasi pasar US$ 4.261.461.241. Pasokan yang beredar 132.822.397 koin ETC dan maksimal pasokan 210.700.000 koin ETC.

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. BTCUP (BTCUP)

    Ilustrasi BTCUP (BTCUP).

    Ilustrasi BTCUP (BTCUP).

    Masuk ke daftar aset kripto yang berpotensi bearish, Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan BTCUP akan kembali diproyeksikan mengalami penurunan. Menurutnya kondisi market kripto sekarang turut berpengaruh negatif pada BTCUP.

    “BTCUP berpotensi bearish dan akan alami penurunan 22 persen,” kata Afid.

    BTCUP bertujuan untuk menghasilkan keuntungan berlipat kali ketika harga Bitcoin naik. Sedangkan BTCDOWN bertujuan memberikan keuntungan berlipat kali ketika harga Bitcoin turun. Jumlah keuntungan yang berlipat kali ini ditetapkan di antara 1,25x dan 4x.

    Peringkat BTCUP di CoinMarketCap saat ini adalah #2916, dengan kapitalisasi pasar US$ 6.225.976. Jumlah koin yang beredar dan maksimal pasokannya tidak tersedia.

    2. BNBUP (BNBUP)

    Ilustrasi BNBUP (BNBUP).

    Ilustrasi BNBUP (BNBUP).

    BNBUP juga berdampak pada kondisi market kripto yang mulai alami koreksi. Afid mengatakan BNBUP berpotensi bearish karena mengikuti kondisi Binance Coin (BNB) yang juga tengah menurun.

    “Tidak ada sentimen positif di BNBUP dalam waktu dekat, sehingga membuat aset kripto ini masuk ke daftar bearish,” kata Afid.

    Peringkat BNBUP di CoinMarketCap saat ini adalah #3039, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 2.523.711. Pasokan yang bersirkulasi tidak tersedia.

    3. JUST (JST)

    Ilustrasi JUST (JST).

    Ilustrasi JUST (JST).

    JUST adalah ekosistem decentralized finance (DeFi) baru yang populer untuk blockchain TRON. Produk ini adalah sebagian besar berpusat di sekitar platform pinjaman stablecoin terdesentralisasi dengan nama JustStable.

    Pengelola Ekosistem Koin Just (JST) adalah JUST Foundation, yang mencakup individu dari Alibaba, Tencent, IBM. Sementara tim analisis keuangan JUST berasal dari beberapa bank investasi global menurut situs web proyek.

    Baca juga: Cara Teknologi Blockchain Lawan Informasi Hoaks

    Afid menjelaskan JST berpotensi bearish karena nilainya sedang terdepresiasi. “JST berada dalam koreksi ke bawah karena nilai terdepresiasi. Penurunan nilainya bisa capai 20 persen, walaupun nantikan akan sempat terkoreksi naik,” katanya.

    Peringkat JST di CoinMarketCap saat ini adalah #147, dengan kapitalisasi pasar US$ 416.684.110. Pasokan yang beredar 7.300.425.000 koin JST dan maksimal pasokan 9.900.000.000 koin JST.

    4. NEAR Protocol (NEAR)

    Ilustrasi NEAR Protocol (NEAR).

    Ilustrasi NEAR Protocol (NEAR).

    NEAR Protocol (NEAR) adalah blockchain layer1 yang dirancang sebagai platform komputasi awan yang dijalankan komunitas dan menghilangkan beberapa batasan, seperti kecepatan transaksi rendah, throughput rendah, dan interoperabilitas yang buruk. 

    NEAR juga memiliki token utilitas asli sendiri dinamai “NEAR”. Pemegang token NEAR dapat berpartisipasi dalam tata kelola on-chain dari platform NEAR, atau mereka dapat memiliki suara validator atas nama mereka. Sayangnya, pekan ini NEAR masuk dalam potensi bearish.

    “NEAR berpeluang mengalami bearish dengan penurunan nilai mencapai 16 persen. Nilai NEAR diprediksi akan terkoreksi naik, lalu kembali turun,” kata Afid.

    Peringkat NEAR di CoinMarketCap saat ini adalah #23, dengan kapitalisasi pasar US$ 8.117.070.368. Pasokan yang beredar 633.890.744 koin NEAR dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin NEAR.

    5. Mines of Dalarnia (DAR)

    Ilustrasi Mines of Dalarnia (DAR).

    Ilustrasi Mines of Dalarnia (DAR).

    Mines of Dalarnia adalah game petualangan dengan konsep play-to-earn dan para pemainnya akan mendapatkan NFT sebagai rewards. Token asli dalam game MoD adalah DAR dan memainkan peran kunci dalam mengelola ekonomi dalam permainan, mendorong pemain dan juga menjaga ekonomi di dunia Dalarnia tumbuh secara berkelanjutan.

    Afid melihat token DAR dalam waktu dekat berpotensi bearish. “Penurunan nilai DAR kemungkinan bisa mencapai lebih dari 30 persen yang dikarenakan tidak update penting yang dikeluarkan oleh developer MoD, sehingga bisa membuat token DAR menarik,” ungkapnya.

    Peringkat DAR di CoinMarketCap saat ini adalah #337, dengan kapitalisasi pasar US$ 137.820.696. Pasokan yang beredar 123.200.000 koin DAR dan maksimal pasokan 800.000.000 koin DAR.

    Disclaimer:

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Market Signal 2 Februari 2022: Kripto yang Bullish Minggu Ini

    Banyak analis mengeklaim Februari menjadi bulan yang positif untuk pasar kripto, karena beberapa faktor. Salah satu pendorongnya adalah pasca liburan tahun baru Imlek, investor diperkirakan mulai akan bergerak meramaikan pasar dan membuat beberapa harga kripto melambung.

    Hal tersebut mulai terlihat pada saat perayaan imlek hari Selasa (1/2), beberapa kripto justru menguat terutama untuk jajaran teratas atau big cap. Bitcoin dan Ethereum misalnya, masing-masing menguat 3,07 persen dan 8,14 persen dalam 24 jam terakhir. Keduanya sempat menurun satu hari sebelum perayaan imlek.

    Bersama harapan ini, market kripto memulai kembali merangkak naik setelah jatuh signifikan beberapa pekan lalu. Lalu, kripto apa yang berpotensi bullish dan bearish pada pekan pertama Februari ini? Simal selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish

    1. ICON (ICX)

    Ilustrasi ICON (ICX).

    Ilustrasi ICON (ICX).

    Pada dasarnya ICON adalah proyek yang mengembangkan jaringan terdesentralisasi dengan tujuan menciptakan ekonomi digital untuk jaringan berbasis blockchain. ICON dibangun dan dikembangkan oleh sebuah perusahaan yang berbasis di Korea Selatan.

    Sementara, ICX adalah token asli jaringan yang memiliki peran dalam menjalankan ekosistem ICON. ICX juga merupakan koin kripto yang tersedia dan diperdagangkan di crypto exchange. Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan ICX berpotensi bullish karena akan merilis upgrade jaringan.

    “ICON akan berpotensi bullish selama beberapa waktu ke depan pasca rilis ICON 2.2 pada 31 Januari lalu. Upgrade jaringan ini menjadi tata kelola baru yang akan disambut positif oleh pasar,” kata Afid.

    Peringkat ICX di CoinMarketCap saat ini adalah #119, dengan kapitalisasi pasar US$ 527.225.479. Pasokan yang beredar 705.865.900 koin ICX dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca Juga: Strategi Jitu agar Selalu Cuan di Investasi Aset Kripto

    1. COTI (COTI)

    Ilustrasi COTI (COTI).

    Ilustrasi COTI (COTI).

    COTI adalah salah satu protokol blockchain pertama di dunia yang dioptimalkan untuk pembayaran terdesentralisasi. COTI menyediakan fungsionalitas sekuat Paypal dan Alipay, sekaligus memungkinkan perusahaan yang menggunakan dapat membuat aturan unik mereka sendiri dan akhirnya memiliki sistem pembayaran mandiri untuk menghemat waktu, data, dan uang.

    Afid menjelaskan COTI memiliki peluang untuk bergerak ke arah positif pada Minggu ini karena peluncuran COTI Treasury pada 1 Februari lalu. Momen ini akan digunakan para investor untuk meningkatkan kepemilikan aset COTI.

    “Peluncuran COTI Treasury menandai pencapaian besar menjadi ekosistem keuangan generasi berikutnya. Peluncuran ini menawarkan peluang baru bagi pemegang COTI untuk stake dan mendapatkan hadiah,” ungkapnya.

    Peringkat COTI di CoinMarketCap saat ini adalah #176, dengan kapitalisasi pasar US$ 275.319.540. Pasokan yang beredar 868.672.118 koin COTI dan maksimal pasokan 2.000.000.000 koin COTI.

    1. Theta Network (THETA)

    Ilustrasi Theta Network (THETA).

    Ilustrasi Theta Network (THETA).

    Menurut Afid, THETA berpotensi bullish karena baru saja merilis token TDROP pada 1 Februari lalu. TDROP adalah token TNT-20 baru yang dibuat secara native di jaringan blockchain THETA.

    “TDROP adalah inti untuk mendorong lebih banyak aktivitas dan volume pasar ThetaDrop. Distribusi TDROP akan dimulai sesuai rencana pada 1 Februari. Setiap pemegang THETA yang stake antara 1 Agustus 2021 hingga 15 Januari 2022 akan menerima rewards,” jelasnya.

    Theta Network sendiri adalah native blockchain yang menggunakan protokol open-source yang bisa Anda gunakan untuk melakukan video streaming. THETA ini merupakan token asli di dalam jaringan yang bisa digunakan sebagai pembayaran.

    Peringkat THETA di CoinMarketCap saat ini adalah #45, dengan kapitalisasi pasar US$ 2.927.786.460. Pasokan yang beredar 1.000.000.000 koin THETA dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin THETA.

    1. Dusk Network (DUSK)

    Ilustrasi Dusk Network (DUSK).

    Ilustrasi Dusk Network (DUSK).

    Pergerakan DUSK pekan ini cenderung berpotensi bullish. Alasannya, Afid melihat peluncuran testnet ke publik pada 1 Februari lalu, meningkatkan gairah pasar kripto.

    “Pada 1 Februari, Dusk Network akan meluncurkan testnet publiknya. Peluncuran ini menandakan rilis publik dari protokol blockchain Dusk Network, sehingga semua orang dapat mempelajari jaringan tersebut. Sentimen pasar kripto pun bakal positif,” kata Afid.

    Dusk Network mengklaim dirinya sebagai blockchain privasi untuk aplikasi keuangan. Ini adalah blockchain layer-1. Dusk Network bertujuan untuk memenuhi persyaratan dan kebutuhan pasar keuangan. Token DUSK dapat digunakan sebagai token utilitas untuk memulai transaksi, pertukaran atom, atau menyebarkan smart contract.

    Peringkat DUSK di CoinMarketCap saat ini adalah #248, dengan kapitalisasi pasar US$ 210.181.929. Pasokan yang beredar 389.489.794 koin DUSK dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin DUSK.

    1. Kyber Network Crystal v2 (KNC)

    Ilustrasi Kyber Network Crystal v2 (KNC).

    Ilustrasi Kyber Network Crystal v2 (KNC).

    Kyber adalah protokol likuiditas on-chain yang dapat diimplementasikan pada semua blockchain smart contract. Protokol ini memungkinkan pertukaran token yang didesentralisasi dan dapat diintegrasikan ke dalam aplikasi apa pun, dan berjalan dengan mulus antara semua pihak dalam suatu ekosistem.

    Token dari Kyber Network ini yaitu KNC akan digunakan sebagai bagian dari transaksi untuk memfasilitasi operasi sistem yang sedang berlangsung pada network. Menurut Afid, KNC akan menerima sentimen positif karena peluncuran jaringan blockchain layer-2.

    “Kyber Network belum lama ini launching jaringan blockchain layer-2 yang disebut ZKyber. Layer-2 ini dapat meningkat skalabilitas, mempermurah dan mempercepat transaksi di jaringan Ethereum,” tutur Afid.

    Peringkat KNC di CoinMarketCap saat ini adalah #156, dengan kapitalisasi pasar US$ 334.608.969. Pasokan yang beredar 177.809.350 koin DUSK dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca Juga: Cara Kerja DeFi yang Jadi Revolusi Layanan Keuangan Dunia

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. Render Token (RNDR)

    Ilustrasi Render Token (RNDR).

    Ilustrasi Render Token (RNDR).

    Render Network adalah penyedia solusi rendering berbasis GPU terdesentralisasi untuk metaverse. Sementara, RNDR adalah token utilitas asli yang dirancang sebagai mata uang pembayaran untuk layanan yang ditawarkan oleh Render Network, seperti pembuatan animasi, grafik gerak, dan rendering VFX.

    Pada pekan ini, RNDR memiliki potensi bearish. “RNDR kemungkinan masih terjebak pada fase bearish yang dalam. Penurunannya bisa mencapai -29 persen,” kata Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.

    Peringkat RNDR di CoinMarketCap saat ini adalah #95, dengan kapitalisasi pasar US$ 771.793.586. Pasokan yang beredar 199.341.980 koin RNDR dan maksimal pasokan 536.870.912 koin RNDR.

    1. League of Kingdoms Arena (LOKA)

    Ilustrasi League of Kingdoms Arena (LOKA).

    Ilustrasi League of Kingdoms Arena (LOKA).

    League Of Kingdoms Coin dikenal sebagai LOKA adalah hasil dari projeck Binance Launchpad. LOKA digunakan sebagai token dalam League Of Kingdoms, game strategi MMO gratis berbasis Blockchain pertama di dunia.

    “LOKA masih akan mengalami penurunan sebesar -11 persen. Game League Of Kingdoms ini sendiri mungkin tertinggal di lingkungan yang sangat kompetitif di industri game berbasis blockchain, sehingga memiliki sentimen yang negatif,” jelas Afid.

    Peringkat LOKA di CoinMarketCap saat ini adalah #577, dengan kapitalisasi pasar US$ 43.876.758. Pasokan yang beredar 25.100.000 koin LOKA dan maksimal pasokan 25.100.000 koin LOKA.

    1. TRON (TRX)

    Ilustrasi TRON (TRX).

    Ilustrasi TRON (TRX).

    TRON merupakan platform terdesentralisasi berbasis blockchain yang bertujuan untuk membangun sistem hiburan konten digital global gratis dengan teknologi penyimpanan yang terdistribusi. Jaringan Tron menggunakan cryptocurrency-nya sendiri yang disebut TRON (TRX).

    Menurut Afid, TRX tidak lepas dari kondisi penurunan harga kripto akhir-akhir ini dipicu oleh rencana The Fed yang akan menaikkan suku bunga dan memperketat kondisi moneter. “Penurunan TRX bisa mencapai -11 persen,” ungkapnya.

    Peringkat TRX di CoinMarketCap saat ini adalah #26, dengan kapitalisasi pasar US$ 6.059.421.993. Pasokan yang beredar 101.801.366.578 koin TRX dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca Juga: Ini Dia Berbagai Keunggulan Bitcoin yang Wajib Kamu Tahu

    1. Moonbeam (GLMR)

    Ilustrasi Moonbeam (GLMR).

    Ilustrasi Moonbeam (GLMR).

    Moonbeam adalah blockchain yang kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM) yang beroperasi sebagai parachain di jaringan Polkadot. GLMR adalah token utilitas dan tata kelola Moonbeam, digunakan untuk berbagai fungsi, seperti biaya transaksi, staking, tata kelola hingga penambangan likuiditas.

    “GLMR berpotensi masih akan terus turun hingga -18 persen dan mendapatkan sentimen yang negatif,” kata Afid.

    Peringkat GLMR di CoinMarketCap saat ini adalah #138, dengan kapitalisasi pasar US$ 433.650.658. Pasokan yang beredar 80.524.500 koin GLMR dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin GLMR.

    1. Spell Token (SPELL)

    Ilustrasi Spell Token (SPELL).

    Ilustrasi Spell Token (SPELL).

    Spell Token (SPELL) adalah cryptocurrency dan beroperasi pada platform Ethereum. SPELL kini sudah dikenal luas di dunia cryptocurrency dengan status sebagai crypto yang sangat menjanjikan. Namun, dalam beberapa waktu status sedang merana.

    “Dalam beberapa waktu terakhir nilai SPELL terus turun tajam. Penurunannya di pekan ini bahkan diperkirakan akan mencapai -26 persen,” ungkap Afid.

    Di sisi lain, banyak ahli cryptocurrency percaya bahwa harga Spell Token akan naik tajam di masa depan. Namun, kembali lagi pasar kripto sangat fluktuatif. Kenaikan harga yang besar dan penurunan harga dapat terjadi dalam jangka pendek.

    Peringkat SPELL di CoinMarketCap saat ini adalah #109, dengan kapitalisasi pasar US$ 589.421.599. Pasokan yang beredar 81.856.079.661 koin SPELL dan maksimal pasokan 196.008.739.620 koin SPELL.

    Disclaimer:

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Market Signal 26 Oktober 2022: Kripto Kompak Hijau

    Investor kripto cukup bergembira dengan pergerakan market pada Rabu (26/10) pagi. Sejumlah kripto tampak kompak masuk ke zona hijau, bahkan Bitcoin sukses kembali menembus level psikologinya di US$ 20.000. Apa yang menyebabkan kenaikan kali ini?

    Melansir situs CoinMarketCap pada Rabu (26/10) pukul 10.00 WIB, dari 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar atau big cap terjebak di zona hijau dalam 24 jam terakhir. Seperti, nilai Bitcoin (BTC) melonjak 4,66% ke US$ 20.212 per keping, dan naik 4,90% selama seminggu terakhir.

    Sementara, Ethereum (ETH) lebih perkasa ikut naik sebesar 10,61% ke US$ 1.482 di waktu yang sama dan bangkit 13,73% sepekan terakhir. Altcoin lainnya, Cardano (ADA) dan Solana (SOL) menjadi primadona di kategori big cap karena sukses terbang lebih dari 10% di waktu yang sama.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan market kripto saat ini sedang berusaha kembali bangkit. Rebound hari ini membuat harga Bitcoin mencapai US$ 20.000 untuk pertama kalinya dalam beberapa minggu, Ethereum sempat naik di atas US$ 1.500 untuk pertama kalinya pasca The Merge.

    “Apa yang menyebabkan semua hijau di market kripto saat ini? Ada tren makroekonomi yang stabil, dengan pasar saham juga naik hari ini, karena berbagai perusahaan teknologi besar melaporkan pendapatan mereka. Sehingga baik, Bitcoin dan Ethereum mendapatkan momentum karena Wall Street mengumpulkan beberapa sesi yang kuat,” kata Afid.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.
    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.

    Situasi Makroekonomi

    Menurut Afid, investor menyambut baik hasil pelaporan keuangan perusahaan raksasa teknologi Selasa (26/10) kemarin dan ikut menerbangkan nilai-nilai sahamnya. Biasanya, investor selalu mengacu terhadap kinerja saham-saham teknologi lantaran dianggap sebagai tolok ukur selera risiko investor secara umum.

    Selain itu, situasi ekonomi menunjukkan tanda-tanda pelemahan lebih lanjut dan itu membantu investor yakin The Fed akan berada dalam posisi yang lebih baik untuk menurunkan kecepatan pengetatan suku bunga acuan mereka setelah pertemuan FOMC minggu depan.

    Di samping itu, investor juga memanfaatkan pelemahan nilai indeks Dolar AS (DXY) pada pukul 08.00 WIB berada di 111,10 atau melorot 0,89% dibanding waktu yang sama sehari sebelumnya. Selama ini, DXY dan performa market aset kripto punya korelasi yang negatif.

    Sinyal bullish lainnya adalah jumlah Bitcoin yang disimpan di exchange terus menyusut. Terbaru penarikan terbesar terjadi di exchange, Coinbase dengan total 48.000 BTC, hanya dalam waktu sepekan. 

    Lonjakan outflow Bitcoin dari exchange biasanya menunjukkan sinyal bullish karena para trader diasumsikan tidak akan menjual kepemilikan mereka. Sebaliknya, jika yang melonjak adalah inflow ke exchange, pasar mendapatkan sinyal bearish karena trader biasanya akan melakukan aksi jual.

    Saat ini, Bitcoin masih cukup solid untuk menahan usaha naik. Pergerakan harga Bitcoin kembali berada di 20-day EMA sebagai dinamis resistance pada level US$ 20.138. Level $20.473 menjadi target naik selanjutnya apabila pergerakan harga Bitcoin berhasil breakout tahanan terdekatnya.

    Di samping anaisis harga Bitcoin, Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan keempat bulan Oktober ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish

    1. Aptos (APT)

    Analisis teknikal Aptos (APT).

    Salah satu aset kripto terbaru, Aptos (APT) telah menarik banyak perhatian di market. Meski saat ini, terpantau nilainya sedang turun, ada kemungkinan bisa terjadi peningkatan.

    Aptos (APT) diproyeksikan bullish karena ada kemungkinan terjadi short-position dari trader yang mulai mengakumulasi kripto tersebut. Saat ini menurut Wu Blockchain melaporkan pada 23 Oktober, bahwa perpetual contract funding rate token Aptos negatif di seluruh bursa utama seperti Binance, OKX, Bybit dan FTX. 

    Tingkat negatif menunjukkan pandangan bearish, prediksi pendek Aptos yang menumpuk akan menyebabkan tekanan pendek dan pukulan ke atas untuk harga APT. Sebelumnya, APT melihat peningkatan harga yang tajam, kemudian ada tekanan jual setelah rilis airdrop yang tidak terduga, mengakibatkan pembukaan posisi sell.

    Analisis teknikal gerak APT akan terlebih dahulu koreksi sebelum reli. kenaikan harga APT bisa sampai sebesar 19% dengan level US$ 10,5 dari harga US$ 8,90.

    Peringkat APT di CoinMarketCap pada Rabu (26/10) pukul 10.00 WIB adalah #48, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 1.129.132.429. Jumlah koin yang beredar 130.000.000 koin APT dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca juga: Interpol Luncurkan Polisi Metaverse Global Pertama

    2. Chainlink (LINK)

    Analisis teknikal Chainlink (LINK).

    Selanjurtnya, aset kripto potensi bullish pekan ini adalah Chainlink (LINK). Sentimen positif datang dari pengumuman Chainlink di akun official Twitter yang mengatakan layanan mereka telah diadopsi di lima blockchain utama, termasuk 10 teratas. Blockchain ini termasuk Ethereum, BNB Chain dan Polygon, serta Avalanche dan Arbitrum.

    Sementara itu juga diketahui saat ini jumlah whale wallets telah mencapai 459, di mana setiap alamat memiliki setidaknya 100.000 LINK, setara dengan hampir US$ 700.000. Total pemegang kripto menengah hingga besar telah menginvestasikan US$ 312,7 juta untuk membeli 47,31 juta LINK.

    Analisis teknikal gerak LINK sedang perlahan naik. Namun, sepertinya akan terjadi koreksi dahulu, sebelum bull. kenaikan harga LINK bisa sampai sebesar 9% dengan level US$ 7,3 dari harga US$ 6,72.

    Peringkat LINK di CoinMarketCap pada Rabu (26/10) pukul 10.00 WIB adalah #21, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 3.473.491.608. Pasokan yang beredar 491.599.970 koin LINK dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin LINK.

    3. Cardano (ADA)

    Analisis teknikal Cardano (ADA).

    Cardano (ADA) masuk dalam daftar aset kripto bullish di market pekan ini akibat efek dari kabar bahwa pendiri FTX, Sam Bankman-Fried, telah mengisyaratkan bahwa exchange yang dipimpinnya akan segera mendaftarkan ADA Cardano untuk perdagangan spot dalam tiga bulan ke depan.

    Analisis teknikalnya kemungkinan besar harga ADA akan terus melaju menuju harga US$ 0,38. ADA masih bisa bergerak menuju harga sekitar US$ 0,37 hingga US$ 0,38 atau naik 7% dalam beberapa hari ke depan.

    Peringkat ADA di CoinMarketCap pada Rabu (26/10) pukul 10.00 WIB adalah #8, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 13.599.994.152. Jumlah koin yang beredar 34.310.382.270 koin ADA dan maksimal pasokan 45.000.000.000 koin ADA.

    4. Klaytn (KLAY)

    Analisis teknikal Klaytn (KLAY).

    Klaytn adalah blockchain publik yang berfokus pada metaverse, GameFi, dan ekonomi kreatif. Sementara. KLAY adalah aset kripto yang digunakan di jaringan Klaytn.

    Harga Klaytn telah turun 3% dalam 24 jam terakhir. Namun, kemungkinan besar akan ada kenaikan yang disebabkan oleh sentimen usulan proposal tata kelola yang baru untuk mengurangi reward bloknya.

    Menurut pernyataan resmi Klay, pembaruan Q3 yang diajukan ke Dewan Tata Kelola Klaytn (GC) berupaya mengoptimalkan tingkat penerbitan token KLAY melalui proposal tata kelola yang menurunkan hadiah blok sebesar.

    Meski proposal belum disetujui, kenaikan harga merupakan pertanda baik penerimaan dan bullish oleh masyarakat. Ini juga merupakan angin segar untuk token, mengingat telah jatuh lebih dari 97% dari tertinggi sepanjang masa di US$ 4,40 pada 09 Oktober 2021.

    Analisis teknikalnya kemungkinan besar harga KLAY akan sedikit koreksi, kemudian bergerak naik menuju harga sekitar US$ 0,20 hingga US$ 0,22 atau naik 13% dalam beberapa hari ke depan.

    Peringkat KLAY di CoinMarketCap pada Rabu (26/10) pukul 10.00 WIB adalah #68, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 600.430.960. Pasokan yang beredar 3.084.270.223 koin KLAY dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca juga: Warner Bros Jual NFT Lord of the Rings Edisi Terbatas, Berapa Harganya?

    5. Render Token (RNDR)

    Analisis teknikal Render Token (RNDR).

    Render Network adalah penyedia solusi rendering berbasis GPU terdesentralisasi untuk metaverse. Sementara, RNDR adalah token utilitas asli yang dirancang sebagai mata uang pembayaran untuk layanan yang ditawarkan oleh Render Network, seperti pembuatan animasi, grafik gerak, dan rendering VFX.

    Pada pekan ini, RNDR memiliki potensi bullish. RNDR mendapat peringkat yang bullish dari Investors Observer. Kripto naik 16,35% menjadi US$ 0,5258023464, sementara pasar yang lebih luas naik 1,61%.

    Peringkat RNDR di CoinMarketCap pada Rabu (26/10) pukul 10.00 WIB adalah #167, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 135.213.001. Pasokan yang beredar 253.798.860 koin RNDR dan maksimal pasokan 536.870.912 RNDR.

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. QuickSwap (QUICK)

    Analisis teknikal QuickSwap (QUICK).

    QuickSwap (QUICK) membuka daftar kripto potensi bearish di market pekan ini. Kabar buruk dari exchange terdesentralisasi, QuickSwap akan menutup lending pool setelah Market XYZ dieksploitasi dalam serangan flash loan. Akibat kasus ini terjadi kerugian US$ 200.000 yang dialami QuickSwap.

    Analisis teknikalnya kemungkinan besar harga QUICK masih akan konsolidasi, sebelum alami penurunan. harga bisa turun mencapai sekitar US$ 61,80 hingga US$ 62,22 atau turun 13% dalam beberapa hari ke depan.

    Peringkat QUICK di CoinMarketCap pada Rabu (26/10) pukul 10.00 WIB adalah #585, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 20.373.886. Pasokan yang beredar 327.100 koin QUICK dan maksimal pasokan 1.000.000 QUICK.

    2. FTX Token (FTT)

    Analisis teknikal FTX Token (FTT).

    FTX Token (FTT) juga potensi bearish pekan ini karena sentimen negatif kasus peretasan yang terjadi pada 21 Oktober lalu. Pengguna exchange kripto, FTX telah kehilangan jutaan dolar AS karena eksploitasi phishing menggunakan versi palsu dari situs web milik platform perdagangan, 3Commas. Namun, FTX telah berjanji untuk membuat akun penggunanya utuh kembali.

    Analisis teknikalnya kemungkinan besar harga FTT juga masih akan konsolidasi, sebelum alami penurunan. harga FTT bisa turun mencapai sekitar US$ 23,65 hingga US$ 23,82 atau turun 9% dalam beberapa hari ke depan.

    Peringkat FTT di CoinMarketCap pada Rabu (26/10) pukul 10.00 WIB adalah #24, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 3.209.172.964. Pasokan yang beredar 133.261.305 koin FTT dan maksimal pasokan 352.170.015 FTT.

    3. Axie Infinity (AXS)

    Analisis teknikal Axie Infinity (AXS).

    Axie Infinity (AXS) masuk dalam daftar kripto potensi bearish pekan ini. Kabar nilai AXS tenggelam setelah jumlah pemain game Axie Infinity menyusut signifikan dalam sebulan belakangan. 

    Selain itu, investor AXS menduga bahwa sebanyak 21,5 juta token AXS yang saat ini memasuki vesting period akan segera dibuang pemiliknya setelah periode tersebut berakhir Senin (24/10) lalu. Axie mendistribusikan hampir 21,543 juta token untuk investor dan penasihat awal. 

    Dari analisis teknikalnya, saat ini pergerakan AXS dalam sudah masuk fase bearish. ini dapat mencoba menarik harga token kembali lebih rendah. Prediksi harga AXS bisa mencapai US$ 8,77 atau turun 25% dari US $ 9,00.

    Peringkat AXS di CoinMarketCap pada Rabu (26/10) pukul 10.00 WIB adalah #58, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 855.894.579. Pasokan yang beredar 94.865.286 koin AXS dan maksimal pasokan 270.000.000 koin AXS.

    Baca juga: NGOBRAS Season 2: Investasi Kripto Jangan Kaya Halloween

    4. MobileCoin (MOB)

    Analisis teknikal MobileCoin (MOB).

    MobileCoin (MOB) juga berpotensi bearish selama beberapa waktu ke depan. Dari segi analisis teknikalnya, MOB akan terus mengalami penurunan hingga 7% dari harga US$ 0,86 ke US$ 0,76.

    Peringkat MOB di CoinMarketCap pada Rabu (26/10) pukul 10.00 WIB adalah #312, dengan kapitalisasi pasar US$ 64.289.511. Pasokan yang beredar 74.218.324 koin MOB dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    5. NULS (NULS)

    Analisis teknikal NULS (NULS).

    Kripto NULS ada kemungkinan potensi bearish dalam pekan ini. Pola grafk NULS sudah membentuk reverse cup and handle yang berisiko mengalami pergerakan bearish. Dari segi analisis teknikalnya, NULS akan terus mengalami penurunan hingga 10% dari harga US$ 0,2537 ke US$ 0,2498.

    Peringkat NULS di CoinMarketCap pada Rabu (26/10) pukul 10.00 WIB adalah #518, dengan kapitalisasi pasar US$ 25.436.967. Pasokan yang beredar 99.620.739 koin NULS dan maksimal pasokan 210.000.000 koin NULS.

    Disclaimer

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Market Signal 19 Oktober 2022: Kripto Tarik Rem, Ada Apa?

    Performa market kripto pada Rabu (19/10) siang tampak masuk zona merah. Hal ini membuat laju kripto seperti tarik rem, karena sebelumnya sempat tampil ciamik dalam dua hari terakhir.

    Melansir situs CoinMarketCap pada Rabu (19/10) pukul 13.00 WIB, dari 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar atau big cap terjebak di zona merah dalam 24 jam terakhir. Seperti, nilai Bitcoin (BTC) anjlok 0,23% ke US$ 19.287 per keping, meski naik 1,20% selama seminggu terakhir.

    Ethereum (ETH) pun ikut turun sebesar 1,84% ke US$ 1.305 di waktu yang sama dan bangkit 1,76% sepekan terakhir. Altcoin lainnya, XRP, Cardano (AD), dan Solana (SOL) turut lesu dan turun lebih dari 2% di waktu yang sama.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan market kripto saat ini kembali melemah yang disebabkan oleh volume perdagangan yang terus turun. Hal ini membuat banyak investor merasa taku untuk lebih dalam melakukan akumulasi di market kripto.

    Jika dibandingkan dengan performa indeks saham AS, kripto cenderung turun. Saham AS masih bisa tampil apik yang didorong oleh kinerja keuangan emiten kuartal III 2022 yang telah dirilis Selasa (18/10) lalu. Sementara, indeks dolar AS (DXY) juga melemah -0.07%, tapi tidak bisa meningkatkan reli kripto.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono
    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono. Foto: Tokocrypto.

    “Sayangnya, nasib mujur di indeks saham AS tak diikuti aset kripto yang melemah pada Rabu pagi. Padahal DXY juga sedang melemah, biasanya akan dampak positif ke kripto, tapi tidak terjadi. Tampaknya investor kripto masih ragu dengan performa kripto ke depan,” kata Afid.

    Kinerja kripto relatif datar (sideways) dan cenderung menurun selama lima hari terakhir. Ternyata, kinerja indeks saham AS yang optimis di zona hijau belum bisa mendongkrak laju nilai aset kripto.

    Menurut Afid, market kripto yang gagal ikut reli disebabkan volume perdagangan yang terlihat sedang menipis. Hal ini mengindikasikan bahwa investor masih ragu-ragu untuk bersikap bullish atau bearish di pasar kripto.

    “Pada hari ini investor bakal memantau rilis data inflasi di kawasan Eropa, yakni inflasi di Inggris dan Uni Eropa pada periode September 2022. Selain itu, investor masih mengawasi dengan ketat perilisan kinerja keuangan emiten di AS untuk menilai dampak dari inflasi yang masih meninggi dan kenaikan suku bunga The Fed,” jelasnya.

    Analisis Bitcoin

    Dari sisi pergerakan nilai Bitcoin, pekan ini BTC melaju dengan baik dan berhasil mendapatkan sentimen positif. Posisi harga BTC di kisaran US$ 19.000, dianggap oleh banyak investor sebagai gerbang awal untuk melancarkan aksi akumulasi. 

    “Banyak investor menganggap bahwa posisi BTC saat ini, berada di rentang yang cukup baik di level US$ 19.000 dan kesempatan menarik untuk melakukan aksi akumulasi. Namun, ada anggap BTC telah bergerak di rentang harga sempit terlalu lama, sehingga sulit tembus ke level US4 20.000 dan ada kemungkinan aksi reli market kripto akan gagal dan kembali breakdown,” terang Afid.

    Ilustrasi Bitcoin.
    Ilustrasi Bitcoin.

    Level support terdekat BTC kini berada di US$ 19.087, jika gagal bertahan, maka level US$ 18.975 menjadi tahanan selanjutnya apabila penurunan harga tidak bisa dibendung.

    Di samping itu, menurut data platform data on-chain, Glassnode, ada 48.000 BTC dipindahkan dari cold wallet ke exchange Coinbase. Hal ini yang membuat euforia investor pudar dan memilih wait and see lantaran pemindahan BTC tersebut diduga merupakan indikasi aksi dump.

    Di samping anaisis harga Bitcoin, Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan ketiga bulan Oktober ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.


    Daftar 5 Aset Kripto Bullish

    1. Mdex (MDX)

    Analisis teknikal Mdex (MDX).

    Mdex (MDX) telah mendapat peringkat bearish pada pekan lalu. Pekan ini MDX diproyeksikan akan berbalih arah memasuki fase bullish, meskipun pasar kripto secara keseluruhan jatuh. 

    Ada sentimen positif dalam proyek Mdex, sehingga mendorong nilai MDX hingga 50%. Baru-baru ini, mereka mengumumkan peluncuran FPerpetual Trading Feature di bursa terdesentralisasi (DEX). 

    Platform DEX Mdex mendukung leverage hingga 200X. Mereka menawarkan 10% dari biaya perdagangan jika trader membayarnya dengan MDX. Ini pasti telah meningkatkan tekanan beli.

    Analisis teknikal gerak MDX akan terlebih dahulu koreksi sebelum reli. kenaikan harga MDX bisa sampai sebesar 73% dengan level US$ 0,2785 dari harga US$ 0,1587.

    Peringkat MDX di CoinMarketCap pada Rabu (19/10) pukul 13.00 WIB adalah #160, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 147.62.003. Jumlah koin yang beredar 923.923.908 koin MDX dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca juga: Bappebti: Transaksi BIDR Termasuk Pertukaran Antar Jenis Kripto

    2. Avalanche (AVAX)

    Analisis teknikal Avalanche (AVAX).

    Pergerakan nilai AVAX bisa bullish pada pekan ini, disebabkan oleh Mainnet activation yang di selenggarakan pada 18 Oktober 2022. peningkatan jaringan Avalanche yang dijuluki Banff, sudah diaktifkan di testnet Fuji, tetapi pemutakhiran jaringan akan dilakukan pada tanggal 18.

    Analisis teknikal gerak AVAX akan terlebih dahulu koreksi sebelum reli. kenaikan harga AVAX bisa sampai sebesar 7% dengan level US$ 17,01 dari harga US$ 15,87.

    Peringkat AVAX di CoinMarketCap pada Rabu (19/10) pukul 13.00 WIB adalah #18, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 4.643.184.204. Pasokan yang beredar 296.421.132 koin AVAX dan maksimal pasokan 720.000.000 koin AVAX.

    3. Terra Classic (LUNC)

    Analisis teknikal Terra Classic (LUNC).

    Tren harga Terra Classic (LUNC) memiliki potensi bullish, yang disebabkan oleh Binance yang tidak menyerah dalam memenuhi janjinya kepada komunitas Terra untuk menerapkan pembakaran LUNC off-chain dengan mengorbankan biaya yang direalisasikan dari perdagangan spot dan margin LUNC. 

    Setelah dua minggu berturut-turut luka bakar berkelanjutan, bursa terbesar di dunia telah membuat luka bakar besar lainnya, senilai US$ 659M+.

    Analisis teknikal gerak LUNC akan terlebih dahulu koreksi sebelum reli. kenaikan harga LUNC bisa sampai sebesar 22% dengan level US$ 0,00030651 dari harga US$ 0,000269309.

    Peringkat LUNC di CoinMarketCap pada Rabu (19/10) pukul 13.00 WIB adalah #34, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 1.539.594.062. Jumlah koin yang beredar 6.151.072.613.161 koin LUNC dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    4. Uniswap (UNI)

    Analisis teknikal Uniswap (UNI).

    Uniswap (UNI) potensi masuk zona bullish-nya pada pekan ini. Sentimen positif datang dari imbas pengumuman penggalangan dana US$ 165 juta dalam putaran pendanaan Seri B yang dipimpin oleh Polychain Capital.

    Analisis teknikal gerak UNI akan terlebih dahulu koreksi sebelum reli. kenaikan harga UNI bisa sampai sebesar 10% dengan level US$ 6,7 dari harga US$ 6,36.

    Peringkat UNI di situs CoinMarketCap pada Rabu (19/10) pukul 13.00 WIB adalah #16, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar US$ 4.941.525.421. Ini memiliki pasokan yang beredar dari 762.209.327 koin UNI dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin UNI.

    Baca juga: Bank DBS: Bitcoin Masih Merupakan Peluang Besar

    5. Quant (QNT)

    Analisis teknikal Quant (QNT).

    Quant (QNT) telah menjadi yang berkinerja terbaik dalam beberapa minggu terakhir. Bahkan QNT telah melonjak 450% dalam empat bulan, terlepas dari market kripto yang lesu.

    Reli harga QNT baru-baru ini telah menyebabkan banyak pemegang sahamnya melihat keuntungan dalam investasi mereka. Analisis teknikal gerak QNT akan terlebih dahulu koreksi sebelum reli. kenaikan harga UNI bisa sampai sebesar 39% dengan level US$ 260 dari harga US$ 176.

    Peringkat QNT di situs CoinMarketCap pada Rabu (19/10) pukul 13.00 WIB adalah #16, dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar US$ 2.155.085.072. Ini memiliki pasokan yang beredar dari 12.072.738 koin QNT dan maksimal pasokan 14.612.493 koin QNT.


    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. Conflux (CFX)

    Analisis teknikal Conflux (CFX).

    Conflux adalah blockchain konsensus layer-1 yang menggunakan algoritma konsensus Tree-Graph yang unik, memungkinkan pemrosesan blok dan transaksi paralel untuk meningkatkan throughput dan skalabilitas. 

    Conflux sempat mendapatkan peringkat bullish dengan kenaikan 22,93% menjadi US$ 0,04343659578. Namun pola gerak CFX sudah membentuk overbought sehingga akan diperkirakan bearish pekan ini.

    Dari segi analisis teknikalnya, CFX akan mengalami penurunan hingga 10% dari harga US$ 0,0425 ke US$ 0,0380.

    Peringkat CFX di CoinMarketCap pada Rabu (19/10) pukul 13.00 WIB adalah #251, dengan kapitalisasi pasar US$ 88.491.137. Jumlah koin yang beredar 2.090.735.404 koin CFX dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    2. ICON (ICX)

    Analisis teknikal ICON (ICX).

    Pada dasarnya ICON adalah proyek yang mengembangkan jaringan terdesentralisasi dengan tujuan menciptakan ekonomi digital untuk jaringan berbasis blockchain. ICON dibangun dan dikembangkan oleh sebuah perusahaan yang berbasis di Korea Selatan.

    ICON akan berpotensi bearish selama beberapa waktu ke depan. Dari segi analisis teknikalnya, CFX juga sudah overbought dan akan mengalami penurunan hingga 8% dari harga US$ 0,2318 ke US$ 0,2171.

    Peringkat ICX di CoinMarketCap pada Rabu (19/10) pukul 13.00 WIB adalah #130, dengan kapitalisasi pasar US$ 213.100.222. Pasokan yang beredar 919.483.096 koin ICX dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    3. PowerPool (CVP)

    Analisis teknikal PowerPool (CVP).

    PowerPool (CVP) adalah manajer DAO untuk investasi terstruktur non-penahanan. PowerPool menawarkan kumpulan token investasi tematik yang terdiversifikasi secara luas. 

    CVP akan berpotensi bearish selama beberapa waktu ke depan. Dari segi analisis teknikalnya, CVP akan terus mengalami penurunan hingga 16% dari harga US$ 0,4334 ke US$ 0,3686.

    Peringkat CVP di CoinMarketCap pada Rabu (19/10) pukul 13.00 WIB adalah #618, dengan kapitalisasi pasar US$ 17.323.648. Pasokan yang beredar 40.108.386 koin CVP dan maksimal pasokan 100.000.000 koin CVP.

    Baca juga: CEO Bitwise: Keberuntungan Dapat Dibuat Saat Bear Market Kripto

    4. Arweave (AR)

    Analisis teknikal Arweave (AR).

    Arweave (AR) juga berpotensi bearish selama beberapa waktu ke depan. Dari segi analisis teknikalnya, CVP akan terus mengalami penurunan hingga 7% dari harga US$ 10,01 ke US$ 9,56.

    Peringkat AR di CoinMarketCap pada Rabu (19/10) pukul 13.00 WIB adalah #618, dengan kapitalisasi pasar US$ 17.323.648. Pasokan yang beredar 40.108.386 koin AR dan maksimal pasokan 100.000.000 koin AR.

    5. Voyager Token (VGX)

    Analisis teknikal Voyager Token (VGX).

    Voyager Token masih kuat untuk potensi bearish pada pekan ini. Sentimen negatif datang dari para kreditur Voyager Digital Ltd, telah menentang rencana yang diusulkan untuk menawarkan kekebalan kepada pejabat dan direktur perusahaan dari segala tuntutan hukum terkait dengan runtuhnya perusahaan. 

    Sentimen itu membawa nilai VGX bisa jatuh. Kemungkinan besar jika terjadi breakdown, VGX bisa mengalami penurunan sekitar 13% menuju harga kisaran US$ 0,345.

    Peringkat VGX di CoinMarketCap pada Rabu (19/10) pukul 13.00 WIB adalah #178, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 111.375.568. Jumlah koin yang beredar 278.482.214 koin VGX dan maksimal pasokan 279.387.971 koin VGX.

    Disclaimer

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Market Signal 12 Oktober 2022: Kripto Gerak Variatif

    Performa market kripto tengah pekan ini, tampak bervariatif. Sejumlah kripto big cap terpantau masuk zona hijau, namun rentan untuk kembali anjlok. Apa yang menyebabkan gerak anomali kali ini?

    Melansir situs CoinMarketCap pada Rabu (12/10) pukul 13.00 WIB, dari 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar atau big cap terjebak di zona hijau dalam 24 jam terakhir. Seperti, nilai Bitcoin (BTC) melonjak 0,33% ke US$ 19.157 per keping, tapi turun 5,18% selama seminggu terakhir.

    Sementara, Ethereum (ETH) ikut naik tipis 0,50% ke US$ 1.291 di waktu yang sama dan minus 4,31% sepekan terakhir. Altcoin lainnya, Solana (SOL) dan Dogecoin (DOGE) turun tipi, walaupun masih di bawah 1% di waktu yang sama.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan market kripto saat ini sedang bergerak fluktuatif dengan kenaikan tipis. Ini disebabkan lantaran investor khawatir dengan pandangan hawkish terbaru The Fed melalui risalah rapat (minutes of meeting) bulan September lalu yang akan rilis pada Rabu (12/10).

    “Selain itu, investor juga menanti CPI atau data inflasi AS yang akan rilis sehari setelahnya. Sebab, kedua data itu bisa memberikan sinyal terkait kebijakan moneter yang akan ditempuh The Fed ke depan. Kabarnya mereka harus mengimplementasikan kebijakan yang lebih restriktif demi mengarahkan inflasi AS ke angka 2%,” kata Afid.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono
    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono. Foto: Tokocrypto.

    Investor yakin bahwa The Fed tetap akan mengerek suku bunga acuannya sebesar 75 basis poin pada November mendatang terlepas dari tingkat inflasi yang membaik atau memburuk.

    Pengaruh Data Inflasi AS

    Consumer Price Index (CPI) atau indeks harga konsumen adalah indeks harga yang mengukur harga rata-rata dari barang dan jasa yang dikonsumsi oleh rumah tangga. CPI ini sering digunakan untuk mengukur tingkat inflasi di AS. Jika inflasi meningkat lebih lanjut, permintaan untuk aset kripto mungkin akan terkena dampak negatif.

    Tingkat inflasi tahunan AS turun untuk dua bulan berturut-turut menjadi 8,3% pada Agustus 2022 atau terendah dalam 4 bulan terakhir. Pada pengumuman inflasi bulan lalu, Selasa 14 September 2022, Bitcoin (BTC) turun hingga US$ 1.000 ke bawah level US$ 22.000 hanya dalam waktu 3 menit. Indeks saham AS juga menghadapi penurunan yang sama.

    “Tingkat inflasi yang tinggi dapat menyebabkan investor untuk berinvestasi lebih banyak dalam uang fiat, sehingga menjauh dari market. Sehingga, wajar saja jika investor memilih bersikap wait and see selama dua hari terakhir,” ucap Afid.

    Menurut Afid, investor tak begitu mengkhawatirkan penguatan nilai Dolar AS pada saat ini. Namun, mereka lebih mengkhawatirkan potensi keperkasaan Dolar AS dalam beberapa hari ke depan, jika memang data inflasi AS dan laporan risalah rapat The Fed tidak sesuai harapan.

    Data inflasi AS guncang pasar, Bitcoin dan Ethereum jatuh. Foto: Reuters.
    Data inflasi AS guncang pasar, Bitcoin dan Ethereum jatuh. Foto: Reuters.

    Baca juga: Isyana Sarasvati Rilis Koleksi Mystery NFT, Ini Tampilannya

    Market juga tertekan dengan ekosistem kripto yang ssat ini tertimpa sejumlah kabar buruk. Mulai dari platform DeFi di jaringan Solana, Mango, dikabarkan mengalami peretasan dan mengakibatkan aset kripto senilai US$ 100 juta raib.

    Di saat yang sama, The Securities and Exchange Commission (SEC) juga menolak pendaftaran produk Exchange-Traded Fund (ETF) berbasis Bitcoin yang diajukan WisdomTree.

    Dari segi analisis, gerak Bitcoin sedang retest menuju harga US$ 19.268. Dan level support terdekat BTC berada di US$ 18.860, jika mengalami breakdown kembali koreksi atau turun. Saat ini bertambahnya volume perdagangan menjadi salah satu syarat untuk mendorong harga Bitcoin agar kembali naik dan mendapat sentimen positif dari pasar.

    Di samping anaisis harga Bitcoin, Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan kedua bulan Oktober ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish

    1. TerraClassicUSD (USTC)

    Analisis teknikal TerraClassicUSD (USTC).

    TerraClassicUSD (USTC) menjadi kripto pembuka dalam daftar aset kripto bullish pada pekan ini. Afid menjelaskan USTC melonjak sebagai respons terhadap proposal re-peg baru oleh pengembang inti LUNC.

    Afid melihat ke depan, mengikuti proposal re-peg USTC oleh pengembang inti Terra Classic, Tobias Andersen AKA Zaradar, telah melihat kenaikan harga kripto tersebut sampai dua digit persentase. 

    Peringkat USTC di CoinMarketCap pada Rabu (12/10) pukul 13.00 WIB adalah #71, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 476.017.976. Jumlah koin yang beredar 9.811.558.649 koin USTC dan maksimal pasokan tidak diketahui.

    Baca juga: Menabung Kripto Bisa Dapat Keuntungan Jangka Panjang

    2. Dogecoin (DOGE)

    Analisis teknikal Dogecoin (DOGE).

    Kripto DOGE diproyeksi akan meningkat nilainya akibat dorongan isu dari Elon Musk yang dikabarkan jadi membeli Twitter seharga US$ 44 miliar atau sekitar Rp 668 triliun. 

    Seperti yang diketahui hubungan antara Elon Musk dan Dogecoin saling terkait dan erat. Otomatis apa yang dilakukan Musk membuat harga Dogecoin seringkali terpengaruh.

    Peringkat DOGE di CoinMarketCap pada Rabu (12/10) pukul 13.00 WIB adalah #10, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 8.019.744.577. Jumlah koin yang beredar 132.670.764.300 koin DOGE dan maksimal pasokan tidak diketahui.

    3. Hedera (HBAR)

    Analisis teknikal Hedera (HBAR).

    Hedera (HBAR) mengalami kenaikan harga 8% dari $ 0,055 menjadi $0,637 dalam seminggu terakhir, berkat dorongan sosial dari komunitasnya. Menurut LunarCrush, HBAR memiliki lebih dari 200 juta social engagements, dengan 44.346 sebutan dan 418 kontributor aktif.

    Di samping itu, perusahaan investasi Inggris, Abrdn, telah bergabung dengan Hedera Governing Council untuk meningkatkan pengelolaan dana menggunakan teknologi Hedera Hashgraph. Dua faktor ini yang mungkin bisa menggenjot harga HBAR.

    Peringkat HBAR di CoinMarketCap pada Rabu (12/10) pukul 13.00 WIB adalah #37, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 1.471.011.142. Jumlah koin yang beredar 22.968.168.351 koin HBAR dan maksimal pasokan 50.000.000.000 koin HBAR.

    4. Binance Coin (BNB)

    Analisis teknikal Binance Coin (BNB).

    Faktor yang bisa mendorong harga BNB meningkat adalah adanya jaringan BNB Smart Chain yang melakukan hard-fork setelah eksploitasi US$ 100 juta beberapa waktu lalu. Peningkatan ini dimaksudkan untuk memperbaiki eksploitasi agar nilai BNB kembali menguat.

    Hard fork yang dijuluki Moran, akan berlangsung pada 12 Oktober 2022. Perubahan jaringan akan mencakup perbaikan kerentanan dalam pemeriksaan hash iavl dan memperkenalkan header blok dalam pemeriksaan urutan.

    Peringkat BNB di CoinMarketCap pada Rabu (12/10) pukul 13.00 WIB adalah #5, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 43.960.136.326. Jumlah koin yang beredar 161.337.261 koin BNB dan maksimal pasokan 200.000.000 koin BNB.

    5. Polygon (MATIC)

    Analisis teknikal Polygon (MATIC).

    Pendorong gerak harga Polygon (MATIC) salah satunya dampak dari kemitraan dengan merek besar seperti Meta dan Disney. Mereka juga merekrut eksekutif dari perusahaan seperti YouTube untuk menumbuhkan pengaruh mereka di sektor GameFi

    Namun, terlepas dari upaya dan kolaborasi yang konsisten dengan merek-merek besar, minat terhadap NFT Polygon terlihat mulai berkurang. Seperti yang dapat dilihat dari gambar di bawah, volume perdagangan NFT untuk Polygon turun jauh selama seminggu terakhir.

    Peringkat MATIC di CoinMarketCap pada Rabu (12/10) pukul 13.00 WIB adalah #12, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 6.963.220.595. Jumlah koin yang beredar 8.734.317.475 koin MATIC dan maksimal pasokan 10.000.000.000 koin MATIC.

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. ApeCoin (APE)

    Analisis teknikal ApeCoin (APE).

    Harga token ApeCoin (APE) kemungkinan akan mengalami bearish pada pekan ini. Faktor penurunan disebabkan oleh Komisi Sekuritas dan Pertukaran AS (SEC) sedang menyelidiki Yuga Labs, startup di balik proyek NFT Bored Ape Yacht Club (BAYC).

    Harga ApeCoin terpantau turun hampir 8% dalam 24 jam terakhir menjadi US$ 4,70 per keping pada saat artikel ini ditulis menurut data CoinMarketCap. Harga tertinggi dalam periode yang sama sebesar US$ 5,16. Sedangkan volume perdagangan ApeCoin dalam 24 jam terakhir naik hingga 142%.

    Peringkat APE di CoinMarketCap pada Rabu (12/10) pukul 13.00 WIB adalah #38, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 1.441.312.680. Jumlah koin yang beredar 306.875.000 koin APE dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin APE.

    Baca juga: Tingkat Bitcoin Hash Rate Capai ATH Baru di Tengah Crypto Winter

    2. XRP (XRP)

    Analisis teknikal XRP (XRP).

    Kripto XRP berpotensi akan alami fase bearish pada pekan ini. Salah satu kripto big cap ini akan tertekan karena faktor CEO Ripple Brad Garlinghouse, mengatakan ‘pertarungan’ yang berlarut-larut antara Ripple dan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) hampir berakhir, tetapi masih bisa memakan waktu berbulan-bulan.

    Token asli XRP masih tertekan selama sebulan terakhir berkat meningkatnya spekulasi tentang penyelesaian yang sukses untuk kasus ini sebelum akhir tahun. Ripple akan mempertimbangkan penyelesaian dengan SEC asalkan XRP tidak diklasifikasikan sebagai security.

    Peringkat XRP di CoinMarketCap pada Rabu (12/10) pukul 13.00 WIB adalah #6, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 24.472.439.639. Jumlah koin yang beredar 49.964.184.162 koin XRP dan maksimal pasokan 100.000.000.000 koin XRP.

    3. Mdex (MDX)

    Analisis teknikal Mdex (MDX).

    Mdex (MDX) telah mendapat peringkat yang sangat bullish pada pekan lalu. Pekan ini diproyeksikan akan memasuki fase bearish akibat investor yang mulai jenuh atau overbought.

    Peringkat MDX di CoinMarketCap pada Rabu (12/10) pukul 13.00 WIB adalah #286, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 71.226.759. Jumlah koin yang beredar 923.825.386 koin MDX dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    4. Solana (SOL)

    Analisis teknikal Solana (SOL).

    Kripto SOL masih akan terpengaruh oleh kabar platform DeFi Berbasis Solana, Mango telah diretas dan mengalami kehilangan US$ 100 Juta. Mango Markets telah menjadi korban peretasan dalam eksploitasi terbaru. 

    Sesuai perincian yang diberikan oleh situs web audit blockchain, OtterSec, penyerang berhasil mendapatkan sejumlah besar pinjaman dari Mango Treasury dengan memanipulasi agunan protokol DeFi. Hal ini mengakibatkan kerugian besar-besaran dana dari Mango Treasury.

    Peringkat SOL di CoinMarketCap pada Rabu (12/10) pukul 13.00 WIB adalah #9, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 11.174.269.748. Jumlah koin yang beredar 357.458.481 koin SOL dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    5. Numeraire (NMR)

    Analisis teknikal Numeraire (NMR).

    Selama lima hari terakhir, Numeraire telah mendapatkan peringkat Sangat Bullish. Volume dan pergerakan harga NMR juga mengalami peningkatan.

    Kinerja kripto NMR baru-baru ini telah membentuk pola reverse cup and handle. Ini dapat berguna baik bagi investor jangka pendek yang ingin mengakumulasikan portofolionya karena kemungkinan ada penurunan harga.

    Peringkat NMR di CoinMarketCap pada Rabu (12/10) pukul 13.00 WIB adalah #199, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 89.975.650. Jumlah koin yang beredar 5.888.504 koin NMR dan maksimal pasokan 11.000.000 koin NMR.

    Disclaimer

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Market Signal 28 September 2022: Kripto Mulai Lesu

    Pergerakan aset kripto pada Rabu (28/9) siang tampak mulai kembali lesu tak berdaya. Padahal sehari sebelumnya pada Selasa (27/9), market bergerak merona di zona hijau. Apa yang menyebabkan penurunan kali ini?

    Melansir situs CoinMarketCap pada Rabu (28/9) pukul 13.00 WIB, dari 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar atau big cap terjebak di zona merah dalam 24 jam terakhir. Seperti, nilai Bitcoin (BTC) anjlok 6,36% ke US$ 18.769 per keping, dan turun 1,25% selama seminggu terakhir.

    Sementara, Ethereum (ETH) turun lebih dalam sebesar 7,09% ke US$ 1.284 di waktu yang sama dan ambles 3,93% sepekan terakhir. Altcoin lainnya, XRP sangat prihatin anjlok 10,08%, Solana (SOL), Dogecoin (DOGE) turun harga lebih dari 5% di waktu yang sama.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan market kripto saat ini sedang kembali bergelojak yang disebabkan oleh beberapa faktor. Pertama, investor semakin menghindari market, setelah beberapa pejabat The Fed, silih berganti menyampaikan komentar yang menegaskan niatan untuk terus mengetatkan kebijakan moneternya.

    “Dalam beberapa hari terakhir ini, sentimen negatif datang dari pejabat The Fed yang mengeluarkan komentar bahwa The Fed perlu mengerek suku bunga lebih tinggi lagi untuk sementara waktu demi mengendalikan inflasi,” kata Afid.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono
    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono. Foto: Tokocrypto.

    Menurutnya, komentar-komentar tersebut sangat mempengaruhi market kripto dan saham. Rentetan komentar itu memperkuat sinyal bahwa The Fed tidak akan segera mengubah pandangan moneternya. Jika otoritas moneter tersebut bertindak terlalu hawkish, maka pertumbuhan ekonomi AS bisa menjadi taruhannya.

    Saham dan Kripto Ambles

    Pergerakan aset kripto terlihat terpengaruh oleh market saham AS yang berkinerja buruk pada Selasa (27/9) lalu. Hal itu mengindikasikan investor sedang menghindari investasi aset berisiko.

    “Hal ini dapat dimaklumi mengingat investor kripto selalu mengacu pada pasar saham AS untuk melihat selera risiko investor secara umum. Secara indeks saham AS sedang terpukul juga oleh komentar dari beberapa pejabat The Fed yang menegaskan pentingnya pengetatan kebijakan moneter demi meredam inflasi,” ungkap Afid.

    Di samping itu, market kripto terpukul oleh penguatan nilai indeks Dolar AS (DXY) yang terpantau pada pukul 13.00 WIB menyentuh level 114,69 atau menanjak 0,51% dibanding kemarin. Banyak investor yang mulai melepaskan kepemilikan kriptonya dan menghentikan akumulasi untuk beralih ke dolar AS yang jadi aset safe haven.

    Dari sisi pergerakan nilai Bitcoin, walaupun sempat kembali menyentuh level psikologisnya di US$ 20.000, itu belum membantu untuk terus bullish. BTC akhirnya harus kembali turun.

    Area support Bitcoin saat ini pada level US$ 18.125. Jika harga Bitcoin kembali bounce kemungkinan menargetkan kenaikan ke level US$ 19.610.

    Di samping anaisis harga Bitcoin, Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan terakhir bulan September ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish

    1. Cardano (ADA)

    Analisis teknikal Cardano (ADA).

    Kripto Cardano (ADA) masuk dalam daftar aset kripto bullish pekan ini akibat efek dari Vasil hard fork yang membawa peningkatan pada kinerja dan kemampuan yang signifikan ke jaringan blockchain-nya. 

    Di samping itu, token ADA juga didaftarkan sebagai salah satu aset yang mendukung layanan manajemen aset kripto yang berbasis di Swiss yang bernama Swissborg. Dua sentimen ini yang bisa menguatkan harga ADA ke depan.

    Afid mengungkapkan dari analisis teknikalnya kemungkinan besar harga ADA akan terus melaju menuju harga US$ 0,48. ADA masih bisa bergerak menuju harga sekitar US$ 0,48 hingga US$ 0,51 atau naik 15-18% dalam beberapa hari ke depan.

    Peringkat ADA di CoinMarketCap pada Rabu (28/9) pukul 13.00 WIB adalah #8, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 14.727.760.035. Jumlah koin yang beredar 34.240,.097.834 koin ADA dan maksimal pasokan 45.000.000.000 koin ADA.

    2. XRP (XRP)

    Analisis teknikal XRP (XRP).

    XRP juga masuk dalam daftar aset kripto potensi bullish pekan ini. Sentimen yang menguatkannya dalah berasal dari kelanjutan gugatan SEC terhadap Ripple yang kian mendekati kejelasan.

    Kepala Eksekutif Ripple, Brad Garlinghouse, mengatakan perusahaannya percaya diri bergerak menuju kemungkinan kesimpulan yang adil dari gugatan pengadilannya melawan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC). Hal tersebut sedikit membuat investor optimis dengan XRP

    Dari analisis teknikalnya, XRP sedang mengalami koreksi dalam saat ini. Namun, kemungkinan besar fase bull mencoba untuk mendorong XRP bergerak ke atas level resistance overhead di US$ 0,47. Jika tembus, maka kenaikan akan kembali mencoba untuk melewati rintangan overhead dan mendorong XRP ini ke US$ 0,48 dan kemudian ke US$ 0,51.

    Peringkat XRP di CoinMarketCap pada Rabu (28/9) pukul 13.00 WIB adalah #6, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 21.276.300.584. Jumlah koin yang beredar 49.900.666.456 koin XRP dan maksimal pasokan 100.000.000.000 koin XRP.

    Baca juga: Pemerintah Indonesia Kantongi Rp 126,75 Miliar dari Pajak Kripto

    3. Polymath (POLY)

    Analisis teknikal Polymath (POLY).

    Polymath (POLY) bisa mendekati fase bullish. Saat ini, POLY memegang skor analisis teknis jangka panjang yang unggul dari 80% aset kripto. Investor jangka panjang yang menggunakan strategi beli dan tahan akan sangat relevan ketika mengalokasikan aset mereka.

    Peringkat POLY di CoinMarketCap pada Rabu (28/9) pukul 13.00 WIB adalah #117, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 248.680.993. Jumlah koin yang beredar 924.998.413 koin POLY dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Reserve Rights adalah platform stablecoin token ganda yang diluncurkan pada Mei 2019. Pengaturan token ganda Reserve Rights mencakup stablecoin yang dikenal sebagai Reserve stablecoin (RSV). 

    4. Reserve Rights (RSR)

    Analisis teknikal Reserve Rights (RSR).

    Reserve Rights (RSR) didorong sentimen positif dari peluncuran mainnet Reserve Protocol yang kemungkinan akan diselenggarakan pada 10 Oktober mendatang. Reserve Protocol yang baru ini akan sangat menguntungkan komunitas dan investor.

    Nilai RSR telah menikmati kenaikan nilai selama seminggu terakhir untuk mengantisipasi peluncuran mainnet yang akan datang. Pergerakan RSR dilihat dari analisis teknikalnya, bisa terus bergerak naik ke US$ 0,30 dalam beberapa waktu mendatang yang menjadi level resistensinya

    Peringkat RSR di CoinMarketCap pada Rabu (28/9) pukul 13.00 WIB adalah #93, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 354.708.880. Jumlah koin yang beredar 42.302.323.974 koin RSR dan maksimal pasokan 100.000.000.000 koin RSR.

    5. Avalanche (AVAX)

    Analisis teknikal Avalanche (AVAX).

    Pergerakan nilai AVAX bisa bullish pada pekan ini, disebabkan oleh pengumuman Avalanche Labs tentang kolaborasi terbarunya dengan Chainlink (LINK). Menurut informasi resminya, Chainlink akan membantu AVAX tumbuh di sektor NFT, GameFI, dan Defi.

    Mengingat situasi pasar saat ini, kolaborasi ini akan menguntungkan keduanya. Kemungkinan nilai AVAX akan naik mengingat semangat investor menyambut kolaborasi ini.

    Peringkat AVAX di CoinMarketCap pada Rabu (28/9) pukul 13.00 WIB adalah #16, dengan kapitalisasi pasar langsung $ 5.022.791.614. Pasokan yang beredar 295.902.231 koin AVAX dan maksimal pasokan 720.000.000 koin AVAX.

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. Terra Classic (LUNC)

    Analisis teknikal Terra Classic (LUNC).

    Tren harga Terra Classic (LUNC) memiliki potensi bearish, setelah berjuang untuk mendapatkan kembali kendali atas ekosistem Terra. Afid melihat prospek LUNC tetap bearish dalam jangka waktu panjang.

    Hal tersebut terlihat setelah ada sentimen negatif, mulai dari surat perintah penangkapan Do Kwon, Pendiri dan CEO Terraform Labs. Kemudian, ada transfer mencurigakan lebih dari 3.000 BTC atau sekitar US$ 60 juta terdeteksi setelah Korea Selatan mengeluarkan surat perintah penangkapan tersebut.

    Peringkat LUNC di CoinMarketCap pada Rabu (28/9) pukul 13.00 WIB adalah #31, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 1.672.723.040. Jumlah koin yang beredar 6.151.072.613.161 koin LUNC dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca juga: Game NFT Guild of Guardians Mulai Masuk ke Ranah Esports

    2. TerraClassicUSD (USTC)

    Analisis teknikal TerraClassicUSD (USTC).

    TerraClassicUSD (USTC) juga punya peluang yang sama dengan LUNC untuk potensi bearish pekan ini. Faktor sentimen negatif yang dapat menekan harga juga sama, dari transfer ribuan BTC yang mencurigakan oleh Do Kwon dan kemungkinan besar masalah lanjutan yang akan muncul.

    Peringkat USTC di CoinMarketCap pada Rabu (28/9) pukul 13.00 WIB adalah #107, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 293.665.832. Jumlah koin yang beredar 9.816.095.840 koin USTC dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    3. Nexo (NEXO)

    Analisis teknikal Nexo (NEXO).

    Kripto NEXO kemungkinan akan potensi bearish dengan sentimen negatif yang berasal dari kabar Nexo sedang menghadapi berbagai tuduhan dari delapan negara bagian AS yang berbeda. 

    Tuduhan itu berkaitan dengan klaim bahwa Nexo diduga gagal mendaftarkan “Earn Interest Product” sebagai jaminan dan menawarkannya kepada klien dalam bentuk akun yang menghasilkan bunga. Kabar ini membuat NEXO, token kripto asli dari Nexo bisa memiliki sentimen buruk.

    Peringkat NEXO di CoinMarketCap pada Rabu (28/9) pukul 13.00 WIB adalah #71, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 495.022.710. Jumlah koin yang beredar 560.000.011 koin NEXO dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    4. Reef Finance (REEF)

    Analisis teknikal Reef Finance (REEF).

    Reef Finance (REEF) mengalami masa sulit baru-baru ini, tetapi telah menunjukkan kekuatan besar yang bangkit dalam jangka waktu yang lebih pendek. Reef finance telah berjuang untuk tetap bullish karena harga turun dari tertinggi sepanjang masa US$ 0,3 menjadi US$ 0,0048.

    Peringkat REEF di CoinMarketCap pada Rabu (28/9) pukul 13.00 WIB adalah #178, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 105.266.158. Jumlah koin yang beredar 20.132.169.041 koin REEF dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca juga: Penyebab Harga Kripto Terra Luna Classic Melonjak 40%

    5. Santos FC Fan Token (SANTOS)

    Analisis teknikal Santos FC Fan Token (SANTOS).

    Harga token yang berkaitan dengan Chiliz telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir, karena kinerja token penggemar yang kuat. Misalnya, token penggemar Santos FC Fan Token (SANTOS) telah meningkat lebih dari 40% dalam 24 jam terakhir. Namun, ke depan kemungkinan akan ada penurunan karena sudah membentuk pola grafik overbought.

    Peringkat SANTOS di CoinMarketCap pada Rabu (28/9) pukul 13.00 WIB adalah #264, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 82.230.001. Jumlah koin yang beredar 4.550.000 koin SANTOS dan maksimal pasokan 30.000.000 koin SANTOS.

    Disclaimer

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Market Signal 8 September 2022: Kripto Kembali Bangkit

    Pergerakan aset kripto pada Kamis (8/9) siang tampak mulai kembali berjaya. Padahal sehari sebelumnya pada Rabu (7/9), market tampak tak berdaya di zona merah. Apa yang menyebabkan kebangkitan?

    Melansir situs CoinMarketCap pada Kamis (8/9) pukul 13.00 WIB, dari 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar merangsek masuk ke zona merah dalam 24 jam terakhir. Seperti, nilai Bitcoin (BTC) naik 3,29% ke US$ 19.353 per keping, meski turun 3,63% selama seminggu terakhir.

    Sementara, Ethereum (ETH) melonjak tinggi dengan 8,65% ke US$ 1.642 di waktu yang sama dan naik 5,69% sepekan terakhir. Solana (SOL) naik 5,69%, Dogecoin (DOGE), XRP dan Polkadot capai kenaikan harga lebih dari 4% di waktu yang sama.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan market kripto saat ini sedang mencoba kembali bangkit, setelah terjadi penurunan yang signifikan pada hari Rabu lalu. Dari data CoinMarketCap, harga Bitcoin sempat jatuh dari US$ 19.780 menjadi US$ 19.037 hanya dalam 50 menit.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.
    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.

    Penurunan tersebut menurut Afid disebabkan oleh investor yang sudah mulai lelah untuk melakukan akumulasi Bitcoin karena gagal menembus zona resistance-nya di level US$ 20.000 berulang-ulang kali membuat tumbang market kripto secara keseluruhan. 

    “Namun, melihat kondisi market Kamis ini, tampaknya investor mulai bergairah kembali untuk melakukan akumulasi. Salah faktor penyebabnya adalah nilai indeks Dolar AS yang menurun dari level 110 kemarin ke 109 pada dini hari tadi. Dan situasi pasar saham AS yang tumbuh karena nilai saham teknologi yang bergerak naik, terutama Apple,” kata Afid.

    Sentimen Positif dari Ethereum

    Menurut Afid, performa bagus dari aset kripto dipercaya mengikuti laju indeks saham AS yang menghijau pada sesi perdagangan kemarin. Sekadar informasi, pergerakan harga aset kripto memang berkaitan erat dengan langkah indeks Wall Street, karena investor selalu melihat gerak saham AS sebagai acuan dalam melihat selera risiko risiko secara umum.

    Selain itu sentimen positif lainnya yang mampu menggerakan market datang juga dari ekosistem jaringan Ethereum yang telah sukses upgrade Bellatrix sebagai tanda The Merge semakin mendekat. 

    Kabar lainnya, platform exchange kripto, Binance akan menyediakan jasa staking ETH dengan tingkat imbal hasil 6% per tahun. Hal ini menjadi mungkin setelah jaringan Ethereum akan mengganti mekanisme konsensusnya dari Proof-of-Work menjadi Proof-of Stake dalam pembaruan jaringan bulan ini. Investor kabarnya bisa mengambil keuntungan dari peristiwa bersejarah ini.

    Ilustrasi market aset kripto.
    Ilustrasi market aset kripto.

    Baca juga: Vasil Hard Fork Cardano (ADA) Semakin Dekat, Apa Dampaknya?

    Kenaikan harga kripto juga masih di bawah tekanan sentimen makroekonomi di mana meningkatnya kekhawatiran bahwa The Fed yang akan menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin. The Fed berkomitmen untuk tetap menaikkan suku bunga tetapi itu tergantung pada perkembangan terkini.

    Dari sisi pergerakan nilai Bitcoin, saat ini pergerakan harga Bitcoin terlihat bounce, jika kenaikan harga tersebut didukung oleh aksi beli yang tinggi, maka target naik berada di level US$ 20.569.

    Level support BTC tersebut juga menjadi tahanan yang penting untuk menjaga stabilitas harga, karena apabila terjadi breakdown, kemungkinan Bitcoin akan turun kembali retest major support pada level US$ 17.622.

    Di samping anaisis harga Bitcoin, Afid juga memberikan rincian sejumlah aset kripto yang berpotensi bullish dan bearish di pekan pertama bulan September ini. Simak selengkapnya di Tokocrypto Market Signal.

    Daftar 5 Aset Kripto Bullish

    1. Cardano (ADA)

    Analisis teknikal Cardano (ADA).

    Cardano (ADA) membuka daftar aset kripto berpotensi bullish pekan ini. Afid melihat ADA masih besar untuk melanjutkan relinya, setelah Pengembang Cardano Foundation akhirnya mengumumkan bahwa Vasil hard fork Cardano akan terjadi pada 22 September mendatang, atau hanya satu minggu setelah tanggal perkiraan The Merge Ethereum di tanggal 15 September.

    “Vasil hard fork adalah pembaruan tersulit yang pernah dilakukan. Sehingga peluncurannya nanti akan menjadi tonggak sejarah bagi Cardano. Dan investor sudah menanti itu sejak lama. Ada kemungkinan akan terjadi akumulasi sebelum hard fork terjadi,” kata Afid.

    Lebih lanjut, Afid mengungkapkan dari analisis teknikalnya kemungkinan besar harga ADA akan terus melaju menuju harga US$ 0,53. ADA masih bisa bergerak menuju harga sekitar US$ 0,53 hingga US$ 0,59 atau naik 10-16% dalam beberapa hari ke depan.

    Peringkat ADA di CoinMarketCap pada Kamis (8/9) pukul 13.00 WIB adalah #8, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 16.196.434.727. Jumlah koin yang beredar 34.182.044.153 koin ADA dan maksimal pasokan 45.000.000.000 koin ADA.

    2. Ethereum (ETH)

    Analisis teknikal Ethereum (ETH).

    Ethereum (ETH) kembali masuk ke dalam daftar aset kripto bullish pekan ini. Afid menjelaskan nilai ETH telah meroket didorong oleh sentimen The Merge yang semakin dekat dan kemungkinan besar akan terjadi pada tanggal 15 September mendatang.

    “Dengan waktu The Merge yang semakin dekat, investor mulai melakukan akumulasi. Tidak hanya ETH, altcoin lainnya yang masih berhubungan dengan jaringan Ethereum juga mengalami kenaikan harga, seperti ETC,” ucap Afid

    Lebih lanjut, Afid menjelaskan dari analisis teknikalnya ETH pagi ini ditutup pada harga US$ 1.630, saat ini level tertinggi berada di harga US$ 1.657 dan level terendah berada pada harga US$ 1.490. 

    Jika berhasil breakout, maka target naik ETH selanjutnya berada di level US$ 1.697. Sedangkan, level support masih solid di US$ 1.606 untuk menahan laju penurunan jika harga ETH koreksi.

    Peringkat ETH di CoinMarketCap pada Kamis (8/9) pukul 13.00 WIB adalah #2, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 199.878.917.745. Jumlah koin yang beredar 122.283.955 koin ETH dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    3. Ethereum Classic (ETC)

    Analisis teknikal Ethereum Classic (ETC).

    Ethereum Classic (ETC) termasuk salah satu kripto potensi bullish pekan ini. Afid melihat ETC mencatat keuntungan signifikan yang sebagian didukung oleh aktivitas jaringan pada blockchain Ethereum utama, khususnya peningkatan The Merge. 

    “Selain itu, faktor tingkat mining difficulty dan hash rate ETC saat ini berada pada rekor tertinggi sepanjang masa (ATH). Adanya aktivitas migrasi penambang dari ETH ke ETC menyusul agenda transisi Ethereum dari Proof-of-Work ke Proof-of-Stake yang segera tayang. Kemungkinan ada aksi breakout dan menunjukkan harga ETC akan terus naik, maka US$ 45 akan menjadi titik resisten terdekat berikutnya,” jelas Afid.

    Ethereum Classic (ETC) sendiri adalah hard fork dari Ethereum (ETH) yang diluncurkan pada Juli 2016. Ethereum Classic telah berusaha untuk membedakan dirinya dari Ethereum, dengan peta jalan teknis kedua jaringan yang semakin menyimpang satu sama lain seiring waktu.

    Peringkat ETC di CoinMarketCap pada Kamis (8/9) pukul 13.00 WIB adalah #17, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 5.052.737.102. Pasokan yang beredar 136.756.006  koin ETC dan maksimal pasokan 210.700.000 koin ETC.

    Baca juga: Ini Sebab Bitcoin Turun Capai Titik Terendah dalam Dua Bulan Terakhir

    4. Kava (KAVA)

    Analisis teknikal Kava (KAVA).

    Fase bullish pada aset kripto KAVA muncul kembali. Afid menjelaskan sentimen positif pasca peluncuran mainnet Kava 11 pada 8 September 2022. Dalam peluncuran tersebut KAVA Labs  pun akan memperkenalkan bKAVA yang merupakan platform staking derivative.

    “Dengan diluncurkan KAVA 11 ini bisa jadi merupakan kabar fundamental yang dapat memperlengkap ekosistem dan kemungkinan besar akan berdampak pada pergerakan harga token native mereka, KAVA. Apabila valid breakout, target kenaikan KAVA di $1,89 dan level resistance berada di US$ 2,15,” tutur Afid.

    Peringkat KAVA di CoinMarketCap pada Kamis (8/9) pukul 13.00 WIB adalah #89, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 396.693.463. Pasokan yang beredar 250.874.925 koin KAVA dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    5. Binance Coin (BNB)

    Analisis teknikal Binance Coin (BNB).

    Selanjutnya, ada Binance Coin (BNB) yang merupakan aset kripto yang diciptakan oleh Binance, salah satu exchange kripto terbesar di dunia. BNB berjalan di Binance Chain, sebuah blockchain yang diciptakan Binance untuk mendukung pertukaran kripto yang terdesentralisasi. 

    Afid menjelaskan BNB berpotensi bullish dampak langkah Binance yang mengeluarkan USD Coin (USDC) dari platformnya untuk meningkatkan stablecoin-nya sendiri, Binance USD (BUSD), stablecoin terbesar ketiga berdasarkan kapitalisasi pasar, mengikuti USDC di tempat kedua dan Tether.

    “Dari analisis teknikalnya, BNB masih akan terus naik harganya menuju level US$ 290 dan target selanjutnya diharapkan bisa menyentuh level US$ 307. Support terdekat berada pada level US$ 274 sebagai tahanan utama,” ungkap Afid

    Peringkat BNB di CoinMarketCap pada Kamis (8/9) pukul 13.00 WIB adalah #5, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 45.065.570.865. Pasokan yang beredar 161.337.261 koin BNB dan maksimal pasokan 200.000.000 koin BNB.

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. Orchid (OXT)

    Analisis teknikal Orchid (OXT).

    Orchid (OXT) adalah token asli dari platform Orchid yang digunakan untuk bertukar nilai melalui jaringan, yang beroperasi pada model bayar per penggunaan. Layanan berjalan di aplikasi Orchid, yang mirip dengan klien VPN biasa dalam dunia konvensional.

    Afid melihat harga Orchid sempat turun menyentuh nilai US$ 0,10. Perubahan harga sejalan dengan volume yang berada di bawah level rata-rata sementara kapitalisasi pasar token telah turun selama periode waktu yang sama.

    “Namun kenaikan yang cukup tinggi dengan cepat menyentuh harga US$ 0,11 membuat candle OXT membentuk pola bearish. Ada kemungkinan akan kembali jauth sekitar 10% ke harga US$ 0,10 kembali,” tutur Afid.

    Peringkat OXT di CoinMarketCap pada Kamis (8/9) pukul 13.00 WIB adalah #285, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 77.830.083. Pasokan yang beredar 690.690.084 koin BNB dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    2. Helium (HNT)

    Analisis teknikal Helium (HNT).

    Helium (HNT) kembali masuk ke dalam daftar aset kripto bearish pekan ini. Afid melihat sentimen buruk masih diselimuti oleh HNT, telah jatuh hampir 40% dalam seminggu terakhir setelah pengumuman bahwa pengembang inti Helium sedang mempertimbangkan untuk memigrasi jaringan ke blockchain Solana (SOL) berkinerja tinggi. HNT diperdagangkan pada US$ 5,25 pada saat penulisan.

    “Dari analisis teknikalnya, nilai HNT kemungkinan besar bisa turun sebesar 14% dari harga US$ 5,25 ke US$ 4,5 dalam beberapa hari ke depan. Saat ini, level support HNT berada di US$ 4,98 dan level resistance-nya ada di US$ 6,70, ungkap Afid.

    Peringkat HNT di CoinMarketCap pada Kamis (8/9) pukul 13.00 WIB adalah #62, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 660.483.983. Jumlah koin yang beredar 125.707.576 koin HNT dan maksimal pasokan 223.000.000 koin HNT.

    3. Bitcoin (BTC)

    Analisis teknikal Bitcoin (BTC).

    Bitcoin (BTC) masuk dalam daftar aset kripto yang potensi bearish pekan ini. Afid melihat dampak dari US$ 358 juta telah dilikuidasi saat Bitcoin turun ke US$ 18.800 beberapa waktu lalu.

    “Di saat market mulai bangkit, sayangnya Bitcoin masih memiliki ruang untuk koreksi, dan mungkin melihat penurunan ke level yang sama seperti yang kita lihat pada bulan Juni ketika harga pertama merosot ke kisaran harga US$ 17.000. Kebijakan moneter yang ketat, kenaikan suku bunga yang akan datang, dan faktor lainnya buat BTC sulit bullish,” terang Afid.

    Peringkat BTC di CoinMarketCap pada Kamis (8/9) pukul 13.00 WIB adalah #1, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 368.971.539.138. Pasokan yang beredar 19.144.543 koin BTC dan maksimal pasokan 21.000.000 koin BTC.

    Baca juga: Apple Rilis iPhone 14, Harga Kripto Ikut Semangat Naik

    4. Avalanche (AVAX)

    Analisis teknikal Avalanche (AVAX).

    Avalanche adalah blockchain yang dirancang Ava Labs sebagai jaringan terdesentralisasi yang aman dan terdistribusi secara global. Sementara, AVAX merupakan token native dari platform Avalanche yang digunakan sebagai alat tukar dalam ekosistem mereka. 

    Pergerakan nilai AVAX bisa bearish pada pekan ini, disebabkan Nereus Finance, platform staking DeFi di Avalanche, terkena dampak serangan arbitrase pinjaman kilat pada hari Selasa (6/9), yang membuat hacker menghabiskan US$ 370.000 dalam stablecoin USDC.   

    Selain itu, Ava Labs, pencipta blockchain Avalanche, dituduh terlibat dalam membayar pengacara untuk “menyerang dan membahayakan organisasi dan proyek crypto yang mungkin bersaing dengan Ava Labs atau Avalanche dalam beberapa cara.”

    “Tak perlu dikatakan, tuduhan itu menimbulkan kontroversi yang menyebabkan penurunan harga. AVAX mengalami koreksi volum perdagangan. Wajar untuk mengatakan, AVAX masuk potensi bearish turun sekitar 17% menuju US$ 17,” tutur Afid.

    Peringkat AVAX di CoinMarketCap pada Kamis (8/9) pukul 13.00 WIB adalah #16, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 5.590.991.474. Pasokan yang beredar 294.793.623 koin AVAX dan maksimal pasokan 720.000.000 koin AVAX.

    5. Voyager Token (VGX)

    Analisis teknikal Voyager Token (VGX).

    Voyager Token masih kuat untuk potensi bearish pada pekan ini. Afid menjelaskan sentimen negatif dari VGX terjadi karena Voyager Digital yang telah mengalami kebangkrutan akan mengadakan lelang aset pada 13 September mendatang.

    Mengikuti perintah yang diberikan pengadilan AS, Voyager Digital akan mengadakan lelang aset minggu depan, lebih dari dua bulan setelah mengajukan kebangkrutan. Hasil lelang akan diumumkan pada 29 September. 

    “Sentimen itu membawa nilai VGX bisa jatuh. Kemungkinan besar jika terjadi breakdown, VGX bisa mengalami penurunan sekitar 13% menuju harga kisaran US$ 0,88,” jelas Afid.

    Peringkat VGX di CoinMarketCap pada Kamis (8/9) pukul 13.00 WIB adalah #107, dengan kapitalisasi pasar langsung US$ 311.985.996. Jumlah koin yang beredar 278.482.214 koin VGX dan maksimal pasokan 279.387.971 koin VGX.

    Disclaimer

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Market Signal 12 Januari 2022: Proyeksi Bitcoin hingga BNB

    Jakarta – Memasuki pekan kedua tahun 2022, investor aset kripto dikejutkan oleh beberapa kejadian besar yang berdampak pada pasar. Mulai dari Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) yang mempercepat kenaikan suku bunga acuan lebih cepat hingga gejolak di Kazakhstan.

    Pekan ini diharapkan bisa menjadi fase pemulihan bagi sejumlah aset kripto, walaupun nampaknya masih terlihat adanya volatilitas tinggi. Untuk lebih lengkap mengenai lima aset kripto apa saja yang mengalami bullish dan bearish di pekan kedua Januari 2022, simak Tokocrypto Market Signal di bawah ini.

    Daftar‌ ‌5‌ ‌Aset‌ ‌Kripto‌ ‌Bullish‌ ‌

    1. Bitcoin ‌(BTC)‌

    Ilustrasi grafik aset kripto Bitcoin (BTC).

    Ilustrasi grafik aset kripto Bitcoin (BTC).

    Di awal tahun 2022, market aset kripto memang bergejolak luar biasa. Semua investor hingga para analis tidak bisa memprediksi akan terjadi penurunan pasar yang cukup signifikan. 

    Trader Tokocrypto, Afid Soegiono, mengungkap ada dua penyebab utama market aset kripto melemah, termasuk Bitcoin dan koin/token kapitalisasi besar lainnya. Pertama, dipicu oleh pengumuman Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) pada 5 Januari lalu yang merilis hasil notulen rapat mereka bulan Desember, di mana para pejabat menyebutkan potensi kenaikan suku bunga yang lebih awal. 

    “Di hari yang sama, gejolak politik Kazakhstan menambah tekanan lebih lanjut ke pasar. Internet negara tersebut ditutup di tengah protes, menyebabkan hashrate jaringan Bitcoin menurun,” ungkapnya.

    Meski begitu, Afid melihat Bitcoin tidak akan turun lebih jauh lagi, dan menyebut harga terendah masih berada di bawah posisi US$ 40.680. BTC diyakini bisa alami konsolidasi, sehingga berpotensi rebound dan bullish sekitar 27 persen.

    “Bitcoin masih paling banyak peminatnya. Termasuk di Tokocrypto yang volume trading paling banyak di BTC. Ini memiliki potensi terlepas dari zona terendahnya dan melakukan rebound harga dalam kurun waktu yang singkat,” jelas Afid.

    Peringkat BTC di CoinMarketCap saat ini adalah #1, dengan kapitalisasi pasar US$ 791.730.821.444. Pasokan yang beredar 18.925.843 koin BTC dan maksimal pasokan 21.000.000 koin BTC.

    2. Binance Coin (BNB)

    Ilustrasi grafik aset kripto Binance Coin (BNB).

    Ilustrasi grafik aset kripto Binance Coin (BNB).

    BNB adalah aset kripto yang diciptakan oleh Binance, salah satu exchange kripto terbesar di dunia. BNB berjalan di Binance Chain, sebuah blockchain yang diciptakan Binance untuk mendukung pertukaran kripto yang terdesentralisasi. 

    Afid menjelaskan sepanjang tahun 2021 lalu, BNB berhasil menjadi aset kripto dengan kinerja paling apik. Dalam ekosistem Binance, pengguna dapat menggunakan BNB untuk menerima diskon biaya perdagangan dan mendapat benefit lainnya.

    “BNB berpotensi bullish karena akan ada integrasi dengan YokaiSwap ya. Di mana YokaiSwap itu sebelumnya berada di Nervos Network. Dia akan ILO (initial liquidity offering) di tanggal 13 Januari ini, dan bisa menambah harga untuk BNB,” katanya.

    Peringkat BNB di CoinMarketCap saat ini adalah #4, dengan kapitalisasi pasar US$ 75.252.827.642. Pasokan yang beredar 166.801.148 koin BNB dan maksimal pasokan 166.801.148 koin BNB.

    Baca Juga: 6 Kripto Ini Bisa Kalahkan Dogecoin (DOGE) di Tahun 2022?

    3. Nervos Network (CKB)

    Ilustrasi grafik aset Nervos Network (CKB).

    Ilustrasi grafik aset Nervos Network (CKB).

    Nervos Network (CKB) menggambarkan dirinya sebagai ekosistem blockchain publik dengan sumber terbuka. CKB merupakan kependekan dari Common Knowledge Base yang merupakan protokol lapisan dasar 1 dari Nervos Network.

    Afid melihat CKB coin akan bernasib sama dengan BNB dan akan mengalami fase bullish dalam waktu dekat. Penyebabnya sama, yaitu integrasi dengan YokaiSwap yang sebelumnya berada di Nervos Network, kini terhubung dengan Binance Smart Chain.

    “Hal tersebut mungkin akan menambah harga lagi untuk CKB,” terangnya.

    Peringkat CKB di CoinMarketCap saat ini adalah #128, dengan kapitalisasi pasar US$ 535.982.605. Pasokan yang beredar 29.350.914.462 koin CKB dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    4. PancakeSwap (CAKE)

    Ilustrasi grafik aset kripto PancakeSwap (CAKE).

    Ilustrasi grafik aset kripto PancakeSwap (CAKE).

    CAKE adalah token asli dari PancakeSwap dengan standar BEP-20 disebut juga sebagai token utilitas. PancakeSwap sendiri adalah pertukaran terdesentralisasi yang memungkinkan penggunanya untuk memperdagangkan mata uang kripto dan token tanpa perantara terpusat.

    Layanan tersebut dibangun di atas kontrak pintar yang digunakan di Binance Smart Chain, platform blockchain yang dijalankan oleh pertukaran kripto Binance. Afid mengatakan token ini akan mengalami bullish.

    “Jadi akan ada IFO (Initial Farm Offerings) yang melebihi perkiraan awal, maka akan berpengaruh kepada BNB. PancakeSwap itu sendiri berada di jaringan Binance Smart Chain (BSC) kemungkinan akan ada kenaikan harga juga,” tuturnya.

    Peringkat CAKE di CoinMarketCap saat ini adalah #49, dengan kapitalisasi pasar US$ 2.776.080.667. Pasokan yang beredar 257.281.434 koin CAKE dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    5. Flux (FLUX)

    Ilustrasi grafik aset Flux (FLUX).

    Ilustrasi grafik aset Flux (FLUX).

    Flux adalah jaringan komputasi awan terdesentralisasi di blockchain Flux, yang menggunakan mekanisme konsensus Proof-of-work (PoW). Sementara, FLUX adalah token utilitas dan tata kelola asli dari Flux yang dapat digunakan untuk tata kelola jaringan, diterima sebagai reward atas mining, dan untuk membayar biaya jaringan.

    Afid menerangkan FLUX berpotensi bullish karena baru saja mengumumkan kerja sama dengan Nvidia. Di mana kerja sama itu sebagai mitra utama, FLUX akan dapat berkembang lebih cepat melalui akses ke teknologi dan pakar mutakhir dari NVIDIA dan dukungan pemasaran bersama.

    “FLUX ada kerja sama dengan Nvidia yang akan membuat harganya kemungkinan naik. Potensi kenaikannya bisa mencapai 69 persen,” katanya.

    Peringkat FLUX di CoinMarketCap saat ini adalah #123, dengan kapitalisasi pasar US$ 579.864.358. Pasokan yang beredar 223.804.842 koin FLUX dan maksimal pasokan 440.000.000 koin FLUX.

    Baca Juga: Fakta Menarik XRP, Aset Kripto Diklaim Paling Moncer untuk Investasi

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. Power Ledger (POWR)

    Ilustrasi grafik aset Power Ledger (POWR).

    Ilustrasi grafik aset Power Ledger (POWR).

    Power Ledger (POWR) minggu ini masuk kembali ke daftar aset kripto yang berpotensi bearish. Dalam analisa Trader Tokocrypto, Afid Soegiono, melihat POWR sempat naik atau nge-pump sekitar 50 persen pada tanggal 9 Januari lalu. Namun, terjadi banyak penjualan yang membuat harganya kembali turun.

    “Biasanya di market kripto, kalo udah nge-pump kaya gini, itu akan terjadi penjualan untuk berusaha menaikan profit. Saat ini sudah masuk ke fase penjualan tersebut ya. Dan akan terus alami penurunan sampai 0,5441,” kata Afid.

    Power Ledger (POWR) adalah platform berbasis blockchain yang digunakan untuk menjual dan mendistribusikan solar power tanpa perantara di area lokal. Jadi, Ini adalah perusahaan teknologi yang menggunakan blockchain untuk memfasilitasi perdagangan komoditas energi dan lingkungan.

    Peringkat POWR di CoinMarketCap saat ini adalah #174, dengan kapitalisasi pasar US$ 264.431.061. Pasokan yang beredar 463.486.097 koin POWR dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin POWR.

    2. Smooth Love Potion (SLP)

    Ilustrasi grafik aset kripto Smooth Love Potion (SLP).

    Ilustrasi grafik aset kripto Smooth Love Potion (SLP).

    Smooth Love Potion (SLP) adalah jenis uang digital yang terdapat dalam game metaverse, Axie Infinity. Token ini menggunakan jaringan Ethereum dan melalui likuiditas Uniswap. Jaringan Ethereum memang banyak dipilih karena menawarkan kemudahan dalam smart contract.

    Koin SLP sangat berbeda dengan aset kripto lain yang digunakan dalam game. Pemain diharuskan membeli token untuk menyelesaikan misi tertentu, sehingga mereka bisa berkembang dan dijual kembali.

    “Alasan mendasar kenapa SLP terus mengalami penurunan, karena orang yang biasanya kalo sudah dikasih reward, mereka akan jual untuk dijadikan aset pribadi dan di-convert ke koin yang lebih bagus lagi,” kata Afid.

    Peringkat SLP di CoinMarketCap saat ini adalah #550, dengan kapitalisasi pasar US$ 56.517.718. Pasokan yang beredar 3.221.436.110 koin SLP dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    3. Hive (HIVE)

    Ilustrasi grafik aset kripto Hive (HIVE).

    Ilustrasi grafik aset kripto Hive (HIVE).

    Sama seperti POWR, HIVE juga kembali masuk ke daftar bearish pekan ini. Afid melihat berpotensi masih terus turun. Bahkan melebih penurunan minggu lalu yang berada disekitar 10 persen

    “HIVE berpotensi masih terus turun. Kalo dilihat dari grafik, ia membentuk lower high sama lower low ya. Ia mungkin sedikit akan konsolidasi dulu, tapi akan ada penurunan sekitar 16 perse,” ungkap Afid.

    Hive sendiri adalah jaringan berbagi informasi terdesentralisasi dengan buku besar keuangan berbasis blockchain yang dibangun di atas protokol Delegated Proof of Stake (DPoS). HIVE dikembangkan untuk menyimpan konten dalam jumlah besar dan membuatnya tersedia untuk monetisasi berbasis waktu.

    Peringkat HIVE di CoinMarketCap saat ini adalah #135, dengan kapitalisasi pasar US$ 470.258.126. Pasokan yang beredar 389.178.394 koin HIVE dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca Juga: CEO Grayscale: 5 Tren Crypto yang Harus Diamati Tahun Ini

    4. Ooki Protocol (OOKI)

    Ilustrasi grafik aset kripto Ooki Protocol (OOKI).

    Ilustrasi grafik aset kripto Ooki Protocol (OOKI).

    Ooki adalah protokol untuk perdagangan margin dan pinjaman tokenized. Ini bisa digunakan untuk layanan pinjaman yang memberdayakan blockchain yang terdesentralisasi, efisien, dan bebas sewa.

    Ooki adalah proyek yang dijalankan komunitas, diatur oleh suara komunitas untuk semua perubahan besar pada protokol. Afid menilai OOKI masih akan terus menurun selama beberapa waktu ke depan.

    “Dilihat dari grafiknya, ada pola penurunan yang tajam. Sekarang masih di area support-nya ya. Tapi kalau ini berhasil tertembus, bisa mengalami penurunan sekitar 13 persen,” katanya.

    Peringkat OOKI di CoinMarketCap saat ini adalah #539, dengan kapitalisasi pasar US$ 59.126.115. Pasokan yang beredar 2.875.468.102 koin OOKI dan maksimal pasokan 10.300.000.000 koin OOKI.

    5. Convex Finance (CVX)

    Ilustrasi grafik aset kripto Convex Finance (CVX).

    Ilustrasi grafik aset kripto Convex Finance (CVX).

    Convex Finance adalah protokol pengoptimal dan otomatisasi hasil yang dibangun di Curve Finance. Protokol ini memungkinkan pengguna untuk menerima CRV dan reward mining likuiditas yang ditingkatkan dengan usaha minimal.

    Sementara, CVX adalah token asli Convex Finance untuk staking, mengeklaim biaya kinerja, dan voting tata kelola. Token ini menurut Afid berpotensi masuk ke fase bearish.

    “CVX punya probability untuk mengalami kenaikan lagi, tapi ini harus koreksi dan dilihat mungkin bisa turun di area 32,5 atau sekitar 8,1 persen dari harganya,” ungkapnya.

    Peringkat CVX di CoinMarketCap saat ini adalah #207, dengan kapitalisasi pasar US$ 1.645.046.915. Pasokan yang beredar 45.680.015 koin CVX dan maksimal pasokan 100.000.000 koin CVX.

    Disclaimer:

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Potensi Pergerakan Kripto pada 6 Desember 2024

    Selamat datang di Market Sinyal Harian. Hari ini Jumat, 6 Desember 2024, kami akan memberikan analisis dan sinyal perdagangan untuk tiga kripto yang memiliki potensi pergerakan signifikan di Tokocrypto.

    Dalam 24 jam terakhir, pasar kripto mengalami dinamika signifikan dengan Bitcoin (BTC) yang sebelumnya menembus level psikologis $100K, namun kembali terkoreksi ke $90K, menunjukkan pelemahan dominasi BTC. ZRX mengalami kenaikan tajam hingga 38.8%, didorong oleh pengangkatan David Sacks sebagai penasihat kripto oleh pemerintahan Trump.

    Di sisi lain, stablecoin sUSDe dari ENA mencatat keberhasilan besar dengan penerbitan lebih dari $5B dan menawarkan imbal hasil menarik sebesar 27% APY. Sementara itu, SEC terus memperketat pengawasan dengan mempertahankan gugatan terhadap Binance terkait klaim sekuritas.

    Kombinasi peristiwa ini menciptakan tekanan campuran di pasar dengan beberapa altcoin menunjukkan performa bullish, sementara perhatian investor tetap tertuju pada tindakan regulasi.

    Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

    SCR/USDT (🔼 7.05%)

    • Entry: $0.972
    • Stop Loss: $0.955
    • Take Profit: $1.041

    Pada grafik SCR/USDT, harga saat ini berada di $0.981 dengan Stop Loss (SL) di $0.955 untuk membatasi kerugian, Entry Point di $0.972 sebagai titik beli, dan Take Profit (TP) di $1.041 dengan potensi keuntungan 7.05%.

    Indikator RSI menunjukkan momentum bullish di 59.99, artinya harga masih berpotensi naik. Para Tokonauts disarankan masuk di level entry, gunakan SL untuk melindungi modal, dan TP untuk mengamankan keuntungan. Tetap disiplin dan ikuti rencana trading!

    EIGEN/USDT (🔼 8.87%)

    • Entry: $4.048
    • Stop Loss: $3.941
    • Take Profit: $4.410

    Pada grafik EIGEN/USDT, harga saat ini berada di $4.158, dengan level Stop Loss (SL) di $3.941 untuk meminimalkan risiko, Entry Point di $4.048, dan Take Profit (TP) di $4.410, memberikan potensi keuntungan sebesar 8.87%.

    Indikator RSI menunjukkan angka 66.53, yang berarti momentum bullish cukup kuat dan berpotensi mendorong harga menuju TP. Bagi para Tokonauts, pastikan untuk tetap disiplin menggunakan SL dan TP sesuai rencana trading agar risiko tetap terkelola dengan baik.

    RENDER/USDT (🔼 7.94%)

    • Entry: $10.193
    • Stop Loss: $9.896
    • Take Profit: $11.003

    Pada grafik RENDER/USDT, harga saat ini berada di $10.377, dengan level Stop Loss (SL) di $9.896 untuk membatasi risiko, Entry Point di $10.193, dan Take Profit (TP) di $11.003, memberikan potensi keuntungan sebesar 7.94%.

    Indikator RSI berada di angka 62.53, yang menunjukkan momentum bullish masih cukup kuat. Bagi para Tokonauts, tetap disiplin menggunakan SL dan TP agar risiko dan potensi keuntungan dapat dikelola dengan baik.

    Selalu perhatikan pergerakan pasar dan berita terbaru yang dapat mempengaruhi harga aset kripto di Market Sinyal Harian. Untuk terus mendapatkan market sinyal harian secara full 5 sinyal kripto segera join sebagai VIP Tokocrypto.

    Baca juga: Tren Bitcoin 2-6 Desember 2024: Mari Kita TP-TP Lagi By Hoteliercrypto


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Potensi Pergerakan Kripto pada 5 Desember 2024

    Selamat datang di Market Sinyal Harian. Hari ini Kamis, 5 Desember 2024, kami akan memberikan analisis dan sinyal perdagangan untuk tiga kripto yang memiliki potensi pergerakan signifikan di Tokocrypto.

    Dalam 24 jam terakhir, pasar kripto mengalami beberapa pergerakan signifikan dengan kombinasi faktor fundamental dan teknikal. Paul Atkins, seorang figur pro-kripto, menerima nominasi sebagai ketua SEC, yang berpotensi membawa sentimen positif terhadap regulasi kripto di AS.

    Di sisi lain, kondisi geopolitik di Korea Selatan dengan penerapan darurat militer sempat mengguncang pasar, namun Bank of Korea merespons dengan menyediakan likuiditas besar-besaran hingga 50 triliun won (~$35 miliar), yang berhasil menstabilkan pasar.

    Selain itu, TOTAL3 (kapitalisasi pasar total altcoin tanpa BTC dan ETH) mendekati ATH 2021, mencerminkan momentum kuat di sektor altcoin, dengan beberapa token seperti COMP (+37.6%) dan SNT (+42.2%) mencatatkan kenaikan signifikan.

    Di Missouri, sebuah RUU yang melarang CBDC sambil mengakui emas dan perak sebagai alat pembayaran sah mencerminkan pergeseran narasi menuju aset fisik sebagai lindung nilai. Kombinasi faktor makro dan regulasi ini menambah dynamisme pasar, yang masih mencerminkan optimisme jangka panjang.

    Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.

    CATI/USDT (🔼 9.92%)

    • Entry: $0.5964
    • Stop Loss: $0.5725
    • Take Profit: $0.6555

    Pergerakan harga CATIUSDT saat ini menunjukkan peluang yang menarik. Garis paling bawah di $0.5725 adalah Stop Loss (SL), yaitu batas kerugian maksimal yang bisa Anda terima. Garis tengah di $0.5964 adalah Entry, tempat Anda memulai transaksi. Sementara itu, garis atas di $0.6555 adalah Target Profit (TP), atau tujuan keuntungan Anda.

    Harga sekarang berada di $0.6100, yang sudah melewati level Entry dan menunjukkan potensi kenaikan hingga 9.92%. RSI berada di angka 58.04, artinya harga masih dalam kondisi sehat dan belum terlalu mahal (overbought). Dengan kondisi ini, pasar menunjukkan peluang untuk bergerak naik, terutama jika harga terus bertahan di atas $0.5964.

    ZRO/USDT (🔼 10.12%)

    • Entry: $6.182
    • Stop Loss: $5.986
    • Take Profit: $6.810

    Pergerakan harga ZROUSDT saat ini menunjukkan peluang trading dengan pengelolaan risiko yang jelas. Garis paling bawah di $5.986 merupakan Stop Loss (SL), yaitu batas kerugian maksimal untuk melindungi modal Anda. Garis tengah di $6.182 adalah Entry, yaitu harga untuk memulai transaksi.

    Sementara garis atas di $6.810 adalah Target Profit (TP), tempat Anda bisa mengambil keuntungan dengan estimasi kenaikan sekitar 10.12% dari harga Entry. Saat ini, harga berada di $6.280, yang sedikit di atas level Entry, menunjukkan adanya potensi pembalikan ke atas.

    RSI berada di angka 52.58, yang menunjukkan kondisi pasar relatif stabil tanpa tekanan beli atau jual yang berlebihan. Strategi ini cocok untuk trader yang ingin memanfaatkan potensi kenaikan dengan batas risiko yang terukur.

    OM/USDT (7.48%)

    • Entry: $3.8739
    • Stop Loss: $3.7772
    • Take Profit: $4.1692

    Harga OMUSDT saat ini berada pada $3.9190, dengan peluang kenaikan menuju Target Profit (TP) di $4.1692 atau sekitar 7.48% dari harga Entry di $3.8739. Level Stop Loss (SL) ditempatkan di $3.7772, yang berfungsi untuk membatasi kerugian jika harga bergerak berlawanan.

    Indikator RSI di angka 62.87 menunjukkan momentum yang sehat, mendekati area overbought, tetapi masih memiliki ruang untuk naik lebih lanjut. Pergerakan harga sebelumnya menunjukkan adanya penguatan setelah konsolidasi di area support, menambah keyakinan bahwa harga dapat mencapai Target Profit dalam skenario optimis. Pastikan untuk selalu menjaga manajemen risiko agar transaksi tetap aman.

    Baca juga: Tren Bitcoin 2-6 Desember 2024: Mari Kita TP-TP Lagi By Hoteliercrypto


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMERSetiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com