Tag: martabak manis

  • Martabak Berkalori Tinggi, Ini 4 Tips Makan Martabak Agar BB Tak Naik


    Jakarta

    dr. Richard Lee membagikan tips makan sehat agar berat badan tetap stabil. Terutama yang berkaitan dengan mengonsumsi martabak manis.

    Martabak manis merupakan sajian camilan khas Indonesia yang mirip seperti pancake, hanya saja lebih berminyak karena menggunakan banyak mentega. Kreasi martabak ini juga lebih berkalori, karena dipadukan dengan gula pasir, cokelat meisjes, keju, susu kental manis, dan lainnya.

    Dalam video yang diunggahnya ke YouTube (1/11), dr. Richard Lee mengungkapkan berapa kandungan kalori pada sajian martabak manis. “Yes bener banget, 4.000 kcal, banyak banget!” ungkap dr. Richard Lee.


    dr. Richard Lee juga menjelaskan kalau sepotong martabak manis memiliki kalori sebesar 270 kcal. Menurut penuturan dr. Richard Lee, 2 potong martabak manis memiliki jumlah kalori setara sepiring nasi, yaitu 500-600 kcal.

    Dokter yang ahli di bidang kecantikan ini juga mengungkapkan tips makan martabak yang tak membuat gemuk. Tips ini juga berlaku pada jenis makanan lain yang jumlah kalorinya setara dengan martabak manis.

    Berikut 4 tips makan martabak agar berat badan tak naik:

    1. Makan Martabak Setelah Makan Besar

    dr. Richard Lee mengungkapkan salah satu tipsnya yaitu makan martabak setelah makan besar. Ia juga menjelaskan kalau dalam diet tak perlu menghindari makanan yang disukai.

    “Dalam diet tidak boleh menjauhi apa yang kita suka. Semakin kita menjauhi apa yang kita suka maka diet akan gagal,” ungkapnya.

    Richard menegaskan kalau harus diet jangka panjang dengan mengubah pola makan. “Tipsnya adalah makan makanan kesukaan kalian setelah kalian makan besar, jadi kayak setelah makan nasi,” tegasnya.

    Jika ingin menikmati martabak, polanya adalah mengurangi makan nasi yang jumlahnya sekitar 1/4 porsi. Cara ini dianggap lebih efektif, karena porsi makan martabaknya jadi lebih sedikit.

    2. Hitung Kalori

    tips martabak manis yang tak bikin gemuktips martabak manis yang tak bikin gemuk Foto: YouTube dr. Richard Lee, MARS

    Perhitungan kalori juga harus dilakukan kalau ingin makan martabak yang tak membuat gemuk. Caranya dengan menghitung kalori pada martabak manis dan makanan lainnya.

    dr. Richard Lee mengajarkan caranya, yaitu menghitung kalori pada martabak yang disantap. Misalkan mengonsumsi martabak manis 1,5 porsi, sekitar 350 kcal. Lalu, tambahkan dengan kalori makanan lain yang telah dikonsumsi hingga mencapai asupan kalori harian.

    3. Konsumsi Serat yang Cukup

    Diadaptasi dari Kuliner China, Martabak Manis Populer Sebagai Jajanan LegitMartabak Manis Foto: Getty Images/Muhammad Senopati

    dr. Richard Lee juga menyinggung soal mengonsumsi serat yang cukup. Salah satunya dengan mengonsumsi minuman berserat, seperti minuman suplemen yang direkomendasikan oleh Richard dalam videonya.

    Minuman berserat ini dapat mengurangi serapan lemak dan kalori yang masuk ke dalam tubuh. “Jadi kayak 350 tadi kalian bisa kurangin setengahnya. Bisa jadi kayak 130, 150 atau 200, bayangkan itu hemat banget kan,” jelasnya.

    4. Bayar Hutang Kalori

    Bayar hutang kalori yang dimaksud oleh dr. Richard Lee adalah olahraga. Jadi, kalau mengonsumsi makanan 350 kcal, setelahnya langsung berolahraga.

    dr. Richard Lee menjelaskan kalau jumlah kalori sekitar 300 kcal itu harus dikurangi dengan cara olahraga jalan kaki selama 1 jam. Bisa juga dengan lari selama 10 menit.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Legendaris dan Kekinian! Martabak Mini & Jus Buah Enak Wajib Coba di Pasar Puri


    Jakarta

    Pasar Puri punya kuliner unik yang siap memanjakan lidah, mulai dari Martabak Mini legendaris sejak 1998 hingga jus buah segar yang kekinian.

    Pasar Puri menyimpan beragam kuliner menarik untuk sarapan dan cemilan. Dari jajanan legendaris hingga minuman segar, semuanya bisa ditemui di satu tempat.

    Tak hanya makanan berat saja, di Pasar Puri Indah juga terdapat pilihan makanan ringan. Untuk camilannya ada martabak mini yang legendaris, karena sudah berdiri sejak 1998.


    Selain itu, ada juga pilihan minuman jus kekinian yang menyegarkan. Masing-masing memiliki keistimewaan tersendiri yang menjadikan keduanya sebagai jajanan favorit.

    1. Martabak Mini Valencia

    Martabak Mini Valencia di Pasar Puri Indah.Martabak Mini Valencia di Pasar Puri Indah. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Martabak manis dikenal sebagai jajanan tradisional khas Bangka. Umumnya martabak dibuat berukuran diameter 20-28 cm. Namun berbeda dengan kios ini yang ukurannya lebih mini.

    Martabak mini di Pasar Puri Indah ini digagas oleh Valencia, yang sudah menjual martabak sejak tahun 1998. Ia memulai dari martabak besar, lalu berinovasi membuat versi mini.

    “Ini kita dari ide sendiri sih ya. Jadi kita olah sendiri, coba bikin yang kecil,” ujar Valencia saat ditemui detikcom (25/9) di kiosnya di area depan pasar.

    Martabak mini tersedia dalam beberapa varian rasa, seperti coklat kacang, coklat keju, dan keju susu. Varian yang paling diminati pelanggan adalah coklat kacang dan coklat keju.

    Martabak Mini Valencia di Pasar Puri Indah.Martabak Mini Valencia yang manis. Foto: detikcom/Riska Fitria

    “Kalau untuk pagi hari di pasar itu yang berminat lebih banyak martabak yang mini, jadi saya fokus sama martabak mini aja sampai sekarang,” tambah Valencia.

    Harga martabak mini berkisar Rp 35.000 per lima potong, dan pelanggan bisa memilih mix rasa. Kios buka setiap hari Senin-Sabtu mulai pukul 06.00-14.00.

    Selain martabak, gerai ini juga menyediakan camilan seperti kacang-kacangan, sukun goreng, singkong goreng, kerupuk ikan, hingga kerupuk Nyonya Syok.

    Tak kalah menarik, di sini juga ada pilihan martabak kering. Kreasi tersebut dibuat dari adonan martabak basah yang tersisa, sehingga lebih awet. Harganya sama Rp 35.000 per 5 buah.

    2. Pilihan jus buah yang segar dan kekinian

    Jus For You di Pasar Puri Indah.Jus For You di Pasar Puri Indah. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Selain martabak, ada juga Jus For You, gerai dengan berbagai pilihan jus buah dan minuman sehat. Layla, karyawan gerai, menjelaskan menu best seller mereka adalah mixed berry dan durian.

    “Best seller biasanya durian sama mixed berry,” ujar Layla.

    Mixed beri merupakan campuran strawberry dan blueberry. Kombinasi keduanya menawarkan rasa asam segar. Jus durian menjadi favorit karena rasa khas dan tekstur kentalnya.

    Jus For You di Pasar Puri Indah.Jus For You di Pasar Puri Indah. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Harga jus dimulai dari Rp 12.000 untuk varian seperti markisa, strawberry, dan sirsak, hingga Rp 20.000 untuk jus durian. Menariknya, jus di sini dibuat dari buah frozen atau yang dibekukan.

    Dengan begitu menghasilkan jus buah yang teksturnya agak kental, dinginnya tahan lama, dan sensasinya seperti menikmati smoothie, karena hanya ditambah sedikit air.

    Gerai Jus For You memiliki beberapa cabang, antara lain Permata Buana, Meruya, dan Taman Semanan Indah. Gerai ini buka setiap hari mulai pukul 07.00-15.00.

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com