Tag: maulid nabi

  • 30 Contoh Kata-kata untuk Kartu Ucapan Maulid Nabi Muhammad yang Penuh Makna

    Jakarta

    Banyak cara bisa dilakukan untuk merayakan Maulid Nabi Muhammad, salah satunya adalah dengan mengirimkan kartu ucapan. Kata-kata untuk kartu ucapan Maulid Nabi Muhammad sering kali berisi doa, harapan, serta ungkapan cinta kepada Rasulullah dan sesama umat Islam.

    Maulid Nabi Muhammad merupakan momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia, merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW setiap 12 Rabiul Awal kalender Hijriah. Tahun ini, Maulid Nabi Muhammad jatuh pada tanggal 16 September 2024. Sosoknya adalah panutan umat Muslim yang membawa ajaran kasih sayang, kebijaksanaan, dan perdamaian.

    Salah satu tradisi yang penuh makna dalam perayaannya adalah memberikan kartu ucapan saat Maulid Nabi. Ucapan-ucapan tersebut sering kali berisi doa agar kita semua bisa mengikuti teladan Nabi Muhammad dalam kehidupan sehari-hari dan selalu berada di jalan yang diridhai Allah SWT.


    Selain itu, kartu ucapan Maulid Nabi juga bisa menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi. Melalui ucapan yang menyentuh hati, kita bisa menyebarkan kedamaian, kebahagiaan, serta rasa persaudaraan di antara umat Islam.

    Berikut adalah contoh kata-kata kartu ucapan Maulid Nabi Muhammad yang bisa jadi referensi

    1. Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Semoga cahaya kelahiran Rasulullah senantiasa menerangi hati kita dan menguatkan iman serta taqwa kepada Allah SWT.

    2. Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW. Semoga kita semua selalu diberikan rahmat dan hidayah-Nya untuk mengikuti sunnah dan ajaran Rasulullah.

    3. Di hari yang penuh berkah ini, mari kita bersyukur atas kehadiran Nabi Muhammad SAW sebagai teladan hidup kita. Semoga kita bisa meneladani akhlaknya yang mulia.

    4. Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Semoga kita senantiasa diberi taufik dan hidayah untuk mengikuti akhlak Rasulullah, serta mendapatkan syafaat beliau di yaumul akhir.

    5. Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW! Semoga cinta dan kedamaian Rasulullah selalu menyertai kita dan keluarga, serta menguatkan iman kita.

    6. Pada hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, mari kita panjatkan doa untuk keselamatan dan keberkahan dunia dan akhirat, serta untuk memperbaiki diri mengikuti sunnah beliau.

    7. Maulid Nabi adalah momen mulia untuk memperdalam kecintaan kita kepada Rasulullah SAW. Semoga Allah melapangkan hati kita untuk menghidupkan sunnahnya dan meniti jalan kebenaran

    8. Ya Allah, di hari yang penuh berkah ini, jadikan kami umat Nabi Muhammad SAW yang istiqomah dalam menjalankan syariat-Mu dan semoga kami kelak mendapat syafaat beliau di hari kiamat.

    9. Semoga kita diberi keberkahan untuk meneladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW di hari kelahiran Rasulullah ini. Dan Allah SWT mengampuni segala dosa kita.

    10. Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW! Semoga kita senantiasa diberikan kekuatan untuk mengikuti petunjuk dan ajaran beliau dalam kehidupan sehari-hari.

    Kata-kata untuk Kartu Ucapan Maulid Nabi Muhammad

    11. Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW. Semoga keberkahan dan cahaya kelahiran Rasulullah menerangi hidup kita, serta menjadikan kita insan yang bertakwa dan berakhlak mulia

    12. Semoga kita diberi keberkahan dan kesempatan untuk lebih mendalami ajaran Islam serta meningkatkan ibadah kita. Selamat merayakan Maulid Nabi Muhammad.

    13. Dengan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, semoga kita semakin dekat dengan ajaran Islam dan diizinkan untuk bertemu dengan Rasulullah di akhirat kelak

    14. Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW! Semoga cinta kita kepada Nabi Muhammad SAW semakin mendalam dan menjadi motivasi untuk selalu berbuat kebaikan.

    15. Di hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, mari kita berdoa agar kita selalu diberikan kebahagiaan dan perlindungan dari Allah SWT serta dijauhkan dari segala musibah.

    16. Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW! Semoga setiap amal kita diterima dan setiap langkah kita selalu dalam petunjuk dan ridha-Nya.

    17. Momen Maulid Nabi Muhammad SAW ini, semoga kita semua diberkahi dengan ilmu yang bermanfaat dan hati yang ikhlas dalam meneladani akhlak Rasulullah.

    18. Mari kita memohon kepada Allah agar diberi kekuatan untuk mengamalkan sunnah Nabi Muhammad SAW dan menjadi umat yang dicintai Allah SWT.

    19. Mari kita hidupkan kembali semangat Maulid Nabi dengan memperbanyak shalawat dan mengikuti jejak langkah Rasulullah SAW, agar hidup kita selalu diberkahi oleh Allah.

    20. Di hari kelahiran manusia termulia, Nabi Muhammad SAW, mari kita perbanyak doa dan ibadah, semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita dan mempermudah jalan menuju Jannah-Nya.

    Kata-kata untuk Kartu Ucapan Maulid Nabi Muhammad

    21. Maulid Nabi adalah waktu yang tepat untuk merefleksikan diri. Ya Allah, jadikan kami umat yang selalu bersyukur atas kehadiran Rasul-Mu, dan berikan kami keteguhan hati dalam menjalankan ajarannya.

    22. Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW. Semoga kita diberi kemudahan untuk mencontoh akhlak beliau yang penuh kelembutan, kesabaran, dan kasih sayang dalam kehidupan sehari-hari.

    23. Ya Allah, di hari Maulid Nabi ini, tambahkanlah cinta kami kepada Rasul-Mu, dan berikan kami kekuatan untuk meneladani sifat-sifat terpujinya.

    24. Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW. Semoga kita selalu berada dalam naungan rahmat dan kasih sayang Allah melalui syafaat Nabi-Nya yang agung.

    25. Dengan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, semoga Allah memberikan kita hati yang lapang untuk istiqamah di jalan-Nya dan mengikuti sunnah Rasulullah.

    26. Di hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, mari kita perbanyak bershalawat, semoga syafaat beliau menyertai kita di dunia dan akhirat.

    27. Selamat Maulid Nabi SAW. Semoga kita senantiasa diberi hidayah untuk mencontoh sifat sabar, kasih sayang, dan keteguhan iman Rasulullah dalam setiap langkah hidup kita.

    28. Mari kita sambut Maulid Nabi Muhammad SAW dengan memperbanyak amal kebaikan. Semoga setiap langkah kita selalu dalam lindungan Allah dan sunnah Rasulullah.

    29. Di hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, semoga Allah melapangkan jalan kita menuju ridha-Nya dan mempertemukan kita dengan Rasulullah di akhirat kelak.

    30. Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW. Semoga kita menjadi umat yang senantiasa menjaga dan mengamalkan ajaran Rasulullah dalam setiap aspek kehidupan.

    Demikianlah contoh kata-kata untuk kartu ucapan Maulid Nabi Muhammad. Semoga ucapan-ucapan di atas bisa menjadi doa dan motivasi untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah dan meneladani Rasulullah SAW.

    (eny/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • 40 Ucapan Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW yang Penuh Doa

    Jakarta

    Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan momen istimewa yang diperingati setiap tahun oleh umat Islam di seluruh dunia. Hari kelahiran Rasulullah ini menjadi ajang untuk merenungi dan mengenang teladan mulia yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW dalam membawa risalah Islam.

    Ucapan selamat Maulid Nabi Muhammad SAW dan doa-doa dipanjatkan sebagai bentuk penghormatan serta rasa syukur atas keberkahan yang diberikan Allah SWT melalui kehadiran Rasulullah sebagai pembawa rahmat bagi alam semesta.

    Dalam tradisi Maulid Nabi Muhammad SAW, umat Muslim sering kali berbagi ucapan selamat Maulid Nabi Muhammad SAW yang berisi doa kebaikan dan harapan agar kehidupan senantiasa dilimpahi rahmat Allah. Ucapan-ucapan selamat Maulid Nabi Muhammad SAW ini tidak hanya sekadar tradisi, namun juga menjadi pengingat akan pentingnya meneladani akhlak mulia yang diajarkan oleh Nabi, seperti sifat sabar, kasih sayang, serta kebijaksanaan dalam setiap tindakan.


    Setiap kata dalam ucapan selamat Maulid Nabi Muhammad SAW membawa harapan agar kehidupan kita selalu dalam keberkahan sekaligus petunjuk dari Allah SWT. Selain berbagi ucapan selamat Maulid Nabi Muhammad SAW, momen ini juga menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan ibadah dan mempererat silaturahmi.

    Banyak keluarga, teman, dan komunitas yang saling bertukar doa dan kebaikan melalui pesan-pesan penuh makna. Dengan semangat Maulid Nabi Muhammad SAW, mari kita perkuat hubungan dengan Allah dan sesama. Jadikan ajaran Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman dalam setiap langkah kehidupanmu.

    Ucapan Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW yang Singkat

    1. “Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW 2024. Semoga kita semua bisa meneladani akhlak mulia Rasulullah dan selalu berada di jalan-Nya.”

    2. “Di hari yang penuh berkah ini, mari kita peringati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan memperbaiki akhlak dan mempererat ukhuwah.”

    3. “Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 H. Semoga cahaya Rasulullah selalu menerangi langkah kita dalam menjalani hidup.”

    4. “Pada momen Maulid Nabi 2024, mari kita sebarkan cinta dan kasih sayang kepada sesama sebagaimana yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.”

    5. “Semoga di peringatan Maulid Nabi ini, hati kita semakin dekat dengan Allah dan Rasul-Nya, serta mendapat keberkahan dalam setiap langkah.”

    6. “Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW 2024. Semoga ajaran dan sunnah Nabi terus menjadi pedoman dalam hidup kita.”

    7. “Maulid Nabi adalah momen untuk merefleksikan betapa agungnya perjuangan Rasulullah dalam menyebarkan kebenaran. Semoga kita bisa mengikuti jejaknya.”

    8. “Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW. Mari kita jadikan hari ini sebagai titik awal untuk memperbaiki diri dan meningkatkan ketakwaan.”

    9. “Di hari Maulid Nabi yang mulia ini, mari kita tingkatkan cinta kita kepada Rasulullah dengan terus meneladani sifat dan akhlaknya.”

    10. “Peringatan Maulid Nabi adalah waktu terbaik untuk merekatkan tali persaudaraan dan memperbanyak amal saleh. Selamat Maulid Nabi 2024.”

    11. “Selamat Maulid Nabi 1446 H. Semoga kita selalu berada dalam lindungan Allah dan senantiasa mengikuti petunjuk-Nya melalui teladan Rasulullah SAW.”

    12. “Hari Maulid Nabi Muhammad SAW adalah pengingat bagi kita untuk terus berbuat baik dan saling menyayangi sebagaimana Rasulullah mengajarkan.”

    13. “Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Semoga cahaya Islam terus menyinari hidup kita dan memberi kedamaian di setiap langkah.”

    14. “Di hari yang penuh rahmat ini, mari kita tingkatkan ibadah dan berdoa agar selalu diberi petunjuk serta kekuatan untuk meneladani Nabi Muhammad SAW.”

    15. “Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW 2024. Mari kita jadikan hidup lebih bermakna dengan meneladani sifat-sifat mulia Rasulullah.”

    16. “Peringatan Maulid Nabi adalah waktu untuk merefleksikan diri. Semoga kita selalu bisa mencontoh kebaikan dan kebijaksanaan Rasulullah.”

    17. “Maulid Nabi Muhammad SAW adalah momen untuk mempertebal iman dan memperbaiki diri. Selamat memperingati Maulid Nabi 1446 H.”

    18. “Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW. Semoga kita semua dapat mengambil hikmah dari kisah perjuangan Rasulullah dan menjadi pribadi yang lebih baik.”

    19. “Pada Maulid Nabi ini, mari kita perbanyak shalawat dan mengingat perjuangan Rasulullah dalam menebarkan cinta dan kedamaian.”

    20. “Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW 2024. Semoga kita senantiasa berada dalam jalan yang diridhai Allah dan menjadi umat yang dicintai Rasulullah.”

    Ucapan Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW yang Panjang dan Bermakna

    21. “Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 2024. Semoga di hari yang penuh berkah ini, kita semua mampu meneladani akhlak Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. Ya Allah, limpahkanlah rahmat dan hidayah-Mu kepada kami agar selalu berada di jalan kebenaran yang telah diajarkan Nabi-Mu, dan jadikanlah hati kami lembut dalam menerima setiap petunjuk-Mu.”

    22. “Di momen Maulid Nabi Muhammad SAW ini, mari kita berdoa agar Allah senantiasa melimpahkan keberkahan dan rahmat-Nya kepada kita. Ya Allah, jadikanlah kami umat yang mampu mencontoh sifat-sifat mulia Rasulullah dalam bersikap, berbicara, dan beramal. Semoga setiap langkah hidup kita selalu dalam ridha-Mu.”

    23. “Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW 2024. Ya Allah, pada hari yang penuh rahmat ini, kami memohon agar Engkau menguatkan hati kami untuk tetap istiqamah dalam meneladani perjuangan Rasulullah. Limpahkanlah kasih sayang-Mu kepada kami, jauhkan kami dari sifat-sifat yang buruk, dan dekatkan kami dengan sunnah Nabi-Mu yang mulia.”

    24. “Ya Allah, di hari Maulid Nabi yang agung ini, jadikanlah kami hamba-hamba-Mu yang selalu meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW. Semoga kami mampu menebar cinta dan kasih sayang kepada sesama, seperti yang Rasulullah ajarkan. Selamat memperingati Maulid Nabi, semoga keberkahan dan rahmat Allah selalu menyertai kita semua.”

    25. “Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW. Ya Allah, jadikanlah hati kami lembut dalam mengikuti ajaran Nabi-Mu, perbaiki akhlak kami, dan jauhkan kami dari segala bentuk kemaksiatan. Semoga di hari yang penuh berkah ini, Engkau mengampuni dosa-dosa kami dan memudahkan segala urusan dunia akhirat kami.”

    26. “Pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini, mari kita berdoa bersama. Ya Allah, di hari yang penuh berkah ini, ampunilah dosa-dosa kami, kuatkanlah iman kami, dan jadikanlah kami hamba yang selalu mencintai Rasulullah. Semoga kami dapat terus meneladani sunnah-sunnahnya dalam kehidupan sehari-hari.”

    27. “Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Ya Allah, karuniakanlah kami kekuatan untuk menjalankan ajaran Nabi-Mu. Berikanlah kami ketenangan hati, keberkahan hidup, dan petunjuk dalam setiap langkah kami. Jadikanlah kami orang-orang yang selalu berpegang teguh pada syariat-Mu.”

    28. “Ya Allah, di hari yang mulia ini, kami memohon kepada-Mu agar Engkau senantiasa menjaga kami dalam rahmat-Mu. Jadikanlah kami umat yang selalu mengikuti teladan Nabi Muhammad SAW, dan jauhkan kami dari segala sifat yang tidak Engkau ridhai. Selamat Maulid Nabi 2024, semoga kita semua senantiasa dalam perlindungan Allah.”

    29. “Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW. Di hari yang penuh berkah ini, ya Allah, bimbinglah kami agar tetap berada di jalan yang lurus. Jadikanlah kami pribadi yang penuh kasih sayang, sebagaimana Rasulullah ajarkan, dan tanamkanlah dalam hati kami cinta yang tulus kepada-Nya dan kepada-Mu.”

    30. “Pada Maulid Nabi Muhammad SAW ini, mari kita tingkatkan keimanan dan ketakwaan. Ya Allah, ampunilah segala kekhilafan kami, dan berikanlah kami kekuatan untuk meneladani Rasulullah dalam setiap aspek kehidupan. Semoga rahmat dan hidayah-Mu senantiasa tercurah kepada kami semua.”

    31. “Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW. Ya Allah, jadikanlah peringatan ini sebagai pengingat bagi kami untuk senantiasa memperbaiki diri. Limpahkanlah keberkahan dan kedamaian dalam hidup kami, dan izinkan kami menjadi umat yang mencintai serta dicintai oleh Rasulullah.”

    32. “Ya Allah, di hari kelahiran Nabi-Mu ini, kami memohon agar Engkau senantiasa melindungi kami dari segala keburukan. Jadikanlah kami umat yang penuh kesabaran, keikhlasan, dan kasih sayang seperti Rasulullah. Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW, semoga berkah-Nya senantiasa mengiringi hidup kita.”

    33. “Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW. Semoga Allah melimpahkan rahmat-Nya kepada kita semua. Ya Allah, jadikanlah hati kami selalu dekat dengan ajaran-Mu dan ajaran Nabi-Mu, serta berikanlah kami kekuatan untuk mengamalkan sunnah-sunnah Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.”

    34. “Di hari yang penuh berkah ini, mari kita berdoa agar selalu diberi kekuatan iman dan keteguhan hati dalam menjalankan ajaran Islam. Ya Allah, semoga kami mampu mencontoh teladan mulia Rasulullah dalam berbicara, bersikap, dan berbuat. Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW 2024.”

    35. “Ya Allah, di hari Maulid Nabi Muhammad SAW ini, jadikanlah hati kami tenang dan penuh rasa syukur. Berikanlah kami kebahagiaan di dunia dan akhirat, serta jadikanlah kami umat yang senantiasa mencintai Rasulullah dan berjuang di jalan-Mu.”

    36. “Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Ya Allah, di hari yang penuh kemuliaan ini, jadikanlah kami hamba yang sabar dan penuh rasa syukur, serta dekatkanlah kami dengan ajaran Nabi-Mu yang mulia. Semoga setiap langkah hidup kami selalu berada dalam lindungan-Mu.”

    37. “Pada hari Maulid Nabi Muhammad SAW ini, ya Allah, kami memohon agar Engkau selalu membimbing kami untuk menjadi hamba yang bertakwa. Berikanlah kami kebijaksanaan dalam bertindak dan jadikanlah kami umat yang mampu menebar kebaikan seperti Rasulullah.”

    38. “Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW. Ya Allah, di hari yang penuh rahmat ini, kami memohon petunjuk dan kekuatan untuk selalu berada di jalan yang lurus. Limpahkanlah keberkahan dalam hidup kami dan jauhkanlah kami dari segala keburukan.”

    39. “Ya Allah, di momen Maulid Nabi ini, kami memohon ampun atas segala dosa dan kekhilafan. Berikanlah kami kekuatan untuk meneladani sifat-sifat mulia Rasulullah, dan jadikanlah kami hamba yang mampu bersabar dan bersyukur dalam setiap keadaan.”

    40. “Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW. Ya Allah, semoga peringatan hari ini menjadi pengingat bagi kami untuk selalu meneladani Rasulullah dalam kehidupan kami. Berikanlah kami kekuatan iman, kesehatan, dan kebahagiaan dalam menjalani setiap ujian kehidupan.”

    Semoga ucapan selamat Maulid Nabi Muhammad SAW di atas bisa memberikan inspirasi dan semangat penuh doa dalam merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW.

    (eny/eny)



    Sumber : wolipop.detik.com

  • 40 Ucapan Selamat Maulid Nabi Muhammad yang Penuh Doa

    Jakarta

    Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW jatuh pada 5 September 2025. Yuk kirimkan ucapan selamat Maulid Nabi Muhammad yang penuh doa ke kerabat dan teman-teman.

    Peringatan Maulid Nabi Muhammad selalu menjadi momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Tidak hanya sekadar perayaan kelahiran Rasulullah, Maulid Nabi juga menjadi ajang untuk merenungkan kembali ajaran dan keteladanan beliau yang penuh kasih sayang, kesabaran, serta kebijaksanaan.

    Di era modern ini, banyak orang yang menyampaikan rasa cinta kepada Nabi Muhammad melalui doa dan ucapan, baik secara langsung maupun lewat media sosial. Ucapan selamat Maulid Nabi Muhammad bukan sekadar kata-kata formal, melainkan ungkapan hati yang dipenuhi doa dan harapan agar kita semua senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT serta mendapatkan syafaat Rasulullah di akhirat kelak.


    Lewat rangkaian doa yang indah, umat Islam berusaha mempererat hubungan spiritual dengan Nabi sekaligus mengingatkan diri untuk meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari. Dimomen penuh berkah ini, banyak variasi ucapan Maulid Nabi yang bisa dibagikan, mulai dari yang singkat hingga yang panjang dan penuh doa.

    Baik untuk status WhatsApp, Instagram, maupun disampaikan secara langsung kepada keluarga dan sahabat, ucapan tersebut menjadi bentuk sederhana dari rasa cinta kepada Rasulullah. Berikut referensi ucapan selamat Maulid Nabi Muhammad yang penuh doa dan bisa menjadi inspirasi.

    Ucapan Selamat Maulid Nabi Muhammad

    1. Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, semoga kita selalu meneladani akhlaknya.

    2. Maulid Nabi, saat terbaik mengingat cinta Rasulullah. Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2025!

    3. Selamat Maulid Nabi 1447 H, semoga syafaat Rasul selalu menyertai kita.

    4. Maulid Nabi adalah momentum untuk menebar kasih dan kedamaian.

    5. Selamat Maulid Nabi, mari ikuti jejak Rasulullah dalam kebaikan. Selamat Maulid Nabi 1447 H.

    6. Selamat Maulid Nabi 1447 H. Semoga peringatan Maulid Nabi membawa cahaya iman dalam hidup kita.

    7. Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW, junjungan alam semesta.

    8. Dengan cinta Rasul, hidup jadi lebih indah. Selamat Maulid Nabi!

    9. Selamat Maulid Nabi, semoga akhlak mulia beliau menjadi pedoman hidup kita.

    10. Peringatan Maulid Nabi merupakan waktu terbaik meneladani kesabaran dan kasih sayang beliau. Selamat Maulid Nabi 1447 H.

    11. Selamat Maulid Nabi, mari tebarkan salam dan kebaikan.

    12. Maulid Nabi, mari perkuat iman dan cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.

    13. Selamat Maulid Nabi Muhammad SAW, semoga kita tergolong umat yang dirindukan beliau.

    14. Maulid Nabi, mari hidupkan sunnah dalam keseharian.

    15. Selamat Maulid Nabi, semoga hati kita senantiasa dipenuhi cahaya iman.

    16. Momentum Maulid Nabi, mari perbanyak shalawat. Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

    17. Selamat Maulid Nabi, semoga keberkahan selalu tercurah.

    18. Mari rayakan Maulid Nabi dengan doa, syukur, dan shalawat. Selamat Maulid Nabi 1447 H.

    19. Selamat Maulid Nabi, semoga cinta kita pada Rasul bertambah kuat.

    20. Maulid Nabi menjadi pengingat untuk terus menebar rahmat bagi semesta. Selamat Maulid Nabi 1447 H!



    Sumber : wolipop.detik.com

  • Endog-endogan Banyuwangi, Tradisi Memperingati Maulid Nabi



    Banyuwangi

    Untuk memperingati hari lahir Nabi Muhammad SAW, masyarakat Banyuwangi punya tradisi endog-endogan. Tradisi ini merupakan salah satu warisan budaya Banyuwangi yang unik dan penuh makna.

    Bagi masyarakat Banyuwangi, terutama komunitas Using, endog-endogan bukan sekadar perayaan, tetapi juga ungkapan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW, sekaligus sarana memperkuat syiar Islam di Bumi Blambangan.

    Sejarah Tradisi endog-endogan

    Dilansir dari Repository Unej, tradisi endog-endogan tercatat sudah ada sejak tahun 1777, masa ketika para misionaris VOC berusaha menyebarkan agama Nasrani di wilayah Banyuwangi. Pada masa itu, para ulama dan masyarakat setempat memanfaatkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai media dakwah.


    Mereka merangkai telur rebus hias menjadi arak-arakan meriah yang kemudian dikenal sebagai tradisi endog-endogan. Keberadaan tradisi ini juga terkonfirmasi dalam Cathetan Raden Sudira pada awal 1930-an, hasil riset tentang Banyuwangi atas perintah peneliti Belanda Theodoore Pigeaud.

    Dalam manuskrip yang kini tersimpan di Perpustakaan Universitas Indonesia, disebutkan adanya hidangan ancak dan telur hias (endog-endogan) dalam perayaan Maulid Nabi, sebagaimana yang dikenal masyarakat Banyuwangi hingga kini.

    Dalam cerita lisan masyarakat, yang dilansir dari arsip pemberitaan detikJatim, tradisi ini bahkan diyakini pertama kali dicetuskan KH Abdullah Faqih dari Cemoro, Songgon.

    Menurut penulis buku Islam Blambangan, Ayung Notonegoro, setiap sisi tradisi endog-endogan memiliki nilai filosofis yang melambangkan ajaran Islam. Telur dengan tiga lapisannya mencerminkan Islam, Iman, dan Ihsan sebagai lapisan spiritual yang harus dimiliki seorang muslim.

    Sejak awal kemunculannya, tradisi endog-endogan mengalami pasang surut. Ada masa ketika tradisi ini dijalankan meriah, ada masa ketika hampir terpinggirkan oleh arus modernisasi.

    Namun, pada tahun 1995, pemerintah daerah Banyuwangi mulai memberi perhatian khusus dengan memasukkannya dalam agenda resmi pariwisata. Sejak itu, tradisi ini dikemas lebih menarik untuk memikat wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

    Kini, tradisi endog-endogan semakin berkembang. Arak-arakan berlangsung lebih terorganisir, hiasan telur semakin kreatif, dan fungsi sosialnya semakin kuat sebagai sarana mempererat kebersamaan warga.

    Setiap wilayah di Banyuwangi bahkan memiliki ciri khas tersendiri dalam menghias jodang dan menggelar prosesi. Kondisi ini menunjukkan kekayaan budaya lokal yang tetap lestari.

    Rangkaian Acara Tradisi Endog-endogan

    Tradisi endog-endogan di Banyuwangi memiliki susunan acara yang sarat makna dan nilai kebersamaan. Setiap tahapannya mencerminkan kekayaan budaya Using, sekaligus semangat umat Islam dalam memperingati Maulid Nabi. Berikut rangkaian tradisi endog-endogan yang biasa digelar masyarakat Banyuwangi.

    1. Persiapan Telur Hias dan Jodang
    Warga menyiapkan ribuan telur rebus yang dihias beraneka warna. Telur-telur ini ditancapkan pada batang pisang atau jodang. Satu jodang biasanya memuat sekitar 50 telur, masing-masing ditempatkan dalam wadah kecil yang menarik.

    2. Arak-arakan Telur Sambil Bersalawat
    Pada hari pelaksanaan, warga mengenakan pakaian serba putih sebagai simbol kesucian. Mereka mengarak jodang telur keliling kampung sambil diiringi rebana, musik-musik Islami,dan melantunkan salawat Nabi Muhammad SAW. Ribuan warga dari berbagai penjuru berkumpul, melambangkan lima waktu salat wajib.

    3. Tausiah dan Doa Bersama
    Acara diisi dengan tausiah agama yang dilakukan para ulama. Tausiah ini mengingatkan makna peringatan Maulid Nabi dan nilai Islam, iman, serta ihsan yang disimbolkan telur dalam tradisi endog-endogan.

    Sebagai penutup acara, warga duduk bersama menikmati nasi ancak-nasi dan lauk yang disajikan di nampan daun pisang untuk dimakan oleh 4-5 orang. Momen ini menjadi simbol keguyuban, gotong royong, dan persaudaraan antarwarga.

    Artikel ini sudah tayang di detikJatim. Baca selengkapnya di sini.

    (auh/ddn)



    Sumber : travel.detik.com

  • Apa Itu Bulan Haram? Ini Penjelasan dan Hikmahnya


    Jakarta

    Beberapa bulan dalam kalender hijriah disebut sebagai bulan haram. Dinamakan bulan haram karena peperangan diharamkan pada bulan-bulan tersebut dan hal ini sudah dikenal sejak zaman jahiliyah. Bahkan sejak zaman Nabi Ibrahim AS.

    Dalam buku Tanya Jawab Islam susunan Tim PISS-KTB, Al Qodhi Abu Ya’la RA menyebut dinamakan bulan haram karena dua makna.

    Pertama, pada bulan tersebut diharamkan berbagai pembunuhan, orang-orang jahiliyyah pun memiliki keyakinan serupa.


    Kedua, pada bulan haram itu dilarang melakukan perbuatan haram karena saking mulianya bulan tersebut. Sebab, bulan tersebut merupakan waktu yang tepat dan baik untuk melakukan berbagai amalan hingga para salaf sangat suka mengerjakan puasa di bulan haram.

    Dalam Al-Qur’an, Allah SWT menjelaskan:

    يَسْـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلشَّهْرِ ٱلْحَرَامِ قِتَالٍ فِيهِ ۖ قُلْ قِتَالٌ فِيهِ كَبِيرٌ ۖ وَصَدٌّ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِ وَكُفْرٌۢ بِهِۦ وَٱلْمَسْجِدِ ٱلْحَرَامِ وَإِخْرَاجُ أَهْلِهِۦ مِنْهُ أَكْبَرُ عِندَ ٱللَّهِ ۚ وَٱلْفِتْنَةُ أَكْبَرُ مِنَ ٱلْقَتْلِ ۗ وَلَا يَزَالُونَ يُقَٰتِلُونَكُمْ حَتَّىٰ يَرُدُّوكُمْ عَن دِينِكُمْ إِنِ ٱسْتَطَٰعُوا۟ ۚ وَمَن يَرْتَدِدْ مِنكُمْ عَن دِينِهِۦ فَيَمُتْ وَهُوَ كَافِرٌ فَأُو۟لَٰٓئِكَ حَبِطَتْ أَعْمَٰلُهُمْ فِى ٱلدُّنْيَا وَٱلْءَاخِرَةِ ۖ وَأُو۟لَٰٓئِكَ أَصْحَٰبُ ٱلنَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَٰلِدُونَ

    Artinya: “Mereka bertanya kepadamu tentang berperang pada bulan Haram. Katakanlah: “Berperang dalam bulan itu adalah dosa besar; tetapi menghalangi (manusia) dari jalan Allah, kafir kepada Allah, (menghalangi masuk) Masjidilharam dan mengusir penduduknya dari sekitarnya, lebih besar (dosanya) di sisi Allah. Dan berbuat fitnah lebih besar (dosanya) daripada membunuh. Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup. Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.”

    Dalam buku Dakwah Kreatif: Muharram, Maulid Nabi, Rajab dan Sya’ban tulisan Udji Asiyah disebutkan bahwa dinamakan bulan haram dikarenakan besarnya kehormatan dan keagungan bulan-bulan tersebut.

    Abdullah bin Abbas RA, berkata: “Allah mengkhususkan empat bulan yang dijadikannya sebagai bulan-bulan haram, kehormatannya sangat agung, dosa-dosa pada bulan tersebut lebih besar (dari bulan-bulan lainnya) dan Dia menjadikan amal saleh dan pahalanya (di bulan-bulan lainnya) dan Dia menjadikan amal saleh dan pahalanya (di bulan tersebut) juga lebih besar.

    4 Bulan Haram dalam Islam

    Terkait bulan haram ini dijelaskan dalam hadits dari Abu Bakrah RA, Rasulullah SAW bersabda:

    “Zaman berputar seperti hari Allah menciptakan langit dan bumi. Satu tahun itu terdiri dari 12 bulan, di antaranya 4 bulan Haram, tiga bulan berurutan, Zulkaidah, Zulhijjah, dan Muharram. Adapun Rajab yang juga merupakan bulannya kaum Mudhr, berada di antara Jumadil Akhir dan Sya’ban.” (HR Bukhari Muslim)

    Hikmah Bulan Haram

    Dari Ibnu Abbas RA, Nabi Muhammad SAW bersabda:

    Artinya: “Tidak ada amal yang lebih afdal dibanding amal pada hari-hari ini,” Mereka bertanya, “Tidak juga jihad?” Beliau menjawab, “Tidak pula oleh jihad, kecuali seseorang yang keluar untuk mengorbankan jiwa dan hartanya, lalu dia tidak kembali dengan sesuatu apapun.” (HR Bukhari)

    Selain itu, bulan-bulan haram juga menjadi momentum pelipatgandaan amalan yang dikerjakan kaum muslimin sebagaimana termaktub dalam hadits yang berbunyi:

    “Maka sesungguhnya darah, harta, dan kehormatan kalian semua haram (mulia) atas kalian seperti mulianya hari ini, di negeri ini, dan di bulan ini. Dan sesungguhnya kalian akan menghadap Tuhanmu sekalian dan Dia akan bertanya kepada kalian tentang amal perbuatkan kalian.” (HR Bukhari dan Muslim)

    Imam Fakhruddin ar-Razi menjelaskan dalam tafsirnya bahwa bulan-bulan haram ini memiliki kekhususan di mana perbuatan baik mendapat pahala lebih besar, dan perbuatan buruk mendapat siksa lebih berat. Oleh karena itu, dalam tradisi Islam, bulan-bulan haram tetap diistimewakan dengan berbagai amalan dan ibadah yang dianjurkan.

    (lus/aeb)



    Sumber : www.detik.com

  • Hari Libur Nasional 2025 dan Cuti Bersama PDF, Maulid Nabi September


    Jakarta

    Hari libur nasional 2025 dan cuti bersama masih tersisa beberapa hari lagi. Terdekat pada 18 Agustus lalu disusul Maulid Nabi pada September.

    Tanggal hari libur nasional dan cuti bersama ditetapkan dalam Surat Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 1017/2024, 2/2024, dan 2/2024 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025.


    Berdasarkan SKB tersebut, total ada 17 hari libur nasional dan 10 hari cuti bersama. Terbaru, pemerintah menambah 1 hari libur nasional pada 18 Agustus 2025. Tambahan ini dalam rangka perayaan HUT ke-80 RI.

    18 Agustus Hari Libur Nasional

    Pengumuman 18 Agustus 2025 sebagai libur nasional disampaikan Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro di kompleks Istana Kepresidenan pada Jumat (1/8/2025).

    “Ada satu hadiah lagi ini banyak hadiah di bulan kemerdekaan, pemerintah akan menjadikan 18 Agustus 2025 satu hari setelah upacara peringatan dan reformasi pesta rakyat karnaval kemerdekaan, hari Senin tanggal 18 Agustus 2025 sebagai hari yang diliburkan,” kata Juri, dilansir detikNews.

    Dengan demikian, libur nasional pada Agustus 2025 dalam rangka HUT ke-80 RI jatuh pada:

    • Minggu, 17 Agustus 2025
    • Senin, 18 Agustus 2025

    Setelah Agustus, masyarakat Indonesia akan bertemu libur nasional pada September 2025. Libur pada bulan tersebut dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Perayaan bertepatan dengan Jumat, 5 September 2025. Artinya bakal ada libur panjang karena bersambung dengan libur akhir pekan.

    Pada Oktober-November 2025 tidak ada jadwal libur nasional dan cuti bersama. Baru pada akhir Desember tepatnya pada 25-26 Desember 2025, masyarakat akan mendapat libur nasional dan cuti bersama Natal.

    Berikut daftar libur nasional 2025 dan cuti bersama selengkapnya:

    Daftar Hari Libur Nasional 2025 dan Cuti Bersama

    • Rabu, 1 Januari: Tahun Baru 2025 Masehi
    • Senin, 27 Januari : Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW
    • Rabu, 29 Januari: Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili
    • Sabtu, 29 Maret: Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1947)
    • Senin-Selasa, 31 Maret-1 April: Idul Fitri 1446 Hijriah
    • Jumat, 18 April: Wafat Yesus Kristus
    • Minggu, 20 April: Kebangkitan Yesus Kristus (Paskah)
    • Kamis, 1 Mei: Hari Buruh Internasional
    • Senin, 12 Mei: Hari Raya Waisak 2569 BЕ
    • Kamis, 29 Mei: Kenaikan Yesus Kristus
    • Minggu, 1 Juni: Hari Lahir Pancasila
    • Jumat, 6 Juni: Idul Adha 1446 Hijriah
    • Jumat, 27 Juni: 1 Muharam Tahun Baru Islam 1447 Hijriah
    • Minggu, 17 Agustus: Proklamasi Kemerdekaan
    • Senin, 18 Agustus: Proklamasi Kemerdekaan (tambahan)
    • Jumat, 5 September: Maulid Nabi Muhammad SAW
    • Kamis, 25 Desember: Kelahiran Yesus Kristus (Natal)

    Cuti Bersama 2025

    • Selasa, 28 Januari Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili
    • Jumat, 28 Maret: Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1947)
    • Rabu, Kamis, Jumat, dan Senin 2, 3, 4, dan 7 April: Idul Fitri 1446 Hijriah
    • Selasa, 13 Mei: Hari Raya Waisak 2569 BE
    • Jumat, 30 Mei: Kenaikan Yesus Kristus
    • Senin, 9 Juni: Idul Adha 1446 Hijriah
    • Jumat, 26 Desember: Kelahiran Yesus Kristus (Natal)

    SKB Hari Libur Nasional 2025 dan Cuti Bersama PDF

    Download hari libur nasional 2025 dan cuti bersama pdf di sini.

    (kri/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Mengapa Berdiri Saat Mahalul Qiyam? Ini Penjelasan Ulama


    Jakarta

    Mahalul qiyam adalah bagian dari tradisi yang dilakukan muslim saat maulid Nabi Muhammad SAW. Dalam peringatan itu, mahalul qiyam dilakukan dengan cara berdiri dan menunjukkan rasa hormat kepada Rasulullah SAW.

    Menukil dari buku Paradigma Pendidikan Praktis dalam Pembelajaran Seni Musik untuk Anak di Sekolah Dasar susunan Nur Fajrie dkk, ketika mahalul qiyam muslim melantunkan sholawat Nabi Muhammad SAW sambil berdiri dengan iringan rebana. Setelah selesai, seluruh muslim yang hadir duduk seperti semula dan dilanjutkan dengan pembacaan kitab Al Barzanji sampai selesai.

    Mahalul qiyam biasanya dibaca dalam rangkaian teks-teks maulid seperti Al Barzanji, Simthudduror, Addhiya Ullami, dan Diba’.


    Alasan Muslim Berdiri ketika Mahalul Qiyam

    Dikutip dari NU Online, berdiri ketika mahalul qiyam sudah ada sejak ratusan tahun lalu dan dibahas oleh para ulama. Sayyid Abu Bakar Utsman bin Muhammad Zainal Abidin Syatha al-Dimyathi al-Bakri secara spesifik membahas terkait hal ini dalam kitab I’anah At Tholibin Jilid 3.

    “Ada sebuah faidah, telah menjadi kebiasaan saat orang-orang mendengar disebutkan kelahiran Nabi Muhammad, mereka berdiri untuk memberikan penghormatan, berdiri semacam ini dianggap bagus, karena di dalamnya ada sebuah pengagungan terhadap nabi dan yang demikian telah dikerjakan oleh mayoritas Alim Ulama yang pantas untuk diikuti.”

    Dengan begitu, dapat diartikan bahwa berdiri ketika mahalul qiyam sama artinya dengan memberi penghormatan terhadap Nabi Muhammad SAW. Kemudian, Syaikh Yusuf An Nabhani melalui kitab Jawahirul Bihar menyebut berdiri saat kisah kelahiran Rasulullah SAW dianggap sunnah.

    “Telah menjadi tradisi, saat para penasehat menghaturkan bacaan maulid nabi, saat sampai pada kisah ibu nabi melahirkan nabi, orang-orang berdiri untuk memberikan penghormatan, berdiri semacam ini bidah hasanah karena di dalamnya menampakkan kebahagiaan dan pengagungan pada nabi, bahkan dapat tergolong sunnah saat dilakukan dengan penuh rasa suka cita dan pengagungan pada nabi.”

    Perlu dipahami, berdiri ketika mahalul qiyam tidaklah wajib tetapi dianjurkan. Tetapi, jika seseorang berdiri karena meremehkan keagungan sang nabi maka hal itu bisa menjadikannya kufur.

    Wallahu a’lam.

    (aeb/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Mahalul Qiyam dalam Maulid Nabi: Arti dan Hukumnya


    Jakarta

    Mahalul qiyam kerap dibaca dalam acara Maulid Nabi Muhammad SAW. Biasanya muslim melantunkan mahalul qiyam sambil berdiri.

    Mengutip dari buku Wewangian Semerbak dalam Menjelaskan tentang Peringatan Maulid Nabi susunan Kholilurrohman, perayaan Maulid Nabi SAW mulai dilakukan pada permulaan abad ke-7 Hijriah. Artinya, kegiatan ini tak pernah dilakukan oleh sang nabi, para sahabat dan generasi salaf.

    Namun, bukan berarti muslim tidak boleh merayakan hari kelahiran Rasulullah SAW. Sebab, segala sesuatu yang tak pernah dilakukan oleh Nabi SAW atau sahabatnya belum tentu bertentangan dengan ajaran Rasulullah SAW.


    Para ulama menyatakan bahwa perayaan Maulid Nabi SAW sebagai bagian dari bid’ah hasanah yang berarti menjadi perkara baru yang sejalan dengan ajaran-ajaran Al-Qur’an dan hadits.

    Lantas, apa yang dimaksud dengan mahalul qiyam dalam Maulid Nabi SAW?

    Arti Mahalul Qiyam

    Menurut buku Paradigma Pendidikan Praktis dalam Pembelajaran Seni Musik untuk Anak di Sekolah Dasar karya Nur Fajrie dkk, ketika mahalul qiyam maka muslim melantunkan sholawat Nabi Muhammad SAW. Mahalul qiyam juga dimaknai sebagai sholawat yang berisi pujian untuk Rasulullah SAW.

    Selain itu, mahalul qiyam dikenal pula sebagai sholawat Ya Nabi Salam ‘Alaika yang sering dilantunkan umat Islam dalam berbagai acara keagamaan, khususnya di Indonesia.

    Hukum Pembacaan Mahalul Qiyam

    Mahalul qiyam sama artinya dengan sholawat. Diterangkan dalam buku Love Banget Sama Sholawat susunan Kinoysan, hukum pembacaan sholawat bisa menjadi wajib atau sunnah tergantung pada ibadah yang dilakukan. Ketika sholat, maka membaca sholawat hukumnya wajib.

    Namun, hukum membaca sholawat bisa menjadi sunnah apabila dibaca pada malam dan hari Jumat, saat mendengar nama Nabi Muhammad SAW, saat masuk masjid, ketika waktu selesai azan dan iqamat, serta ketika berdoa. Adapun, pembacaan sholawat ketika Maulid Nabi SAW sangat dianjurkan.

    Mahalul Qiyam Dibaca Sambil Berdiri

    Sayyid Abu Bakar Utsman bin Muhammad Zainal Abidin Syatha al-Dimyathi al-Bakri melalui kitab I’anah At Tholibin Jilid 3, seperti dinukil NU Online, menjelaskan ketika mahalul qiyam kaum muslimin bangun dari tempat duduknya dan berdiri.

    “Ada sebuah faidah, telah menjadi kebiasaan saat orang-orang mendengar disebutkan kelahiran Nabi Muhammad, mereka berdiri untuk memberikan penghormatan, berdiri semacam ini dianggap bagus, karena di dalamnya ada sebuah pengagungan terhadap nabi dan yang demikian telah dikerjakan oleh mayoritas Alim Ulama yang pantas untuk diikuti.”

    Berdiri saat mahalul qiyam sama artinya dengan memberi penghormatan kepada Rasulullah SAW. Hal ini tidak diwajibkan tetapi dianjurkan.

    Bacaan Mahalul Qiyam: Arab, Latin dan Artinya

    Mengacu pada sumber yang sama, berikut bacaan mahalul qiyam lengkap dengan tulisan Arab, latin dan artinya.

    ﻳَﺎ ﻧَﺒِﻲ سَلَاﻡْ ﻋَﻠَﻴْﻚَ – ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮﻝْ سَلَاﻡْ ﻋَﻠَﻴْﻚَ

    Arab Latin: “Yaa nabii salaam ‘alaika, Yaa rasuul salaam ‘alaika”

    Artinya: “Wahai Nabi, salam sejahtera untukmu, wahai rasul salam sejahtera untukmu.”

    ﻳَﺎ ﺣَﺒِﻴﺐْ سَلَاﻡْ ﻋَﻠَﻴْﻚَ – ﺻَﻠَﻮَﺍﺕُ ﺍﻟﻠَّﻪ ﻋَﻠَﻴْﻚَ

    Arab Latin: “Yaa habiib salaam ‘alaika, sholawaatullaah ‘alaika”

    Artinya: “Wahai kekasih, salam sejahtera untukmu dan sholawat (rahmat) Allah untukmu.”

    ﺃَﺷﺮَﻕَ ﺍﻟﺒَﺪْﺭُ ﻋَﻠَﻴْﻨَﺎ – ﻓَﺎﺧْﺘَﻔَﺖْ ﻣِﻨْﻪُ ﺍﻟﺒُﺪُﻭْﺭُ

    Arab Latin: “Asyroqol badruu’alainaa, fakhtafat minhul buduuru”

    Artinya: “Bulan purnama telah terbit menyinari kami, pudarlah purnama purnama lainnya.”

    ﻣِﺜْﻞَ حُسْنِك ﻣَﺎ ﺭَﺃَﻳْﻨَﺎ – ﻗَﻂُّ ﻳَﺎ ﻭَﺟْﻪَ ﺍﻟﺴُّﺮُﻭْﺭِ

    Arab Latin: “Mitsla husnik maa ro-ainaa, qotthu yaa wajhas-suruuri”

    Artinya: “Belum pernah aku lihat keelokan sepertimu wahai orang yang berwajah riang.”

    ﺃَﻧْﺖَ ﺷَﻤْﺲٌ ﺃَﻧْﺖَ ﺑَﺪْﺭٌ – ﺃَﻧْﺖَ ﻧُﻮْﺭٌ ﻓَﻮْﻕَ ﻧُﻮْﺭٍ

    Arab Latin: “Anta syamsun anta badrun, anta nuurun fauqo nuurin”

    Artinya: “Engkau bagai matahari, engkau bagai bulan purnama, engkau cahaya di atas cahaya.”

    ﺃَﻧْﺖَ ﺇِﮐْﺴِﻴْﺮُ ﻭَﻏَﺎﻟِﻲ – ﺃَﻧْﺖَ ﻣِﺼْﺒَﺎﺡُ ﺍﻟﺼُّﺪُﻭْﺭِ

    Arab Latin: “Anta iksiirun wa ghaalii, anta mishbaahush-shuduuri”

    Artinya: “Engkau bagaikan emas murni yang mahal harganya, Engkaulah pelita hati.”

    ﻳَﺎ ﺣَﺒِﻴْﺒِﯽ ﻳَﺎ ﻣُﺤَﻤَّﺪ – ﻳَﺎﻋَﺮُﻭْﺱَ ﺍﻟﺨَﺎﻓِﻘَﻴْﻦِ

    Arab Latin: “Yaa habiibi yaa Muhammad, yaa ‘aruusal-khoofiqoiini”

    Artinya: “Wahai kekasihku, wahai Muhammad, wahai pengantin tanah timur dan barat (sedunia).”

    ﻳَﺎ ﻣُﺆَﻳَّﺪْ ﻳَﺎﻣُﻤَﺠَّﺪْ – ﻳَﺎ ﺇِﻣَﺎﻡَ ﺍﻟﻘِﺒْﻠَﺘَﻴْﻦِ

    Arab Latin: “Yaa mu-ayyad yaa mumajjad, yaa imaamal qiblataini”

    Artinya: “Wahai Nabi yang dikuatkan (dengan wahyu), wahai nabi yang diagungkan, wahai imam dua arah kiblat.”

    ﻣَﻦْ ﺭَﺃَﯼ ﻭَﺟْﻬَﻚَ ﻳَﺴْﻌَﺪْ – ﻳَﺎﮔﺮِﻳْﻢَ ﺍﻟﻮَﺍﻟِﺪَﻳْﻦِ

    Arab Latin: “Man ro-aa wajhaka yas’ad, yaa kariimal waalidaini”

    Artinya: “Siapa pun yang melihat wajahmu pasti berbahagia, wahai orang yang mulia kedua orang tuanya.”

    ﺣَﻮْﺿُﻚَ ﺍﻟﺼَّﺎﻓِﯽ ﺍﻟﻤُﺒَﺮَّﺩْ – ﻭِﺭْﺩُﻧَﺎ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟﻨُّﺸُﻮْﺭِ

    Arab Latin: “Haudlukash-shoofîl mubarrod, wirdunaa yauman-nusyuuri”

    Artinya: “Telagamu jernih dan dingin, yang akan kami datangi kelak di hari kiamat.”

    اَنْتَ لِلرُّسُلِ خِتَامُ – اَنْتَ لِلْمَوْلٰى شَكُوْرُ

    Arab Latin: “Anta lirrusuli khitaamu anta lil maulaa syakuuru”

    Artinya: “Engkau penutup para Nabi, engkau syukur dari para hamba.”

    اَنْتَ غَفَّارُ الخَطَيَا – وَالذُّنُوْبِ المُوْبِقَاتِ

    Arab Latin: “Anta ghoffaarul khothoyaa wa dzunuubil muubiqooti”

    Artinya: “Engkau maha pengampun kesalahan-kesalahan dan dosa yang membinasakan.”

    اَنْتَ سَتَّارُ المَسَاوِي – وَمُقِيْلُ العَثَرَاتِ

    Arab Latin: “Anta sattarul masaawi wa muqiilul ‘atssarooti”

    Artinya: “Engkau Maha Penutup Aib-aib, dan pemaaf atas kesalahan-kesalahan.”

    عَالِمُ السِّرِّ وَاَخْفٰى – مُسْتَجِيْبُ الدَّعَوَاتِ

    Arab Latin: “‘Aalimus sirri wa akhfaa mustajiibud da’awaati”

    Artinya: “Engkau Maha Tahu yang samar dan tersembunyi, yang mengabulkan doa-doa.”

    رَبِّ فَارْحَمْنَا جَمِيْعًا – بِجَمِيْعِ الصَّالِحَاتِ

    Arab Latin: “Robbi farhamnaa jamii’a bijamii’is shoolihaati”

    Artinya: “Ya Allah ya Tuhanku kasihilah kami semua dengan seluruh kebaikan-kebaikan.”

    وصلاة الله تغشا عد تحرير السطور أحمد الهادی محمد صاحب الوجه المنير

    Arab Latin: “Wa sholâtullâhi taghsyâ ‘adda tahrîris-suthûri Ahmadal hâdî Muhammad shôhibal wajhil munîri”

    Artinya: “Dan sholawat Allah semoga tercurah atas Ahmad sang petunjuk yaitu Nabi Muhammad pemilik wajah yang bersinar.”

    (aeb/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • Maulid Nabi 2025 Berapa Hijriah? Cek Tanggalnya


    Jakarta

    Maulid Nabi Muhammad SAW akan kembali diperingati oleh umat Islam pada 2025. Dalam kalender Masehi, peringatan tersebut jatuh pada bulan September. Sementara dalam kalender Hijriah, diperingati setiap tanggal 12 Rabiul Awal.

    Maulid Nabi adalah peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW, sebuah momentum yang menjadi wujud nyata cinta umat Islam kepada Rasulullah SAW.

    Sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an, kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sejatinya adalah bentuk kecintaan kepada Allah SWT. Hal ini tertuang dalam firman Allah di surah Ali Imran ayat 31.


    قُلْ اِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّوْنَ اللّٰهَ فَاتَّبِعُوْنِيْ يُحْبِبْكُمُ اللّٰهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ ۗ وَاللّٰهُ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ ٣١

    Artinya: “Katakanlah (Nabi Muhammad), “Jika kamu mencintai Allah, ikutilah aku (Muhammad SAW), niscaya Allah akan mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

    Setiap tahun, kita memperingati Maulid Nabi untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW. Jadi, tanggal berapa Maulid Nabi 2025? Tahun ke berapa Hijriah?

    Maulid Nabi 2025 Jatuh pada 1447 Hijriah

    Rujukan mengenai hal ini dapat dilihat pada Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2025 yang diterbitkan oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Bimas Islam Kementerian Agama (Kemenag RI). Pada tahun ini, Maulid Nabi Muhammad SAW bertepatan dengan 1447 Hijriah.

    Berdasarkan kalender tersebut, 12 Rabiul Awal 1447 H bertepatan dengan Jumat, 5 September 2025 Masehi.

    Dengan mengetahui tanggal jatuhnya Maulid Nabi, umat Islam bisa mempersiapkan diri lebih baik untuk menyambut peringatannya. Persiapan tersebut membuat perayaan menjadi lebih bermakna serta dapat dijalani dengan khidmat.

    Hari Libur Maulid Nabi 2025

    Tanggal tersebut telah ditetapkan sebagai hari libur nasional dalam rangka peringatan Maulid Nabi SAW. Keputusan ini merujuk pada Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri terbaru mengenai hari libur nasional dan cuti bersama 2025.

    Karena jatuh pada hari Jumat yang berdekatan dengan akhir pekan, maka libur Maulid Nabi tahun 2025 otomatis menciptakan long weekend selama tiga hari berturut-turut. Adapun rinciannya adalah:

    • Jumat, 5 September 2025: Libur nasional Maulid Nabi SAW
    • Sabtu, 6 September 2025: Libur akhir pekan
    • Minggu, 7 September 2025: Libur akhir pekan

    Makna dan Sejarah Maulid Nabi Muhammad SAW

    Menurut buku Tujuan Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW oleh Al-Imam Al-Hafidz Jalaluddin As-Suyuthi terjemahan Bacharuddin Achmad, Maulid Nabi Muhammad SAW adalah peringatan hari kelahiran Rasulullah yang jatuh setiap tanggal 12 Rabiul Awal dalam kalender Hijriah.

    Bagi umat Islam, momen ini menjadi bentuk kecintaan kepada Nabi sekaligus penghormatan atas hadirnya beliau sebagai pembawa risalah Islam.

    Kelahiran Nabi Muhammad SAW bukan hanya peristiwa penting dalam sejarah, melainkan juga anugerah besar bagi seluruh alam semesta. Sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur’an, beliau diutus sebagai rahmat bagi seluruh makhluk.

    Peringatan Maulid juga mengingatkan umat Islam untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW. Dengan mengenang hari lahir beliau, para muslim diharapkan semakin mantap menjadikan Nabi sebagai suri teladan terbaik dalam kehidupan sehari-hari.

    Sejarah mencatat, Nabi Muhammad SAW lahir pada hari Senin, 12 Rabiul Awal Tahun Gajah, sekitar tahun 570 atau 571 Masehi. Peristiwa kelahiran beliau disertai berbagai tanda kebesaran Allah, yang menggambarkan betapa agungnya kehadiran sang Nabi.

    Tradisi memperingati Maulid Nabi baru berkembang beberapa abad setelah wafatnya Rasulullah SAW. Salah satu riwayat menyebut Raja al-Muzhaffar Abu Sa’id Kaukabri dari Irbil, Irak utara, sebagai tokoh pertama yang mengadakan perayaan Maulid secara besar.

    Pada masa itu, peringatan dihadiri ulama, sufi, dan pejabat kerajaan, yang melihatnya sebagai sarana syiar sekaligus penguat semangat umat menghadapi berbagai tantangan. Perayaan Maulid pun menjadi wujud kecintaan kolektif kepada Nabi Muhammad SAW.

    Selain pendapat tersebut, ada pula yang menyebut Sultan Salahuddin Al-Ayyubi sebagai penggagas peringatan Maulid Nabi. Ia merayakannya dengan menyelenggarakan lomba penulisan riwayat serta pujian untuk Rasulullah, yang kemudian memperkuat tradisi penghormatan hingga terus dilestarikan hingga kini.

    Namun sejatinya, peringatan Maulid Nabi tidak ada pada zaman sahabat. Dalil untuk memperingatinya pun tak ada dalam Islam. Wallahu a’lam.

    (hnh/kri)



    Sumber : www.detik.com

  • Kapan Maulid Nabi 2025? Ini Jadwal Pemerintah, NU dan Muhammadiyah


    Jakarta

    Maulid Nabi Muhammad SAW adalah momen penting yang diperingati oleh umat Islam. Perayaan ini merupakan wujud kecintaan dan penghormatan terhadap Rasulullah SAW, yang telah membawa cahaya Islam ke seluruh penjuru dunia.

    Namun, seringkali muncul pertanyaan mengenai tanggal pasti perayaan ini. Terutama karena adanya perbedaan metode penentuan kalender antara berbagai ormas Islam dan pemerintah.

    Lantas, kapan Maulid Nabi 2025? Mari kita simak jadwal selengkapnya, baik menurut Pemerintah Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU), maupun Muhammadiyah.


    Maulid Nabi Muhammad SAW diperingati setiap tanggal 12 Rabiul Awal. Berdasarkan kalender Hijriah dari Kementerian Agama, 1 Rabiul Awal 1447 H jatuh pada hari Senin, 25 Agustus 2025.

    Jika dihitung, 12 Rabiul Awal jatuh pada Jumat, 5 September 2025. Artinya, tanggal tersebut adalah tanggal Maulid Nabi Muhammad SAW.

    Menurut Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri Nomor 933 Tahun 2025, Nomor 1 Tahun 2025, dan Nomor 3 Tahun 2025. Tanggal tersebut juga masuk dalam libur nasional.

    Menurut Surat Keputusan Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) Nomor 92/PB.08/A.II.01.13/13/08/2025, 1 Rabiul Awal 1447 H jatuh pada Senin, 25 Agustus 2025.

    Artinya, peringatan Maulid Nabi 12 Rabiul Awal jatuh pada Jumat, 5 September 2025. Tanggal ini sama dengan yang ditetapkan oleh pemerintah.

    Berbeda dengan NU dan pemerintah, berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), Muhammadiyah menetapkan 1 Rabiul Awal pada Minggu, 24 Agustus 2025.

    Artinya, peringatan Maulid Nabi jatuh pada Kamis 4 September 2025. Berbeda satu hari dengan kalender Pemerintah dan NU.

    (hnh/lus)



    Sumber : www.detik.com