Tag: medis

  • Inovasi Terbaru untuk Lindungi Rumah Anda



    Jakarta

    Dewasa ini, makin banyak orang yang tertarik mendaftarkan asuransi untuk memproteksi harta benda mereka. Hal ini karena tidak ada seorang pun yang mampu memprediksi kapan terjadinya bencana.

    Asuransi bermanfaat untuk melindungi harta benda dari kejadian-kejadian tidak terduga. Misalnya kebakaran, ledakan, sabotase, dan berbagai kemungkinan lainnya. Apalagi, setiap harta benda punya kemungkinan untuk mengalami kerusakan di masa depan.

    Potensi risiko yang muncul tersebut bisa dikendalikan lewat asuransi. Sebab, asuransi dapat jadi salah satu alat dalam manajemen risiko dengan cara mengurangi dampaknya, contohnya seperti beban finansial.


    Bagi yang masih ragu dengan asuransi harta benda, berikut alasan pertimbangan memilikinya sebelum mengambil keputusan:

    • Memberikan Rasa Aman

    Dengan asuransi, Anda tidak perlu khawatir kehilangan seluruh harta benda ketika sewaktu-waktu terjadi hal yang tidak diinginkan. Selama kerusakan atau kerugian harta benda masuk ke dalam polis asuransi, Anda bisa merasa tenang dan aman karena akan mendapat kompensasi yang sesuai.

    Alasan utama mengapa asuransi penting untuk Anda miliki yakni karena aset yang sudah Anda bangun dapat terlindungi dari kemungkinan terburuk. Misalnya karena kebakaran, terkena sambaran petir, kejatuhan pesawat terbang, dan lain sebagainya.

    Asuransi merupakan jaminan perlindungan jangka panjang yang dapat mengurangi beban finansial Anda. Saat harta benda mengalami kerusakan, Anda tidak perlu menanggung biaya perbaikannya sepenuhnya. Produk asuransi yang sudah Anda pilih akan membantu untuk menutupi pengeluaran.

    5 Tren Keamanan Rumah 2025

    Dari pembahasan di atas, Anda sudah tahu betapa pentingnya peran asuransi harta benda, termasuk untuk rumah. Untuk melengkapi perlindungan yang Anda miliki, ada beberapa teknologi keamanan rumah supaya aset tetap aman.

    1. Memasang CCTV

    Belakangan ini, banyak orang mulai memasang CCTV di sekitar rumah untuk memantau aktivitas mencurigakan yang mungkin terjadi. Selain itu, CCTV telah mengalami perkembangan teknologi yang memungkinkan Anda untuk mengaksesnya melalui smartphone atau mengintegrasikannya dengan alarm. Jadi, semua tindakan di sekitar rumah Anda akan terekam dalam kamera pengawas ini.

    2. Kunci Pintar dengan Biometrik

    Tren keamanan rumah yang kemungkinan makin meningkat di tahun 2025 adalah penggunaan kunci pintar dengan biometrik. Sistem keamanan ini menggunakan sidik jari atau pengenalan wajah sehingga keamanan rumah lebih terjamin. Anda juga tidak perlu khawatir kehilangan kunci fisik.

    3. Alarm Sensor Gerak

    Alarm sensor gerak adalah perangkat elektronik yang mampu berbunyi setiap kali mendeteksi pergerakan di area tertentu. Dengan alarm ini, penghuni rumah bisa mendapat pemberitahuan cepat terkait potensi ancaman yang mencoba masuk ke dalam rumah, seperti perampokan atau pencurian.

    4. Sensor Pintu dan Jendela

    Pintu dan jendela menjadi akses masuk bagi orang yang ingin menyusup ke dalam rumah. Oleh sebab itu, melengkapi sensor ke pintu dan jendela bermanfaat untuk mendeteksi setiap kali ada upaya membukanya secara paksa. Nantinya, alarm akan berbunyi atau Anda akan menerima notifikasi peringatan pada smartphone.

    5. Motion Sensor

    Supaya keamanan rumah lebih optimal, Anda bisa memakai motion sensor. Sensor ini dapat mendeteksi gerakan orang asing dan menyalakan alarm peringatan. Selain itu, sensor ini juga bermanfaat untuk hal lainnya seperti mengaktifkan kamera pintar.

    Asuransi Griya Proteksi Maksima

    Setelah menyimak pembahasan di atas, Anda sudah semakin sadar bukan pentingnya memiliki asuransi harta benda? Nah, BRI Prioritas punya Asuransi Griya Proteksi Maksima yang dapat memberikan jaminan atas kerusakan pada harta benda dan tempat tinggal.

    Jaminan ini akan dibayarkan kepada tertanggung apabila obyek yang diasuransikan baik bangunan dan atau isinya mengalami risiko yang dijamin oleh kondisi polis. Berikut adalah beberapa kondisi yang bisa dijamin:

    a. Kerusakan/Kerugian Material

    Produk ini menjamin kerugian atau kerusakan pada harta benda dan atau kepentingan yang dipertanggungkan yang secara langsung disebabkan oleh:

    b. Kecelakaan Diri dan Kesehatan

    c. Bantuan Sewa

    Apabila objek pertanggungan mengalami kerugian yang dijamin dalam polis dan sudah tidak layak dihuni, maka bantuan sewa akan diberikan.

    d. Tanggung Jawab Hukum Kepada Pihak Ketiga

    Produk ini menjamin kerugian kepada Pihak Ketiga atas kerusakan fisik/materi milik Pihak Ketiga akibat dari kerugian yang dijamin dalam polis, yang dibayarkan kepada Tertanggung setinggi-tingginya sebesar santunan yang tercantum dalam polis. Pembayaran santunan diberikan atas dasar surat tuntutan dari Pihak Ketiga.

    Rate Premi

    Asuransi Griya Proteksi Maksima tersedia dalam pilihan Silver, Gold, dan Platinum. Untuk rate preminya, bisa Anda simak berikut ini.

    • Griya Proteksi Maksima Silver : 0,294‰

    • Griya Proteksi Maksima Gold : 1,5‰

    • Griya Proteksi Maksima Platinum : 2,25‰

    • Biaya Polis : Rp 50.000,-

    Sebagai informasi, produk Asuransi Griya Proteksi Maksima dapat dinikmati oleh nasabah BRI Prioritas. Untuk menjadi nasabah BRI Prioritas, minimal saldo yang dibutuhkan adalah Rp 500 juta.

    Ada banyak keuntungan yang bisa Anda raih jika menjadi nasabah BRI Prioritas, salah satunya mendapat promo asuransi ini. Tunggu apa lagi? Yuk, lindungi harta benda dan tempat tinggal dengan Asuransi Griya Proteksi Maksima! Informasi lebih lanjut kunjungi link berikut https://bri.co.id/web/bri-prioritas/promo/-/asset_publisher/2QarhqCnxwhJ/content/asuransi-griya-proteksi-maksima.

    (anl/ega)



    Sumber : www.detik.com

  • Toilet Jongkok vs Duduk, Mana yang Lebih Sehat dan Sesuai Syariat?



    Jakarta

    Toilet jadi bagian penting di rumah, tapi siapa sangka pilihan antara toilet jongkok dan duduk bisa membawa dampak bagi kesehatan hingga nilai-nilai keislaman. Di Indonesia, toilet jongkok dulunya jadi pilihan utama. Tapi seiring gaya hidup modern, toilet duduk mulai mendominasi-terutama di rumah-rumah baru dan fasilitas publik.

    Pertanyaannya, mana yang lebih baik: toilet jongkok atau toilet duduk?

    Menurut penelitian berjudul “Penggunaan Toilet Jongkok dan Duduk dalam Perspektif Hukum Islam dan Kesehatan” oleh Risqi Hidayat, Islam lebih menganjurkan buang air dalam posisi jongkok. Syeikh Muhammad Munajjad menyebutkan bahwa buang hajat secara sunnah dilakukan dengan jongkok.


    Selain aspek agama, dari sisi medis posisi jongkok ternyata juga lebih menguntungkan. Dokter asal Rusia, Dov Sikirov, menemukan bahwa saat jongkok, otot-otot tubuh lebih rileks dan sudut saluran pencernaan (rektoanal) terbentuk optimal. Hasilnya, proses buang air besar jadi lebih cepat dan tuntas dibanding saat duduk.

    Posisi jongkok juga memudahkan keluarnya feses tanpa perlu mengejan lama. Selain itu, toilet jongkok juga meminimalisir kontak langsung antara kulit dan permukaan kloset, sehingga mengurangi risiko penularan penyakit atau infeksi.

    Dari sisi adab, toilet jongkok juga membantu menjaga aurat karena posisi tubuh lebih tertutup, sesuai ajaran Islam soal etika buang air.

    Meski punya banyak keunggulan, toilet jongkok tidak ramah untuk semua kalangan. Orang lanjut usia, difabel, atau mereka yang mengalami obesitas bisa kesulitan berjongkok karena butuh tenaga ekstra dan tekanan besar pada lutut.

    Dalam kasus seperti ini, toilet duduk menjadi solusi yang lebih aman dan nyaman. Bahkan dalam Islam, penggunaannya tetap diperbolehkan untuk orang yang punya keterbatasan fisik.

    Menjawab kebutuhan semua pihak, kini mulai muncul desain kloset semi jongkok. Dalam artikel ilmiah “Islamic Bathroom: A Recommendation of Bathroom Layout Design with Islamic Values” karya Ramadhani Novi dan Hamid M Irfan, desain ini disebut sebagai alternatif ideal untuk menciptakan kamar mandi yang ramah muslim dan tetap nyaman digunakan.

    Satu hal yang pasti-baik jongkok maupun duduk-buang air sambil berdiri sebaiknya dihindari, kecuali dalam kondisi darurat. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW: “Hai Umar, janganlah kamu kencing sambil berdiri!” (HR Ibnu Majah dan Al-Baihaqi)

    Jadi pilihan toilet kembali ke kebutuhan dan kondisi penghuni rumah. Toilet jongkok lebih sesuai dari sisi kesehatan dan syariat, namun toilet duduk tetap jadi solusi bagi mereka yang mengalami keterbatasan fisik.

    Kalau kamu sedang merenovasi atau merancang kamar mandi, mungkin bisa pertimbangkan desain kloset semi jongkok agar lebih inklusif dan tetap sesuai nilai-nilai Islami.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Pertamina Eco RunFest 2025 Akan Dilengkapi Puluhan Titik Tim Medis


    Jakarta

    PT Pertamina (Persero) akan memfasilitasi peserta Pertamina Eco RunFest 2025 dengan puluhan tim medis selama acara berlangsung di Istora Senayan Jakarta pada 23 November 2025 mendatang. Hal itu sebagai upaya menjaga keamanan serta keselamatan para peserta dan pengunjung Pertamina Eco RunFest 2025,

    Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso mengatakan Pertamina akan menghadirkan Medical Director dr. Andhika Raspati SPKO dan puluhan medis lain untuk keselamatan peserta Pertamina Eco RunFest 2025.

    “Tahun lalu Pertamina menyiapkan lebih dari 10 titik medis, ambulans, serta tenaga medis berpengalaman di sepanjang rute. Pertamina juga edukasi kepada seluruh pelari untuk antisipasi dan mencegah insiden-insiden yang tidak diinginkan,” ujar Fadjar dalam keterangan tertulis, Jumat (18/7/2025).


    Fadjar menambahkan Eco Run akan tersedia water station setiap 2 kilometer dan marshal setiap 100 meter sepanjang rute lari.

    Sementara itu, Tim Medical Director dr. Andhika Raspati SPKO memberikan tips dan trik dan dapat dipersiapkan sejak dini agar tetap fit dan bugar mengikuti Pertamina Eco RunFest 2025.

    “Pastikan tubuh dalam kondisi fit, lakukan pemanasan cukup,” jelas dr. Andhika.

    Dia pun menghimbau kepada peserta Pertamina Eco RunFest 2025 untuk mempersiapkan diri dengan berlatih lari secara mandiri, konsumsi cairan sesuai kebutuhan, dan kenali batas kemampuan diri.

    Menurut dr. Andhika, faktor pola tidur juga penting dan nutrisi beberapa hari sebelum lomba agar performa tetap optimal. Dia mengatakan saat perlombaan gunakan sepatu yang biasa digunakan pada saat latihan.

    “Tidak direkomendasikan memakai sepatu baru dan belum pernah dipakai saat perlombaan,” tutupnya.

    Sebagai informasi tambahan, pembelian tiket Pertamina Eco RunFest 2025 mulai 21 Juli 2025 melalui aplikasi My Pertamina. Informasi lebih lanjut seputar kegiatan Pertamina Eco Runfest 2025 silahkan kunjungi platform media sosial @pertamina.ecorunfest.

    (anl/ega)



    Sumber : sport.detik.com

  • Edero Militao Cedera, Absen Dua Pekan


    Madrid

    Kabar tidak sedap didapat Real Madrid terkait kondisi bek tengahnya Eder Militao. Militao harus menepi dua pekan karena cedera.

    Cedera itu didapat Militao saat membela Timnas Brasil di laga friendly kontra Tunisia di Lille. Pada laga yang tuntas 1-1 itu, Militao tiba-tiba terjatuh saat menerima bola di tengah lapangan.

    Dia kemudian mengerang kesakitan dan harus mendapat perawatan tim medis, sebelum digantikan Fabricio Bruno pada menit ke-60. Setelah melalui pemeriksaan lebih lanjut bersama tim medis Madrid, Militao rupanya mengalami masalah di otot aduktor kaki kanannya.


    Cedera itu mengharuskan Militao untuk menepi paling tidak dua pekan. Cedera ini tentu memukul Militao mengingat dia baru rutin bermain musim ini, setelah mendapat cedera ACL keduanya pada November tahun lalu.

    Militao absen hingga akhir musim sebelum bermain lagi di Piala Dunia Antarklub lalu. Absennya Militao ini juga menambah panjang daftar pasien Madrid setelah partnernya Dean Huijsen juga amengalami cedera pangkal paha saat membela Timnas Spanyol.

    Eduardo Camavinga dan Kylian Mbappe juga mundur dari Timnas Prancis karena cedera hamstring serta engkel. Tapi, keduanya diharapkan main saat Madrid melawat ke markas Elche hari Minggu.

    Yang masih perlu perawatan adalah Antonio Rudiger, Aurelien Tchouameni, Dani Carvajal, dan Franco Mastantuono.

    (mrp/adp)



    Sumber : sport.detik.com

  • De Jong Kandidat Kuat Kapten Baru Barcelona


    Barcelona

    Frenkie de Jong disebut jadi kandidat kuat kapten Barcelona untuk musim 2025/2026. El Barca baru saja mencopot Marc-Andre ter Stegen sebagai kapten.

    Barcelona mengumumkan resmi mencopot ban kapten dari lengan Marc-Andre ter Stegen. Ter Stegen kehilangan jabatan sebagai kapten setelah dinilai melakukan tindakan indisipliner.

    Pihak Barcelona tak mengungkap secara detail kesalahan Ter Stegen. Namun besar kemungkinan karena Ter Stegen enggan menandatangani dokumen laporan medis cederanya yang akan diserahkan ke LaLiga.


    Laporan medis ini bakal membuat Ter Stegen dikategorikan oleh LaLiga sebagai pemain yang mengalami cedera panjang. Hal tersebut bisa membuat Barcelona hanya membayar 80 persen gaji Ter Stegen dan mendaftarkan pemain lain.

    “FC Barcelona dengan ini mengumumkan bahwa, setelah proses disiplin yang dibuka terhadap pemain Marc-André ter Stegen, dengan masalah ini telah diselesaikan secara final oleh klub, melalui kesepakatan bersama dengan direktur olahraga dan staf pelatih, memutuskan untuk sementara waktu mencopot perannya sebagai kapten tim utama,” bunyi pernyataan Barcelona.

    Ronald Araujo yang sebelumnya menjadi wakil kapten naik jabatan menggantikan peran Ter Stegen jadi kapten utama Barcelona. Meski begitu, status Araujo sebagai kapten utama El Barca tak permanen.

    Dikutip dari Diario AS, Araujo hanya ditunjuk sebagai kapten Barcelona untuk turnamen pramusim Joan Gamper. Pasalnya pada ajang tersebut kapten Barcelona harus memberikan pidato kepada publik Camp Nou.

    Setelahnya dilaporkan akan ada pemilihan ulang untuk kapten dan wakil kapten Barcelona di musim ini. Pelatih Barcelona, Hansi Flick pekan lalu mengatakan bahwa pemilihan kapten Barcelona akan dilakukan dengan voting dari para pemain.

    Frenkie de Jong disebut jadi kandidat kuat untuk menjadi kapten utama Barcelona pada musim 2025/2026. De Jong jadi salah satu pemain yang paling lama di tim utama Barcelona yaitu sejak 2019. Ia juga merupakan salah satu wakil kapten Barcelona musim lalu.

    Gelandang asal Belanda ini juga punya peran krusial di lini Blaugrana. De Jong total telah mengemas 259 penampilan untuk Barcelona. Pedri, Araujo, Raphinha dan Gavi kemungkinan bakal jadi wakil kapten.

    (pur/yna)



    Sumber : sport.detik.com

  • Sudah ‘Damai’, Ter Stegen Kembali Jadi Kapten Barca


    Jakarta

    Barcelona dan Marc-Andre ter Stegen sudah “berdamai”. Hasilnya, Barca pun kembali menjadikan Ter Stegen kapten klub tersebut.

    Sebelumnya, Barca mencabut ban kapten Ter Stegen setelah kipernya itu menolak memberikan persetujuan untuk membagi data medisnya ke LaLiga usai naik meja operasi. Barca butuh data itu terkait dengan registrasi pemain.

    Namun, pada prosesnya Ter Stegen setuju untuk memberikan izin yang diminta klubnya itu. Hal ini membuat Barcelona memulihkan status ban kapten Marc-Andre ter Stegen.


    “Klub mengumumkan bahwa pemainnya, Marc-Andre ter Stegen, sudah menandatangani berkas otorisasi yang dibutuhkan klub untuk dikirimkan ke LaLiga, terkait laporan medis operasinya. Kasus disiplin kini sudah ditutup dan pemain bersangkutan sudah kembali menjadi kapten tim utama,” sebut pernyataan Barcelona.

    Pengumuman klub Catalan itu muncul hanya beberapa jam setelah Ter Stegen juga merilis pernyataan bahwa dirinya, “siap bekerja sama dengan manajemen klub untuk menuntaskan masalah dan menyediakan otorisasi yang diperlukan.”

    Situasi ini sendiri muncul di tengah-tengah proses registrasi pemain Barcelona dan estimasi lamanya Ter Stegen harus menepi setelah menjalani operasi.

    Ter Stegen yakin sudah bisa pulih dalam waktu 3 bulan sedangkan Barcelona mematok durasi 4 bulan. Jika pemain absen sampai 4 bulan, regulasi LaLiga memberikan kelonggaran pembayaran gaji yang pada akhirnya bisa bikin Barca mulus mendaftarkan pemainnya yang saat ini belum teregistrasi — sehubungan dengan kondisi finansial klub tersebut.

    (krs/krs)



    Sumber : sport.detik.com

  • Terobosan di Dunia Medis! Inggris Setujui Suntikan untuk Cegah Penularan HIV


    Jakarta

    Kabar gembira datang dari Inggris. Injeksi dengan efek jangka panjang yang berfungsi mencegah infeksi HIV (Human Immunodeficiency Virus) telah disetujui untuk digunakan di Inggris dan Wales.

    Suntikan pencegahan HIV yang dikenal sebagai Prep (profilaksis pra-pajanan) dengan nama dagang cabotegravir (CAB-LA) ini akan diberikan setiap dua bulan sekali, menawarkan alternatif bagi mereka yang selama ini harus mengonsumsi pil Prep setiap hari.

    Harapan Baru Bagi Kelompok Rentan

    National Institute for Health and Care Excellence (NICE) merekomendasikan CAB-LA bagi orang dewasa dan kaum muda yang berisiko tertular HIV tetapi tidak dapat menjalani Prep oral harian karena alasan medis atau hambatan lain.


    “Bagi orang-orang rentan yang tidak dapat mengambil metode pencegahan HIV lainnya, ini adalah harapan,” Menteri Kesehatan Inggris, Wes Streeting, dikutip dari The Guardian.

    Diperkirakan hingga 1.000 orang di Inggris akan mendapatkan manfaat dari pengobatan injeksi baru ini setiap tahunnya.

    Persetujuan injeksi ini semakin memperkuat ambisi Inggris untuk menjadi negara pertama di dunia yang mengakhiri transmisi HIV pada tahun 2030.

    “Inggris akan menjadi negara pertama yang mengakhiri transmisi HIV pada tahun 2030, dan pengobatan terobosan ini adalah alat ampuh lain dalam gudang senjata kami untuk mencapai tujuan penting itu,” tegas Streeting.

    Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) melaporkan bahwa penggunaan Prep telah meningkat sebesar 7% dari tahun sebelumnya, dengan lebih dari 111.000 orang mengaksesnya di klinik kesehatan seksual pada tahun 2024.

    Peluncuran suntikan ini diharapkan dimulai sekitar tiga bulan setelah NICE menerbitkan panduan finalnya pada akhir tahun ini.

    (kna/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Ketegaran Pangeran Khaled bin Talal Merawat sang Putra yang Koma 20 Tahun



    Jakarta

    Pangeran Alwaleed bin Khaled bin Talal bin Abdulaziz Al Saud, yang dikenal sebagai ‘Pangeran Tidur’ Arab Saudi, tutup usia pada Sabtu, (19/7/2025). Pangeran berusia 36 tahun ini meninggal dunia setelah koma selama hampir 20 tahun.

    Dalam sebuah pernyataan, Dewan Imam Global (GIC) menyatakan, “Dewan Imam Global menyampaikan belasungkawa dan simpati yang tulus kepada Wali Dua Masjid Suci, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, Yang Mulia Putra Mahkota Mohammed bin Salman, dan Keluarga Kerajaan yang terhormat, atas wafatnya Pangeran Alwaleed bin Khaled bin Talal Al Saud, yang meninggal dunia setelah perjuangan panjang yang berlangsung hampir dua puluh tahun setelah sebuah kecelakaan tragis.”

    Di balik meninggalnya sang Pangeran Tidur, ada sosok ayahanda Khaled bin Talal yang terus bersabar mendampingi anaknya tanpa putus asa. Ia bersama keluarganya terus berikhtiar dan mendoakan kesembuhan, hingga pada akhirnya harus menerima takdir kematian dari Allah SWT.


    Penyebab Pangeran Alwaleed bin Khaled Koma

    Lahir pada bulan April 1990, Pangeran Al-Waleed bin Khaled bin Talal adalah putra sulung Pangeran Khaled bin Talal Al Saud dan keponakan dari miliarder Pangeran Alwaleed bin Talal.

    Menurut laporan Khaleej Times, ia sedang menjalani dinas militer di sebuah akademi kadet di London ketika sebuah kecelakaan lalu lintas yang dahsyat menimpanya pada tahun 2005. Kecelakaan tersebut menyebabkannya mengalami pendarahan otak dan pendarahan internal yang parah.

    Setelah kecelakaan itu, Al-Waleed dilarikan kembali ke Arab Saudi dan dirawat di King Abdulaziz Medical City di Riyadh di bawah pengawasan medis intensif.

    Para dokter, termasuk spesialis dari Amerika Serikat dan Spanyol, terus-menerus merawatnya, tetapi ia tidak pernah sadar kembali. Sebaliknya, ia tetap menggunakan alat bantu hidup, dengan respons ringan yang terputus-putus seperti gerakan jari.

    Trauma otak yang parah dan pendarahan internal yang dialaminya membuatnya koma sejak usianya 15 tahun.

    Pangeran Khaled bin Talal Sebagai Simbol Cinta Ayah

    Selama hampir dua dekade mengalami koma, pangeran Al Waleed dikenal dengan sebutan “Sleeping Prince” atau “Pangeran Tidur” Arab Saudi.

    Namun di balik kondisinya yang koma, yang menjadi sorotan adalah sosok sang ayah, Pangeran Khaled bin Talal bin Al-Saud yang terus setia di sisi tempat tidur putranya dari tahun ke tahun.

    Perjuangan sang ayah dan keluarganya yang senantiasa memberikan perawatan dan tidak putus harapan atas kesembuhan sang anak menjadi inspirasi bagi banyak orang di seluruh dunia.

    Mengutip Gulf News, kamar rumah sakit sang Pangeran Tidur menjadi saksi spiritual, sebagai tempat doa-doa dipanjatkan oleh keluarga, kerabat dan pengunjung yang datang untuk memberi dukungan.

    Kehidupan dan perjuangan yang panjang tidak hanya mencerminkan tantangan medis tetapi juga semangat kemanusiaan yang abadi dan pengabdian keluarga yang melampaui generasi.

    Kematian Pangeran Tidur Membuat Masyarakat Berduka

    Berita meninggalnya Pangeran Al-Waleed di fasilitas medis khusus di Arab Saudi memicu belasungkawa yang meluas.

    Di media sosial, tagar “Pangeran Tidur” (#SleepingPrince) menjadi tren saat ribuan orang berduka. Namun, ia bukan hanya simbol duka, tagar tersebut juga menjadi simbol kesabaran, keyakinan, dan kasih sayang seorang ayah.

    Dalam sebuah unggahan di X, Pangeran Khaled bin Talal bin Abdulaziz, ayahanda yang berduka, menulis dengan mengutip Al-Quran Surah Al-Fajr ayat 27,

    “Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu, dengan hati yang ridha dan menyenangkan [Nya], dan masuklah ke Surga-Ku… Dengan hati yang meyakini kehendak dan ketetapan Allah, dan dengan duka yang mendalam, kami berduka atas putra terkasih kami.”

    Menurut laporan Khaleej Times, salat jenazah untuk Pangeran Al-Waleed akan dilaksanakan pada 20 Juli 2025.

    Salat jenazah untuk jemaah pria akan dilaksanakan di Masjid Imam Turki bin Abdullah setelah salat Ashar waktu setempat, sedangkan untuk jemaah wanita akan dilaksanakan di Rumah Sakit Spesialis King Faisal setelah salat Dzuhur. Ucapan belasungkawa akan diterima di Istana Al-Fakhriyah milik keluarga hingga 22 Juli.

    (aeb/erd)



    Sumber : www.detik.com

  • Telinga Berdenging, Mitos atau Benar Ada Penjelasan dalam Islam?


    Jakarta

    Fenomena telinga berdenging seringkali dikaitkan dengan berbagai kepercayaan di masyarakat. Sebagian orang meyakini bahwa itu adalah pertanda gaib, seperti dipanggil orang yang sudah meninggal, atau ada seseorang yang sedang membicarakan kita. Namun, bagaimana Islam memandang hal ini?

    Banyak Mitos yang Beredar

    Tidak sedikit orang yang langsung mengaitkan telinga berdenging dengan hal-hal mistis. Beberapa kepercayaan menyebutkan bahwa ketika telinga berdenging, itu artinya ada seseorang yang sedang membicarakan kita, atau bahkan pertanda ada keluarga yang telah meninggal sedang “memanggil”.

    Menyikapi keyakinan seperti ini, Buya Yahya, Pengasuh Lembaga Pengembangan Dakwah Al-Bahjah memberikan penjelasan yang tegas dalam salah satu kajian beliau di kanal YouTube resminya:


    “Begitu banyak kepercayaan-kepercayaan mengenai telinga berdenging ini. Ada yang bilang dipanggil oleh keluarganya yang lagi di dalam kuburan, ada yang percaya juga bahwa telinga berdenging itu karena ada yang meninggal dunia. Tidak ada hubungannya dengan yang demikian. Jangan percaya hal-hal tidak nyata seperti itu,” tegas Buya Yahya. detikHikmah telah mendapatkan izin dari tim Al-Bahjah TV untuk mengutip ceramah Buya Yahya di kanal tersebut.

    Telinga Berdenging, Bukan Panggilan Nabi

    Selain mitos seputar arwah atau kematian, ada pula yang meyakini bahwa telinga berdenging adalah tanda bahwa seseorang sedang dipanggil oleh Nabi Muhammad SAW. Namun, menurut Buya Yahya, anggapan ini juga tidak memiliki dasar yang benar.

    “Telinga berdenging bisa jadi ada permasalahan pada kesehatan telinganya. Pertama-tama, coba tanyakan kepada medis, bisa jadi ada tekanan dalam telinga, seperti itu. Jangan dihubung-hubungkan dipanggil Nabi dan sejenisnya, padahal Nabi panggil kita setiap hari, mengajak shalat, mengajak ibadah,’ jelasnya.

    Pandangan ini mengingatkan kita bahwa seruan Nabi SAW bukan datang melalui tanda-tanda gaib, melainkan melalui ajaran dan sunnah beliau yang sudah jelas disampaikan kepada umat Islam.

    Adakah Penjelasan dalam Hadits?

    Meski banyak mitos tidak berdasar, Islam tetap memberikan adab atau sikap ketika seseorang mengalami telinga berdenging. Dalam kitab Al-Adzkar karya Imam Nawawi, disebutkan sebuah riwayat:

    Kami meriwayatkan dalam Kitab Ibnu As-Sunni dari Abu Rafi’, pembantu Rasulullah, bahwa beliau bersabda:

    “Jika telinga salah seorang di antara kalian berdenging, maka sebutkanlah aku, bacalah shalawat kepadaku dan ucapkanlah, ‘Semoga Allah menyebutkan dengan kebaikan untuk orang yang menyebutku.’”

    Dari sini kita bisa melihat bahwa Rasulullah SAW mengajarkan umatnya untuk menyikapi peristiwa sehari-hari, termasuk telinga berdenging, dengan cara yang positif, yaitu mengingat beliau dan membaca shalawat.

    (inf/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Gaza Zona Tempur Bahaya, 76 Warga Palestina Tewas Dibom Israel



    Jakarta

    Israel mengintensifkan serangan ke Jalur Gaza usai menetapkan wilayah tersebut sebagai “zona tempur”. Setidaknya 76 warga Palestina dilaporkan tewas dan puluhan lainnya luka-luka akibat bombardir tanpa henti itu.

    Dilansir WAFA, serangan itu berlangsung terus-menerus pada Sabtu (30/8/2025). Israel juga melakukan pembongkaran besar-besaran di beberapa lingkungan termasuk al-Zaytoun dan Sheikh Radwan di Kota Gaza.


    Sumber medis setempat melaporkan 38 jenazah telah dipindahkan ke Kompleks Medis al-Shifa, 2 ke klinik Sheikh Radwan, 7 ke Rumah Sakit al-Ahli Arab, 9 ke Rumah Sakit al-Awda, 5 ke Rumah Sakit Syuhada al-Aqsa di Deir al-Balah, dan 15 lainnya ke Rumah Sakit Nasser di Khan Younis.

    Dalam salah satu pembantaian lainnya, empat warga Palestina dilaporkan terbunuh dan beberapa lainnya terluka ketika sedang mengantre bantuan di wilayah al-Sudaniya di Gaza utara.

    Pada hari tersebut, Israel juga melancarkan rentetan serangan di sebuah tenda penampungan dan sebuah toko roti populer di barat Kota Gaza. Setidaknya 12 warga Palestina, 6 di antaranya anak-anak, tewas. Korban tewas juga berjatuhan di lingkungan al-Rimal saat Israel mengebom pemukiman penduduk wilayah itu.

    Drone-drone Israel juga menargetkan pemukiman al-Sabra dan al-Zaytoun. Sementara itu di al-Karama, seorang wanita dan anaknya tewas di rumahnya akibat tembakan Israel. Kapal-kapal Israel juga terlihat menembaki garis pantai di Gaza.

    Warga Palestina: Tak Ada Tempat Aman

    Laporan Al Jazeera, Israel mengumumkan telah melakukan serangan “tahap awal” di Kota Gaza dengan mendeklarasikan pusat kota di wilayah yang dikepung itu sebagai “zona tempur”.

    “Kami tidak menunggu. Kami telah memulai operasi awal dan tahap awal serangan terhadap Kota Gaza,” kata juru bicara militer Israel Avichay Adraee dalam salah satu unggahannya di X pada pada Jumat (29/8/2025).

    “Saat ini kami beroperasi dengan kekuatan besar di pinggiran kota,” tambahnya.

    Seorang warga Gaza, Mohammed Maalouf (50), menggambarkan kondisi warga Gaza yang kehilangan tempat tinggalnya.

    “Kami telantar di jalanan, gimana ya? Seperti anjing? Tidak, kami tidak seperti anjing. Anjing (diperlakukan) lebih baik daripada kami,” ujarnya kepada AP.

    “Kami tidak punya rumah, kami di jalanan,” tambahnya.

    Penduduk terpaksa melarikan diri tanpa arah pasti untuk menghindari serangan brutal Israel. Salah seorang warga, Mohammed Abu Warda, mengatakan tak ada tempat aman.

    “Semoga saya bisa mendapat tempat untuk mendirikan tenda… Semua yang ada di sini tak berguna dan di mana-mana tidak aman. Israel menyerang setiap tempat,” ujarnya pada Al Jazeera.

    Serangan Israel di Gaza sejak 7 Oktober 2023 telah menewaskan 63.371 orang, menurut angka yang berhasil tercatat. Sementara 159.835 lainnya dilaporkan luka-luka. Ribuan orang diperkirakan masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan yang sulit dijangkau.

    (kri/lus)



    Sumber : www.detik.com