Tag: membakar kalori

  • Ahli Ungkap 5 Cara Ampuh Bakar Kalori untuk Turunkan Berat Badan, Mau Coba?

    Jakarta

    Membakar kalori lebih banyak menjadi salah satu kunci untuk menurunkan berat badan. Menurut para ahli, cara nomor satu untuk membakar lebih banyak kalori adalah dengan lebih banyak bergerak.

    “Pada dasarnya kita tahu kalau tidak ada cara lain untuk membakar lebih bayak kalori atau meningkatkan metabolisme selain dengan bergerak lebih banyak,” ujar direktur program obesitas interdisipliner di Universitas North Carolina, Barry M Popkin, dikutip dari WebMD.

    Meski begitu, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa ada cara lain yang bisa dilakukan untuk meningkatkan pembakaran kalori. Apa saja? Berikut pembahasannya.


    1. Menambah Waktu Olahraga

    Instruktur kebugaran sekaligus peneliti dari Yale University, Christopher Wharton, PhD mengatakan semakin banyak waktu yang dihabiskan untuk berolahraga, maka semakin banyak pula kalori yang dibakar. Terlebih, jika peningkatan waktu itu dibarengi dengan peningkatan intensitas.

    Saat berolahraga, tubuh akan membakar kalori sebagai sumber energi. Namun, hal ini tidak hanya sebatas saat berolahraga saja. Faktanya, tubuh akan terus membakar kalori meski sudah selesai berolahraga.

    “Meskipun sulit untuk memastikan berapa lama efek ini bertahan, bisa disimpulkan bahwa peningkatan metabolisme pasca latihan aerobik dapat bertahan setidaknya 24 jam,” ucap Wharton.

    Jadi jika ingin membakar lebih banyak kalori, Wharton menyarankan untuk menambah durasi berolahraga.

    2. Melakukan Latihan Kekuatan

    Latihan kekuatan yang membangun massa otot juga dapat membantu pembakaran kalori. Semakin banyak otot yang dimiliki, maka semakin banyak pula kalori yang terbakar, bahkan saat Anda sedang beristirahat.

    “Cara paling efektif untuk meningkatkan metabolisme dan membakar lebih banyak kalori adalah dengan latihan aerobik dan latihan kekuatan. Keduanya penting,” kata peneliti di School of Nutrition and Exercise Science di Bastyr University, Megan A McCrory, PhD.

    3. Mengonsumsi Teh Hijau atau Teh Hitam Berkafein

    Mengonsumsi teh hijau atau teh hitam yang berkafein dapat meningkatkan pembakaran kalori. Sebab, kafein adalah stimulan yang bisa meningkatkan metabolisme, sehingga tubuh membakar lebih banyak kalori.

    “Bahkan penelitian terdahulu menunjukkan mengonsumsi 250 miligram kafein bersama makanan dapat meningkatkan jumlah kalori yang terbakar saat tubuh memetabolisme makanan tersebut sebesar 10 persen,” tutur dosen nutrisi dari Vanderbilt University School of Nursing, Jamie Pope, MS, RD, LDN.

    4. Sering Makan dalam Porsi Kecil

    Kalori dibutuhkan sebagai ‘bahan bakar’ untuk mengaktifkan sistem pencernaan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti percaya bahwa sering makan dalam porsi kecil dapat meningkatkan jumlah kalori yang dibakar tubuh sepanjang hari.

    Meski tidak banyak bukti yang mendukung teori ini, McCrory mengungkapkan makan lebih sering dalam porsi kecil jauh lebih menyehatkan dibandingkan makan satu sampai dua kali sehari tapi dengan porsi yang banyak.

    5. Tidak Melewatkan Sarapan

    Sebagian orang percaya melewatkan sarapan dapat membantu menurunkan berat badan. Padahal, hal yang terjadi justru sebaliknya.

    Beberapa penelitian menunjukkan orang yang melewatkan sarapan cenderung akan mengonsumsi lebih banyak kalori di waktu makan berikutnya. Studi lain juga menemukan bahwa kebiasaan skip sarapan dikaitkan dengan indeks massa tubuh (BMI) tinggi pada remaja.

    (ath/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Ingin Bercinta Sambil Membakar Kalori? Bisa Banget, Ini Triknya

    Jakarta

    Berhubungan intim umumnya dikenal sebagai aktivitas yang dilakukan untuk memuaskan hasrat seksual. Namun, ‘pertempuran’ suami istri ini ternyata juga bisa dijadikan sebagai olahraga untuk membakar kalori loh.

    Tentu saja, jumlah kalori yang dibakar lewat seks tidak bisa menandingi olahraga intens di gym. Dikutip dari laman Harvard Health, bercinta dapat membakar hingga lima kalori per menit.

    Pakar kesehatan jantung dari Cleveland Clinic dr Steve Nissen, mengatakan jumlah tersebut sama dengan apa yang dibakar tubuh ketika berjalan 1,5 km selama 20 menit.


    Meski begitu, seks bisa menjadi salah satu opsi ‘menyenangkan’ bagi orang-orang yang ingin menurunkan berat badan.

    Cara Membakar Kalori dengan Berhubungan Intim

    Lantas, apa ada kiat tertentu yang harus dilakukan agar seks bisa menjadi olahraga untuk membakar kalori? Dikutip dari berbagai sumber, berikut beberapa tips yang dianjurkan oleh para pakar.

    Pilih posisi di atas saat bercinta

    Seksolog sekaligus penulis buku ‘Smart Sex’, Emily Morse, mengungkapkan orang berada di posisi atas saat bercinta cenderung akan membakar lebih banyak kalori.

    Orang yang berada di posisi atas juga menggunakan lebih banyak otot dibanding pasangan yang berada di posisi bawah.

    “Orang yang berada di atas pastinya akan lebih banyak melakukan latihan lengan dan otot core,” ucapnya.

    Contohnya, wanita pada posisi cowgirl akan mencondongkan tubuh ke depan dengan kedua tangan bersandar pada tubuh pasangan, sehingga melatih otot bicep dan tricepnya.

    Jika wanita menyandarkan tubuhnya ke belakang, dia akan mengencangkan otot core untuk menjaga keseimbangan tubuh.

    Uji ketahanan tubuh dengan posisi yang menantang

    Jika ada posisi bercinta yang mudah, tentunya ada pula posisi yang sulit dan menantang untuk dilakukan. Namun, Morse mengatakan gaya bercinta tersebut dapat mendorong pasangan keluar dari zona nyamannya.

    Misalnya, posisi wheelbarrow. Pada posisi ini, pria berdiri menahan pinggang dan kaki wanita sambil melakukan penetrasi. Sementara, wanita berada dalam posisi plank sambil menahan tubuhnya.

    Posisi lain yang tak kalah menantang adalah raise doggy style. Pada posisi ini, pria berbaring di pinggir kasur sementara wanita melakukan penetrasi sambil membungkukkan badan ke depan. Pada posisi ini, wanitalah yang lebih mengatur ritme dan irama gerakan.

    Tunda orgasme agar durasi semakin lama

    Menunda orgasme dapat meningkatkan durasi seks, sehingga membakar lebih banyak kalori. Pakar terapi seks Aida Manduley mengungkapkan salah satu trik untuk menunda orgasme adalah dengan melakukan edging, yaitu memperlambat atau menghentikan rangsangan untuk menunda terjadinya orgasme.

    “Bayangkan saja seperti berkendara mengelilingi sebuah rumah sebelum memarkirkannya. Anda dapat memilih untuk terus mengitari rumah, berhenti sebentar di jalan masuk, keluar, dan kembali memutari rumah. Atau Anda bisa ‘mengemudi’ sepenuhnya dan tidak menepi sama sekali,” tuturnya.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy