Tag: memecoin

  • VICE dan Snorter Bersaing Jadi Memecoin Terbaik Juni 2025

    Pasar memecoin kembali bergolak. Di bulan Juni ini, dua nama mencuri perhatian investor ritel: VICE dan Snorter ($SNORT). Keduanya mengusung pendekatan berbeda—VICE dengan konsep platform reward berbasis kompetisi, dan Snorter dengan kecepatan eksekusi lewat bot Telegram. Namun, di balik hype dan potensi keuntungan cepat, para analis mengingatkan akan risiko tinggi yang menyertainya.

    VICE: Token Hadiah atau Sekadar Gimmick?

    Dilaporkan 99Bitcoins, VICE Crypto mengklaim dirinya sebagai “lebih dari sekadar token.” Proyek ini menyebut dirinya sebagai pintu masuk ke platform hadiah berbasis kompetisi, di mana pengguna bisa mendapatkan penghasilan saat berpartisipasi. Dengan janji peluncuran platform, kartu plug-and-play, dan berbagai kompetisi, VICE ingin tampil sebagai memecoin dengan utilitas nyata.

    Namun, realita saat ini cukup kontras. Meskipun sempat trending di CoinGecko, situs web proyek belum aktif sepenuhnya, memunculkan tanda tanya besar soal kredibilitasnya.

    Analisis Teknis: Pola Bearish Masih Mendominasi

    Analisis pergerakan Vice (VICE) pada Senin, 9 Juni 2025.
    Analisis pergerakan Vice (VICE) pada Senin, 9 Juni 2025.

    Baca juga: GoPlus Security (GPS): Harga Naik, Perkuat Perlindungan Web3

    Secara teknikal, performa VICE menunjukkan sinyal yang kurang meyakinkan:

    • Harga: Terkunci dalam descending channel dengan titik tertinggi dan terendah yang makin rendah.
    • Support: $0,0340 – sudah beberapa kali diuji.
    • Resistance: $0,0355 – sejalan dengan SMA 200 hari.
    • Death Cross: SMA 20 hari telah memotong ke bawah SMA 200 hari.
    • RSI: Bertahan di level 38, menunjukkan kondisi bearish mendekati jenuh jual.

    Tanpa katalis positif kuat, tren ini berpotensi berlanjut. Jika support $0,0340 jebol, tekanan jual kemungkinan akan meningkat tajam.

    Snorter ($SNORT): Bot Telegram, Mesin Cepat, dan Memecoin dengan Gaya Baru

    Berbeda dari VICE, Snorter langsung menyasar pengguna aktif Telegram—tempat komunitas kripto banyak berinteraksi. Bot Solana ini memungkinkan pengguna mengeksekusi perdagangan lintas rantai hanya dengan satu klik, tanpa perlu bursa, dasbor, atau antarmuka rumit.

    Dalam waktu kurang dari seminggu, Snorter mengumpulkan lebih dari $350.000 dari komunitas. Dengan biaya hanya 0,85% per perdagangan—paling rendah di antara bot sejenis di ekosistem Solana—Snorter mengincar para trader berpengalaman yang haus kecepatan dan efisiensi.

    Fitur Unggulan:

    • Sniping token baru saat peluncuran
    • Pencerminan dompet (wallet mirroring)
    • Limit order langsung dari Telegram
    • Sistem pelacak portofolio bawaan
    • Pemindai kontrak berisiko berbasis relay anti-MEV

    Analis dari 99Bitcoins menyebut Snorter sebagai salah satu pionir dari gelombang baru bot kripto yang dibangun di atas ekosistem Telegram dan jaringan TON, yang kini berkembang pesat.

    Mana yang Layak Dibeli?

    VICE dan Snorter membawa pendekatan berbeda ke dunia memecoin. VICE mengandalkan janji ekosistem dan iming-iming hadiah, namun masih berjuang membuktikan eksistensinya secara teknis dan fundamental. Di sisi lain, Snorter menawarkan produk yang langsung bisa digunakan, menyasar kebutuhan praktis komunitas trader.

    Namun, penting diingat: memecoin tetaplah aset berisiko tinggi. Harga bisa melonjak 70% dalam sehari, tapi juga bisa jatuh tanpa peringatan. Investor disarankan untuk berhati-hati, melakukan riset menyeluruh, dan hanya menggunakan dana yang sanggup untuk hilang.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Rekomendasi Memecoin Terbaik untuk Dibeli dan Ditahan di Juni 2025

    Meskipun pasar memecoin secara umum sedang mengalami tekanan — dengan Dogecoin, Shiba Inu, Pepe, hingga token resmi TRUMP mencatatkan koreksi ringan — sorotan investor mulai bergeser ke proyek-proyek kecil dengan potensi besar. Beberapa token berkapitalisasi rendah yang sedang tren dinilai berada di area ideal untuk akumulasi.

    Dengan harga yang masih tergolong murah dan ekspektasi reli lanjutan Bitcoin, sejumlah koin meme diperkirakan bisa memberikan keuntungan signifikan, bahkan berpotensi naik hingga 50x. Berikut lima koin yang tengah diawasi oleh para pelaku pasar.

    Daftar Token Unggulan

    MIND of Pepe (MIND)

    Dilaporkan Cryptonomist, MIND of Pepe adalah proyek koin meme yang memadukan tren crypto dengan kecerdasan buatan. Saat artikel ini ditulis, proyek ini memasuki hari-hari terakhir dari fase ICO, dengan waktu tersisa sekitar satu hari dan 12 jam.

    Selama masa prapenjualan, MIND telah berhasil mengumpulkan dana lebih dari $12 juta. Harga saat ini per token adalah $0,0037515. Tim pengembang juga telah merilis agen AI yang dirancang untuk meningkatkan interaksi dalam ekosistem mereka, dengan terminal khusus yang akan segera dirilis.

    Proyek ini dapat dibeli menggunakan MetaMask atau WalletConnect dengan ETH atau USDT, dan semakin mendekati akhir ICO, antusiasme investor terlihat tetap kuat. Dukungan roadmap yang jelas serta keberhasilan penggalangan dana menjadi sinyal positif bagi MIND of Pepe ke depannya.

    DAMN IT (DAMN)

    DAMN IT merupakan token dengan kapitalisasi pasar kecil, sekitar $397.000, yang mulai menarik perhatian berkat meningkatnya aktivitas komunitas — meskipun saat ini mengalami tren penurunan harga.

    Diperdagangkan pada $0,0003980, token ini mengalami penurunan 0,37% dan gagal menembus zona resistance di $0,0004120 dan $0,0004080. Volume perdagangan yang meningkat menunjukkan adanya tekanan jual yang besar.

    Dengan likuiditas rendah dan hanya 352 pemegang token, DAMN IT sangat sensitif terhadap fluktuasi kecil. Meskipun begitu, kapitalisasi pasarnya yang masih mikro memberikan ruang pertumbuhan yang besar apabila dukungan komunitas meningkat dan roadmap dijalankan dengan baik.

    Notcoin (NOT)

    Pergerakan harga Notcoin (NOT/USDT) pada Senin, 2 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Notcoin (NOT/USDT) pada Senin, 2 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: 5 Meme Coin yang Berpotensi Meledak dalam Beberapa Minggu ke Depan

    Notcoin saat ini berada pada harga $0,002188 dengan market cap lebih dari $226 juta. Token ini sempat mencapai kapitalisasi sebesar $2,2 miliar, sebelum akhirnya anjlok hampir 90% dari puncaknya.

    Grafik harga menunjukkan pergeseran tajam dari tren bullish ke bearish. Meski saat ini menunjukkan tanda-tanda support di kisaran $0,0022, tekanan jual masih mendominasi.

    Namun, koreksi besar ini menarik perhatian trader teknikal yang melihat zona harga saat ini sebagai peluang untuk potensi rebound jangka pendek. Notcoin beroperasi di dalam ekosistem Toncoin, dan meskipun belum menunjukkan katalis fundamental baru, pola teknikalnya membuatnya menarik untuk diamati.

    BTC Bull Token (BTCULL)

    BTCULL adalah proyek koin meme bertema Bitcoin, ditujukan bagi para penggemar BTC dan investor yang menyukai karakteristik komunitas koin meme. Proyek ini mengusung fitur menarik seperti token burn saat mencapai milestone, airdrop BTC, dan mekanisme stake-to-earn.

    Saat ini proyek telah mengumpulkan $6,6 juta dari target $7,6 juta dalam fase ICO. Harga token adalah $0,00254, dengan penyesuaian harga berikutnya akan terjadi dalam waktu sekitar 20 jam.

    Berbasis di jaringan Ethereum sebagai token ERC-20, BTCULL menargetkan peminat jangka panjang Bitcoin sembari memanfaatkan narasi meme yang kuat. Total pasokan dibatasi di 21 miliar token, selaras dengan semangat deflasi Bitcoin.

    WAYGU CASH (WAYGU)

    WAYGU CASH adalah token meme di jaringan Solana yang sempat melonjak hingga kapitalisasi $150 juta sesaat setelah peluncuran. Namun, aksi bot penembak jitu (sniping bot) menyebabkan koreksi tajam tak lama kemudian.

    Kini, token diperdagangkan pada harga $0,002635 dengan market cap sekitar $2,6 juta dan likuiditas $225.000. Meski sempat mengalami gejolak, proyek ini tetap memiliki rencana pemasaran yang bisa memicu pemulihan, terutama jika kepercayaan investor kembali.

    Dengan tekanan jual yang mulai mereda, WAYGU layak untuk diawasi sebagai peluang jangka pendek maupun spekulasi jangka panjang.

    Pasar koin meme tetap menjadi ladang penuh risiko namun juga berpotensi tinggi. Proyek-proyek seperti MIND, DAMN, BTCULL, WAYGU, dan NOT mewakili berbagai tahap perkembangan — dari ICO hingga pemulihan pasca-koreksi. Investor disarankan tetap berhati-hati dan melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan investasi.

    Baca juga: Fartcoin Salip Dogecoin & Shiba Inu, Jadi Meme Coin Terpanas


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana dan Tren Meme Coin AI: Revolusi atau Spekulasi?

    Solana kembali menjadi sorotan dengan kemunculan berbagai proyek kecerdasan buatan (AI) yang memanfaatkan platform peluncuran token Pump.fun.

    Dilaporkan Decrypt, Fenomena ini menarik perhatian banyak spekulator dan influencer, yang meyakini bahwa kripto—terutama ekosistem Solana—akan berperan besar dalam evolusi AI. Namun, apakah benar Solana menjadi pusat inovasi AI, ataukah ini hanya sekadar tren spekulatif?

    Pump.fun: Ekosistem Token Meme di Solana

    Pump.fun telah menjadi alat utama bagi siapa saja untuk menciptakan dan meluncurkan token di jaringan Solana dengan mudah.

    Alon Cohen, salah satu pendiri Pump.fun, menyebut bahwa platform ini adalah “pasar perhatian terbesar di internet,” di mana siapa pun bisa membangun komunitas berbasis tokenisasi tanpa harus bergantung pada media sosial tradisional.

    Salah satu contoh fenomenal adalah Truth Terminal, proyek AI berbasis meme yang melahirkan berbagai koin seperti Goatseus Maximus (GOAT) dan Fartcoin (FARTCOIN). Dengan mekanisme yang cepat dan tanpa hambatan, ekosistem Solana memungkinkan proyek-proyek seperti ini mendapat sorotan besar dalam waktu singkat.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 25 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 25 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Sukses Instan, Jatuh Seketika: Siklus Koin Meme di Solana

    Banyak token AI yang diluncurkan di Solana mengalami lonjakan harga drastis sebelum akhirnya jatuh dalam waktu singkat. Contohnya adalah Fartcoin, yang sempat bernilai $22 juta sebelum anjlok karena aksi jual besar-besaran.

    Kasus serupa juga terjadi pada DeepSeek (SEEK) dan DeepSeek (DEEPSEEK), dua token berbasis AI yang muncul di Pump.fun. Keduanya sempat mencapai kapitalisasi pasar puluhan juta dolar sebelum jatuh ke bawah $400.000 dalam hitungan hari.

    Menurut Dr. Petar Radanliev, peneliti AI dan blockchain dari Universitas Oxford, sebagian besar token AI ini tidak lebih dari sekadar koin meme tanpa nilai nyata. “Ini adalah gelembung spekulatif yang akan meledak di pasar beruang berikutnya,” tegasnya.

    Solana dan Masa Depan AI di Dunia Kripto

    Meskipun spekulasi besar terjadi, ekosistem Solana tetap menjadi tempat utama bagi inovasi tokenisasi AI. Kecepatan transaksi dan biaya rendah di jaringan ini memungkinkan proyek-proyek baru berkembang lebih cepat dibanding blockchain lain.

    Namun, tantangan besar tetap ada. Pump.fun dan platform sejenis juga memungkinkan individu anonim meluncurkan token tanpa hambatan, yang sering kali mengarah pada skema pump-and-dump. Tyler Stockfield, seorang trader kripto, melihat pola ini sebagai “tren berulang yang menguntungkan sekelompok kecil, tetapi merugikan banyak investor.”

    Sementara beberapa proyek seperti TruthChain mencoba memanfaatkan AI secara lebih inovatif, tetap saja ekosistem Solana masih dipenuhi dengan spekulasi besar.

    Kesimpulan: Apakah Solana Akan Menjadi Pusat AI?

    Solana telah membuktikan dirinya sebagai jaringan unggulan dalam dunia tokenisasi AI, tetapi masih terlalu dini untuk mengatakan apakah ini akan membawa revolusi nyata atau hanya sekadar tren spekulatif.

    Sejauh ini, proyek AI besar seperti DeepSeek muncul dari penelitian independen, bukan dari ekosistem kripto.

    Jika tren ini berlanjut, masa depan AI di Solana mungkin akan berkembang lebih stabil, tetapi hanya jika model bisnis yang lebih berkelanjutan dapat ditemukan. Untuk saat ini, Solana tetap menjadi pusat perhatian, baik bagi inovator maupun spekulan di dunia kripto.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mayoritas Holder PEPE Masih Untung di Tengah Tekanan Pasar

    Sebanyak 56% pemegang token PEPE saat ini masih mencatatkan keuntungan, berdasarkan data on-chain dari IntoTheBlock per 1 Juni 2025. Angka ini menunjukkan bahwa mayoritas investor PEPE berada dalam kondisi “in the money”, atau memiliki nilai aset yang lebih tinggi dibanding harga belinya.

    Sementara itu, 35% pemegang tercatat mengalami kerugian (“out of the money”), dan 9% berada pada posisi impas. PEPE saat ini diperdagangkan di harga US$0,0000012, turun 0,31% dalam 24 jam terakhir, dengan kapitalisasi pasar mencapai US$4,91 miliar.

    Menurut Coindoo, IntoTheBlock juga mencatat bahwa 75% pasokan PEPE dikuasai oleh investor besar atau whale, menandakan dominasi signifikan dari dompet institusional.

    Korelasi Harga PEPE

    Pergerakan harga Pepe (PEPE/USDT) pada Senin, 2 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Pepe (PEPE/USDT) pada Senin, 2 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Whale PEPE Mulai Jual: Apakah Harga Akan Anjlok 15%?

    Selain itu, PEPE memiliki korelasi harga yang tinggi dengan Bitcoin, yaitu sebesar 0,9, yang menunjukkan bahwa pergerakan harganya mengikuti tren pasar kripto secara umum. Distribusi transaksi juga terbagi rata antara kawasan Barat dan Timur, masing-masing 50%.

    Meskipun mayoritas pemegang masih mencatatkan keuntungan, sentimen pasar secara umum menunjukkan kecenderungan bearish. Empat indikator utama menunjukkan tren negatif, termasuk pertumbuhan jaringan bersih yang turun 0,82% dan penurunan profitabilitas. Selain itu, persentase pemegang yang “in the money” tercatat menurun 4,49% dalam beberapa periode terakhir.

    Namun, tingginya persentase pemegang yang masih untung dianggap sebagai sinyal bahwa optimisme jangka panjang terhadap PEPE tetap ada, terutama jika kondisi pasar membaik dalam waktu mendatang.

    Baca juga: PEPE Anjlok 17% dalam Sehari: Ancaman Koreksi Lebih Dalam Mengintai


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ancaman Koreksi Lebih Dalam Mengintai

    Dalam 24 jam terakhir, harga Pepe (PEPE) tercatat turun tajam hingga 17%, menghapus sebagian besar keuntungan yang dicapai sepanjang bulan lalu. Padahal, dalam 30 hari terakhir, PEPE sempat mencatat kenaikan impresif sebesar 25%.

    Namun kini, sinyal pasar menunjukkan potensi pelemahan lebih lanjut seiring meningkatnya tekanan jual dan minimnya dukungan teknikal di sekitar harga saat ini.

    Penjual Kuasai Pasar, Tekanan Jual Terus Meningkat

    Pelemahan harga PEPE dipicu oleh lonjakan volume penjualan. Berdasarkan data dari CoinGlass, sekitar 50,77% aktivitas perdagangan derivatif PEPE berasal dari posisi jual (short), mengindikasikan dominasi pihak penjual.

    Tak hanya itu, Open Interest (OI) — indikator jumlah kontrak berjangka terbuka di pasar — juga turun 23%. Penurunan ini menandakan bahwa banyak trader menutup posisi karena kerugian, terutama mereka yang mengambil posisi long.

    Dalam 24 jam terakhir, total likuidasi pasar mencapai $8,97 juta, dengan posisi long menyumbang $7,32 juta dari jumlah tersebut. Ini memperkuat sinyal bahwa pasar sedang bergerak melawan para spekulan yang bertaruh pada kenaikan harga.

    Pergerakan harga PEPE (PEPE/USDT) pada Minggu, 1 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga PEPE (PEPE/USDT) pada Minggu, 1 Juni 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Whale Lepas Kendali: 11,75 Triliun PEPE Diperdagangkan dalam 24 Jam

    Data Pendanaan Tunjukkan Arah Pasar

    Dikutip Ambcrypto, indikator Tingkat Pendanaan PEPE saat ini berada di angka negatif -0,0078%, salah satu yang tertinggi dalam beberapa waktu terakhir. Artinya, para trader yang mengambil posisi jual kini membayar premi untuk mempertahankan posisi mereka — indikasi kuat bahwa pasar menguntungkan pihak penjual.

    Jika tren ini berlanjut, disertai dengan penurunan OI dan lonjakan volume penjualan, potensi koreksi lebih lanjut masih terbuka lebar.

    Pembeli Masih Aktif, Tapi Risiko Belum Reda

    Meskipun tekanan jual meningkat, beberapa pelaku pasar memanfaatkan kondisi ini untuk mengakumulasi PEPE. Data pasar spot menunjukkan bahwa pembelian PEPE dalam 24 jam terakhir mencapai $1,59 juta, dengan akumulasi selama seminggu mencapai $69,3 juta.

    Dari sisi teknikal, indikator Bollinger Bands menunjukkan bahwa PEPE saat ini telah memasuki wilayah oversold (jenuh jual), melintasi batas bawah pita — situasi yang dalam sejarahnya sering menjadi titik awal rebound.

    Namun demikian, ancaman penurunan masih belum hilang. Jika tekanan jual tetap dominan, PEPE berisiko melanjutkan pelemahannya ke level support berikutnya di sekitar $0,000008777. Meskipun probabilitasnya tidak terlalu tinggi, skenario ini tetap perlu diwaspadai.

    Baca juga: Whale PEPE Mulai Jual: Apakah Harga Akan Anjlok 15%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Apakah Harga Akan Anjlok 15%?

    Seorang investor besar (whale) baru saja menjual 502,5 miliar token PEPE senilai $6,47 juta, mengantongi keuntungan sebesar $7,47 juta hanya dalam waktu satu bulan.

    Aksi ambil untung ini memicu kekhawatiran akan potensi penurunan lebih lanjut pada harga PEPE. Per 30 Mei 2025, harga token ini telah turun 11% dan menunjukkan sinyal bearish yang kuat, membuka kemungkinan koreksi lanjutan hingga 15% menuju kisaran $0,0000111.

    Volume Perdagangan Menyusut, Sentimen Negatif Meningkat

    Pada saat artikel ini ditulis, PEPE diperdagangkan di sekitar $0,0000128. Volume perdagangan mengalami penurunan sebesar 15% menurut data CoinMarketCap, mencerminkan ketakutan dan kehati-hatian di kalangan investor. Banyak yang memilih untuk menepi seiring tren pelemahan harga yang terus berlanjut.

    Whale Realisasikan Keuntungan, Tapi Masih Pegang Separuhnya

    Dilaporkan Ambcrypto, whale tersebut membeli token PEPE sekitar akhir April atau awal Mei dan kini menjual lebih dari 500 miliar token ke Binance, namun masih menyimpan sekitar 497,5 miliar token senilai $6,41 juta.

    Aksi jual ini terjadi saat PEPE keluar dari pola ascending triangle (segitiga naik) yang biasa dianggap sebagai sinyal kelanjutan tren naik. Namun, dalam kasus ini, breakout justru terjadi ke bawah dan memperkuat sentimen bearish.

    Pergerakan harga PEPE (PEPE/USDT) pada Sabtu, 31 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga PEPE (PEPE/USDT) pada Sabtu, 31 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: PEPE Coin: Koin Meme yang Menarik Perhatian Investor Kripto di 2025

    Analisis Teknikal: Target Turun ke $0,0000111

    Grafik harian dan 4 jam menunjukkan bahwa PEPE sedang berada dalam fase koreksi. Jika tren penurunan terus berlanjut, token ini berpotensi menyentuh support di $0,0000111 yang juga mendekati level EMA 200 hari — area yang penting untuk mempertahankan momentum jangka panjang.

    Indeks Kekuatan Relatif (RSI) saat ini berada di angka 52, menunjukkan bahwa PEPE belum berada di wilayah jenuh beli maupun jenuh jual, dengan tekanan beli dan jual yang relatif seimbang.

    Data On-Chain: Aktivitas Whale Meningkat

    Menurut platform analitik IntoTheBlock, volume transaksi besar yang biasanya melibatkan institusi dan paus melonjak 4,09%. Lonjakan ini dapat diartikan dua arah: apakah para paus bersiap keluar dari pasar, atau justru bersiap untuk kembali mengakumulasi di harga rendah.

    Data dari CoinGlass menunjukkan level penting untuk potensi likuidasi berada di $0,00001259 (support) dan $0,00001351 (resistance). Saat ini, terdapat posisi long sebesar $2,39 juta dan posisi short sebesar $7,65 juta yang bisa terkena likuidasi jika harga bergerak secara signifikan ke salah satu arah.

    Baca juga: Whale Lepas Kendali: 11,75 Triliun PEPE Diperdagangkan dalam 24 Jam


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • ETF Solana: Jalan Keluar dari Narasi ‘Memechain’?

    Solana, yang selama ini dikenal sebagai rumah bagi berbagai memecoin, kini berada di ambang perubahan besar.

    Persetujuan ETF Solana yang diperkirakan akan terjadi tahun ini dapat menjadi titik balik bagi blockchain ini untuk lepas dari stigma “memechain” dan bertransformasi menjadi pemain utama dalam ekosistem keuangan digital.

    Dari Meme ke Blockchain Serius

    Ketika pertama kali diluncurkan pada tahun 2020, salah satu pendiri Solana, Anatoly Yakovenko, membayangkan platform ini sebagai “Nasdaq on-chain,” sebuah blockchain yang mendukung pasar keuangan berskala besar.

    Namun, lima tahun kemudian, realitasnya sedikit berbeda. Solana lebih dikenal sebagai pusat perdagangan memecoin, dengan platform seperti Pump.fun yang telah melahirkan lebih dari 7,5 juta token dan menghasilkan lebih dari $550 juta.

    Meskipun popularitas memecoin membawa peningkatan infrastruktur dan menarik pengguna baru, potensi Solana jauh melampaui sekadar tren meme. Persetujuan ETF akan menjadi katalis penting yang dapat mengubah persepsi publik dan mengangkat kredibilitas Solana di mata investor institusional.

    Persetujuan ETF dan Peran SEC

    Dalam perkembangan mengejutkan, Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) tampaknya bersiap untuk meloloskan ETF Solana pada tahun 2025. Hal ini ditandai dengan pengakuan aplikasi ETF SOL dari Grayscale dan pembukaan komentar publik terhadap empat produk investasi berbasis Solana.

    Dukungan terhadap Solana juga semakin menguat setelah mantan Presiden AS, Donald Trump, memilih blockchain ini sebagai rumah bagi memecoin viralnya, TRUMP. Namun, persetujuan ETF membawa dampak yang jauh lebih besar karena memungkinkan investor mendapatkan eksposur ke SOL melalui instrumen keuangan yang teregulasi, tanpa harus berurusan dengan risiko kepemilikan token secara langsung.

    Saat ini, peluang persetujuan ETF Solana diperkirakan mencapai 85%, menurut para pedagang di Polymarket. Jika disetujui, ETF ini akan memberikan akses yang lebih luas kepada investor dan meningkatkan legitimasi Solana dalam ekosistem keuangan tradisional (TradFi).

    Kredibilitas yang Meningkat dan Masa Depan Solana

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 24 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Senin, 24 Februari 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Salah satu efek terbesar dari persetujuan ETF adalah peningkatan kredibilitas Solana di sektor keuangan. Kita sudah mulai melihat perubahan ini dengan Franklin Templeton, salah satu manajer aset terbesar di dunia, yang meluncurkan dana pemerintah AS di atas Solana.

    Lebih dari itu, Solana memiliki potensi besar dalam sektor pembayaran dan pengiriman uang. Meski tidak sepopuler memecoin, sektor ini memiliki dampak besar pada ekonomi global. Industri pembayaran diperkirakan mencapai $20,37 triliun tahun ini—enam kali lipat dari total kapitalisasi pasar semua mata uang kripto yang ada saat ini ($3,23 triliun).

    Raksasa industri seperti PayPal, yang meluncurkan stablecoin PYUSD, serta X milik Elon Musk, yang bersiap menerima pembayaran kripto melalui X Payments, menunjukkan bahwa adopsi aset digital dalam sektor pembayaran semakin nyata. Solana, dengan biaya transaksi rendah dan kecepatan tinggi, berada di posisi yang tepat untuk memainkan peran utama dalam perubahan ini.

    Infrastruktur Solana untuk Masa Depan Keuangan

    Solana telah membangun infrastruktur yang diperlukan untuk mendukung jaringan pembayaran ritel. Protokol Solana Pay, misalnya, memungkinkan pembayaran dalam kripto hanya dengan memindai kode QR melalui ponsel, menciptakan pengalaman e-commerce yang lebih efisien dan praktis.

    Namun, pembayaran hanyalah awal dari visi besar Yakovenko. Dengan peningkatan infrastruktur yang telah dilakukan selama beberapa tahun terakhir, Solana kini siap untuk mendukung aplikasi keuangan yang lebih kompleks, seperti perdagangan tingkat lanjut dan peminjaman.

    Kesimpulan: Dari Meme ke Keuangan Global

    Persetujuan ETF akan menjadi titik balik bagi Solana untuk meninggalkan citra “memechain” dan menjadi platform blockchain yang lebih serius dan kredibel.

    Dengan basis pengguna yang besar, infrastruktur yang matang, dan potensi besar di sektor pembayaran serta keuangan tradisional, Solana siap untuk memasuki era baru sebagai blockchain yang lebih tangguh dan berorientasi jangka panjang.

    Lima tahun setelah peluncurannya, visi Yakovenko tentang “Nasdaq on-chain” akhirnya bisa terwujud. Yang dibutuhkan sekarang hanyalah kepercayaan institusional, dan ETF Solana bisa menjadi kunci yang membuka pintu menuju masa depan keuangan digital yang lebih besar.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dogecoin Terguncang Tipis Setelah Elon Musk Akhiri Peran di DOGE

    Elon Musk mengumumkan pengunduran dirinya dari peran di Departemen of Government Efficiency (DOGE), sebuah lembaga penasihat pemerintah AS. Meskipun menggunakan akronim yang sama dengan mata uang kripto Dogecoin, tidak ada hubungan langsung antara keduanya — namun pernyataan Musk tetap memicu sorotan publik dan media kripto.

    Dilaporkan Coincu, DOGE (Dogecoin) sendiri diperdagangkan di angka $0,21 dengan kapitalisasi pasar sebesar $31,19 miliar. Dalam 24 jam terakhir, nilainya turun 7,81%, dengan volume perdagangan mencapai $1,85 miliar. Penurunan ini dianggap sebagai bagian dari fluktuasi pasar kripto secara umum, bukan karena mundurnya Musk dari lembaga pemerintah.

    Minimnya Dampak Musk di DOGE, Pasar Kripto Tetap Realistis

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 30 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 30 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Dogecoin Isyaratkan Pembalikan Tren: Akankah Ada Kenaikan Harga?

    Target penghematan anggaran sebesar $2 triliun yang diusulkan Musk lewat lembaga DOGE gagal terwujud. Hanya sekitar $9,3 miliar yang berhasil disepakati oleh DPR, jauh dari ambisi awal. Para analis menilai bahwa DOGE sebagai lembaga hanya memiliki peran simbolis dan tidak memiliki otoritas legislatif untuk mendorong perubahan nyata dalam kebijakan fiskal.

    “DOGE membuat banyak kegaduhan, tetapi dampaknya kecil,” ujar analis anggaran Jessica Riedl, menanggapi performa lembaga tersebut.

    Bagi komunitas kripto, khususnya pemegang Dogecoin, kabar ini lebih banyak dianggap sebagai gangguan minor. Meskipun Elon Musk dikenal sebagai pendukung DOGE dalam konteks kripto, keterlibatannya di lembaga pemerintah tidak memberikan katalis nyata bagi harga atau adopsi Dogecoin.

    DOGE Masih Bergerak Sesuai Dinamika Pasar

    Mundurnya Elon Musk dari DOGE menciptakan headline, tetapi tidak mengguncang Dogecoin secara fundamental. Pasar tetap digerakkan oleh sentimen makro, adopsi riil, dan pergerakan teknikal, bukan permainan kata atau kebijakan lembaga penasihat tanpa kekuatan hukum.

    Dogecoin masih menunjukkan ketahanan, meskipun tekanan regulasi dan ketidakpastian politik terus membayangi pasar kripto secara keseluruhan.

    Baca juga: X Luncurkan Beta X Money: Pembayaran DOGE dan XRP Segera Hadir?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kegilaan Memecoin Solana Mulai Meredup, Apa yang Terjadi?

    Demam pencetakan token di jaringan Solana tampaknya mulai mereda setelah sebelumnya mengalami lonjakan besar pada awal tahun ini.

    Fenomena ini terjadi seiring dengan meningkatnya pengawasan terhadap memecoin yang sering kali dikaitkan dengan spekulasi dan potensi penipuan.

    Penurunan Drastis Peluncuran Token

    Menurut data dari Solscan, jumlah peluncuran token harian di Solana mengalami penurunan tajam, dari rekor tertinggi 95.578 token pada 26 Januari menjadi hanya 49.779 token pada 19 Februari. Angka ini menjadi yang terendah sejak Tahun Baru 2025.

    Gelombang kegilaan memecoin ini sempat memuncak pada bulan Januari setelah mantan Presiden AS, Donald Trump, meluncurkan sepasang token yang memicu tren memecoin yang didorong oleh tokoh politik. Namun, tren ini kini mulai kehilangan momentumnya.

    Skandal Memecoin dan Dampaknya

    Kegilaan memecoin mendapat pukulan besar setelah Presiden Argentina, Javier Milei, mencuit tentang token Libra (LIBRA) yang diklaim terkait dengan pertumbuhan ekonomi Argentina.

    Namun, hanya dalam hitungan jam, postingan tersebut dihapus, dan pencipta token tersebut menghadapi tuduhan perdagangan orang dalam serta penipuan terhadap investor senilai $251 juta. Menurut perusahaan data Nansen, 86% pedagang LIBRA mengalami kerugian minimal $1.000 akibat kasus ini.

    Pump.fun Tertekan, Pendapatan Anjlok

    Pump.fun, platform yang bertanggung jawab atas sekitar 60% peluncuran token di Solana, juga merasakan dampaknya. Pada 19 Februari, platform ini hanya mencatat 35.152 token baru, angka terendah sejak Natal 2024. Pendapatannya pun merosot menjadi $1,69 juta, terendah sejak awal November menurut data dari Dune Analytics.

    Dampak bagi Altcoin dan Langkah Regulasi

    Gairah memecoin yang berlebihan di kalangan investor ritel menimbulkan kekhawatiran di industri kripto. Beberapa analis mengkhawatirkan bahwa dana yang dialokasikan ke memecoin dapat membatasi pertumbuhan pasar altcoin secara keseluruhan.

    Cointelegraph melaporkan bahwa 24% dari 200 token kripto teratas saat ini diperdagangkan pada titik terendah dalam lebih dari satu tahun.

    Tokoh-tokoh industri juga mulai menyuarakan kekhawatiran mereka. Vitalik Buterin, salah satu pendiri Ethereum, dalam sesi “Ask Me Anything” berbahasa Mandarin mengungkapkan ketidaksenangannya terhadap tren kasino di dunia blockchain.

    Sementara itu, CEO Coinbase, Brian Armstrong, menilai bahwa beberapa memecoin telah “melampaui batas,” bahkan sampai melibatkan praktik perdagangan orang dalam.

    Sebagai respons terhadap maraknya kasus penipuan dan pelanggaran dalam ekosistem kripto, Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) pada 20 Februari mengumumkan pembentukan Unit Cyber dan Teknologi Baru. Unit ini bertujuan untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas blockchain dan kripto dengan fokus utama pada perlindungan investor ritel.

    Gegap gempita memecoin di jaringan Solana yang sempat mencapai puncaknya kini mulai meredup. Tekanan regulasi, skandal penipuan, dan turunnya minat investor menyebabkan jumlah peluncuran token menurun drastis.

    Sementara industri kripto terus berkembang, tren ini menjadi pengingat bahwa kegilaan spekulatif tanpa dasar yang kuat dapat berujung pada konsekuensi besar bagi para pelaku pasar.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Whale Shiba Inu Amankan 34 Triliun Token, Sinyal ATH Baru?

    Shiba Inu (SHIB), salah satu koin meme paling populer di pasar kripto, kembali mencuri perhatian investor. Kali ini, aksi signifikan dari “whale” — julukan untuk pemegang besar aset kripto — menjadi sorotan utama setelah mereka memindahkan 34,1 triliun SHIB dari bursa ke penyimpanan dingin.

    Langkah ini memicu spekulasi bahwa SHIB mungkin bersiap untuk mencetak rekor harga tertinggi sepanjang masa (All-Time High/ATH) yang baru.

    Harga Meningkat dengan Dukungan Fundamental Kuat

    Saat artikel ini ditulis, harga SHIB berada di kisaran $0,00001412 menurut data CoinMarketCap, mendekati level resistensi intraday di $0,00001491. Pola higher lows atau titik terendah yang terus meningkat mengindikasikan adanya tren naik (bullish), yang menunjukkan bahwa para pembeli mulai masuk ke pasar lebih awal dan mencegah harga jatuh ke level lebih rendah sebelumnya.

    Dalam laporan Zycrypto, tren ini menjadi sinyal teknikal yang kuat bahwa para pelaku pasar memiliki kepercayaan lebih terhadap pergerakan harga SHIB ke depan. Jika momentum ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin SHIB akan kembali menguji — bahkan menembus — harga tertingginya di masa lalu.

    Pergerakan harga Shiba Inu (SHIB/USDT) pada Kamis, 29 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Shiba Inu (SHIB/USDT) pada Kamis, 29 Mei 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Harga Shiba Inu Diprediksi ‘Gila-gilaan’ Tembus $0,001

    Arus Keluar dari Bursa Tunjukkan Akumulasi Jangka Panjang

    Menurut analis dan penginjil kripto, Femifire, data on-chain terbaru menunjukkan bahwa para investor besar tengah melakukan akumulasi besar-besaran. Hal ini terlihat dari arus keluar bersih SHIB sebesar -34,1 triliun dari bursa, yang menandakan token sedang dipindahkan ke dompet pribadi untuk disimpan dalam jangka panjang.

    “Ini adalah sinyal kuat bahwa tekanan jual terhadap SHIB semakin berkurang, karena token dipindahkan ke penyimpanan dingin dan keluar dari jangkauan perdagangan aktif,” ujar Femifire.

    Dengan semakin banyaknya token yang ditahan oleh investor jangka panjang, suplai yang tersedia di pasar semakin terbatas. Hal ini dapat menciptakan tekanan naik terhadap harga jika permintaan terus meningkat.

    Aktivitas Pengguna Stabil, Bukan Sekadar Hype

    Selain itu, jumlah transaksi dan alamat aktif SHIB tetap stabil di angka 10.000 hingga 15.000. Ini menunjukkan bahwa ekosistem Shiba Inu tetap hidup dan aktif — bukan hanya digerakkan oleh spekulasi jangka pendek atau hype sesaat.

    Lebih lanjut, tingkat pembakaran (burn rate) SHIB juga melonjak secara drastis hingga 17.930%. Ini merupakan mekanisme deflasi yang mengurangi total suplai SHIB yang beredar, sehingga memperkuat prospek bullish dari sisi fundamental.

    Dengan kombinasi teknikal yang mendukung, arus keluar besar dari bursa, aktivitas jaringan yang stabil, serta tingkat pembakaran yang melonjak, Shiba Inu tampaknya berada di jalur yang menjanjikan untuk mencapai level harga baru. Meskipun pasar kripto selalu penuh ketidakpastian, pergerakan whale SHIB kali ini bisa menjadi sinyal penting bagi para investor yang mengikuti tren koin meme ini.

    Baca juga: Tingkat Pembakaran Shiba Inu Naik Drastis 1866%, Apa Penyebabnya?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.

    Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.



    Sumber : news.tokocrypto.com