Tag: menopause

  • Oh.. Ini yang Bikin Ukuran Kedalaman Miss V Berubah-ubah


    Jakarta

    Vagina merupakan organ intim wanita yang spesial. Organ ini mengeluarkan darah menstruasi tiap bulannya serta berfungsi sebagai jalan keluarnya bayi. Vagina juga merupakan organ pembersih diri dengan kemampuan untuk mengubah bentuk. Saat mengandung, dimasuki tampon, penis, dan bahkan mainan seks, organ ini dapat meregang sendirinya sesuai dengan keadaan.

    Dikutip dari Insider, penelitian pada tahun 2005 menyatakan rata-rata kedalaman vagina adalah 9,6 cm dan dapat meregang hingga 17,7 cm. Meskipun demikian, penting untuk diingat bahwa tiap perempuan memiliki bentuk dan ukuran yang berbeda sehingga kedalaman vagina dapat bervariasi dari orang ke orang.

    Vagina memiliki beberapa jenis jaringan yang melapisi bagian dalamnya, salah satunya yaitu mukosa. Mukosa terdiri dari sel-sel khusus yang mengeluarkan cairan pelumas. Inilah yang akan membantu dinding vagina meregang.


    Lalu, faktor apa sajakah yang dapat menyebabkan vagina berubah dari waktu ke waktu?

    Melahirkan

    Persalinan dapat mempengaruhi kedalaman vagina karena otot dasar panggul, yang menopang organ panggul seperti rahim, kandung kemih, dan usus, meregang untuk menopang berat bayi. Beberapa wanita mungkin melihat perbedaan pada bagian kewanitaan mereka setelah kelahiran anak, tetapi umumnya vagina kembali ke bentuk pra-kelahiran sekitar enam bulan hingga satu tahun setelah melahirkan.

    Menopause

    Dalam masa menopause, kadar estrogen turun sehingga membuat lapisan vagina lebih tipis, lebih kering, dan kurang elastis. Kondisi ini dikenal sebagai atrofi vulvovaginal. Berkurangnya kadar estrogen juga mengakibatkan peningkatan pH vagina yang membuat vagina kekurangan asam, layaknya sebelum pubertas.

    Apakah vagina dapat mengendur saat seks?

    Terdapat mitos yang menyatakan bahwa sering melakukan seks akan membuat vagina menjadi “longgar” dan menyebabkan seks menjadi kurang nikmat. Akan tetapi, hal ini tidaklah benar.

    Vagina yang dianggap longgar tidak memiliki hubungan dengan sering tidaknya seseorang bercinta. Perasaan longgar ini justru dapat disebabkan karena kurang gairahnya pasangan atau ketidakmampuan untuk mempertahankan ereksi yang kuat. Maka dari itu, penting untuk melakukan komunikasi dengan pasangan Anda tentang keinginan, kebutuhan, dan keterbukaan masing-masing untuk mencoba hal-hal baru dalam berhubungan seksual.

    (naf/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 4 Cara Agar Miss V Tak Gampang Kena Infeksi Jamur dan Bakteri


    Jakarta

    Vagina merupakan organ yang berperan besar dalam sistem reproduksi wanita. Layaknya bagian tubuh yang lain, organ ini juga perlu diperhatikan dan dijaga kesehatannya.

    Mempertahankan keseimbangan pH vagina merupakan hal yang penting dalam menjaga kesehatan vagina. Terdapat berbagai faktor yang dapat menganggu keseimbangan pH vagina, seperti infeksi, vaginosis bakterialis, menstruasi, menopause, atau penggunaan produk-produk tertentu.

    Dikutip dari Medical News Today, kadar normal pH vagina tergolong cenderung asam, berkisar sekitar 3,8 hingga 5. Hal ini disebabkan oleh adanya bakteri Laktobasilus pada vagina yang bersifat asam.


    Pada wanita usia reproduktif, kadarnya berkisar sekitar 4 sampai 4,5. Sedangkan pada wanita yang sudah memasuki masa menopause, kadar pHnya tergolong lebih tinggi, berkisar di atas 4,5.

    Kadar ini dapat membantu menjaga ekosistem vagina, melindungi dari infeksi bakteri dan jamur. Dalam kondisi pH yang terlalu tinggi, bisa menyebabkan terjadinya infeksi karena mendorong pertumbuhan bakteri dan jamur pada vagina.

    Cara Menjaga Keseimbangan pH Vagina

    1. Hindari penggunaan sabun atau produk pembersih yang keras

    Sabun memiliki kadar pH yang tergolong tinggi sehingga menggunakannya untuk membersihkan vagina juga dapat meningkatkan kadar pH vagina.

    Dibandingkan menggunakan sabun, lebih baik untuk membersihkan vagina dengan menggunakan air hangat. Bila ingin menggunakan produk pembersih, gunakanlah yang sifatnya ringan atau lembut hanya pada bagian vulva atau bibir vagina.

    Bagian dalam vagina merupakan organ yang memiliki kemampuan untuk membersihkan dirinya sendiri. Hindari penggunaan sabun atau produk pembersih pada bagian dalam vagina.

    2. Ganti tampon atau pembalut secara rutin

    Tampon atau pembalut perlu diganti secara rutin setiap empat sampai delapan jam, tergantung dengan intensitas darah yang dikeluarkan dan jenis pembalut yang digunakan. Penting untuk mengganti secara rutin untuk menghindari risiko infeksi bakteri pada vagina.

    3. Gunakan pelindung ketika berhubungan seksual

    Air mani atau cairan lainnya dapat turut mempengaruhi dan mengganggu keseimbangan vagina. Sifatnya yang basa akan secara otomatis meningkatkan kadar pH pada vagina.

    4. Hindari penggunaan produk berparfum pada vagina

    Segala jenis produk berparfum, seperti sabun dan pembalut atau tampon berparfum, dapat meningkatkan risiko infeksi jamur dan mengganggu keseimbangan pH pada vagina.

    (up/up)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 6 Penyebab Gatal di Area Kewanitaan Setelah Berhubungan Seks


    Jakarta

    Hal tersebut dapat menyebabkan rasa gatal, rasa sakit, hingga rasa terbakar pada vagina. Kondisi-kondisi tersebut dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan mengganggu dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk dalam berhubungan seksual.

    Dikutip dari Insider, terdapat berbagai faktor yang dapat menyebabkan vagina gatal setelah berhubungan seksual, berikut adalah 6 di antaranya.

    1. Vagina kering

    Vagina seharusnya dalam kondisi yang lembap dan ketika berhubungan seksual, vagina dapat menghasilkan pelumas alaminya sendiri. Namun, beberapa dapat membuat seseorang tidak menghasilkan pelumas alami yang cukup untuk melembapkan vagina, seperti misalnya kondisi menopause.


    Kondisi ini terjadi karena adanya penurunan kadar hormon estrogen menyebabkan berkurangnya juga kelembapan pada dinding vagina. Selain saat menopause, perubahan hormonal pada masa kehamilan dan menyusui juga dapat menyebabkan perubahan pada kelembapan vagina.

    Vagina yang kering dapat menimbulkan rasa tidak nyaman saat berhubungan seksual hingga menimbulkan gejala seperti iritasi, rasa gatal, dan rasa sakit setelah berhubungan seksual.

    2. Alergi kondom

    Alergi terhadap bahan lateks yang digunakan pada kondom bukanlah suatu kondisi yang langka. Kondisi alergi ini dapat menimbulkan reaksi, seperti rasa gatal, kemerahan, hingga ruam pada vagina.

    3. Dermatitis vulva atau vulvitis

    Kondisi ini terjadi ketika kulit pada vulva atau bibir vagina mengalami iritasi. Biasanya banyak disebabkan oleh faktor eksternal, seperti penggunaan pelumas yang berparfum atau berwarna, yang dapat menimbulkan permasalahan pada vulva.

    Selain itu, hal ini juga dapat disebabkan oleh penggunaan sabun, pembalut, hingga celana dalam yang berbahan sintetis.

    Kondisi ini dapat diatasi dengan menghindari penggunaan produk-produk berparfum, mandi air hangat, mengeringkan bagian vulva dengan sempurna setelah mandi, dan menggunakan celana dalam yang tidak terlalu ketat atau berbahan katun.

    4. Infeksi jamur

    Infeksi jamur dapat terjadi akibat pertumbuhan jamur Candida yang berlebihan pada vagina. Infeksi ini dapat menyebabkan rasa gatal, iritasi, hingga rasa terbakar saat atau setelah berhubungan seksual.

    Gejala lain yang menandakan adanya infeksi jamur adalah keputihan yang tidak biasa, seperti keputihan yang kental, putih, atau bertekstur bagai keju, pembengkakan atau kemerahan pada bagian bibir vagina, dan rasa sakit atau tidak nyaman pada vagina.

    5. Vaginosis bakterialias

    Keseimbangan pH pada vagina dapat terganggu setelah berhubungan seksual akibat pengaruh dari sperma pria. Kondisi keseimbangan pH yang terganggu dapat memicu pertumbuhan bakteri dan meningkatkan risiko terkena vaginosis bakterialis.

    6. Infeksi menular seksual (IMS)

    Seringkali, penyakit menular seksual atau infeksi menular seksual tak menunjukkan gejala yang signifikan. Namun, salah satu gejala yang paling umum adalah rasa gatal pada organ intim. Berhubungan seksual ketika mengalami infeksi menular seksual dapat membuat pembengkakan dan rasa gatal semakin parah.

    Gejala yang perlu diperhatikan adalah keputihan yang tidak biasa, rasa sakit hingga pendarahan ketika berhubungan seksual, rasa sakit ketika buang air kecil, dan rasa sakit pada perut bagian bawah.

    Apapun faktor penyebabnya, ketika vagina dalam kondisi gatal, aktivitas seksual sebaiknya dihindari sampai vagina benar-benar pulih agar tidak semakin memperburuk gejala.

    Bila rasa gatal disertai dengan gejala lainnya yang tidak biasa dan mengganggu, segera konsultasikan pada dokter untuk penanganan lebih lanjut.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Kering Melulu? 9 Makanan Ini Bikin Wanita Lebih Siap ‘Basah’ saat Bercinta


    Jakarta

    Iritasi akibat vagina kering merupakan permasalahan yang dialami banyak wanita. Dikutip dari By Winona, 50 persen wanita berusia 50 tahun ke atas mengalami vagina kering, sedangkan 25 persen wanita mengalami vagina kering saat berhubungan seksual dan 16 persen lainnya mengalami sakit atau nyeri pada vagina.

    Penyebabnya pun beragam. Mulai dari penurunan kadar hormon estrogen dalam tubuh hingga tanda-tanda dari adanya infeksi jamur atau penyakit menular seksual. Kondisi ini juga dapat dipicu oleh faktor emosional, seperti tingkat stres atau kecemasan yang tinggi yang dapat menghambat aliran darah ke vagina.

    Kondisi vagina kering tak bisa diremehkan karena dapat menyebabkan rasa tidak nyaman atau bahkan memicu gejala lainnya. Vagina yang kering dapat menyebabkan rasa gatal, iritasi, rasa membakar, menurunnya gairah seksual, dan rasa nyeri atau sakit saat berdiri, duduk, buang air kecil, serta berhubungan seksual.


    Ternyata, banyak opsi bahan-bahan alami yang mudah ditemukan, sehat, aman bagi tubuh, dan bermanfaat dalam membantu melembapkan vagina

    1. Makanan yang mengandung asam lemak omega-3

    Makanan yang mengandung asam lemak omega-3 memiliki kemampuan untuk meningkatkan produksi pelumas alami bagi vagina dan memicu aliran darah. Beberapa contoh makanan yang mengandung asam lemak ini adalah labu, biji bunga matahari, biji wijen, dan ikan, terutama salmon, tuna, dan ikan makerel.

    2. Makanan kaya akan isoflavon

    Kandungan isoflavon dapat membantu menjaga keseimbangan kadar estrogen yang menurun ketika wanita mulai memasuki usia menopause. Produk kedelai memiliki kandungan isoflavon yang begitu kaya.

    Selain membantu meringankan gejala vagina kering, kandungan ini juga dapat membantu mengatasi permasalahan pada kulit. Beberapa contoh produk kedelai yang dapat dikonsumsi dan mudah ditemukan adalah tahu, tempe, dan edamame.

    3. Sayuran hijau

    Sayuran hijau, seperti bayam dan sayur kale, memiliki segudang nutrisi baik bagi tubuh. Sayuran-sayuran ini dapat membantu mencegah vagina kering dan meningkatkan stimulasi pada vagina.

    4. Vitamin A, B, dan E

    Vitamin A, B, dan E dapat ditemukan pada banyak sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, atau bahkan dalam bentuk suplemen. Tiga vitamin ini memegang peran utama dalam meningkatkan kelembapan pada vagina.

    5. Jus kranberi

    Jus kranberi memiliki berbagai kandungan baik bagi tubuh, termasuk vitamin C dan E. Jus ini bermanfaat dalam menjaga keseimbangan pH vagina dan meringankan iritasi pada vagina. Selain itu, jus kranberi juga dipercayai dapat membantu mengurangi gejala infeksi saluran kemih.

    6. Ubi

    Ubi adalah bahan makanan yang kaya akan kandungan beta karoten dan vitamin A. Kandungan ini bermanfaat dalam melindungi penipisan dinding rahim, mengencangkan jaringan otot vagina, dan membantu menyeimbangkan kadar estrogen dalam tubuh.

    7. Probiotik

    Produk mengandung probiotik, seperti yogurt, kombucha, dan acar, memiliki kandungan yang bermanfaat dalam menjaga keseimbangan pH vagina dan berperan penting dalam mencegah terjadinya infeksi.

    8. Alpukat

    Alpukat adalah buah yang dikenal akan kandungan lemak sehatnya. Buah ini juga memiliki kandungan vitamin B-6 dan potasium yang terbukti bermanfaat dalam meningkatkan kelembapan vagina, mengencangkan dinding vagina, dan membantu meningkatkan kadar estrogen dalam tubuh.

    9. Makanan pedas

    Cabai memiliki kemampuan untuk melancarkan sirkulasi darah dalam tubuh dan dapat membantu menstimulasi saraf yang dibutuhkan untuk meningkatkan gairah seksual seseorang.

    (naf/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 10 Ciri Menopause Awal yang Paling Banyak Dialami Wanita


    Jakarta

    Menopause adalah masa berakhirnya siklus menstruasi pada wanita secara alami. Dikutip dari Healthline, masa ini biasanya dimulai ketika seorang wanita sudah tidak mengalami menstruasi selama 12 bulan berturut. Umumnya, kondisi ini dialami oleh wanita berusia 45 sampai 55 tahun, meski tak menutup kemungkinan bisa terjadi lebih awal pada kasus tertentu.

    Setiap wanita memiliki pengalamannya sendiri dalam menghadapi menopause. Pada umumnya, gejala menopause semakin terlihat atau terasa bila menopause terjadi dalam periode waktu yang singkat atau secara tiba-tiba.

    Kondisi tertentu yang bisa berdampak pada kesehatan ovarium atau tempat penyimpanan telur dan penghasil hormon pada wanita, seperti kanker, biasanya mempengaruhi gejala yang muncul. Gaya hidup seperti kebiasaan merokok juga bisa berdampak.


    Ciri-ciri awal menopause yang paling umum terjadi atau dirasakan adalah sebagai berikut.

    1. Menstruasi yang lebih sedikit

    Kadar darah saat menstruasi yang lebih tinggi atau rendah dari yang biasanya dirasakan.

    2. Gejala vasomotor atau VMS

    Pada umumnya meliputi hot flashes, night sweats, dan flushing. Hot flashes atau sensasi panas yang muncul secara tiba-tiba pada tubuh bagian atas. 75 persen wanita mengalami gejala ini saat memasuki masa menopause.

    3. Night sweats atau berkeringat di malam hari

    Night sweats adalah keringat yang sering muncul saat malam hari. Biasanya datang secara tiba-tiba dan bisa disertai dengan gejala lain, seperti demam atau menggigil. Flushing adalah kondisi kemerahan pada wajah tanpa adanya infeksi atau peradangan tertentu.

    4. Kesehatan mental yang terganggu

    Gangguan pada kesehatan dan kestabilan mental seseorang juga seringkali dirasakan saat memasuki masa menopause, seperti depresi, kecemasan, insomnia atau kesulitan tidur, dan kesulitan untuk berkonsentrasi.

    5. Gangguan pada pertumbuhan rambut

    Menopause juga seringkali menyebabkan kerontokan atau penipisan pada rambut. Selain itu, menopause juga bisa memicu pertumbuhan rambut di area lain tubuh, seperti pada wajah, leher, dada, dan punggung.

    6. Peningkatan berat badan

    Banyak wanita yang memasuki masa ini mengeluhkan adanya peningkatan berat badan secara signifikan.

    7. Permasalahan pada organ reproduksi

    Vagina kering juga bisa menjadi salah satu permasalahan yang timbul akibat menopause. Menurunnya produksi hormon pada tubuh bisa menyebabkan vagina menjadi kering. Vagina yang kering bisa menimbulkan rasa gatal dan sakit. Tak hanya pada vagina, infeksi saluran kemih juga kerap dialami oleh banyak wanita.

    8. Menurunnya gairah seksual

    Perubahan kadar hormon pada tubuh memegang peran besar dalam fungsi seksual seseorang. Ketika mengalami penurunan kadar hormon estrogen dan testosteron, wanita bisa mengalami kesulitan dalam terangsang.

    9. Rasa sakit atau nyeri

    Wanita yang mengalami menopause biasanya mengalami rasa sakit di bagian kepala, sendi, maupun payudara.

    10. Kulit terasa lebih kering

    Tak hanya vagina yang mengalami kering, kulit tubuh juga seringkali menjadi lebih kering. Selain itu, area sekitar mulut dan mata juga mengalami hal yang sama.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 7 Makanan Pembersih Miss V, Sehat dan Tetap ‘Menggigit’


    Jakarta

    Menjaga kebersihan vagina adalah hal yang paling penting dilakukan oleh setiap wanita. Selain itu, pola makan yang sehat dan seimbang tidak hanya menyehatkan tubuh saja, namun juga bermanfaat untuk kesehatan vagina. Ketika wanita mengkonsumsi makanan yang tidak sehat, dapat menyebabkan vagina menjadi infeksi dan memiliki bau yang tidak enak.

    Seperti yang diketahui oleh kebanyakan orang, vagina adalah organ reproduksi yang mempunyai peran besar dalam kehidupan wanita. Jika kesehatan vagina tidak dapat dijaga dengan benar, maka menyebabkan masalah pada sistem reproduksi. Hal tersebut yang menyebabkan wanita memiliki gangguan kesuburan dan aktivitas seksual yang terganggu.

    Vagina yang sehat dengan kadar pH yang seimbang akan terhindar dari berbagai permasalahan. Namun, jika kadar pH tidak seimbang maka bakteri akan berkembang biak dan menyebabkan adanya infeksi pada vagina.


    Kadar pH yang tidak seimbang disebabkan oleh sabun yang memiliki wangi, hal ini yang menyebabkan keasaman alami vagina menjadi terganggu. Selain itu, pakaian yang ketat juga menyebabkan perubahan pH karena tidak adanya sirkulasi udara untuk kelembaban kulit.

    Dikutip dari Healthline, berikut delapan jenis makanan yang dapat menyehatkan vagina:

    1. Sayuran hijau

    Mengkonsumsi sayuran hijau terbukti dapat menyehatkan tubuh dan vagina. Selain itu, sayuran dapat memperlancar sirkulasi darah karena memiliki nutrisi yang baik untuk tubuh. Aliran darah ini dapat membantu dalam masalah vagina kering, meningkatkan gairah seksual, dan kandungan vitamin E, magnesium, dan kalsium dapat memperkencang otot vagina.

    2. Ubi

    Ubi kaya akan beta karoten dan vitamin A. Nutrisi yang ada pada ubi dapat memperkuat jaringan otot dinding rahim dan vagina, selain itu dapat meningkatkan kesuburan dan produksi hormon seks. Ubi memiliki kandungan vitamin, kalsium, folat, dan beta-karoten yang dapat mencegah bakteri vaginosis atau infeksi vagina lainnya dan sangat direkomendasi bagi wanita dengan PCOS.

    3. Jus kranberi

    Banyak penelitian yang telah memberikan saran untuk wanita mengkonsumsi jus kranberi tanpa pemanis atau kapsul ekstrak untuk mengatasi permasalahan infeksi saluran kemih. Buah kranberi memiliki antioksidan dan senyawa asam yang dapat melawan infeksi dan bakteri pada kandung kemih.
    Selain itu, buah ini dapat mempertahankan keseimbangan pH vagina dan membuat vagina menjadi lebih sehat akibat infeksi yang dapat menyebabkan bau tidak sedap.

    4. Kedelai

    Kedelai seperti olahan tempe dan tahu dapat menjaga kesehatan tubuh, terutama ketika kadar estrogen berkurang yang menyebabkan wanita susah bergairah. Terdapat banyak hal yang dapat menurunkan kadar estrogen seperti mengkonsumsi obat hingga menopause. Namun, kekurangan estrogen juga menyebabkan vagina menjadi kering pasca menopause.

    5. Mengkonsumsi buah

    Selain menyehatkan tubuh, buah juga dapat meningkatkan aliran darah karena memiliki antioksidan yang tinggi. Buah dapat menjaga sel-sel dan mengurangi stres yang dapat meningkatkan kesuburan wanita. Kamu dapat mengkonsumsi buah yang mengandung antioksidan tinggi seperti dilema, bluberi, stroberi, apel, dan alpukat.

    Alpukat terbukti dapat meningkatkan libido. Buah ini memiliki kaya akan lemak sehat dan vitamin, sehingga meningkatkan kadar estrogen, memperkuat dinding vagina dan meningkatkan keberhasilan jika wanita mengatasi permasalahan kesuburan dengan IVF,

    6. Makanan kaya probiotik

    Wanita dapat mengkonsumsi yogurt untuk membuat usus menjadi sehat dan mengurangi gejala adanya infeksi pada vagina. Bakteri baik yang ada pada yogurt dapat meningkatkan pH vagina dan mencegah adanya pertumbuhan bakteri yang berbahaya. Selain itu, wanita dapat mengkonsumsi kimchi ataupun teh kombucha agara jumlah bakteri baik pada vagina tetap terjaga.

    7. Mengkonsumsi omega-3

    Mengkonsumsi ikan yang memiliki omega-3 dapat membantu sirkulasi aliran darah untuk meningkatkan gairah seks. Selain itu, mengkonsumsi ikan juga dapat meringankan kram saat menstruasi.

    Kandungan omega-3 yang terdapat pada ikan kembung, salmon, dan juga sarden dapat meningkatkan performa di ranjang. Hormon tubuh dapat meningkatkan sirkulasi darah ke alat kelamin, sehingga pasangan lebih mudah untuk bergairah.

    (Jieffa Nurhaliza/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 5 Hal yang Diam-diam Membunuh Gairah Seksual, Bikin Bercinta Jadi Turn Off


    Jakarta

    Bercinta seharusnya menjadi hal yang paling diinginkan oleh pasangan. Namun jika tiba-tiba perasaan itu hilang, artinya ada sejumlah faktor yang memang telah membunuh gairah seksual. Kondisi ini tidak hanya dialami oleh pria, wanita juga dapat mengalami penurunan gairah seksual.

    Dikutip dari Entertainment Times, berikut hal-hal yang dapat membuat menurunnya gairah seksual pada pria dan wanita:

    1. Konsumsi alkohol

    Minum alkohol secara berlebihan dapat menurunkan gairah seks. Tak hanya pria, wanita yang minum alkohol menyebabkan masalah kekeringan pada vagina. Konsumsi alkohol dapat menurunkan lubrikasi sehingga vagina akan sulit mencapai orgasme.


    2. Disfungsi ereksi

    Disfungsi ereksi merupakan kondisi yang mempengaruhi hubungan seksual, terkadang kondisi ini juga menjadi tanda adanya penyakit tertentu. Seseorang yang mengalami gejala disfungsi ereksi dapat menyebabkan stres dan depresi.

    Adapun gejalanya dapat berupa, kesulitan dalam ereksi dan mempertahankannya selama berhubungan seksual, serta berkurangnya gairah seks dan sensitivitas di penis.

    Kondisi ini umumnya terjadi pada pria di atas 40 tahun. Cara paling aman untuk memperbaiki permasalahan ini adalah merubah gaya hidup dengan mengkonsumsi makanan yang meningkatkan gairah.

    3. Depresi

    Gangguan pada suasa hati ini adalah respons mental seseorang dalam menghadapi permasalahan. Depresi dapat mempengaruhi metabolisme gula darah yang dapat menurunkan gairah seksual.

    Jika mengalami depresi, cobalah mengatasinya dengan mengatur pola hidup dengan istirahat yang cukup, olahraga, melakukan yoga, dan bercerita kepada pasangan untuk saling membantu dalam menyelesaikan masalah.

    4. Menopause

    Menopause adalah kondisi yang ditandai dengan berakhirnya siklus menstruasi. Pada wanita, menopause mempengaruhi produksi hormon pada tubuh sehingga gairah seksual dapat mengalami perubahan atau penurunan.

    Saat menopause, kadar hormon estrogen mengalami penurunan. Hal ini mengakibatkan aliran darah yang mengalir ke vagina menjadi sedikit yang menyebabkan vagina menjadi kering. Terkadang, kondisi ini yang menyebabkan wanita tidak menginginkan berhubungan seks karena akan terasa menyakitkan.

    5. Kurang tidur

    Kurang tidur dapat membuat kita sulit untuk berkonsentrasi. Saat lelah, seks menjadi kurang bergairah dan kamu tidak dapat memberikan kepuasan untuk pasangan.

    Selain itu, kurang tidur juga mempengaruhi kesuburan pria. Penelitian juga mengungkapkan bahwa pria dengan kualitas tidur yang kurang memiliki air mani yang lebih rendah dibanding dengan pria yang memiliki kualitas tidur cukup.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Bingung Cari Obat Gatal Miss V di Apotek? Boleh Coba Dulu 6 Ramuan Alami Ini


    Jakarta

    Obat gatal Miss V diberikan berdasarkan kondisi dan penyebabnya. Jika sebatas hormon atau pertumbuhan jamur yang tidak terlalu parah, masyarakat bisa menggunakan cara sederhana yang tentunya mudah dilakukan di rumah.

    Ada banyak faktor yang memicu gatal di area organ kewanitaan. Salah satu penyebab terbanyak adalah pertumbuhan jamur dan bakteri. Sebenarnya, kedua mikroba tersebut sudah ada secara alami di vagina. Namun, kebersihan yang tidak terjaga membuat pertumbuhannya tidak terkendali sehingga menimbulkan gatal.

    Perubahan hormonal juga menimbulkan efek yang sama. Hal ini dapat terjadi selama masa kehamilan, menstruasi, menopause, dan masa transisi sebelum menopause.


    Pada kasus tertentu, Penyakit Menular Seksual (PMS) dan kelainan kulit dapat memengaruhi area di sekitar kemaluan. Itu sebabnya, kasus ini perlu perhatian medis.

    Obat Gatal Miss V

    Dikutip dari Healthline, berikut cara-cara alami untuk menghilangkan gatal vagina yang diyakini efektif dan gampang dicoba:

    1. Larutan Soda Kue

    Menurut penelitian pada 2014, soda kue terbukti berhasil membunuh sel Kandidiasis, yaitu sel yang sama penyebab infeksi jamur. Karena efek antijamur itu, soda kue dipercaya dapat menghilangkan rasa gatal di vagina.

    The National Eczema Association (NEA) merekomendasikan mandi soda kue dengan cara menambahkan seperempat cangkir bubuk tersebut ke bak mandi atau membuatnya menjadi pasta, kemudian mengoleskannya ke kulit.

    2. Oatmeal

    Kulit kering dan perubahan hormonal, termasuk kadar estrogen yang rendah, dapat menyebabkan gatal di vagina. Jika kasusnya begitu, berendam dengan colloidal oatmeal adalah solusinya.

    Colloidal oatmeal adalah sejenis skincare yang terbuat dari oatmeal yang dihaluskan sehingga teksturnya menjadi bubuk atau gel. Caranya, cukup larutkan oatmeal ke dalam air hangat dan berendam sekitar 20 menit.

    3. Bawang Putih

    Percaya atau tidak, bawang putih memang memiliki 1001 manfaat, mulai dari pencegah inflamasi, melindungi jantung, hingga penangkal radikal bebas. Khususnya untuk vagina, jenis umbi-umbian ini dapat membantu mencegah atau mengobati infeksi bakteri.

    Namun, menggunakan bawang putih mentah langsung ke kulit vagina akan menyebabkan efek samping, seperti luka bakar dan reaksi alergi. Wanita dianjurkan untuk mengonsumsinya sebagai makanan atau dalam bentuk kapsul.

    4. Yogurt

    Probiotik dalam yogurt mendorong pertumbuhan bakteri baik di vagina. Penelitian dari National Institutes of Health pada 2012 membandingkan efektivitas perawatan yogurt dan madu yang diberikan ke 82 wanita dan 47 partisipan menggunakan krim antijamur yang dijual bebas. Hasil studi tersebut menemukan campuran madu dan yogurt lebih efektif dalam mengobati infeksi jamur vagina daripada obat antijamur yang dijual bebas.

    Hal itu juga dibuktikan juga pada penelitian lanjutan di tahun 2015. Perlu dicatat, yogurt yang dipakai berjenis ‘greek’ atau original tanpa tambahan pemanis atau pengawet.

    5. Konsumsi Makanan Probiotik

    Sama halnya yogurt, makanan probiotik mampu mengurangi pertumbuhan jamur dan bakteri serta menjaga kesehatan vagina melalui penyerapan usus. Makanan ini termasuk:

    • Tempe
    • Kimchi
    • Acar
    • Keju
    • Sup kedelai jepang (miso)

    6. Kompres dengan Air Dingin

    Gatal terus-menerus mengakibatkan rasa tidak nyaman. Lebih berbahaya lagi jika dibiarkan dan digaruk dengan keras. Cara lebih aman untuk menangguhkan keluhan tersebut adalah mengompres pakai air dingin dan letakkan di atas vulva (bagian terluar vagina).

    Secara bertahap, rasa gatal akan berkurang. Namun, pastikan kain yang dipakai sudah bersih dan higienis.

    Cara Mencegah Gatal di Miss V

    Jika sebelumnya sering menggunakan celana dalam yang ketat dan tidak menyerap keringat, mulai sekarang gantilah dengan bahan katun. Mengenakan pakaian dengan bahan 100 persen katun dapat mencegah pertumbuhan jamur karena mengurangi area lembab.

    Selain itu, hindarilah penggunaan parfum dan detergen yang tinggi bahan kimia. Sebab, dua produk tersebut bisa memperparah kondisinya sekaligus menghilangkan keasaman alami pada vagina yang sehat.

    Jika metode rumahan tersebut tidak kunjung memberikan hasil, jangan dibiarkan terlalu lama. Segera konsultasikan ke dokter supaya mendapat diagnosis dan obat gatal Miss V yang telah diresepkan.

    (naf/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Rata-rata ‘Normal’ Kedalaman Miss V, Bisa Memanjang Berapa Cm saat Terangsang?


    Jakarta

    Hubungan seksual adalah sebuah hal yang sangat penting untuk setiap pasangan. Rutin melakukan hubungan intim dapat berdampak baik pada kesehatan tubuh dan keharmonisan rumah tangga.

    Kenikmatan seksual dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Konon, salah satu hal yang dapat mempengaruhi kenikmatan seksual pasangan adalah kedalaman vagina. Apakah itu benar?

    Vagina rata-rata berukuran 7 sampai 10 sentimeter. Namun, saluran vagina sangat fleksibel dan dapat berubah dalam kondisi tertentu. Misalnya pada saat bergairah, sedang hamil, ataupun menopause.


    Dalam sebuah studi yang dilakukan pada tahun 2005, kedalaman rata-rata vagina adalah 9,6 sentimeter. Namun vagina memiliki kemampuan untuk meregang saat terangsang secara seksual untuk menampung penis.

    Selain itu, vagina juga bisa meregang hingga 15 sentimeter lebar ketika melahirkan anak.

    Apakah Kedalaman Vagina dapat Mempengaruhi Kenikmatan Seksual?

    Sebagian orang berpikir bahwa memiliki vagina yang lebih dalam dapat meningkatkan kenikmatan saat melakukan hubungan. Namun, nyatanya hal tersebut tak sepenuhnya benar.

    Kepala Uroginekologi dan Bedah Panggul Kedokteran Yale Oz Harmanli mengungkapkan ada hal lain yang dapat mempengaruhi kepuasan dalam melakukan hubungan seksual.

    “Bukti saat ini menunjukkan bahwa panjang vagina tidak berhubungan dengan kepuasan seksual. Kebanyakan wanita terangsang dari klitoris,” ucap Harmanli dikutip dari Insider, Minggu (26/2/2023).

    Tak hanya itu, studi lain yang dilakukan pada tahun 2010 melibatkan 500 wanita menemukan bahwa panjang vagina memang tak mempengaruhi seberapa aktif wanita dalam melakukan hubungan seksual.

    Vagina Terasa Longgar saat Berhubungan Seksual

    Mitos soal vagina yang longgar dapat mengurangi kenikmatan seksual adalah tidak benar. Vagina yang dianggap longgar sebenarnya lebih mencerminkan kurangnya gairah hubungan seksual atau kurangnya ereksi penis pada pria.

    Jika kualitas hubungan seksual menurun, ada baiknya pasangan saling berkomunikasi dan terbuka soal keinginan dan kebutuhan yang diperlukan. Mencoba hal-hal baru juga sangat disarankan untuk meningkatkan gairah seksual.

    (avk/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Cara Merapatkan Miss V dengan Cepat dan Alami, Bisa Dicoba di Rumah


    Jakarta

    Meskipun bersifat elastis, Miss V atau vagina bisa kendur seiring berjalannya waktu. Hal ini disebabkan karena melahirkan yang cukup sering atau wanita mulai memasuki masa menopause. Bagaimana cara merapatkan Miss V dengan cepat dan alami?

    Dikutip dari Healthshots, pakar kesuburan Dr Gunjan Sabherwal mengatakan kemampuan jaringan vagina untuk meregang dan kembali ke ukuran aslinya sedikit berbeda karena terpengaruh usia dan pascamelahirkan, tetapi variasi tersebut dikaitkan dengan perubahan pada otot dasar panggul.

    “Mendapatkan kembali kekuatan otot dasar panggul dapat membantu mengencangkan otot vagina Anda secara alami,” kata Dr Gunjan.


    Cara Merapatkan Miss V dengan Cepat dan Alami

    Terdapat beberapa latihan untuk mengembalikan kekuatan otot panggul yang memengaruhi kekencangan vagina:

    1. Kegel

    Kegel adalah salah satu metode merapatkan vagina yang paling disukai dan banyak dilakukan. Latihan kegel melibatkan otot-otot dasar panggul, menahan selama 5-10 detik, lalu dilepaskan. Ulangi selama 5-10 kali dalam sehari.

    2. Squats

    Squat bermanfaat mengencangkan area panggul dan otot vagina. Squat dilakukan dengan berdiri dengan kaki dan pinggul seperti kuda-kuda. Kemudian, turunkan tubuh seolah-olah akan duduk. Berdiri beberapa saat kemudian, lalu duduk kembali.

    3. Latihan meregangkan panggul

    Cara termudah untuk melakukan latihan ini adalah duduk di tepi kursi, rentangkan kaki dan tangan, dan bungkukkan tubuh ke arah pergelangan kaki. Area panggul harus diregangkan ke dalam.

    4. Legs up

    Mengangkat kaki ke atas dinding adalah latihan yang sangat baik untuk mengencangkan vagina dan mengembangkan kekuatan otot panggul. Kencangkan otot perut dan angkat kaki perlahan ke arah langit-langit sambil berbaring dengan punggung di lantai.

    5. Medicine ball sit up

    Latihan ini dapat mengencangkan vagina sekaligus mengatasi perut buncit. Duduk dengan lutut ditekuk dan kaki di lantai. Tubuh berbaring dengan punggung menghadap ke dinding.

    6. Latihan memiringkan panggul

    Berdiri dengan bahu dan punggung menempel ke dinding. Tarik pusar ke arah tulang belakang sementara punggung rata ke dinding. Kencangkan selama 4 detik lalu lepaskan.

    7. Gunakan bahan alami

    Dr Gunjan mengatakan berendam di bak mandi yang dilarutkan dalam air cuka adalah pengobatan rumahan yang populer dan sederhana untuk vagina yang kencang. Selain itu, ekstrak lidah buaya yang digunakan sebagai pencuci vagina membantu mengencangkan jaringan otot.

    Mengencangkan vagina tidak hanya membantu wanita mendapat kesenangan, tetapi juga meningkatkan kemungkinan kehamilan kedua. Beberapa manfaat pengencangan vagina adalah:

    • Memperbaiki gejala atrofi vagina

    • Mengurangi kekeringan vagina

    • Menyembuhkan pengobatan inkontinensia urin

    • Meningkatkan pelumasan

    • Penurunan infeksi bakteri

    • Meningkatkan kenikmatan seksual

    Cara merapatkan Miss V dengan cepat dan alami ternyata sangat sederhana. Namun, latihan ini perlu dilakukan secara konsisten. Anda dapat melakukannya di rumah secara mandiri atau meminta bantuan pasangan. Di samping merapatkan vagina, latihan yang dibantu pasangan bisa meningkatkan gairah dan keintiman.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy