Tag: mentimun

  • 10 Manfaat Timun yang Kaya Nutrisi, Bisa Memperkuat Tulang!

    Jakarta

    Timun seringkali ditemui sebagai lalapan atau acar yang menjadi pendamping makanan. Timun termasuk dalam keluarga labu-labuan bersama labu kuning, labu siam, dan melon.

    Selain menyegarkan, timun ternyata memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan tubuh. Jadi, timun merupakan salah satu pilihan dan bagian penting dari pola makan sehat.

    10 Manfaat Timun

    Timun mengandung banyak kandungan nutrisi mulai dari karbohidrat, protein, energi, serat, folat, vitamin A, vitamin C, vitamin E, hingga vitamin K. Berikut sederet manfaat dari timun:


    1. Meningkatkan Hidrasi

    Mengutip Cleveland Clinic, jika kamu sulit memenuhi kebutuhan cairan tubuh, kamu bisa mengkonsumsi timun. Makanan ini mengandung lebih dari 96% air, sehingga bisa meningkatkan hidrasi.

    2. Menguatkan Tulang

    Kombinasi vitamin K dan kalsium dari timun bisa memberi manfaat untuk tulang. Vitamin K membantu tubuh menyerap kalsium, sebagai nutrisi penting untuk membangun dan menjaga kekuatan tulang.

    3. Meningkatkan Kesehatan Usus

    Air dalam timun secara alami dapat membantu tubuh mengolah makanan dan menyerap nutrisi. Seratnya juga menjaga kelancaran buang air besar dengan mengatur pergerakan usus, sehingga terhindar dari sembelit.

    4. Membantu Mengatur Berat Badan

    Makan timun bisa mengatur berat badan karena rendah kalori, karbohidrat, dan gula. Selain itu, air dan seratnya mampu membuat perut kenyang lebih lama.

    5. Membantu Mengatur Gula Darah

    Timun memiliki skor indeks glikemik (GI) rendah. Indeks GI adalah sistem penilaian yang mengukur seberapa cepat makanan mempengaruhi gula darah. Selain itu, antioksidan dalam timun dapat membantu memperlambat perkembangan diabetes dan mengurangi komplikasi yang ditimbulkan.

    6. Mencegah Kanker

    Timun mengandung Cucurbitacin B (CuB) dalam jumlah yang tinggi. CuB merupakan senyawa tanaman alami yang memiliki pengaruh terhadap penyakit kanker.

    Sebuah penelitian menunjukkan, CuB berkontribusi terhadap pencegahan kanker. Selain itu, kulit timun terdiri dari yang membantu mengurangi sembelit dan melindungi tubuh dari kanker usus besar.

    Kalium dalam timun membantu menurunkan tekanan darah, sehingga menekan risiko gangguan jantung. Selain itu CuB dalam timun juga melindungi jantung melawan aterosklerosis, yaitu penumpukan lemak di dinding arteri.

    Sementara seratnya membantu menurunkan kolesterol. Penelitian menunjukkan, serat tersebut bisa menurunkan risiko penyakit jantung.

    8. Kaya Antioksidan

    Timun kaya akan antioksidan. Kandungan ini mampu menangkal radikal bebas yang memicu penyakit kronis seperti paru-paru, autoimun jantung, dan kanker.

    9. Mengurangi Lingkaran Hitam di Mata

    Mengutip buku Ensiklopedi Mentimun oleh Tim Penerbit KBM Indonesia dan Siti Nur Aidah, lingkaran hitam pada mata bisa terjadi karena kurang tidur atau menderita penyakit tertentu.
    Timun dikatakan dapat membantu mengurangi lingkaran mata. Caranya dengan mengiris tipis timun, kemudian ditempel di atas mata dan ditunggu selama 8-10 menit.

    10. Mengurangi Bau Mulut

    Timun juga bisa mengurangi bau mulut. Hal ini disebabkan karena serat dan kandungan air pada timun mampu meningkatkan produksi air liur. Sehingga kuman dan bakteri di dalam mulut pun terbasmi.

    Selain 10 manfaat timun dalam tulisan, mungkin masih banyak khasiat lain yang belum disebutkan. Mulai saat ini jangan segan konsumsi timun ya, dalam kondisi matang atau sudah diolah.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Timun Buah atau Sayur? Ternyata Ini Jawabannya


    Jakarta

    Banyak orang keliru ketika harus mengkategorikan timun sebagai buah atau sayur. Ternyata ini jawabannya dari sisi ilmu botani.

    Timun atau mentimun banyak dikonsumsi di Indonesia, mulai dari dijadikan lalapan atau jadi bahan campuran jus. Timun juga tergolong bahan makanan yang punya manfaat sehat.

    Membicarakan klasifikasinya, banyak orang belum tahu apakah timun termasuk buah atau sayuran. Sebagian besar menganggap timun adalah sayuran karena rasanya tidak manis, tapi banyak juga yang beranggapan timun adalah buah.


    Beda buah dan sayuran sebenarnya ada pada cara mereka dihasilkan. Buah adalah struktur reproduksi matang dan dapat dimakan dari tanaman berbunga.

    Manfaat Mentimun Bagi Kesehatan, Salah Satunya Cegah DiabetesTimun ternyata tergolong buah. Foto: Getty Images/iStockphoto/tolgart

    Buah juga mengandung benih yang bisa menjadi cara agar pohon tersebut berkembang biak, yakni berupa bijinya. Sementara sayuran adalah daun, batang, akar, pucuk, dan bagian lain dari tumbuhan yang bisa dimakan.

    Jika merujuk pada klasifikasi dan definisi botani, jelas bahwa timun adalah buah-buahan. Melansir Eating Well, seorang ahli botani menjelaskan bahwa buah tumbuh dari bakal buah yakni tanaman yang berbunga, buah ini biasanya mirip biji.

    Dari sini bisa terlihat, karena timun memiliki biji di tengahnya dan tumbuh dari bunga, maka secara botani timun adalah buah.

    Melansir Healthline, timun mengandung puluhan biji yang bisa digunakan untuk budidaya tanaman ini.

    Timun Jadi Rahasia Kecantikan Aisyah, Istri Rasulullah SAWTimun mengandung puluhan biji yang bisa digunakan untuk budidaya tanaman ini. Foto: iStock

    Hal ini tentu sangat sesuai dengan ilmu botani bahwa buah adalah sesuatu yang tumbuh dari bunga dan bisa dijadikan bahan untuk berkembang biak. Buah menampung benih yang bisa jadi tanaman baru, begitu juga dengan timun yang mengandung banyak biji di dalamnya.

    Walau demikian, timun tetaplah timun meski buahnya bisa jadi lalapan sebagai pelengkap makan yang dicocol dengan sambal seperti sayuran.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul Banyak yang Keliru, Timun Itu Buah atau Sayur?

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 3 Cara Konsumsi Mentimun Buat Diet yang Ampuh Turunkan BB


    Jakarta

    Mentimun bisa menjadi makanan yang aman dikonsumsi saat diet. Ahli diet juga telah menjelaskan kalau mengonsumsi mentimun baik untuk menurunkan berat badan.

    Pola makan harus diatur setiap harinya saat sedang diet. Pilihan makanan yang bergizi seimbang harus benar-benar diperhatikan.

    Mentimun bisa dikonsumsi secara rutin saat sedang diet. Karena, mentimun rendah kalori dan mengandung banyak air yang bisa menghidrasi tubuh, seperti diungkapkan oleh Destini Moody, seorang ahli diet.


    Dilansir dari Eat This (1/12), mentimun dikenal memiliki sifat menghidrasi, bisa menjadi tambahan rendah kalori yang luar biasa untuk salad atau camilan lainnya. Selain itu, mentimun mengandung antioksidan, vitamin, dan mineral.

    Sayuran satu ini dapat membantu pencernaan, dan meningkatkan kesehatan kulit sekaligus memberikan sejumlah kecil kalori. Menurut USDA, mentimun mengandung 15 kcal per 100 gram dan jumlah airnya sebanyak 96 persen.

    Moody menjelaskan, “Mentimun sebagian besar terdiri atas air, artinya dapat mengisi banyak volume di perut tanpa menambahkan banyak kalori. Jadi mengonsumsi makanan bervolume tinggi dan rendah kalori adalah cara terbaik untuk menurunkan berat badan.”

    Berikut cara menikmati timun untuk diet:

    1. Sajikan dengan saus cocolan berprotein

    cara menikmati mentimun untuk dietcara menikmati mentimun untuk diet Foto: Getty Images/iStockphoto

    Mentimun bisa dijadikan camilan yang menyehatkan. Sebenarnya, kamu bisa langsung menyantapnya, tapi lebih enak kalau ditambahkan saus cocolan.

    Saus cocolan untuk mentimun ini bisa berupa tzatziki atau hummus yang berbahan dasar yogurt. Yogurt ini menjadi asupan protein tinggi yang penting dikonsumsi.

    Kombinasi irisan mentimun yang renyah dan saus kaya protein ini akan menambah variasi dan meningkatkan rasa kenyang. “Protein dalam yogurt akan meningkatkan rasa kenyang dan menjadikannya camilan yang segar,” kata Moody.

    2. Campurkan ke salad

    cara menikmati mentimun untuk dietcara menikmati mentimun untuk diet Foto: Getty Images/iStockphoto

    Salad juga banyak dikonsumsi saat diet. Hidangan yang terdiri atas beragam sayuran segar dan renyah ini bisa dipadukan dengan aneka dressing nikmat.

    Kamu bisa memadukan aneka sayuran dengan mentimun untuk seporsi salad. Moody menjelaskan kalau mentimun ini dapat memberikan manfaat untuk menurunkan berat badan.

    Mentimun pada salad akan menambah tekstur lezat sekaligus meningkatkan hidrasi dan nutrisinya. Mentimun juga rendah kalori yang dapat menjaga berat badan tetap terkendali.

    3. Jadikan camilan

    cara menikmati mentimun untuk dietcara menikmati mentimun untuk diet Foto: Getty Images/iStockphoto

    Saat sedang memasak sebaiknya menghindari ngemil sembarangan. Sebaiknya diganti menggunakan irisan mentimun. Tekstur renyah dan kandungan airnya ini menjadikan mentimun ideal untuk mengekang rasa lapar.

    Hal ini mendukung tujuan penurunan berat badan dengan meminimalkan godaan dari makanan yang kurang sehat. Mengonsumsi mentimun sebagai camilan juga membantu tubuh tetap terhidrasi dan bergizi.

    Moody juga mengatakan kalau ngemil mentimun juga bisa mendapatkan asupan nutrisi yang baik. “Camilan mentimun ini bisa menahan rasa lapar. Ini akan mencegahmu memilih makanan juga mendapatkan dosis vitamin K yang cukup,” katanya.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Mau Masukin Diet GLP-1 ke Resolusi Tahun Baru? Ini Wanti-wanti Dokter Gizi


    Jakarta

    Diet biasanya menjadi salah satu resolusi atau komitmen yang akan diterapkan oleh banyak orang saat menyambut tahun baru. Namun, perlu diperhatikan untuk memilih metode diet benar, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

    Spesialis gizi klinis dari Mayapada Hospital Kuningan, Jakarta Selatan, dr Oki Yonatan Oentiono, SpGK, PNS (Physician Nutrition Specialist) mengatakan memang ada banyak tren diet viral di tahun 2024 yang sebenarnya cukup ekstrem untuk ditiru.

    Beberapa metode diet yang sempat nge-tren di media sosial pada tahun 2024 di antaranya diet mentimun ala pria Jepang, lalu 90-30-50 yang dikenalkan oleh ahli diet di Amerika Serikat, diet 30-30-30, water fasting, hingga diet Tiongkok.


    “Saya berharap ada diet-diet yang positif ya (di tahun 2025), jadi bukan yang aneh-aneh yang berbahaya dan berisiko tinggi,” kata dr Oki saat berbincang dengan detikcom, Jumat (13/12/2024).

    Terkait diet mentimun ala pria Jepang, diet Tiongkok, hingga water fasting sebenarnya metode ini terbilang cukup ekstrem meskipun menawarkan hasil yang memuaskan.

    Diet mentimun ala seorang koki di Jepang Nozaki Hiromitsu diklaim sukses menurunkan berat badan hingga 11 kg dalam waktu dua bulan. Nozaki mengaku bahwa dirinya mengonsumsi mentimun mentah hampir setiap hari.

    Sementara, diet Tiongkok disebut bisa turunkan 10 kg dalam waktu kurang dari seminggu. Aturan dalam metode ini yakni hanya mengonsumsi satu jenis makanan per hari.

    Menurut dr Oki, beberapa metode diet memang bisa dikategorikan ekstrem. Hal ini tentunya memiliki risiko kesehatan yang wajib menjadi perhatian.

    “Kalau hanya makan mentimun, risiko pertama pasti mudah lemas karena kalorinya kurang, nggak ada proteinnya. Kalau kenyang hanya sekadar mengisi perut, rasa kenyangnya beda kalau makan protein, karbohidrat, kenyangnya lebih memuaskan,” kata dr Oki.

    “Sementara diet Tiongkok bisa bikin mudah sakit batuk, pilek, kalau ada luka sulit sembuh. Bisa kayak gitu (diabetes), mekanismenya berbeda tapi kurang lebih kaya gitu. Kemudian bisa rambut rontok, kalau pada perempuan bisa nggak menstruasi,” sambungnya.

    Lalu untuk metode diet water fasting, dr Oki tentu tidak menyarankan hal ini. Pasalnya, hanya mengisi perut dengan air saja di pagi dan siang hari tentu tidak akan cukup mencukupi kebutuhan harian.

    “Hari ini mungkin nggak papa, tapi besok udah di UGD, mungkin pingsan,” tutupnya.

    NEXT: Diet GLP-1 dan Tren Lain yang Diprediksi Ngehits di Tahun 2025

    Untuk tahun 2025, dr Oki memprediksi ada sejumlah tren diet yang bakal ngehits. Mulai dari diet GLP-1 hingga diet rendah gula.

    “Nah yang pertama itu tadi ya, ada diet GLP-1,” kata dr Oki saat berbincang dengan detikcom, Jumat (13/12/2024).

    Sebagai gambaran, GLP-1 atau Glucagon-Like Peptide 1 merupakan salah satu hormon yang membantu tubuh memberikan sinyal kenyang ke otak. Obat diabetes yang belakangan populer untuk mengatasi obesitas, Ozempic, juga mengandung hormon ini.

    Diet GLP-1 muncul karena tidak semua orang punya akses untuk mendapatkan Ozempic, dan memang tidak semua orang membutuhkannya. Sebagai gantinya, diet ini menawarkan menu makan tinggi serat dan protein yang memberikan efek serupa dengan GLP-1 yakni perasaan cepat kenyang.

    “Lalu saya dengar-dengar ada kebijakan mengenai gula ya. Jadi mungkin nanti bisa trending (di 2025) diet rendah gula kalau sampai gula dilabelin. Jadi kita bisa tahu ‘oh makanan minuman ini tinggi gula, rendah gula’,” sambungnya.

    Selain itu, dr Oki menambahkan metode diet yang kerap dijalani selebritis Tanah Air yakni intermittent fasting (IF) juga masih akan banyak diminati oleh masyarakat di tahun 2025.

    (dpy/up)



    Sumber : health.detik.com

  • Ingin Turun 10 Kg dalam 2 Bulan dengan Diet Mentimun? Catat Saran Dokter Gizi


    Jakarta

    Ingin memasukkan diet mentimun dalam resolusi diet tahun baru? Boleh-boleh saja, tapi sebaiknya simak saran dokter gizi karena diet ini tidak 100 persen aman.

    Diet mentumin pertama kalil dipopulerkan oleh salah seorang koki di Jepang bernama Nozaki Hiromitsu. Baru-baru ini, ia mengejutkan publik dengan penampilan terbarunya karena sebuah metode diet mentimun miliknya. Nozaki mengklaim berhasil menurunkan berat badan hingga 11 kg hanya dalam waktu dua bulan.

    Dikutip dari VN Express, metode diet mentimun ini memiliki dua aturan sederhana. Pertama adalah seseorang mengonsumsi mentimun sebelum makan, kedua kunyah mentimun tersebut selama 20 kali di setiap gigitannya.


    Nozaki mengaku dirinya rutin mengonsumsi mentimun mentah setiap hari. Terlebih di daerah tempat tinggalnya yakni Fukushima, mentimun merupakan komoditi unggulan.

    Nozaki mengaku mulai mengkonsumsi mentimun kapan saja saat merasa lapar. Bahkan, dirinya kerap mengganti menu sarapan dan makan malamnya hanya dengan mentimun.

    Tentunya, diet yang dilakukan Nozaki menarik perhatian banyak masyarakat dan mungkin saja metode ini akan ditiru oleh banyak orang di Indonesia agar bisa membantu menurunkan berat badan.

    Namun, ada beberapa hal yang wajib diperhatikan sebelum mencoba metode diet mentimun ala Nozaki tersebut.

    Spesialis gizi klinis dari Mayapada Hospital Kuningan, Jakarta Selatan, dr Oki Yonatan Oentiono, SpGK, PNS (Physician Nutrition Specialist) mengatakan timun memang dikenal sebagai golongan sayuran yang tinggi serat dan vitamin.

    Menurut dr Oki, mereka yang ingin mencoba diet mentimun harus memerhatikan nutrisi harian lain yang wajib dipenuhi seperti karbohidrat, protein, dan lemak. Hanya mengonsumsi timun sepanjang hari tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

    “Kalau mau diet mentimun, bisa dilakukan sebagai selingan. Jadi makan pagi porsinya kecil, kemudian setelah dua jam bisa makan timun sebagai selingan untuk mengganjal perut, jadi buat ngisi perut,” kata dr Oki kepada detikcom, Jumat (13/12/2024).

    “Misalnya sudah makan timun jam 9 pagi, nanti jam 12 makan siangnya bisa setengah porsi karena sudah kenyang makan timun tadi,” sambungnya.

    dr Oki menegaskan untuk tidak hanya mengonsumsi timun saja untuk membuat perut kenyang. Hal ini memang dapat menurunkan berat badan dengan cepat, namun ada masalah kesehatan yang juga menanti.

    “Dari yang biasanya kita makan (normal) pagi, siang, malam tiba-tiba hanya makan timun yang hampir nggak ada kalorinya. Turunnya luar biasa cepat, tapi risikonya juga tinggi dan kemungkinan akan bisa kembali dengan cepat lagi berat badannya,” katanya.

    (dpy/up)



    Sumber : health.detik.com

  • Diet Mentimun Bikin BB Pria di Jepang Turun 11 Kg, Dokter Wanti-wanti soal Ini


    Jakarta

    Seorang koki di Jepang berhasil menurunkan berat badannya hingga 11 kg hanya dalam waktu dua bulan. Pria bernama Nozaki Hiromitsu itu menerapkan diet mentimun.

    Dia akan makan 1-2 mentimun setiap sebelum makan. Selama makan, Nozaki akan mengunyah sebanyak 20 kali di setiap gigitannya. Hasilnya, ia lebih sering buang air kecil dan membuat perutnya mengecil.

    Terkait ini, spesialis gizi dr Johanes Chandrawinata, SpGK, mengungkapkan bahwa mentimun memang rendah kalori. Dengan menerapkan cara makan seperti Nozaki, dapat membuat lebih cepat kenyang.


    “Akibatnya, asupan kalori berkurang dan berat badan pun turun,” terangnya pada detikcom, Kamis (5/12/2024).

    Namun, ada hal yang harus diperhatikan jika ingin mencoba diet mentimun ini. dr Johanes menekankan pentingnya mencuci kulit mentimun sampai benar-benar bersih.

    Pasalnya, pada mentimun terdapat kandungan pestisida yang mungkin saja masih menempel di kulitnya.

    “Yang harus diperhatikan adalah kemungkinan adanya kandungan pestisida pada kulit mentimun. Jadi, cuci bersih mentimun sebelum dikonsumsi,” kata dr Johanes.

    Dikutip dari MedicineNet, diet ini terdiri dari mentimun yang dikombinasikan dengan beberapa makanan yang kaya protein. Misalnya seperti telur, ayam, ikan, dan kacang-kacangan.

    Diet mentimun ini mengharuskan seseorang yang menjalaninya untuk mengkonsumsi mentimun di setiap waktu makan. Beberapa makanan yang dapat dikonsumsi bersama mentimun, meliputi:

    • Sayuran: Tomat, bayam, seledri, dan sayuran lain dalam jumlah sedikit.
    • Protein: Ayam, daging sapi rendah lemak, ikan, telur, greek yogurt, keju cottage, dan keju cheddar.
    • Karbohidrat: Nasi merah, kentang, dan roti gandum.
    • Minuman: Minuman rendah kalori seperti air putih atau teh.

    (sao/up)



    Sumber : health.detik.com

  • Pria Jepang Berhasil Turun 11 Kg dalam 2 Bulan dengan Diet Mentimun, Begini Metodenya

    Jakarta

    Pria di Jepang Nozaki Hiromitsu berhasil menurunkan berat badan hingga 11 kilogram (kg) dalam waktu dua bulan. Koki eksekutif di restoran bintang dua Michelin Buntokuyama itu menerapkan diet mentimun untuk membantu penurunan berat badannya.

    Diet ini hanya memiliki dua aturan sederhana. Pertama, konsumsi 1-2 mentimun sebelum makan. Kedua, kunyah setiap gigitannya selama 20 kali. Nozaki berasal dari Fukushima, sebuah wilayah di timur laut Jepang yang terkenal dengan produksi mentimunnya.

    Nozaki tumbuh dengan mengonsumsi mentimun mentah hampir setiap hari. Hal ini ternyata membantunya mengendalikan nafsu makan dan mengurangi intensitas ngemil.


    “Hasilnya, berat badan saya turun 11 kilogram dalam dua bulan. Lebih sering buang air kecil dan perut saya mengecil,” kata dia, dikutip dari VN Express.

    Saat ini, Nozaki mempertahankan berat badannya yang turun selama hampir lima tahun. Berat badannya juga tidak pernah mengalami kenaikan sama sekali. Menurut Nozaki, diet yang dilakukannya bukan jenis diet ketat yang membuat orang tersiksa.

    Justru, diet ini bisa jadi alternatif yang layak, memungkinkan individu terus makan secara normal dan tetap mencapai tujuan untuk menurunkan berat badan.

    Dikutip dari Healthline, diet mentimun adalah metode penurunan berat badan jangka pendek. Sebagian orang yang menerapkan diet ini mengklaim bahwa selama 7-14 hari dapat menghasilkan penurunan berat badan sebanyak 15 pon (7 kg). Bahkan, para pendukung diet ini terkadang menggunakan slogan, “7 hari untuk 7 kilogram.”

    Diet ini menyarankan agar seseorang mengonsumsi mentimun setiap kali merasa lapar. Teorinya adalah karena mentimun rendah kalori, seseorang dapat mengonsumsinya sebanyak yang diinginkan dan tetap mengalami defisit kalori.

    Mentimun rendah protein, nutrisi yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan kulit, otot, dan persendian. Karena alasan ini, diet ini merekomendasikan untuk memadukan mentimun dengan beberapa makanan kaya protein.

    Terkait penurunan berat badan, tidak ada penelitian yang menganalisis soal diet mentimun secara khusus. Namun, seseorang dapat berharap untuk menurunkan berat badan saat menjalaninya, karena diet ini sangat rendah kalori.

    Mentimun seberat 10 ons (300 gram) rata-rata hanya mengandung 45 kalori. Bahkan jika seseorang makan 10 mentimun, ini hanya akan menghasilkan 450 kalori. Selain itu, mentimun juga mengandung sejumlah kecil nutrisi, seperti kalium, vitamin C, dan vitamin K.

    (suc/suc)



    Sumber : health.detik.com

  • Diet Mentimun ala Pria Jepang, Sukses Turun 11 Kg dalam 2 Bulan

    Jakarta

    Seorang koki di Jepang, Nozaki Hiromitsu, mengejutkan publik dengan penampilan terbarunya. Ternyata, ia berhasil menurunkan berat badannya hingga 11 kg hanya dalam waktu dua bulan.

    Koki eksklusif di restoran bintang dua Michelin Buntokuyama itu menurunkan berat badan dengan metode diet mentimun atau cucumber diet selama dua bulan. Dikutip dari VN Express, diet ini ternyata hanya memiliki dua aturan sederhana.

    Pertama, mengkonsumsi 1-2 mentimun sebelum makan. Aturan kedua, kunyah mentimun tersebut selama 20 kali di setiap gigitannya.


    Nozaki diketahui berasal dari daerah Fukushima, wilayah yang terletak di timur laut Jepang. Daerah tersebut memang terkenal dengan produksi mentimunnya.

    Koki tersebut tumbuh dengan mengkonsumsi mentimun mentah hampir setiap hari. Namun, ternyata cara kebiasaan itu yang dapat membantunya mengendalikan nafsu makan dan mengurangi intensitas ngemil.

    Ide diet mentimun ini muncul setelah Nozaki melakukan pemeriksaan medis pada tahun 2011. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa Nozaki mengalami penyakit hati berlemak dan kolesterol tinggi.

    Akibat kondisi tersebut, ia harus menurunkan berat badannya agar dapat kembali bugar. Dari situ, Nozaki mulai menerapkan metode diet mentimun.

    Nozaki mulai mengkonsumsi mentimun kapan saja saat merasa lapar. Bahkan, ia kerap mengganti menu sarapan dan makan malamnya hanya dengan mentimun.

    “Hasilnya, berat badan saya turun 11 kg dalam dua bulan. Lebih sering buang air kecil dan perut saya mengecil,” terang Nozaki.

    Kini, Nozaki terus mempertahankan berat badannya selama hampir lima tahun. Berat badannya juga tidak pernah mengalami kenaikan sama sekali.

    Menurutnya, diet yang dijalaninya itu bukan jenis diet yang ketat atau membuat orang merasa tersiksa. Nozaki mengungkapkan diet ini mungkin bisa menjadi alternatif, yang memungkinkan seseorang untuk bisa makan secara normal dan tetap sukses menurunkan berat badan.

    Mentimun dapat membantu menurunkan berat badan karena mengandung enzim yang meningkatkan metabolisme lemak. Enzim ini sensitif terhadap panas, sehingga mentimun mentah lebih ideal untuk dikonsumsi.

    Selain itu, mentimun juga sebagai sumber kalium yang berfungsi sebagai diuretik. Ini untuk membantu mengatur tekanan darah dan mengurangi retensi air dan pembengkakan.

    Dengan hanya 45 kalori per 300 gram mentimun, mentimun sangat cocok untuk dimakan mentah, dibuat salad, sandwich, atau sebagai lauk, dan dapat menggantikan makanan berkalori tinggi.

    Kandungan serat dalam mentimun membantu mengatur kesehatan usus, mencegah sembelit, dan menghambat lonjakan cepat kadar gula darah dan kolesterol.

    Mentimun juga mengandung vitamin C dan beta-karoten, yang bermanfaat bagi pembuluh darah, selaput lendir, dan kesehatan kulit. Bahkan mentimun ini dapat membantu mencegah kulit kering saat berdiet.

    (sao/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Rutin Konsumsi Air Mentimun Bisa Bantu Turunkan BB, Cocok untuk Diet!


    Jakarta

    Cara menurunkan berat badan bisa dengan mengonsumsi minuman sehat. Salah satu jenisnya adalah infused water yang terbuat dari racikan mentimun. Ini manfaatnya!

    Minuman sehat penting dikonsumsi saat sedang diet jika ingin menurunkan berat badan. Selain air putih biasa, kamu bisa menikmati minuman sehat lainnya yang menyegarkan.

    Dilansir dari Food NDTV (14/5), minuman sehat yang dimaksud adalah infused water. Infused water bisa diracik dengan bahan tambahan apapun, salah satunya adalah mentimun.


    Mentimun mudah sekali ditemukan di Indonesia dan harganya murah. Biasanya buah dengan kandungan air yang tinggi ini dinikmati sebagai lalapan atau acar.

    Cucumber vegetable food cut in slice and knife on cutting board for cooking in kitchen.mentimun Foto: Getty Images/iStockphoto/sasirin pamai

    Namun, banyak juga dikonsumsi sebagai campuran minuman segar. Seperti es timun serut yang populer ditawarkan di Padang, Sumatera Barat.

    Menurut ‘Healing Foods’ dari DK Publishing, komposisi mentimun yang encer mengandung mineral penting, vitamin, dan elektrolit, menjadikannya cara terbaik untuk meningkatkan asupan nutrisi dan penurunan berat badan.

    Selain menyengarkan air mentimun baik untuk diet. Karena memiliki manfaat untuk sistem pencernaan. Diketahui kalau mentimun mengandung erepsin, enzim pencernaan sebagai antiparasit, meningkatkan kesehatan usus, hingga pengelolaan berat badan.

    water with cucumber. Refreshing diet water with cucumber in a glass cup on a light background. detox drink concept. summer refreshing drink.water with cucumber. Refreshing diet water with cucumber in a glass cup on a light background. detox drink concept. summer refreshing drink. Foto: Getty Images/Kristina Maksymova

    Mentimun juga rendah kalori dengan kandungan airnya yang tinggi. Buah satu ini juga bisa menjadi camilan terbaik. Karena memberi rasa kenyang lebih lama.

    Air mentimun juga dapat meningkatkan hidrasi tubuh. Minuman ini bisa menghidrasi tubuh tanpa tambahan kalori, ini bisa membantu dalam membedakan antara rasa haus dan lapar.

    Konsumsi air infus mentimun secara teratur juga dapat meningkatkan metabolisme. Sehingga dapat memfasilitasi pengelolaan berat badan.

    Kapan waktu terbaik mengonsumsinya? Untuk hasil optimal, mulailah hari dengan mengonsumsi beberapa gelas air mentimun.

    Minumlah ramuan menyegarkan ini sepanjang hari, terutama sebelum makan. Karena bisa meningkatkan rasa kenyang dan mencegah makan berlebihan.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Manfaat Minum Jus Mentimun yang Segar dan Rendah Kalori


    Jakarta

    Mentimun tinggi kandungan air sehingga konsumsinya bagus untuk menghidrasi tubuh. Buah ini juga dikenal rendah kalori. Berikut manfaat konsumsinya!

    Mentimun merupakan buah yang umum ditemui di Indonesia. Seringkali dinikmati sebagai lalapan bersama sambal yang pedas. Mentimun juga cocok dijadikan bahan campuran minuman segar, salah satunya jus.

    Melansir Food NDTV (30/5), manfaat konsumsi jus mentimun dapat optimal dirasakan jika mengonsumsinya rutin. Kandungan nutrisinya dinilai baik untuk sejumlah manfaat kesehatan.


    Jus mentimun menjadi pilihan terbaik untuk menghidrasi tubuh, apalagi ketika cuaca tengah terik. Hal ini karena mentimun mengandung 96 persen air, seperti mengutip Bupa UK.

    Selain itu, jus mentimun juga populer dijadikan minuman detoks untuk menurunkan berat badan. Jus mentimun juga dapat meningkatkan energi, mengurangi kembung, dan lainnya.

    Berikut 5 manfaat dari mengonsumsi jus mentimun:

    1. Menghidrasi Tubuh

    Ilustrasi jus mentimunIlustrasi jus mentimun Foto: Getty Images/iStockphoto/etorres69

    Menghidrasi tubuh penting dilakukan untuk mendukung beberapa fungsi, seperti mengatur suhu, melancarkan pencernaan, hingga menjaga fungsi otak. Selain itu, hidrasi tubuh juga berperan dalam proses penurunan berat badan.

    Penelitian dari Web of Science menunjukkan bahwa mentimun mengandung sekitar 96 persen air. Oleh karena itu, minum jus mentimun dapat menghilangkan dahaga dan mendukung detoksifikasi alami tubuh.

    Jangan biarkan tubuh dehidrasi, karena dapat menyebabkan masalah kesehatan. Minumlah jus mentimun agar tetap terhidrasi dan berat badan terkendali.

    2. Rendah Kalori

    Tak hanya mengandung air yang banyak, tapi mentimun juga rendah kalori. Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), mentimun seberat 99 gram hanya mengandung kalori sebanyak 10 kcal.

    Kandungan kalori yang rendah membuat mentimun ideal dikonsumsi untuk menurunkan berat badan. Serat larut di dalamnya juga membantu proses tersebut.

    Manfaat lain dari jus mentimun ada di halaman selanjutnya…

    3. Mengurangi Kembung dan Retensi Air

    Jus mentimun ternyata juga bermanfaat mengurangi perut kembung yang disebabkan oleh penumpukan gas atau cairan dalam sistem pencernaan. Biasanya dikarenakan makan terlalu cepat atau kebanyakan hingga intoleransi terhadap laktosa atau gluten.

    Jus mentimun yang mengandung air tinggi ini dapat membantu proses pembuangan racun. Khasiat diuretiknya yang ringan dapat bermanfaat dalam membuang kelebihan air dan natrium, mengurangi bengkak di sekitar wajah dan perut kembung.

    4. Memperbaiki Metabolisme Tubuh

    Metabolisme tubuh juga dapat diperbaiki dengan mengonsumsi jus mentimun. Ini karena di dalam mentimun mengandung banyak zat antioksidan, vitamin K, dan senyawa cucurbitacin.

    Cucurbitacin terbukti dapat melawan peradangan dan diabetes, menurut penelitian dari National Institutes of Health. Jus mentimun juga dapat membantu memperbaiki metabolisme yang mendukung penurunan berat badan.

    5. Meningkatkan Energi

    Jus mentimun cocok dinikmati siang hari atau ketika cuaca panas, karena kandungan airnya yang mampu menyegarkan tubuh. Diketahui juga bahwa mentimun mengandung elektrolit alami, seperti kalium dan magnesium.

    Kandungan elektrolit tersebut menjadikan jus mentimun mampu menyeimbangkan cairan tubuh dan mencegah kelelahan. Tak hanya saat musim panas, tapi jus mentimun juga bisa dinikmati sebelum atau setelah olahraga, karena sensasinya yang ringan di perut.

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com