Tag: mentimun

  • 5 Manfaat Minum Air Lemon Mentimun Saat Perut Kosong di Pagi Hari


    Jakarta

    Selain kopi dan teh, campuran air lemon dan mentimun juga bisa dikonsumsi setiap pagi. Racikan ini menawarkan manfaat kesehatan, termasuk untuk pencernaan hingga hidrasi.

    Banyak orang mengawali pagi mereka dengan ritual minum kopi atau teh. Kedua minuman kafein itu memang menawarkan manfaat baik bagi tubuh. Sayangnya, minum teh atau kopi juga bisa menyebabkan ketidaknyamanan, seperti perut kembung atau dehidrasi.

    Jika mencari pilihan yang lebih sehat, segar, dan praktis, bisa beralih ke minuman lain yaitu campuran air lemon dan mentimun. Konsumsinya bermanfaat untuk kesehatan tubuh dan bisa jadi asupan pagi saat perut masih kosong.


    Melansir Times of India (07/06/2025), berikut 5 manfaat minum air lemon dan mentimun saat perut kosong di pagi hari:

    1. Melancarkan pencernaan dan kesehatan usus

    air lemon mentimunKonsumsi air lemon mentimun mampu melancarkan pencernaan usus. Foto: Getty Images/jenifoto

    Campuran lemon dan mentimun bisa meningkatkan kesehatan pencernaan. Lemon mampu merangsang pencernaan dengan cairan pencernaan dan empedu yang akan membantu pencernaan lebih mudah. Sedangkan mentimun menenangkan lapisan lambung.

    Lemon dan timun juga mengandung serat yang dapat melancarkan buang air besar. Serat di dalamnya membantu makanan bergerak lancar melalui usus.

    Minum air campuran lemon dan mentimun di pagi hari bisa menghilangkan kembung, meredakan keasaman, dan merangsang pergerakan usus, sehingga menciptakan usus sehat.

    2. Meningkatkan hidrasi

    air lemon mentimunMinum air lemon mentimun juga bisa tingkatkan hidrasi. Foto: Getty Images/jenifoto

    Setelah tidur malam yang nyenyak, tubuh biasanya mengalami dehidrasi. Minuman terdiri dari lemon dan mentimun ini menjadi pilihan tepat karena bisa menghidrasi kembali tubuh dan menjaga tubuh berada dalam kondisi hidrasi optimal.

    Mentimun mengandung banyak air dan elektrolisis alami, sedangkan lemon membantu hati membuang racun dari tubuh. Menjadikannya pilihan minuman detoksifikasi ringan yang tepat diminum setiap hari.

    Tubuh yang cukup terhidrasi oleh air lemon mentimun juga penting untuk menggerakkan fungsi organ, metabolisme, dan berbagai proses lainnya.

    Manfaat minum air lemon mentimun lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Bagus untuk manajemen berat badan

    Ilustrasi air lemonKalori rendah membuat racikan minuman ini bisa mengatur berat badan. Foto: Getty Images/gpointstudio

    Jika dikonsumsi pagi hari, kandungan kalori rendah pada racikan minuman ini dapat membantu mengurangi keinginan makan.

    Lemon mengandung asam sitrat yang dapat meningkatkan metabolisme, sementara mentimun memberikan rasa kenyang.

    Kombinasi tersebut dapat mendukung upaya untuk mengelola berat badan secara alami, terutama jika diimbangi dengan pola makan sehat dan olahraga.

    4. Tinggi antioksidan

    Air lemonAir lemon campur mentimun juga tinggi antioksidan. Foto: iStock

    Baik lemon ataupun mentimun sama-sama kaya akan antioksidan, seperti vitamin C. Kandungan tersebut mampu melawan stres oksidatif dan peradangan. Efeknya membuat kulit yang lebih bersih dan cerah serta membalikkan tanda-tanda penuaan.

    Mengonsumsi air lemon mentimun setiap hari juga dapat membuang kotoran yang memengaruhi kesehatan kulit.

    5. Mampu menyeimbangkan pH

    Meskipun lemon adalah buah yang bersifat asam, tetapi ketika dimetabolisme dalam tubuh, buah tersebut akan menciptakan efek basa.

    Minum segelas air lemon mentimun di pagi hari saat perut kosong dapat menyeimbangkan pH internal tubuh dan menghasilkan kesehatan secara keseluruhan. Terciptanya keseimbangan pH ini juga mampu menghilangkan peradangan dalam tubuh.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Tomat dan Mentimun Bisa Terpapar Salmonella, Waspadai 5 Tanda Keracunannya


    Jakarta

    Salmonella merupakan bakteri berbahaya yang bisa terpapar di sayuran segar, seperti tomat dan mentimun. Waspadai paparannya dan kenali lima tanda keracunan bakteri Salmonella.

    Infeksi salmonella atau disebut salmonellosis merupakan kelompok bakteri pemicu diare dan infeksi di saluran usus manusia. Bakteri ini dapat hidup di saluran usus hewan yang ditularkan ke manusia melalui makanan yang terkontaminasi kotoran hewan.

    Baru-baru ini di Amerika Serikat terjadi wabah Salmonella yang dikaitkan dengan kontaminasi lewat tomat dan mentimun.


    Dalam kebanyakan kasus, infeksi bakteri Salmonella akan sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari. Namun, infeksi ini bisa menyebabkan daya tahan tubuh melemah pada bayi, anak kecil, dan lansia.

    “Kami melihat infeksi salmonella di unit gawat darurat secara rutin sebagai akibat dari makanan yang terkontaminasi serta wabah sesekali, seperti yang baru-baru ini menjadi berita utama dari tomat dan mentimun yang terkontaminasi,” kata Arjun Venkatesh, MD, ketua kedokteran darurat di Sekolah Kedokteran Yale, seperti dikutip dari Eat This Not That.

    “Langkah-langkah kesehatan masyarakat sangat penting untuk menjaga masyarakat agar aman dari keracunan makanan, baik dalam makanan yang dipesan di restoran maupun yang dibeli di toko kelontong,” paparnya.

    Berikut tanda-tanda awal terinfeksi bakteri Salmonella menurut Eat This Not That.

    1. Diare

    Salah satu gejala awal keracunan makanan biasanya diare. Diare bisa berupa tinja yang encer dan bisa berdarah atau mengandung lendir,” kata Dr. Venkatesh.

    Jika Anda melihat darah dalam tinja, Anda harus segera menghubungi dokter.

    2. Kram

    Gejala umum Salmonella lainnya adalah kram. Kebanyakan orang yang terinfeksi mengalami kram perut yang bisa parah.

    3. Mual

    Gejala awal keracunan makanan akibat Salmonella lainnya adalah merasa mual.

    “Jika tiba-tiba merasa mual dua hingga empat jam setelah makan Anda perlu memeriksanya,” kata Dr. Venkatesh.

    4. Muntah

    Keracunan makanan akibat Salmonella sering kali disertai muntah. “Ini adalah tanda khas keracunan makanan dan dapat berlangsung cukup lama,” kata Dr. Venkatesh. CDC menghimbau Anda untuk menghubungi dokter jika mengalami muntah lebih dari dua hari.

    5. Kehilangan Nafsu Makan

    Tanda lain dari salmonella adalah kehilangan nafsu makan atau tidak merasa lapar. Seseorang mungkin kehilangan nafsu makan selama berjam-jam atau berhari-hari setelah infeksi. Anda juga harus memperhatikan tanda-tanda dehidrasi.

    “Dehidrasi berarti tidak memiliki cukup cairan dalam tubuh. Jika Anda mengalami diare atau muntah, pastikan untuk minum banyak cairan,” kata CDC.

    Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul 5 Tanda Keracunan Bakteri Salmonella dari Tomat dan Mentimun

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com