Tag: menu kopi

  • Dari Seminyak ke Fatmawati, Kafe Mungil Ini Punya Kopi Arabika Nikmat


    Jakarta

    Di tengah ramainya deretan kafe modern di Jakarta Selatan, hadir pendatang baru yang membawa nuansa berbeda yakni Little Langkah Coffee.

    Kafe ini bukan sekadar tempat ngopi biasa, melainkan cabang dari Bali yang akhirnya merambah ke ibu kota pada Februari tahun ini. Berlokasi di dalam Wisma Subud yang ada di Fatmawati, jaraknya sekitar satu kilometer dari Stasiun MRT Cipete.

    Little Langkah Coffee menawarkan pengalaman yang lebih intim dengan konsep mini coffee shop yang homey. Fasadnya sederhana tapi menawan, berpadu dengan interior biru-putih yang menghadirkan suasana santai khas rumahan.


    Dari sekadar bersantai hingga bekerja dengan laptop, kafe ini menjadi ruang nyaman untuk menepi sejenak dari hiruk pikuk kota sambil menikmati kopi racikan dengan biji kopi robusta asli Indonesia.

    Berikut beberapa menu kopi hingga kue yang bisa dicoba di Little Langkah Coffee:

    1. Dari Bali ke Fatmawati, Jakarta

    .Little Langkah Coffee Cabang Fatmawati. Foto: detikFood

    Little Langkah Coffee menjadi wajah baru dalam deretan kafe Jakarta Selatan. Kafe ini pertama kali berdiri di Bali pada 2020, kemudian berkembang dengan cabang di Seminyak dan Canggu. Pada Februari tahun ini, Little Langkah membuka cabang perdananya di Jakarta, tepatnya di Fatmawati.

    Kehadirannya membawa nuansa berbeda karena mengadaptasi konsep ‘mini coffee shop’ yang lebih homey, berbeda dengan cabang di Bali yang fokus pada konsep coffee to go.

    .Konsep ‘mini coffee shop’ yang lebih homey. Foto: detikFood

    Fasad kafenya sederhana namun menawan, sementara interior biru-putih menciptakan suasana nyaman khas rumahan, menjadikannya tempat ideal untuk bersantai maupun bekerja sambil menikmati secangkir kopi di kawasan Fatmawati.

    2. Suasana Hangat dan Biji Kopi Nusantara

    .Fasad kafenya sederhana namun menawan, sementara interior biru-putih menciptakan suasana nyaman khas rumahan. Foto: detikFood

    Meski tidak terlalu luas, Little Langkah Coffee menawarkan atmosfer nyaman yang membuat pengunjung betah berlama-lama. Kafe ini juga terkenal dengan ciri khasnya yang menggunakan 100% biji kopi Arabika asli Indonesia.

    Ada Wardlen Blend yang terdiri atas Mandheling Wet Hulled, Ijen Full Washed, dan Bali Natural. Semuanya diracik untuk menghasilkan cita rasa seimbang antara nutty, fruity, dan sedikit earthy.

    Menurut Tino, barista Little Langkah Coffee di cabang Jakarta, pilihan Arabika ini bukan tanpa alasan.

    “Pemilik kafe ingin menghadirkan karakter rasa yang lebih luas dibandingkan Robusta, sehingga tiap cangkir memberi pengalaman berbeda,” ujarnya kepada detikFood (14/09/2025).

    Dengan konsep yang menekankan kualitas dan keragaman rasa kopi Nusantara, Little Langkah berhasil menghadirkan pengalaman ngopi otentik namun tetap modern di tengah hiruk pikuk Fatmawati, Jakarta Selatan.

    3. Dirty Little E! yang Jadi Primadona

    .Dirty Little E! yang Jadi Primadona. Foto: detikFood

    Menu andalan yang paling sering dicari di Little Langkah Coffee adalah kopi Dirty Little E!. Racikan kopi Dirty Espresso ini disajikan dengan kombinasi cold creamy fresh milk dan hot fresh espresso. Minuman seharga Rp 38.000 ini menawarkan keseimbangan rasa kopi yang pas.

    Susu dingin yang lembut berpadu dengan espresso panas, menciptakan sensasi dirty latte yang tidak terlalu manis, cukup kuat, tapi tidak meninggalkan rasa pahit berlebihan.

    Bagi pencinta kopi yang ingin sesuatu yang segar sekaligus creamy, Dirty Little E! adalah pilihan tepat. Tino menyebut banyak pelanggan baru yang langsung jatuh hati dengan racikan ini.

    Bahkan ada cara khusus untuk menikmati kopi ini agar lebih enak salah satunya menunggu minuman selama satu menit, kemudian jangan diaduk dan langsung diteguk sehingga kita bisa merasakan kentalnya espresso dan susu dingin di tegukan pertama.

    4. Ragam Menu Lain dan Kue di Little Langkah Coffee

    .Iced Matcha dan menu lainnya. Foto: detikFood

    Selain Dirty Little E!, Little Langkah Coffee juga menawarkan rangkaian menu minuman menarik lainnya. Ada Butterscotch Seasalt Latte seharga Rp40.000 yang menjadi bagian dari SeaSalt Latte Series. Rasanya unik dan ada sentuhan nutty dari Wardlen Blend yang digunakan.

    .Butterscotch Seasalt Latte. Foto: detikFood

    Kemudian bagi yang tidak minum kopi, bisa pesan menu Iced Matcha seharga Rp 37.000, menggunakan ceremonial grade matcha yang lembut tanpa rasa terlalu manis. Untuk teman ngopi dan bersantai, tersedia pilihan pastry dan kue homemade seperti Burnt Cheesecake (Rp 40.000 per slice) dengan tekstur lembut dan creamy.

    .Burnt Cheesecake. Foto: detikFood

    Serta Pain Suisse (Rp 37.000) berisi krim vanilla chocolate dengan pastry flaky. Kafe ini buka setiap hari mulai 07.00 – 20.00, sehingga cocok untuk disinggahi kapan saja. Dengan pelayanan ramah dan suasana rumahan, Little Langkah Coffee menjadi salah satu destinasi ngopi baru yang patut dicoba di Jakarta Selatan.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Kapitoo, Tempat Ngopi With a View di Toraja



    Rantepao

    Kopi Toraja sudah terkenal di seantero Indonesia. Kalau kamu mau menikmati kopi Toraja dengan pemandangan yang spektakuler, maka tempat ini wajib dikunjungi.

    Kapitoo, begitu nama kafe ini. Lokasinya berada di kampung Kalimbuang, Kapala Pitu, Toraja Utara. Untuk menuju ke sini, traveler bisa naik mobil atau motor dari Rantepao, ibu kota Toraja Utara.

    Namun sebelum ke sini, pastikan kondisi mesin dan rem mobil atau motor yang traveler gunakan dalam keadaan ‘sehat’. Itu karena jalan menuju ke kafe ini berkelak-kelok dan terdiri dari tanjakan dan turunan yang cukup ekstrem.


    Wajar, karena Kapitoo berdiri di atas lahan perbukitan. Dari kafe ini, traveler bisa melihat pemandangan sawah dan pepohonan nan hijau sejauh mata memandang. Dijamin mata jadi segar!

    detikTravel berkunjung ke Kapitoo pada Sabtu (10/8) akhir pekan lalu. Saat berkunjung di sore hari, suasana kafe terlihat cukup lengang. Namun justru itu waktu terbaik untuk berkunjung ke sini.

    Kafe dan Glamping Kapitoo di TorajaKafe dan Glamping Kapitoo di Toraja Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel

    Traveler bisa menghabiskan sore hari berteman angin sepoi-sepoi sambil menyesap kopi Toraja yang nikmat langsung di tanah tempat dia tumbuh.

    Kapitoo Glamping & Cafe sendiri berdiri dari tahun 2017. Pendirinya adalah Disyon Toba, orang yang sama di balik Consina, brand perlengkapan outdoor.

    Berawal dari kegemarannya naik gunung, Disyon akhirnya mendirikan brand perlengkapan outdoor Consina dan juga kedai kopi sekaligus glamping bernama Kapitoo.

    “Foundernya pak Disyon Toba yang juga pendiri perlengkapan outdoor, Consina. Foundernya hobi naik gunung, kebetulan sesuai dengan hobi beliau. Kapitoo konsepnya ini Glamping. Coffee and glamping. Kebetulan pak Disyon sendiri orang Toraja,” ungkap Taufan, Manajer Operasional Kapitoo kepada detikTravel.

    Kafe dan Glamping Kapitoo di TorajaPemandangan dari kafe dan glamping Kapitoo di Toraja Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel

    Jadi tidak heran jika Kapitoo bisa berdiri di lokasi yang sangat strategis dengan pemandangan yang sangat ‘mewah’ berupa sawah dan perbukitan nan hijau yang sedap dipandang.

    Untuk menu andalannya, traveler wajib coba es kopi Solata dan juga es kopi susu gula aren. Semua menu kopi di sini terbuat dari bahan-bahan lokal.

    “Kebetulan Toraja adalah penghasil kopi terbaik di Indonesia. Jadi kita pakai beberapa jenis kopi terbaik sesuai dengan daerahnya. Kopi Solata, kopi Awan sama Sesehan. Nah itu semua nama-nama daerah di Toraja. Daerah tersebut adalah produsen kopi terbaik di Toraja,” terang Tantan, sapaan akrabnya.

    Kafe dan Glamping Kapitoo di TorajaEs kopi Solata di Kapitoo Toraja Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel

    Masalah harga, segelas kopi di Kapitoo dibanderol mulai dari Rp 20 ribuan saja. Soal rasa, wah jangan ditanya, kopi Toraja sangat sedap. Kafeinnya cukup strong dan bisa bikin mata langsung ‘melek’.

    “Kita pakai kopi Arabica. Kalau karakteristiknya, kalau dari segi tekstur agak kuat, dari kafeinnya. Terus sama dia ada sedikit rasa kacang-kacangan. Para penikmat kopi pasti tahu itu,” ujar Tantan.

    Wisatawan Bisa Menginap di Glamping

    Selain menjual kopi, Kapitoo juga punya glamping alias Glamour Camping yang bisa disewa oleh wisatawan untuk menginap. Harga sewanya berbeda antara weekend dan weekdays.

    “Kalau glamping di weekday Rp 900 ribu, untuk weekend Rp 1.200.000. Untuk kapasitas dua orang, maksimal empat orang,” kata Tantan.

    Kafe dan Glamping Kapitoo di TorajaGlamping Kapitoo di Toraja Foto: Wahyu Setyo Widodo/detikTravel

    Sedangkan untuk fasilitas, Kapitoo Glamping ini cukup lengkap. Namanya saja ‘kemping mewah’, di setiap tenda glamping dilengkapi dengan jacuzzi alias bak mandi air panas.

    “Ada jacuzzi atau bathtube air panasnya. Itu sudah include breakfast untuk dua orang,” tutup Tantan.

    —-

    Artikel ini mendapatkan dukungan dari Lion Group. Temukan penawaran menarik untuk paket penerbangan dan hotel dari BookCabin di link ini.

    (wsw/wsw)



    Sumber : travel.detik.com