Tag: menurunkan berat badan

  • Deretan Makanan Ini Bisa Bantu Hempaskan Lemak di Perut, Bye Buncit!


    Jakarta

    Lemak perut yang yang ‘membandel’ kerap menjadi masalah besar dalam proses penurunan berat badan. Lemak di perut atau yang dikenal juga dengan lemak visceral melapisi ruang antara organ di dalam perut sehingga berisiko memberikan efek yang membahayakan untuk kesehatan.

    Banyaknya jumlah lemak visceral dikaitkan dengan berbagai macam penyakit seperti diabetes tipe dua, penyakit kardiovaskular, dan beberapa jenis kanker. Dikutip dari NY Post, berikut ini adalah beberapa makanan yang dapat membantu proses penurunan berat badan dan mengurangi lemak di perut:

    Kimchi

    Makanan fermentasi kubis dari Korea Selatan ini rupanya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada 116 ribu orang di Korsel, makanan ini dapat mengurangi risiko obesitas hingga 11 persen.


    Orang yang menyukai makan kimchi cenderung memiliki lingkar perut yang lebih kecil menurut penelitian yang diterbitkan oleh BMJ Open tersebut. Hal itu diakibatkan oleh bakteri hidup yang ada di kimchi tersebut.

    “Kimchi rendah kalori, kaya akan serat makanan, bakteri asam laktat, vitamin, dan polifenol,” ucap peneliti.

    Protein Rendah Lemak

    Beberapa jenis sumber protein rendah lemak seperti daging putih, ikan, daging merah tanpa lemak, tahu, dan kacang-kacangan memiliki manfaat yang besar dalam proses penurunan berat badan. Ahli diet di Inggris Priya Tew menuturkan pemilihan jenis protein ini dapat mempermudah jalan menuju berat badan ideal.

    “Saya tidak mengatakan ada makanan tertentu yang dapat mengurangi atau mencegah lemak di perut, melainkan pendekatan gaya hidup. Mengonsumsi makanan ala mediterania terbukti baik untuk tekanan darah, kesehatan jantung, dan kesehatan secara keseluruhan,” kata Priya.

    Diet mediterania memang menjadi salah satu pola diet yang banyak dianjurkan selama proses penurunan berat badan. Pola makan ini menekankan variasi konsumsi buah-buahan, sayuran hijau, lemak sehat seperti minyak zaitun dan kacang-kacangan, serta makanan tinggi omega 3 seperti salmon dan tuna.

    Alpukat

    Sumber lemak sehat juga bisa didapatkan dari buah alpukat. Mengonsumsi makanan yang mengandung lemak sehat seperti ikan, alpukat, dan minyak zaitun dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit kardiovaskular dan dapat menurunkan kadar kolesterol jahat.

    Asam lemak omega-3 memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat membantu melawan perkembangan lemak visceral. Selain itu, lemak sehat ini juga berperan mengatur hormon dan meningkatkan kesehatan metabolisme.

    Greek Yogurt

    Greek yogurt memiliki kandungan probiotik yang tinggi. Probiotik baik untuk meningkatkan mikrobioma usus yang sehat dan dikaitkan dengan pengurangan lemak visceral.

    Selain itu, greek yogurt juga dapat mengatur peradangan dan meningkatkan sensitivitas insulin, sehingga mampu berkontribusi pada berat badan yang lebih sehat.

    Oatmeal

    Oatmeal merupakan jenis makanan yang memiliki serat larut tinggi. Serat larut memiliki manfaat untuk menurunkan glukosa darah, meningkatkan pertumbuhan bakteri baik di saluran pencernaan, dan mengurangi risiko diabetes tipe dua.

    Oatmeal juga membantu menekan nafsu makan dan memperpanjang durasi kenyang untuk membantu mengurangi lemak visceral.

    (avk/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • 5 Cara Menurunkan BB Tanpa Olahraga, Cocok buat Kaum Rebahan

    Jakarta

    Olahraga sejak dulu dikenal sebagai salah satu cara paling ampuh untuk menurunkan berat badan. Tapi terkadang, ada waktu di mana kita merasa ‘mager’ dan enggan berolahraga.

    Misalnya, ketika tubuh merasa lelah akibat beraktivitas. Zaman sekarang, tak sedikit orang yang menjalani rutinitas super padat. Ketika ada waktu luang, satu-satunya hal yang terlintas di kepala adalah beristirahat dan rebahan.

    Meskipun tidak memiliki waktu berolahraga, bukan berarti orang-orang tersebut tidak bisa menurunkan berat badan. Faktanya, ada banyak cara menurunkan berat badan tanpa olahraga yang bisa dilakukan, seperti dengan mengubah kebiasaan dan pola makan.


    Dikutip dari berbagai sumber, berikut cara menurunkan berat badan tanpa olahraga yang cocok dilakukan oleh mereka yang sering mageran.

    1. Perbanyak Minum Air

    Air putih memiliki manfaat yang besar dalam menurunkan berat badan. Air dapat membantu meningkatkan metabolisme, mengurangi rasa lapar dan asupan kalori, dan membersihkan racun serta kotoran dari dalam tubuh.

    Orang dewasa dianjurkan untuk minum air setidaknya 2 liter, atau sekitar delapan gelas setiap hari.

    2. Atur Porsi Makan

    Jika detikers memang tidak memiliki banyak waktu untuk berolahraga, maka imbangi dengan mengurangi porsi saat makan. Misalnya, dengan mengurangi jumlah makanan, memiliki makanan dengan ukuran yang lebih kecil, hingga menggunakan piring yang lebih kecil saat makan.

    Sebuah studi menemukan makan dengan piring atau wadah besar dapat ‘mengelabui’ otak untuk berpikir kalau jumlah makanan yang diambil masih kurang. Alhasil, orang yang makan dengan menggunakan piring besar cenderung mengambil lebih banyak makanan dari apa yang sebenarnya dibutuhkan tubuh.

    3. Makan dengan Perlahan

    Makanan yang masuk ke dalam tubuh tidak serta merta membuat kenyang. Pasalnya, tubuh perlu waktu untuk bisa melepaskan hormon yang mengirimkan sinyal ke otak sebagai tanda sudah kenyang.

    Proses ini membutuhkan waktu sekitar 20-25 menit. Jika seseorang makan terlalu cepat, maka proses pengiriman sinyal tersebut akan terganggu dan meningkatkan risiko overeating.

    4. Tidur Malam yang Cukup

    Kualitas dan waktu tidur memainkan peran yang sangat penting dalam menurunkan berat badan. Ketika seseorang kurang tidur, maka hormon ghrelin dalam tubuhnya akan meningkat. Hormon ini mengatur rasa lapar dan nafsu makan. Jika jumlahnya terlalu tinggi, maka dapat membuat seseorang merasa sangat lapar saat bangun keeseokan hari, serta meningkatkan kecenderungan untuk mengonsumsi makanan tinggi kalori untuk menghilangkan rasa lapar.

    Dengan tidur yang cukup, jumlah hormon ghrelin dalam tubuh akan terkendali sehingga tidak menimbulkan rasa lapar berlebihan keesokan hari. Adapun jam tidur yang umumnya disarankan untuk orang dewasa adalah 7-8 jam sehari.

    5. Rutinkan Jalan Kaki

    Olahraga tidak harus dengan pergi ke gym atau melakukan aktivitas yang berat. Bahkan sesimpel jalan kaki sudah cukup untuk membantu menurunkan berat badan.

    Jalan kaki juga tidak perlu secara spesifik dijadwalkan. Membiasakan jalan kaki dapat dilakukan dengan naik anak tangga alih-alih lift saat di kantor, parkir di tempat yang lebih jauh agar bisa berjalan kaki, berjalan ke supermarket untuk belanja kebutuhan ketimbang memesa secara online, dan lain sebagainya.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • 7 Makanan yang Bikin Kenyang Tahan Lama, Cocok Buat Diet

    Jakarta

    Saat ingin memilih makanan dengan rasa kenyang lebih lama, tiga kandungan yang setidaknya menjadi faktor penting adalah protein, serat, serta lemak sehat, seperti omega 3.

    Makanan yang bebas bahan tambahan, cenderung semakin mengenyangkan. Sederet makanan ini cocok saat seseorang sedang menjalani diet atau mencoba memperbaiki pola makan sehat.

    Apa Saja Makanan Mengenyangkan? Berikut rangkumannya dikutip dari Healthline:


    1. Gandum Utuh

    Biji-bijian utuh, seperti nasi merah, roti gandum utuh, dan pasta gandum utuh, dikaitkan dengan pengendalian berat badan dan menjaga berat badan yang sehat. Kandungan serat, nutrisi, dan senyawa tumbuhan yang ditemukan dalam biji-bijian dapat meningkatkan rasa kenyang dan membantu seseorang mengonsumsi lebih sedikit kalori sekaligus.

    Biji-bijian utuh juga baik untuk kesehatan secara keseluruhan, dan cenderung membantu mencapai berat badan yang sehat secara lebih konsisten dibandingkan biji-bijian olahan.

    2. Yoghurt

    Yoghurt juga menjadi makanan yang mengenyangkan. Penting untuk mencoba memilih variasi tambahan topping dalam yoghurt, yang rendah gula tambahan saat sedang diet.

    Menambahkan buah seperti persik atau stroberi akan memberikan rasa manis yang diperlukan, dengan tambahan manfaat vitamin, mineral, antioksidan, dan serat. Topping seperti granola rendah gula atau kacang-kacangan juga dapat menambah serat, serta meningkatkan rasa kenyang.

    3. Alpukat

    Alpukat adalah makanan padat nutrisi. Buah ini kaya akan lemak yang menyehatkan jantung, dan merupakan sumber serat yang baik, sekitar 3 gram per 1⁄3 alpukat, adalah ukuran porsi yang disarankan.

    Lemak sehat dalam alpukat juga membantu memuaskan nafsu makan lebih lama, terlebih rasanya enak.

    4. Oat

    Oat cukup rendah kalori dan merupakan sumber serat larut yang baik, yang memiliki kemampuan menyerap air, membantu merasa kenyang. Oatmeal juga dapat membantu melepaskan hormon kenyang dan menunda pengosongan lambung. Cobalah untuk memilih variasi topping yang polos dan tanpa rasa untuk menghindari tambahan gula yang berlebihan.

    Kamu bisa menambahkan oatmeal dengan buah atau kacang-kacangan agar lebih mengenyangkan dan meningkatkan kandungan nutrisinya.

    5. Ikan

    Ikan adalah sumber protein yang ramping, sehat, dan mengenyangkan. American Heart Association dan Dietary Guidelines 2015-2020 merekomendasikan minimal dua porsi ikan per minggu, terutama ikan berlemak tinggi. Satu porsi setara dengan 3,5 ons atau 3⁄4 cangkir ikan serpihan.

    Ikan tidak hanya memberi protein yang tersedia secara hayati, tetapi juga merupakan sumber asam lemak omega-3 yang baik. Lemak sehat ini bagus untuk melindungi jantung dan menurunkan peradangan di tubuh. Ikan dengan kandungan omega-3 tertinggi adalah salmon, mackerel, herring, lake trout, sarden, dan tuna albacore.

    6. Kacang

    Kacang adalah pilihan camilan yang bagus untuk membantu mengisi waktu di antara waktu makan pokok. Mereka adalah sumber yang baik untuk ketiga penambah rasa kenyang: protein, serat, dan lemak sehat.

    Faktanya, sebuah penelitian menemukan bahwa kacang campur meningkatkan rasa kenyang pada orang dewasa yang kelebihan berat badan dan obesitas sekaligus menjaga kestabilan kadar glukosa darah dan insulin.

    Kacang campuran juga memiliki vitamin, mineral, dan antioksidan yang membantu meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Cobalah untuk memilih kacang tanpa garam dan tanpa pemanis untuk mendapatkan manfaat kesehatan paling banyak.

    7. Telur

    Telur adalah sumber protein berkualitas tinggi, yang dapat dijadikan makanan mengenyangkan, serta vitamin, mineral, dan antioksidan karotenoid,yang membantu melindungi kesehatan mata.

    Telur berukuran besar mengandung sekitar 6 gram protein, termasuk kesembilan asam amino esensial. Faktanya, penelitian telah menunjukkan bahwa memasukkan telur lebih sering ke dalam makanan kita dapat meningkatkan rasa kenyang dan secara signifikan mengurangi asupan makanan jangka pendek.

    Sebuah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi telur untuk sarapan pagi mengakibatkan berkurangnya variasi glukosa plasma dan insulin, penekanan respons ghrelin, dan berkurangnya asupan energi. Cobalah menambahkan sayuran ke dalam telur dadar yang lezat seperti bayam, jamur, dan brokoli) untuk lebih membantu meningkatkan rasa kenyang, dan juga asupan sayuran harian secara keseluruhan.

    (naf/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Tips Diet Buat yang Insecure sama Pipi Tembem, Begini Saran Ahli Gizi


    Jakarta

    Memiliki berat badan ideal merupakan salah satu impian banyak orang. Selain menjadi lebih sehat, memiliki berat badan ideal juga dapat membuat penampilan menjadi lebih menarik.

    Pipi yang besar atau ‘tembem’ menjadi salah satu hal yang kerap ingin disingkirkan ketika proses penurunan berat badan. Apakah ada makanan tertentu yang dapat dihindari untuk ‘menyingkirkan’ pipi besar?

    Ahli diet teregistrasi mengungkapkan terdapat beberapa jenis makanan yang harus dibatasi untuk mendapatkan wajah yang lebih ramping. Makanan yang dimaksud adalah makanan daging olahan seperti sosis, ham, bacon, dan daging yang diawetkan. Makanan daging olahan cenderung mengandung natrium yang tinggi.


    “Disarankan untuk membatasi asupan makanan tinggi natrium karena dapat menahan air hingga menyebabkan pembengkakan dan pembesaran,” ucap Lauren Manaker dikutip dari NY Post, Senin (4/3/2024).

    Lauren menuturkan bahwa jenis-jenis bahan tertentu dapat menyebabkan bengkak karena meningkatkan retensi air dan peradangan. Garam atau natrium klorida menjadi salah satu penyebab utama apabila dikonsumsi dalam jumlah banyak.

    Tidak hanya kandungan garam, makanan olahan umumnya juga mengandung gula yang tinggi. Hal ini dapat menjadi salah satu pemicu penambahan berat badan.

    “Makanan ultra-proses mengandung sejumlah besar natrium dan gula tambahan, yang juga dapat berkontribusi terhadap penambahan berat badan,” kata Manaker.

    Contoh makanan ultra-proses yang mungkin sering ditemukan termasuk pizza beku, sosis, permen, donat, hingga es krim. Jenis-jenis makanan ini umumnya sulit untuk dihindari karena begitu lezat.

    Makanan ultra-proses umumnya mengandung bahan kimia tambahan. Kandungan lemak yang ada di makanan jenis ini juga cenderung tinggi. Hal ini dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan seperti obesitas, penurunan kognitif, hingga kematian dini.

    Hal yang menjadi perhatian, makanan ultra-proses justru memiliki kecenderungan untuk membuat konsumen ‘ketagihan’ dan sulit untuk berhenti makan.

    “Sekitar 60 persen kalori dalam makanan kita berasal dari makanan yang diklasifikasikan sebagai makanan ultra-proses, yang cenderung memiliki kombinasi kelebihan natrium, gula, dan karbohidrat olahan,” kata pakar nutrisi dan kesehatan Samatha Cassetty.

    “Makanan ini dapat menyebabkan peradangan dan retensi air, sehingga dapat menyebabkan tampilan bengkak. Kita harus mencoba untuk mengurangi konsumsi makanan-makanan ini dengan menggantinya dengan makanan utuh atau makanan yang diproses secara minimal,” tambahnya.

    Samantha menambahkan jenis makanan seperti kecap dan sup asin yang tinggi sodium juga dapat memberikan efek pembesaran. Karbohidrat yang banyak diproses seperti roti putih, sereal olahan, makanan ringan, atau minuman beralkohol juga dapat memberikan efek serupa.

    (avk/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • 4 Resep Diet Kim Ji Won yang Tampil Langsing di Queen of Tears

    Jakarta

    Serial Queen of Tears berhasil mencuri perhatian para penggemar K-drama. Bukan hanya karena alur ceritanya yang menarik, tetapi juga berkat penampilan sang aktris, Kim Ji Won.

    Ji Won memerankan Hong Hae In, istri dari Baek Hyun Woo (diperankan oleh Kim Soo Hyun) sekaligus CEO dari Queens Department Store. Selain menunjukkan kemampuan akting yang ciamik, penampilan Ji Won dalam drama tersebut sempat bikin pangling para penggemar.

    Pasalnya, Ji Won tak lagi tampil dengan pipi chubby-nya dan tampak lebih langsing. Ternyata, itu adalah hasil diet ketat yang dia lakukan selama setahun penuh demi mendalami peran sebagai Hong Hae In.


    Dikutip dari Koreaboo, berikut pola diet yang dijalani oleh Ji Won hingga akhirnya memiliki tubuh langsing dan body goals.

    1. Tidak Mengonsumsi Makanan ‘Berat’

    Saat menjadi bintang tamu di acara Salon Drip, Ji Won berbagi tentang pengalaman dietnya. Aktris berusia 31 tahun itu mengaku selama setahun, dirinya tidak mengonsumsi makanan yang terlalu berat. Bahkan, dia juga menahan diri untuk tidak menyantap chinese food dan jjapaghetti yang menjadi makanan favoritnya.

    2. Mengatur Porsi Makan

    Selain menghindari makanan tertentu, Ji Won juga sangat menjaga porsi makannya. Dia memastikan untuk tidak makan secara berlebihan dan selalu menyisakan sedikit makanan di piringnya.

    3. Memperbanyak Asupan Protein

    Untuk mendukung program dietnya, Ji Won juga mengonsumsi makanan berprotein tinggi, seperti dada ayam, daging ikan, dan telur rebus.

    Dikutip dari Health, diet tinggi protein dapat membantu menurunkan berat badan dengan cara meningkatkan rasa kenyang dan metabolisme tubuh.

    4. Rutin Berolahraga

    Ji Won pun rutin berolahraga untuk membantu membakar kalori dan menjaga bentuk tubuhnya. Dikutip dari KDrama Stars, salah satu olahraga yang dilakukan Ji Won adalah gimnastik. Bahkan, dia berlatih hingga enam jam setiap hari.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • 4 Cara Efektif Turunkan BB untuk Dapat Body Goals, Mudah Dilakukan

    Jakarta

    Memiliki badan sehat dan bugar dengan berat ideal merupakan keinginan banyak orang. Sebab, hal ini juga menjadi acuan kesehatan tubuh sehingga terhindar dari berbagai penyakit.

    Dikutip dari Everyday Health, beberapa pakar diet memberikan tips paling efektif dan praktis untuk menurunkan berat badan. Berikut sederet penjelasannya.

    1. Makan Perlahan

    Licensed Clinical Social Worker and Psychotherapist in Private Practice in New York City beberapa kali meminta pasiennya untuk memilih makanan yang disukai. Kemudian ia menyarankan mereka untuk mengunyah secara perlahan dan menelan ketika semua makanan sudah halus.


    “Perlu waktu untuk mengetahui kita kenyang. Makan perlahan tidak hanya membuat kita lebih menikmati makanan, tapi juga memberi isyarat kenyang yang lebih baik,” jelas Janet Zinn.

    2. Masak dan ‘Food Prep’

    Biasakan untuk memasak dan mempersiapkan makanan atau disebut ‘food prep’. Misalnya setiap hari Minggu, siapkan makanan untuk sarapan seperti kombinasi oat, selai kacang, dan whey protein. Selain sarapan, bisa juga persiapkan untuk makan siang. Cobalah melakukan ‘food prep’ untuk seminggu dan kemas dalam wadah tersendiri, lalu masukkan ke dalam kulkas.

    “Setiap hari Minggu saya memasak makanan saya secara berkelompok selama seminggu. Untuk sarapan saya kombinasikan oat, selai kacang, rami, dan bubuk protein jadi yang perlu saya lakukan hanyalah menambahkan air dan microwave. Saya juga menyiapkan makan siang untuk seminggu dan mengemasnya dalam wadah tersendiri sehingga saya dapat mengambilnya setiap hari untuk dibawa ke tempat kerja,” kata – Kyra Williams, pelatih pribadi di Boston.

    3. Tidup yang Cukup

    Kurang tidur meningkatkan hormon rasa lapar, ghrelin, dan menurunkan hotmon kepuasan, leptin, yang dapat berkontribusi pada penambahan berat badan. Cobalah untuk menerapkan waktu tidur yang teratur, yakni sekitar 7 hingga 8 jam.

    “Saat kita kurang tidur, kita menginginkan lebih banyak makanan asin dan manis. Mengapa? Karena kapanpun Anda merasa lebih lapar, keinginan Anda akan makanan berenergi lebih tinggi – alias berkalori lebih tinggi – semakin meningkat,” kata ahli diet-gizi di Texas

    “Kita juga tahu bahwa cara kita berpikir dan memproses emosi dipengaruhi oleh kurang tidur, sehingga mudah untuk menghubungkan hal ini dengan gangguan kemampuan untuk membuat pilihan yang masuk akal dalam banyak bidang kehidupan, termasuk makanan,” lanjutnya.

    4. Tetap Terhidrasi

    Penelitian menemukan orang yang minum dua gelas air sebelum makan mengalami penurunan berat badan lebih banyak dibandingkan orang yang tidak minum air sebelum makan. Rasa haus bisa menyamar sebagai rasa lapar sehingga menyebabkan makan lebih banyak. Namun, air juga membuat merasa lebih kenyang dan menyebabkan seseorang lebih sedikit makan.

    “Rasa haus bisa menyamar sebagai rasa lapar, sehingga menyebabkan Anda makan lebih banyak. Dan air membuat Anda merasa lebih kenyang, menyebabkan Anda makan lebih sedikit saat makan,” kata Megan Casper, RDN, konselor nutrisi dan pendiri serta CEO Nourished Bite.

    (suc/sao)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • 5 Minuman Herbal untuk Mengecilkan Perut, Bisa Dibuat di Rumah

    Jakarta

    Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan perut buncit. Salah satunya dengan mengonsumsi minuman herbal. Apa saja jenis minumannya?

    Perut buncit adalah masalah yang kerap dialami banyak orang. Selain merusak kepercayaan diri, perut buncit juga bisa meningkatkan risiko penyakit, seperti tekanan darah tinggi, diabetes, hingga masalah jantung.

    Karenanya, tidak heran jika banyak orang yang rela menjajal berbagai macam cara untuk mengecilkan perut. Salah satunya dengan mengonsumsi minuman yang terbuat dari herbal atau bahan alami.


    Selain minim efek samping, minuman herbal pun cenderung lebih mudah diperoleh atau dibuat sendiri di rumah. Tapi perlu diingat, mengonsumsi minuman herbal saja tidak cukup untuk mengecilkan perut. Kombinasi antara minuman herbal, pola makan seimbang, dan aktivitas fisik tetap dibutuhkan agar proses penurunan berat badan berjalan optimal.

    Lantas, apa saja minuman herbal yang cocok dikonsumsi untuk menghilangkan perut buncit? Dikutip dari berbagai sumber, berikut minuman herbal pengecil perut yang bisa dibuat dengan mudah di rumah.

    1. Air Jahe

    Air jahe adalah salah satu minuman herbal yang sering direkomendasikan untuk menurunkan berat badan. Jahe kaya akan antioksidan, terutama gingerol, yang dapat mengatasi peradangan dan meningkatkan metabolisme tubuh.

    Selain itu, jahe juga mengandung serat yang tak hanya melancarkan fungsi pencernaan, tapi juga meningkatkan rasa kenyang dan menekan nafsu makan.

    Cara membuat air jahe pun tidak sulit. Cukup rebus air bersama beberapa potong jahe yang sudah dibersihkan selama 10-15 menit, saring, kemudian minum airnya.

    2. Teh Hijau

    Manfaat teh hijau untuk kesehatan sudah cukup terkenal. Tapi siapa sangka, minuman khas Jepang ini ternyata juga bisa membantu menurunkan berat badan.

    Teh hijau mengandung antioksidan bernama katekin yang diyakini dapat meningkatkan metabolisme tubuh. Semakin tinggi laju metabolisme tubuh, maka semakin banyak pula kalori dan lemak yang bisa terbakar.

    3. Air Lemon

    Sebenarnya, air lemon tidak memiliki efek yang bisa mengecilkan perut. Kendati demikian, mengonsumsi air lemon dapat berpengaruh terhadap proses penurunan berat badan.

    Dikutip dari Medical News Today, air lemon tergolong minuman yang rendah kalori. Penelitian menunjukkan mengganti minuman bersoda dengan air lemon dapat mengurangi asupan kalori, sehingga memberikan dampak positif terhadap pengelolaan berat badan.

    4. Teh Kayu Manis

    Selain sebagai penyedap masakan, kayu manis juga bisa diolah menjadi minuman herbal untuk menurunkan berat badan. Khasiat kayu manis sendiri berasal dari antioksidan yang terkandung di dalamnya. Antioksidan ini dapat membantu melawan peradangan, serta meningkatkan laju metabolisme tubuh.

    Kayu manis juga bisa dikombinasikan dengan jahe dan kunyit untuk menciptakan minuman ‘Golden Milk’ yang tak hanya dapat meningkatkan metabolisme, tapi juga menguatkan imun tubuh serta mengatasi masalah kesehatan tertentu.

    5. Jus Seledri

    Jus seledri adalah salah satu minuman herbal paling ‘sempurna’ untuk membantu memangkas lemak di perut. Seledri memiliki kandungan serat tinggi, rendah kalori, serta kaya akan air yang dapat menghidrasi tubuh.

    Kombinasi nutrisi-nutrisi itulah yang membuat jus seledri sangat cocok dikonsumsi oleh orang-orang yang diet untuk menurunkan berat badan.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Pakar Ungkap 7 Minuman yang Bisa Bantu Bakar Lemak, Perut Mendadak Auto Rata

    Jakarta

    Tidak ada yang mau memiliki perut buncit. Selain merusak penampilan, perut buncit juga dapat meningkatkan risiko sejumlah penyakit dan membahayakan kesehatan.

    Untungnya, menghilangkan perut buncit tidaklah sesulit yang dibayangkan. Selain dengan rajin berolahraga, mengonsumsi minuman tertentu juga dapat membantu mempercepat proses penurunan berat badan dan menghilangkan perut buncit.

    Pertanyaannya, minuman apa yang bisa membantu proses tersebut? Ahli diet teregistrasi Trista Best, MPH, RD, LD, mengatakan minuman untuk membantu menurunkan berat badan itu umumnya terbuat dari sayur atau buah, dan beberapa jenis teh tertentu.


    Penting diingat, hanya mengonsumsi minuman-minuman ini saja tidak cukup untuk menghilangkan perut buncit. Minuman-minuman ini dapat membantu mempercepat penurunan berat badan apabila dipadukan dengan gaya hidup sehat dan pola makan seimbang.

    Lalu, apa saja jenisnya? Dikutip dari Eat This, berikut daftar minuman yang bisa membantu memangkas lemak dan menghilangkan perut buncit.

    1. Teh hijau

    Teh hijau sejak lama dikenal sebagai salah satu minuman yang bermanfaat untuk kesehatan. Khasiat teh hijau berasal dari kandungan antioksidan bernama katekin yang ada pada minuman tersebut.

    Katekin juga berperan dalam menurunkan berat badan. Antioksidan ini dapat meningkatkan pembakaran lemak, sensitivitas insulin, serta membantu menjaga berat badan tetap ideal.

    “Teh hijau mengandung antioksidan dan senyawa, seperti katekin, yang dapat membantu meningkatkan metabolisme dan oksidasi lemak,” ujar Best.

    2. Air lemon

    Best menuturkan air lemon mengandung vitamin C tinggi yang dapat meningkatkan proses pembakaran lemak dalam tubuh. Air lemon juga dapat meningkatkan rasa kenyang, sehingga membantu menekan nafsu makan dan mencegah overeating.

    “Dia (lemon) juga menambah rasa pada air biasa membuatnya lebih nikmat untuk diminum,” ucap Best.

    3. Air timun

    Selain nikmat sebagai lalapan, timun juga bisa diolah menjadi minuman untuk membantu menghilangkan perut buncit. Best menjelaskan campuran air dan timun dapat membantu mengelola berat badan dan menghidrasi tubuh.

    Tak hanya itu, timun juga rendah kalori dan mengandung senyawa yang dapat membantu mengendalikan nafsu makan.

    4. Air jahe

    Tak hanya sebagai penyedap masakan, jahe juga kerap diolah menjadi obat alami untuk beragam penyakit. Bahkan, air jahe juga dikonsumsi untuk membantu menghilangkan perut buncit.

    Jahe mengandung antioksidan tinggi yang bermanfaat untuk meredakan berbagai masalah pencernaan. Air jahe juga dapat mengatasi kembung yang membuat perut terlihat buncit sementara.

    “Jahe memiliki sifat anti peradangan dan bisa membantu pencernaan, sehingga berpotensi mengurangi kembung dan membuat perut rata,” tutur Best.

    5. Teh peppermint

    Sama seperti air jahe, teh peppermint dapat membantu mengurangi gas lambung, kembung, dan gangguan pencernaan. Hal ini dapat membuat perut menjadi lebih nyaman dan tampak lebih rata.

    “Teh peppermint dapat meredakan ketidaknyamanan akibat masalah pencernaan dan mengurangi kembung, membuatnya jadi pilihan yang tepat untuk membuat perut lebih rata,” kata Best.

    6. Air kelapa

    Meski tidak secara langsung menyasar lemak perut, air kelapa dapat membantu meningkatkan fungsi metabolisme, mencegah retensi air, mengurangi kembung, serta memenuhi kebutuhan cairan tubuh.

    “Air kelapa adalah minuman alami yang kaya akan elektrolit dan dapat mencegah dehidrasi, serta menyeimbangkan cairan tubuh,” ucap Best.

    7. Air putih

    Sesimpel air putih saja ternyata juga mampu membantu menghilangkan perut buncit. Best mengatakan memulai hari dengan minum air putih dapat melancarkan metabolisme serta menekan nafsu makan.

    Studi juga mengungkapkan minum air sebelum makan dapat mencegah overeating atau makan secara berlebihan. Adapun jumlah air yang disarankan adalah 8 gelas atau sekitar 2 liter per hari.

    “Tetap terhidrasi dengan baik sangat penting untuk kesehatan secara keseluruhan, dan dapat membantu mengurangi nafsu makan, mencegah makan berlebihan, serta mendukung metabolisme,” tandas Best.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Ahli Ungkap 5 Cara Ampuh Bakar Kalori untuk Turunkan Berat Badan, Mau Coba?

    Jakarta

    Membakar kalori lebih banyak menjadi salah satu kunci untuk menurunkan berat badan. Menurut para ahli, cara nomor satu untuk membakar lebih banyak kalori adalah dengan lebih banyak bergerak.

    “Pada dasarnya kita tahu kalau tidak ada cara lain untuk membakar lebih bayak kalori atau meningkatkan metabolisme selain dengan bergerak lebih banyak,” ujar direktur program obesitas interdisipliner di Universitas North Carolina, Barry M Popkin, dikutip dari WebMD.

    Meski begitu, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa ada cara lain yang bisa dilakukan untuk meningkatkan pembakaran kalori. Apa saja? Berikut pembahasannya.


    1. Menambah Waktu Olahraga

    Instruktur kebugaran sekaligus peneliti dari Yale University, Christopher Wharton, PhD mengatakan semakin banyak waktu yang dihabiskan untuk berolahraga, maka semakin banyak pula kalori yang dibakar. Terlebih, jika peningkatan waktu itu dibarengi dengan peningkatan intensitas.

    Saat berolahraga, tubuh akan membakar kalori sebagai sumber energi. Namun, hal ini tidak hanya sebatas saat berolahraga saja. Faktanya, tubuh akan terus membakar kalori meski sudah selesai berolahraga.

    “Meskipun sulit untuk memastikan berapa lama efek ini bertahan, bisa disimpulkan bahwa peningkatan metabolisme pasca latihan aerobik dapat bertahan setidaknya 24 jam,” ucap Wharton.

    Jadi jika ingin membakar lebih banyak kalori, Wharton menyarankan untuk menambah durasi berolahraga.

    2. Melakukan Latihan Kekuatan

    Latihan kekuatan yang membangun massa otot juga dapat membantu pembakaran kalori. Semakin banyak otot yang dimiliki, maka semakin banyak pula kalori yang terbakar, bahkan saat Anda sedang beristirahat.

    “Cara paling efektif untuk meningkatkan metabolisme dan membakar lebih banyak kalori adalah dengan latihan aerobik dan latihan kekuatan. Keduanya penting,” kata peneliti di School of Nutrition and Exercise Science di Bastyr University, Megan A McCrory, PhD.

    3. Mengonsumsi Teh Hijau atau Teh Hitam Berkafein

    Mengonsumsi teh hijau atau teh hitam yang berkafein dapat meningkatkan pembakaran kalori. Sebab, kafein adalah stimulan yang bisa meningkatkan metabolisme, sehingga tubuh membakar lebih banyak kalori.

    “Bahkan penelitian terdahulu menunjukkan mengonsumsi 250 miligram kafein bersama makanan dapat meningkatkan jumlah kalori yang terbakar saat tubuh memetabolisme makanan tersebut sebesar 10 persen,” tutur dosen nutrisi dari Vanderbilt University School of Nursing, Jamie Pope, MS, RD, LDN.

    4. Sering Makan dalam Porsi Kecil

    Kalori dibutuhkan sebagai ‘bahan bakar’ untuk mengaktifkan sistem pencernaan. Berdasarkan hal tersebut, peneliti percaya bahwa sering makan dalam porsi kecil dapat meningkatkan jumlah kalori yang dibakar tubuh sepanjang hari.

    Meski tidak banyak bukti yang mendukung teori ini, McCrory mengungkapkan makan lebih sering dalam porsi kecil jauh lebih menyehatkan dibandingkan makan satu sampai dua kali sehari tapi dengan porsi yang banyak.

    5. Tidak Melewatkan Sarapan

    Sebagian orang percaya melewatkan sarapan dapat membantu menurunkan berat badan. Padahal, hal yang terjadi justru sebaliknya.

    Beberapa penelitian menunjukkan orang yang melewatkan sarapan cenderung akan mengonsumsi lebih banyak kalori di waktu makan berikutnya. Studi lain juga menemukan bahwa kebiasaan skip sarapan dikaitkan dengan indeks massa tubuh (BMI) tinggi pada remaja.

    (ath/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Source : unsplash.com / Online Marketing
  • Jarang Diketahui, Kebiasaan Makan Ini Bisa Bantu Turunkan BB dengan Cepat

    Jakarta

    Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menurunkan berat badan, termasuk dengan menerapkan metode diet dan rencana olahraga konvensional. Namun, bagi sebagian orang untuk konsisten melakukan dua hal tersebut mungkin terasa menyulitkan.

    Meskipun begitu, nyatanya dengan mengubah kebiasaan cara makan dapat membantu untuk mencapai tujuan tersebut dengan lebih mudah. Dikutip dari Healthline, berikut merupakan cara makan berdasarkan sains yang dapat membantu untuk menurunkan berat badan:

    1. Mengunyah Makanan Perlahan

    Organ otak membutuhkan waktu untuk memproses bahwa tubuh sudah cukup makan. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa mengunyah makanan secara menyeluruh dan lebih lambat dikaitkan dengan faktor yang mungkin terkait dengan penurunan berat badan, termasuk:


    • Penurunan asupan makanan
    • Perut terasa penuh
    • Ukuran porsi lebih kecil

    Kecepatan dalam menghabiskan makanan dapat memengaruhi berat badan. Sebuah tinjauan tahun 2021 melaporkan bahwa seseorang yang tidak makan dengan cepat memiliki indeks massa tubuh (IMT) yang jauh lebih rendah dibandingkan orang yang makan dengan cepat.

    2. Porsi Kecil

    Menggunakan piring yang lebih kecil dapat membantu tubuh untuk mengonsumsi porsi makanan yang lebih keci. Karenanya lebih sedikit kalori dengan membuat porsi tampak lebih besar. Di sisi lain, piring yang besar dapat membuat porsi terlihat lebih kecil, menyebabkan keinginan untuk menambahkan lebih banyak makanan.

    Sebuah tinjauan pada tahun 2021 menunjukkan bahwa piring pengontrol porsi juga dapat membantu untuk mengurangi berat badan, BMI (body mass index), lingkar pinggang, dan penanda lipid darah. Pertimbangkan untuk menyajikan makanan padat nutrisi dan rendah kalori di piring yang lebih besar serta makanan tinggi kalori di piring yang lebih kecil.

    3. Mengonsumsi Banyak Protein

    Protein dapat berkontribusi terhadap penurunan berat badan dan manajemen kalori dalam beberapa cara, termasuk:

    • Meningkatkan perasaan kenyang
    • Mengurangi rasa lapar
    • Meningkatkan termogenesis makanan (proses tubuh menghasilkan panas atas respon terhadap makanan yang dikonsumsi)
    • Meningkatkan metabolisme tubuh

    Sebuah studi tahun 2020 menunjukkan bahwa peserta yang mengonsumsi sarapan berprotein tinggi dengan telur dan roti panggang mengalami lebih sedikit rasa lapar dan mengonsumsi lebih sedikit kalori di kemudian hari daripada mereka yang mengonsumsi sarapan rendah protein dengan sereal.

    4. Menyiapkan Makanan di Rumah

    Memasak makanan di rumah merupakan sebuah cara yang bagus untuk memasukkan lebih banyak makanan yang bergizi dan seimbang. Hal tersebut dapat membantu untuk menurunkan berat badan.

    Sebuah tinjauan tahun 2020 menunjukkan bahwa seseorang yang menyiapkan lebih banyak makanan di rumah cenderung mengalami kenaikan berat badan lebih sedikit dibandingkan dengan mereka yang rutin menyantap makan di luar atau menyantap makanan siap saji.

    5. Banyak Minum Air Putih

    Mengonsumsi air putih dapat membantu tubuh untuk menurunkan berat badan, termasuk apabila meminumnya sebelum makan. Studi tahun 2018 menunjukkan bahwa mengonsumsi air putih sebelum makan dapat mengurangi jumlah makanan yang dikonsumsi, tanpa memengaruhi rasa kenyang secara signifikan.

    Akademi Nutrisi dan Dietetika merekomendasikan untuk mengonsumsi air putih setidaknya 15,5 gelas atau 3,7 liter untuk pria dewasa dan 11,5 gelas atau 2,7 liter untuk wanita dewasa per hari.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto