Tag: menyoal

  • Menyoal Rumah Dekat Kuburan Susah Laku, Tak Melulu soal Mistis



    Jakarta

    Harga rumah sangat ditentukan pada tanah tempat bangunan tersebut berdiri. Semakin mahal harga tanah, harga rumahnya pun akan semakin tinggi.

    Salah satu trik untuk mendapatkan tanah yang murah tetapi lokasinya masih strategis adalah dengan membeli tanah di dekat pemakaman atau kuburan. Lho nggak salah? Nggak dong.

    Buktinya banyak rumah berdiri di dekat pemakaman umum. Lokasinya strategis bahkan ada yang di tengah perkotaan. Selain itu, peminatnya pun tidak begitu banyak karena masyarakat Indonesia masih menganggap skeptis rumah yang dibangun dekat pemakaman. Oleh karena itu, banyak yang mengira tanah di dekat pemakaman tidak menarik.


    Menurut Pengamat Properti Steve Sudijanto terdapat beberapa alasan tanah di dekat pemakaman tidak menarik. Alasan yang paling mendasar adalah kebudayaan di Indonesia.

    “Budaya di benua Asia itu, graveyard atau kuburan, pemakaman umum itu mengandung superstitious (takhayul). Jadi memang kalau di luar negeri itu (pemakaman) suatu taman yang indah ya. Kalau di sini itu masih belum seindah di luar negeri,” kata Steve saat dihubungi detikProperti, Jumat (20/6/2025).

    Alasan lainnya adalah mengenai kualitas tanah tersebut. Jasad yang telah membusuk akan mengalami penguraian. Konon jasad yang terurai tersebut akan mengotori tanah.

    Padahal menurut CEO Earth Funeral Tom Harries dikutip dari CNN, jaringan manusia yang telah terurai di dalam tanah justru bagus untuk tanah tersebut. Jasad manusia layaknya nutrisi yang baik bagi tanah.

    Alasan ketiga karena dalam feng shui disebut jika membeli rumah di dekat pemakaman justru menghalangi rezeki datang. Feng shui merupakan ajaran kuno dalam budaya China yang mengatur mengenai cara menata ruang agar tercipta keseimbangan energi di lingkungan hidup kita. Feng shui telah dikenal luas dan diadopsi oleh banyak orang dari berbagai etnis.

    “Feng Shui itu salah satu trigger, jadi tolak ukur dari konsumen membeli rumah. Contohnya dari penomoran, penomoran aja itu sudah menjadi suatu pertimbangan. Kedua, kalau di samping pemakaman atau kuburan itu juga sudah suatu pertimbangan karena apa ya, mungkin tidak akan membawa rejeki. Mungkin pamali, kalau malam mungkin ada yang bunyi-bunyi, ada suara-suara gitu ya,” tuturnya.

    Terpisah, Founder & CEO Pinhome Dayu Dara Permata menjelaskan, salah satu alasan tanah di dekat pemakaman enggan dibeli karena akses air bersih. Menurutnya, rumah di dekat kuburan bisa saja memiliki akses air tanah yang kurang bagus. Meskipun saat ini akses PDAM sudah ekspansif, banyak masyarakat yang masih memakai air sumur sebagai tambahan sumber air.

    “Kualitas air, karena meskipun PDAM itu sudah cukup ekspansif ya, artinya ada di mana-mana. Tapi orang Indonesia tidak akan nyaman kalau belum punya sumur sendiri dan ketakutan mereka adalah ketika sumurnya dangkal dan dekat sekali dengan fasum (fasilitas umum) seperti pemakaman,” ujarnya di Jakarta beberapa waktu lalu.

    Sulitnya menjual rumah di dekat kuburan juga membuat calon pembeli berpikir dua kali untuk membeli properti tersebut. Sebab, bisa saja setelah rumah itu dibeli, ia akan kesulitan untuk menjualnya kembali.

    Selain itu, dilansir dari buku Membangun Rumah Ala orang Jawa karya Asti Musman, disebutkan bahwa tanah yang di sekelilingnya banyak kuburan atau bekas kuburan dianggap kurang baik. Hal itu karena secara psikologis penghuninya akan selalu murung dan berpenyakit. Tanah semacam itu disebut dhandhang kukulangan.

    Di luar hal-hal tersebut, tidak ada salahnya mencoba membeli tanah di dekat pemakaman. Apabila masih ragu, bisa bertanya dahulu dengan pemilik rumah di sekitarnya yang sudah lebih dulu dibangun. Cara yang lebih meyakinkan lagi adalah bertanya kepada ahli lingkungan dan kelurahan setempat mengenai status tanahnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Lho Cara Daftar Alamat Rumah di Google Maps

    Jakarta

    Ternyata cara daftar alamat rumah di Google Maps itu semudah ini lho, detikers. Kalian tidak percaya? Silahkan simak penjelasan singkatnya berikut ya.

    Banyak orang pasti setuju, Google Maps menjadi aplikasi andalan ketika sedang mencari suatu lokasi, yang arah jalannya masih belum diketahui. Teknologinya membantu penggunanya untuk menentukan jalan apa yang sebaiknya dilewati, memberitahu kondisi lalu lintas, hingga berapa lama waktu yang bakal dibutuhkan.

    Selayaknya mencari alamat orang lain, kalian pun juga bisa memberikan informasi lokasi tempat tinggal. Namun dalam hal ini, terlebih dahulu kalian harus mendaftarkan alamat rumah di Google Maps.


    Hal tersebut akan sangat membantu, supaya ketika kalian memberikan alamat rumah kepada orang lain yang ingin bertandang, mereka dapat menemukannya dengan mudah. Terlebih lagi ketika sedang memesan layanan ojek online, abangnya tidak akan kebingungan ketika mencari tempat tinggal detikers.

    Nah pertanyaannya, memang bagaimana sih cara daftar alamat rumah di Google Maps? Bagi yang sudah penasaran, mari ikuti langkah-langkah ini.

    Cara Daftar Alamat Rumah di Google Maps

    Menyoal cara daftar alamat rumah di Google Maps gampang banget nih. Dilansir dari Support Google, begini kiat-kiatnya, Selasa (3/6/2025).

    Cara Daftar Alamat Rumah di Google Maps Lewat Android dan iPhone

    1. Buka aplikasi Google Maps di smartphone.
    2. Pastikan kalian sudah login dengan akun Google.
    3. Masukkan alamat rumah yang ingin didaftarkan dengan mengetikkannya di kolom pencarian.
    4. Jika sudah menemukan lokasinya dan titik sudah sesuai, klik bagian alamat tersebut hingga muncul ikon pin warna merah.
    5. Kemudian akan muncul jendela halaman baru yang berisi informasi lokasi.
    6. Setelah itu cukup isi informasi alamat rumah, seperti nama jalan, kategori, kontak, foto lokasi, dan lainnya.
    7. Kirim permintaan pendaftaran dengan menekan tombol Submit.

    Cara Daftar Alamat Rumah di Google Maps Lewat Android dan iPhone

    1. Buka Google Maps di PC/laptop.
    2. Pastikan kamu sudah login akun Google.
    3. Apabila sudah login, klik ikon titik tiga dan pilih menu Add Place.
    4. Kemudian isi seputar informasi alamat rumah, seperti nama jalan, kategori tempat, kontak, foto lokasi, dan lainnya.
    5. Jika sudah, kirim permintaan pendaftaran alamat rumah dengan mengklik Submit.

    Kemudian pihak Google akan menerima dan mengecek form pendaftaran alamat rumah detikers. Nantinya hasil pemeriksaan akan dikirim ke alamat email kamu yang didaftarkan.

    Apabila pihak Google mengabulkan permintaan pendaftaran alamat rumah kamu, maka nama lokasinya langsung berubah di Google Maps sesuai yang telah didaftarkan. Demikian cara daftar alamat rumah di Google Maps.

    (hps/fay)



    Sumber : inet.detik.com