Tag: merkle tree

  • Lebih Tepat! Apa Itu Proof of Reserves dengan Merkle Tree & zk-SNARKs?

    Proof of Reserves (PoR) sangat penting bagi bursa kripto karena membantu meningkatkan kepercayaan pengguna, mengurangi risiko kecurangan, dan memastikan transparansi serta keamanan dalam penyimpanan aset kripto. Sebagai investor atau trader, tentu ingin dana investasi kripto tersimpan aman, transparan, dan mendapatkan pengelolaan yang baik.

    Kasus runtuhnya salah satu bursa kripto, FTX mendorong pentingnya Proof of Reserves atau bisa disebut dana cadangan dalam industri aset digital. PoR dapat menciptakan transparansi dan meningkatkan keamanan dana nasabah dalam platform bursa kripto. Ibaratnya, bank memiliki laporan keuangan, sementara crypto exchange memiliki PoR untuk memastikan cadangan aset mereka.

    Bagi pemula di dunia kripto, mungkin sulit memahami istilah PoR, di samping karena merupakan hal baru dan ini bersifat teknis. Artikel ini akan membahas tentang cara bagaimana memastikan Proof of Reserves di bursa kripto dan metode yang digunakan untuk meningkatkan akurasi, seperti penggunaan Merkle Tree dan zk-SNARKs.

    Apa Itu Proof of Reserves?

    Ilustrasi Proof of Reserve (PoR). Sumber: LeewayHertz.
    Ilustrasi Proof of Reserves (PoR). Sumber: LeewayHertz.

    Baca juga: Token Bitcoin BRC-20 Mendekati Kapitalisasi Pasar US$ 1 Miliar

    Proof of Reserves adalah mekanisme verifikasi yang memungkinkan audit atas cadangan aset kripto yang dimiliki oleh bursa atau penyedia layanan keuangan lainnya. Tujuan dari PoR adalah untuk memastikan transparansi, keamanan, dan kepercayaan dalam penyimpanan aset kripto.

    Dalam konteks bursa kripto, Proof of Reserves digunakan untuk menunjukkan bahwa bursa tersebut benar-benar memiliki cadangan aset kripto yang cukup untuk memenuhi klaim mereka dan memastikan bahwa dana pengguna aman. Mekanisme ini membantu mengurangi risiko kecurangan, manipulasi, atau insolvensi bursa yang dapat menyebabkan kerugian bagi pengguna.

    Untuk melaksanakan PoR, bursa atau penyedia layanan keuangan akan melakukan audit secara berkala atas cadangan aset kripto yang mereka miliki. Audit ini biasanya melibatkan pihak ketiga yang independen untuk memastikan integritas dan keakuratan hasil audit. Salah satu metode yang sering digunakan dalam Proof of Reserves adalah melalui penggunaan Merkle Tree, yang memungkinkan verifikasi cadangan aset secara efisien dan aman.

    Proof of Reserves penting bagi industri kripto, karena meningkatkan kepercayaan pengguna terhadap bursa atau penyedia layanan keuangan, memastikan keamanan dana pengguna, dan membantu mematuhi peraturan yang lebih ketat seiring berkembangnya industri ini.

    Apa Itu Merkle Tree?

    Ilustrasi Merkle Tree. Sumber: Binance.

    Salah satu cara untuk mengimplementasikan Proof of Reserves adalah dengan menggunakan Merkle Tree. Dalam hal ini, Merkle Tree digunakan untuk membuktikan bahwa aset yang diklaim oleh bursa atau penyedia layanan memang ada dalam jumlah yang sesuai. Setiap simpul dalam Merkle Tree akan mencerminkan saldo akun pengguna dan hash dari saldo tersebut. Seluruh saldo kemudian digabungkan dalam Merkle Root yang dapat diverifikasi oleh auditor atau pengguna.

    Merkle Tree adalah struktur data yang dikenal sebagai pohon hash dalam dunia kriptografi. Pohon ini diciptakan oleh Ralph Merkle pada tahun 1979 dan digunakan untuk memverifikasi dan mengamankan data secara efisien. Merkle Tree terdiri dari simpul (nodes), yang masing-masing berisi hash dari data. Hash ini kemudian digabungkan dengan hash dari simpul lainnya untuk membentuk hash baru, yang kemudian digabungkan lagi hingga mencapai simpul paling atas yang disebut Merkle Root.

    Merkle Tree diaplikasikan dalam berbagai teknologi, termasuk blockchain. Dalam konteks blockchain, Merkle Tree digunakan untuk mengamankan transaksi yang ada dalam blok dengan mengurangi ukuran data yang perlu disimpan. Hal ini memungkinkan penambang untuk mengurangi waktu yang diperlukan untuk memverifikasi transaksi dan mengurangi ukuran blockchain itu sendiri.

    Apa Itu zk-SNARKs?

    Ilustrasi zk-SNARKs. Sumber: DCVX Blockchain Development.
    Ilustrasi zk-SNARKs. Sumber: DCVX Blockchain Development.

    Baca juga: Investor Kripto Indonesia Capai 17,14 Juta hingga Q1 2023, Transaksi?

    zk-SNARKs (Zero-Knowledge Succinct Non-Interactive Argument of Knowledge) adalah metode kriptografi yang memungkinkan satu pihak (pembuktian/prover) untuk membuktikan kepada pihak lain (verifikasi/verifier) bahwa mereka memiliki pengetahuan tentang suatu informasi atau pernyataan tertentu, tanpa perlu mengungkapkan informasi tersebut secara langsung. Ini merupakan bentuk bukti nol pengetahuan (zero-knowledge proof) yang ringkas dan tidak interaktif.

    Konsep zero-knowledge proof ini sangat berguna dalam berbagai aplikasi privasi dan keamanan, termasuk dalam teknologi blockchain. Beberapa keunggulan zk-SNARKs adalah:

    • Privasi: Dengan menggunakan zk-SNARKs, transaksi dapat diverifikasi tanpa mengungkapkan informasi yang sensitif, seperti identitas pengirim, penerima, atau jumlah yang ditransfer. Hal ini memungkinkan penciptaan sistem keuangan yang lebih privat dan aman.
    • Efisiensi: Bukti yang dihasilkan oleh zk-SNARKs sangat ringkas dan mudah untuk diverifikasi. Hal ini mengurangi beban komputasi pada sistem dan meningkatkan efisiensi dalam validasi transaksi.
    • Skalabilitas: Karena zk-SNARKs memungkinkan verifikasi transaksi yang lebih cepat dan ringkas, mereka dapat membantu meningkatkan skalabilitas sistem blockchain dan mengatasi masalah kemacetan transaksi yang sering terjadi pada jaringan seperti Bitcoin dan Ethereum.

    Dengan menggabungkan Proof of Reserves dan zk-SNARKs, bursa atau penyedia layanan keuangan dapat melakukan audit cadangan aset mereka dengan cara yang aman dan efisien, tanpa mengungkapkan informasi yang sensitif kepada pihak ketiga atau publik. Selain meningkatkan transparansi dan kepercayaan pengguna, penggunaan zk-SNARKs dalam PoR juga membantu menjaga privasi pengguna dan memastikan bahwa data mereka tetap aman selama proses audit.

    Meskipun penggunaan PoR dengan zk-SNARKs belum umum diadopsi, kombinasi kedua teknologi ini menawarkan solusi yang menarik untuk meningkatkan keamanan, transparansi, dan privasi dalam industri kripto.

    Kesimpulan

    Penggunaan Proof of Reserves dengan Merkle Tree dan zk-SNARKs adalah hal yang positif, karena kedua teknologi ini menawarkan solusi yang efektif dan efisien untuk meningkatkan transparansi, keamanan, dan privasi dalam industri kripto.

    PoR dengan Merkle Tree membantu memastikan bahwa bursa atau penyedia layanan keuangan memiliki cadangan aset yang sesuai dengan klaim mereka. Dengan menggunakan Merkle Tree, proses audit dan verifikasi cadangan aset menjadi lebih cepat dan hemat sumber daya, serta meningkatkan kepercayaan pengguna terhadap bursa atau penyedia layanan.

    Sementara itu, zk-SNARKs menawarkan solusi privasi yang kuat untuk transaksi kripto. Dengan menggabungkan zero-knowledge proof yang ringkas dan tidak interaktif, zk-SNARKs memungkinkan pembuktian pengetahuan tanpa mengungkapkan informasi yang sensitif. Ini sangat berguna dalam konteks transaksi kripto, di mana anonimitas dan privasi sangat penting.

    Menggabungkan Proof of Reserves dengan Merkle Tree dan zk-SNARKs dapat menciptakan ekosistem yang lebih transparan, aman, dan privat dalam industri kripto. Dengan gabungan ini, bursa kripto yang menerapkannya ingin membuktikan dukungan 1:1 dari saldo pelanggan tanpa pengidentifikasian, namun tetap transparan. Selain itu, teknologi zk-SNARKs membuat pemalsuan data menjadi lebih tidak mungkin.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Rilis Proof of Reserves Kuatkan Komitmen Transparansi

    Tokocrypto, salah satu pedagang aset kripto terkemuka di Indonesia, terus meningkatkan komitmennya terhadap keamanan dan transparansi dengan merilis Proof of Reserves yang diaudit secara akurat. Perusahaan menyadari pentingnya kepercayaan pengguna dalam menghadapi industri yang dinamis dan berkembang pesat seperti aset kripto.

    Untuk memastikan keamanan dan transparansi, Tokocrypto merilis Proof of Reserves (PoR) atau Bukti Cadangan dengan mengimplementasikan audit Merkle Tree dan zk-SNARKs (Zero-Knowledge Succinct Non-Interactive Argument of Knowledge) agar lebih akurat dan mengutamakan privasi. Kebijakan merilis PoR ini membuktikan dan memverifikasi bahwa Tokocrypto memiliki dana yang mencukupi untuk menutupi semua aset pengguna secara secara utuh (1:1), serta memiliki cadangan tambahan. Tokocrypto menggunakan layanan dompet Binance, dan pengguna dapat menggunakan Tokocrypto Merkle Leaf untuk memverifikasi dana.

    Untuk menunjukkan Tokocrypto memiliki semua aset pengguna secara 1:1, perusahaan telah mengembangkan dan menerapkan Merkle tree yang memungkinkan pengguna untuk memverifikasi aset mereka di platform. Tujuannya adalah memungkinkan setiap pengguna untuk memverifikasi kepemilikan aset mereka menggunakan ID hash/catatan Merkle yang mereka buat sendiri. Dengan cara ini, pengguna dapat memastikan bahwa dana mereka disimpan secara utuh 1:1 dan dapat diverifikasi oleh auditor pihak ketiga.

    Lebih Akurat dan Junjung Tinggi Privasi

    Ilustrasi aplikasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.
    Ilustrasi aplikasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.

    Baca juga: Tokocrypto Tetap Komitmen Transparansi Kunci Kuatkan Industri Kripto

    Tokocrypto juga menggunakan zk-SNARKs, agar bisa membuktikan bahwa semua set saldo leaf node dari Merkle Tree, yakni saldo akun pengguna berkontribusi pada total saldo aset pengguna yang diungkapkan oleh perusahaan. Setiap pengguna dapat dengan mudah mengakses leaf node yang telah diintegrasikan ke dalam proses tersebut. Proses ini memastikan bahwa:

    • Saldo aset pengguna termasuk dalam perhitungan jumlah total saldo bersih pengguna di Tokocrypto.
    • Jumlah total saldo bersih pengguna lebih besar atau sama dengan nol.
    • Perubahan root Merkle Tree sah (yaitu, tidak menggunakan informasi yang dipalsukan) setelah memperbarui informasi pengguna ke hash node leaf.

    Dengan menggabungkan Proof of Reserves dan zk-SNARKs, Tokocrypto dapat melakukan audit cadangan aset dengan cara yang aman dan efisien, tanpa mengungkapkan informasi yang sensitif kepada pihak ketiga atau publik. Harap diperhatikan bahwa kepemilikan aset perusahaan Tokocrypto dicatat dalam akun terpisah dan tidak menjadi bagian dari perhitungan Proof of Reserves.

    Untuk melihat data Proof of Reserves yang dirilis Tokocrypto yang mengimplementasikan Merkle Tree dan zk-SNARKs bisa langsung mengunjungi link https://www.tokocrypto.com/en/proof-of-reserves. Bagi yang ingin melakukan verifikasi bisa mengikuti tutorial yang ada pada link ini.

    Tokocrypto juga menjalankan Proof of Reserves untuk stablecoin BIDR yang diaudit bekerja sama dengan Kantor Akuntan Publik (KAP) independen yang dilakukan setiap semester sejak tahun 2020. Data tersebut bisa diakses melalui https://tokocrypto.com/report.

    Komitmen Tokocrypto

    Selain Proof of Reserves, untuk memastikan keamanan dan transparansi, Tokocrypto telah mengambil beberapa langkah penting dalam operasional perusahaan. Berikut ini adalah beberapa tindakan yang diambil oleh Tokocrypto untuk menunjukkan komitmennya:

    Sistem Keamanan Tingkat Tinggi

    Tokocrypto mengimplementasikan sistem keamanan multi-layer untuk melindungi data dan transaksi pengguna. Sistem ini mencakup enkripsi data, proteksi API, dan penggunaan teknologi keamanan canggih seperti sistem deteksi intrusi dan firewall.

    Ilustrasi Tokocrypto
    Ilustrasi Tokocrypto. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Aktivitas Trading Investor Kripto Meningkat Selama Ramadhan 1444 H

    Sertifikasi ISO 27017 dan ISO 27001

    Tokocrypto telah berhasil meraih sertifikasi ISO 27017 dan ISO 27001, yang merupakan standar internasional untuk manajemen keamanan informasi. Dengan sertifikasi ini, menunjukkan bahwa perusahaan telah menerapkan sistem manajemen keamanan informasi yang komprehensif dan efektif.

    Transparansi Pasar

    Tokocrypto berkomitmen untuk menyediakan informasi yang akurat dan transparan tentang pasar aset kripto. Pengguna dapat mengakses data historis dan real-time tentang harga aset kripto, volume perdagangan, dan informasi lainnya melalui platform.

    Edukasi Pengguna

    Tokocrypto juga berkomitmen untuk meningkatkan pemahaman pengguna tentang aset kripto dan risiko yang terkait dengannya. Perusahaan ini menyediakan sumber daya pendidikan melalui blog, webinar, dan materi edukasi lainnya untuk membantu pengguna membuat keputusan yang lebih baik dalam berinvestasi aset kripto.

    Dukungan Pelanggan yang Responsif

    Tokocrypto menyediakan dukungan pelanggan yang cepat dan responsif untuk membantu pengguna mengatasi masalah yang mungkin mereka alami. Tim Customer Support terlatih untuk membantu pengguna dalam berbagai situasi, mulai dari masalah teknis hingga pertanyaan seputar aset kripto.

    Dengan langkah-langkah ini, Tokocrypto menunjukkan komitmen seriusnya untuk menjaga keamanan dan transparansi dalam layanan aset kripto yang ditawarkan. Perusahaan berdedikasi untuk terus mengembangkan dan memperkuat sistem keamanan dan transparansi mereka, sehingga pengguna dapat memiliki kepercayaan penuh.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Saldo Simpanan Tokocrypto Tembus Rp 5,8 T, Terbanyak dari Bitcoin


    Jakarta

    Bursa perdagangan aset kripto Indonesia, Tokocrypto mencatat Bukti Cadangan/Saldo Simpanan (Proof of Reserves/PoR) mencapai US$ 345.379.785 atau Rp 5,8 triliun (kurs Rp 16.869) per 1 Januari 2026. Angka tersebut tumbuh hampir dua kali lipat dibanding periode awal peluncuran pada tahun 2023 silam.

    Aset utama dalam PoR berasal dari token berkapitalisasi besar yang mapan secara global, termasuk yang paling aktif diperdagangkan. Token-token tersebut di antaranya, Bitcoin (BTC) sebesar 1.246,79999263 BTC, Ethereum (ETH) 10.005,61888101 ETH, BNB sebesar 12.272,89562512 BNB, dan Tether (USDT) sebesar 75.520.184,47678899 USDT.

    “Pertumbuhan nilai aset pengguna dalam PoR hingga sekitar US$ 345 juta per 1 Januari 2026 menunjukkan minat investasi kripto pengguna yang tetap tinggi. Kami melihat potensi pertumbuhan ini masih bisa berlanjut seiring meningkatnya partisipasi investor dan semakin matangnya ekosistem aset kripto di Indonesia,” ungkap CEO Tokocrypto, Calvin Kizana dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (13/1/2026).


    Calvin menjelaskan, transparansi menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan pengguna, terutama di tengah dinamika industri kripto yang terus berkembang. Tokocrypto sendiri mengadopsi teknologi Merkle Tree dan zk-SNARKs (Zero-Knowledge Succinct Non-Interactive Argument of Knowledge) untuk memastikan proses verifikasi yang akurat sekaligus menjaga privasi data pengguna.

    Melalui sistem Merkle Tree, setiap pengguna dapat melakukan verifikasi mandiri untuk memastikan saldonya tercatat sebagai bagian dari total kewajiban Tokocrypto. Teknologi zk-SNARKs juga digunakan untuk membuktikan total saldo pengguna yang dihitung setara atau lebih kecil dari total aset cadangan yang dimiliki perusahaan, tanpa membuka informasi sensitif ke publik.

    Tokocrypto juga menerapkan sistem keamanan berlapis yang mencakup enkripsi data, proteksi API, serta teknologi deteksi intrusi dan firewall. Sejalan dengan itu, Tokocrypto membukukan nilai transaksi sebesar Rp 150 triliun hingga Desember 2025.

    “Kami menerapkan verifikasi berbasis Merkle Tree dan zk-SNARKs untuk memastikan audit cadangan aset lebih akurat sekaligus menjaga privasi. Pengguna juga bisa melakukan self-verification untuk memastikan saldo mereka tercatat dalam perhitungan, dengan prinsip
    cakupan aset 1:1,” pungkas Calvin.

    Tonton juga video “Harga Bitcoin Sentuh Rp 1,8 M, Apa Penyebabnya?”

    (ahi/ara)



    Sumber : finance.detik.com