Tag: Meteora

  • Harga Meteora (MET) Hari Ini Menguat, Market Cap Sentuh $162 Juta

    Harga Meteora (MET) kembali mencatat penguatan pada perdagangan hari ini, menunjukkan sentimen pasar yang mulai stabil setelah tekanan signifikan dalam dua bulan terakhir.

    Berdasarkan data terbaru via Tokocrypto pada Jumat (5/12), harga MET berada di level $0.335689, naik +1.92% dalam 24 jam terakhir.

    Dengan kapitalisasi pasar sebesar $162.80 juta dan volume perdagangan harian mencapai $78.62 juta, aset ini masih mempertahankan posisinya sebagai salah satu token populer di peringkat ke-185 secara global.

    Meski kenaikan harian terbilang moderat, volatilitas harga Meteora dalam periode jangka menengah cukup mencolok.

    Hal ini membuat MET menarik untuk diamati, baik oleh trader aktif maupun investor jangka panjang.

    Baca Juga: Teknologi Meteora di Solana: DEX, Dynamic Liquidity, dan Likuiditas

    Pergerakan Harga MET dalam 24 Jam Terakhir

    Dalam kurun waktu sehari, Meteora bergerak antara harga terendah $0.326457 dan harga tertinggi $0.35325.

    Rentang ini menunjukkan aktivitas perdagangan yang cukup intens, sejalan dengan volume transaksinya yang tinggi.

    Harga MET sempat terkoreksi sebesar -1.42% dalam 1 jam terakhir, namun secara keseluruhan masih mempertahankan kenaikan harian lebih dari 1%.

    Ini menandakan adanya aktivitas profit-taking di kalangan trader jangka pendek, namun tekanan jual belum cukup kuat untuk menghapus kenaikan harian.

    Pergerakan harga Meteora (MET/USDT) pada Jumat, 5 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Meteora (MET/USDT) pada Jumat, 5 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Tren Harga Mingguan, Bulanan, dan Kuartalan

    Jika melihat lebih luas, pergerakan MET menunjukkan kombinasi antara rebound jangka pendek dan tekanan jangka panjang.

    7 Hari Terakhir

    • Harga turun -2.46%
      Penurunan ini menandakan konsolidasi pasar setelah volatilitas tinggi sebelumnya. Investor cenderung menunggu arah pasar berikutnya.

    30 Hari Terakhir

    • Harga melemah -4.77%
      Koreksi tersebut masih berada dalam kisaran wajar untuk aset kripto mid-cap dengan fluktuasi tinggi.

    60–90 Hari Terakhir

    • Harga anjlok -62.91%
      Dalam dua hingga tiga bulan terakhir, MET mengalami penurunan tajam, yakni sekitar $0.566267 dari nilai sebelumnya. Penurunan dalam skala besar ini menjadi perhatian tersendiri bagi pelaku pasar.

    Tekanan tersebut kemungkinan disebabkan oleh faktor pasar makro, fase distribusi investor besar, atau sentimen negatif dari pasar kripto secara global.

    Namun, dengan adanya kenaikan harian dan volume tinggi, MET berpotensi memasuki fase pemulihan bertahap.

    Fundamental Meteora: Pasokan, Kapitalisasi, dan Prospek

    Meteora memiliki sirkulasi pasokan 484.96 juta MET, atau sekitar 48.5% dari total pasokan maksimum 1 miliar MET.

    Ini menunjukkan bahwa sebagian besar token telah beredar di pasar, sehingga potensi dilusi pasokan di masa depan relatif bisa diprediksi.

    Dengan fully diluted market cap sebesar $333.90 juta, MET memiliki potensi kenaikan yang signifikan jika adopsi ekosistemnya meningkat.

    Sementara itu, kapitalisasi pasar senilai $161.93 juta menempatkan Meteora pada kategori mid-cap yang masih memiliki ruang pertumbuhan.

    Kenaikan volume harian di atas $78 juta juga menegaskan bahwa minat pasar terhadap MET masih kuat.

    Jarak dari Rekor Tertinggi (ATH)

    Harga tertinggi sepanjang masa Meteora tercatat di $0.900164. Dengan harga saat ini di sekitar $0.335, MET telah turun lebih dari 62% dari ATH-nya.

    Meski demikian, banyak aset kripto mid-cap mengalami pola serupa sebelum memasuki fase rebound saat sentimen membaik.

    Jika MET mampu kembali menargetkan ATH, potensi keuntungan investor awal bisa mencapai lebih dari 150%.

    Baca Juga: Prediksi Harga Meteora (MET) 2025-2026: Peluang dan Risiko

    Apakah MET Menarik untuk Dipantau?

    Kenaikan harga Meteora hari ini memberi sinyal bahwa mata uang kripto ini mungkin sedang berusaha membangun momentum baru setelah koreksi panjang.

    Dengan volume besar, kapitalisasi stabil, dan sentimen pasar yang mulai pulih, MET menjadi salah satu token yang menarik untuk dipantau.

    Trader jangka pendek dapat memanfaatkan volatilitas harian, sementara investor jangka panjang dapat menunggu titik akumulasi optimal, terutama jika Meteora menunjukkan indikasi pemulihan berkelanjutan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Raih Profit Lebih Mudah dengan Liquidity Provider Meteora

    Tim Research Tokocrypto kini membahas project kripto, Meteora yang banyak dibahas di komunitas. Meteora adalah protokol likuiditas terdesentralisasi di atas blockchain Solana yang berfokus pada pembuatan dynamic liquidity pools untuk penyedia likuiditas (LP), platform peluncuran token, hingga manajemen likuiditas proyek.

    Protokol ini memperkenalkan mekanisme inovatif seperti Dynamic Liquidity Market Maker (DLMM) dan Dynamic AMM (DAMM), yang memungkinkan LP menempatkan likuiditas dalam rentang harga tertentu serta menyesuaikan fee berdasarkan volatilitas pasar, sehingga modal lebih efisien dan reward lebih optimal.

    Core Technology Behind Meteora

    1. DLMM & DAMM

    Teknologi inti yang memungkinkan likuiditas bergerak secara dinamis. LP dapat:

    • Memilih rentang harga spesifik
    • Menggunakan struktur biaya yang menyesuaikan kondisi pasar
    • Mencapai efisiensi modal maksimal

    2. Dynamic Vaults

    Vault otomatis yang melakukan rebalancing dan mengalokasikan aset ke protokol lending seperti Kamino. Alhasil, LP mendapat dual yield:

    • Fee dari trading, dan
    • Bunga dari lending

    3. Alpha Vaults, Meteora Lock, dan M3M3

    Serangkaian fitur yang menghadirkan:

    • Anti-sniping
    • Mekanisme vesting transparan
    • Stake-to-earn untuk membangun kepemilikan jangka panjang

    Tokenomics MET

    • Total Supply: 1.000.000.000 MET (fixed, tanpa inflasi)
    • Circulating Supply: 480.000.000 MET (48% dari total supply, seluruhnya unlocked saat TGE)
    • Sisa 52% (520 juta MET) akan di-vest secara linear selama 6 tahun.

    Karena tidak ada inflasi, nilai MET sepenuhnya didorong oleh penggunaan protokol. Semakin besar volume dan aktivitas di ekosistem Meteora, semakin kuat pula permintaan terhadap MET—menjadikan model tokenomics lebih sehat dan berkelanjutan.

    Meteora vs Kompetitor — Apa yang Membuat Meteora Unggul?

    Fitur Meteora Uniswap / Orca Curve / Raydium
    Model Fee Fee dinamis, adaptif pasar Fee statis Fee terbatas
    Governance Community-first, bukan VC-led Lebih team-led Cenderung pro whale
    Integrasi Ekosistem Luas (Jupiter, Kamino, Hubble) Terbatas Terbatas
    Fitur Launch Token Alpha Vault & Dynamic Bonding Curve Tidak ada Tidak ada
    Efisiensi Modal Aset idle otomatis dipinjamkan untuk menghasilkan yield Aset idle tidak bekerja Sama, aset idle tidak menghasilkan

    On-chain Meteora Overview

    • LP fees Meteora tumbuh dari ~$10–15 juta (awal 2024) menjadi hampir ~$1,2 miliar di akhir 2025.
      DLMM menyumbang pendapatan terbesar, disusul DAMM-V1 dan DAMM-V2 yang mulai berkembang. Ini menunjukkan permintaan likuiditas yang terus meningkat di Solana.
    • DLMM menjadi sumber utama pendapatan Meteora, dengan fee naik drastis dari $0–10 juta di awal 2024 menjadi hampir $900 juta pada akhir 2025. Aktivitas paling tinggi berasal dari kategori:
      • Meme tokens
      • Project tokens
      • LST (Liquid Staking Tokens)

    Likuiditas tertinggi datang dari aset volatil dan berbasis komunitas—segmen di mana Solana tumbuh sangat cepat.

    Baca juga: Euler Finance: Protokol Lending Modular yang Siap Dominasi DeFi

    Cara Menggunakan DLMM dan Mendapatkan Profit

    1. Masuk ke DLMM Pools

    • Buka app.meteora.ag → DLMM Pools
    • Hubungkan wallet (Phantom, Backpack, Solflare, dll)
    • Pilih pool yang diinginkan (misalnya SOL/USDC atau memecoin)
    • Cek TVL, APR, dan fee tier sebagai indikator aktivitas

    2. Pilih Strategi Likuiditas

    DLMM menyediakan tiga strategi utama:

    • Spot – Likuiditas merata, cocok untuk pemula
    • Curve – Fokus sekitar harga pasar untuk fee stabil
    • Bid–Ask – Dua zona harga; ideal untuk DCA + auto take profit

    Pilih sesuai profil risiko dan target.

    3. Konfirmasi & Take Profit

    • Klik “Provide Liquidity” untuk membuka posisi
    • Fee otomatis masuk ke posisi LP
    • Jika harga bergerak sesuai strategi (terutama Bid–Ask), fee bisa semakin besar
    • Ambil keuntungan dengan Withdraw Liquidity kapan saja

    Conclusion & Outlook

    Conclusion

    • Meteora kini menjadi liquidity engine utama Solana berkat DLMM, DAMM, dan Dynamic Vaults.
    • Tokenomics MET yang tanpa inflasi membuatnya lebih terikat pada penggunaan protokol, sehingga lebih berkelanjutan.
    • LP fees melonjak dari ~$10–15 juta menjadi hampir ~$1,2 miliar—tanda adopsi yang sangat kuat.

    Outlook

    • DLMM berpotensi menjadi standar likuiditas Solana di masa depan.
    • Fitur-fitur seperti dynamic fees, auto-yield, dan launch tools memberikan keunggulan jangka panjang.
    • Lonjakan volume pada segmen memes, LST, dan project tokens kemungkinan terus mendorong peningkatan LP fees dan permintaan MET.

    Baca juga: Linea: Kuda Hitam Layer-2 Ethereum Siap Geser Arbitrum dan zkSync!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Teknologi Meteora di Solana: DEX, Dynamic Liquidity, dan Likuiditas

    Meteora adalah decentralized exchange (DEX) dan protokol likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana. Proyek ini berawal dari Mercurial Finance, yang kemudian direstrukturisasi oleh tim inti pada awal 2023 untuk mengembalikan kepercayaan komunitas sekaligus memodernisasi infrastruktur likuiditas di ekosistem Solana.

    Platform ini memperkenalkan model Dynamic Liquidity Market Maker (DLMM), menggantikan sistem pool statis Mercurial dengan mekanisme likuiditas adaptif berbasis rentang harga. Dengan DLMM, penyedia likuiditas dapat menempatkan aset dalam price bins tertentu sehingga tercipta pasar yang lebih dalam, efisien, dan stabil, terutama saat kondisi volatil.

    Saat ini, Meteora telah terintegrasi dengan protokol besar seperti Jupiter dan Raydium, yang membuat Meteora menjadi salah satu protokol lapisan likuiditas terbesar di jaringan Solana.

    Baca juga: Apa Itu Meteora Crypto? Panduan Lengkap untuk Pemula

    Meteora DEX

    Fitur DEX Meteora. Sumber: Meteora.ag

    Selain berfungsi sebagai protokol likuiditas yang memungkinkan berbagai Decentralized Exchange (DEX) lain melakukan swap aset secara efisien, pengguna juga bisa melakukan swap secara langsung di liquidity pool (LP) Meteora, sesuai dengan price bin liquidity.

    Teknologi DEX di Meteora (termasuk protokol likuiditasnya) beroperasi dengan kerangka kerja automated market-making adaptif yang secara dinamis mengoptimalkan distribusi likuiditas, perilaku harga, dan biaya transaksi secara real-time. Sistem ini dirancang untuk menciptakan pasar yang lebih efisien, stabil, dan ramah bagi penyedia likuiditas maupun trader di ekosistem Solana.

    Fungsionalitas Meteora dapat dipahami melalui beberapa mekanisme inti berikut:

    • Dynamic Liquidity Market Maker (DLMM): Menggunakan price bins untuk mengaktifkan likuiditas dalam rentang harga tertentu, menjaga kedalaman pasar tetap efisien sesuai kondisi harga terkini.
    • Volatility-Based Fee Adjustment: Memantau fluktuasi harga secara berkelanjutan dan menyesuaikan biaya swap guna melindungi penyedia likuiditas saat terjadi pergerakan pasar yang cepat.
    • Swap Execution Process: Memecah transaksi menjadi bagian-bagian kecil yang melewati beberapa bins, dengan perhitungan biaya per bin untuk memastikan harga adil dan slippage rendah.
    • Composable Pool Architecture: Memungkinkan berbagai jenis pool berjalan berdampingan, mendukung strategi khusus untuk aset stabil, pasangan volatil, maupun peluncuran token baru.
    • Auto-Rebalancing Mechanism: Secara berkala menggeser likuiditas yang tidak aktif ke trading bins agar spread tetap ketat dan kedalaman pasar konsisten.
    • Onchain Integration Layer: Terhubung langsung dengan protokol Solana seperti Jupiter, untuk meningkatkan efisiensi routing serta pemanfaatan likuiditas lintas platform.

    Dynamic Liquidity

    Dynamic Liquidity Market Maker (DLMM) Meteora adalah sistem yang memungkinkan penyedia likuiditas (LP) mendapatkan keuntungan lebih optimal. Mekanisme ini bekerja dengan menyesuaikan biaya transaksi (dynamic fees) dan konsentrasi likuiditas secara otomatis sesuai kondisi pasar yang berubah-ubah. Dengan begitu, LP memiliki fleksibilitas lebih besar untuk memaksimalkan pendapatan.

    Contoh distribusi likuditas dalam bentuk price bins. Sumber: Meteora.ag

    DLMM terinspirasi dari konsep Liquidity Book milik Trader Joe. Dimana likuiditas dari suatu pasangan aset dibagi ke dalam beberapa “price bins” atau kotak harga. Setiap bin memiliki harga tertentu, dan token yang ditempatkan di dalamnya bisa ditukar pada harga tersebut. Selama transaksi masih berlangsung di dalam bin yang sama, tidak akan terjadi slippage (selisih harga). Harga pasar akhirnya terbentuk dari gabungan seluruh bin yang aktif.

    Melalui DLMM, LP bisa memperoleh keuntungan dari beberapa sumber sekaligus: biaya transaksi reguler, dynamic fees yang meningkat saat pasar volatil, serta insentif tambahan dari program Liquidity Mining (LM) bila tersedia.

    Suplai Likuiditas

    Meteora sebagai penyuplai likuiditas bekerja melalui sistem Dynamic Vaults yang memungkinkan aset seperti USDC atau SOL disimpan dan dialokasikan secara otomatis ke berbagai protokol lending di ekosistem Solana. 

    Dengan dukungan keeper off-chain bernama Hermes, Meteora terus memantau tingkat APY, utilisasi pool, dan likuiditas cadangan untuk memastikan dana LP (Liquidity Providers) ditempatkan di posisi paling optimal.

    Mekanisme ini membuat likuiditas yang disetor tidak hanya diam di pool, tetapi aktif menghasilkan yield tambahan dari berbagai platform seperti Solend, Mango, Port Finance, dan lainnya.

    Cara kerja likuiditas Meteora. Sumber: Meteora.ag

    Selain itu, Meteora menjaga keamanan dana dengan sistem risk monitoring yang akan menarik likuiditas jika utilisasi pool melebihi ambang batas (misalnya 80%), sehingga aset tetap aman dan dapat ditarik kapan saja.

    Melalui integrasi API Meteora, likuiditas dari AMM maupun wallet dapat langsung masuk ke vault Meteora, lalu hasilnya didistribusikan kembali ke penyedia likuiditas. 

    Bagaimana Cara Membeli Aset Kripto MET?

    Kamu bisa membeli Avantis melalui bursa kripto seperti Tokocrypto dengan langkah-langkah sederhana: masuk ke akun Tokocrypto, cari pasangan perdagangan MET/IDR, lalu tempatkan order pembelian sesuai kebutuhan.

    Baca juga: Tokenomics Meteora (MET): Supply, Distribusi, dan Mekanisme Ekosistem 


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

    Sumber:

    Aryan khanwani. “Deep Dive on Meteora’s Dynamic Vaults” Diakses November 2025

    Data Wallet.Meteora Explained: Solana DEX, Liquidity Pools & MET Token” Diakses November 2025



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Prediksi Harga Meteora (MET) 2025-2026: Peluang dan Risiko

    Meteora (MET) muncul sebagai salah satu inovator di ekosistem DeFi Solana pada akhir 2025, dengan protokol liquidity yang dinamis dan efisien. Proyek ini menjanjikan perdagangan yang lebih aman, yield yang optimal, dan peluncuran token yang adil, menarik trader dan liquidity provider.

    Kira-kira bagaimana prediksi token Meteora (MET) di tahun 2025-2026 dan apa saja risikonya?

    Sekilas Mengenai Meteora

    Meteora adalah platform liquidity desentralisasi yang dibangun di atas blockchain Solana, bertujuan untuk merevolusi cara liquidity dikelola di DeFi. Protokol ini memperkenalkan Dynamic Liquidity Market Maker (DLMM), yang memungkinkan pool liquidity menyesuaikan secara otomatis berdasarkan kondisi pasar, sehingga meningkatkan efisiensi modal dan mengurangi slippage. Selain itu, Meteora menyediakan vault untuk yield optimization, aggregator DEX, dan mekanisme fair launch untuk token baru.

    Token MET akan berfungsi sebagai utility dan governance, dengan total pasokan 1 miliar. Pada Token Generation Event (TGE) 23 Oktober 2025,dengan alokasi tim dan reserve vesting selama enam tahun untuk mencegah dump

    Proyek ini didukung oleh komunitas Solana yang kuat, dengan fitur seperti LP Stimulus Plan untuk insentif liquidity provider. Lihat harga token Meteora (MET) terbaru di Tokocrypto: Beli dan Trading Bitcoin & Crypto di Indonesia.

    Baca juga: Apa Itu Meteora Crypto? Panduan Lengkap untuk Pemula

    Peluang

    Meteora menawarkan beberapa peluang menarik bagi investor, terutama di tengah boom ekosistem Solana:

    1. Adopsi Solana yang Terus Meningkat: Solana dikenal dengan kecepatan tinggi dan biaya rendah, membuat Meteora ideal untuk DeFi. Jika TVL Meteora terus naik, harga MET bisa mengikuti, sama halnya seperti proyek Solana lainnya seperti JUP atau RAY.
    2. Fitur Inovatif: DLMM dan vault yield memungkinkan yield farming yang lebih tinggi dibanding DEX tradisional. Integrasi dengan protokol lain seperti Jupiter juga bisa meningkatkan likuiditas dan adopsi.
    3. Insentif Komunitas: Program airdrop dan stimulus LP menarik lebih banyak pengguna, potensial menciptakan efek jaringan. 

    Risiko

    Meskipun menjanjikan, MET menghadapi risiko signifikan:

    1. Tekanan Jual Pasca-TGE: Dengan adanya sistem airdrop, ada potensi dump dari holder awal, bisa memberikan tekanan harga jangka pendek.
    2. Inflasi: Token masih belum 100% di-unlock dan butuh 6 tahun untuk unlock sepenuhnya, sehingga ada potensi inflasi.
    3. Volatilitas Pasar DeFi: Kompetisi dari DEX seperti Orca atau Raydium, ditambah regulasi crypto yang ketat, bisa menghambat pertumbuhan

    Prediksi Harga Meteora (MET) 2025–2026

    Prediksi harga MET bervariasi berdasarkan analisis teknis dan fundamental dari sumber terpercaya seperti BeInCrypto dan Blockworks. Secara keseluruhan, sentimen bullish untuk jangka menengah, tapi bearish jangka pendek karena volatilitas post-launch.

    Untuk 2025, harga diprediksi stabil dengan potensi naik jika adopsi meningkat. BeInCrypto memperkirakan range $0.329–$0.552, dengan rata-rata $0.432, didasarkan pada MA dan MACD yang netral. Faktor pengaruh: Peningkatan TVL dan breakout resistance di $0.33. 

    Perkriaan valuasi MET sesuai dengan revenue tahunannya jika dibandingkan dengan ORCA dan RAY. Sumber: Blockworks Research

    Sedangkan secara fundamental, hasil dari riset Blockworks dalam analisis pra-TGE, memperkirakan nilai wajar circulating market cap $450 juta–$1,1 miliar berdasarkan rasio P/S 6x–10x dibandingkan dengan Raydium dan Orca, yang menyiratkan harga potensial $0.94–$2.30 per token dengan circulating supply ~478 juta (meskipun harga saat ini lebih rendah karena kondisi pasar pasca-launch).

    Untuk 2026, Blockworks tidak memberikan prediksi spesifik untuk 2026, tapi menekankan potensi overvaluation jika market cap melebihi $2 miliar tanpa peningkatan revenue. Sedangkan BeinCrypto memberikan prediksi lebih optimis di harga $0.362–$0.607 (rata-rata $0.475) yang mungkin bisa dicapai, dan jika Solana terus dominan, harga bisa saja lebih tinggi.

    Bagaimana Cara Membeli Aset Kripto MET?

    Kamu bisa membeli Avantis melalui bursa kripto seperti Tokocrypto dengan langkah-langkah sederhana: masuk ke akun Tokocrypto, cari pasangan perdagangan MET/IDR, lalu tempatkan order pembelian sesuai kebutuhan.

    Baca juga: Tokenomics Meteora (MET): Supply, Distribusi, dan Mekanisme Ekosistem 


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

    Sumber:

    Blockworks. “Meteora’s TGE: What is fair value for MET?” Diakses November 2025

    BeInCrypto. “Meteora (MET) Price Prediction & Forecast 2025 – 2029” Diakses November 2025



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Cara Membeli Meteora (MET) di Indonesia: Bursa, Wallet, dan Biaya

    Baru mengenal dunia kripto dan ingin mencoba investasi aset kripto Meteora (MET)? Prosesnya tidak serumit yang dibayangkan, terutama di Indonesia di mana akses ke bursa lokal semakin mudah.

    Dalam artikel ini, kamu akan belajar cara lengkap membeli MET di Indonesia, mulai dari lewat bursa resmi kripto, hingga alternatif menggunakan decentralized exchange (DEX). 

    Meteora (MET) sendiri adalah token native dari protokol liquidity di blockchain Solana, yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi perdagangan DeFi dengan fitur seperti dynamic AMMs dan yield-optimizing vaults. Lebihnya lengkap kamu bisa baca di sini: Apa Itu Meteora Crypto?

    Membeli Lewat Bursa Kripto Resmi

    Ilustrasi aplikasi Tokocrypto. Sumber: Tokocrypto.
    Ilustrasi aplikasi Tokocrypto. Sumber: Tokocrypto.

    Cara paling mudah untuk membeli token MET adalah dengen menggunakan bursa kripto, sebab:

    • Aksesibilitas: proses pembelian mudah dilakukan hanya dengan aplikasi atau website resmi bursa.
    • Likuiditas: bursa menyediakan volume perdagangan yang cukup sehingga transaksi bisa cepat tereksekusi.
    • Keamanan: bursa resmi yang berizin diawasi oleh otoritas keuangan, sehingga lebih aman dibandingkan jalur tidak resmi.

    Pastikan kamu membeli token MET hanya melalui bursa kripto resmi dan terpercaya, seperti Tokocrypto, yang telah berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

    Dengan membeli melalui bursa berizin, kamu mendapatkan jaminan keamanan transaksi, transparansi harga, serta perlindungan regulasi yang tidak dimiliki oleh platform tidak resmi.

    Selain itu, Tokocrypto juga menyediakan pasangan perdagangan MET/IDR, sehingga pengguna di Indonesia bisa langsung membeli dengan rupiah tanpa harus menukar ke stablecoin terlebih dahulu. Hal ini membuat proses pembelian lebih mudah, cepat, dan ramah bagi investor pemula.

    Berikut beberapa langkah mudah untuk membeli token Meteora (MET) di Tokocrypto:

    1. Download aplikasi Tokocrypto
    2. Login ke akun Tokocrypto atau daftar dan verifikasi KYC
    3. Pada halaman dashboard, cari MET/IDR pada kolom pencarian
    4. Pilih “Batasan Order” atau “Order pasar” atau “Stop-Limit” atau “OCO”
    5. Masukkan jumlah pembelian sesuai kebutuhan

    Selain itu kamu juga membeli dengan lebih cepat melalui fitur beli/jual instan dengan biaya trading 0%. Caranya cukup masuk ke menu beli/jual → polih token MET → masukkan nominal pembelian.

    Membeli Lewat Decentralized Exchange (DEX)

    Bagi pengguna yang lebih berpengalaman dan ingin memegang kendali penuh atas asetnya, pembelian MET juga bisa dilakukan melalui decentralized exchange (DEX) seperti Raydium, Jupiter atau Orca.

    Karena MET ini merupakan token yang berada di jaringan Solana, maka untuk membeli melalui DEX, kamu perlu menghubungkan wallet seperti MetaMask, Phantom Wallet, atau Rabby Wallet, dan melakukan swap token Soalna menjadi MET, lalu konfirmasi transaksi.

    Cara untuk membeli MET di decentralized exchange:

    1. Buka aplikasi Tokocrypto
    2. Pada halaman dashboard, cari SOL/IDR pada kolom pencarian
    3. Masukkan jumlah pembelian sesuai kebutuhan
    4. Kirim SOL ke dompet yang kamu miliki melalui jaringan Base dengan mengikuti tutorialnya di sini: Cara Transfer Crypto Lewat Jaringan Blockchain di Tokocrypto

    Biaya Transaksi 

    Biaya transaksi yang dikeluarkan membeli melalui bursa kripto resmi seperti Tokocrypto terbilang jauh lebih murah, karena kamu hanya harus membayar satu kali biaya transaksi, tanpa harus membayar biaya jaringan. Terlebih lagi di Tokocrypto kamu bisa mendapatkan 0% trading fee.

    Sedangkan jika kamu membeli MET mulalui decentralized exchange (DEX), kamu perlu membayar trading fee, biaya jaringan, dan swap fee.

    Kesimpulan

    Jika kamu merupakan pengguna baru dan mengutamakan kemudahan, bursa kripto resmi seperti Tokocrypto adalah pilihan ideal karena biayanya rendah dan prosesnya mudah.

    Namun jika kamu ingin kontrol penuh atas aset dan sudah memahami cara kerja wallet serta gas fee, maka DEX memberikan kebebasan penuh untuk mengelola aset kamu sendiri.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokenomics Meteora (MET): Supply, Distribusi, dan Mekanisme Ekosistem

    Meteora, salah satu protol likuiditas terbesar di jaringan Solana baru saja merilis token asli miliknya (MET) melalui Token Generation Event (TGE) dengan total suplai 1 miliar token.

    Seiring DeFi yang terus berkembang, bisakah token Meteora (MET) merebut perhatian para investor kripto? Simak lebih lengkap mengenai suplai, distribusi, hingga utilitas dari token MET.

    Apa Itu Meteora (MET)?

    Token $MET, merupakan native token dari Meteora, sebuah protokol likuiditas terdesentralisasi yang berbasis pada jaringan Solana. Token MET diluncurkan sebagai bagian dari strategi baru dalam melakukan pendekatan berbasis komunitas.

    Token ini nantinya akan berfungsi sebagai “mesin” yang akan menggerakkan seluruh ekosistem. Secara resmi Meteora sendiri belum mengumumkan bagaimana utilitas dari token ini kedepannya, namun MET sudah mulai digunakan sebagai aset yang dapat di-stake pada platform Meteora untuk memperoleh fee dengan potensi hasil di atas rata-rata.

    Pelajari lebih lengkap: Apa Itu Meteora Crypto? Panduan Lengkap untuk Pemula

    Jadwal vesting dan token unlock MET. Sumber: Tokenomics.ai

    MET memiliki total supply maksimal sebanyak 1 miliar token (1.000.000.000 MET).

    Dikutip dari data Tokenomics, Per November 2025, MET memiliki 437.222.222 token yang telah di unlock (43,72%) dan beredar di pasar. Namun rilis resmi Meteora mengklaim token unlock saat TGE mencapai 48%.

    Total token yang masih terkunci dan total token yang masih terkunci sampai dengan 2031 adalah sebesar 562.777.778 atau sekitar 56,28% dari total suplai. Sedangkan rilis resmi dari Meteora mengklaim 52%.

    Lebih lengkap kamu bisa pelajari alokasi token dan distribusi token MET di bawah ini.

    Alokasi Distribusi Token

    Meteora memperkenalkan Phoenix Rising Plan sebagai strategi distribusi token $MET yang transparan dan berorientasi komunitas. Berikut rincian lebih lengkapnya:

    Tokenomics MET. Sumber: Meteora

    Sirkulasi Awal (48%)

    • 20% MET dialokasikan untuk Mercurial Stakeholders, sesuai dengan Meteora Plan, terbagi menjadi 15% dan 5% sebagaimana dijelaskan dalam Artikel Zen.
    • 15% MET dialokasikan untuk para pengguna Meteora melalui LP Stimulus Plan.
    • 3% MET dialokasikan untuk ekosistem Launchpads & Launchpool.
    • 2% MET dialokasikan untuk Off-Chain Contributors, yaitu pihak-pihak yang berkontribusi terhadap pertumbuhan Meteora.
    • 3% MET dialokasikan untuk Jupiter Stakers Stimulus Package, dengan tujuan memperbesar LP Army hingga 10 kali lipat, berasal dari cadangan TGE.
    • 3% MET dialokasikan untuk Centralized Exchanges, Market-Makers, dan pihak terkait lainnya, sebagai bagian dari sisa cadangan TGE.
    • 2% MET dialokasikan untuk M3M3 Stakeholders Package.

    Token yang Dikunci / Non-Sirkulasi (52%)

    • 18% MET ditujukan untuk tim, dengan vesting linear selama 6 tahun.
    • 34% MET ditujukan untuk Meteora Reserve, juga dengan vesting linear selama 6 tahun.
    Jadwal rilis resmi dari token MET. Sumber: Meteora

    Dengan distribusi suplai yang beredar di TGE yang mencapai 48%, Meteora mengklaim bahwa total suplai langsung beredar MET lebih tinggi dibandingkan standar proyek lain seperti $JUP (13,5%) dan HYPE (33,4%).

    Strategi ini mematahkan pola lama low-float/high-FDV yang sering muncul di dunia kripto, sehingga memastikan MET menjadi token yang layak dipegang tanpa bayang-bayang unlock berkepanjangan.

    Dengan distribusi awal yang besar, komunitas dan investor mendapatkan kepastian likuiditas serta peluang kepemilikan yang lebih sehat untuk jangka panjang.

    Utilitas MET dan Mekanisme Ekosistem Meteora

    Pasca Token Generation Event (TGE), Token MET sampai saat ini masih belum memiliki utilitas resmi, namun rilis resmi dari Meteora menyebutkan MET akan menjadi bagian sentral dari ekosistem Meteora. 

    Sedangkan beberapa utilitas yang diketahui sudah dan akan datang adalah sebagai berikut:

    • Insentif bagi penyedia likuiditas (LP) melalui pool likuiditas dinamis yang dibangun di jaringan Solana.
    • Insentif untuk staking dan penyedia likuiditas yang lebih tinggi dari rata-rata.
    • Alokasi reward (airdrop) untuk pengguna awal dan komunitas, untuk meningkatkan keterlibatan dan kepemilikan.
    • Fungsi governance yang belum secara resmi diumumkan dan menjadi bagian dari utilitas token MET namun digadang-gadang akan segera hadir.

    Penutup

    Sebagai salah satu penyedia layanan likuiditas terdesentralisasi terbesar di jaringan Solana, Meteora memberikan potensi menarik bagi para investor yang ingin mendapatkan keuntungan dengan menjadi liquidity provider atau staking.

    Token MET yang dirilis pada saat TGE dengan total suplai yang terkunci mencapai 48% memposisikan MET sebagai token yang ramah komunitas, terlebih lagi dibarengi dengan airdrop. Namun investor masih perlu waspada terhadap perilisan token dalam jangka waktu 6 tahun yang bisa membuat suplai beredar naik 2x.

    Terlepas dari itu, strategi distribusi Meteora melalui Phoenix Rising Plan tetap menunjukkan komitmen kuat terhadap transparansi dan keberlanjutan ekosistem.

    Nantikan listing resmi dari token Meteora (MET) di Tokocrypto dan dapatkan potongan biaya trading 20% dengan memasukkan kode TEMUTOKO saat melakukan pendaftaran!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

    Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli 

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Apa Itu Meteora Crypto? Panduan Lengkap untuk Pemula

    Kamu pasti pernah mendengar platform Decentralized Exchange (DEX), bukan? Ternyata di balik DEX ada fondasi penting yang membuat seluruh ekosistem DeFi bisa berjalan lancar, yakni liquidity pools

    Tanpa likuiditas, transaksi di dunia kripto tidak akan terasa smooth dan mungkin kamu akan mendapatkan rentang harga yang berjauhan (spread tinggi), dan inilah alasan mengapa kamu perlu tau tentang platform Meteora.

    Sebagai salah satu inovasi di ekosistem Solana, Meteora menawarkan rangkaian produk inti seperti DLMM, DAMM v1, DAMM v2, dan DBC yang dirancang untuk mengelola likuiditas secara dinamis, aman, dan menguntungkan.

    Apa Itu Meteora?

    Meteora merupakan protokol DeFi di blockchain Solana yang berfokus pada penyediaan likuiditas. Fitur utamanya mencakup DLMM (Dynamic Liquidity Management Module), dynamic pools, dynamic vaults, multitoken stable pools, non-pegged stable pools, hingga fitur minting memecoin dengan likuiditas terkunci secara terintegrasi.

    Secara sederna, Meteora memungkinkan pengguna mendapatkan keuntungan tanpa harus melakukan trading dengan menaruh aset seperti USDC atau SOL di dalam pool sebagai sumber likuiditas yang nantinya akan dipakai banyak aplikasi DeFi di Solana, sehingga pengguna mendapatkan keuntungan dari fee yang dihasilkan.

    Produk Meteora

    Meteora memiliki banyak produk yang ditawarkan kepada penggunanya, mulai dari DLMM sampai dengan Stake2Earn.

    DLMM (Dynamic Liquidity Market Maker)

    Meteora’s Dynamic Liquidity Market Maker (DLMM) pada dasarnya memberi penyedia likuiditas akses ke dynamic fees dan liquidity concentration yang terus menyesuaikan kondisi pasar secara real-time. Sistem ini dibuat agar LP (Liquidity Pool) punya fleksibilitas lebih besar dan bisa memaksimalkan pendapatan dari biaya transaksi.

    Contoh distribusi likuditas dalam bentuk price bins. Sumber: Meteora

    DLMM terinspirasi dari Liquidity Book milik Trader Joe, lalu di Meteora likuiditas sebuah pasangan aset dibagi menjadi beberapa price bins. Setiap bin punya harga tertentu, dan token yang disimpan di dalamnya tersedia untuk ditukar pada harga itu. Selama swap masih terjadi di dalam bin yang sama, tidak ada slippage. Harga pasar kemudian terbentuk dari gabungan seluruh bin tersebut.

    LP di DLMM bisa mendapatkan fee dari penyediaan likuiditas, dynamic fees saat volatilitas meningkat, serta Liquidity Mining (LM) jika tersedia.

    Presale Vault [Beta]

    Presale Vault adalah mekanisme yang memungkinkan pengguna berpartisipasi dalam presale menggunakan token Solana apa pun. Setelah periode presale berakhir, pengguna bisa mengklaim token presale yang menjadi jatah mereka.

    Program Meteora Presale sendiri dirancang untuk sangat fleksibel, sehingga kreator bisa memilih berbagai mode partisipasi, mengatur siapa saja yang boleh ikut, serta menambahkan sistem vesting langsung dari awal. Ini membuat peluncuran token baik memecoin, utility token, maupun token Solana lainnya menjadi lebih aman dan sesuai strategi peluncuran yang diinginkan.

    Cara kerjanya: selama presale berlangsung, peserta menyetor token seperti SOL atau USDC, dan Jika presale berhasil, mereka dapat mengklaim token sesuai mode presale yang dipilih dan jadwal vesting yang ditetapkan.

    Alpha Vault

    Alpha Vault adalah mekanisme tambahan yang bekerja bersama Launch Pool untuk melindungi peluncuran token dari serangan sniper bot

    Dengan Alpha Vault, para genuine supporters bisa mendapatkan akses awal untuk deposit dan membeli token sebelum pool dibuka untuk trading publik. Karena membeli lebih awal, mereka bisa memperoleh token di harga paling awal sambil membantu menjaga peluncuran token tetap bersih dari aktivitas bot.

    Proses launch pool di Alpha Vault Meteora. Sumber: Meteora

    Proses Alpha Vault berlangsung dalam empat tahap setelah vault dibuat, sesuai alur pada gambar. Pertama, deposit period dibuka sebelum token diluncurkan, sehingga pengguna vault menjadi pihak paling awal yang bisa mengamankan token. Pada fase ini, pengguna bebas menyetor atau menarik USDC. 

    Setelah periode deposit ditutup, vault menggunakan seluruh dana yang terkumpul untuk membeli token sebelum pool mulai diperdagangkan publik. Begitu pembelian selesai, pool resmi aktif dan semua orang bisa mulai trading maupun menyediakan likuiditas. 

    Setelah itu, token dalam vault mulai di-unlock dan jadwal vesting langsung berjalan hingga akhirnya seluruh token dapat diklaim sepenuhnya.

    Stake2Earn

    Fitur Stake2Earn untuk memecoin. Sumber: Meteora

    Stake2Earn adalah fitur yang memungkinkan pemilik memecoin mendapatkan bagian dari trading fees yang dihasilkan oleh pool DAMM v1, khususnya bagi para top stakers.

    Bagi pemegang memecoin yang di staking, semua fee yang dikumpulkan dari pool akan masuk ke Stake2Earn fee vault, lalu dibagikan kepada top stakers sebagai bentuk reward.

    Sistem ini menawarkan cara baru untuk mendapatkan keuntungan dari memecoin, dimana bukan lagi siapa yang paling cepat menjual (race to dump), tetapi siapa yang paling banyak dan paling konsisten staking. 

    Metiks Protocol Meteora (Combined)

    Metriks protokol Meteora dan harga token $MET. Sumber DeFiLlama

    Secara metrik dari laman DefiLlama, Meteora menunjukkan pertumbuhan yang sangat kuat sebagai salah satu pusat likuiditas terbesar di Solana. TVL yang mencapai $701 juta memperlihatkan bahwa banyak aset pengguna terkunci di ekosistemnya, menandakan kepercayaan dan penggunaan yang tinggi. 

    Aktivitas trading juga sangat intens, terlihat dari fee tahunan yang diproyeksikan lebih dari $1 miliar, dengan $85 juta fee hanya dalam 30 hari terakhir dan $1,14 juta dalam 24 jam terakhir yang menunjukkan likuiditas Meteora benar-benar aktif digunakan. 

    Dalam 30 hari terakhir, volume trading di pool Meteora mencapai $29 miliar, mempertegas posisinya sebagai liquidity layer utama di Solana. 

    Sementara itu native token dari Meteora (MET) berada di harga $0,41 dengan market cap $198 juta dan FDV $414 juta.

    Token Meteora ($MET)

    Token MET merupakan token native dari ekosistem Meteora yang baru saja melewati fase Token Generation Event (TGE) pada tanggal 23 Oktober 2025. Dengan alokasi tokenimcs sebagai berikut:

    Alokasi token $MET. Sumber: Meteora

    Walaupun utilitas resminya belum diumumkan, namun Meteora mengklaim jika MET nantinya akan menjadi “mesin” yang akan menggerakkan seluruh ekosistem. Meskipun begitu token MET sudah mulai digunakan sebagai aset yang dapat di-stake pada platform Meteora untuk memperoleh fee dengan potensi hasil di atas rata-rata. Membuat MET tetap menawarkan nilai fungsional bagi pengguna sambil menunggu fitur utilitas resmi dirilis nantinya.

    Pengguna juga masih dapat melakukan klaim airdrop sampai dengan 23 April 2026 melalui laman berikut: Meteora TGE – Airdrop.

    Tertarik untuk memulai investasi kripto? Yuk mulai perjalanan investasi dan trading kripto yang aman dan mudah di Tokocrypto, bursa kripto terpercaya dan terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan dan nikmati biaya trading 0% dengan fitur beli atau jual!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. 

    Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli 

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

    Sumber:

    Meteora Docs. Diakses 17 November 2025

    CoinGecko. What Is Meteora DEX? Solana’s Fastest-Growing Liquidity Hub. Diakses 17 November 2025

    Gambar: X @MeteoraAG



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Meteora Rilis DAMM V2, Siapkan Pool 50.000 USDC

    Protokol DeFi Meteora resmi meluncurkan fitur terbaru mereka, DAMM V2 Farm Pools, yang memungkinkan pengguna memperoleh reward token tambahan di luar imbal hasil standar dari aktivitas penyediaan likuiditas (liquidity provider/LP).

    Peluncuran ini menandai langkah lanjutan Meteora dalam memperkuat posisinya sebagai salah satu penyedia infrastruktur likuiditas penting di jaringan Solana.

    Sebagai bagian dari kampanye awal, Meteora menyiapkan insentif likuiditas sebesar 50.000 USDC untuk pool MET/SOL yang akan didistribusikan selama 28 hari ke depan.

    Dalam akun X (dulu Twitter) resminya, Meteora mendesain skema ini untuk mendorong peningkatan total value locked (TVL) sekaligus aktivitas perdagangan di protokol.

    Mengenal DAMM V2 Farm Pools

    DAMM V2 (Dynamic Automated Market Maker Version 2) Farm Pools merupakan pengembangan dari model AMM sebelumnya yang digunakan Meteora.

    Dengan versi terbaru ini, penyedia likuiditas tidak hanya mendapatkan fee trading, tetapi juga reward tambahan melalui mekanisme farming.

    Model ini menggabungkan dua sumber pendapatan utama, yakni Fee dari transaksi DEX dan reward farming dari insentif protokol.

    Pendekatan tersebut dirancang untuk meningkatkan efisiensi modal dan memberikan daya tarik lebih besar bagi LP, khususnya di tengah kompetisi ketat antar DEX di jaringan Solana.

    Insentif 50.000 USDC untuk Pool MET/SOL

    Pergerakan harga Meteora (MET/USDT) pada Minggu, 8 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Meteora (MET/USDT) pada Minggu, 8 Februari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Sebagai daya tarik utama peluncuran DAMM V2, Meteora mengalokasikan 50.000 USDC sebagai insentif likuiditas untuk pool MET/SOL. Insentif ini akan dibagikan secara proporsional kepada LP selama periode 28 hari.

    Strategi ini lazim digunakan oleh protokol DeFi untuk menarik likuiditas awal dalam jumlah besar, meningkatkan kedalaman pool, menekan slippage bagi trader, hingga mendorong volume transaksi organik.

    Dengan likuiditas yang lebih dalam, pengalaman trading di Meteora diharapkan menjadi lebih kompetitif dibandingkan DEX lain di Solana.

    Perspektif Research: Dampak bagi Meteora dan Solana

    Tim Research Tokocrypto menilai bahwa peluncuran DAMM V2 Farm Pools memiliki dampak strategis, tidak hanya bagi Meteora tetapi juga bagi ekosistem Solana secara keseluruhan.

    “Peluncuran V2 dan insentif likuiditas ini bertujuan untuk menarik lebih banyak TVL dan aktivitas ke protokol Meteora di jaringan Solana. Bagi yield farmer, ini adalah peluang earning baru, sementara bagi ekosistem Solana, ini menambah kedalaman likuiditas DEX,” tutur tim Research Tokocrypto.

    Pendalaman likuiditas merupakan faktor krusial dalam menjaga daya saing Solana sebagai blockchain DeFi berbiaya rendah dan berkecepatan tinggi, terutama di tengah bangkitnya kembali aktivitas DeFi lintas jaringan.

    Peluang bagi Yield Farmer dan Liquidity Provider

    Bagi yield farmer, DAMM V2 Farm Pools menawarkan peluang menarik karena:

    • Reward tidak hanya berasal dari fee trading
    • Adanya insentif USDC yang relatif stabil nilainya
    • Potensi APY yang lebih kompetitif selama periode insentif

    Namun demikian, pengguna tetap perlu memperhitungkan risiko impermanent loss, terutama pada pasangan token volatil seperti MET/SOL.

    Insentif tinggi dapat meningkatkan return, tetapi fluktuasi harga tetap menjadi faktor utama dalam strategi LP.

    Posisi Meteora di Lanskap DeFi Solana

    Meteora secara konsisten memposisikan diri sebagai protokol yang fokus pada optimalisasi likuiditas.

    Dengan DAMM V2, Meteora berupaya meningkatkan efisiensi penggunaan modal, menarik likuiditas jangka menengah, dan membangun ekosistem LP yang lebih berkelanjutan.

    Di tengah persaingan DEX Solana yang semakin ramai, inovasi dan insentif seperti ini menjadi kunci untuk mempertahankan relevansi dan pertumbuhan TVL.

    Baca Juga: Teknologi Meteora di Solana: DEX, Dynamic Liquidity, dan Likuiditas

    Peluncuran DAMM V2 Farm Pools menegaskan komitmen Meteora dalam mengembangkan solusi likuiditas yang lebih menarik dan kompetitif di jaringan Solana.

    Dengan insentif 50.000 USDC untuk pool MET/SOL, Meteora berpotensi menarik lonjakan likuiditas dan aktivitas dalam jangka pendek.

    Bagi yield farmer, ini merupakan peluang earning baru yang patut diperhitungkan. Sementara bagi ekosistem Solana, kehadiran DAMM V2 berkontribusi memperdalam likuiditas DEX dan memperkuat fondasi DeFi jaringan tersebut.

    Ke depan, pasar akan menilai apakah peningkatan TVL ini dapat dipertahankan setelah periode insentif berakhir—sebuah tantangan klasik namun krusial bagi protokol DeFi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com