Source : unsplash.com / Eater Collective
Jakarta –
Migrain tidak hanya dipicu oleh kelelahan saja. Ternyata ada beberapa asupan makanan yang wajib dihindari jika tak ingin mengalami migrain yang menyakitkan.
Migrain atau sakit pada sebagian kepala seringkali menimbulkan rasa yang tidak nyaman. Gejala berupa kepala yang terasa berat hingga nyeri pada salah satu sisi membuat aktivitas sulit dilakukan seperti biasa.
Biasanya untuk meredakan migrain banyak orang yang langsung minum obat. Faktanya pola makan yang salah juga dapat memicu terjadinya migrain dengan cepat dan lebih parah.
Penderita migrain wajib berhati-hati sebelum melahap makanan yang ada dihadapannya. Pastikan tidak mengonsumsi salah satu dari daftar makanan pemicu migrain yang dianjurkan ahli untuk dihindari.
Berikut ini 5 asupan makanan pemicu migrain menurut Huffpost:
Kandungan pada alkohol ternyata dapat memicu migrain. Foto: Getty Images/Domepitipat
|
1. Alkohol
Bagi penikmatnya, alkohol dibutuhkan untuk membantu meredakan stres. Misalnya setelah lelah bekerja seharian dan butuh asupan yang membantu merelaksasi tubuh agar lebih tenang.
Racikan alkohol seperti cocktail dapat memicu sakit kepala dengan cepat bagi penderita migrain. Beberapa ahli menyebut ada efek dehidrasi yang ditimbulkan dari konsumsi alkohol dapat memicu migrain.
“Alkohol itu sendiri, dan metabolisnya, memiliki beberapa faktor yang berpotensi memicu (migrain). Alkohol dapat menyebabkan vasodilatasi atau pembengkakan pembuluh darah,” papar dr. Danielle Wilhour selaku ahli saraf dan spesialis migrain.
2. Cokelat
Dianggap sebagai makanan manis yang sehat, ternyata cokelat memiliki beberapa efek samping. Salah satunya dinilai berbahaya bagi penderita migrain.
Cokelat termasuk makanan yang disebut dapat memicu migrain dengan cepat. Para ahli saraf masih berdebat tentang fase cokelat memicu migrain pada tubuh penikmatnya.
“Kakao termasuk salah satu yang mempengaruhi pelepasan serotonin, sangat memungkinkan berkontribusi terhadap patogenesis migrain,” lanjut Wilhour.
Makanan pemicu migrain lainnya ada di halaman berikutnya.
3. Kafein
Secara khusus ahli saraf juga mengkhawatirkan asupan berbagai makanan yang mengandung kafein. Seperti kopi, teh, atau bahkan cokelat yang telah disebutkan sebelumnya.
Misalnya pada kopi, banyak orang yang selama ini mengonsumsinya untuk mendapatkan efek menahan kantuk. Namun cara kerja kopi yang menghalangi reseptor pada otak justru dapat memicu migrain dengan cepat.
Selain itu kafein juga memiliki efek samping dehidrasi yang mirip dengan alkohol. Sehingga bagi penderita migrain asupan kafein justru akan memperparah kondisinya.
4. Keju
Ada komponen tiramin dari proses fermentasi keju yang dapat memicu dan memperparah migrain. Foto: Getty Images/Domepitipat
|
Dinilai menyehatkan, keju menjadi asupan makanan yang perlu diperhatikan oleh sebagian orang. Terutama pada penderita migrain hingga migrain parah yang mudah kambuh.
Keju melalui proses fermentasi yang kemudian akan menghasilkan tiramin. Semakin lama keju difermentasi, maka semakin banyak juga kandungan tiramin yang harus diwaspadai oleh penderita migrain.
Wilhour menyebutkan bahwa tiramin dapat memicu tekanan darah tinggi yang berpengaruh pada pelepasan neurotransmiter dan memicu migrain. Beberapa jenis keju yang harus dihindari adalah cheddar yang diperam, blue cheese, dan keju lain difermentasi lama.
5. Daging olahan
Dibandingkan dengan daging segar, daging olahan seolah menjadi jawaban untuk asupan makanan yang lebih sederhana. Biasanya daging olahan dipakai sebagai topping atau pelengkap makanan seperti sosis, pepperoni, dan masih banyak jenisnya.
Faktanya daging olahan mengandung nitrat dan nitrit. Kedua komponen ini akan dikonversi menjadi nitrat oksida yang mempengaruhi sinyal molekul pada aliran pembuluh darah.
Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2016 menyebutkan bahwa penderita migrain memiliki kadar bakteri pemecah nitrat yang tinggi. Ketika jumlah bakteri meningkat seiring peningkatan nitrat di dalam tubuh, maka migrain akan lebih mudah kambuh.
(dfl/adr)
Sumber : food.detik.com
Jakarta –
Kurma dianjurkan untuk dikonsumsi selama bulan Ramadan ini. Tapi hati-hati, makan kurma juga bisa menimbulkan efek samping pada kesehatan.
Kurma dikenal sebagai buah kaya nutrisi. Namun, karena dikonsumsi dalam kondisi kering, kandungan kalorinya bisa lebih tinggi daripada kebanyakan buah segar.
Mengutip Healthline, sebagian besar kalori pada kurma berasal dari karbohidrat. Sementara sisanya berasal dari protein.
Kurma juga mengandung banyak vitamin dan mineral penting untuk tubuh. Sebut saja kalium, magnesium, zat besi, dan vitamin B6. Kurma juga mengandung sejumlah senyawa antioksidan.
Efek samping makan kurma berlebihan
Meski bernutrisi, namun asupan kurma juga harus dibatasi. Pasalnya, ada beberapa efek samping makan kurma berlebihan selain lonjakan gula darah. Berikut ini efek samping konsumsi kurma berlebihan yang dirangkum dari berbagai sumber.
1. Masalah pencernaan
Kurma Foto: Getty Images/Ika Rahma
|
Pada dasarnya, kurma sendiri tidak memicu masalah pencernaan. Namun, beberapa kurma mendapatkan tambahan sulfit ke dalamnya.
Sulfit merupakan senyawa kimia yang ditambahkan ke buah kering untuk proses pengawetan. Mengutip Style Craze, orang yang sensitif terhadap sulfit bisa mengalami reaksi seperti sakit perut, kembung, dan diare.
Selain itu, kandungan serat pada kurma juga bisa memicu sembelit jika dikonsumsi berlebih.
2. Ruam kulit
Tambahan sulfit pada kurma bisa memicu ruam kulit. Ruam juga bisa disebabkan oleh jamur yang banyak ditemukan pada buah kering seperti kurma.
3. Berat badan naik
Berat Badan Naik Foto: iStock
|
Kurma mengandung banyak kalori. Hal ini bisa meningkatkan risiko kenaikan berat badan tak terduga.
Satu gram kurma umumnya mengandung 2,8 kalori. Artinya, kurma termasuk ke dalam makanan dengan kepadatan energi sedang yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan.
4. Hiperkalemia
Hiperkalemia merupakan kondisi yang ditandai dengan tingginya kadar kalium dalam darah.
Kurma sendiri dikenal sebagai sumber kalium yang kaya. Asupan kurma berlebih bisa memicu hiperkalemia.
Kadar kalium yang ideal dalam darah adalah 3,6 – 5,2 milimol per liter.
Efek konsumsi kurma berlebihan ada di halaman berikut ini
5. Intoleransi fruktosa
Rasa manis alami kurma berasal dari fruktosa. Satu kurma bisa mengandung hampir 1 sdt gula jenis fruktosa.
Orang-orang tertentu bisa mengalami kesulitan mencerna fruktosa. Kondisi ini dikenal dengan istilah intoleransi fruktosa.
Pada kondisi tersebut, gula tidak diserap dengan baik. Kondisi ini bisa memicu sakit perut karena gula bereaksi dengan bakteri alami pada usus.
6. Masalah gigi
Ilustrasi sakit gigi Foto: Getty Images/South_agency
|
Kurma punya tekstur yang lengket dan bisa menempel pada gigi. Mengutip NDTV, hal ini bisa berkontribusi terhadap penumpukan plak pada gigi.
Selain itu, kondisi ini juga bisa memicu gigi berlubang.
7. Masalah ginjal
Kurma mengandung potasium dalam jumlah tinggi. Potasium sendiri dikenal bisa memicu masalah ginjal bagi siapa pun yang memiliki faktor risiko penyakit ginjal.
8. Migrain
Kurma mengandung tiramin. Nama terakhir merupakan senyawa yang dikenal bisa memicu migrain dan sakit kepala pada sekelompok orang.
Berapa batas makan kurma per hari?
Dengan mengetahui daftar efek samping makan kurma di atas, Anda tentu perlu membatasi asupan harian.
Mengutip Medicine Net, batas makan kurma per hari adalah 100 gram (g). Angka ini setara dengan setidaknya tiga buah kurma berukuran sedang.
Artikel selengkapnya sudah ditayangkan di sini!
(sob/odi)

Sumber : food.detik.com
Jakarta –
Teh memiliki beragam manfaat sehat, termasuk menyembuhkan migrain atau sakit kepala. Seperti beberapa jenis teh yang dmengandung aneka herbal.
Sakit kepala atau migrain dapat terjadi kepada siapapun. Gejala sakit kepala yang biasa dialami ada rasa nyeri di sekitar kepala dan bisa menyebar ke wajah hingga bahu.
Untuk mengobatinya, banyak orang mengonsumsi obat yang mengandung paracetamol. Bisa juga mengobati sakit kepala dengan cara alami, banyak orang menyarankan untuk mengonsumsi teh hangat.
Menurut Medical News Today (19/6), jenis teh yang mengandung bahan herbal cocok untuk atasi migrain. Contohnya seperti jahe, kunyit, hingga cengkeh.
Berikut 5 racikan teh yang dapat menyembuhkan migrain:
1. Teh Jahe
Manfaat dari minum teh jahe Foto: Getty Images/iStockphoto/
|
Jahe merupakan tanaman rimpang yang biasa digunakan sebagai rempah masakan atau minuman herbal. Rimpang ini memiliki aroma menyengat dan rasa pedas yang memberikan sensasi hangat.
Tak heran kalau jahe banyak digunakan sebagai campuran minuman. Teh jahe salah satu racikan minuman yang dapat dikonsumsi dan cocok untuk menghangatkan badan.
Manfaat jahe untuk migrain ini disebutkan pada sebuah meta-analisis yang dikutip dalam penelitian 2021. Bahwa, jahe dapat mengurangi risiko mual dan muntah terkait migrain.
2. Teh Chamomile
Pencinta teh pasti sudah tak asing dengan teh herbal satu ini. Teh yang terbuat dari bunga camomile tersebut dikonsumsi karena manfaat sehatnya.
Salah satu manfaatnya dapat menurunkan gejala migrain. Karena teh camomile mengandung zat anti-inflamasi dan antioksidan yang tinggi.
Peneliti pada tahun 2022 juga mengemukakan bahwa chamomile secara umum aman dikonsumsi sebagai teh. Selain itu, membantu mengatasi kecemasan, peradangan, dan memiliki efek sedatif.
3. Teh Kunyit
Kunyit tak hanya dijadikan sebagai bumbu masakan, tapi juga dibuat teh herbal. Teh kunyit ini diketahui dapat menyembuhkan sakit kepala atau migrain.
Pada penelitian 2023, kunyit yang mengandung curcumin sebagai zat anti-inflamasi alami ini dapat memainkan perannya dalam mengobati migrain. Selain itu, teh kunyit juga dapat mengobati flu secara mendalam.
4. Teh Cengkeh
Teh yang dapat menyembuhkan migrain lainnya menggunakan racikan cengkeh. Cengkeh ini biasa digunakan sebagai bumbu masakan yang pedas, tapi enak juga dijadikan teh herbal.
Cengkeh yang dapat berperan sebagai zat antiosiseptif, antiinflamasi, dan analgesik ini disebut dapat mengatasi nyeri pada migrain. Namun, belum ada penelitian ekstensif tentang penggunaan teh atau pengobatan herbal, jadi masyarakat tetap harus berhati-hati.
5. Teh Peppermint
Teh peppermint dapat digunakan untuk mengatasi perut yang buncit. Foto: Getty Images/iStockphoto
|
Peppermint merupakan bahan herbal yang dapat ditambahkan dalam racikan teh. Pada teh peppermint mengandung mentol yang dapat memberikan efek menenangkan pada oto.
Jadi, mungkin berguna untuk meredakan sakit kepala karena tegang. Hal ini telah dibahas pada tinjauan studi 2020 yang menunjukkan manfaat positif dari peppermint dalam jangka pendek.
(yms/odi)

Sumber : food.detik.com
Jakarta –
Migrain tak hanya dipicu oleh hormonal maupun kelelahan, tetapi juga dari asupan makanan. Ada beberapa makanan enak yang memicu migrain dengan cepat.
Setiap makanan memiliki kandungan nutrisi dan senyawanya masing-masing. Kandungan tersebut yang kemudian membuat pengaruh pada kondisi kesehatan tubuh.
Mulai dari menyehatkan atau justru memicu penyakit. Kandungan tiramin dan nitrat, misalnya, dapat memicu migrain pada mereka yang memakannya.
Jika kamu penderita migrain yang cukup sering kambuh, sebaiknya hindari beberapa makanan tinggi tiramin dan nitrat. Walaupun sebagian asupan tersebut punya rasa yang enak, tetapi konsumsinya harus dibatasi.
Baca juga: Tantri ‘Kotak’ Spill Riders Manggung, Isinya Makanan Khas Daerah!
Berikut 5 asupan pemicu migrain yang harus dihindari dilansir dari Times of India, Minggu (20/7):
Makanan fermentasi mengandung tiramin yang dapat memicu migrain. Foto: Getty Images/kirin_photo
|
1. Makanan Fermentasi
Makanan fermentasi memiliki kandungan tiramin yang tinggi. Peningkatan tiramin terjadi melalui proses pemecahan protein yang terjadi pada proses fermentasi.
Menurut beberapa penelitian, keju yang diperam lama hingga acar memicu migrain paling cepat. Sebanyak 1 dari 3 partisipan dalam penelitian tersebut mengaku lebih cepat mengalami migrain ketika mengonsumsi keju atau acar terlalu banyak.
Tetapi ada juga keju yang disarankan untuk penderita migrain, cenderung berupa keju segar seperti mozarella atau ricotta. Solusinya asupan makanan yang difermentasi harus dibatasi jika tak ingin migrain mudah kambuh.
2. Daging Olahan
Daging olahan banyak digunakan dalam berbagai jenis hidangan makanan. Di negara Barat, daging olahan juga sering disantap sebagai teman menikmati keju pada cheese platter.
Tetapi perlu diketahui daging olahan memiliki kandungan nitrat dan tiramin yang tinggi. Kedua komponen tersebut merupakan senyawa yang paling cepat memicu migrain.
Pada beberapa penelitian, daging olahan bahkan memicu migrain dengan tipe kronis. Solusinya, ketika hendak mengonsumsi daging olahan pilih produk dengan kadar nitrat yang lebih rendah.
Asupan pemicu migrain lainnya berlanjut di halaman berikutnya.
3. Alkohol
Alkohol, khususnya pada jenis red wine, memiliki kandungan senyawa yang kompleks. Mulai dari histamin, tiramin, sulfat, hingga tanin yang dirilis ke dalam aliran darah.
Menurut penelitian pada 2018, sebanyak 35% partisipan mengaku migrainnya kambuh setelah mengonsumsi alkohol. Bahkan sebanyak 77% dari yang mengalami migrain mengatakan anggur merah atau red wine berpengaruh paling besar dalam memicu migrain.
Sehingga solusi yang diberikan ahli adalah agar selalu memantau asupan alkohol harian. Pilih alkohol dengan kadar histamin yang lebih rendah atau hindari pada beberapa kondisi, seperti saat stres maupun dehidrasi.
Cokelat memiliki senyawa di dalamnya yang dapat memicu migrain kambuh lebih intens. Foto: Getty Images/kirin_photo
|
4. Cokelat
Hampir semua kalangan usia suka makan cokelat. Rasanya yang manis dan kemampuannya melepas hormon dopamin membuat konsumennya merasa bahagia setelah makan cokelat.
Namun cokelat punya beberapa kandungan lain yang dapat memicu migrain. Seperti kafein, tiramin, dan beta-phenyletilamin.
Sebanyak 33% dari kasus migrain, dilaporkan pada beberapa penelitian ditemukan kambuh gegara konsumsi cokelat. Pada sebuah eksperimen ditemukan salah satu solusinya ialah mengonsumsi asupan cokelat dengan kadar yang paling rendah.
5. Makanan Dingin
Menikmati makanan dingin di hari yang panas tak pernah salah untuk menyegarkan. Misalnya es krim saat siang hari yang panasnya menyengat.
Namun konsumsi makanan dingin ternyata juga tak terlalu disarankan untuk penderita migrain. Alasannya ialah terjadinya brain freeze atau sensasi seperti otak membeku yang perlu dihindari.
Suhu dingin yang diterima otak akan memicu kambuhnya migrain. Solusi dari ahli ialah mengonsumsi makanan dingin secara perlahan dan senantiasa membasuh mulut setelah menikmatinya.
(dfl/adr)

Sumber : food.detik.com
Jakarta –
Rasulullah SAW dikenal sebagai pribadi yang memperhatikan kesehatan tubuh, pikiran, dan jiwa. Beliau mencontohkan gaya hidup sehat yang bersumber dari alam.
Kesehatan adalah nikmat yang diberikan oleh Allah SWT. Sebagai mukmin beriman, seorang yang telah diberi kesehatan hendaknya menjaga dengan baik.
Rasulullah SAW mengingatkan umatnya supaya menyadari nikmat kesehatan, bahkan kaum muslimin diperintahkan untuk memohon kepada Allah SWT supaya senantiasa diberi kesehatan.
Dalam hadits, Rasulullah SAW bersabda, “Wahai Abbas! Mintalah kepada Allah yang Maha Tinggi kesehatan di dunia dan di akhirat.” (HR Al Bazzar dan Turmudzi)
Dikutip dari buku Panduan Diet Ala Rasulullah karya Indra Kusumah SKL, S.Psi, salah satu hal yang mempengaruhi kesehatan adalah pola makan. Makanan dan minuman memiliki peran signifikan dalam kesehatan seseorang. Banyak orang yang kesehatannya terganggu disebabkan oleh pola makan yang salah dan minimnya pemahaman tentang kesehatan bahan makanan yang dikonsumsi.
Saat mengalami masalah kesehatan, Rasulullah SAW menegaskan bahwa setiap penyakit ada obatnya. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Imam Muslim,
عن جابر بن عبد االله لِكُلِّ دَاءٍ دَوَاءٌ، فَإِذَا أَصَابَ الدَّوَاءُ الدَّاءَ، بـَرَأَ بِإِذْنِ االلهِ عَزَّ وَجَلَّ
Artinya: “Dari Jabir bin Abdullah: Setiap penyakit pasti memiliki obat. Bila sebuah obat sesuai dengan penyakitnya maka dia akan sembuh dengan seizin Allah Subhanahu wa Ta’ala.” (HR Muslim)
Herbal yang Dikonsumsi Rasulullah SAW
Beberapa bahan herbal dan makanan alami menjadi bagian dari pola hidup Rasulullah SAW. Berikut uraian dari masing-masing bahan yang digunakan Rasulullah SAW dalam menjaga kesehatannya:
1. Habbatussauda (Jintan Hitam)
Jintan hitam atau habbatussauda merupakan biji kecil berwarna hitam yang sangat dihargai dalam pengobatan Nabawi. Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa habbatussauda adalah obat untuk segala macam penyakit, kecuali kematian.
Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya al-Habbah as-Sauda’ ini adalah kesembuhan (obat) dari setiap penyakit, kecuali dari as-Sam (kematian).” (HR Bukhari dan Muslim)
Khasiat jinten hitam tidak hanya dikenal secara tradisional, tetapi juga telah dibuktikan oleh ilmu kedokteran modern. Habbatussauda memiliki kandungan antioksidan, antibakteri, dan antiradang, serta sangat bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh.
2. Madu
Madu menjadi salah satu minuman utama dalam kehidupan Rasulullah SAW. Beliau mengonsumsi madu yang dicampur air di pagi hari sebagai minuman pembuka yang menyegarkan.
Di dalam Al-Qur’an, madu disebut sebagai cairan penyembuh bagi manusia. Dengan kandungan alami seperti enzim, vitamin, dan mineral, madu dapat membantu mempercepat penyembuhan luka, meningkatkan energi, menjaga kesehatan pencernaan, serta memperkuat imunitas.
3. Kurma
Kurma merupakan buah yang sangat dicintai Nabi Muhammad SAW. Beliau kerap mengonsumsi kurma, terutama saat sahur dan berbuka puasa. Dalam hadits, disebutkan bahwa siapa yang makan tujuh butir kurma ajwa di pagi hari, maka dia akan terlindungi dari sihir dan racun.
Kurma mengandung gula alami yang mudah diserap tubuh, serat tinggi, serta kaya akan zat besi, magnesium, dan antioksidan yang baik untuk menjaga kesehatan darah dan otak.
4. Minyak Zaitun
Dikutip dari buku Terapi Herbal dan Pengobatan Cara Nabi SAW susunan Prof Dr Abdul Basith Muhammad Sayyid, minyak zaitun adalah minyak yang dianjurkan Rasulullah SAW untuk dikonsumsi dan dipakai sebagai minyak gosok.
Dalam Al-Quran surah An-Nur ayat 35, Allah SWT berfirman,
ٱللَّهُ نُورُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ مَثَلُ نُورِهِۦ كَمِشْكَوٰةٍ فِيهَا مِصْبَاحٌ ۖ ٱلْمِصْبَاحُ فِى زُجَاجَةٍ ۖ ٱلزُّجَاجَةُ كَأَنَّهَا كَوْكَبٌ دُرِّىٌّ يُوقَدُ مِن شَجَرَةٍ مُّبَٰرَكَةٍ زَيْتُونَةٍ لَّا شَرْقِيَّةٍ وَلَا غَرْبِيَّةٍ يَكَادُ زَيْتُهَا يُضِىٓءُ وَلَوْ لَمْ تَمْسَسْهُ نَارٌ ۚ نُّورٌ عَلَىٰ نُورٍ ۗ يَهْدِى ٱللَّهُ لِنُورِهِۦ مَن يَشَآءُ ۚ وَيَضْرِبُ ٱللَّهُ ٱلْأَمْثَٰلَ لِلنَّاسِ ۗ وَٱللَّهُ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ
Artinya: “Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.”
Dalam hadits, Nabi SAW menyebut bahwa zaitun adalah pohon yang diberkahi. Minyak zaitun memiliki manfaat luar biasa, mulai dari menjaga kesehatan jantung, mengurangi kolesterol jahat, hingga menutrisi kulit dan rambut. Kaya akan lemak tak jenuh tunggal dan antioksidan, minyak zaitun sangat efektif dalam menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
5. Cuka
Cuka, khususnya cuka anggur atau cuka apel, merupakan salah satu lauk yang disukai Rasulullah SAW. Meski sederhana, beliau menyebut cuka sebagai lauk yang terbaik.
Cuka dikenal memiliki sifat antiseptik alami, membantu proses pencernaan, mengontrol kadar gula darah, dan bahkan bermanfaat dalam menjaga keseimbangan berat badan.
6. Jahe
Jahe merupakan tanaman herbal yang memiliki banyak manfaat. Selain digunakan sebagai bumbu masakan, jahe juga berkhasiat untuk tubuh, seperti melegakan tenggorokan, melancarkan pencernaan, mengobati migrain, hingga menurunkan tekanan darah.
Jahe telah disebut dalam Al-Quran sebagai minuman yang ada di surga. Dalam surah Al Insan ayat 17, Allah SWT berfirman,
وَيُسْقَوْنَ فِيهَا كَأْسًا كَانَ مِزَاجُهَا زَنجَبِيلًا
Artinya: “Di dalam surga itu mereka diberi minum segelas (minuman) yang campurannya adalah jahe.”
(dvs/kri)

Sumber : www.detik.com
Jakarta –
Orgasme tidak hanya memberikan rasa nikmat dalam bercinta. Faktanya, tersimpan beragam manfaat orgasme untuk kesehatan, mulai dari memperbaiki suasana hati, mengurangi rasa sakit, hingga meningkatkan kesehatan jantung.
“Orgasme adalah puncak gairah seksual dan menyebabkan perasaan nikmat yang intens,” kata Monique De Four Jones, MD, kepala asosiasi persalinan dan persalinan di Rumah Sakit Wanita Katz di New York.
Dikutip dari Everyday Health, berikut sederet manfaat yang bisa didapatkan oleh seseorang ketika mengalami orgasme rutin.
1. Membuat suasana hati lebih baik
Saat orgasme, tubuh akan melepaskan dopamin yang juga dikenal sebagai hormon ‘bahagia’ atau ‘merasa senang’. Hal ini bisa dipicu oleh apa saja yang membuat seseorang bahagia, salah satunya orgasme.
“Dopamin bekerja di area otak untuk memberi Anda perasaan senang, puas, dan motivasi. Ini juga mengaktifkan jalur penghargaan di otak yang menyebabkan kita lebih menginginkan aktivitas ini,” kata De Four Jones.
Dopamin dan hormon peningkat suasana hati lainnya yang dilepaskan saat berhubungan seks, termasuk serotonin , vasopresin , dan oksitosin (hormon ‘cinta’) juga dapat membantu menurunkan kadar kortisol, hormon stres utama tubuh.
2. Meningkatkan kualitas tidur
Sebuah survei kecil yang terbit pada Mei 2023 di jurnal Sleep, ditemukan 75 persen peserta melaporkan tidur malam yang lebih baik setelah mereka berhubungan seks atau orgasme menjelang waktu tidur.
“Karena orgasme dapat meningkatkan suasana hati dan membantu mengurangi stres, hal ini diyakini membantu meningkatkan kualitas tidur,” kata De Four Jones.
3. Memperkuat dasar panggul
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Sexual Medicine pada Mei 2022 mengamati 55 wanita yang telah melahirkan satu anak dan menjalani persalinan normal tanpa komplikasi.
Sekitar setengahnya disarankan untuk melakukan senam Kegel setiap hari (metode yang dikenal untuk memperkuat dasar panggul). Sementara separuh lainnya diinstruksikan untuk memulai orgasme melalui stimulasi diri sendiri atau pasangan bersamaan dengan senam kegel.
Para peneliti menilai partisipan setiap bulan, selama enam bulan dan menemukan bahwa fungsi seksual dan kemampuan untuk mengendurkan dasar panggul secara signifikan lebih tinggi pada kelompok orgasme.
“Saya tidak yakin apakah ada cukup data yang secara kuat mendukung penguatan orgasme pada dasar panggul. Tapi saya yakin itu tidak ada salahnya,” kata De Four Jones.
4. Meningkatkan kesehatan jantung
Orgasme yang teratur ternyata memiliki dampak yang baik bagi kesehatan jantung. Hal ini dibuktikan lewat studi observasional yang diterbitkan pada Maret 2022 di European Journal of Preventive Cardiology.
Para peneliti mewawancarai 495 penyintas serangan jantung berusia 65 tahun ke atas tentang aktivitas seksual mereka selama masa pemulihan. Ditemukan bahwa kembali ke aktivitas seksual normal atau meningkat selama enam bulan pertama dikaitkan dengan penurunan risiko kematian sebesar 35 persen selama dua dekade berikutnya.
5. Meredakan sakit
“Diyakini bahwa sejumlah besar endorfin yang dilepaskan saat orgasme dapat memengaruhi reaksi tubuh terhadap rasa sakit,” jelas De Four Jones.
Dalam sebuah studi observasi terhadap 304 orang penderita migrain dan 96 orang dengan cluster headaches, 60 persen penderita migrain melaporkan nyeri berkurang dengan aktivitas seksual selama serangan. Sedangkan, 37 persen penderita cluster headaches, 37 persen merasa lebih baik.
(dpy/suc)
Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy
|