Tag: minum air putih

  • Hindari Air Putih Usai Konsumsi Makanan Ini agar Perut Tetap Nyaman


    Jakarta

    Minum air putih memang sangat dianjurkan. Namun, tetap perlu memperhatikan beberapa hal, termasuk menghindari minum air putih usai mengonsumsi makanan ini.

    Air putih menjadi salah satu minuman yang wajib dikonsumsi setiap harinya. Minum air putih yang cukup dapat menjaga kadar cairan tubuh, sehingga tubuh tidak mengalami gangguan pada beberapa fungsi, seperti pencernaan, sirkulasi, hingga ginjal.

    Minum air putih juga dapat menghindari dehidrasi hingga mengontrol asupan kalori. Oleh karena itu, setiap harinya diwajibkan minum air putih setidaknya 8 gelas sehari.


    Namun, minum air putih juga tidak boleh sembarangan. Selain memperhatikan takarannya, kamu juga perlu memperhatikan waktu minum yang tepat. Sebaiknya hindari minum air putih setelah makan 5 makanan ini.

    Merangkum Times of India (16/12), hindari minum air putih dengan makanan ini:

    1. Makanan pedas

    Tokopedia Makanan PedasDiketahui minum air putih setelah makan makanan pedas hanya akan membuat rasa panas menyebar. Foto: Dok. Tokopedia

    Makanan pedas memang bisa membuat lidah, mulut, dan perut panas setelahnya. Dengan kondisi seperti ini, beberapa orang pun mungkin ingin segera menghilangkan rasa pedas dan panas itu. Akhirnya mereka langsung minum air putih.

    Namun, minum air putih setelah makan makanan sangat pedas bisa membuat rasa pedas semakin menyebar di area mulut. Sampai-sampai itu menyebabkan sensasi seperti terbakar. Sensasi pedas ini menyebabkan seseorang menjadi lebih mudah haus.

    Mengutip magelangkab.go.id, air putih juga merupakan zat polar yang tidak akan bisa menghilangkan rasa pedas di mulut. Minum air putih setelah makan makanan pedas juga bisa menyebabkan perut kembung hingga rasa tidak nyaman di perut.

    2. Makanan berlemak

    Resep Fillet Ayam Goreng TepungMinum air setelah makan makanan berlemak bisa menyebabkan perut kembung. Foto: iStock

    Konsumsi makanan berlemak, seperti gorengan, makanan cepat saji, dan lain sebagainya mungkin memberi efek serat di tenggorokan. Sehingga, mereka yang habis makan makanan ini ingin cepat-cepat menghilangkan serat dengan minum air putih.

    Namun, minum air putih setelah makan makanan berlemak bukanlah pilihan tepat. Makanan berlemak bisa menyebabkan perut kembung. Minum air putih dalam jumlah banyak setelahnya juga berkontribusi menimbulkan rasa tidak nyaman di perut.

    3. Minuman berkarbonasi

    Sparkling water and lemon slice on glass with an ice, sunny day - narrow focus on middle of the glassMinuman berkarbonasi juga sebaiknya tidak diminum setelah makan. Foto: iStock/The Daily Meal

    Minuman air berkarbonasi atau sparkling water sering terlintas menjadi pilihan cocok untuk menghilangkan dahaga setelah makan. Namun, sebaiknya minuman ini dihindari.

    Sekalipun banyak yang mengungkap sparkling water lebih sehat daripada soda biasa, tetapi tetap saja bisa memicu gejala bahaya. Terlebih, ketika sparkling water diminum setelah makan makanan berat. Ini bisa menyebabkan kembung dan perut bergas. Karbonasi di dalam minuman ini juga berkontribusi dalam gangguan ke pencernaan.

    Makanan lain yang sebaiknya dihindari bersama air putih bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    4. Makanan berat

    Setelah makan makanan berat, seperti nasi dengan banyak lauk pauk, seseorang mungkin ingin menetralkan tenggorokannya kembali dengan minum air putih. Namun, perlu diperhatikan konsumsinya.

    Minum air putih yang banyak setelah konsumsi makanan berat hanya akan berkontribusi dalam membuat perut tidak nyaman dan begah. Lebih direkomendasikan minum air putih berbarengan selama menikmati makanan.

    5. Kondisi tepat untuk minum air putih

    Larangan minum air putih setelah konsumsi makanan sebenarnya tidak sepenuhnya harus dihindari. Mengutip alodokter.com, seseorang tetap diperbolehkan minum air putih setelah makan bila kondisinya memang merasa haus, bila makanan terlalu kering dan menjadi sulit ditelan, hingga bila kamu sudah tidak kuat dengan rasa makanan yang terlalu pedas.

    Sebaliknya, minum air putih setelah makan menjadi tidak baik bila kamu sudah merasa kembung duluan, begah, hingga terjadi nyeri di ulu hati. Itu juga tidak baik ketika air putih membuatmu merasa cepat kenyang, sehingga menurunkan jumlah makanan dan asupan nutrisi.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Terungkap Lewat Riset, Ini Alasan Minum Air Putih Bantu Turunkan Berat Badan


    Jakarta

    Memiliki tubuh yang ideal dan sehat merupakan impian banyak orang. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mendapatkannya, yakni berolahraga, mengatur pola makan, dan mengurangi asupan kalori.

    Selain ketiga hal tersebut, ternyata mengonsumsi air putih juga dapat membantu menurunkan berat badan. Berbagai penelitian menunjukkan adanya hubungan antara minum air putih dengan penurunan berat badan. Kok bisa? Dikutip dari Medical news Today, ini lima alasannya.

    1. Air Putih Membantu Membuang Kotoran dari Tubuh

    Ketika tubuh mengalami dehidrasi, maka kotoran seperti urine atau feses tidak dapat dibuang secara optimal. Oleh karena itu, air berfungsi untuk membantu ginjal menyaring racun dan limbah, sedangkan organ tubuh mempertahankan nutrisi penting dan elektrolit.


    Dehidrasi pun bisa menyebabkan tinja yang keras atau kental, serta sembelit. Minum air putih secara rutin membantu kotoran bergerak dengan melunakkan, atau melonggarkan tinja yang mengeras tersebut.

    Minum air putih juga membantu tubuh agar pulih dari masalah pencernaan, seperti diare dan gangguan pencernaan. Seseorang yang terhidrasi dengan baik dapat menghindari penumpukan sisa-sisa makanan yang menyebabkan naiknya berat badan.

    Hal serupa juga diungkapkan dengan temuan studi 2014. Dalam studi tersebut, 50 wanita yang kelebihan berat badan meminum 500 ml air 30 menit sebelum sarapan, makan siang, dan makan malam. Hal ini dilakukan selama 8 minggu berturut-turut.

    Hasilnya, para partisipan studi tersebut mengalami penurunan berat badan, lemak tubuh, dan indeks massa tubuh (BMI). Mereka juga melaporkan adanya penekanan nafsu makan. Sebuah penelitian dari tahun sebelumnya membuahkan hasil serupa.

    2. Minum Air Putih Membantu Membakar Kalori

    Manfaat minum air putih lainnya adalah dapat membantu membakar kalori. Hal itu terbukti dalam studi tahun 2014, ketika 12 orang diminta untuk minum 500 ml air dingin dan suhu kamar.

    Hasilnya menunjukkan, peserta membakar antara 2 hingga 3 persen lebih banyak kalori dari biasanya, dalam 90 menit setelah minum air. Sehingga, bisa menurunkan berat badan.

    3. Mengurangi Asupan Kalori Cair

    Kalori cair banyak terdapat dalam minuman bersoda, jus, kopi atau teh manis dengan tambahan gula.

    Jika ingin menurunkan berat badan, penting untuk mengganti minuman berkalori tinggi dengan air putih, maupun minuman tanpa kalori lainnya, seperti teh herbal, yang mungkin memiliki manfaat menurunkan berat badan jangka panjang.

    Penelitian tahun 2015 menemukan, wanita yang minum 250 mL air setelah makan siang setiap hari, menurunkan berat badan sebesar 13,6 persen lebih banyak.

    4. Air Putih Dapat Membakar Lemak

    Air sangat diperlukan untuk membakar lemak di tubuh, yang termasuk faktor penting dalam menurunkan berat badan. Sebab, tanpa air tubuh tidak bisa memetabolisme lemak atau karbohidrat yang tersimpan dengan baik.

    Adapun proses metabolisme lemak disebut dengan lipolisis. Langkah pertama dari proses tersebut adalah hidrolisis, terjadi ketika molekul air berinteraksi dengan trigliserida (lemak) untuk membuat gliserol serta asam lemak.

    Karenanya, minum cukup air sangat penting untuk membakar lemak dari makanan dan minuman, serta lemak yang disimpan. Menurut sebuah tinjauan ilmiah di tahun 2016, meningkatnya asupan air menyebabkan peningkatan lipolisis, dan hilangnya lemak melalui riset pada hewan.

    5. Mengoptimalkan Manfaat Olahraga

    Manfaat minum air putih selanjutnya adalah membantu otot, jaringan ikat, dan persendian untuk bergerak dengan benar. Cairan ini juga membantu paru-paru, jantung, dan organ lain untuk bekerja secara efektif saat mereka meningkatkan aktivitas selama berolahraga.

    Sebagaimana diketahui salah satu komponen terpenting dari setiap rencana penurunan berat badan adalah olahraga. Maka dari itu, menjaga tubuh menerima air yang cukup merupakan upaya untuk mempercepat menurunkan berat badan.

    Terhidrasi dengan baik disebut bisa mengurangi risiko kram otot dan kelelahan, yang berpotensi mengganggu aktivitas fisik.

    NEXT: Berapa banyak air putih yang direkomendasikan dalam sehari?

    Sejauh ini tidak ada rekomendasi standar mengenai berapa banyak air yang harus diminum. Hal ini dikarenakan beberapa orang membutuhkan lebih banyak atau lebih sedikit air, bergantung pada berbagai faktor, seperti:

    • Tingkat aktivitas
    • Usia
    • Ukuran badan
    • Suhu
    • Kelembaban
    • Paparan sinar matahari
    • Status kesehatan

    Meski begitu, National Academy of Medicine (NAM) Amerika Serikat merekomendasikan asupan air bagi pria dan wanita per harinya, yaitu:

    • Sebanyak 2.700 mL/hari untuk wanita dewasa
    • Sebanyak 3.700 mL/hari untuk pria dewasa

    (suc/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Begini Tips Minum Air Putih untuk Bantu Turunkan BB dari Pakar Diet


    Jakarta

    Saat menjalani program diet untuk menurunkan berat badan hal yang perlu dilakukan adalah meninjau setiap bagian dari rutinitas harian. Salah satunya adalah mengevaluasi makanan dan minuman apa saja yang dikonsumsi setiap hari.

    Faktanya, sesuatu yang sederhana seperti minum air putih bisa membantu menurunkan berat badan. Ahli diet Amy Goodson memberikan berapa banyak air putih yang harus diminum untuk menurunkan berat badan.

    Bisakah minum air putih membantu menurunkan berat badan?

    Tetap terhidrasi dengan minum air putih adalah kunci utama untuk menghidrasi tubuh. Selain itu, Goodson mengatakan itu juga bisa membantu menurunkan berat badan secara tidak langsung.


    “Minum air memang bermanfaat untuk membantu rasa kenyang, tapi itu bukan penyebab langsung penurunan berat badan,” katanya yang dikutip dari Eat This, Senin (5/2/2024).

    Berikut cara air putih dalam membantu menurunkan berat badan:

    Meningkatkan rasa kenyang

    “Minum air sebelum dan sesudah makan membuat kenyang. Hal ini dapat mengakibatkan konsumsi lebih sedikit kalori selama waktu makan,” jelas Goodson.

    Selain itu, menurut penelitian dari Wageningen University di Belanda, orang yang meminum milkshake dan kemudian segelas besar air mengalami penurunan rasa lapar dan peningkatan rasa kenyang. Itu berbanding terbalik pada mereka yang meminum segelas kecil air setelah milkshake.

    Hidrasi bebas kalori

    Minum air adalah cara bebas kalori untuk meningkatkan hidrasi. Daripada mengonsumsi minuman manis seperti es teh manis atau minuman berenergi, disarankan untuk minum air putih.

    “Itu dapat membantu mengurangi asupan kalori secara keseluruhan, mendukung pengelolaan berat badan,” kata Goodson.

    Peningkatan kinerja fisik

    Memastikan tubuh tetap terhidrasi sangat penting untuk mencapai kinerja fisik yang optimal. Dehidrasi dapat menyebabkan kelelahan dan individu bergerak lebih lambat saat berolahraga.

    “(Ini) dapat berkontribusi pada pembakaran kalori selama berolahraga,” kata Goodson.

    Berapa banyak air yang harus diminum setiap hari untuk menurunkan berat badan?

    Mengenai jumlah ideal air yang harus diminum setiap hari untuk menurunkan berat badan, tidak ada pendekatan yang universal. Menurut Goodson, ada beberapa faktor yang mempengaruhi berapa banyak air yang harus diminum.

    “Meskipun ada aturan lama yang menyatakan bahwa harus minum delapan gelas air, kenyataannya banyak faktor yang mempengaruhi berapa banyak air yang dibutuhkan, termasuk usia, jenis kelamin, tingkat aktivitas, dan kesehatan Anda secara keseluruhan,” jelasnya.

    Bagi wanita, jumlah total air yang harus diminum adalah sekitar 11,5 gelas per hari, sementara untuk pria sekitar 15,5 gelas. Namun, perkiraan ini mencakup cairan yang dikonsumsi baik dari makanan maupun minuman, termasuk air.

    Biasanya seseorang akan mendapatkan sekitar 20 persen air dari hal lainnya, seperti dari makanan yakni buah, sayuran, sup, dan lain-lainnya.

    Dengan mempertimbangkan hal tersebut, wanita membutuhkan sekitar 9 gelas cairan per hari dan pria sekitar 13 gelas untuk membantu mengisi kembali jumlah air yang hilang.

    NEXT: Waktu yang Dianjurkan untuk Minum

    Rekomendasi ini menyoroti minum air putih saat makan, yang dapat meningkatkan rasa kenyang yang meningkatkan cairan saat makan.

    Sebelum makan: Minum air sebelum makan dapat membantu mengontrol ukuran porsi dengan lebih baik dan mengurangi jumlah kalori yang dikonsumsi selama makan.

    Sepanjang hari: Konsisten dengan hidrasi adalah kuncinya. Ditambah lagi, banyak orang sering salah mengartikan rasa haus dengan rasa lapar dan mungkin mengambil makanan, padahal sebenarnya mereka hanya haus. Hal ini berpotensi menyebabkan asupan kalori lebih besar.

    Setelah makan: Setelah selesai makan kecil, di mana seseorang merasa tercukupi daripada kenyang. Minum lebih banyak air dapat meningkatkan rasa kenyang.

    Sebelum berolahraga: Minum air sebelum berolahraga adalah kunci untuk mendapatkan performa terbaik dan menghindari atau menunda dehidrasi. Biasanya dianjurkan minum 2-4 jam sebelum berolahraga.

    “Tujuannya adalah memulai olahraga dengan warna urin Anda kuning pucat hingga jernih,” tutur Goodson.

    Selama berolahraga: Saat berolahraga, seseorang harus minum 0,29 liter air setiap 20 menit untuk menurunkan kemungkinan mengalami dehidrasi.

    Setelah berolahraga: “Meskipun kebanyakan orang tidak menimbang berat badan sebelum dan sesudah berolahraga, rekomendasinya adalah mengonsumsi sekitar 0,59 liter air,” kata Goodson.

    “Bagi kebanyakan individu, tujuannya adalah mengonsumsi sekitar 0,59 liter cairan, dan kemudian terus terhidrasi hingga warna urine mereka kuning pucat hingga jernih.”

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Minum Air Putih setelah Bangun Tidur Dianjurkan, Ahli Gizi Ungkap Manfaatnya

    Jakarta

    Air putih adalah minuman yang paling disarankan untuk dikonsumsi sepanjang hari. Tetapi, para ahli menilai segelas air pertama yang diminum di pagi hari dapat memberikan manfaat yang lebih besar.

    Ahli gizi Amy Shapiro menjelaskan tubuh kehilangan cairan saat tidur karena bernapas dan berkeringat. Itulah sebabnya minum air setelah bangun tidur membantu memulihkan hidrasi yang mendukung energi dan fokus.

    Kebiasaan ini juga membantu fungsi pencernaan, mencegah makan berlebihan, hingga mengurangi gangguan tidur. Jika asupan cairan di malam hari tidak berlebihan, risiko sering terbangun untuk buang air kecul juga lebih kecil.


    Air putih sendiri berperan penting untuk membawa nutrisi ke seluruh tubuh, mengatur suhu, dan melumasi sendi. Jika menggantinya dengan teh, kopi, atau jus di pagi hari membuat manfaat tersebut tidak optimal.

    Dikutip dari Economic Times, berikut beberapa manfaat yang didapatkan jika rutin minum air putih setiap pagi:

    1. Manfaat untuk Otak

    Sejumlah studi menunjukkan hubungan antara hidrasi dan fungsi kognitif. Tinjauan tahun 2019 menemukan tren bahwa orang terhidrasi cenderung memiliki performa mental lebih baik, meski data belum cukup kuat untuk kesimpulan signifikan.

    Studi pada mahasiswa juga menunjukkan dehidrasi menurunkan daya ingat dan perhatian jangka pendek, serta membaik setelah kembali minum air. Minum air di pagi hari dapat membantu fungsi otak di jam-jam awal.

    Studi lain pada tahun 2019 menyebut dehidrasi dapat memperburuk suasana hati, sementara minum air dapat meningkatkan mood dan mengurangi rasa lelah. Tetapi, para ahli tetap menegaskan hidrasi sepanjang hari adalah kunci manfat terbaik.

    2. Mendukung Penurunan Berat Badan

    Beberapa penelitian menemukan kaitan antara minum air dan manajemen berat badan. Studi tahun 2019 menunjukkan orang dewasa muda yang minum lebih banyak air cenderung memiliki berat badan lebih sehat.

    Dalam sebuah studi pada 2022 juga menyebut minum air sebelum makan, termasuk sarapan, dapat membantu rasa kenyang hingga asupan kalori berkurang. Selain itu, mengganti minuman manis dengan air putih dapat membantu menurunkan berat badan ringan, dan proses tubuh menghangatkan air dingin juga membakar kalori atau termogenesis.

    Sebuah studi tahun 2013 yang dilakukan pada 50 remaja putri menemukan konsumsi 500 ml air tiga kali sehari sebelum makan selama delapan minggu, membantu menurunkan berat badan. Tetapi, peneliti menegaskan bahwa hasul tersebut tidak membuktikan bahwa air putih adalah satu-satunya faktor, dan minum air hanya di pagi hari tidak cukup untuk menurunkan berat badan.

    3. Baik untuk Kulit

    Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada 2024, peningkatan asupan air putih dapat memperkuat lapisan luar kulit. Stdusi tahun 2018 juga menemukan hidrasi bisa membantu kulit tampak lebih lembab, meski efeknya cenderung terbatas pada orang lanjut usia.

    Para ahli sepakat, air putih dapat membantu menjaga hidrasi kulit. Tetapi, tidak bisa mencegah kerutan akibat usia, paparan matahari, atau faktor genetik.

    Asupan air putih yang cukup membantu menjaga kesehatan saluran kemih dan menurunkan risiko infeksi. Studi tahun 2019 juga menemukan dehidrasi berkaitan dengan peningkatan tekanan darah dan gangguan kesehatan pembuluh darah.

    Air juga bisa berfungsi sebagai cairan pelumas sendi dan tulang yang dapat diisi ulang dengan hidrasi yang cukup.

    Meski bermanfaat, konsumsi air putih yang terlalu banyak dapat menyebabkan mual, kebingungan, hingga muntah. Para ahli menekankan kebutuhan cairan sebaiknya dipenuhi bertahap sepanjang hari, bukan langsung dalam jumlah besar.

    Infuse water berisi buah sangat aman dikonsumsi, asalkan tanpa tambahan gula. Karena tubuh mengalami dehidrasi saat tidur, minum air putih di pagi hari membantu mencukupi cairan tubuh dengan porsi yang tepat dan konsisten.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    image : unsplash.com / Jonas Weckschmied
  • 6 Minuman untuk Memperlancar Buang Air Kecil, Awas Beser!


    Jakarta

    Buat kalian yang mengalami sulit pipis, coba konsumsi 6 minuman untuk memperlancar buang air kecil berikut ini. Selain buat orang yang kesulitan kencing, minuman ini juga cocok untuk orang ingin segera buang air kecil karena mengikuti suatu tes kesehatan.

    Buat orang normal, minuman ini bisa membuat beser atau sebentar-sebentar pipis jika dikonsumsi berlebihan. Apa saja minuman tersebut? Simak selengkapnya di bawah ini.

    Pilihan Minuman untuk Memperlancar Buang Air Kecil

    Berikut ini 6 minuman untuk memperlancar buang air kecil yang dikutip dari WebMD:


    1. Air Putih

    Minum air putih yang cukup dapat memperlancar buang air kecil. Minuman ini menjadi pilihan utama karena sangat sederhana dan murah. Selain itu, air putih juga kaya manfaat, salah satunya mencegah kulit kering.

    2. Kopi

    Kopi mengandung kafein yang meningkatkan rasa ingin buang air kecil. Kandungannya dapat mempengaruhi kandung kemih. Tak hanya buang air kecil, kopi juga bisa membuat kamu ingin buang air besar.

    3. Teh

    Tak hanya kopi, teh juga mengandung kafein, meski tak banyak. Minuman ini biasa tersaji menemani Anda di setiap makan, terutama ketika makan di warung atau rumah makan. Minum teh juga memperlancar buang air kecil. Selain itu, antioksidannya baik untuk menangkal radikal bebas.

    4. Cokelat

    Cokelat pun mengandung kafein dan asam yang mempengaruhi kandung kemih dan kemudian dapat memperlancar buang air kecil.

    5. Jus Jeruk

    Keluarga buah jeruk, seperti lemon dan jeruk nipis bersifat asam sehingga membuat Anda semakin ingin pergi ke toilet untuk buang air kecil. Selain itu, jeruk juga memiliki berbagai manfaat vitamin C yang baik untuk tubuh.

    6. Jus Nanas

    Tak cuma jeruk, semua buah asam juga bisa memperlancar buang air kecil. Termasuk nanas yang juga memiliki sifat asam mampu mempengaruhi kandung kemih untuk buang air kecil.

    Alasan Ingin Buang Air Kecil Lancar

    Apa saja alasan orang ingin memperlancar buang air kecil? Berikut beberapa alasan yang dilansir dari Medical News Today:

    • Sedang menjalani pengujian obat melalui tes urine
    • Sedang menjalani pemeriksaan radiologi atau ultrasonik
    • Menjalani urinalisis, kultur urine, dan pemeriksaan darah
    • Sistoskopi, di mana tabung tipis dengan kamera memeriksa kandung kemih dan uretra
    • Studi urodinamik, yang menilai seberapa baik tubuh menyimpan dan mengeluarkan urine

    Kapan Harus ke Dokter?

    Orang kesulitan buang air kecil mungkin menjadi tanda penyakit tertentu, misalnya infeksi saluran kemih atau masalah prostat. Jika mengkonsumsi minuman di atas tidak berdampak signifikan, maka segeralah memeriksakan diri ke dokter.

    Demikian tadi 6 minuman untuk memperlancar buang air kecil bagi kalian yang mungkin menjalani tes kesehatan tertentu atau memiliki kondisi kesehatan tertentu. Buat orang normal, jangan kebanyakan minum minuman tersebut karena bisa menyebabkan beser.

    (bai/inf)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Ella Olsson
  • Minum Banyak Air Putih Bisa Bikin Kurus, Mitos atau Fakta?


    Jakarta

    Banyak orang meyakini minum air putih lebih banyak bakal bantu berat badan lebih cepat turun. Sebenarnya hal ini mitos atau fakta?

    Mencukupi kebutuhan air putih harian penting dilakukan agar tubuh terhidrasi dan organ-organ di dalamnya dapat berfungsi maksimal. Namun, dalam kaitannya dengan diet, benarkah konsumsi air putih membantu?

    Dikutip dari Times of India (27/9), konsumsi air putih memang punya peran saat diet. Utamanya dalam menjawab pertanyaan, apakah kamu benar-benar lapar atau hanya haus semata? Sebab seseorang sering kali salah mengartikan sinyal haus sebagai lapar.


    Jadi, jika rasa lapar tiba-tiba menyerang, hindari langsung makan. Coba minum segelas air putih. Jika rasa laparnya sudah hilang, berarti sebenarnya tubuh kamu hanya haus. Tubuh perlu hidrasi yang cukup dari minum air putih.

    Manfaatkan juga air putih untuk meningkatkan rasa kenyang. Caranya cukup minum segelas besar air putih sebelum makan. Dengan begini, kamu akan terhindar dari makan berlebih. Asupan kalori yang lebih sedikit berkaitan dengan berat badan yang lebih cepat turun.

    Young woman standing in front of open refrigerator and drinking cold water while suffering from a hot summer heat at homeMinum air putih yang cukup ternyata bisa membantu menurunkan berat badan. Foto: Getty Images/deepart386

    Peran lain dari minum air putih saat diet adalah hidrasi. Dengan kondisi tubuh yang terhidrasi, maka kamu memastikan semua organ dan fungsi tubuh berjalan lebih lancar. Kondisi ini menciptakan sistem tubuh yang ideal untuk bantu penurunan berat badan.

    Pastikan kamu hanya minum air putih yang sehat dan minim kalori. Jangan mengganti air putih dengan jus kemasan, soda, teh manis, minuman kopi kekinian, atau minuman lanis lain. Konsumsinya malah bisa bikin berat badan makin naik.

    Saat minum air putih, kamu juga disarankan tidak berlebihan. Sebab asupan air putih berlebihan juga bakal memunculkan efek samping karena sifatnya yang mengganggu elektrolit tubuh.

    Cara termudah untuk tahu sudah cukup minum air putih atau belum adalah dengan melihat warna urin. Jika warnanya kuning pucat itu bagus, jika gelap berarti kamu harus minum lebih banyak. Lalu jika warna urin sebening kristal, sebaiknya kurangi karena itu berarti kamu terlalu banyak minum.

    (adr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد Source : unsplash.com / Rachel Park

  • Ikuti Tips Minum Air Putih Ini agar Tidak Dehidrasi Selama Puasa


    Jakarta

    Saat berpuasa tubuh pasti mengalami kekurangan cairan. Karenanya, cukupi kebutuhan air putih harian selama Ramadan dengan tips ini!

    Menahan nafsu makan dan minum selama seharian tentu bukan hal yang mudah. Jika tidak cukup cairan saat sahur, tubuh akan mengalami dehidrasi yang berujung menyebabkan lemas.

    Umumnya, setiap orang disarankan untuk mengonsumsi air putih sebanyak 8 gelas per hari. Namun, karena waktu terbatas, mengonsumsi air putih pun jadi berkurang.


    Dalam kondisi ini, ada tips minum air putih agar kebutuhan cairan tubuh tetap terpenuhi selama Ramadan, yakni dengan menerapkan pola 2-2-4.

    Dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan (04/04/23), berikut caranya!

    1. 2 gelas air putih saat berbuka

    Young woman drinking pure glass of waterMinum dua gelas saat sahur. Foto: Getty Images/seb_ra

    Saat berbuka puasa hindari minum manis yang berlebihan. Akan lebih baik jika minum air putih untuk membantu mengganti cairan tubuh yang hilang setelah seharian berpuasa.

    Biasakan untuk berbuka puasa dengan air putih, baru kemudian dilanjutkan dengan mengonsumsi makanan lainnya. Paling sedikitnya, minumlah sebanyak 2 gelas.

    Kamu bisa membaginya, satu gelas saat adzan Maghrib, dan satu gelas lagi saat menjelang adzan Isya

    2. 4 gelas saat makan malam

    Minum air putih saat malam hari harus dilakukan secara berkala. Setelah dua gelas saat berbuka, lalu bisa dilanjut dengan 4 gelas saat makan malam.

    Namun, jumlah itu dapat dibagi lagi waktunya menjadi 2 gelas pada saat makan, dan dua gelas lagi saat menjelang tidur.

    Selain mencukupi kebutuhan cairan tubuh, minum air putih sebelum dan setelah makan dapat membantu melancarkan proses pencernaan makanan.

    Tips minum air putih selama Ramadan ada di halaman berikutnya.

    3. 2 gelas air putih saat sahur

    Ilustrasi wanita minum air putih atau mineralIlustrasi wanita minum air putih atau mineral Foto: Getty Images/iStockphoto/seb_ra

    Sahur adalah waktu penting untuk mencukupi kebutuhan nutrisi tubuh, termasuk cairan. Apa yang kita makan saat sahur akan menjadi bekal energi selama berpuasa.

    Saat sahur, setidaknya kamu minum 2 gelas air, bisa dibagi dengan satu gelas saat bangun tidur. Lalu, satu gelas lagi setelah makan sahur.

    Jika kebutuhan cairan terpenuhi, maka tubuh tidak akan mengalami dehidrasi selama berpuasa.

    4. Hindari minuman berkafein

    Jika sudah memenuhi kebutuhan air putih dengan menerapkan pola 2-4-2, sebaiknya hindari minuman yang akan menyebabkan dehidrasi.

    Salah satunya minuman yang mengandung kafein, seperti kopi dan teh. Minuman berkafein bersifat diuretik yang artinya kondisi yang menyebabkan buang air kecil berlebihan.

    Dengan begitu, cairan tubuh akan berkurang melalui urine. Hal ini berisiko menyebabkan tubuh kekurangan cairan, sehingga tubuh berpotensi merasa lemas saat berpuasa.

    (raf/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Anna Pelzer

  • Selain Air Putih, Minuman Ini Bagus Dikonsumsi Saat Cuaca Panas


    Jakarta

    Banyak orang mengalami dehidrasi ketika gelombang panas melanda. Minum air putih memang tepat. Namun, menurut dokter, ada minuman lain yang juga disarankan. Apa ya?

    Heatwave atau gelombang panas sedang terjadi di sejumlah negara. Fenomena ini merupakan kondisi udara panas yang terjadi selama 5 hari atau berkepanjangan. Suhu hariannya juga lebih tinggi dari suhu harian maksimum rata-rata.

    Dalam kondisi cuaca seperti ini, masyarakat disarankan menghindari matahari dan memakai tabir surya. Selain itu, mereka juga disarankan minum banyak cairan yang menghidrasi tubuh.


    Ketika mendengar kata hidrasi, banyak orang berpikir air putih adalah pilihan paling tepat. Namun, seorang dokter telah mengklaim bahwa ada minuman lain yang tidak kalah menghidrasi, yaitu susu.

    Dr. Natasha Fernando, Medical Director di Medichecks mengungkap susu mungkin jauh lebih menghidrasi dibandingkan air putih.

    Menurut penjelasan Dr Natasha, kandungan gula, lemak, dan protein di dalam susu memperlambat laju cairan dalam mengosongkan perut. Karenanya minum segelas susu putih bisa menjaga hidrasi tubuh cukup lama, lapor metro.co.uk (18/07/2024).

    Ia juga mengungkap susu mengandung natrium yang memungkinkan tubuh menahan air lebih lama dan membantu meningkat hidrasi.

    konsumsi air putih untuk tubuhAir putih memang mampu menghidrasi tubuh dengan baik. Namun, dokter menemukan minuman lain yang juga dapat membantu. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Bukan hanya susu sapi, orang-orang yang tidak toleran dengan laktosa juga bisa mengonsumsi susu nabati. Dr Natasha mengungkap susu kedelai juga mengandung elektrolit yang mampu merehidrasi lebih lanjut.

    Disamping susu, dia merekomendasikan jenis makanan kaya air yang dapat membantu menghidrasi tubuh, seperti semangka, air kelapa, mentimun, atau jus mentimun.

    Tidak hanya minuman dingin, sebenarnya minuman panas juga membantu mendinginkan tubuh.

    Seorang ahli saraf di University of Cambridge mengungkap kepada NPR jika minuman panas entah bagaimana memiliki efek pada mekanisme pendinginan sistematik, yang melebihi efek sebenarnya dalam hal memanaskan tubuh.

    Jenis susuRupanya susu juga mampu membantu menghidrasi tubuh. Foto: Getty Images/fcafotodigital

    Namun, daripada ragu minum susu hangat, pilihlah susu dengan suhu normal atau suhu dingin.

    Sebelum mengalami dehidrasi, ketahui juga tanda-tandanya agar kamu bisa menangani segera. Orang dewasa maupun anak kecil yang mengalami dehidrasi biasanya merasa haus, mengeluarkan urin berwarna kuning pekat, merasa pusing dan lelah, hingga kondisi mulut dan bibir yang kering.

    Ketika merasakan gejala seperti itu, jangan ragu untuk langsung menghidrasi tubuh dengan minum air putih, susu, atau konsumsi makanan tinggi air.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Lily Banse

  • Asal Usul Aturan Minum 8 Gelas Sehari, Apa Masih Efektif?


    Jakarta

    Walaupun terlihat sederhana ternyata minum air putih juga ada aturannya. Benarkah anjuran minum 8 gelas sehari masih efektif?

    Berbicara tentang dehidrasi identik dengan minum air yang cukup apalagi ketika cuaca sedang panas. Padahal konsumsi air tidak hanya dilakukan dengan minum tetapi juga melalui asupan makanan tinggi air.

    Minum air yang terlihat sederhana juga ada aturannya sendiri. Ada beberapa efek negatif yang dapat terjadi jika tubuh kekurangan atau bahkan kelebihan air.


    Peristiwa medis seperti dehidrasi ringan hingga keracunan air banyak terjadi akibat konsumsi air dengan tidak benar. Sejak zaman dahulu, dipercaya bahwa setiap orang wajib minum minimal 8 gelas air per hari.

    Baca juga: Ada Kode Sakral ’86’ di Dapur Restoran, Apa Artinya?

    Asal Usul Aturan Minum 8 Gelas Sehari, Apa Masih Efektif?Anjuran minum air 8 gelas sehari adalah aturan pada tahun 1945 yang tak perlu digunakan lagi. Foto: Getty Images/KTStock

    Melansir Bloomberg (7/7) ternyata anjuran untuk konsumsi delapan gelas air sehari berasal dari US Food and Nutrition Board of National Research Council pada tahun 1945. Tetapi setelah diperbaharui banyak ahli gizi yang tidak setuju dengan anjuran tersebut.

    “Tidak ada jumlah air yang pasti untuk dikonsumsi setiap orang karena semua orang berbeda ukuran, kadar aktivitas tubuh dan pola diet, serta sumber-sumber air yang dikonsumsi melalui makanan,” kata Riana Pyor selaku peneliti dari University at Buffalo.

    Konsumsi air tetap harus disesuaikan dengan kondisi lingkungan dan aktivitas fisik yang dilakukan. Misalnya ketika cuaca lebih panas maka lebih banyak pula air yang harus diminum.

    Pertimbangan ini juga dipengaruhi dengan jumlah keringat setiap orang dan intensitas buang air kecil. Alasannya setiap tubuh manusia membutuhkan asupan air yang berbeda karena membuang sejumlah air yang berbeda juga.

    Baca juga: Jorok! 5 Aksi Masak Brooklyn Beckham yang Dikritik Netizen

    Asal Usul Aturan Minum 8 Gelas Sehari, Apa Masih Efektif?Kini para ahli gizi menyarankan untuk minum air putih sesuai berat badan. Foto: Getty Images/KTStock

    Hal ini juga dibenarkan Judy Tung selaku ahli pengobatan internal dari Weill Cornell Medical Center menyebut ada beberapa aktivitas sederhana yang tak disadari dapat membuang cadangan air. “Tubuh manusia itu 2/3nya terdiri dari air,” lanjut Tung.

    Rasa haus menjadi salah satu indikasi, tetapi tidak satu-satunya, yang menandakan tubuh butuh asupan air minum. Tung juga menyarankan untuk rutin menimbang berat badan agar mengetahui jumlah air yang dibutuhkan setiap harinya.

    Para ahli gizi mengenal rumus Watson untuk menghitung kebutuhan air pada setiap berat badan manusia. Perhitungannya dapat dilakukan baik untuk pria maupun wanita dewasa setiap harinya.

    Untuk pria:

    2,447 – (0,09145 x usia) + (0,1074 x tinggi badan dalam centimeter) + (0,3362 x berat badan dalam kilogram)

    Untuk wanita:

    -1,097 + (0,1069 x tinggi badan dalam centimeter) + (0,2466 x berat badan dalam kilogram)

    Hasil perhitungan tersebut akan didapatkan berat total tubuh dalam satuan liter. Nantinya angka yang ditemukan harus menjadi acuan untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh sehingga meminimalisir dehidrasi maupun keracunan gegara minum air berlebihan.

    (dfl/odi)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Brooke Lark

  • Minum Air Putih Sebelum Makan Bisa Bantu Turunkan BB, Apa Benar?


    Jakarta

    Minum air putih penting untuk menjaga metabolisme tubuh. Juga baik dikonsumsi saat diet dan disebut efektif menurunkan berat badan jika dikonsumsi sebelum makan.

    Air putih merupakan minuman sehat yang wajib dikonsumsi setiap harinya. Tentunya untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Anjuran mengonsumsinya sekitar 2 liter atau 8 gelas per hari.

    Minum air putih secara rutin juga memiliki manfaat lain untuk tubuh. Salah satunya juga baik untuk diet. Karena, minuman ini bebas dari kalori.


    Ilustrasi minum air putihIlustrasi minum air putih Foto: Getty Images/iStockphoto/miya227

    Dilansir dari Food NDTV (22/2), banyak anggapan mengenai konsumsi air putih sebelum makan efektif untuk diet. Bagaimana menurut ahli?

    Ahli gizi Rupali Datta menjelaskan tentang manfaat minum air putih yang baik untuk diet.

    “Kami menyarankan untuk minum segelas air putih 20-30 menit sebelum makan, karena membantu rasa kenyang dan mencegah rasa lapar berlebihan,” jelasnya.

    Air putih yang dikonsumsi sebelum makan ini memang tidak secara langsung berkaitan. Namun, dapat membantunya dengan mencegah agar tidak makan secara berlebihan.

    Manfaat minum air putih sebelum makan ini ternyata telah dijelaskan juga dalam beberapa penelitian. Seperti sebuah studi tahun 2007 yang diterbitkan dalam jurnal ‘Obesity’.

    Penelitian tersebut menemukan bahwa subjek penelitian yang lebih tua dengan usia 60-80 tahun akan cenderung makan lebih sedikit saat minum segelas air putih sebelumnya.

    Studi tersebut mencatat, “Karena orang lanjut usia mempunyai peningkatan risiko kelebihan berat badan dan obesitas, studi intervensi diperlukan untuk menentukan apakah konsumsi air sebelum makan merupakan strategi pengelolaan berat badan jangka panjang yang efektif untuk populasi lanjut usia.”

    Penelitian lain pada 2009 yang dilakukan pada sekelompok orang dewasa dengan usia 55-75 tahun menemukan bahwa penurunan berat badan 2 kilogram lebih besar pada kelompok yang mengonsumsi air sebelum makan dibandingkan yang tidak.

    Setelah 12 minggu, para peneliti ini menemukan kalau kelompok yang mengonsumsi air putih ini menunjukkan penurunan berat badan 44 persen lebih besar.

    Kemudian, para peneliti menyimpulkan bahwa bila dikombinasikan dengan diet hipokalori (diet rendah kalori), mengonsumsi 500 ml air putih sebelum makan utama akan menghasilkan penurunan berat badan yang lebih banyak dibandingkan diet hipokalori pada orang dewasa paruh baya dan lebih tua.

    (yms/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
    Source : unsplash / Anna Pelzer