Tag: minum susu

  • Minum Susu 2 Liter Sehari Tidak Realistis, Bukan Solusi Tinggi Badan


    Jakarta

    Profesor ilmu nutrisi dan penyakit metabolik anak angkat bicara soal testimoni minum susu 2 liter sehari yang disebut punya dampak positif bagi pertumbuhan tinggi badan anak. Ditegaskan, minum susu dalam jumlah tersebut tidak realistis dan malah membahayakan.

    Pendapat ini disampaikan oleh Prof dr H Dida Akhmad Gurnida, SpA, Subsp.NPM, pakar penyakit metabolik anak dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Ia menegaskan, mengonsumsi susu 2 liter sehari punya risiko bagi kesehatan.

    “Mengonsumsi 2 liter susu per hari bukan praktik yang realistis atau aman untuk semua anak,” katanya dalam penjelasan tertulis kepada detikcom, Jumat (30/5/2025).


    Prof Dida menuturkan, kapasitas lambung anak usia sekolah bervariasi antara 500 hingga 1.000 mililiter. Karenanya, mustahil asupan makanan lain bisa masuk jika anak mengonsumsi susu hingga 2 liter.

    “Meskipun susu memiliki nutrisi penting untuk pertumbuhan, konsumsi berlebihan bisa menyebabkan masalah kesehatan seperti gangguan penyerapan nutrisi dan anemia,” tegasnya.

    Catatan penting lainnya adalah soal kandungan protein di dalam susu sapi. Menurut Prof Dida, mayoritas kandungan protein dalam susu sapi adalah kasein yang secara biologis memang dibutuhkan untuk pertumbuhan anak sapi.

    “Kebutuhan buat bertumbuh anak manusia jauh lebih kompleks, butuh protein yang lebih bervariasi, seperti leusin, lisin, histidin, dan juga asam amino esensial lainnya,” tegasnya.

    Mengutip rekomendasi IDAI, Prof Dida merinci batasan konsumsi susu pada anak berdasarkan kategori usia:

    • Bayi (0-6 bulan): ASI (Air Susu Ibu) eksklusif selama 6 bulan pertama sangat disarankan. Jumlah ASI yang dibutuhkan bervariasi, tergantung kebutuhan bayi
    • Anak (1-2 tahun): Anak usia 1-2 tahun yang sudah mulai MPASI (Makanan pendamping ASI) dapat diberikan susu pertumbuhan 2-3 gelas per hari (sekitar 400-600 ml) untuk melengkapi asupan nutrisi harian
    • Anak (2-5 tahun): Anak usia 2-5 tahun disarankan mengonsumsi sekitar 2-2,5 gelas susu per hari, setara dengan 500 ml.
    • Anak (5-8 tahun): Disarankan 2,5 gelas susu per hari
    • Anak (9-12 tahun): Disarankan 3 gelas susu per hari

    Berlebihan mengonsumsi susu sapi, menurut Prof Dida berisiko memicu berbagai masalah kesehatan. Di antaranya konstipasi, obesitas, hingga kekurangan gizi karena asupan sumber nutrisi lain jadi berkurang.

    “Pemberian susu dua liter per hari bukan solusi tepat untuk menambah tinggi badan anak,” tegasnya lagi.

    NEXT: Alternatif sumber nutrisi dan faktor penentu tinggi badan

    Menurut Prof Dida, pola makan sehat dan seimbang lebih penting bagi pertumbuhan tinggi badan. Sumber nutrisi yang mengandung protein, kalsium, dan vitamin D, termasuk telur, ayam, hingga sayuran dan kacang-kacangan, paling dibutuhkan untuk tujuan tersebut.

    “Pada dasarnya, protein hewani dapat merangsangsan produksi IGF-1 atau Insulin light Growth Factor 1, yaitu hormon yang penting dalam pertumbuhan linear/pembentukan masa tulang dan masa otot buat manusia,” jelas Prof Dida.

    Terkait faktor yang mempengaruhi tinggi badan, Prof Dida menyebut genetik punya peran sebesar 60-80 persen dalam berbagai penelitian. Gen HMGA2 merupakan salah satu yang punya peran penting.

    “Perubahan pada salah satu huruf dasar dalam kode genetik HMGA2, yaitu perubahan dari huruf C (Cytosine) menjadi T (Thymine), dapat mempengaruhi tinggi badan,” jelas Prof Dida.

    “Seseorang yang hanya memiliki C dari salah satu orangtuanya akan lebih tinggi dari yang hanya memiliki T ganda,” tandasnya.

    Perkiraan tinggi akhir anak saat dewasa antara lain dapat dihitung dari tinggi badan orang tua, dengan rumus Tinggi Potensi Genetik (TPG).

    • TPG anak laki-laki = ((TB ibu (cm) + 13 cm) + TB ayah (cm))/2 ± 8,5 cm
    • TPG anak perempuan = ((TB ayah (cm) – 13 cm) + TB ibu (cm))/2 ± 8,5 cm

    (up/up)



    Sumber : health.detik.com

  • Minum Susu 2 Liter Sehari Tidak Realistis, Bukan Solusi Tinggi Badan


    Jakarta

    Profesor ilmu nutrisi dan penyakit metabolik anak angkat bicara soal testimoni minum susu 2 liter sehari yang disebut punya dampak positif bagi pertumbuhan tinggi badan anak. Ditegaskan, minum susu dalam jumlah tersebut tidak realistis dan malah membahayakan.

    Pendapat ini disampaikan oleh Prof dr H Dida Akhmad Gurnida, SpA, Subsp.NPM, pakar penyakit metabolik anak dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Ia menegaskan, mengonsumsi susu 2 liter sehari punya risiko bagi kesehatan.

    “Mengonsumsi 2 liter susu per hari bukan praktik yang realistis atau aman untuk semua anak,” katanya dalam penjelasan tertulis kepada detikcom, Jumat (30/5/2025).


    Prof Dida menuturkan, kapasitas lambung anak usia sekolah bervariasi antara 500 hingga 1.000 mililiter. Karenanya, mustahil asupan makanan lain bisa masuk jika anak mengonsumsi susu hingga 2 liter.

    “Meskipun susu memiliki nutrisi penting untuk pertumbuhan, konsumsi berlebihan bisa menyebabkan masalah kesehatan seperti gangguan penyerapan nutrisi dan anemia,” tegasnya.

    Catatan penting lainnya adalah soal kandungan protein di dalam susu sapi. Menurut Prof Dida, mayoritas kandungan protein dalam susu sapi adalah kasein yang secara biologis memang dibutuhkan untuk pertumbuhan anak sapi.

    “Kebutuhan buat bertumbuh anak manusia jauh lebih kompleks, butuh protein yang lebih bervariasi, seperti leusin, lisin, histidin, dan juga asam amino esensial lainnya,” tegasnya.

    Mengutip rekomendasi IDAI, Prof Dida merinci batasan konsumsi susu pada anak berdasarkan kategori usia:

    • Bayi (0-6 bulan): ASI (Air Susu Ibu) eksklusif selama 6 bulan pertama sangat disarankan. Jumlah ASI yang dibutuhkan bervariasi, tergantung kebutuhan bayi
    • Anak (1-2 tahun): Anak usia 1-2 tahun yang sudah mulai MPASI (Makanan pendamping ASI) dapat diberikan susu pertumbuhan 2-3 gelas per hari (sekitar 400-600 ml) untuk melengkapi asupan nutrisi harian
    • Anak (2-5 tahun): Anak usia 2-5 tahun disarankan mengonsumsi sekitar 2-2,5 gelas susu per hari, setara dengan 500 ml.
    • Anak (5-8 tahun): Disarankan 2,5 gelas susu per hari
    • Anak (9-12 tahun): Disarankan 3 gelas susu per hari

    Berlebihan mengonsumsi susu sapi, menurut Prof Dida berisiko memicu berbagai masalah kesehatan. Di antaranya konstipasi, obesitas, hingga kekurangan gizi karena asupan sumber nutrisi lain jadi berkurang.

    “Pemberian susu dua liter per hari bukan solusi tepat untuk menambah tinggi badan anak,” tegasnya lagi.

    NEXT: Alternatif sumber nutrisi dan faktor penentu tinggi badan

    Menurut Prof Dida, pola makan sehat dan seimbang lebih penting bagi pertumbuhan tinggi badan. Sumber nutrisi yang mengandung protein, kalsium, dan vitamin D, termasuk telur, ayam, hingga sayuran dan kacang-kacangan, paling dibutuhkan untuk tujuan tersebut.

    “Pada dasarnya, protein hewani dapat merangsangsan produksi IGF-1 atau Insulin light Growth Factor 1, yaitu hormon yang penting dalam pertumbuhan linear/pembentukan masa tulang dan masa otot buat manusia,” jelas Prof Dida.

    Terkait faktor yang mempengaruhi tinggi badan, Prof Dida menyebut genetik punya peran sebesar 60-80 persen dalam berbagai penelitian. Gen HMGA2 merupakan salah satu yang punya peran penting.

    “Perubahan pada salah satu huruf dasar dalam kode genetik HMGA2, yaitu perubahan dari huruf C (Cytosine) menjadi T (Thymine), dapat mempengaruhi tinggi badan,” jelas Prof Dida.

    “Seseorang yang hanya memiliki C dari salah satu orangtuanya akan lebih tinggi dari yang hanya memiliki T ganda,” tandasnya.

    Perkiraan tinggi akhir anak saat dewasa antara lain dapat dihitung dari tinggi badan orang tua, dengan rumus Tinggi Potensi Genetik (TPG).

    • TPG anak laki-laki = ((TB ibu (cm) + 13 cm) + TB ayah (cm))/2 ± 8,5 cm
    • TPG anak perempuan = ((TB ayah (cm) – 13 cm) + TB ibu (cm))/2 ± 8,5 cm

    (up/up)



    Sumber : health.detik.com

  • Sahur Minum Susu? Jangan Kebanyakan karena Picu Efek Samping Ini


    Jakarta

    Susu kerap jadi andalan untuk menu sahur praktis mengenyangkan. Namun, minum susu sebaiknya tidak berlebihan karena dapat memicu efek samping yang mengganggu kesehatan.

    Susu, terutama susu sapi, merupakan salah satu sumber nutrisi penting buat tubuh termasuk kalsium, protein, dan vitamin D. Kebanyakan orang menjadikan susu sebagai pelengkap nutrisi harian atau menu sahur selama bulan puasa.

    Melansir dari Medical News Today, dalam 244 milliliter (ml) susu sapi (whole milk) mengandung 7,9 gram (g) lemak; 7,7 g protein; 12,3 g gula; 276 miligram (mg) kalsium; 322 mg kalium; dan 3,2 microgram (mkg) vitamin D.


    Melihat nutrisinya, susu memberikan manfaat buat kekuatan tulang, kesehatan otak, serta pembentukan otot.

    Meski demikian, minum susu perlu diatur porsinya. Dalam sehari, konsumsi susu cukup 1-3 gelas tergantung usia dan kebutuhan asupan.

    Jika terlalu banyak, minum susu malah bisa memicu sejumlah masalah. Apa saja?

    1. Lelah dan lesu

    Ilustrasi lelahMinumm susu bisa memicu lelah dan lesu. Foto: Getty Images/simon2579

    Susu mengandung kalori yang bisa menjadi sumber tenaga. Namun, jika terlalu banyak, susu malah bisa memicu kelesuan dan kelelahan luar biasa.

    Mengutip Times of India, kasein A1 pada susu sapi kadang bisa memicu peradangan pada lapisan usus dan mengganggu keseimbangan mikroba. Oleh karenanya, orang yang alergi susu dianjurkan untuk minum varian susu A2.

    2. Sulit fokus

    Jika Anda susah fokus dan bermasalah dengan memori, bisa jadi Anda terlalu banyak minum susu.

    Menurut ahli, kandungan kasein dalam jumlah tinggi bisa mengelabui reseptor otak tertentu dan mengeluarkan sinyal palsu. Beberapa orang juga berkata bahwa konsumsi susu berlebihan bisa menyebabkan masalah kesehatan mental seiring bertambah usia.

    3. Bintik merah hingga ruam

    asian beauty woman has dry skin and scratching her faceMinum susu juga bisa muncul karena anyak minum susu. Foto: Getty Images/PonyWang

    Breakout atau jerawat parah biasanya timbul saat kulit tidak cocok dengan kandungan produk skincare. Ternyata, breakout juga bisa muncul saat terlalu banyak minum susu.

    Selain jerawat, pada kulit juga bisa ditemukan bintik-bintik merah dan ruam.

    Hal ini bisa disebabkan konsumsi susu berlebihan memicu perubahan hormon. Namun, hal ini belum diteliti lebih lanjut.

    4. Masalah pencernaan

    makanan pencernaanMinum susu juga bbisa sebabbkan perut kembung. Foto: iStock

    Susu bisa mengenyangkan tanpa harus menambah asupan makanan lain. Hanya saja, saat porsinya berlebihan, susu bisa mengakibatkan kembung, mual dan rasa tidak nyaman di perut.

    5. Tulang rapuh

    Tersedak Tulang Ikan susu juga bisa bikin masalah tulang lebih rapuh. Foto: Getty Images/PeopleImages/Ist

    Dalam jumlah yang wajar, minum susu memang bisa menguatkan tulang. Sebaliknya, ketika porsinya berlebihan, susu malah membuat tulang jadi rapuh dan kepadatannya berkurang.

    Studi BMJ yang diterbitkan pada 2014 menemukan bukti bahwa pria lansia yang minum sangat sedikit susu cenderung tidak mengalami patah tulang atau radang dibanding wanita yang cukup minum susu.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Jangan Terlalu Banyak, Ini 5 Efek Samping Minum Susu Berlebihan”

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Anna Pelzer

  • Minum Susu dalam Kondisi Perut Kosong, Apakah Menyehatkan?


    Jakarta

    Susu dianggap sebagai sumber nutrisi yang ideal diminum setiap hari. Namun, apakah minum susu dalam kondisi perut kosong baik untuk kesehatan? Ini penjelasannya!

    Susu merupakan salah satu minuman yang penting bagi kesehatan karena menawarkan beragam nutrisi, mulai dari kalsium, protein, vitamin, dan mineral penting. Nutrisi tersebut dapat membantu organ-organ tubuh berfungsi dengan baik dan terlindungi dari zat atau kuman penyakit.

    Meskipun baik untuk kesehatan, tetapi setiap individu juga perlu memerhatikan waktu yang tepat untuk minum susu. Susu kerap dikonsumsi sebagai minuman sarapan pagi ketika perut masih kosong.


    Namun, apakah mengonsumsi susu saat perut kosong bagus untuk kesehatan? Dr. Sonali Gautam, Konsultan Gastroenterologi dan Hepatologi di Rumah Sakit Kokilaben Dhirubhai Ambani menekankan nilai gizi susu.

    Ia menyoroti peran susu pada kesehatan tulang, mendukung kesejahteraan secara keseluruhan, dan berkontribusi pada diet seimbang. Ia juga menunjukkan beberapa pertimbangan ketika mengonsumsi susu.

    Berikut penjelasannya seperti dilansir dari indianaexpress.com (02/09/2024).

    1. Manfaat minum susu

    susuSusu menjadi sumber minuman bernutrisi bagi kesehatan tubuh. Foto: Thinkstock

    Susu menjadi sumber nutrisi kalsium, folat, dan protein yang baik dan penting untuk membangun dan menjaga tulang dan gigi. Susu juga menyediakan keseimbangan karbohidrat dan lemak yang baik.

    Dr.Gautam juga menjelaskan bahwa susu mengandung sejumlah vitamin dan mineral penting, termasuk vitamin D, vitamin B12, dan magnesium, yang berkontribusi pada berbagai fungsi tubuh.

    2. Efek minum susu saat perut kosong

    susuPerhatikan waktu ketika minum susu, jangan minum susu saat perut kosong. Foto: iStock

    Menurut Dr. Gautam, anggapan susu berbahaya jika diminum saat perut kosong sebagian besar tidak berdasar.

    Meskipun beberapa orang mungkin mengalami ketidaknyamanan pencernaan akibat intoleransi laktosa, penelitian lain belum menunjukkan adanya efek samping dari mengonsumsi susu saat perut kosong pada masyarakat umum.

    Bahkan, Dr. Gautam mencatat bahwa susu berprotein tinggi yang dikonsumsi saat sarapan justru dikaitkan dengan kontrol gula darah lebih baik bagi pada penderita diabetes.

    Namun, hal ini tidak disarankan untuk mereka yang punya masalah lambung.

    Menurut dr. Rupali, susu tidak masalah dikonsumsi saat perut kosong kecuali seseorang memiliki pencernaan buruk, seperti masalah lambung atau tidak toleran laktosa.

    Konsultan gizi Ayurveda juga menyampaikan, boleh tidaknya seseorang mengonsumsi susu dalam keadaan perut kosong akan tergantung pada reaksi tubuh masing-masing.

    Jika rentan terkena alergi, lebih baik menghindari minum susu saat perut kosong. Sebab, dapat membuat mereka mual ketika beraktivitas.

    Hal yang harus dipertimbangkan saat minum susu pagi hari bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Hal yang harus dipertimbangkan

    susuTerdapat pertimbangan lain yang harus diperhatikan sebelum minum susu. Foto: Thinkstock

    Banyak orang memiliki masalah intoleransi laktosa tanpa menyadarinya.

    Intoleransi laktosa merupakan kondisi yang ditandai dengan ketidakmampuan mencerna laktosa. Dapat menyebabkan gejala pencernaan, seperti kembung, gas, dan diare.

    Jika kamu memiliki masalah seperti ini, Dr. Gautam menyarankan konsultasi dengan profesional kesehatan untuk diagnosis dan modifikasi pola makan yang tepat.

    Alternatif lain yaitu dengan mengganti susu hewani ke susu nabati, seperti susu almond atau susu kedelai.

    Susu merupakan komponen penting dari diet seimbang, yang menawarkan berbagai nutrisi penting.

    Jika kamu tidak memiliki masalah intoleransi laktosa, umumnya aman mengonsumsi susu saat perut kosong. Bahkan, susu dapat berkontribusi pada kesehatan dan kesejahteraan tubuh secara keseluruhan.

    Kandungan vitamin A dan vitamin B12 dalam susu dapat berperan terhadap fungsi sistem kekebalan tubuh dan otak. Kandungan zat besi di dalamnya juga berperan besar terhadap kesehatan dan fungsi otak.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

  • Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Lily Banse

  • Doa Minum Susu Putih 1 Muharram Arab, Latin dan Artinya


    Jakarta

    Doa minum susu putih dapat diamalkan sebelum atau sesudah meminumnya. Untuk bacaannya, muslim dapat mengacu pada hadits yang diriwayatkan Rasulullah SAW.

    Hadits tersebut bersumber dari Sunan At Tirmidzi yang diterjemahkan Ali Manshur dalam buku Untaian Mutiara Doa Solusi Problematika Umat. Konteks penganjuran membaca doa minum susu yang diajarkan Rasulullah SAW ini diceritakan Ibnu Abbas RA.

    Dikisahkan, Ibnu Abbas RA sedang bersama Rasulullah SAW dan Khalid bin Walid hendak menemui Maimunah. Wanita itu pun mendatangi Rasulullah SAW dengan membawa satu bejana yang berisi susu.


    Saat menerima susu tersebut, Rasulullah SAW kemudian menganjurkan Ibnu Abbas RA dan Khalid bin Walid untuk memanjatkan keberkahan dari susu tersebut. Beliau kemudian bersabda,

    “Tidak ada sesuatu yang dapat menggunakan makan dan minum selain susu.” (HR Tirmidzi)

    Doa Minum Susu Arab, Latin dan Artinya Sesuai Sunnah

    Ada doa yang bisa diamalkan saat minum susu. Doa tersebut bisa diamalkan pada sebelum ataupun sesudah meminumnya.

    Dikutip dari buku Doa dan Zikir Harian Nabi oleh Imam Abu Wafa, bacaan doa sebelum meminum susu yang dapat diamalkan bersandar dari salah satu riwayat Ibnu Abbas RA yang dihasankan oleh At Tirmidzi.

    اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْمَا رَزَقْتَنَا وَزِدْنَا مِنْهُ

    Allâhumma bârik lanâ fîmâ razaqtanâ wazidnâ minhu.

    Artinya: “Ya Allah, berkahilah kami di dalamnya dan tambahkan kepada kami darinya.” (HR Tirmidzi, Abu Dawud, Ahmad dan Ibnu Majah)

    Menurut buku Kamus Doa oleh Luqman Junaedi, doa tersebut dibaca setelah minum susu. Berikut bacaan lengkapnya menurut buku tersebut.

    اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْهِ، وَزِدْنَا مِنْهُ فَإِنَّهُ لَيْسَ شَيْءٌ يُجْزِئُ مِنَ الطَّعَامِ وَالشَّرَابِ غَيْرَ اللَّبَنِ

    Alllahumma barik lana fihi, wazidna minhu fa’innahu laysa shay’un yujzii minatha’ammi wasyarab ghayra alllaban

    Artinya: “Ya Allah, berkahilah kami di dalamnya dan berilah tambahan (karunia) kepada kami karena tidak ada apa pun yang dapat menggantikan makanan dan minuman sekaligus selain susu.” (HR Ahmad dan Tirmidzi)

    Apakah 1 Muharram Harus Minum Susu?

    Menurut penelusuran detikHikmah, belum ditemukan kesunnahan minum susu pada 1 Muharram. Meski demikian, minum susu pada malam 1 Muharram dan pagi harinya adalah tradisi yang dilakukan oleh masyarakat Arab Saudi.

    Dilansir dari Majalah Nahdlatul Ulama Aula Edisi Juli 2023: Wujudkan Semangat Haji Ramah Lansia, tradisi tersebut dilakukan dengan harapan agar bisa menjalani hari dengan hati yang putih dan bersih.

    Tradisi tersebut dilanjutkan dengan meminum sesuatu yang hijau pada siang harinya, beberapa teh almond, da sedikit madu.

    Lebih lanjut, anjuran meminum susu pada awal Muharram ini bersumber dari kebiasaan ulama besar Makkah, Abuya As-Sayyid Muhammad bin Alawy Al Maliki. Ulama tersebut membiasakan diri berbagi susu pada para santrinya setiap 1 Muharram.

    Disebutkan dalam Kamus Al Munawwir susunan Ahmad Warson Munawwir yang disadur NU Online, penganjuran ini disebut sebagai tafa’ul atau pengharapan nasib baik dengan melakukan sesuatu yang mirip dengan itu.

    Menurut laman Mushola Nurul Huda, putihnya susu diibaratkan sebagai kebersihan dan kebaikan. Untuk itu, meminumnya dengan membaca doa pada awal tahun diharapkan sebagai doa untuk meraih kebaikan pada tahun yang baru.

    Wallahu a’lam.

    (rah/kri)



    Sumber : www.detik.com