Tag: minuman diet

  • 7 Minuman Terbaik untuk Cegah Ngidam Manis, Cocok Buat Diet!


    Jakarta

    Banyak orang sulit melepaskan diri dari kebiasaan makan dan minum manis. Untuk mengatasinya, coba rutin konsumsi 7 minuman ini.

    Keinginan makan atau minum manis kerap disebut sugar cravings. Keinginan itu bisa sangat kuat hingga juga kerap disebut sebagai ngidam.

    Biasanya seseorang merasa mood-nya akan jauh lebih baik setelah makan banyak cokelat, es krim, cake, atau dessert lain. Secara psikologis hal ini mungkin bisa diterima, tapi akan berdampak buruk bagi kesehatan jika konsumsinya terlalu banyak.


    Makan atau minum manis terlalu banyak akan meningkatkan risiko kerusakan gigi, kenaikan berat badan, hingga masalah jantung. Beberapa cara sebenarnya bisa dilakukan untuk cegah ngidam makan dan minum manis.

    Eat This, Not That! (17/4) mengungkap 7 minuman terbaik untuk cegah ngidam makan dan minum manis yang berlebihan. Berikut daftarnya:

    1. Jus semangka

    Jika ingin minum manis, tapi lebih sehat, pilihlah jus semangka. Jus ini membantu mengatur ngidam manis berlebih dengan menghadirkan rasa manis alami dari buah semangka. Jadi pilihlah yang benar-benar hanya dibuat dari daging buah semangka, tidak ditambah pemanis tambahan lain.

    Kandungan magnesium dari semangka juga berperan penting dalam mengurangi keinginan makan atau minum manis. Sebab magnesium berperan dalam mengatur metabolisme glukosa. Tanpa magnesium yang cukup, tubuh akan kesulitan mengatur kadar gula darah, sehingga menyebabkan meningkatnya keinginan untuk mengonsumsi makanan manis sebagai sumber energi cepat.

    2. Air putih

    Ilustrasi manfaat minum air sebelum tidurFoto: Getty Images/PonyWang

    Tak ada asupan cairan yang lebih baik untuk dikonsumsi rutin selain air putih. Minum air putih yang cukup bantu mengurangi ngidam manis secara alami. Sebab banyak orang berpikir mereka lapar, padahal sesungguhnya mereka haus.

    Jadi dengan minum air putih ketika keinginan makan manis muncul dapat membantu meredakan rasa haus, dan pada gilirannya, mengelola keinginan ngidam makanan manis. Pasalnya mungkin kamu sama sekali tidak membutuhkan yang manis-manis dan tubuh hanya meminta air putih.

    3. Matcha

    Kabar baik untuk penggemar matcha karena minuman favoritnya dapat membantu mengurangi keinginan makan dan minum manis. Matcha yang terbuat dari daun teh hijau giling ini mengandung L-theanine yang tinggi, asam amino yang meningkatkan relaksasi dan kesehatan, sekaligus mengurangi stres dan kecemasan.

    Semua faktor tersebut diketahui merupakan pemicu umum keinginan akan makanan manis. Kalau kurang suka matcha, kamu bisa memilih teh hijau untuk manfaat serupa.

    4. Kombucha

    KombuchaFoto: iStock

    Kombucha adalah teh fermentasi yang terkenal menyehatkan. Salah satu manfaat konsumsinya adalah mengatur kadar gula darah. Kombucha juga mengandung asam asetat yang dapat meningkatkan sensitivitas insulin sehingga memungkinkan tubuh memanfaatkan glukosa lebih efektif dan berpotensi menurunkan kadar gula darah.

    Selain itu, kombucha mengandung probiotik yang berkontribusi pada mikrobioma usus yang lebih sehat. Ini merupakan faktor yang terkait dengan peningkatan metabolisme glukosa serta keinginan dan hasrat makan manis.

    Selengkapnya di halaman selanjutnya.

    5. Shots cuka apel

    Minuman shots berbahan cuka apel bisa jadi pilihan lain. Manfaatnya menstabilkan kadar gula darah sehingga keinginan makan dan minum manis bisa mereda.

    Asam asetat yang terkandung dalam shots cuka apel juga disebut mampu memperlambat pencernaan karbohidrat, sehingga menyebabkan pelepasan glukosa lebih bertahap ke dalam aliran darah. Proses ini dapat membantu mengurangi lonjakan gula darah yang sering kali menyebabkan peningkatan keinginan akan gula.

    6. Infused water

    Ilustrasi Infused WaterFoto: iStockphoto/Getty Images/tashka2000

    Kalau bosan air putih, kamu bisa mengandalkan asupan infused water. Air putih ini diberi isian potongan buah, sayur, atau herba lain yang memberikan sensasi rasa istimewa.

    Infused water dapat meredakan ngidam manis. Sebab mereka mengandung rasa manis alami dari buah yang dapat memuaskan ngidam manis, tapi tanpa asupan gula tambahan. Karenanya minum infused water pun jauh lebih sehat daripada minum jus kemasan atau soda.

    7. Soda rendah gula

    Kalau memang tidak bisa melepaskan diri dari soda, coba pilih yang rendah gula. Saat diminum secukupnya, minuman ini dapat memuaskan ngidam manis, tapi tanpa membuat kamu mengasup banyak gula.

    Minum ini bantu mengurangi ngidam manis secara bertahap, dan bertindak sebagai batu loncatan menuju penerapan pola makan yang lebih sehat dengan kandungan gula yang lebih rendah secara keseluruhan.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 3 Cara Membuat Air Lemon untuk Diet Menurunkan Berat Badan

    Jakarta

    Air lemon sendiri merupakan minuman yang dibuat dari air dan perasan lemon. Minum air lemon diklaim memiliki manfaat dalam meningkatkan penurunan berat badan.

    Sehingga, membuatnya menjadi pilihan jenis minuman yang cocok untuk diet. Air lemon memberi potensi efek metabolisme yang bisa membantu rasa kenyang dan hidrasi.

    Sebuah penelitian tahun 2009 oleh Elizabeth A. Dennis, dkk, Department of Human Nutrition, Foods and Exercise, Virginiayang dimuat National Library of Medicine, meneliti 48 orang dewasa menjalani dua diet, yakni diet rendah kalori dengan 0,5 liter air sebelum makan/diet rendah kalori tanpa air sebelum makan.


    Akhir penelitian yang dilakukan selama 12 minggu, menunjukkan bahwa peserta dalam kelompok air mengalami kehilangan berat badan 44%. Jumlah ini lebih banyak dibandingkan dengan peserta dalam kelompok non-air.

    Walaupun penelitian berfokus pada air biasa, tapi hasil yang sama kemungkinan besar juga berlaku di air lemon.

    Cara Membuat Air Lemon untuk Diet Penurunan Berat Badan

    Air lemon bisa disesuaikan dengan preferensi pribadi. Minuman ini juga bisa dikonsumsi seperti teh atau menjadi minuman dingin yang segar dengan menambahkan es batu.

    1. Air Lemon dengan Daun Mint atau Taburan Kunyit

    Umumnya, untuk membuat jus lemon bahannya hanya buah lemon dan segelas air. Untuk menambah rasanya, kita bisa menambahkan air lemon dengan beberapa daun mint segar atau taburan kunyit.

    2. Air Lemon Timun

    Dilansir dari HealthifyMe, berikut adalah bahan cara membuat air lemon timun:

    • 4-5 irisan lemon
    • 230 ml air
    • 4 potong timun dengan kulitnya
    • Tambahkan air, irisan lemon, dan timun tadi ke dalam gelas
    • Aduk hingga tercampur
    • Siap untuk diminum

    3. Air Lemon Jahe

    Berikut adalah bahan untuk membuat air lemon jahe untuk diet:

    • 4 irisan lemon
    • 230 ml air
    • 3 iris jahe segar yang sudah dicuci bersih
    • Tambahkan air, irisan lemon, dan irisan jahe tadi ke dalam gelas
    • Aduk hingga tercampur
    • Siap untuk diminum

    Air lemon juga diketahui cukup rendah kalori. Memilih jenis minuman ini daripada minuman tinggi kalori berkontribusi dalam penurunan berat badan.

    Perlu diingat, mengkonsumsi air lemon mungkin tidak dapat langsung menurunkan berat badan. Namun, dengan rutin olahraga, pola makan seimbang, dan memilih mengganti minuman manis dengan air lemon, mampu mengurangi kalori setiap hari.

    Sehingga, seiring waktu kamu bisa melihat perubahan positif pada berat badan, tingkat kesehatan, serta kebugaran kamu.

    (khq/inf)



    Sumber : food.detik.com

  • Ahli Ungkap 5 Minuman untuk Diet, Cepat Turunkan BB!


    Jakarta

    Saat sedang diet, ada beberapa minuman yang baik dikonsumsi. Minuman tersebut dapat membantu berat badan turun dengan cepat. Seperti teh hijau hingga teh jahe.

    Selain rutin berolahraga, pola diet juga menjadi salah satu cara menurunkan berat badan yang cepat. Tak hanya makanan yang harus diperhatikan, tapi juga minuman yang dikonsumsi.

    Dilansir dari Her Zindagi (25/11), beberapa minuman terbukti baik dikonsumsi saat diet. Seperti teh hijau, air lemon, hingga teh jahe yang bisa membantu menurunkan berat badan. Hal ini diungkapkan oleh ahli diet Shikha Gupta.


    Berikut 5 minuman untuk diet, menurut ahli diet:

    1. Teh Hijau

    5 Cara Minum Teh Hijau yang Benar agar Manfaatnya MaksimalTeh Hijau Foto: Getty Images

    Teh hijau adalah salah satu jenis teh yang populer dikonsumsi untuk diet. Dikarenakan teh hijau mengandung catechin dan kafein yang baik dalam proses metabolisme tubuh.

    Teh hijau diketahui sangat populer sebagai pilihan minuman bebas gula dan khasiat dalam menurunkan berat badan. Shikha juga menekankan bahwa selain kemampuannya melawan penyakit, teh hijau juga merupakan teh yang sempurna bagi individu yang sedang menurunkan berat badan.

    Kafein yang terkandung dalam teh hijau juga berperan dalam membakar lemak pada tubuh. Teh hijau juga rendah kalori, per 100 gram saja hanya mengandung 1 kcal.

    2. Teh Jahe

    Manfaat dari minum teh jaheManfaat dari minum teh jahe Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Jahe merupakan tanaman rimpang yang biasa digunakan sebagai rempah masakan atau minuman herbal. Rimpang ini memiliki aroma menyengat dan rasa pedas yang menghangatkan tenggorokan.

    Tak heran kalau jahe banyak digunakan sebagai campuran minuman. Teh jahe salah satu racikan minuman yang dapat dikonsumsi dan cocok untuk menghangatkan badan. Tak hanya menghangatkan, tapi teh jahe juga baik dikonsumsi saat diet.

    Potensi manfaat teh jahe untuk menurunkan berat badan ini berasal dari sifat diuretik dan termogeniknya. Sifat ini memiliki kapasitas untuk meningkatkan metabolisme, mendorong tubuh melepaskan lebih banyak energi. Menurut Shikha, teh jahe bisa dikombinasikan dengan lemon, kayu manis, kunyit, atau pala.

    3. Air Lemon

    Efek Minum Air Lemon Secara RutinEfek Minum Air Lemon Secara Rutin Foto: Getty Images/iStockphoto

    Air lemon dapat disajikan hangat maupun dingin. Cita rasa air lemon asam menyegarkan karena terbuat dari perasan asli air buah lemon. Minuman ini sangat tinggi vitamin C.

    Racikan air lemon yang hangat ini sebaiknya dikonsumsi saat pagi hari. Pagi dianggap waktu yang paling efektif untuk menurunkan berat badan, mengingat metabolisme sedang berada pada puncaknya pada periode ini.

    Shikha merekomendasikan untuk menyiapkan campuran air hangat dengan perasan setengah buah lemon, dan untuk menambah rasa, bisa ditambahkan satu sendok teh madu. Segelas air lemon hangat dapat meningkatkan metabolisme secara signifikan dengan meningkatkan fungsi mitokondria dan hermogenesis.

    4. Air Kayu Manis

    Manfaat Racikan Air Kayu Manis Bisa Menjaga ImunitasRacikan Air Kayu Manis Bisa Menjaga Imunitas Foto: Getty Images/iStockphoto

    Kayu manis biasa digunakan pada masakan maupun kue. Bisa juga diracik menjadi minuman yang menyehatkan. Konsumsi kayu manis dalam jumlah sedikit bisa memberikan manfaat kesehatan.

    Minum racikan air kayu manis setiap hari juga dapat membantu program diet. Shikha mengungkapkan kalau mengonsumsinya dapat menurunkan berat badan, melancarkan pencernaan, dan memerangi berbagai penyakit.

    Shikha merekomendasikan untuk memasukkan batang kayu manis ke dalam air panas, didihkan, dan biarkan mendidih selama kurang lebih 5-7 menit. Setelah disaring, cairannya bisa dikonsumsi hangat. Untuk meningkatkan rasa, bisa ditambahkan madu, lemon, atau jahe.

    5. Susu Almond

    Ilustrasi Susu AlmondIlustrasi Susu Almond Foto: Getty Images/iStockphoto/sutlafk

    Susu almond dapat bermanfaat untuk menurunkan berat badan, terutama karena kandungan kalorinya yang lebih rendah dibandingkan susu sapi. Selain itu, diketahui memiliki lebih sedikit karbohidrat, menjadikannya pilihan yang cocok bagi sebagian orang yang mengurangi asupan karbohidrat.

    Dr Shikha merekomendasikan susu almond untuk menurunkan berat badan karena kandungan kalorinya lebih rendah dibandingkan dengan susu sapi. Meskipun almond padat kalori, sifat susu almond yang diencerkan dengan air menjadikannya minuman rendah kalori, terbukti efektif untuk menurunkan berat badan.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Minuman Pagi yang Sehat dan Cocok Buat Diet, Semuanya Nikmat!


    Jakarta

    Pagi hari bagusnya konsumsi minuman menyehatkan. Tujuh jenis minuman ini bisa jadi pilihan, terutama untuk kamu yang sedang menurunkan berat badan.

    Saat diet, konsumsi yang diperhatikan tak hanya makanan saja, tapi juga minuman. Coba awali hari dengan mengonsumsi minuman yang sehat dan mendukung usaha penurunan berat badan.

    Minuman ini mengandung sejumlah nutrisi yang tepat untuk pelaku diet. Pilihannya beragam dengan rasa enak-enak dan mudah dibuat.


    Berikut 7 minuman pagi yang sehat dan cocok buat diet:

    1. Kopi

    Antara Robusta dan Arabika, Mana Kopi yang Lebih Sehat?Kopi dikenal baik untuk diet. Tapi pastikan minum kopi tanpa pemanis berbahaya. Foto: Ilustrasi iStock

    Kopi banyak dikonsumsi orang saat pagi karena diyakini menambah energi dan semangat untuk menjalani hari. Tak cuma itu, kandungan kafein dalam kopi ternyata bisa jadi stimulan yang bermanfaat untuk menurunkan berat badan. Asupan kafein terbukti meningkatkan metabolisme untuk membakar lemak di tubuh.

    2. Teh jahe

    Manfaat dari minum teh jaheSelain untuk menyembuhkan penyakit, teh jahe juga dapat membantu menurunkan berat badan. Foto: Getty Images/iStockphoto/

    Teh jahe adalah minuman nol kalori yang tepat dikonsumsi pagi hari. Teh jahe bisa jadi salah satu minuman penurun berat badan Anda.

    Teh jahe yang diminum pagi hari bisa memberi sensasi nyaman pada perut. Selain itu, minuman ini juga bisa memperkecil ukuran pinggang Anda.

    3. Matcha latte

    3 Langkah Meracik Matcha LatteSiapa sangka matcha latte juga bisa bermanfaat dalam proses penurunan berat badan. Foto: iStock

    Matcha disebut ampuh menurunkan berat badan. Namun, teh ini memiliki rasa yang cukup kuat. Anda bisa membuat matcha latte untuk mengurangi rasa kuat ini.

    Meski telah dimodifikasi menjadi matcha latte, Anda tak akan kehilangan khasiatnya untuk menurunkan berat badan.

    4. Cuka sari apel

    Waktu terbaik saat minum cuka apelSari cuka apel bisa diminum untuk merangsang penurunan berat badan. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Asam asetat yang terdapat dalam cuka sari apel bisa merangsang penurunan berat badan.

    Selain itu, asam asetat juga ampuh menurunkan kadar insulin, meningkatkan metabolisme, menekan nafsu makan, dan membakar lemak.

    Anda juga bisa merasa kenyang lebih lama karena cuka sari apel memiliki kemampuan mengosongkan perut lebih lama. Meminumnya di pagi hari baik untuk menurunkan berat badan.

    5. Teh hijau

    racikan teh hijau yang menyehatkan, bisa ditambahkan jahe, lemon, madu, hingga daun mint.Selain matcha latte, teh hijau juga bisa dikonsumsi jika memang ingin menurunkan berat badan. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Selain matcha latte, teh hijau juga terbukti baik dalam menurunkan berat badan.

    Teh hijau terbukti mempercepat metabolisme. Makanya, menikmati teh hijau di pagi hari ampuh menurunkan berat badan Anda.

    6. Mentimun dan mint

    Anda bisa menambahkan daun mint atau mentimun di air putih yang selalu Anda bawa di botol minum. Keduanya bisa mendukung program penurunan berat badan, apalagi jika dinikmati di pagi hari.

    7. Lemon dan madu

    khasiat lemon dan maduRacikan lemon dan madu selalu menjadi minuman pas jika sedang diet. Foto: iStock

    Mencampur lemon dan madu untuk secangkir minuman di pagi hari bukan hanya enak, tapi juga baik untuk kesehatan. Air lemon madu bisa jadi salah satu pilihan minuman penurun berat badan Anda.

    Perasaan lemon dalam air hangat mengandung antioksidan dan serat pektin yang bisa membakar lemak serta membuang racun di tubuh. Nikmati minuman ini setiap pagi, maka tubuh langsing bisa Anda dapatkan dengan mudah.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul 7 Minuman yang Bisa Dinikmati di Pagi Hari, Enak dan Ampuh Turunkan BB

    (Tim detikfood/Tim detikfood)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Minuman Diet Intermittent Fasting Selain Air Putih

    Jakarta

    Intermittent fasting atau puasa intermiten menjadi diet yang populer bagi dipilih oleh banyak orang yang mau meningkatkan berat badan. Salah satu cara yang dilakukan adalah metode 16/8 di mana puasa dilakukan selama 16 jam dan makan dalam rentang waktu 8 jam.

    Selain itu, ada metode 5:2 yang melibatkan makan teratur selama lima hari dan mengonsumsi kalori minimal dalam dua hari yang tidak berurutan. Selama periode puasa, minuman yang dikonsumsi bisa memengaruhi efektivitas puasa secara signifikan. Jadi, penting untuk memilih minuman sehat selama puasa intermiten.

    Minuman Sehat untuk Diet Intermittent Fasting

    Selain air putih, ada beberapa minuman sehat yang bisa dikonsumsi untuk diet intermittent fasting. Dikutip dari laman Health Shots, berikut di antaranya:


    1. Air Lemon

    Air lemon merupakan minuman sederhana tapi efektif untuk dinikmati selama diet intermittent. Tambahan irisan lemon atau sedikit perasan air lemon ke dalam air bisa meningkatkan rasa dan memberi manfaat vitamin C, sehingga bisa mendukung fungsi kekebalan tubuh dan kesehatan secara keseluruhan.

    Air lemon juga bisa membantu melancarkan pencernaan dan bertindak sebagai diuretik ringan, menjaga tubuh tetap terhidrasi, dan membuang racun. Dalam hal penurunan berat badan dalam puasa intermiten, minum air lemon bisa mengurangi nafsu makan dan asupan kalori. Ingat, jangan gunakan gula atau pemanis tambahan

    2. Kopi Hitam

    Kopi hitam mengandung kalori minimal, biasanya kurang dari 5 kalori per cangkir dan bisa mendukung proses diet. Kandungan kafein dalam kopi hitam merangsang sistem saraf dan mengirim sinyal untuk memecah lemak. Hal ini ditunjukan dalam sebuah studi dalam Food Science and Biotechnology.

    Hal ini bisa membantu meningkatkan metabolisme dan oksidasi lemak, yang bisa meningkatkan manfaat puasa. Jangan menambahkan gula, krim, atau susu pada kopi karena bisa meningkatkan asupan kalori.

    3. Teh Hijau

    Seperti kopi hitam, teh hijau juga mengandung kafein, tapi dalam jumlah yang lebih rendah, sehingga bisa memberikan efek stimulan yang lebih ringan. Sebuah studi yang diterbitkan Cochrane Database of Systematic Reviews, teh hijau kaya akan antioksidan yang disebut sebagai katekin.

    Teh hijau kaya akan epigallocatechin gallate (EGCG) yang dikaitkan dengan manfaat puasa intermiten, seperti peningkatan metabolisme, sensitivitas insulin, dan pembakaran lemak. Minum teh hijau secara teratur juga terbukti efektif dalam mengurangi peradangan dan meningkatkan kesehatan jantung.

    4. Teh Herbal

    Kebanyakan teh herbal, seperti peppermint, jahe, atau jambang sepatu biasanya tidak mengandung kafein dan terbukti membantu menurunkan berat badan. Teh herbal juga bisa membantu meredakan gangguan pencernaan dan mual, serta meningkatkan relaksasi. Setiap teh herbal memiliki efek yang berbeda pada tubuh, tapi semuanya menyehatkan dan menenangkan.

    5. Air Berkarbonasi

    Air soda yang berkarbonasi tapi tidak mengandung kalori merupakan pilihan lain yang cocok dikonsumsi dalam puasa intermiten. Sebuah studi dalam Digestive Disease and Sciences, air soda bisa meningkatkan rasa kenyang, menekan nafsu makan, mengurangi risiko asupan kalori, serta membantu menurunkan berat badan. Pastikan tidak menambahkan gula atau pemanis buatan.

    Ditinjau oleh: Mhd. Alrdian, S.Gz, lulusan ilmu gizi Universitas Andalas, saat ini menjadi penulis lepas di detikcom.

    (elk/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • 5 Minuman Diet Intermittent Fasting Selain Air Putih

    Jakarta

    Intermittent fasting atau puasa intermiten menjadi diet yang populer bagi dipilih oleh banyak orang yang mau meningkatkan berat badan. Salah satu cara yang dilakukan adalah metode 16/8 di mana puasa dilakukan selama 16 jam dan makan dalam rentang waktu 8 jam.

    Selain itu, ada metode 5:2 yang melibatkan makan teratur selama lima hari dan mengonsumsi kalori minimal dalam dua hari yang tidak berurutan. Selama periode puasa, minuman yang dikonsumsi bisa memengaruhi efektivitas puasa secara signifikan. Jadi, penting untuk memilih minuman sehat selama puasa intermiten.

    Minuman Sehat untuk Diet Intermittent Fasting

    Selain air putih, ada beberapa minuman sehat yang bisa dikonsumsi untuk diet intermittent fasting. Dikutip dari laman Health Shots, berikut di antaranya:


    1. Air Lemon

    Air lemon merupakan minuman sederhana tapi efektif untuk dinikmati selama diet intermittent. Tambahan irisan lemon atau sedikit perasan air lemon ke dalam air bisa meningkatkan rasa dan memberi manfaat vitamin C, sehingga bisa mendukung fungsi kekebalan tubuh dan kesehatan secara keseluruhan.

    Air lemon juga bisa membantu melancarkan pencernaan dan bertindak sebagai diuretik ringan, menjaga tubuh tetap terhidrasi, dan membuang racun. Dalam hal penurunan berat badan dalam puasa intermiten, minum air lemon bisa mengurangi nafsu makan dan asupan kalori. Ingat, jangan gunakan gula atau pemanis tambahan

    2. Kopi Hitam

    Kopi hitam mengandung kalori minimal, biasanya kurang dari 5 kalori per cangkir dan bisa mendukung proses diet. Kandungan kafein dalam kopi hitam merangsang sistem saraf dan mengirim sinyal untuk memecah lemak. Hal ini ditunjukan dalam sebuah studi dalam Food Science and Biotechnology.

    Hal ini bisa membantu meningkatkan metabolisme dan oksidasi lemak, yang bisa meningkatkan manfaat puasa. Jangan menambahkan gula, krim, atau susu pada kopi karena bisa meningkatkan asupan kalori.

    3. Teh Hijau

    Seperti kopi hitam, teh hijau juga mengandung kafein, tapi dalam jumlah yang lebih rendah, sehingga bisa memberikan efek stimulan yang lebih ringan. Sebuah studi yang diterbitkan Cochrane Database of Systematic Reviews, teh hijau kaya akan antioksidan yang disebut sebagai katekin.

    Teh hijau kaya akan epigallocatechin gallate (EGCG) yang dikaitkan dengan manfaat puasa intermiten, seperti peningkatan metabolisme, sensitivitas insulin, dan pembakaran lemak. Minum teh hijau secara teratur juga terbukti efektif dalam mengurangi peradangan dan meningkatkan kesehatan jantung.

    4. Teh Herbal

    Kebanyakan teh herbal, seperti peppermint, jahe, atau jambang sepatu biasanya tidak mengandung kafein dan terbukti membantu menurunkan berat badan. Teh herbal juga bisa membantu meredakan gangguan pencernaan dan mual, serta meningkatkan relaksasi. Setiap teh herbal memiliki efek yang berbeda pada tubuh, tapi semuanya menyehatkan dan menenangkan.

    5. Air Berkarbonasi

    Air soda yang berkarbonasi tapi tidak mengandung kalori merupakan pilihan lain yang cocok dikonsumsi dalam puasa intermiten. Sebuah studi dalam Digestive Disease and Sciences, air soda bisa meningkatkan rasa kenyang, menekan nafsu makan, mengurangi risiko asupan kalori, serta membantu menurunkan berat badan. Pastikan tidak menambahkan gula atau pemanis buatan.

    Ditinjau oleh: Mhd. Alrdian, S.Gz, lulusan ilmu gizi Universitas Andalas, saat ini menjadi penulis lepas di detikcom.

    (elk/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Green Tea Jadi ‘Obat Diet Alami’ Penahan Lapar-Bakar Lemak? Ini Kata Para Pakar

    Jakarta

    Green tea atau teh hijau dikenal sebagai minuman diet selama berabad-abad. China misalnya, sejak 2.000 tahun lalu orang-orang di sana menganggap minuman ini paling ideal diminum saat ingin menurunkan berat badan.

    Sementara di zaman modern, asupan teh hijau juga kerap tercantum dalam buku diet dan pola makan seseorang. Belakangan, khasiat teh hijau disebut setara ‘ozempic’, obat yang sebenarnya ditujukan untuk pengidap diabetes dan obesitas dalam menjaga bobot tubuh, tetapi kerap disalahgunakan banyak orang sebagai obat diet.

    Terlepas dari itu, banyak yang menyarankan untuk meminum lima cangkir teh hijau sehari demi mencapai berat badan ideal. Apa kata pakar?


    “Meskipun ada beberapa penelitian tentang teh hijau dan berat badan, bukti tentang apakah secangkir (atau beberapa cangkir) teh hijau dapat membakar berat badan masih belum jelas,” kata Dr Jyotsna Ghosh, seorang dokter pengobatan obesitas di Universitas Johns Hopkins.

    Banyak video TikTok mengklaim teh hijau meningkatkan produksi GLP-1, hormon usus yang mendorong pankreas melepaskan insulin setelah makan. Insulin itu, pada gilirannya, menurunkan gula darah. GLP-1 juga memperlambat laju makanan meninggalkan lambung, serta memengaruhi area otak yang mengatur rasa lapar.

    Ozempic dan obat-obatan sejenisnya memberikan senyawa yang meniru GLP-1, membuat orang merasa lebih cepat kenyang. Banyak orang berhenti mengalami keinginan kuat untuk makan.

    Beberapa peneliti berteori teh hijau dapat menstimulasi GLP-1, sebagian karena penelitian telah menemukan ekstrak teh hijau menurunkan gula darah pada tikus pengidap diabetes. Namun, hanya ada beberapa penelitian kecil pada manusia, dan hasilnya tidak meyakinkan.

    Salah satu dari sedikit uji klinis pada subjek tersebut, yang mengamati 92 orang dengan diabetes tipe 2, menunjukkan tidak ada perbedaan yang mencolok dalam produksi GLP-1 antara orang yang mengonsumsi ekstrak teh hijau maupun mereka yang mengonsumsi pil plasebo.

    Para ahli mengatakan, efek apa pun yang mungkin ditimbulkan teh hijau pada GLP-1 kemungkinan kecil. “Makanan atau minuman apa pun dapat sedikit meningkatkan kadar GLP-1,” kata Dr. Ghosh.

    Namun, kadar GLP-1 dalam aliran darah menurun beberapa menit setelah makan atau minum sesuatu. Itulah salah satu alasan mengapa seseorang merasa kembali lapar, dan mengapa meningkatkan hormon untuk sementara tidak menjamin penurunan berat badan.

    Sebaliknya, Ozempic dan obat-obatan sejenisnya, bertahan di dalam tubuh selama berhari-hari, dan jauh lebih kuat daripada hormon alami, yang membuatnya sangat ampuh dalam menekan nafsu makan.

    Teh Hijau Betulan Ampuh Pangkas BB?

    Banyak klaim tentang teh hijau dan penurunan berat badan menyebutkan dua komponen minuman tersebut, yakni kafein dan antioksidan.

    “Secara teori, kafein mungkin sedikit mempercepat metabolisme seseorang. Namun, kecil kemungkinan efek tersebut akan langsung menghasilkan penurunan berat badan yang substansial,” kata Dr Ghosh.

    Teh hijau juga mengandung senyawa yang disebut polifenol, antioksidan yang dapat membantu melindungi sel dari kerusakan dan mengurangi peradangan. Penelitian pada hewan dan sel manusia menunjukkan senyawa ini dapat meningkatkan metabolisme dan mengurangi penyerapan lemak dari usus. Namun, uji coba pada manusia menghasilkan hasil yang beragam.

    Ada juga beberapa penelitian kecil yang mendalami secara langsung apakah teh hijau terkait dengan penurunan berat badan. Satu makalah tinjauan, yang meneliti lebih dari selusin uji coba terkontrol acak tersebut, menemukan orang yang mengonsumsi ekstrak teh hijau sering kali kehilangan sedikit berat badan yang. Penelitian lain juga menemukan orang yang mengonsumsi teh hijau cenderung kehilangan sedikit berat badan, biasanya di bawah empat pon.

    “Orang yang beralih ke teh hijau untuk menurunkan berat badan tidak dapat mengharapkan efek yang besar, dan tentu saja tidak ada yang mendekati obat-obatan seperti Ozempic,” kata Rob van Dam, seorang profesor ilmu olahraga dan nutrisi di Milken Institute School of Public Health di George Washington University.

    Julia Zumpano, ahli diet terdaftar di Cleveland Clinic di Ohio, menambahkan bahwa berfokus pada satu makanan atau minuman mengabaikan banyak faktor lain yang berperan dalam penurunan berat badan sebetulnya tidak ideal. Faktor-faktor diet yang utama adalah pola makan seseorang yang lebih luas, kebiasaan olahraga, genetika, stres, kesehatan metabolisme, dan bahkan kualitas tidur yang didapatkan seseorang.

    “Lihatlah bagaimana seseorang merubah gaya hidup, jika penurunan berat badan adalah tujuannya,” katanya. “Tidak hanya secara khusus satu makanan, obat, suplemen, apa pun itu.”

    (naf/naf)



    Sumber : health.detik.com

  • Kopi Hitam Tanpa Gula Bisa Membakar Lemak? Ini Kata Ahli Diet

    Jakarta

    Banyak orang di seluruh dunia yang mengkonsumsi kopi. Meskipun populer untuk meningkatkan energi, ternyata kopi hitam bisa berperan dalam penurunan badan.

    Oleh sebab itu, kopi hitam tanpa gula bermanfaat untuk diet. Mengapa demikian? Berikut penjelasannya.

    Apakah Kopi Hitam Tanpa Gula Bisa Membakar Lemak?

    Ahli diet di Preg Appetit, Ashley Shaw , RD, mengungkapkan bahwa kopi tanpa gula bisa membakar lemak untuk menurunkan berat badan.


    “Kopi, jika dikonsumsi dalam jumlah sedang dan tanpa terlalu banyak pemanis tambahan, dapat membantu menurunkan berat badan dan bermanfaat bagi kesehatan Anda secara keseluruhan,” kata Ashley Shaw dikutip dari laman Business Insider.

    Kandungan kafein dalam kopi membantu dalam meningkatkan penurunan berat badan, meningkatkan metabolisme dan meningkatkan energi.

    Selain itu, kopi juga mengandung sejumlah nutrisi seperti potasium, magnesium, niasin, dan antioksidan. Kandungan-kandungan tersebut bermanfaat dalam meningkatkan kesehatan pencernaan, mendukung fungsi otot, dan meningkatkan kesehatan jantung.

    Kopi hitam tanpa gula adalah yang terbaik untuk menurunkan berat badan, karena tidak mengandung tambahan gula atau lemak yang bisa menyebabkan penambahan berat badan.

    Manfaat kopi hitam tersebut juga dibuktikan dalam studi tahun 2023 oleh Matthias Henn, dkk, yang diterbitkan The American Journal of Clinical Nutrition, yang menyebut bahwa minum kopi tanpa pemanis dikaitkan dengan sedikit penurunan berat badan, sementara penambahan gula ke kopi dikaitkan dengan penambahan berat badan.

    Hasil menunjukkan kalau minum kopi tanpa pemanis mungkin bermanfaat dalam pengelolaan berat badan. Namun, penelitian ini juga perlu direplikasi dengan penelitian di masa depan untuk mengkonfirmasi temuan tersebut.

    Dilansir Harvard of Public Health, terdapat penelitian yang mengkaji data dari tiga studi kesehatan utama: Studi Kesehatan Perawat, Studi Kesehatan Perawat II, dan Studi Tindak Lanjut Profesional Kesehatan. Hal ini memungkinkan peneliti mengakses sejumlah besar data dan partisipan.

    Para peneliti menemukan, meminum 1 cangkir kopi setiap hari (baik tanpa kafein atau biasa) dikaitkan dengan penurunan 0,12 kilogram (kg) berat badan selama 4 tahun.

    Shaw merekomendasikan untuk minum 4 cangkir kopi ons sehari atau setara dengan 400mg kafein. Ukuran tersebut dalam rangka untuk mendapatkan manfaat kopi dan mencapai penurunan berat badan.

    “Empat cangkir kopi sehari memberikan manfaat merasa lebih terjaga dan metabolisme lemak lebih baik tanpa terlalu banyak berdampak pada tidur dan kelaparan,” jelas Shaw.

    Ia menambahkan bahwa minum 1 cangkir setiap beberapa jam merupakan hal yang masuk akal, untuk merasakan efek jangka panjang di setiap interval.

    Namun jika seseorang menyukai kopi kental , minumlah lebih sedikit cangkir atau tidak lebih dari 400mg kafein per hari.

    “Kopi yang diidentifikasi sebagai ‘kuat’ punya kandungan kafein yang lebih tinggi karena konsentrasi kopi per porsi airnya lebih besar,” kata Shaw.

    Jika seseorang menyukai kopi yang manis, ada berikut beberapa alternatif pemanis rendah kalori yang bisa digunakan yakni:

    • Pemanis berbahan dasar buah, seperti erythritol atau ekstrak buah biksu.
    • Pemanis nabati, contohnya stevia dan sirup yacon.
    • Alkohol gula seperti xylitol dan maltitol.

    (khq/fds)



    Sumber : health.detik.com

  • Kopi Hitam Tanpa Gula Bisa Membakar Lemak? Ini Kata Ahli Diet

    Jakarta

    Banyak orang di seluruh dunia yang mengkonsumsi kopi. Meskipun populer untuk meningkatkan energi, ternyata kopi hitam bisa berperan dalam penurunan badan.

    Oleh sebab itu, kopi hitam tanpa gula bermanfaat untuk diet. Mengapa demikian? Berikut penjelasannya.

    Apakah Kopi Hitam Tanpa Gula Bisa Membakar Lemak?

    Ahli diet di Preg Appetit, Ashley Shaw , RD, mengungkapkan bahwa kopi tanpa gula bisa membakar lemak untuk menurunkan berat badan.


    “Kopi, jika dikonsumsi dalam jumlah sedang dan tanpa terlalu banyak pemanis tambahan, dapat membantu menurunkan berat badan dan bermanfaat bagi kesehatan Anda secara keseluruhan,” kata Ashley Shaw dikutip dari laman Business Insider.

    Kandungan kafein dalam kopi membantu dalam meningkatkan penurunan berat badan, meningkatkan metabolisme dan meningkatkan energi.

    Selain itu, kopi juga mengandung sejumlah nutrisi seperti potasium, magnesium, niasin, dan antioksidan. Kandungan-kandungan tersebut bermanfaat dalam meningkatkan kesehatan pencernaan, mendukung fungsi otot, dan meningkatkan kesehatan jantung.

    Kopi hitam tanpa gula adalah yang terbaik untuk menurunkan berat badan, karena tidak mengandung tambahan gula atau lemak yang bisa menyebabkan penambahan berat badan.

    Manfaat kopi hitam tersebut juga dibuktikan dalam studi tahun 2023 oleh Matthias Henn, dkk, yang diterbitkan The American Journal of Clinical Nutrition, yang menyebut bahwa minum kopi tanpa pemanis dikaitkan dengan sedikit penurunan berat badan, sementara penambahan gula ke kopi dikaitkan dengan penambahan berat badan.

    Hasil menunjukkan kalau minum kopi tanpa pemanis mungkin bermanfaat dalam pengelolaan berat badan. Namun, penelitian ini juga perlu direplikasi dengan penelitian di masa depan untuk mengkonfirmasi temuan tersebut.

    Dilansir Harvard of Public Health, terdapat penelitian yang mengkaji data dari tiga studi kesehatan utama: Studi Kesehatan Perawat, Studi Kesehatan Perawat II, dan Studi Tindak Lanjut Profesional Kesehatan. Hal ini memungkinkan peneliti mengakses sejumlah besar data dan partisipan.

    Para peneliti menemukan, meminum 1 cangkir kopi setiap hari (baik tanpa kafein atau biasa) dikaitkan dengan penurunan 0,12 kilogram (kg) berat badan selama 4 tahun.

    Shaw merekomendasikan untuk minum 4 cangkir kopi ons sehari atau setara dengan 400mg kafein. Ukuran tersebut dalam rangka untuk mendapatkan manfaat kopi dan mencapai penurunan berat badan.

    “Empat cangkir kopi sehari memberikan manfaat merasa lebih terjaga dan metabolisme lemak lebih baik tanpa terlalu banyak berdampak pada tidur dan kelaparan,” jelas Shaw.

    Ia menambahkan bahwa minum 1 cangkir setiap beberapa jam merupakan hal yang masuk akal, untuk merasakan efek jangka panjang di setiap interval.

    Namun jika seseorang menyukai kopi kental , minumlah lebih sedikit cangkir atau tidak lebih dari 400mg kafein per hari.

    “Kopi yang diidentifikasi sebagai ‘kuat’ punya kandungan kafein yang lebih tinggi karena konsentrasi kopi per porsi airnya lebih besar,” kata Shaw.

    Jika seseorang menyukai kopi yang manis, ada berikut beberapa alternatif pemanis rendah kalori yang bisa digunakan yakni:

    • Pemanis berbahan dasar buah, seperti erythritol atau ekstrak buah biksu.
    • Pemanis nabati, contohnya stevia dan sirup yacon.
    • Alkohol gula seperti xylitol dan maltitol.

    (khq/fds)



    Sumber : health.detik.com

  • Ini 5 Minuman yang Aman Dikonsumsi Saat Intermittent Fasting


    Jakarta

    Dalam melakukan diet intermittent fasting, biasanya seseorang hanya diperbolehkan minum air putih. Namun, sebenarnya, kamu bisa mengonsumsi 5 jenis minuman sehat lainnya.

    Puasa intermiten atau diet intermittent fasting merupakan salah metode diet yang menjanjikan. Tidak hanya membantu menurunkan badan, tetapi juga bisa meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

    Terdapat beberapa metode waktu ketika melakukan intermittent fasting, salah satunya 16/8, dimana seseorang puasa selama 16 jam dan makan selama 8 jam. Ada juga metode 5:2 yang melibatkan makan teratur selama 5 hari dan mengonsumsi kalori minimal pada dua hari yang tidak berurutan.


    Selama periode puasa tersebut, kamu sebenarnya diperbolehkan untuk minum. Namun, tidak semua minuman diperbolehkan karena minuman ini akan memengaruhi efektivitas puasa secara signifikan.

    Lantas, minuman sehat apa saja yang direkomendasikan ketika intermittent fasting? Melansir healthshits.com (14/08/2024), berikut 5 minuman yang dianjurkan.

    1. Air lemon

    Air lemonMinum air dengan lemon bisa membantu efektivitas puasa intermiten. Foto: iStock

    Air lemon merupakan minuman sederhana yang efektif diminum ketika sedang intermittent fasting.

    Kamu bisa menambahkan irisan lemon atau perasan air lemon ke dalam air. Air lemon ini dapat meningkatkan rasa dan menawarkan manfaat vitamin C, yang dapat mendukung fungsi kekebalan tubuh dan kesehatan secara keseluruhan.

    Air lemon juga dapat membantu pencernaan dan bertindak sebagai minuman diuretik ringan, yang membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi dan mengeluarkan racun.

    Dalam hal penurunan berat badan, minum air lemon dapat membantu mengurangi nafsu makan dan asupan kalori.

    Ingat, jangan gunakan gula atau pemanis tambahan agar intermittent fasting lebih efektif.

    2. Kopi hitam

    Meski Tak Diminum, Kopi tetap Bermanfaat untuk Kesehatan, Ini Sebabnya!Kamu tetap dierbolehkan minum kopi asalkan kopi hitam tanpa tambahan gula, krimer, atau pemanis lainnya. Foto: Getty Images/beyhanyazar

    Ketika menjalankan intermittent fasting kamu masih diperbolehkan untuk minum kopi. Namun, pilihlah kopi hitam yang mengandung sedikit kalori dan dapat mendukung proses intermittent fasting.

    Menurut penelitian yang diterbitkan oleh Food Science and Biotechnology, kandungan kafein dalam kopi hitam dapat merangsang sistem saraf dan mengirimkan sinyal untuk memecah lemak.

    Hal ini dapat membantu meningkatkan metabolisme dan oksidasi lemak, sehingga meningkatkan manfaat puasa. Namun, penting untuk minum kopi hitam tanpa menambahkan gula, krim, atau susu. Sebab, penambahan ini dapat membatalkan puasa dan meningkatkan asupan kalori.

    Jenis minuman lain yang aman dikonsumsi saat intermittent fasting bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Teh hijau

    Ilustrasi teh hijauMinum teh hijau juga aman untuk puasa intermiten. Foto: Getty Images/MARINA BOGACHYOVA

    Teh hijau juga aman dikonsumsi ketika sedang melakukan intermittent fasting. Minuman ini mengandung kafein dalam jumlah rendah, dan memberikan efek stimulan lebih ringan.

    Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan oleh Cochrane Database of Systematic Reviews, teh hijau kaya akan antioksidan yang dikenal sebagai katekin.

    Teh hijau khususnya kaya akan epigallocatechin gallate (EGCG), yang telah dikaitkan dengan manfaat intermittent fasting seperti peningkatan metabolisme, sensitivitas insulin, dan pembakaran lemak.

    Minum teh hijau secara teratur juga terbukti efektif dalam mengurangi peradangan dan meningkatkan kesehatan jantung.

    4. Teh herbal

    anti pikun dengan teh peppermintSelain teh hijau, teh herbal seperti teh peppermint juga efektif jika dikonsumsi ketika intermittent fasting. Foto: GettyImages/Telegrah

    Selain teh hijau, kamu juga bisa mengonsumsi teh herbal, seperti teh hibiscus, teh peppermint, teh jahe, dan lain sebagainya.

    Teh herbal secara alami bebas kalori dan dapat dikonsumsi tanpa harus membatalkan puasa. Teh-teh ini biasanya tidak mengandung kafein dan terbukti membantu menurunkan berat dana hingga menghilangkan lemak.

    Bahkan, teh herbal membantu meredakan gangguan pencernaan hingga meningkatkan relaksasi.

    5. Cuka sari apel

    Cuka sari apel (ACV) telah mendapat popularitas tinggi karena manfaat kesehatannya. Salah satunya yaitu mendukung pencernaan dan manajemen berat badan.

    Uji klinis tahun 2018 yang diterbitkan oleh Journal of functional Foods melibatkan 39 peserta untuk melakukan diet pembatasan kalori. Mereka mengonsumsi sekitar 2 sendok makan cuka sari apel setiap hari selama 12 minggu.

    Hasilnya menunjukkan mereka kehilangan lebih banyak berat badan dan lemak tubuh secara signifikan daripada peserta yang tidak mengonsumsi cuka sari apel.

    Sebelum dikonsumsi, pastikan untuk mengencerkan cuka ini terlebih dahulu dalam segelas air, lalu minum selama melakukan intermittent fasting.

    Sifat asam dari cuka apel ini juga mampu mengatur kadar gula darah hingga mengurangi nafsu makan.

    (aqr/adr)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Lily Banse