Tag: minyak goreng

  • Ternyata Ini Alasan Minyak Goreng Nggak Boleh Asal Buang



    Jakarta

    Minyak goreng adalah kebutuhan memasak bagi setiap rumah tangga untuk membuat makanan menjadi lebih lezat dan mengubah tekstur makanan menjadi matang. Karena kebutuhan ini sering dipakai, bekas minyak goreng bisa menjadi sebuah limbah.

    Masalahnya, ternyata banyak orang yang masih asal buang karena tidak tahu bahwa minyak bekas tidak bisa sembarangan dibuang.

    Bahaya Minyak Goreng yang Dibuang Sembarangan

    Dalam catatan detikJabar, ternyata ada beberapa dampak atau resiko yang mencemari lingkungan dan rumah kamu jika minyak dibuang sembarangan. Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut ini detikProperti telah merangkum beberapa bahaya jika minyak dibuang sembarangan.


    Permukaan Tanah Rusak

    Jika kamu membuang minyak ke tanah, ini bisa berbahaya bagi tekstur tanah dan membuat pori-pori tertutup karena gumpalan minyak yang menyerap dalamnya. Oleh karena itu, tekstur tanah akan berubah menjadi lebih keras dan membuat tanah sulit menyerap air.

    Saluran Pembuangan Tersumbat

    Biasanya banyak rumah tangga yang sembarangan membuang minyak bekas ke saluran pembuangan seperti saluran pada wastafel dan selokan. Nyatanya ini sangat berbahaya karena dapat membuat saluran menjadi tersumbat sehingga sulit diperbaiki.

    Memikat Serangga dan Tikus

    Minyak goreng bekas memiliki kandungan protein dan ini bisa mengundang serangga dan tikus mendekati area, apalagi minyak memiliki aroma dari makanan yang habis digoreng. Jadi pastikan untuk tidak membuang minyak goreng di pembuangan sampah, karena itu adalah tempat berkumpulnya serangga dan tikus.

    Lantas, gimana mengurus minyak goreng bekas tanpa mencemari lingkungan?

    Dikutip dari The Spruce dari catatan detikFood, berikut ini ada beberapa cara mengurus minyak goreng bekas.

    Menggunakan Kembali

    Nyatanya, minyak goreng bisa dipakai terus menerus jika digunakan untuk menggoreng saja dan tidak berubah warna. Namun, jika minyak goreng sudah berubah warna, kamu bisa memakai penyaring kopi atau kain katun tipis dengan membuat sebuah lapisan untuk menghilangkan kotoran yang ada pada minyak goreng. Tuang minyak goreng ke dalam wadah kedap udara.

    Simpan Minyak Goreng Bekas

    Warna minyak goreng yang menggelap terjadi karena dipakai berkali-kali. Simpan minyak goreng tersebut ke dalam wadah dengan cara tiriskan. Pastikan minyak goreng dalam keadaan dingin atau suhu ruangan, jika habis dipakai. Setelah itu, tutup rapat wadah agar tidak ada kebocoran. Jangan buang minyak goreng di sembarang tempat.

    Bekukan Minyak Goreng Bekas

    Ini bisa dilakukan jika kamu tidak memiliki wadah untuk membuang minyak goreng bekas. Caranya yaitu dengan memasukkan ke dalam freezer hingga membeku. Taruh minyak ke dalam cangkir lalu bekukan hingga membuat gumpalan, setelah itu ini bisa dibuang ke pembuangan sampah atau dibungkus memakai wadah yang tidak terpakai.

    Bungkus dengan Plastik

    Jika bekas minyak goreng yang kamu pakai itu sedikit, janganlah coba untuk buang langsung karena seberapa banyaknya minyak tetap tidak boleh dibuang sembarangan. Kamu bisa memasukkan ke dalam kantong plastik dalam keadaan dingin terlebih dahulu, kemudian tutup kantong plastik rapat – rapat.

    Campurkan dengan Bahan Lain

    Sebelum dibuang, kamu bisa memakai alternatif ini untuk mencampurkan minyak goreng dengan bahan yang mudah menyerap seperti kotoran kucing, pasir, atau serbuk gergaji.

    Daur Ulang Minyak Bekas

    Dari beberapa kota dan daerah, terdapat beberapa penerapan program yang berhubungan dengan sampah agar tidak mencemari lingkungan. Salah satunya adalah program daur ulang minyak bekas menjadi biodiesel.

    Biodiesel ini adalah bahan bakar pembakaran bersih untuk berbagai jenis kendaraan bermotor dan biasanya diterapkan pada truk kota atau kendaraan armada. Kamu bisa menyalurkan minyak goreng bekas ini ke botol kosong dan harus ditutup dalam keadaan rapat.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Mudah Bersihkan Noda Minyak di Lantai Dapur, Bisa Pakai Cuka


    Jakarta

    Saat memasak di dapur, terkadang minyak goreng yang digunakan bisa meletup dan cipratannya tersebar ke lantai. Hal ini tentu bikin kesal karena lantai jadi lengket dan berminyak.

    Selain mengganggu kenyamanan, lantai berminyak juga bisa membahayakan penghuni rumah. Sebab, lantai yang licin bikin mudah tergelincir dan berisiko menyebabkan luka-luka.

    Lantas, bagaimana cara membersihkan noda minyak di lantai dapur? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Cara Ampuh Bersihkan Noda Minyak di Lantai Dapur

    Ada sejumlah cara mudah untuk membersihkan noda minyak di lantai dapur. Dikutip dari situs Mr. Handyman, Minggu (8/6/2025), berikut cara ampuh bersihkan noda minyak di lantai:

    1. Cuka Putih

    Cara yang pertama adalah menggunakan cuka putih. Kamu bisa mencampur cuka putih dan air dengan perbandingan 1:1, lalu tuangkan ke dalam baskom atau botol semprot. Kocok-kocok terlebih dahulu sebelum digunakan untuk mengatasi lantai dapur yang berminyak.

    Setelah itu, gunakan sikat untuk menggosok lantai secara perlahan, terutama pada noda yang sulit hilang. Jika sudah, kamu bisa membilas lantai dapur dengan air bersih dan keringkan pakai kain pel.

    2. Sabun Cuci Piring

    Selain digunakan untuk mencuci peralatan makan, sabun cuci piring juga bisa dipakai untuk membersihkan noda minyak di lantai. Cara pakainya cukup dengan mencampur air hangat dan beberapa tetes sabun cuci piring ke dalam baskom, lalu tuang ke area yang terdapat noda minyak.

    Setelah itu, sikat secara perlahan dan bilas dengan air bersih untuk mengangkat noda minyak. Langkah terakhir, keringkan lantai dapur dengan kain pel.

    3. Pasta Soda Kue

    Pasta soda kue bisa jadi opsi alternatif untuk membersihkan noda minyak di lantai. Caranya dengan mencampurkan soda kue dengan sedikit air agar membentuk pasta. Lalu, oleskan pasta soda kue pada lantai berminyak dan biarkan selama 10-15 menit.

    Jika sudah, gosok permukaan lantai dengan sikat atau spons secara perlahan. Kemudian bilas dengan air bersih dan keringkan lantai.

    4. Larutan Jus Lemon

    Selain menyegarkan tubuh, jus lemon ternyata juga bisa digunakan untuk membasmi noda minyak membandel di lantai. Cara pakainya, peras jus lemon segar dan campur dengan air hangat ke dalam botol semprot, lalu kocok hingga merata.

    Kemudian, semprot cairan tersebut ke lantai yang penuh noda minyak. Diamkan sekitar lima menit agar noda dapat terangkat. Langkah terakhir, siram lantai dengan air dan keringkan pakai kain pel.

    Demikian empat cara ampuh bersihkan noda minyak di lantai dapur. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Benda yang Sebaiknya Tidak Ditaruh di Atas Kulkas, Bisa Berbahaya!



    Jakarta

    Atas kulkas sering kali jadi ‘meja darurat’ di rumah. Mulai dari botol minyak, roti, hingga peralatan dapur kecil semuanya kerap numpuk di atas permukaan kulkas. Bahkan, ada yang sengaja melapisinya dengan taplak lengkap dengan kantong-kantong untuk menyimpan berbagai barang.

    Padahal, nggak semua benda aman ditaruh di atas kulkas, lho! Alih-alih praktis, kebiasaan ini justru bisa bikin kulkas cepat rusak, barang jadi cepat basi, bahkan bisa membahayakan keselamatan.

    Melansir dari Southern Living, berikut daftar benda yang sebaiknya tidak diletakkan di atas kulkas:


    1. Minyak Goreng

    Menurut Petya Holevich, supervisor pembersihan rumah dari Fantastic Service, minyak sangat sensitif terhadap panas dan cahaya. Suhu hangat dari atas kulkas bisa mengubah rasa dan kualitas minyak, bahkan bisa mempercepat tengik.

    2. Roti

    Roti memang sering jadi andalan sarapan, tapi kalau diletakkan di atas kulkas, teksturnya bisa cepat berubah. Panas dari kulkas bisa menimbulkan embun dalam kemasan, yang akhirnya mempercepat pertumbuhan jamur.

    3. Keripik

    Camilan favorit satu ini juga sebaiknya disimpan jauh dari kulkas. Suhu hangat membuat teksturnya cepat melempem dan minyak di dalamnya bisa rusak, bikin rasa keripik jadi hambar.

    4. Minuman Beralkohol

    Bryan Griffin, pendiri Patriot Maids Cleaning Services, mengungkap bahwa suhu panas dari kulkas dapat merusak cita rasa minuman beralkohol dan mengurangi daya simpan botolnya.

    5. Benda Pembersih

    Menurut Kathy Cohoon, manajer operasional Two Maids, bahan pembersih sebaiknya disimpan di tempat sejuk dan berventilasi. Menaruhnya di atas kulkas bisa jadi kombinasi berbahaya karena panas bisa memicu reaksi kimia.

    6. Benda Berat

    Permukaan atas kulkas umumnya terbuat dari bahan logam atau plastik tipis. Menaruh benda berat seperti rice cooker, galon, atau tumpukan buku bisa menekan struktur kulkas dan berpotensi penyok. Selain itu, benda berat bisa jatuh dan membahayakan orang di sekitarnya.

    7. Microwave dan Pemanggang Roti

    Dua alat ini menghasilkan panas dan butuh ventilasi khusus. Menaruhnya di atas kulkas bisa mengganggu sirkulasi panas keduanya-risikonya? Bisa merusak dua perangkat sekaligus.

    8. Wadah Plastik Kosong

    Kelihatannya aman, tapi wadah plastik bisa berubah bentuk atau bahkan retak kalau terus-menerus terpapar suhu hangat dari kulkas. Apalagi jika wadah tersebut terbuat dari bahan murah.

    9. Benda Mudah Terbakar

    Lilin, korek api, atau bahan kimia sebaiknya dijauhkan dari permukaan kulkas. Panas dari mesin kulkas bisa memicu kebakaran jika benda-benda ini tidak sengaja terpancing nyala.

    10. Obat-Obatan

    Obat memerlukan suhu penyimpanan yang stabil. Menaruhnya di atas kulkas bisa membuat efektivitasnya menurun karena panas yang dihasilkan dari mesin kulkas merambat ke atas.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Buang Minyak ke Wastafel! Pipa Rumah Bisa Mampet dan Bau Satu Rumah



    Jakarta

    Wastafel dapur kerap kali menjadi tempat sampah darurat untuk sisa makanan. Kebiasaan itu sebenarnya tidak bagus untuk kesehatan saluran pipa pembuangan dan dapat memicu berbagai masalah. Salah satu kesalahan paling umum adalah menuangkan minyak ataupun lemak bekas masak ke saluran air.

    Dilansir dari The Spruce, Senin (24/11/2025), ahli plumbing menyepakati bahwa minyak goreng dan lemak sisa makanan adalah musuh utama saluran pembuangan. Saat masih panas, minyak memang tampak cair dan mudah dialirkan dengan aman. Namun setelah mendingin, bentuknya dapat berubah menjadi padat dan menyerupai gel yang lengket.

    Patrick Fee, co-owner Mr. Drain Plumbing, menjelaskan bahwa minyak yang masuk ke pipa akan mengendap di bagian bawah. Selanjutnya minyak akan mengeras, berubah padat, dan menyebarkan bau tak sedap.


    “Minyak itu mendingin, lalu meninggalkan jejak lengket,” ujar Patrick Fee, dikutip melalui the Spruce, Senin (17/11/2025).
    Dalam jangka panjang, endapan minyak akan membentuk sumbatan besar yang tidak hanya mempengaruhi wastafel. Masalah ini juga dapat mengganggu dishwasher (saluran pipa bawah wastafel) serta plumbing kamar mandi.

    Jika ingin menjaga saluran air tetap sehat, lakukan cara pembuangan minyak yang tepat. Dinginkan minyak dan simpan dalam plastik yang diikat erat, lalu buang ke tempat sampah. Pastikan sisa minyak di wajan juga dilap dengan tisu sebelum dicuci.

    Jika tanpa sengaja menuangkan minyak bekas ke wastafel dan saluran pembuangan, jangan panik. Ada cara sederhana untuk mencegah minyak berubah menjadi padat dan menyumbat pipa.

    • Alirkan kran air di wastafel atau saluran pembuangan selama 10-15 detik, lalu siram kembali saluran pembuangan menggunakan air panas.
    • Tambahkan sabun pencuci piring ke dalam drain.
    • Bilas kembali dengan air panas untuk membantu minyak tetap cair.
    • Jika aliran mulai melambat atau muncul tanda sumbatan, segera hubungi teknisi plumbing profesional.

    Patrick Fee mengingatkan bahwa bagian bawah tanah jauh lebih dingin. Karena itulah minyak akan cepat mengeras jika tidak dibantu dengan siraman air panas.

    Selain membuat saluran tersumbat, minyak bekas yang dibuang ke wastafel juga dapat menimbulkan bau tidak sedap karena sisa makanan yang menempel pada minyak akan membusuk di dalam pipa. Bau ini kemudian dapat menyebar dan keluar dari berbagai saluran pembuangan di rumah.

    Minyak bisa menempel di dinding pipa dan tidak mudah larut. Lapisan minyak ini akan menangkap sisa makanan kecil yang ikut terbawa air, lalu menumpuk dan membusuk di dalam pipa. Proses pembusukan inilah yang memicu bau tidak sedap naik kembali ke wastafel. Minyak yang mengeras dapat memperlambat aliran air, sehingga kotoran semakin mudah tersangkut dan mengendap. Semakin banyak endapan, semakin kuat bau yang muncul dari saluran pembuangan.

    Selain minyak, terdapat juga beberapa bahan dapur yang tidak boleh dibuang ke wastafel. Beberapa bahan ini berpotensi membuat pipa tersumbat jika dibuang ke saluran air.

    Nasi

    Nasi akan mengembang saat terkena air dan dapat menyebabkan sumbatan dalam hitungan jam. Kondisi ini membuat saluran cepat penuh dan aliran air terganggu.

    Ampas Kopi

    Ampas kopi bersifat seperti pasir yang mengendap di dasar pipa. Endapan ini akan menumpuk dari waktu ke waktu dan memicu sumbatan.

    Sisa Mie

    Sisa mie rentan terlilit pada bilah garbage disposal (alat penghancur sisa makanan di bawah wastafel dapur). Jika terus menumpuk, bilah bisa macet dan saluran ikut tersumbat.

    Kulit Buah

    Kulit buah seperti apel atau jeruk mudah menempel pada dinding pipa. Penumpukan kulit buah dapat menghambat aliran air dan menyebabkan saluran mampet.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Hal Sederhana Ini Bisa Bikin Gorengan Lebih Sehat


    Jakarta

    Banyak orang takut makan gorengan karena kandungan kalori dari minyaknya. Namun, gorengan bisa dibuat lebih sehat dengan 5 hal ini.

    Gorengan selalu menjadi hidangan favorit, karena rasanya gurih ezat. Untuk menghasilkan tekstur yang sangat renyah, biasanya diolah dalam minyak yang sangat panas.

    Sayangnya, gorengan tak dianjurkan untuk dikonsumsi dalam jumlah yang besar. Hal ini karena gorengan mengandung minyak tinggi yang merupakan sumber lemak trans.


    Mengutip World Health Organization (WHO), lemak trans sangat membahayakan tubuh, karena dapat menyumbat pembuluh darag arteri yang bsa memicu serangan jantung dan kematian. Kelebihan lemak trans juga dapat mengakibatkan obesitas.

    Dilansir dari Times of India (26/3), gorengan dapat diracik menjadi lebih sehat. Beberapa tips berikut penting diperhatikan agar gorengan tidak menyebabkan efek buruk bagi kesehatan.

    Berikut tips membuat gorengan menjadi lebih sehat:

    1. Gunakan Wajan yang Pas

    Penggunaan wajan yang tepat ternyata dapat membuat gorengan jauh lebih sehat. Setidaknya, setiap rumah tangga harus memiliki 3 jenis wajan, yaitu berukuran kecil, sedang, dan besar.

    Ketiga jenis wajan itu dapat mengukur seberapa banyak minyak yang digunakan. Misalnya, jika hanya menggoreng makanan dalam jumlah kecil, sebaiknya jangan menggunakan wajan yang besar.

    Penggunaan wajan yang besar berpotensi menggunakan banyak minyak goreng. Tentunya hal tersebut dapat menyebabkan gorengan menyerap minyak lebih banyak.

    2. Jumlah Minyak yang Tepat

    tips mengonsumsi gorengan yang lebih sehattips mengonsumsi gorengan yang lebih sehat Foto: Getty Images/iStockphoto

    Gorengan memang menggunakan minyak dalam jumlah anyak untuk menggoreng agar tekstur yang dihasilkan garing renyah. Minyak tersebut harus merendam semua permukaan gorengan. Penggunaan minyak yang banyak ini juga harus disesuaikan dengan jumlah gorengannya.

    Ketika menggoreng juga perhatikan masing-masing sisi permukaannya. Jika satu sisi telah kecokelatan, langsung balik gorengan tersebut agar tidak menyerap minyak berlebih.

    Tips berikutnya bisa cek di sini…

    3. Perhatikan Konsumsinya

    Konsumsi gorengan juga ada batasannya meski rasanya sangat lezat. Ketika sudah merasa cukup, hentikan konsumsinya.

    Jika mengonsumsi dalam jumlah yang banyak dan terlalu sering, hal tersebut juga tak baik bagi kesehatan. Oleh karena itu, selalu ingat untuk makan sesuai yang dibutuhkan tubuh.

    4. Pilih Minyak Goreng yang Tepat

    tips mengonsumsi gorengan yang lebih sehattips mengonsumsi gorengan yang lebih sehat Foto: Getty Images/iStockphoto

    Minyak goreng banyak jenisnya dan biasanya terbuat dari tumbuhan. Di Indonesia, minyak goreng dari kelapa sawit yang umum digunakan.

    Pilihan lainnya ada yang menggoreng dengan minyak kelapa. Minyak kelapa dianggap lebih menyehatkan untuk tubuh, selain itu rasa dan aroma masakan juga terasa lebih nikmat.

    Untuk minyak kelapa juga bisa dibuat sendiri di rumah dan kualitasnya lebih bersih. Minyak kelapa dianggap lebih sehat, karena mengandung asam lemak baik yaitu asam laurat dan medium-chain triglycerides (MCT).

    5. Jangan Gunakan Minyak Berkali-kali

    Minyak yang telah digunakan berulang kali disebut sebagai minyak jelantah. Sebaiknya, jangan gunakan lagi minyak jelantah yang warnanya sudah cokelat pekat atau kehitaman.

    Idealnya minyak goreng hanya bisa digunakan sebanyak 2 kali untuk menggoreng. Penggunaan minyak goreng berulang kali juga dapat mengubah rasa dan kualitas makanan. Bahkan, efek buruk bagi kesehatan.

    (yms/odi)

    Sumber : food.detik.com

    Alhamdulillah Makanan Minuman Sehat Di JumatBerkah.Com اللهم صل على محمد
    Source : unsplash.com / Anna Pelzer

  • Ini Jenis Minyak Goreng yang Aman Dikonsumsi Penderita Asam Lambung


    Jakarta

    Penderita asam lambung harus menjaga pola makan agar penyakitnya tidak kambuh. Salah satunya dengan memilih jenis minyak goreng yang tepat untuk mengolah makanan.

    Penyakit asam lambung banyak diderita orang Indonesia. Gejala umumnya berupa rasa nyeri yang bikin sangat tidak nyaman. Lalu muncul rasa perih pada ulu hati dan tidak nyaman di bagian perut.

    Melansir Siloam Hospital, salah satu penyebab kambuhnya asam lambung adalah makanan, diantaranya makanan dengan lemak tinggi.


    Minyak atau gorengan merupakan pantangan penderita asam lambung sebab merangsang kolesistokinin atau hormon yang menjadi pemicu melemahnya esofagus bagian bawah.

    Hal ini kemudian menyebabkan asam lambung lebih mudah naik dan menimbulkan sensasi panas di ulu hati.

    Selain itu, minyak yang tinggi lemak membutuhkan waktu yang lebih lama untuk dicerna oleh tubuh sehingga terjadi pengosongan lambung dan membuat produksi asam lambung meningkat.

    Pada dasarnya penderita asam lambung tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan yang berminyak demi mengurangi gejala.

    Dilansir dari berbagai sumber, minyak terdiri dari dua jenis, yaitu minyak hewan seperti dari kulit ayam, daging, dan lain-lain. Minyak ini sangat tidak dianjurkan bagi penderita asam lambung.

    Minyak gorengMinyak goreng yang paling amana dalah minyak zaitun. Foto: Getty Images/rezkrr

    Minyak hewan mengandung kolesterol yang tinggi, sehingga selain berpengaruh terhadap asam lambung, minyak hewan juga bisa meningkatkan risiko darah tinggi, jantung, dan stroke.

    Minyak dari tumbuhan tentu lebih baik untuk penderita asam lambung daripada minyak yang berasal dari hewan.

    Minyak tersebut salah satunya adalah minyak zaitun yang diketahui memiliki suatu kandungan yang disebut senyawa phenolic yang cukup tinggi.

    Senyawa phenolic ini diketahui memiliki efek antibakteri yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri helicobacter pylori yang menyebabkan terjadinya luka di lambung.

    Meskipun aman, Anda harus berhati-hati dalam memilih jenis minyak zaitun yang digunakan.

    Menurut Palmura Surgical, minyak zaitun memiliki tingkat keasaman yang berbeda. Salah satu yang aman bagi penderita asam lambung adalah minyak zaitun extra virgin (extra virgin olive oil).

    Minyak jenis ini memiliki tingkat keasaman kurang dari 1,5 persen, menjadikannya pilihan minyak zaitun terbaik bagi penderita asam lambung.

    Melansir berbagai sumber, kandungan lemak sehat dalam minyak zaitun juga bisa membantu mengurangi produksi asam lambung yang berlebihan, sehingga mengurangi risiko terjadinya refluks asam.

    Minyak Zaitun Bisa Kadaluarsa, Perhatian 5 Cara Memakai dan Menyimanminyak zaitun juga bisa membantu mengurangi produksi asam lambung yang berlebihan. Foto: Getty Images/iStockphoto/dulezidar

    Minyak zaitun ekstra virgin dapat digunakan untuk menggoreng sayuran, daging, atau seafood sebagai alternatif yang lebih sehat daripada minyak goreng biasa.

    Meskipun minyak zaitun tergolong sebagai minyak goreng yang aman untuk asam lambung, tapi tidak ada salahnya untuk berkonsultasi ke dokter sebelum menggunakannya.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul Jangan Asal, Ini Minyak Goreng yang Aman untuk Penderita Asam Lambung

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini 5 Jenis Minyak Goreng yang Kurang Bagus untuk Kesehatan


    Jakarta

    Minyak goreng terdiri dari beberapa jenis. Namun tak semuanya bagus dipakai terlalu sering. Beberapa jenis minyak goreng terkenal kurang menyehatkan jika sering dipakai.

    Minyak umumnya digunakan sehari-hari untuk keperluan menggoreng atau menumis. Minyak sendiri dikenal kaya akan lemak jenuh.

    Namun asupan lemak jenuh berlebih bisa memicu obesitas dan sederet penyakit kronis. Karenanya konsumsi minyak goreng harus dibatasi, terutama 5 jenis berikut:


    1. Minyak sawit

    Hampir semua orang menggunakan jenis minyak ini. Selain harganya yang murah, minyak sawit juga bisa membuat masakan yang digoreng lebih renyah dengan warna keemasan yang menggoda.

    Sayangnya, jenis minyak ini ada di urutan pertama sebagai minyak yang tidak baik untuk kesehatan. Kandungan minyak jenuh dalam minyak sawit cukup tinggi.

    2. Minyak jagung

    Minyak Jagung. (Freepik)Foto: Minyak Jagung. (Freepik)

    Minyak jagung adalah jenis minyak nabati yang juga sering jadi pilihan karena dianggap lebih sehat.

    Padahal, minyak jenis ini mengandung asam lemak omega-6 yang tinggi. Asam lemak omega-6 berlebih bisa memicu peradangan kronis dan berbagai penyakit lainnya.

    3. Minyak kelapa

    Tak sedikit orang yang pindah dari minyak sawit ke minyak kelapa dengan alasan lebih sehat.

    Namun, faktanya minyak kelapa tak selalu lebih sehat dari minyak sawit. Bahkan, kedua jenis minyak ini cenderung sama saja.

    Kandungan lemak jenuh pada minyak kelapa juga tergolong tinggi. Minyak ini juga bisa meningkatkan kadar kolesterol buruk di dalam darah.

    4. Minyak canola

    minyak canola kurangi lemak perutFoto: detikfood

    Minyak ini berasal dari tanaman hasil rekayasa genetika. Kandungan bahan kimia yang dikenal dengan nama heksana di minyak ini juga cukup tinggi, bersamaan dengan lemak jenuh.

    5. Minyak bunga matahari

    Minyak yang berasal dari biji bunga matahari juga sering dianggap minyak sehat. Padahal, kandungan asam lemak tak jenuh ganda di minyak ini tinggi.

    Minyak biji bunga matahari bahkan disebut-sebut jadi pilihan paling salah untuk menggoreng.

    Minyak ini juga memiliki tingkat senyawa beracun yang tinggi setelah digoreng jika dibandingkan dengan minyak lainnya.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Sering Dipakai Masak, 5 Jenis Minyak Ini Ternyata Tak Bagus buat Tubuh

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Minyak Goreng Cegah Diabetes? Eits, Lihat Dulu Kata Peneliti


    Jakarta

    Minyak goreng sering dianggap sebagai ancaman bagi kesehatan. Namun ada penemuan yang menyebut penggunaan minyak goreng dapat cegah diabetes. Begini penjelasannya.

    Minyak goreng sering dianggap berbahaya jika dikonsumsi secara berlebihan untuk tubuh. Efek samping yang ditimbulkan dari konsumsi minyak goreng kerap mengkhawatirkan banyak orang.

    Sampai-sampai banyak orang yang mengganti penggunaan minyak goreng dengan bahan alternatif lainnya. Namun ada temuan terbaru dari para peneliti terkait efek konsumsi minyak goreng berbahan biji-bijian.


    Melansir New York Post (25/6) dalam pertemuan tahunan American Society for Nutrition menemukan bukti terbaru pada kandungan minyak goreng nabati tersebut.

    Big plastic bottle of olive oil in the hand of the buyer at the grocery storeKonsumsi minyak goreng ternyata memiliki efek yang tidak sepenuhnya buruk. Foto: Getty Images/iStockphoto/sergeyryzhov

    Kandungan biji-bijian disebut menjadi sumber asupan asam linoleat. Kandungan tersebut berkhasiat membantu menjaga kesehatan jantung dan diabetes tipe 2.

    Penemuan asam linoleat ini menjadi angin segar di tengah kepercayaan bahwa minyak goreng buruk untuk tubuh. Asam linoleat sudah sejak lama ditemukan pada minyak berbahan biji-bijian seperti minyak bunga matahari, canola, dan minyak wijen.

    “Ada peningkatan perhatian pada minyak dari biji-bijian, dengan beberapa klaim yang menyebut dapat meningkatkan inflamasi dan risiko meningkatkan kardiometabolik,” kata Kevin C. Maki, profesor dari Indiana University in Bloomington’s School of Public Health.

    Begitupula pada beberapa merek minyak goreng yang juga mengandung sayuran atau biji-bijian tambahan seperti kedelai, jagung, serta lainnya. Penelitian ini merujuk pada kandungan asam linoleat dalam darah partisipan.

    “Penelitian kami berdasar pada 1.900 orang, ditemukan kandungan asam linoleat yang tinggi pada plasma darah berkaitan dengan penurunan biomarker pada risiko kardiometabolik termasuk kaitannya dengan inflamasi,” lanjut Maki.

    minyak gorengMinyak goreng yang terbuat dari biji-bijian mengandung asam linoleat yang dapat mencegah penyakit jantung dan diabetes tipe 2. Foto: iStock

    “Meskipun penelitian lain telah menilai hubungan antara asam linoleat dan faktor risiko kardiometabolik, penelitian kami menggunakan biomarker objektif, bukan catatan diet atau kuesioner frekuensi makanan untuk menilai asupan asam linoleat,” kata Maki.

    Ia menambahkan, “Kami juga mengukur berbagai penanda peradangan dan indikator metabolisme glukosa.”

    Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang yang memiliki kadar asam linoleat lebih tinggi dalam darah, cenderung memiliki profil risiko keseluruhan yang lebih sehat untuk penyakit jantung dan diabetes.

    Namun kelompok peneliti dalam penelitian ini mengatakan butuh pengamatan lebih lanjut untuk melihat efek samping dan khasiat asam linoleat yang lebih kompleks. Dapat dikatakan temuan ini masih berupa lapisan luar yang butuh banyak pembuktikan lain untuk mendukung temuan.

    Sementara itu, para ahli semakin banyak yang mengatakan bahwa minyak goreng dari biji-bijian tidak seburuk yang mungkin dipikirkan sebagian orang. “Minyak bijian secara objektif cukup sehat, karena biasanya rendah lemak jenuh,” kata Kerry Beeson, seorang terapis nutrisi di Prep Kitchen.

    Hanya saja, ia tetap menyarankan konsumsi makanan sehat secara umum. Hindari mengonsumsi banyak makanan olahan dan jangan terlalu bergantung pada minyak biji-bijian dalam memasak.

    Kamu bisa mencoba minyak kelapa dan minyak zaitun yang tak kalah menyehatkan. Lalu perbanyak konsumsi sumber asam lemak omega 3 dari makanan langsung, seperti ikan dan kacang-kacangan.

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com