Tag: mochamad thohir

  • Boy Thohir Harap Ada Beasiswa LPDP Padanan ke USC



    Jakarta

    Ketua Yayasan Mochamad Thohir, Garibaldi (Boy) Thohir mengumumkan beasiswa S2 Administrasi Bisnis di University of Southern California (USC) sedang buka pendaftaran dalam program TAMBA & SAMBA Scholarship hingga 31 Agustus 2024. Boy berharap ke depannya beasiswa ini bisa menjadi program padanan (matching) beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

    Boy Thohir menjelaskan, sejak 2023, keluarga Thohir dan keluarga Soerjadjaja mengucurkan dana beasiswa masing-masing senilai USD 1 juta (Rp 16 miliar) untuk 5 tahun, dengan total USD 2 juta untuk 5 tahun. Dana ini disalurkan melalui beasiswa Thohir & Alumni USC Indonesia (AUSCI) MBA (TAMBA) Scholarship serta Soerjadjaja AUSCI MBA (SAMBA) Scholarship.

    Ia menambahkan, para awardee TAMBA & SAMBA Scholarship diharapkan menjadi calon pemimpin Indonesia berwawasan internasional yang berkontribusi untuk kemajuan Indonesia. Namun karena keterbatasan dana, masing-masing jenis beasiswa tersebut hanya dapat membiayai 1 mahasiswa per tahun.


    “Kita komit untuk 5 tahun ke depan. Unfortunately karena mahal banget, kita cuma sanggup setahun 1 (mahasiswa); TAMBA 1, SAMBA 1. Jadi setiap tahun kita kirim 2 (mahasiswa). Selama 5 tahun, kita berharap 10 orang (mahasiswa),” ucap Boy di kantor Adaro Energy, Menara Karya, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Rabu (7/8/2024).

    Di sisi lain, ia mengatakan, pihak USC saat ini membuka peluang lebih banyak pelajar asal RI untuk kuliah di kampus swasta elite tersebut. Untuk itu, ia berharap dapat bekerja sama dengan LPDP untuk menyediakan beasiswa LPDP matching program.

    “Saya pengen–saya sebetulnya udah minta waktu ke LPDP (untuk bicara), karena kalau bisa saya berharap dari LPDP kan dana kelolaannya banyak, jadi saya berpikir kalau bisa ya apa nanti ada yang dari LPDP mungkin itu yang saya bilang matching program. Kalau misalnya kita (TAMBA & SAMBA Scholarship) kirim 2 (mahasiswa), LPDP ngirim 2 (mahasiswa),” ucap Boy.

    “Nanti kita yang bantu pengurusan (pendaftaran) di USC-nya karena USC tuh susah banget gitu loh. Jangankan yang beasiswa, kita-kita aja yang mau sekolah mau masuk, mau bayar, itu nggak gampang masuknya. Kayak ke UI, ke ITB, deh orang mau masuk, mau bayar aja kan nggak bisa gitu karena sekolahnya memang top banget,” sambungnya.

    Boy mengaku saat ini belum jadi bertemu dengan pihak LPDP. Ia berharap ada pembicaraan lanjut dengan untuk mengadakan beasiswa LPDP matching program MBA di USC.

    “Udah bicara, kemarin itu sebenernya udah mau ketemu. Tapi terus (belum jadi). Mungkin nanti minggu depan saya temuin. Tapi sebetulnya dari LPDP sendiri juga banyak yang mengirim beasiswa ke Amerika kan. Tapi belum, yang MBA ini belum nih,” ucapnya.

    “Insya Allah mungkin kalau nanti mereka bisa match gitu, paling nggak kita kirim 2 (mahasiswa), nanti LPDP kirim 2 (mahasiswa). Jadi kan bisa 4 (mahasiswa). Kalau 4 (mahasiswa), (dalam) 5 tahun kan 20 orang gitu. Saya berharap 20 orang itu yang creme de la creme dari Indonesia sehingga nanti waktu mereka kembali ke Indonesia bisa ikut bersama-sama kita membangun bangsa,” sambung Boy.

    Boy berharap beasiswa TAMBA & SAMBA Scholarship dan padanannya dalam beasiswa LPDP nanti mendukung generasi muda dan calon pemimpin Indonesia memiliki wawasan global sehingga bisa bersaing dengan pemuda dan pemimpin terdidik di negara tetangga.

    “Kita sebagai negara kan mau tidak mau juga competing with other countries. Terutama kita harus akuin lah bahwa salah satu yang cukup advance itu kan negara tetangga kita Singapura, udah kecil, tapi kita lihat dari susunan kabinetnya juga semua pasti itu kalau nggak dia (lulusan) Oxford, dia semua segala macam background education-nya hebat-hebat,” ucapnya.

    “Nah kita sebagai negara kan mau nggak mau harus compete sama mereka gitu. Nah jadi kita berharap tentunya ke depan ini nanti mereka-mereka yang sudah lulus (seperti itu). Bukan gimana-gimana, teman-teman bisa Google, memang kalau education sampai hari ini seluruh dunia mengakui bahwa Amerika itu leading, universitas-universitasnya itu memang hebat-hebat,” imbuhnya.

    Awardee Juga Wajib Kembali ke Indonesia

    Boy mengatakan para awardee TAMBA & SAMBA Scholarship juga menerima dukungan uang kuliah penuh, tunjangan hidup, dan ongkos PP Indonesia-AS. Setelah 1 tahun studi, awardee juga wajib kembali dan berkontribusi di Indonesia selama minimal 5 tahun seperti penerima beasiswa LPDP, jika tidak ingin kena sanksi.

    “Ada syarat harus balik. Kenapa? Karena tujuan utama kita semua atau tujuan utama saya dan Pak Edwin (Soerjadjaja), saya pengennya mereka balik, mereka bisa membangun bangsa ini gitu sama-sama. Jadi memang ada perjanjian antara kita dengan penerima beasiswa, ada perjanjian yang mengikat,” ucapnya.

    “Kalau nggak salah nanti ya mungkin ada dendanya atau segala macam, tapi intinya kita dan saya yakin mereka juga komit, karena mereka kan bukan, sorry to say, undergraduate gitu kan; yang ke sana (kuliah di luar negeri) terus nggak mau balik lagi. Ya mustinya enggak lah,” sambungnya.

    Peluang Berkontribusi di Indonesia

    Boy mengakui sejumlah kualifikasi awardee beasiswa terkadang tidak cocok dengan perusahaan di Indonesia. Namun, ia mendapati kenyataannya berbeda dengan awardee beasiswa MBA ini. Sebab, di samping sudah punya pengalaman dan posisi relatif penting di instansi dan bisnis, pelamar beasiswa TAMBA & SAMBA Scholarship jadi memiliki nilai tambah yang cocok sekembalinya ke Tanah Air.

    “Ini beda. Kenapa? Karena yang dikirim, contoh, batch pertama itu ada tiga orang (awardee). Dua dari Bank Mandiri, satu dari Ditjen (Direktorat Jenderal) Pajak. Secara logika, pasti Bank Mandiri akan me-retain mereka karena kalau sudah 6 tahun kerja kan mungkin levelnya juga udah lumayan, bukan di bawah banget. Begitu dapat titel lebih tinggi, Master, plus pengalaman di LA selama setahun, dengan semua pola pikir yang berubah, menurut saya sudah hampir pasti Bank Mandiri dan Dirjen Pajak akan me-retain mereka,” ucapnya.

    “Yang Bang Mandiri saya bicara dengan Pak DJ gitu, Pak Dirutnya Bank Mandiri, Pak Darmawan Junedi, mereka appreciate sekali gitu, ‘Pak Boy terima kasih gini-gini nanti kalau mereka udah balik, jangan diambil ya, Pak, Bu.’ Karena menurut saya, nggak mungkin lah mereka mau melepaskan,” imbuhnya.

    Ia berharap, awardee beasiswa ini juga dapat berkontribusi sebagai bagian pemerintahan setelah menempuh pendidikan tinggi di luar negeri.

    “Dan saya bersyukur salah satu yang kita kirim kemarin dari Ditjen Pajak. Saya pengen nanti dari government, misanya dari selain Bank Mandiri, karena saya melihat, kenapa nggak sih nanti mungkin ada lulusan dari IBEAR yang nanti bisa balik menjadi atau berperan di regulator, di OJK (Otoritas Jasa Keuangan), atau di Ditjen Pajak, atau di Kementerian Keuangan. Saya berharap bahwa future leaders ini, yang membedakannya itu, pengalaman di sana (USC) yang kita nggak dapet,” ucapnya.

    Sementara itu, Boy juga menyatakan alumni beasiswa TAMBA & SAMBA Scholarship yang tidak dapat kembali ke instansinya setelah lulus akan diterima berkarier di jejaring Alumni USC Indonesia (AUSCI).

    “Bila Bank Mandiri ataupun institusi-institusi lain yang berhasil mengirimkan karyawannya nggak bersedia, kita di network-nya AUSCI itu akan sangat welcome. Karena kalau istilah saya tuh, ini barang jadi nih, bukan yang masih nggak jelas gitu, kalau ini pasti akan dibutuhkan,” ucapnya.

    “Dan banyak sekali itu (alumni yang mau menerima). Nanti bisa dilihat list-nya. Mereka-mereka yang lulus dari IBEAR (MBA USC) itu semua udah jadi orang di seluruh dunia gitu,” sambung Boy.

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Boy Thohir Undang Profesional hingga CEO Startup Daftar Beasiswa MBA di AS



    Jakarta

    Pendaftaran beasiswa S2 Master of Business Administration (MBA) satu tahun tengah dibuka Yayasan Mochamad Thohir dan William & Lily Foundation dalam program TAMBA & SAMBA Scholarship. Penerima beasiswa akan menempuh studi pada program International Business Educational and Research (IBEAR) MBA di University of Southern California (USC) Marshal School of Business, Los Angeles (LA), Amerika Serikat (AS).

    Ketua Yayasan Mochamad Thohir, Garibaldi Thohir, mengatakan pemberian beasiswa Thohir & Alumni USC Indonesia (AUSCI) MBA (TAMBA) Scholarship serta Soerjadjaja AUSCI MBA (SAMBA) Scholarship bertujuan untuk menghasilkan calon pemimpin Indonesia berwawasan internasional dan dapat berkontribusi kembali untuk kemajuan negara.

    Pria yang akrab disapa Boy Thohir tersebut mengundang para profesional hingga CEO startup lintas disiplin yang telah berpengalaman 6 tahun di bidangnya untuk mendaftar beasiswa MBA di Amerika ini.


    “Saya sangat optimis bahwa Indonesia bisa jadi negara maju, tentunya harus didukung dengan mereka-mereka yang mempunyai pengalaman internasional, mereka-mereka yang punya karakter bagus, mereka-mereka yang punya kemampuan baik. Dan kita nanti berkolaborasi untuk bagaimana bisa membangun atau memberikan kontribusi balik ke Indonesia,” ucap Boy di kantor Adaro Energy, Menara Karya, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, Rabu (7/8/2024).

    Beasiswa S2 TAMBA & SAMBA di USC Marshall

    Boy Thohir mengatakan TAMBA & SAMBA Scholarship masing-masing akan mengucurkan dana senilai USD 1 juta (Rp 16 miliar) untuk 5 tahun, dengan total USD 2 Juta untuk 5 tahun. Setiap tahun, TAMBA Scholarship akan memilih 1 orang penerima beasiswa (awardee) dan SAMBA Scholarship juga akan memilih 1 awardee. Jadi total, akan terpilih 2 orang awardee setiap tahun sejak tahun 2023.

    Komponen beasiswa penuh (fully funded) ini meliputi uang kuliah, tunjangan hidup, dan ongkos tiket pesawat pulang pergi (PP) dengan anggaran USD 200.000 (Rp 3,2 miliar) per orang per tahun.

    “Kita komit untuk 5 tahun ke depan. Unfortunately karena mahal banget, kita cuma sanggup setahun satu. Jadi dari TAMBA satu (awardee), dari SAMBA satu (awardee). Jadi setiap tahun kita kirim dua (awardee),” tutur Boy.

    Dana beasiswa SAMBA-TAMBA ini, lanjut Boy, adalah dana dari masing-masing keluarga Thohir dan Soerjadjaja.

    “Dananya sendiri dari dari kami. Dari masing-masing keluarga, dari keluarga Thohir dan dari keluarga Pak Edwin (Soerjadjaja) di luar dana CSR (Corporate Social Responsibility) perusahaan. Jadi ini purely memang yayasan keluarga kami yang menyiapkan untuk program beasiswa ini,” tuturnya.

    Boy berharap, para pendaftar ini adalah orang-orang muda yang berusia maksimal 40 tahun. Mereka harus sudah sarjana dan mengenyam pengalaman profesional selama minimal 6 tahun di korporasi atau instansi, atau sudah mendirikan perusahaan rintisan (start up).

    “Khusus yang ini memang kita fokus untuk cari yang creme de la creme untuk menjadi Indonesian future leaders,” jelas kakak dari Menteri BUMN Erick Thohir ini.

    Setelah satu tahun studi MBA di Amerika, penerima beasiswa diminta pulang ke Indonesia untuk menerapkan ilmu dan pengalamannya untuk berkontribusi di Tanah Air.

    “Tujuan utama saya dan Pak Edwin (Soerjadjaja), saya pengennya mereka balik, mereka bisa membangun bangsa ini gitu sama-sama,” ucapnya.

    “Nanti either dia bisa jadi pejabat di satu organisasi yang besar atau dia bisa menjadi pengusaha untuk menciptakan lapangan kerja lagi. Tujuan utamanya itu sih,” urainya.

    Selama studi, para penerima beasiswa di IBEAR MBA, USC Marshall ini khususnya berkesempatan menjajal pengalaman proyek perusahaan-perusahaan besar AS dan perusahaan jaringan alumni USC di seluruh dunia.

    Selama masa pemberian beasiswa, awardee didukung fasilitas mentorship, jejaring profesional dan pemimpin industri, serta jejaring alumni USC agar dapat bersaing secara global. Penerima beasiswa juga berkesempatan untuk berinteraksi langsung dengan CEO dan eksekutif senior perusahaan global.

    “Lulusan-lulusan dari USC itu biasanya kalau join alumni USC, kita ada mentoring, masing-masing dari kita (di AUSCI). Bukan saya saja, tetapi semua,” imbuhnya.

    USC sendiri dikenal sebagai universitas swasta elite di kawasan West Coast (pantai barat) AS dengan alumninya seperti sutradara Jurassic Park Steven Spielberg, sutradara Star Wars George Lucas, dan pengusaha kenamaan di Indonesia termasuk Boy Thohir, Edwin Soerjadjaja dan Nirwan Bakrie. Alumni USC Indonesia sendiri mencapai sekitar 2.500 anggota, menjadikannya salah satu kelompok alumni terbesar dari universitas luar negeri di Indonesia.

    Syarat Beasiswa TAMBA-SAMBA

    1. Warga Negara Indonesia
    2. Usia maksimal 40 tahun
    3. Skor TOEFL minimal 95 atau IELTS minimal 7
    4. Skor GMAT minimal 540 dan serta GMAT Focus
    5. Capaian akademik tinggi
    6. Memiliki pengalaman profesional minimal 6 tahun
    7. Menunjukkan potensi kepemimpinan yang kuat
    8. Berkomitmen untuk kembali ke Indonesia minimal selama 5 tahun dan berkontribusi pada pengembangan ekonomi RI usai kelulusan

    Jadwal Seleksi Beasiswa TAMBA-SAMBA

    • 31 Agustus 2024: Batas waktu pendaftaran, mengisi formulir daring, mengunggah skor GMAT, skor TOEFL/IELTS, personal statement, dan recommendation letter.
    • 14 September 2024: Pengumuman kandidat penerima beasiswa (shortlisted), yang akan diminta untuk menyiapkan esai dan video berdurasi 3 menit sesuai topik.
    • 21 September 2024 pukul 17.00 WIB: Batas waktu pengiriman dokumen tahap 2 beserta Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) sebagai bukti layak beasiswa.
    • 14 Oktober 2024: Batas waktu pengiriman dokumen pendaftaran IBEAR MBA, pendaftaran dikenakan biaya USD 115 (Rp 1,8 juta)
    • 10 Oktober 2024: Wawancara luring dengan Komite Seleksi
    • 15 November 2024: Wawancara final dengan tim USC Admission
    • 15 Desember 2024: Pengumuman penerima beasiswa

    Informasi lebih lanjut mengenai beasiswa S2 TAMBA & SAMBA Scholarship di IBEAR MBA, USC Marshal School of Business, Los Angeles, Amerika Serikat ini dapat diakses di laman https://ausci.org/scholarship/. Semoga bermanfaat, detikers!

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Wisata Viral di Kota Depok, Bisa Buat Ngabuburit Nih



    Jakarta

    Aktivitas ngabuburit selalu menjadi yang paling dinantikan selagi menunggu waktu berbuka puasa di bulan Ramadan. Yang tinggal di Depok, bisa ngabuburit ke sini.

    Ngabuburit identik dengan kegiatan jalan-jalan santai yang dilakukan di sore hari menjelang buka puasa. Biasanya tempat yang dipilih adalah kawasan teduh dan nyaman yang bisa buat duduk-duduk atau sekadar foto-foto.

    Enaknya lagi kalau dekat dengan kawasan wisata kuliner, jika saat berbuka tiba umat muslim dapat segera melepas dahaga dan lapar di sana.


    Depok punya beberapa kawasan wisata yang viral sampai ikonik, cocok untuk ngabuburit.

    Berikut 5 tempat wisata Depok untuk traveler:

    1. Jusuf Kalla Library

    Perpustakaan Jusuf Kalla, UII, Depok, JabarPerpustakaan Jusuf Kalla, UII, Depok, Jabar (Ari Saputra/detikcom)

    Jusuf Kalla Library merupakan perpustakaan baru yang berlokasi di Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Depok, Jawa Barat. Perpustakaan ini dikunjungi oleh ribuan orang setiap hari.

    Tak hanya tempatnya yang nyaman, kawasan ini juga cocok untuk foto-foto. Perpustakaan ini buka hanya di hari kerja yaitu Senin-Jumat mulai pukul 09.00-21.00 WIB.

    Lokasi: Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Depok, Jawa Barat

    2. Masjid At Thohir

    Pengunjung berswafoto dengan latar belakang video mapping yang ditampilkan saat acara Khazanah Fest di Masjid At-Thohir, Depok, Jawa Barat, Minggu (2/4/2023). Masjid At-Thohir yang dibangun sejak tahun 2022 dengan gaya arsitektur klasik modern tersebut menampilkan pertunjukkan video mapping nuansa Ramadhan. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/YUMasjid At-Thohir yang dibangun sejak tahun 2022 dengan gaya arsitektur klasik modern tersebut menampilkan pertunjukkan video mapping nuansa Ramadhan. (Asprilla Dwi Adha/Antara)

    Masjid At Thohir diresmikan pada tanggal 9 Maret 2022 oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kehadiran masjid ini menjadi manfaatkan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan keislaman.

    Masjid At-Thohir yang dirancang dengan gaya arsitektur klasik modern dibangun di atas lahan seluas 2,8 hektare. Masjid bernuansa putih ini memiliki kapasitas 1.976 orang di area dalam masjid dan 1.395 di fasilitas pendukung plaza serbaguna.

    Lokasi: Jl. Mochamad Thohir, RT.01/RW.12, Tapos, Kec. Tapos, Kota Depok, Jawa Barat

    3. Situ Rawa Kalong

    Wisatawan melintas di jembatan apung Situ Rawa Kalong, Depok, Jawa Barat, Sabtu (25/1/2025).  Jembatan apung yang dibangun kolaborasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemkot Depok tersebut menjadi daya tarik  bagi warga yang berkunjung memanfaatkan libur akhir pekan, serta libur panjang Isra Miraj Nabi Muhammad dan Tahun Baru Imlek. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/Spt.Wisatawan melintas di jembatan apung Situ Rawa Kalong, Depok, Jawa Barat (Yulius Satria/Antara)

    Situ Rawa Kalong beralamat di Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat. Danau ini memiliki luas 8,25 hektare.

    Dulunya kumuh dan jadi tempat pemancingan, Situ Rawa Kalong telah direvitalisasi dengan berbagai fasilitas seperti gedung aula, floating deck, vertical garden atau taman dinding, taman lansia, pedestrian, area UMKM, alun-alun kecil yang instagramable, dan catwalk terapung.

    Kawasan ini memiliki fungsi ganda yaitu tempat konservasi dan wisata. Tempat ini viral karena diresmikan oleh Ridwan Kamil dan Bonge.

    Lokasi: Jalan Rajabrana, Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat, atau berdekatan dengan Green Lake View Cimanggis.

    4. Masjid Dian Al Mahri

    Masjid Kubah Emas Dian Al Mahri di DepokMasjid Kubah Emas Dian Al Mahri di Depok (Afriyana/d’Traveler)

    Masjid Dian Al Mahri atau Kubah Emas menjadi salah satu destinasi wisata religi di Depok. Tak jarang wisatawan dari luar kota berdatangan ke masjid ini.

    Masjid ini memang mempunyai kubah yang berwarna emas. Sementara, arsitekturnya bergaya timur tengah. Wisatawan dapat melihat lima kubah di masjid yang terdiri dari empat kubah kecil dan satu kubah besar.

    Lokasi: Jl. Meruyung Raya, Meruyung, Kecamatan Limo, Kota Depok.

    5. Taman Albar

    Kota Depok disebut kota dengan jumlah Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) terbanyak se-Indonesia. Salah satunya Taman Alun-alun dan Hutan Kota Wilayah Barat (Albar) di Kecamatan Bojongsari (Devi P/detikcom)Kota Depok disebut kota dengan jumlah Ruang Bermain Ramah Anak (RBRA) terbanyak se-Indonesia. Salah satunya Taman Alun-alun dan Hutan Kota Wilayah Barat (Albar) di Kecamatan Bojongsari (Devi P/detikcom)

    Taman Alun-alun dan Kota Depok Wilayah Barat (Taman Albar) diresmikan pada 19 September 2024, taman ini memiliki berbagai fasilitas penunjang untuk wisatawan. Taman Albar memiliki luas 2,1 hektar.

    Yang bikin taman ini viral adalah fasilitas bermain, apalagi untuk anak-anak. Mulai dari jembatang gantung, jogging track, playground sampai area jajan lengkap disediakan.

    Taman Albar dibuka setiap hari Selasa-Minggu pukul 06.00-18.00 WIB. Hari Senin, Taman Albar tutup untuk perawatan.

    Lokasi: dekat Situ Tujuh Muara, Kecamatan Bojongsari, Depok, Jawa Barat.

    6. Godong Ijo

    Mengutip website resminya, Godong Ijo adalah tempat wisata dengan konsep hutan di tengah kota. Menariknya, Godong Ijo dinobatkan sebagai amazing garden se-Asia Tenggara.

    Godong Ijo sudah berdiri cukup lama, yaitu sejak tahun 1998. Adapun fasilitas yang dimiliki yaitu kolam pemancingan, restoran sunda, function room, hingga vertical garden center.

    Destinasi ini buka setiap Senin-Jumat mulai pukul 08.00-17.00 WIB. Sementara pada Sabtu-Minggu mulai pukul 08.00-20.00 WIB. Harga tiket masuknya adalah Rp 30 ribu. Lalu biaya lainnya disesuaikan dengan aktivitas yang dipilih.

    Lokasi: Jl. Cinangka Raya KM 10 No. 60 Serua-Bojongsari, Depok.

    7. Studio Alam TVRI

    Studio Alam TVRI cocok untuk menjadi tempat menenangkan diri sejenak dari hiruk pikuk dan kemacetan. Menurut website Pesona Indonesia, Studio Alam TVRI sebenarnya bukanlah tempat wisata, melainkan lokasi syuting untuk film-film kolosal Indonesia.

    Ada berbagai pepohonan rindang, rumah-rumah tradisional dan danau buatan. Selain itu, ada banyak spot menarik untuk berfoto-foto.

    Studio Alam TVRI buka setiap hari pada pukul 08.00-18.00 WIB. Kawasan ini tidak dipungut biaya, namun untuk parkir motor adalah Rp 5.000 dan untuk parkir mobil Rp 10.000.

    Lokasi: Jalan Raden Saleh No. 90, Sukmajaya, Depok.

    8. Taman Rekreasi Wiladatika

    Taman rekreasi wiladatika memiliki berbagai jenis taman. Dahulu, taman ini diperuntukkan untuk kegiatan pramuka saja, tapi sekarang terbuka untuk umum.

    Tak hanya untuk bersantai menikmati keindahan taman, kawasan ini mempunyai berbagai wahana permainan seperti bom-bom car, gokart hingga kereta mini. Selain itu Taman Rekreasi Wiladatika juga menjadi tempat gathering, olahraga dan outbond.

    Adapun tiket masuk untuk umum adalah Rp 10.000, dan untuk pramuka adalah Rp 5.000. Taman ini buka setiap hari mulai pukul 08.00-16.00 WIB.

    Lokasi: Jl. Jambore No.1, Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok.

    9. Situ Pengasinan

    Dengan luas mencapai 6 hektar, Situ Pengasinan adalah salah satu tempat wisata paling populer di Depok. Pengunjung bisa datang setiap saat, karena Situ Pengasinan buka setiap hari pukul 07.00-18.00 WIB.

    Namun jika ingin menikmati wahana permainan, pengunjung harus membayar tiket lebih dulu. Contoh wahana yang tersedia adalah perahu bebek. Pengunjung juga bisa menikmati jogging track, mancing, atau jajan di area tersebut.

    Lokasi: Pengasinan, Kecamatan Sawangan, Depok.

    10. Taman Lembah Gurame

    Lembah Gurame dapat dikunjungi untuk menghabiskan waktu sore bersama keluarga. Selain itu, taman asri yang dipenuhi dengan pohon dan kolam ini juga bisa dijadikan sarana belajar untuk anak-anak agar lebih mengenal berbagai jenis tanaman.

    Selain ada nama di setiap tanaman, ada pula informasi mengenai pentingnya sebatang pohon, lubang biopori dan cara mengelola sampah. Fasilitasnya berupa kolam ikan, lapangan futsal, jogging track hingga jalur khusus refleksi.

    Taman ini buka setiap hari mulai pukul 06.00-18.00 WIB. Wisatawan tidak dikenakan biaya jika ingin mengunjungi Taman Lembah Gurame.

    Lokasi: Jalan Gurame Raya, Perumnas Depok 1, Pancoran Mas, Depok.

    (bnl/fem)



    Sumber : travel.detik.com