Tag: monash university indonesia

  • Monash University Indonesia Bakal Buka Beasiswa S2-S3, Bisa Belajar sampai Aussie!



    Jakarta

    Monash University akan membuka beasiswa kemitraan jenjang S2 dan S3. Tidak terbuka untuk semua, beasiswa tersebut hanya ditujukan untuk sembilan kampus ini.

    Monash University merupakan salah satu kampus terbaik di Australia. Termasuk dalam top 100 universitas terbaik dunia menurut QS World Ranking, Monash juga merupakan salah satu member dari Group of Eight, kumpulan universitas riset terkemuka di Australia.

    Pada 2021, Monash University membuka cabangnya di Indonesia. Setelah meluluskan dua angkatan, Monash akan menjajaki kerja sama dengan sembilan kampus Indonesia untuk bermitra dan memberikan kesempatan berkuliah di Monash University Australia.


    “Visi kami yang diimplementasikan dengan sembis mitra universitas akan menciptakan akses prioritas ke universitas kelas dunia,” ujar Matthew Nicholson selaku President Monash University Indonesia dalam acara Monash University, Indonesia and Alliances: Pathways to the Future di Pullman Hotel, Jalan MH Thamrin No 59 Gondangdia, Jakarta, Rabu (14/8/2024).

    Program ini dibuka untuk jenjang magister/S2 bagi mahasiswa di kampus mitra dan jenjang doktor/S3 bagi anggota fakultas. Adapun program berupa studi di Monash University Indonesia selama 1 tahun kemudian studi di Monash University Australia selama 6 bulan.

    “Ini termasuk akses penerimaan prioritas ke program ini serta belajar 1 tahun di Indonesia dan 6 bulan di Australia,” jelasnya.

    9 Kampus Mitra Beasiswa Kemitraan Monash University

    Untuk saat ini, program beasiswa masih dibuka pada sembilan kampus mitra di Indonesia. Adapun kampus-kampus tersebut termasuk:

    1. Universitas Bunda Mulia
    2. Universitas Ciputra Surabaya
    3. Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya
    4. Universitas Kristen Maranatha
    5. Universitas Kristen Petra
    6. Universitas Pelita Harapan
    7. Universitas Multimedia Nusantara
    8. Universitas Pembangunan Jaya
    9. Universitas Pradita.

    Baik mahasiswa aktif maupun mahasiswa yang sudah lulus dari kampus mitra dapat mendaftarkan diri pada program tersebut. Lalu, kapan beasiswa kemitraan Monash University ini akan dibuka?

    Kapan Beasiswa Kemitraan S2 dan S3 Monash University Dibuka?

    Tantia Dian Permata Indah selaku Chief Operations Officer Monash University Indonesia mengatakan program ini akan segera dibuka. Setelah penandatanganan memorandum of understanding (MOU), kampus mitra akan meluncurkan program ini secara resmi.

    “Kapan program ini dimulai, secepatnya. Kita dengan penandatanganan MoU kemudian peluncuran secara official sehingga berlaku bagi semua mahasiswa yang berkuliah di masing-masing [universitas mitra],” papar Tantia dalam kesempatan yang sama.

    Untuk saat ini, beasiswa yang disebut sebagai “special scholarship” hanya dibuka untuk universitas mitra. Namun, menurut Tantia, tidak menutup kemungkinan jika cakupan beasiswa akan diluaskan ke universitas lain.

    “Apakah terbuka untuk PTN di kemudian hari? Kami berharap bahwa semangat yang kami jalankan seperti yang tadi kita lihat tidak hanya untuk PTS tapi tentunya ini adalah sebuah effort berkelanjutan,” ujarnya.

    Informasi lebih lanjut mengenai Monash University Indonesia dapat detikers akses melalui monash.edu/indonesia atau kontak +6281359949890

    (nah/nah)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah buku Belajar di Sekolah اللهم صل على رسول الله محمد
    ilustrasi gambar : unsplash.com / element5
  • Genjot Kualitas SDM, Sinar Mas Land Beri Beasiswa di Bidang Kesmas



    Jakarta

    Transformasi sektor kesehatan menjadi pilar utama dalam mencapai visi Indonesia Emas 2045. Melalui visi ini, pemerintah berfokus pada pembangunan sistem kesehatan yang kuat dan responsif untuk memastikan masyarakat hidup sehat, dengan target stunting di bawah 5% serta eliminasi TBC dan kusta.

    Salah satu upaya untuk mewujudkan transformasi kesehatan adalah meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pada sektor kesehatan masyarakat. Untuk mendukung program pemerintah tersebut Sinar Mas Land melalui Digital Hub menghadirkan beasiswa pendidikan Master of Public Health di Monash University Indonesia.

    Pendaftaran peserta beasiswa telah dilakukan pada 27 Agustus-6 September 2024, lalu dilanjutkan dengan proses seleksi penerima beasiswa pada 7 September 2024 dengan agenda Monash English Placement Test (MEPT). Peserta juga diwajibkan mengunggah esai sebagai bagian dari kriteria penilaian.


    Beberapa topik esai yang bisa disertakan dalam Program Beasiswa bertema ‘Health Innovation Challenge: Shaping a Better Future Communities’ ini antara lain Kesehatan Urban, Kesehatan Digital dan Artificial Intelligence untuk Kesehatan serta Kebugaran, Perumahan untuk Masa Depan yang Sehat, dan Ketidakadilan dalam Aspek Kesehatan.

    Partisipan yang mengikuti seleksi ini terdiri atas para profesional, mahasiswa serta lulusan jurusan kesehatan masyarakat dan bidang-bidang terkait. Tak hanya itu, peserta juga berasal dari universitas-universitas mitra Monash University Indonesia, serta karyawan dari perusahaan-perusahaan di ekosistem Digital Hub, Eka Hospital, dan Sinar Mas Land.

    Daftar penerima beasiswa telah diumumkan pada 20 September 2024 lalu. Pemberian beasiswa secara simbolis dilakukan pada Orientation Day yang berlangsung pada 28 September 2024. Seluruh proses seleksi dan perkuliahan berlangsung di kampus Monash University Indonesia yang merupakan bagian dari ekosistem Digital Hub – Sinar Mas Land di BSD City.

    tagsite

    Manajemen Sinar Mas Land dan Monash University Indonesia di seremoni penyerahan beasiswa (Foto: dok. Sinar Mas Land)

    Associate Professor and Coordinator for the Master of Public Health Program Monash University, Indonesia Henry Surendra menyambut baik program beasiswa ini.

    “Kami mengapresiasi langkah Sinar Mas Land untuk berkontribusi dalam bidang pendidikan dan kesehatan masyarakat. Pada era globalisasi dan digital saat ini, tantangan di bidang kesehatan masyarakat semakin kompleks. Pendidikan lanjutan di bidang Public Health menjadi semakin penting dan strategis dalam membekali para profesional dengan pengetahuan, keterampilan, serta pendekatan inovatif untuk menangani isu-isu kesehatan yang mendesak,” ungkap Henry dalam keterangan tertulis.

    Sementara itu, CEO Digital Tech Ecosystem & Development Sinar Mas Land Irawan Harahap mengatakan upaya Sinar Mas Land membangun masa depan yang lebih baik dilakukan dalam berbagai sektor, termasuk di bidang kesehatan.

    “Kali ini kami mendukung peningkatan kualitas pendidikan dalam bidang kesehatan masyarakat melalui program beasiswa di Monash University Indonesia. Program beasiswa ini merupakan kali ketiga yang telah dilakukan oleh Sinar Mas Land bersama Monash University Indonesia,” ujar Irawan.

    “Saya percaya bahwa program ini akan membuka banyak peluang bagi penerima beasiswa untuk tidak hanya mengembangkan karier mereka, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Indonesia,” sambungnya.

    Sinar Mas Land Beri Beasiswa Bareng Monash University Indonesia

    Sinar Mas Land bersama dengan Monash University Indonesia memberikan beasiswa dalam dua kategori penerima yang berhasil lolos dalam proses seleksi. Kategori Pertama berhasil diraih oleh Ayu Aditya Andayani dari EKA Hospital, serta dua orang mahasiswa dari beberapa universitas mitra yang menjalin kerja sama dengan Monash University Indonesia, yaitu Gregorius Bimantoro dan Jeremiah Hilkiah Wijaya. Mereka berhak mendapatkan beasiswa pendidikan penuh 100% atau setara dengan Rp 448 juta serta hadiah tambahan uang tunai sebesar Rp 5 juta.

    Kategori Kedua berhasil diraih oleh Nicko Saputra dari Sinar Mas Land dan Deviani Anita yang merupakan salah satu mahasiswi dari mitra universitas. Mereka berhak mendapatkan beasiswa parsial 50% serta hadiah tambahan uang tunai sebesar Rp 3juta.

    (Content Promotion/Sinar Mas Land)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Daftar Beasiswa Tanpa Tes, Bisa untuk S1 dan S2


    Jakarta

    Tak melulu dengan ujian, sebagian beasiswa untuk S1 dan S2 bisa didaftar tanpa tes. Mekanisme seperti ini tentunya akan memudahkan detikers yang sedang mencari beasiswa.

    Kalian hanya perlu mengetahui caranya dan apa saja beasiswa yang menyediakannya.

    Untuk itu, berikut ini detikEdu akan memaparkan beberapa cara memperoleh beasiswa tanpa tes. Simak ya!


    Cara Daftar Beasiswa Tanpa Tes

    1. Memiliki LoA Unconditional

    Beberapa jenis beasiswa memiliki persyaratan LoA unconditional dan sisanya kalian hanya perlu mendaftarkan untuk beasiswanya saja. Namun, tidak berarti kalian tidak akan melewati seleksi sama sekali.

    Pihak penyelenggara beasiswa bisa saja mengadakan seleksi substansi dan wawancara untuk menyaring kandidat.

    Salah satunya, kalian bisa mencoba beasiswa LPDP tanpa tes bakat skolastik (TBS). Jika ingin mendaftar beasiswa ini tanpa tes, kalian perlu memiliki LoA unconditional sesuai ketentuan LPDP terlebih dulu. Selain itu, kampus tujuan juga harus terdaftar dalam daftar LPDP atau memenuhi kriteria khusus misalnya masuk pemeringkatan dunia.

    Beasiswa LPDP yang bisa didaftar tanpa TBS adalah beasiswa Reguler, Afirmasi, Perguruan Tinggi Utama Dunia (PTUD). Dikutip dari Monash University Indonesia, langkah mendaftar Beasiswa LPDP tanpa TBS adalah mempersiapkan LoA unconditional, mendaftar online di situs LPDP, melewati tahap TBS dan langsung ke seleksi substansi.

    2. Mendaftar Beasiswa Tanpa Tes Non-LPDP

    Selain LPDP, ada banyak beasiswa lain yang menyediakan jalur tanpa tes, salah satunya adalah INPEX Scholarship Foundation. Berdasarkan panduan tahun ini, seleksi untuk beasiswa ini dilakukan di antaranya dengan memeriksa formulir aplikasi; catatan sekolah sebelumnya; rencana penelitian; surat rekomendasi; LoA; skor tes kemampuan bahasa Inggris; serta dokumen lainnya.

    Penyaringan beasiswa ini dilakukan dengan seleksi utama dan seleksi akhir.

    Pada seleksi utama, dokumen peserta akan diperiksa dan yang bersangkutan akan diwawancarai. Kemudian, seleksi akhir akan dilakukan melalui rapat Dewan Direksi Yayasan.

    (nah/nwk)



    Sumber : www.detik.com